Author Topic: Allah-Ku dan Allahmu  (Read 2100 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 29, 2016, 12:07:54 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
iya sok atuh jelasin kang ...

Kristen mempercayai bahwa Allah itu Esa. Allah yang Esa ini complex keberadaannya, sosok yg tidak mungkin dimengerti dan dipahami manusia secara utuh. garis bawahi kata secara utuh. manusia hanya paham ttg allah secara partial saja. manusia dapat mengenal allah melalui pekerjaan tangannya yaitu alam, serta melalui interaksinya dengan manusia. dimana kesaksian manusia tentang allah tertulis dalam alkitab. dlam kesaksian alkitab ttg allah, sejak perjanjian lama, allah telah menunjukkan ke-kompleks-an dirinya. terbukti dari kesaksian alkitab tentang pribadi2 berbeda allah, dalam perjanjian lama, ada tiga pribadi yg disebut allah tetapi adalah allah yang esa itu juga. pribadi2 tsbt adalah Malaikat TUHAN, TUHAN, dan Roh TUHAN. Dalam perjanjian baru ketiga pribadi ini disebut Bapa Anak dan ROH KUDUS.

Allah mengatakan berkali2 di dalam perjanjian lama, bahwa suatu saat Ia sendiri yang akan datang.
Allah juga mengatakan lahirnya seorang anak manusia yg menyandang nama Allah sebagai tanda.
Allah juga memberikan penglihatan bahwa seorang seperti anak manusia akan menerima kerjaan dan akan memerintah kerajaan allah sampai selama2 nya.
Allah juga mengatakan bahwa ia akan mengadakan perjanjian baru dengan manusia.

karena allah telah mengatakannya maka allah melaksanakannya. Oleh karena itu, di betlehem tanah judea, Yesus lahir bagi kita.  Allah berfirman ia akan datang sendiri spt yg tertulis di Yesaya, Yohanes dalam injilnya mengatakan bhw Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Yohanes mengatakan bahwa firman itu adalah Allah.
anda bisa lihat runutannya?
Jadi Yesus adalah perwujudan apa yg telah dikatakan oleh Allah. sampai disini orang boleh memahami, bahwa Yesus adalah perwujudan Firman Tuhan dalam artian kun..maka fayakun..tp mengapa hal ini kurang tepat? karena jgn lupa bahwa allah mengatakan bahwa ia akan datang sendiri.

Kalau anda membaca matius 11:2-6. anda akan membaca bhwa respon Yesus itu mengutip kitab Yesaya 35:4-6
ketika allah mengatakan bahwa ia akan datang sendiri serta tanda2nya.

wati anak pak soleh. kita bisa mengatakan wati=keluarga pak soleh tapi kita tdk bisa mengatakan kel pak soleh = wati. paham?
« Last Edit: June 29, 2016, 12:10:20 PM by ito2110 »
June 29, 2016, 12:19:53 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
saya membaca dgn netral .. kalo kemudian saya menemukan di dalamnya banyak yang islami ... kok salah ?
itukan hasil membaca. bukan menggunakan pola islami dalam membaca alitab.
okehh ??

saat membaca dgn netral apa reaksi anda ketika membaca ayat ini?
Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita  menjadikan manusia 10.....dst
Kej 16:7-13 baca sendri ya..
Kejadian pasal 22 ttg abraham mengorbankan ishak
Keluaran pasal 3 saat Allah menampakkan diri kepada musa..baca dengan teliti apa yg ditulis di sana.

itu saja dulu...apa kesan yg kamu dapat bila kamu baca dengan netral?
June 29, 2016, 12:21:55 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4722
saya membaca dgn netral .. kalo kemudian saya menemukan di dalamnya banyak yang islami ... kok salah ?
itukan hasil membaca. bukan menggunakan pola islami dalam membaca alitab.
okehh ??

loch kalo netral kenapa disamakan dengan dengan pola islam
baca saja tanpa embel2
siapa itu Firman Allah?
apa itu trinitas?
jadi apa yang anda cari di alkitab??
kata trinitas??  atau mencoba memahami isi alkitab?


June 29, 2016, 02:16:51 PM
Reply #33
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 41
Quote from: ito2110
saat membaca dgn netral apa reaksi anda ketika membaca ayat ini?
Kej 1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita  menjadikan manusia 10.....dst
Kej 16:7-13 baca sendri ya..
Kejadian pasal 22 ttg abraham mengorbankan ishak
Keluaran pasal 3 saat Allah menampakkan diri kepada musa..baca dengan teliti apa yg ditulis di sana.

itu saja dulu...apa kesan yg kamu dapat bila kamu baca dengan netral?
aduh banyak amat mas ...
kalo saya baca secara utuh mas ga parsial atau comot ayat seperlunya. karena tdk boleh ada kontradiksi.
misal juga nih saya pelajari juga gaya bahasa ibrani dengan membaca artikel artikel penganut agama yahudi. karakter bahasa ini penting karena sama halnya dengan bahasa Arab banyak hal hal yang tidak sama dengan bahasa yunani atau  bahasa inggris atau pun bahasa indonesia. terutama bahasa indonesia karena kita orang indonesia.

misal kata plural yg bisa digunakan singular dst. atau contoh penampakan Tuhan di semak semak sbg api. di ayat yg lainnya ada penjelas bahwa itu malaikat Tuhan.
ah jangan suruh saya baca yg banyak mas, quote saja dikit dikit. sy malas kalau banyak banyak

Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."

Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.



nah Allah atau Malaikat Allah ?? ...
karena saya baca ayat lainnya ttg ke ESAAN Allah maka jelas ayat di atas tidak boleh diterjemahkan keluar dari konteks Allah bisa jadi API.
« Last Edit: June 29, 2016, 02:25:08 PM by NGAGOLAK »
June 29, 2016, 02:26:01 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."

all np Yesus berkata Allahku dan Allahmu?,,,

Mengapa Yesus berkata Allahku dan Allahmu?

Biasa dari non Kristen mengklaim bahwa klo Yesus berkata demikian itu berarti Yesus bukan Allah, seperti Yesus berdoa kepada Bapa dllnya, itu berarti Yesus bukan Allah dan kita tidak tertipu dalil seperti itu menyebak kita….

Nah oleh karena itu saya akan jelaskan bahwa walaupun Yesus menyebut Allah adalah Bapa-Nya itu bukan berarti Yesus bukan Allah, Yesus tetap adalah Allah, sebab kepercayaan Kristen percaya Allah itu Tritunggal beda dengan Islam/SSY, Kristen sekalipun mempercayai Allah itu tunggal, tetapi tidak tunggal secara mutlak. Kristen mempercayai Allah itu Tritunggal, Pribadi-Nya ada 3, hakekatNya hanya satu.

Karena Pribadi yang ada 3 itu maka pribadi-pribadi Allah itu bisa berbicara satu sama lain, bisa saling mengasihi, saling mengutus dan sebagainya.

Jadi pada saat Pribadi Anak Allah (Allah) itu berbicara kepada Pribadi Allah Bapa maka sebagai  Pribadi Bapa pasti mendengar, sebab Ilahi yang satu bicara, Pribadi Ilahi yang lain tentu bisa mendengar. Pribadi Ilahi yang satu bisa mengasihi Pribadi Ilahi yang lain.

Contoh ayat lain bahwa Pribadi Bapa (Allah) dapat berbicara kepada Anak Allah (Allah), Terdengar suara dari langit “Dan tiba-tiba ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaugi mereka dan dari dalam awan itu tersengar suara yang berkata : “Inilah Anak Yang Kukasihi, kepadaNyalah aku berkenan, dengarkanlah Dia.” (Matius 17:5).

Jadi sangat jelaskan bahwa Kristen mempercayai Allah itu Tritunggal, PribadiNya ada 3, hakekatNya hanya satu.

Karena Pribadi yang ada 3 itu maka pribadi-pribadi Allah itu bisa berbicara satu sama lain, bisa saling mengasihi, saling mengutus dan sebagainya.

Jadi pada saat Pribadi Ilahi yang satu bicara, Pribadi Ilahi yang lain tentu bisa mendengar. Pribadi Ilahi yang satu bisa mengasihi Pribadi Ilahi yang lain. Apakah Anda sudah paham?
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
June 29, 2016, 02:36:29 PM
Reply #35
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 41
mas SCOUT boleh boleh saja bilang bersatu ... tapi kan bersatu itu harus bisa bersatu beneran.
kalo api dan air bisa bersatu ga ?
kalo minyak dan air bisa bersatu ga ?

maha tahu dan maha tidak tahu bisa bersatu ga ?
maha kuat dan maha lemah bisa bersatu ga ?
June 29, 2016, 06:27:04 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
aduh banyak amat mas ...
kalo saya baca secara utuh mas ga parsial atau comot ayat seperlunya. karena tdk boleh ada kontradiksi.
misal juga nih saya pelajari juga gaya bahasa ibrani dengan membaca artikel artikel penganut agama yahudi. karakter bahasa ini penting karena sama halnya dengan bahasa Arab banyak hal hal yang tidak sama dengan bahasa yunani atau  bahasa inggris atau pun bahasa indonesia. terutama bahasa indonesia karena kita orang indonesia.

misal kata plural yg bisa digunakan singular dst. atau contoh penampakan Tuhan di semak semak sbg api. di ayat yg lainnya ada penjelas bahwa itu malaikat Tuhan.
ah jangan suruh saya baca yg banyak mas, quote saja dikit dikit. sy malas kalau banyak banyak

Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."

Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.



nah Allah atau Malaikat Allah ?? ...
karena saya baca ayat lainnya ttg ke ESAAN Allah maka jelas ayat di atas tidak boleh diterjemahkan keluar dari konteks Allah bisa jadi API.

Lah..jutru itu, kita tidak boleh menafsirkan ayat sec partial. konteks dan yg tertulis jelas. jgn ditambah2in arti kata dan apa yg digambarkan ayat itu. biarkan masing2 ayat membentuk gambarnya, anda satukan lalu lihat bentuknya.

1. Tentang Kejadian 1:26 Marilah kita menjadikan manusia...dst
Jelas Allah menyebut diriNYa KITA. Apakah ini plural majesty spt kata orang2? selidikilah.
Melihat konteks dan budaya Yahudi jaman dulu  ternyata, bgs yahudi jaman itu tidak mengenal konsep berbahasa dengan menggunakan plural majesty, buktinya mudah..anda cek saja tulisan2 rabi yahudi kuno. Ayat ini sangat mengganggu mereka sehingga mereka harus membuat interpretasi panjang2 dan nambahin dengan kata2 yg tidak ada di dalam alkitab, untuk menghindari arti kata yang jelas2 tertulis ketika Allah merefer dirinya sendiri sebagai Kita, plural. 

Royal "we" atau plural majesty baru dikenal di abad2 pertengahan. jd tdk bisa diterapkan pd kejadian yg ditulisan ribuan tahun sebelum plural majesty dikenal.

Keluaran 3:
1. Malaikat TUHAN menampakkan diri dalam api kel 3:2
2. ayat berikutnya mengatakan TUHAN yang memanggil Musa dan Musa menyebutnya Allah.
3. kel 3:16 .....katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub,   telah menampakkan diri kepadaku.

dari Kej 16, Kel 3, kita mengetahui bahwa Malaikat TUHAN itu TUHAN. betul bukan?

Nah sekarang di kejadian 22, apa yg ditunjukkan oleh kejadian 22?
1. Ayat 1 dikatakan Allah mencobai Abraham, dan abraham menyebutnya Tuhan.
2. Ayat 11, mengatakan Malaikat TUHAN berseru ketika Abraham hendak menyembelih ishak, Abraham menyebut yg memanggilnya Tuhan
3. Perhatikan baik2 apa yg difirmankan oleh  Malaikat TUHAN "  "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."

Mengapa Malaikat TUHAN dalam satu kalimat menggunakan kata Allah dan AKu? mengatakan takut akan Allah dan bukannya takut kepadaKu? seolah Allah dan AKu itu 2 orang yg berbeda?

lalu baca lagi Zakaria 3:2  Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu: "TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! ....
Lho? bukannya Malaikat TUHAN itu TUHAN? Kok ngomong begitu? kenapa ngga ngomong Aku menghardik engkau....
dari semua ayat yg saya tulis diatas, kita dapatkan informasi bhw Malaikat TUHAN itu TUHAN tapi tidak sama dengan TUHAN.

bersambung.....
June 29, 2016, 06:27:58 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian


lanjutan...

Baca pula Yesaya 48 untuk mengetahui konteksnya sendiri,
saya kutipkan yg perlu anda perhatikan:
Yes 48:16  Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini: Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi  dan pada waktu hal itu terjadi Aku ada di situ." Dan sekarang, Tuhan ALLAH  mengutus aku dengan Roh-Nya.

Ini yang sedang berbicara adalah TUHAN, tapi TUHAN diutus oleh Tuhan ALLAH dan Roh-Nya?

Membaca ayat-ayat di atas, anda ngga bisa lari dari kenyataan bahwa alkitab memang melukiskan TUHAN sebagai pribadi yg membingungkan, komplex. TUHAN yang memiliki Tuhan tetapi juga dia juga TUHAN.
 "Shema Yisrael, Adonai eloheinu, Adonai echad" Dengarlah hai Israel, TUHAN Allah kita, TUHAN itu Esa.

Jadi bagaimana kita mengerti hal ini? Jelas seperti kita lihat alkitab menunjukkan beberapa pribadi yg disebut Allah, TUHAN, tetapi sekaligus pula mengatakan Allah itu Esa? mengeliminir semua keterangan alkitab di banyak ayat, ya ngga bener, ngga netral namanya...yg bener itu semua kamu terima dan telan bulat2, memang alkitab menceritakan ttg Malaikat TUHAN, TUHAN, dan Roh TUHAN, dan entah bagaimana ketiganya dilukiskan seolah berbeda tetapi juga entah bagaimana ketiganya juga TUHAN yang sama.  Itu adalah fakta alkitab.
« Last Edit: June 29, 2016, 11:10:01 PM by ito2110 »
June 29, 2016, 08:23:53 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
mas SCOUT boleh boleh saja bilang bersatu ... tapi kan bersatu itu harus bisa bersatu beneran.
kalo api dan air bisa bersatu ga ?
kalo minyak dan air bisa bersatu ga ?

maha tahu dan maha tidak tahu bisa bersatu ga ?
maha kuat dan maha lemah bisa bersatu ga ?

Yang jelas Mereka adalah dua Pribadi yang berbeda. Yesus sebelum menjadi Pribadi manusia (tidak maha tahu), tetapi Dia sebenarnya adalah Tuhan Allah yang Maha Tahu adalah satu, lihat ayat-ayat dibawa ini ! dalam  Yoh 1:1c, yang mengatakan bahwa ‘Firman (Yesus) itu adalah Allah’, didahului oleh kata-kata ‘Pada mulanya adalah Firman’, yang menunjukkan kekekalan dari Firman itu, dan lalu dilanjutkan dengan Yoh 1:3, yang menunjukkan bahwa Firman / Yesus itu adalah Pencipta segala sesuatu (yang jelas Yesus juga adalah Maha Tahu) semuanya itu tergantung sikonnya!

Yoh 1:1-3 - “(1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (2) Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. (3) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan”.

• Ro 9:5, yang menyatakan Yesus sebagai Allah, juga menambahkan bahwa Ia ada di atas sesuatu, dan harus dipuji selama-lamanya.

Ro 9:5 - “Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaanNya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!”.

• Ibr 1:8, selain menyebut Anak sebagai Allah, juga mengatakan bahwa Ia mempunyai takhta yang kekal, dan masih disusul lagi oleh Ibr 1:10-12 yang menyatakan Anak sebagai Tuhan, dan sebagai Pencipta, yang kekal dan yang tidak pernah berubah.

Ibr 1:8-12 - “(8) Tetapi tentang (kepada) Anak Ia berkata: ‘TakhtaMu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanMu adalah tongkat kebenaran. (9) Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, AllahMu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutuMu.’ (10) Dan: ‘Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tanganMu. (11) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian; (12) seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahunMu tidak berkesudahan.’”.

• Wah 1:8, selain menyebut Yesus sebagai ‘Tuhan Allah’, juga menyebutNya dengan sebutan ‘Yang Mahakuasa’ dan ‘Alfa dan Omega’.

Wah 1:8 - “‘Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.’”.
« Last Edit: June 29, 2016, 08:48:09 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
June 30, 2016, 08:39:48 AM
Reply #39
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 41
@ mas ITO
ya ga bisa gitu dong narik kesimpulannya. itu akan menjadi terkesan dipaksakan dalam keluguan.
malaikat itu entitasnya berbeda dengan Tuhan. ketika menghadapi dua ayat yang terkesan kontradiktif tidak boleh menggabungkan dua entitas seperti itu. nantinya akan merusak ayat ayat lainnya yg jelas2 memisahkan dua entitas tsb.
penjelasan logisnya kan bahwa TUhan itu HADIR pada Musa melalui PESAN dan disampaikan oleh MALAIKAT.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)