Author Topic: diketika sso beragama Kristen  (Read 4092 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 21, 2015, 02:18:38 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12958
    • fossil coral cantik
Sebenernya udah sempet saya tanyain secara sambil lalu di thread lain, namun karena OOT jadinya tidak terjawab. So, tak bikin threadnya sekarang :

1. Di lingkungan Kristen, diketika sso bertobat, dibaptis dan menjadi beriman kepada Yesus---> sikon ini (secara pov manusia - secara agama Kristen) kayak begimana pandangan thdp si ybs - dari opsi2 sbb ?

  • a. ybs telah mendapat kasih karunia saja dari Allah --- namun belon tentu justified by Faith.
  • b. ybs telah justified by Faith --- namun belon tentu mendapat kasih karunia.
  • c. tergantung eksisnya justification dulu ---> pabila eksis itu justified by Faith dari Allah, maka artinya org ybs ini mendapat kasih karunia dari Allah.
  • d. event ungu itu dipake secara pov manusia, so... simultan ---> di event tsb si ybs justified by Faith = mendapat kasih karunia dari Allah

2. Apakah pandangan thdp semua orang yg beragama Kristen ini tetep dipegang selama si ybs nggak melepas Kekristenan-nya ? (dengan kata lain, s/d pabila si ybs pindah agama).

3. Apakah pandangan ini sudah dipraktekan sejak jaman para Rasul ?
(maksudnya kayak gini : di pov Petrus, orang2 yg kepada mereka surat2nya dia tujukan ... mereka itu adalah a/b/c/d... tergantung jawaban dari pertanyaan nomor-1)

Makasih.

:)
salam.
« Last Edit: September 21, 2015, 02:35:59 PM by odading »
September 21, 2015, 04:03:12 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Itu jawabannya bisa beraneka ragam, Oda, sebanyak denominasi Kristen yang ada di FK.
He he heh e he he

September 21, 2015, 04:12:34 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12958
    • fossil coral cantik
Itu jawabannya bisa beraneka ragam, Oda, sebanyak denominasi Kristen yang ada di FK.
He he heh e he he
oh begitu ya brc ?
Terus terang saya baru tau mengenai hal ini dr masukan brc diatas.

Anyway, saya tetep terima beragam-nya jawaban dari bbrp denom yg ada.
Mengapa sepertinya udah ada yg baca thread ini, tapi kok jadi kayaknya "ga bisa" jawab nih ?  :char11:

Selanjutnya jadi nambah pertanyaan-nya ... mirip yg nomor-3 :
apakah keberagaman pandangan thdp orang yg beriman kpd Yesus ini (sdh dibaptis oleh orang2 yg berotoritas, para Rasul misalnya) juga eksis saat itu ?

Dengan kata lain : (saya gunakan nama Rasul aja agar mudahnya) secara ilustrasi pada asumsi keragaman juga eksis saat itu :

setelah membaptis
di pov Paulus : yg dia baptis itu didalam state a/b/c/d (tergantung pov Paulus)
di pov Petrus : yg dia baptis itu didalam state a/b/c/d (tergantung pov Petrus)
di pov Yakobus : yg dia baptis itu didalam state a/b/c/d (tergantung pov Yakobus)
Dimana (krn pd asumsi eksis keragaman) anggep aja masing2 pov dari ketiga Rasul tsb berbeda.

ataukah

mereka punya satu patokan baku ?
(dgn demikian tidak ada keragaman pandangan thdp orang yg telah mrk baptis tsb)

sabarmenunggu.com  :char11:

:)
salam.
« Last Edit: September 21, 2015, 04:16:11 PM by odading »
September 21, 2015, 05:07:36 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10990
boleh nimbrung ramalan ya brow...

setelah page sekian-sekian...
rasanya akan semakin muncul dan tampak dalam bacaan kita semua..
betapa akhirnya sebagian besar motivasinya adalah: marketing...

wkwkw...

salam
September 21, 2015, 06:09:03 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9627
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
1. bertobat ya bertobat
lanjutannya sebenarnya sudah gimana masing2 pribadi sama Tuhan
ga ada rumus bakunya
setiap orang sangat mungkin melaluinya berbeda2

2. kalau sudah pindah agama ya ybs tentunya melepaskan asas2 kekristenannya dong

3. Paulus berkata :
kalau kamu masih pusing dengan si A golongan Paulus, si B golongan Apolos, si C golongan Kefas
artinya kamu itu masih manusia duniawi
jadi dari sejak jaman rasul perbedaan itu sudah jelas ada (tentunya)
tapi mereka (rasul) selalu menekankan pentingnya bersatu dalam Kristus dan tidak terpecah sebagai anggota tubuh Kristus
September 21, 2015, 10:37:34 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12958
    • fossil coral cantik
1. bertobat ya bertobat
lanjutannya sebenarnya sudah gimana masing2 pribadi sama Tuhan
ga ada rumus bakunya
setiap orang sangat mungkin melaluinya berbeda2
saya kurang ngerti hen...

jadinya masing2 ya silahkan aja mao kayak begimana nge-klaim-nya.
Bisa nge-klaim A, B, C atopun D.
Sementara dari pihak yg "berotoritas" ya ga punya suatu ajaran sbg patokan begimana itu state [sso setelah bertobat, dibaptis dan menjadi beriman kepada Yesus] ? Ngikut si orang ybs itu aja nge-klaimnya dia kayak apa.

Quote
2. kalau sudah pindah agama ya ybs tentunya melepaskan asas2 kekristenannya dong
Bukan itu maksud saya. Maksud saya adalah pabila pertanyaan nomor-1 itu ada jawabannya. Misal : "jemaat kita itu si cuplis telah mendapat KKT (KasihKaruniaTuhan), namun mengenai justified by faith kita ga tau juga"

Nah orange itu terus dipegang sbg pandangan thdp si cuplis seterusnya, kecuali pabila cuplis berpindah agama. Begitulah mksd saya, hen.

Quote
3. Paulus berkata :
kalau kamu masih pusing dengan si A golongan Paulus, si B golongan Apolos, si C golongan Kefas
artinya kamu itu masih manusia duniawi
Apa itu maksudnya si Paulus begini :
Kalo Paulus ngebaptis cuplis, maka di pov Paulus : cuplis itu adalah orang yg telah mendpt KKT - namun ga tau juga justified by God ato kagak (A)

Kalo Apolos ngebaptis cuplis, maka di pov Apolos : cuplis itu adalah orang yg yg telah justified by faith - namun ga tau juga mengenai dapet KKT ato kagak. (B)

Kalo Kefas ngebaptis cuplis, maka di pov Kefas : cuplis mempunyai status yg ga jelas ... pokok kalo memang dia justified by faith ya ini artinya dia dapet KKT. (C)


Apapun perbedaan pandangannya antara A/B/C, cuplis selamat krn telah melalui proses ungu di post awal. (pov manusia, patokan dari Ajaran Kekristenan)


Quote
jadi dari sejak jaman rasul perbedaan itu sudah jelas ada (tentunya)
nah ini saya baru tau.
Dengan demikian,
X. pov Yakobus thdp orang2 "asuhan"nya ....
Y. pov Paulus thdp orang2 "asuhan"nya

antar X dan Y itu memang berbeda ya ?
persamaanya adalah : ya itu ... selamat (pov manusia, patokan dari Ajaran Kekristenan)

Bagaimana dgn event menerima RK ?
Apakah para Rasul itu sendiri juga mempunyai pandangan berbeda-beda pada orang2 yg mereka baptis.
Misal :
di pov Petrus : setelah event ungu, state cuplis telah menerima RK
di pov Paulus : setelah event ungu, state meylan belon menerima RK - namun akan menerima RK, entah kapan.
di pov Apolos : setelah event ungu, state cuplis ga jelas apakah akan menerima RK ato kagak.

Maksudnya henhen begitu bukan ?
ato begimana ?
mungkin saya salah tangkep ?
ato bener tangkepan saya atas tulisan2 henhen ?

:)
salam.
« Last Edit: September 21, 2015, 10:40:50 PM by odading »
September 22, 2015, 09:55:22 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9627
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
saya kurang ngerti hen...

jadinya masing2 ya silahkan aja mao kayak begimana nge-klaim-nya.
Bisa nge-klaim A, B, C atopun D.
Sementara dari pihak yg "berotoritas" ya ga punya suatu ajaran sbg patokan begimana itu state [sso setelah bertobat, dibaptis dan menjadi beriman kepada Yesus] ? Ngikut si orang ybs itu aja nge-klaimnya dia kayak apa.

prosesnya beda2 bro
ada yang setelah bertobat langsung dibaptis
ada yang puluhan tahun bertobat baru mau dibaptis
ada yang bertobat karena ketemu Tuhan langsung
ada yang bertobat karena mujizat
ada yang bertobat karena diinjilin
ada yang bertobat karena hadirat Tuhan
asal semuanya itu memuliakan Yesus sebagai Tuhan, ya sudah

hal ini ga pernah dipermasalahkan oleh Kekristenan mainstream bro Oda
masalah baru timbul apabila ada orang yang bertobat dengan cara A lalu berkata semua orang harus bertobat dengan cara A, merasa diri / gerejanya paling benar
itu baru ga benar

Bukan itu maksud saya. Maksud saya adalah pabila pertanyaan nomor-1 itu ada jawabannya. Misal : "jemaat kita itu si cuplis telah mendapat KKT (KasihKaruniaTuhan), namun mengenai justified by faith kita ga tau juga"

whatever
pertanyaan nomor 1 itu ga ada jawaban bakunya
ketika sso pindah agama ya seharusnya dia melepaskan nilai2 Kekristenannya (titik)

Nah orange itu terus dipegang sbg pandangan thdp si cuplis seterusnya, kecuali pabila cuplis berpindah agama. Begitulah mksd saya, hen.
 Apa itu maksudnya si Paulus begini :
Kalo Paulus ngebaptis cuplis, maka di pov Paulus : cuplis itu adalah orang yg telah mendpt KKT - namun ga tau juga justified by God ato kagak (A)

Kalo Apolos ngebaptis cuplis, maka di pov Apolos : cuplis itu adalah orang yg yg telah justified by faith - namun ga tau juga mengenai dapet KKT ato kagak. (B)

Kalo Kefas ngebaptis cuplis, maka di pov Kefas : cuplis mempunyai status yg ga jelas ... pokok kalo memang dia justified by faith ya ini artinya dia dapet KKT. (C)

Apapun perbedaan pandangannya antara A/B/C, cuplis selamat krn telah melalui proses ungu di post awal. (pov manusia, patokan dari Ajaran Kekristenan)

no such thing
baptis is baptis (titik) ngga ada itu pov2an
mereka menanam dan menyiram, Allah yang memberi pertumbuhan
tugas mereka adalah mengabarkan injil, memuridkan, dan membabtis
bukannya merumuskan pola iman seseorang atau berlomba2 mana pola pengajaran/iman yang paling benar

mereka membaptis dalam nama Yesus dan mereka bersatu
ketika ada org yg jago2an bilang "saya dibaptis Petrus, saya dibaptis Paulus", itulah yang ngga benar

nah ini saya baru tau.
Dengan demikian,
X. pov Yakobus thdp orang2 "asuhan"nya ....
Y. pov Paulus thdp orang2 "asuhan"nya

antar X dan Y itu memang berbeda ya ?
persamaanya adalah : ya itu ... selamat (pov manusia, patokan dari Ajaran Kekristenan)

Bagaimana dgn event menerima RK ?
Apakah para Rasul itu sendiri juga mempunyai pandangan berbeda-beda pada orang2 yg mereka baptis.
Misal :
di pov Petrus : setelah event ungu, state cuplis telah menerima RK
di pov Paulus : setelah event ungu, state meylan belon menerima RK - namun akan menerima RK, entah kapan.
di pov Apolos : setelah event ungu, state cuplis ga jelas apakah akan menerima RK ato kagak.

Maksudnya henhen begitu bukan ?
ato begimana ?
mungkin saya salah tangkep ?
ato bener tangkepan saya atas tulisan2 henhen ?

:)
salam.

sekali lagi : no such thing (stop asking that will ya??)

mereka memang berbeda2 tapi setiap ada masalah yang prinsipil mereka diskusikan dalam suatu dewan jemaat yang saat itu ada di Yerusalem
September 22, 2015, 10:06:36 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1046
  • Denominasi: Umum
Sebenernya udah sempet saya tanyain secara sambil lalu di thread lain, namun karena OOT jadinya tidak terjawab. So, tak bikin threadnya sekarang :

1. Di lingkungan Kristen, diketika sso bertobat, dibaptis dan menjadi beriman kepada Yesus---> sikon ini (secara pov manusia - secara agama Kristen) kayak begimana pandangan thdp si ybs - dari opsi2 sbb ?

  • a. ybs telah mendapat kasih karunia saja dari Allah --- namun belon tentu justified by Faith.
  • b. ybs telah justified by Faith --- namun belon tentu mendapat kasih karunia.
  • c. tergantung eksisnya justification dulu ---> pabila eksis itu justified by Faith dari Allah, maka artinya org ybs ini mendapat kasih karunia dari Allah.
  • d. event ungu itu dipake secara pov manusia, so... simultan ---> di event tsb si ybs justified by Faith = mendapat kasih karunia dari Allah

2. Apakah pandangan thdp semua orang yg beragama Kristen ini tetep dipegang selama si ybs nggak melepas Kekristenan-nya ? (dengan kata lain, s/d pabila si ybs pindah agama).

3. Apakah pandangan ini sudah dipraktekan sejak jaman para Rasul ?
(maksudnya kayak gini : di pov Petrus, orang2 yg kepada mereka surat2nya dia tujukan ... mereka itu adalah a/b/c/d... tergantung jawaban dari pertanyaan nomor-1)

Makasih.

:)
salam.

Permisi bung odading, justified by faith itu maksudnya apa?
September 22, 2015, 01:06:59 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12958
    • fossil coral cantik
prosesnya beda2 bro
ada yang setelah bertobat langsung dibaptis
ada yang puluhan tahun bertobat baru mau dibaptis
ada yang bertobat karena ketemu Tuhan langsung
ada yang bertobat karena mujizat
ada yang bertobat karena diinjilin
ada yang bertobat karena hadirat Tuhan
asal semuanya itu memuliakan Yesus sebagai Tuhan, ya sudah
Saya nggak lagi ngomongin soal prosesnya yg spt diatas, hen.

Yang saya ingin tau :
Di ajaran Kristen (juga di ajaran jaman PL) itu ADA ato kagak suatu patokan asumsi yg dipake setelah pihak otoritas membaptis sso ?

Saya tulis "asumsi" karena disini nggak lagi ngomongin secara pov Allah, melainkan pov manusia.

Quote
hal ini ga pernah dipermasalahkan oleh Kekristenan mainstream bro Oda
masalah baru timbul apabila ada orang yang bertobat dengan cara A lalu berkata semua orang harus bertobat dengan cara A, merasa diri / gerejanya paling benar
Bukan mengenai caranya, hen.

Taroh kata dah misal kayak begini :
Paulus membaptis dengan celup
Petrus membaptis dengan percik

Nah, ada ga patokan asumsi bhw orang yg telah dibaptis itu, statenya sekarang adalah orang yg imannya dibenarkan oleh Allah ... terlepas mo kayak begimana itu cara baptisnya (percik/celup).

Quote
no such thing
baptis is baptis (titik) ngga ada itu pov2an
Dengan demikian, tidak ada itu secara pov Ajaran Kristen (patokan asumsi) bhw ybs itu iman-nya dibenarkan oleh Allah setelah ybs di baptis ?

Quote
sekali lagi : no such thing (stop asking that will ya??)
oke... saya ga tanya lagi.
Saya PEGANG itu jawaban henhen bhw tidak ada suatu patokan asumsi pada ajaran Kristen mengenai iman ybs itu dibenarkan ato kagak oleh Allah setelah dia dibaptis.

Sekarang saya mao tanya setelahnya itu :
PABILA ajaran Kristen itu sendiri ga punya suatu patokan asumsi mengenai iman Kristen itu sendiri ---> lah apa artinya beriman Kristen ? Mao ngapain juga disuruh utk taat ? Sementara orang ybs itu sendiri di pov AjaranKristen ga jelas state iman-nya (secara pov manusia/ajaran) telah dibenarkan ato belon ?

Ibarat untung2an ?
Kalo state iman-nya sudah dibenarkan ya ketaatan-nya (terwujud dari perbuatan2 / Faith+Works) itu diterima Allah
Kalo state iman-nya belon dibenarkan, ya ketaatannya (terwujud dari perbuatan2 / Works only) ya percuma aja.


Ato jangan2 di pov ajaran Kekristenan itu Works only itu memang didalam posibilitas Allah benarkan ?

Begitu kah ?
jangan lupa, ungu itu yg saya maksudkan adalah secara pov manusia ...
Kalo diterapkan secara "keluar" dari pov ajaran ... maka logik ungu itu ya emang masuk. Udah laen pembicaraan.

Saya ambil salah satu contoh : 
(8) Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.

Di pov Paulus there's no such thing mengenai "iman" dari para "mu" disitu sudah dibenarkan ato belon oleh Allah.


satu lagi :
(5) Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.

Di pov Petrus there's no such thing mengenai "iman" dari para "mu" disitu sudah dibenarkan ato belon oleh Allah.



Baru tau saya iniiiii ..... :cheesy: :D :char11:
Pantesan aja saya muter2 terus di thread laen ama SdT, karena saya berpendapat bhw setidaknya para Rasul ada mempunyai suatu patokan asumsi mengenai iman para "saudara" mereka tsb   :char11:.
Pantesan aja SdT nggak mao jawab atas pertanyaan ini di thread tsb ;D

:)
salam.
« Last Edit: September 22, 2015, 01:12:29 PM by odading »
September 22, 2015, 01:15:21 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12958
    • fossil coral cantik
Permisi bung odading, justified by faith itu maksudnya apa?
untuk apa lagi ditanyakan bl ?

Lagian, pabila pertanyaan tetep diajukan, saya rasa saya sudah ga bisa menjawabnya lagi, kan there's no such thing di pov ajaran Kristen mengenai iman seorang Kristen itu sudah ato belon di justify, kan ?
« Last Edit: September 22, 2015, 01:17:22 PM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)