Author Topic: Mengapa Yahweh (Firman) mau menjadi Manusia?  (Read 9774 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 23, 2015, 01:58:23 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12241
  • tidak menyimpan kepahitan
Orang tôlol memang begini daya belajar dan pikirnya. Kalo Bapa dan Roh nya saja kasih pastilah Firman-Nya juga kasih.

"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia". Yesus mau menghapus dosa dunia dan mengampuninya, dan Dia juga ingin stp orang percaya kepada-Nya.

Gimana vbn? Bahkan Yesus blg "Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". Tanda kasih yg sgt besar, gak kaya vbn
Sikap dan Sifat Yahweh (Firman) seperti itu adalah setelah Dia bersedia menundukkan Diri-Nya dan mau taat kepada rancangan Bapa-Nya [Yahweh (Roh)], yaitu mau menjadi Manusia.

Flp. 2:5-11   
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Θεοῦ [Yahweh (Firman)], tidak menganggap kesetaraan dengan-Nya sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Itulah sebabnya ὁ Θεὸς [Yahweh (Roh)] sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Θεοῦ [Yahweh (Firman)] kepada Bapa!


Ibr. 2:9   
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia, Θεοῦ [Yahweh (Firman)] mengalami maut bagi semua manusia.
August 23, 2015, 02:07:42 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2315
  • Gender: Male
  • Merdeka dalam Kristus
    • Christian Sermons
  • Denominasi: Kristen Trinitarian
Tuh kan...pake "Alkitab" sendiri lagi....

Udh ada Alkitab resmi malah pake "Alkitab" sendiri...

Yesus memang tunduk kpd Bapa. Yesus satu natur dgn Bapa, satu sifat dan satu Roh dgn Bapa.

Yesus = Allah (Yoh 1:1). Allah adalah Kasih. Jadi Yesus = Kasih.
I don't stuck up with doctrines, with doctrines people judged each other, but I keep learning, so that I can reach the true wisdom.
August 23, 2015, 02:59:27 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12241
  • tidak menyimpan kepahitan
Tuh kan...pake "Alkitab" sendiri lagi....

Udh ada Alkitab resmi malah pake "Alkitab" sendiri...

Yesus memang tunduk kpd Bapa. Yesus satu natur dgn Bapa, satu sifat dan satu Roh dgn Bapa.

Yesus = Allah (Yoh 1:1). Allah adalah Kasih. Jadi Yesus = Kasih.
Kayaknya saya lagi gak ngomongin natur deh? --kok larinya ke natur ya?--- ;D
August 23, 2015, 03:42:45 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12241
  • tidak menyimpan kepahitan
Orang tôlol memang begini daya belajar dan pikirnya. Kalo Bapa dan Roh nya saja kasih pastilah Firman-Nya juga kasih.
Apakah anda tidak mengerti bahwa Perkataan Yahweh (Firman) mematikan?
2Kor. 3:6   Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia". Yesus mau menghapus dosa dunia dan mengampuninya, dan Dia juga ingin stp orang percaya kepada-Nya.
Ia menghapus dosa dunia karena Ia mau taat kepada Bapa yang penuh Kasih.

Tanpa ketaatan-Nya kepada Bapa, maka niscaya dosa masih terus menguasai semua orang.

Gimana vbn? Bahkan Yesus blg "Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". Tanda kasih yg sgt besar, gak kaya vbn
5:21   Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
5:22   Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
5:23   supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
5:24   Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup


Ayat tersebut mengungkapkan bahwa --sebenarnya-- Bapa saja yang penuh dengan Kasih dengan mengutus Anak-Nya [Yahweh (Firman)] menjadi Manusia; Supaya Anak-Nya  [Yahweh (Firman)] itu boleh belajar ketaatannya kepada Bapa, supaya Anak boleh menjadi sama seperti Bapa [Yahweh (Roh)] yang penuh dengan Kasih.

Ibr. 5:8-11   
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya, dan Ia menjadi Imam Besar oleh Θεοῦ [Yahweh (Firman)] menurut peraturan Melkisedek.
Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.


Karena sebelumnya --pada jaman PL--, Anak [Yahweh (Firman)] bersikap keras, tanpa belas kasihan dan pilih kasih.
August 23, 2015, 03:45:30 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2315
  • Gender: Male
  • Merdeka dalam Kristus
    • Christian Sermons
  • Denominasi: Kristen Trinitarian
sizxbn cerewet-cerewet & banyak omong tapi hasilnya banyak bicara tanpa pengetahuan, dan hasil akhirnya salah :cheesy:
I don't stuck up with doctrines, with doctrines people judged each other, but I keep learning, so that I can reach the true wisdom.
August 24, 2015, 04:05:02 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Menggembalakan dan menyelamatkan domba-domba-Nya itu adalah TUJUAN-Nya; sedangkan alasannya bukan itu.
Memang tidak dijelaskan secara tertulis, tetapi apabila anda membaca Kitab Suci dari mulai Kitab Kejadian s/d Kitab Wahyu, maka anda akan melihat dasar-dasar alasan TUHAN [Yahweh (Firman)/Anak] sehingga Ia mau taat kepada TUHAN [Yahweh(Ro)/Bapa] dengan menjadi Manusia.
Kalau begitu ceritanya, @sizxbn tidak perlu ikutan diskusi di mari.
Cukup @sizxbn berteriak-teriak di persimpangan, meneriakkan kepada orang-orang agar membaca Kitab Suci dari mulai Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Wahyu. :D

Salam logika macam-macam.
Gak usah teriak-teriak di persimpangan segala lah.... di Fk ini juga cukup :D
Bagaimana mau cukup jika @sizxbn hanya menjawab: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?"
Apakah menurut @sizxbn, para poster forum ini belum melakukan membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?
Menurut logikaku, sebagian besar poster forum ini sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, meskipun tidak membaca secara urut. Tetapi, memang banyak juga poster forum ini yang tidak ingat alias tidak hafal bunyi ayatnya secara lengkap. Dengan demikian, apabila sedang mendiskusikan suatu topik, ada saja poster yang tidak menghafalkan, kira-kira di kitab mana topik yang sedang dibahas.

Nah, kalau @sizxbn mengatakan: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu", diskusi sudah selesai, kan? Maka, @Cinta Bhinneka tuliskan, pergi saja ke persimpangan jalan, dan teriakkan anjuran seperti itu, selesai. Tidak perlu diskusi di forum ini. :D

Bagaimana ceritanya sehingga @sizxbn merasa cukup dengan FK? Sebelum FK ini ada, sudah ada Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu. Kenapa pula setelah diskusi di FK ini menjadi terbuka pikiran menyatakan "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?

Salam logika macam-macam.
« Last Edit: August 24, 2015, 04:16:32 PM by Cinta Bhinneka »
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
August 24, 2015, 04:15:52 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
sizxbn cerewet-cerewet & banyak omong tapi hasilnya banyak bicara tanpa pengetahuan, dan hasil akhirnya salah :cheesy:
Mengenai @sizxbn, @Cinta Bhinneka spendapat dengan @teddyttd pada titik ini.

Dengan redaksi berbeda, @Cinta Bhinneka mengatakan, "Logika @sizxbn, payah."  :)

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
August 25, 2015, 11:51:20 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12241
  • tidak menyimpan kepahitan
Kalau begitu ceritanya, @sizxbn tidak perlu ikutan diskusi di mari.
Cukup @sizxbn berteriak-teriak di persimpangan, meneriakkan kepada orang-orang agar membaca Kitab Suci dari mulai Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Wahyu. :D

Salam logika macam-macam. Gak usah teriak-teriak di persimpangan segala lah.... di Fk ini juga cukup :D Bagaimana mau cukup jika @sizxbn hanya menjawab: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?"
Apakah menurut @sizxbn, para poster forum ini belum melakukan membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?
Menurut logikaku, sebagian besar poster forum ini sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, meskipun tidak membaca secara urut. Tetapi, memang banyak juga poster forum ini yang tidak ingat alias tidak hafal bunyi ayatnya secara lengkap. Dengan demikian, apabila sedang mendiskusikan suatu topik, ada saja poster yang tidak menghafalkan, kira-kira di kitab mana topik yang sedang dibahas.

Nah, kalau @sizxbn mengatakan: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu", diskusi sudah selesai, kan? Maka, @Cinta Bhinneka tuliskan, pergi saja ke persimpangan jalan, dan teriakkan anjuran seperti itu, selesai. Tidak perlu diskusi di forum ini. :D

Bagaimana ceritanya sehingga @sizxbn merasa cukup dengan FK? Sebelum FK ini ada, sudah ada Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu. Kenapa pula setelah diskusi di FK ini menjadi terbuka pikiran menyatakan "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?

Salam logika macam-macam.
Kalau anda katakan bahwa sebagian besar poster forum ini sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, maka anda khususnya --seharusnya-- sudah tahu alasan-Nya; tapi kenyataannya anda malah masih bertanya juga?
August 25, 2015, 11:52:27 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12241
  • tidak menyimpan kepahitan
Kalau begitu ceritanya, @sizxbn tidak perlu ikutan diskusi di mari.
Cukup @sizxbn berteriak-teriak di persimpangan, meneriakkan kepada orang-orang agar membaca Kitab Suci dari mulai Kitab Kejadian sampai dengan Kitab Wahyu. :D

Salam logika macam-macam. Gak usah teriak-teriak di persimpangan segala lah.... di Fk ini juga cukup :D Bagaimana mau cukup jika @sizxbn hanya menjawab: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?"
Apakah menurut @sizxbn, para poster forum ini belum melakukan membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?
Menurut logikaku, sebagian besar poster forum ini sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, meskipun tidak membaca secara urut. Tetapi, memang banyak juga poster forum ini yang tidak ingat alias tidak hafal bunyi ayatnya secara lengkap. Dengan demikian, apabila sedang mendiskusikan suatu topik, ada saja poster yang tidak menghafalkan, kira-kira di kitab mana topik yang sedang dibahas.

Nah, kalau @sizxbn mengatakan: "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu", diskusi sudah selesai, kan? Maka, @Cinta Bhinneka tuliskan, pergi saja ke persimpangan jalan, dan teriakkan anjuran seperti itu, selesai. Tidak perlu diskusi di forum ini. :D

Bagaimana ceritanya sehingga @sizxbn merasa cukup dengan FK? Sebelum FK ini ada, sudah ada Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu. Kenapa pula setelah diskusi di FK ini menjadi terbuka pikiran menyatakan "Baca saja dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu?

Salam logika macam-macam.
Kalau anda katakan bahwa sebagian besar poster forum ini (termasuk anda tentunya) sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, maka anda khususnya --seharusnya-- sudah tahu alasan-Nya; tapi kenyataannya anda malah masih bertanya juga?

Jadi menurut logika saya, komentar anda di atas itu tidak berterima secara logika anda sendiri.... gimana?
« Last Edit: August 25, 2015, 11:57:20 PM by sizxbn »
August 26, 2015, 11:39:01 AM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Kalau anda katakan bahwa sebagian besar poster forum ini (termasuk anda tentunya) sudah membaca Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu, maka anda khususnya --seharusnya-- sudah tahu alasan-Nya; tapi kenyataannya anda malah masih bertanya juga?

Jadi menurut logika saya, komentar anda di atas itu tidak berterima secara logika anda sendiri.... gimana?
Whaddhuh, beritahu alur logikanya sehingga @sizxbn sampai pada simpulan seperti itu, dong.

@Cinta Bhinneka ingin mengatakan seperti ini:
Pada tanggapan @Sizxbn terhadap pos @Cinta Bhinneka terquote berikut ini:
Quote
Tentang dasar-dasar alasan Yesus mau menjadi manusia dan setia sampai mati, bahkan mati di kayu salib, tidak dijelaskan dalam ketiga ayat tersebut. Apakah sizxbn mengetahui ayat Injil berisikan dasar alasan Yesus mau menjadi manusia, dan mati di kayu salib?
Memang tidak dijelaskan secara tertulis, tetapi apabila anda membaca Kitab Suci dari mulai Kitab Kejadian s/d Kitab Wahyu, maka anda akan melihat dasar-dasar alasan TUHAN [Yahweh (Firman)/Anak] sehingga Ia mau taat kepada TUHAN [Yahweh(Ro)/Bapa] dengan menjadi Manusia.
Yang tertangkap oleh @Cinta Bhinneka ialah:
@Cinta Bhinneka : "Alasan Yesus mau mati di kayu salib, tidak dijelaskan dalam ketiga ayat (Matius 20:28, Markus 10:45, Yohanes 10:11) tersebut."
@sizxbn               : "Baca Kitab Suci, Kitab Kejadian s/d Kitab Wahyu, akan melihat dasar-dasar alasan TUHAN (Anak) taat kepada TUHAN (Bapa).
@Cinta Bhinneka : "Jika hanya bilang, 'Baca Kitab Suci', @sizxbn tidak perlu diskusi di forum. Cukup teriak di persimpangan."
@sizxbn               : "Nggak perlu teriak di persimpangan, Di forum ini cukup."
@Cinta Bhinneka : "Bagaimana mau cukup?"

Lalu... ujug-ujug @sizxbn menyimpulkan bahwa komentar @Cinta Bhinneka tidak berterima pada logika sendiri. Bagaiman alurnya?

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)