Author Topic: diketika sso beragama Kristen  (Read 4016 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 23, 2015, 11:02:31 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Pengetahuan atau pendapat manusia terhadap manusia lainnya tdk menjadi patokan bagi pendapat Allah.
Harus juga diingat apakah manusia sanggup menyelami apa yg ada dlm hati (kehidupan) org lain?
atuh wilef, kan udah saya tekankan secara patokan ajaran Kristen (tentunya ya secara pov manusia, kan?) dan juga sudah saya tekankan saya nggak lagi bicarain yg di pov Allah, wilef.

Quote
Orang ktisten memang hanya mengabarkan kabar sukacita dan mengajarkan segala yg diperintahkan oleh Yesus tetapi tdk mengahakimi apalagi menangadili
Nah itu. Barangsiapa percaya, maka dibuat suatu kelompok yg dinamakan agama Kristen, kan ?

Sekali lagi saya katakan : saya ga ngerti.
Bukankah asumsi yg dipake (entah ybs percaya bener2 ato kagak ---> ini urusan antara si ybs itu sendiri dgn Allah) adalah si ybs ini adalah orang yang percaya - beriman kepada Yesus secara dari pov ajaran Kristen.

KALO wilef bilang HANYA mengabarkan TANPA diperlukan adanya suatu event "unik" yakni dibaptis ... ya barulah bisa dikatakan Kekristenan itu sendiri tidak mempunyai asumsi spesifik mengenai siapapun itu.

Tapi pada kenyataannya kan gak begitu.
Orang setelah dibaptis itu (sekali lagi secara pov manusia, pov ajaran Kristen) asumsinya kan artinya orang tsb itu sudah masuk dari salahsatu orang dari kalimat "barangsiapa percaya" dari pov ajaran ?

Tidakkah pandangan yang ada di saat ini, orang beragama selain Kristen ---> orang ini di-asumsikan - atau bahkan kadang saya jumpai malah dinyatakan sebagai orang yang BUKAN/TIDAK percaya (tidak beriman) kepada Yesus. Lalu begimana itu ceritanya secara dari pov Kekristenan, orang yg sudah dibaptis itu tidak didalam asumsi (dipandang, secara pov manusia) bhw ybs itu adalah orang percaya, beriman kepada Yesus ?

Ato begimana ?

Quote
Ungu hanyalahah pilihan berganda versi Oda, bukan versi Allah, jadi tdk satupun jawaban yg benar :cheesy:
Begini aja deh, saya tanya aja dulu.

Apa pandangan dari ajaran agama Kristen thdp orang2 Kristen setelah ybs dibaptis ?
a. orang percaya, beriman kepada Yesus
b. orang yg tidak percaya, tidak beriman kepada Yesus

Quote
di POV Allah dan pov Kekristenan hanya berlaku :
Siapa percaya kpd Yesus dan melakukan kehendak Allah / Yesus PATI SELAMAT.
Lalu itu apa yg disebut AGAMA Kristen, wilef ?

Quote
MT 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Ini kalimat pemberitahuan. Saya gak mao pake dulu ini walopun saya gak sedang menyatakan itu kalimat yg tidak benar.

Yang saya mao pake adalah :
kata "Tuhan" disitu kan lagi spesifik ngerujuk ke Yesus.
begimana itu ceritanya kalimat tsb kok jadinya dipendapati BERLAKU kepada orang2 yg BUKAN beragama Kristen ?
Adakah orang beragama nonK berseru : "Yesus... Yesus !" ? Nggak kaan.  :char11:


Quote
MT 12:50 Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.
Tapi (imo) kalimat diatas adalah kalimat general. Dengan adanya itu yg disebut agama Kristen ... maka "melakukan kehendak Bapa-Ku" itu kan ga diaplikasikan bagi orang yg beragama nonK karena patokan asumsinya udah ada duluan bhw "siapapun" disitu sudah tidak lagi general - melainkan "siapapun" dari orang yang beragama Kristen - yg secara dari pov ajaran Kekristenan, asumsinya adalah orang tsb adalah orang percaya, beriman kepada Yesus.

Bukankah begitu ?
Ato begimana ?

bersambung.
September 23, 2015, 11:02:52 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Quote
MT 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman
Ya itu daaaaahhh wilef. Setelah diajar ... pabila mereka percaya... APA yg terjadi selanjutnya ? Bukankah ditindak lanjuti "pembaptisan" sebagai tanda mereka telah menjadi orang yg percaya, beriman kepada Yesus ?

APA itu isinya dari kalimat merah ?
bukankah mengabarkan suatu berita dimana PABILA yg mendengar berita itu percaya ---> maka ini ditandai dengan pembaptisan ?
So... APA pandangan si yg membaptis thdp yg dibaptis ?
a. orang percaya, beriman kepada Yesus ?
b. bukan orang percaya, bukan orang yg beriman kepada Yesus ?

Quote
dan perilaku "melakukan kehendak Allah/ Yesus" ini harus kita jaga/ pelihara sampai kematian kita, jika tidak, maka kita tdk akan selamat.
Nah... kalimat diatas saya pendapati adalah kalimat ajaran --- dimana kosakata "kita" KHUSUS mengacu ke orang2 yg percaya kepada Yesus. Logika yg ada, tentunya kalimat diatas udah berangkat duluan dgn patokan asumsi (pov manusia / ajaran) , pengertian dari kosakata "kita" itu sendiri sudah sempit ---> yakni orang2 percaya kepada Yesus dimana dalam hal ini adalah beragama Kristen.

Quote
MT 24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Dan dari kosakata "orang" diatas juga sudah sempit, karena tentunya kosakata "orang" tsb mengacu ke orang2 percaya Yesus, beragama Kristen.


Quote
Penginjilan dilakukan agar semua manusia mendengar kabar ttg Keselamatan yg disediakan Allah melalui Yesus.
Ya... selanjutnya setelah itu apa kalo yg denger kabar itu percaya ?
Apakah si penginjil jadi mesti urus dulu secara pov Allah ? "ni genuine percaya ato kagak yah ?" --- "ni orang justified by faith ato kagak yah ?". NGGAK kaaan ?

So, jadinya bukankah yg ada adalah secara patokan pov ajaran itu sendiri ? Yakni, si penginjil nggak perlu urus itu perihal mengenai ijo ... pokok si penginjil seyogyanya menerima bhw yg mendengar berita tsb percaya. Selanjutnya ditandai dgn event pembaptisan utk menyatakan (secara pov manusia) bhw ybs ini adalah orang percaya, beriman kepada Yesus. So... ybs beragama Kristen.

Ato begimana ?
Setelah dibaptis, si pembaptis / si penginjil / pov ajaran itu sendiri mengajarkan bhw yg dibaptis ini kemungkinan adalah orang yg pura2 ?

Tadinya yg saya kirain adalah :
setelah dibaptis maka secara dari pov pembaptis/penginjil/ajaran ... maka patokan asumsi yang dipake adalah si ybs itu adalah orang beriman percaya kepada Yesus ... si ybs itu telah diselamatkan karena percaya - beriman kepada Yesus.

DIketika ada suatu pendapat : [sekalipun ybs itu disebut orang percaya, belon tentu dia selamat / masuk sorga] ---> (imo) kalimat ini lagi kagak secara patokan ajaran ... melainkan suatu kalimat berita. Adanya ini dari pov general.

Tadinya yg saya kirain adalah :
Mao dia itu bener nanti akhirnya selamat kek - nggak kek (secara dari pov Allah) ini (imo) bukan urusan manusia (secara pov ajaran) ... pokok patokan asumsi yg dipake (pov manusia - pov ajaran) adalah ybs itu state-nya selamat. Dimana selanjutnya karena masih aja ada perintah2 [do] - [don't] ---> maka si orang yg diasumsikan, pov manusia - pov ajaran telah selamat ini disuruh tekun didalam ketaatan atas iman dan perintah Firman2Nya.

Namun ternyata bukan warna biru begitu.
Lalu jadinya begimana ?

:)
sallam.
September 23, 2015, 11:16:21 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Yg saya tahu sih jika anda percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan menaati perintah-Nya --> selamat.
Konsep anda  yang terdengar asing bagi saya adalah "event of justification" itu, krn itu bukan pernyataan  yg dibuat oleh manusia biasa kan?
Begini bl :

sepanjang yang saya ketahui, itu agama yg disebut agama Kristen adalah didalam ajaran bhw orang yg beriman kepada Yesus itu selamat.

So... ada penginjilan, memberikan suatu kabar.
Nah... dari yang mendengar itu ada yang percaya pada kabar tsb.
Si penginjil menandainya dengan event pembaptisan.
Selanjutnya si orang ybs itu disebut Believer (OP Yesus) secara dari pov ajaran - pov manusia
Juga dari pov ajaran, dikatakan bhw Believer itu telah selamat (pov manusia).


Nah... pabila ungu itu salah, mohon di koreksi dulu karena ungu adalah cuma sepanjang pengetahuan saya mengenai agama Kristen.

Quote
Siapa yg bisa mengukur iman seseorang?
kembali lagi bl nge-bawa-bawa secara pov yg (imo) bukan pov ajaran. Berdasarkan sepanjang yg saya ketahui ungu (kecuali salah) - maka saya juga bisa keluarin pertanyaan mirip di quote atas : siapa yg menentukan manusia itu selamat (masuk sorga) - tidak selamat (masuk neraka) ?

Namun thread ini (udah saya terangkan di awal awal post) nggak lagi ngebicarain perihal2 spt orange. Thread ini lagi mao tau begimana itu pandangan (patokan asumsi, pov ajaran) thdp Believer (OP Yesus) ---> mereka ini selamat ato kagak ? mereka ini OP Yesus (Believer) ato bukan ?

:)
salam.
September 23, 2015, 11:20:16 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Kalo orang-orang yang hidup sesudah masa itu mau menjalankan hidup dan kehidupannya sesuai dengan ajaran-Nya, maka ia pasti akan diselamatkan..... simpel kan.  :)
Ya... saya ngerti yg vbn kemukakan diatas, vbn. Sayapun berpendapat seperti demikian.

NAMUN,
mohon maap... point saya di thread ini adalah mengenai ajaran agama Kristen, vbn.
Dengan demikian ini spesifik, dimana saya lagi mempertanyakan perihal ini terkait agama Kristen.

:)
salam.
September 23, 2015, 11:23:59 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
imo; d

imo; kira2 begitu

imo; mungkin.
Nah... sebenernya yg tadinya kk pendapati ya begitulah spt yg SdT berikan jawabannya.

Namun ternyata sepertinya dari jawaban2 yg ada : [TIDAK ADA] itu perihal mengenai a/b/c/d di pov ajaran Kristen. Dan ini selanjutnya menimbulkan pertanyaan baru :

Kalo [tidak ada] ... apa pandangan ajaran agama Kristen thdp para anggotanya ?
a. Believer (OP Yesus) ?
b. BUKAN Believer (bukan OP Yesus).

:)
salam.
September 23, 2015, 11:35:35 AM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Ajaran Kekristenan itu adalah sbb
Manusia ... mao jumpalitan kayak apapun dia berbuat baik (bahkan sekalipun berdasarkan kasih) ---> ini adalah percuma untuk menyelamatkan dirinya, suatu perbuatan yang sia2  ---> Allah menyediakan jalan lain melalui iman, beriman kepada Yesus yg telah mati untuk manusia.
Nah... apa pandangan (pov ajaran, pov manusia) agama Kristen thdp anggota2nya ?
a. beriman kepada Yesus
b. tidak beriman kepada Yesus

(imo)
Jika ia mengaku dan percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya, saya percaya ia selamat.
maap lissa ... yg saya bold itu (imo) itu udah jadi pov general.

Yang saya maksudkan disini adalah :
 dari pov ajaran agama Kristen itu sendiri, para anggota2nya (yg disebut Believer ... OP Yesus) tsb dipercaya-dianggap-diasumsikan (pov manusia) mereka2 ini selamat ato kagak ?

KALO dijawab tidak ada itu hal hal spt ungu ... secara dari pov agama Kristen ... lalu buat apa ada itu agama Kristen dimana ada event pembaptisan ? Bukankah ajaran-nya itu jadinya "universal" kalo tidak ada ungu ?

Quote
Penginjilan hanyalah menyampaikan kabar baik bahwa Kerajaan Allah sudah datang dalam pribadi Yesus Kristus sbg Juru Selamat.
Sekali lagi... KALO hanya bold, apa itu maksud dari event pembaptisan ? Sepanjang yg saya ketahui, event pembaptisan adalah "menandai" orang yang percaya pada berita kabar baik tsb adalah orang yang percaya, beriman kepada Yesus dan selanjutnya sebagai orang Kristen.
Please CMIIW.

:)
salam.

September 23, 2015, 11:45:33 AM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1793
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
atuh wilef, kan udah saya tekankan secara patokan ajaran Kristen (tentunya ya secara pov manusia, kan?) dan juga sudah saya tekankan saya nggak lagi bicarain yg di pov Allah, wilef.
 Nah itu. Barangsiapa percaya, maka dibuat suatu kelompok yg dinamakan agama Kristen, kan ?

Yg ingin saya sampaikan adalah bhw Kita jangan maksain suatu pov jika pov tsbt sdh pasti tdk sama dgn pov Allah.
Itu namanya melakukan yg tdk sesuai kehendak Allah

Quote from:  
Sekali lagi saya katakan : saya ga ngerti.
Bukankah asumsi yg dipake (entah ybs percaya bener2 ato kagak ---> ini urusan antara si ybs itu sendiri dgn Allah) adalah si ybs ini adalah orang yang percaya - beriman kepada Yesus secara dari pov ajaran Kristen.

Jika seseorang percaaya dan melakukan kehendak Yesus PASTI selamat, bukan asumsi.

tapi terhadap "seseorang yg beragama Kristen" dalam penegrtian Kristen Formal, maka kekrtistenan itu tdk mengeluarkan suatu pendapat  :"si Anu sdh selamat sejak tanggal xx, tapi "Si Anu sdh pada jalan yg benar"

JN 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.


Namun yg pasti, jika seseorang tdk beragama Krfisten secara Formal, maka agak sulit mengatakan bhw org tgersebut dlm suatu satus "percaya" kpd Yesus.
jadi org yg NonK sampai meninggal , ya dlm pov Kekristenan 'PASTI BINASA"

Quote from:  
KALO wilef bilang HANYA mengabarkan TANPA diperlukan adanya suatu event "unik" yakni dibaptis ... ya barulah bisa dikatakan Kekristenan itu sendiri tidak mempunyai asumsi spesifik mengenai siapapun itu.

Tapi pada kenyataannya kan gak begitu.
Orang setelah dibaptis itu (sekali lagi secara pov manusia, pov ajaran Kristen) asumsinya kan artinya orang tsb itu sudah masuk dari salahsatu orang dari kalimat "barangsiapa percaya" dari pov ajaran ?

Baptis adalah persyaratan yg bersifat mandatory bagi Kristen.

MK 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

jadi yg tidak Percaya Yesus, atau NonK pasti dihukum.

Tapi bro oda, jangan tersinggung sama wilef lho.. :D

ini bukan konteksnya pov wilef, tapi POV Allah sesuai Injil.

Quote from:  

Tidakkah pandangan yang ada di saat ini, orang beragama selain Kristen ---> orang ini di-asumsikan - atau bahkan kadang saya jumpai malah dinyatakan sebagai orang yang BUKAN/TIDAK percaya (tidak beriman) kepada Yesus. Lalu begimana itu ceritanya secara dari pov Kekristenan, orang yg sudah dibaptis itu tidak didalam asumsi (dipandang, secara pov manusia) bhw ybs itu adalah orang percaya, beriman kepada Yesus ?

NonK pasti dihukum itu sesuai nats di atas



Quote from:  
Ato begimana ?
 Begini aja deh, saya tanya aja dulu.

Apa pandangan dari ajaran agama Kristen thdp orang2 Kristen setelah ybs dibaptis ?
a. orang percaya, beriman kepada Yesus
b. orang yg tidak percaya, tidak beriman kepada Yesus
 Lalu itu apa yg disebut AGAMA Kristen, wilef ?

"Kristen" adalah percaya kepada yesusu dan dibaptis.

Maka Kristen pasti selamat.

Quote from:  
Ini kalimat pemberitahuan. Saya gak mao pake dulu ini walopun saya gak sedang menyatakan itu kalimat yg tidak benar.


saya hanya diberi kewenangan untuk memberitakan bro :D

Tdk ada "amanat" bagi orang Kristen untuk meastikan seseorang sdh selamat.
Jadi jika ada orang  yg memastikan dirinya atau org lain pasti selamat, itu sdh melebihi kewenangan.

coba cermati Tulisan paulus berikut :

1COR 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Quote from:  
Yang saya mao pake adalah :
kata "Tuhan" disitu kan lagi spesifik ngerujuk ke Yesus.
begimana itu ceritanya kalimat tsb kok jadinya dipendapati BERLAKU kepada orang2 yg BUKAN beragama Kristen ?
Adakah orang beragama nonK berseru : "Yesus... Yesus !" ? Nggak kaan.  :char11:

 Tapi (imo) kalimat diatas adalah kalimat general. Dengan adanya itu yg disebut agama Kristen ... maka "melakukan kehendak Bapa-Ku" itu kan ga diaplikasikan bagi orang yg beragama nonK karena patokan asumsinya udah ada duluan bhw "siapapun" disitu sudah tidak lagi general - melainkan "siapapun" dari orang yang beragama Kristen - yg secara dari pov ajaran Kekristenan, asumsinya adalah orang tsb adalah orang percaya, beriman kepada Yesus.

Bukankah begitu ?
Ato begimana ?

bersambung.

Sesuai di atas, yg NonK bisa dipastikan tdk percaya Yesus, jadi tdk mungkin menuruti perintah Yesus, jadi kesimpulannya :

NonK tdk mungkin Selamat
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
September 23, 2015, 12:21:46 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1793
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Ya itu daaaaahhh wilef. Setelah diajar ... pabila mereka percaya... APA yg terjadi selanjutnya ? Bukankah ditindak lanjuti "pembaptisan" sebagai tanda mereka telah menjadi orang yg percaya, beriman kepada Yesus ?

APA itu isinya dari kalimat merah ?
bukankah mengabarkan suatu berita dimana PABILA yg mendengar berita itu percaya ---> maka ini ditandai dengan pembaptisan ?
So... APA pandangan si yg membaptis thdp yg dibaptis ?
a. orang percaya, beriman kepada Yesus ?
b. bukan orang percaya, bukan orang yg beriman kepada Yesus ?


OK, dan bagi saya

"Kristen" saya artikan sbg percaya dan dibaptis,

Quote from:  

 Nah... kalimat diatas saya pendapati adalah kalimat ajaran


Ya karena isi pemeberitaan / penginjilan adalah ttg pengajaran ttg Keselamatan yg ditawarkan Allah melalui Yesus

Quote from:  

 --- dimana kosakata "kita" KHUSUS mengacu ke orang2 yg percaya kepada Yesus. Logika yg ada, tentunya kalimat diatas udah berangkat duluan dgn patokan asumsi (pov manusia / ajaran) , pengertian dari kosakata "kita" itu sendiri sudah sempit ---> yakni orang2 percaya kepada Yesus dimana dalam hal ini adalah beragama Kristen.
 Dan dari kosakata "orang" diatas juga sudah sempit, karena tentunya kosakata "orang" tsb mengacu ke orang2 percaya Yesus, beragama Kristen.


Ya, begitulah adanya tetapi dengan pengerrtian bukan komunitas tertutup tapi terbuka bagi  calon-calon yg akan percaya kepada Yesus

Quote from:  

 Ya... selanjutnya setelah itu apa kalo yg denger kabar itu percaya ?
Apakah si penginjil jadi mesti urus dulu secara pov Allah ? "ni genuine percaya ato kagak yah ?" --- "ni orang justified by faith ato kagak yah ?". NGGAK kaaan ?
So, jadinya bukankah yg ada adalah secara patokan pov ajaran itu sendiri ? Yakni, si penginjil nggak perlu urus itu perihal mengenai ijo ... pokok si penginjil seyogyanya menerima bhw yg mendengar berita tsb percaya. Selanjutnya ditandai dgn event pembaptisan utk menyatakan (secara pov manusia) bhw ybs ini adalah orang percaya, beriman kepada Yesus. So... ybs beragama Kristen.


Ya itulah maksud saya, jadi Kristen tdk “menjustified” seseorang,  tapi hanya sebatas percaya pada pengakuan seseorang.

Jika seseorg mendengar injil, dan bersedia dibaptis, maka “gereja” pasti akan melayani baptisan org tersebut tanpa menyelidiki “org ini benar nggak ya sdh percaya?”


Quote from:  

Ato begimana ?
Setelah dibaptis, si pembaptis / si penginjil / pov ajaran itu sendiri mengajarkan bhw yg dibaptis ini kemungkinan adalah orang yg pura2 ?


Tdk lah yao.

Quote from:  

Tadinya yg saya kirain adalah :
setelah dibaptis maka secara dari pov pembaptis/penginjil/ajaran ... maka patokan asumsi yang dipake adalah si ybs itu adalah orang beriman percaya kepada Yesus ... si ybs itu telah diselamatkan karena percaya - beriman kepada Yesus.

DIketika ada suatu pendapat : [sekalipun ybs itu disebut orang percaya, belon tentu dia selamat / masuk sorga] ---> (imo) kalimat ini lagi kagak secara patokan ajaran ... melainkan suatu kalimat berita. Adanya ini dari pov general. ?

Secara pengajaran, siapapun yg percaya dan dibabtis pasti selamat.
dan hal ini ditekankan pada saat pembaptisan.

Secara pengajaran juga : agar keselamatan itu dipertahankan sampai kesudahannya.

MT 24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

MK 13:13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat."

REV 2:26 Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa;

Quote from:  

Tadinya yg saya kirain adalah :
Mao dia itu bener nanti akhirnya selamat kek - nggak kek (secara dari pov Allah) ini (imo) bukan urusan manusia (secara pov ajaran) ... pokok patokan asumsi yg dipake (pov manusia - pov ajaran) adalah ybs itu state-nya selamat. Dimana selanjutnya karena masih aja ada perintah2 [do] - [don't] ---> maka si orang yg diasumsikan, pov manusia - pov ajaran telah selamat ini disuruh tekun didalam ketaatan atas iman dan perintah Firman2Nya.
Namun ternyata bukan warna biru begitu.
Lalu jadinya begimana ?

:)
sallam.

Setelah seseorang Percaya, maka kepada org itu tetap diingatkan untuk setia sampai ahir.

ACTS 11:23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan,

Inilah yg saya yakini.

Salam





REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
September 23, 2015, 02:12:58 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
Nah... apa pandangan (pov ajaran, pov manusia) agama Kristen thdp anggota2nya ?
a. beriman kepada Yesus
b. tidak beriman kepada Yesus
 maap lissa ... yg saya bold itu (imo) itu udah jadi pov general.

Yang saya maksudkan disini adalah :
 dari pov ajaran agama Kristen itu sendiri, para anggota2nya (yg disebut Believer ... OP Yesus) tsb dipercaya-dianggap-diasumsikan (pov manusia) mereka2 ini selamat ato kagak ?

KALO dijawab tidak ada itu hal hal spt ungu ... secara dari pov agama Kristen ... lalu buat apa ada itu agama Kristen dimana ada event pembaptisan ? Bukankah ajaran-nya itu jadinya "universal" kalo tidak ada ungu ?
 Sekali lagi... KALO hanya bold, apa itu maksud dari event pembaptisan ? Sepanjang yg saya ketahui, event pembaptisan adalah "menandai" orang yang percaya pada berita kabar baik tsb adalah orang yang percaya, beriman kepada Yesus dan selanjutnya sebagai orang Kristen.
Please CMIIW.

:)
salam.

(imo) Pov-nya beriman kepada Yesus.

Saya tertarik dg statement kamu: "Bukankah ajaran-nya itu jadinya "universal" kalo tidak ada ungu?".. boleh dijelaskan maksudnya jadi universal itu gmn bro?

Salam
« Last Edit: September 23, 2015, 02:15:27 PM by Gabriella_lissa »
September 23, 2015, 03:28:11 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Yg ingin saya sampaikan adalah bhw Kita jangan maksain suatu pov jika pov tsbt sdh pasti tdk sama dgn pov Allah.
Itu namanya melakukan yg tdk sesuai kehendak Allah (25) Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
Secara dari pov ajaran agama Kristen, itu para anggotanya dianggap/diasumsikan (pov manusia) sebagai orang2 yg "masuk" kategori kalimat merah ato kagak, wilef ?

Quote
Jika
1. seseorang percaaya
2. dan melakukan kehendak Yesus PASTI selamat, bukan asumsi.

Saya bikin ilustrasi yaaa:
Ada suatu kumpulan partai bernama XXX dgn ketua si cuplis. Cuplis ngasih coklat kepada para anggotanya secara kontinyu.
Bbrp anggota partai ini menyatakan kabar gembira ke orang laen : bagi yg percaya ungu DAN ngikutin aturan2 partai maka yg percaya ini akan merasakan enaknya coklat tsb.

So... unyil percaya kabar gembira tsb.
Unyilpun masuk sbg anggota partai XXX tsb DAN mendapat coklat.

So, Di pov para anggota, Unyil adalah orang yg percaya Cuplis dan sudah mendapat coklat.

Wilef ada tulis secara dua point.
Itupun udah saya sempet post-kan (entah dimana, dan bukan buat wilef) namun tidak ada tanggapan. Saya paparkan pengertian saya bhw dua point itu berdiri sendiri (setidaknya secara pov manusia). So... percaya tidak sertamerta di ikuti dgn ketaatan. Dimana dilain sisi ada yg berpendapat : KALO itu percaya-nya itu tulen (Genuine) maka otomatis di ikuti dgn ketaatan.

Kembali ke ilustrasi cuplis.
Secara pov ajaran Partai XXX ... unyil itu orang yg percaya cuplis DAN telah mendapat coklat ato kagak ?
Logikanya adalah : YA... secara unyil itu sudah anggota partai - ya dia tentunya adalah orang yg percaya cuplis dan telah mendapat coklat.

Pertanyaannya :
apakah unyil masih didalam dunia posibilitas tidak taat mengikuti peraturan2 partai XXX ini ?

Menurut saya : YA... ijo.
Bagaimana kalo menurut wilef ?

bersambung.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)