Author Topic: apa maksud dilaksanakannya event pembaptisan ?  (Read 3405 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 28, 2015, 01:47:27 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9612
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik

point-1 : (dari henhen)
setelah dibaptis pov Gereja (pandangan ajaran agama Kristen) thdp orang yg sudah dibaptis :
Gereja tidak percaya bhw orang ini sudah selamat/diselamatkan. [baptisan tidak menyelamatkan]

gereja mengajarkan jemaat untuk hidup sama seperti Kristus telah hidup


menimbulkan pertanyaan di diri saya hen :

begimana itu ceritanya dengan berangkat dari tidak eksisnya Gereja percaya bhw orang ybs adalah orang yg percaya Yesus - namun gereja :
1. membaptis orang ybs ?
2. mengajarkan org ybs untuk hidup sama seperti Kristus setelah dibaptis ?

dari pengakuannya, kan udah diterangkan didepan
iniloh mknya yang saya bilang logikamu keterusan

IMO, nggak sama.

karena saya bisa menerima penjelasan brc dan Wilef
makanya saya berani bilang sama
dan Wilef pun berpendapat demikian
October 28, 2015, 02:12:09 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
lissa,

kalo menurut saya, kisah penjahat di salib itu gak pas dipake sebagai patokan di pov ajaran agama Kristen.

Alesan saya :
Yesus literally sekarang tidak ada dimana secara kasat mata verbally berkata "hari ini kamu di Firdaus".
So... hanya apabila dijaman sekarang ADA Gereja yg tanpa melakukan event pembaptisan verbally berkata "hari ini kamu di Firdaus" - maka mematok bhw [baptisan tidak menyelamatkan] (imo) gak bisa diaplikasikan.

(imo) yang masih possible adalah :
- Gereja percaya orang yg akan dibaptis ini sudah selamat/diselamatkan

ataupun
- Gereja TIDAK percaya orang yg akan dibaptis ini sudah selamat - dimana selanjutnya setelah dibaptis, Gereja percaya orang yg dibaptis ini sudah selamat/diselamatkan.

Memakai patokan [baptisan tidak menyelamatkan] maka tidak eksis itu Gereja percaya thdp orang yg sudah dibaptis ini adalah orang yg sudah percaya Yesus .... tidak eksis pula itu Gereja percaya thdp orang yg sudah dibaptis ini adalah orang yg sudah selamat/diselamatkan.

:)
salam.

Jika dalam pov gereja, event pembaptisan adalah perlambang scr duniawi bahwa umat tsb sudah lahir baru artinya sdh diselamatkan.

Ttp jika berbicara apakah pembaptisan adalah syarat utk keselamatan menurut saya ini berbicara ttg pembaptisan ROH KUDUS. Salam
October 28, 2015, 02:19:55 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12925
    • fossil coral cantik
seperti itulah, baptisan salah satu syarat yg bersifat mandatory untuk mendapatkan keselamatan.
IMO, pandangan brc dengan wilef berbeda.

brc :
setelah dibaptis, orang ybs itu TELAH "masuk".
Selanjutnya peraturan2 yg ada diberlakukan ke orang yg sudah ada di "dalam" ini.

wilef :
setelah dibaptis, orang ybs itu BELON "masuk", karena masih ada peraturan2 lain yg perlu dipenuhi orang ybs. Hanya apabila peraturan2 lainnya (selain dibaptis) sudah terpenuhi barulah orang ybs itu "masuk".


Quote
Coba tanya aleph, berani nggak gerejanya meniadakan baptisan.
Jika berani, ini baru betul konsekuen dan konsisten dan saya angkat jempol atas keberaniannya menentang perkataan Yesus. :mad0261: :mad0261:

tapi saya yakin tdk ada satupun gereja ( Kristen)   yg berani meniadakan baptisan.
IMO, secara pov Gereja aleph (pihak yg membaptis) : melakukan event pembaptisan adalah bentuk kepatuhan dari pihak yg membaptis TOK.

Saya pendapati, ini ibarat kata suatu bentuk egosentris : "pokok gue udah taat" berangkat dari Patokan awalnya [baptisan tidak menyelamatkan]. Tidak eksis itu perihal PERCAYA thdp orang yg dibaptis ini.
Tidak eksis di pihak Gereja, Gereja percaya bhw orang ybs ini percaya Yesus, tidak eksis pula Gereja percaya bhw orang ybs ini sudah selamat/diselamatkan.

Quote
Perhatikan juga, dgn kata-kata dalam nats yaitu 'akan", bukan "telah" atau "sudah"
Nah itu. Sebelonnya udah ampir saya bawa bawa mengenai kosakata "akan", eh wilef udah duluan menyatakannya.

IMO, ada dua model terkait kosakata "akan".

ilustrasi :
statement "pabila kamu lulus sekolah akan ibu kasih sepeda baru".

model-1 :
segera si anak lulus sekolah - segera itu pula sepeda baru dia dapatkan dari ibu


model-2 :
segera si anak naek kelas (IF terpenuhi) - sepeda baru akan dikasih ke si anak.
Disini pabila IF IF lainnya terpenuhi, misal : si anak mesti melanjutkan sekolahnya di sekolah XXX ... selanjutnya si anak harus lulus di sekolah XXX tsb, dlsb dslb ---> setelah IF IF lainnya terpenuhi barulah sepeda ibu berikan.


Quote
menurut wilef

Baptisan adalah salah satu syarat "mandatory" untuk mendapatkan keselamatan
IMO, pov wilef ada di semacem yg model-2 ... pov brc ada di semacem yg model-1.

Please CMIIW

:)
salam.
« Last Edit: October 28, 2015, 02:22:43 PM by odading »
October 28, 2015, 02:23:05 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1792
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
saya jabarkan ya wilef :

1. henhen : baptisan tidak menyelamatkan
2. brc : yang belum dibaptis berarti belum selamat.
3. wilef : baptisan salah satu syarat keselamatan


sekarang saya coba paparkan penangkepan saya dari ketiga point diatas.

point-1 : (dari henhen)
setelah dibaptis, pov Gereja (pandangan ajaran agama Kristen) thdp orang yg sudah dibaptis :
Gereja tidak percaya bhw orang ini sudah selamat/diselamatkan. [baptisan tidak menyelamatkan]

point-2 : (dari brc)
setelah dibaptis, pov Gereja (pandangan ajaran agama Kristen) thdp orang yg sudah dibaptis :
Gereja percaya bhw orang ini sudah selamat/diselamatkan. [baptisan menyelamatkan]


point-3 : (dari wilef)
setelah dibaptis, pov Gereja (pandangan ajaran agama Kristen) thdp orang yg sudah dibaptis :
Gereja tidak percaya bhw orang ini sudah selamat/diselamatkan karena syarat2nya untuk selamat baru 1 yang terpenuhi, yakni dibaptis. Disini sepertinya jadi ada kombinasi : [baptisan tidak menyelamatkan] iyaaa.... [baptisan menyelamatkan] juga iya.


Secara saya pribadi, saya cenderung memilih point-2 - karena (imo) itu logikanya yang paling keterima buat saya berangkat dari pandangan saya spt apa itu pov Gereja (ajaran agama Kristen) mengenai baptisan.

Pertanyaannya sekarang adalah spt pertanyaan saya buat BL :
So... apakah emang demikian yg ada di jaman sekarang ?
yakni, pov Gereja (ajaran agama Kristen) itu berbeda-beda mengenai baptisan.

Ajaran agama Kristen dari Gereja X : [baptisan menyelamatkan]
Ajaran agama Kristen dari Gereja Y : [baptisan tidak menyelamatkan]
IMO, diskusi adalah sudah impossible pabila awal berangkat pov Gereja (ajaran agama Kristen) nya sudah berbeda-beda mengenai baptisan  :char11:

bersambung

saya kan sdh Illustarsikan dgn penerimaan PNS, dgn siarat IPK >=3,6,

yg IPK 3,5 otomatis tdk bisa masuk PNS

sementara yg IPK 4,0 tdk otomatis masuk PNS, karena masih ada proses lanjutan dari penerimaan PNS dimaksud.

kok tidak disimak bro,

demikian juga tentang baptis, seseorang yg dibaptis, tdk serta merta sdh pasti masuk Surga tanpa melihat proses lanjutan dari kehidupannya.

namun yg tdk dibaptis otomatis tdk dlm posisi yg dibenarkan untuk menerima kasih karunia keselamatan.

JIka seseorang meninggal sesat setalah dibaptis, ybs pasti masuk sorga dgn dasar Iman dan baptisan yg dimilikinya.

Namun bagi org yg setelah dibaptis, hidupnya masih berkelanjutan, maka keselamatan org tersebut tergantung pada Imannya pada saat meninggal,

ini keyakinan saya berdasarkan pengajaran gereja saya yg tdk menganut Osas.



 




REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
October 28, 2015, 02:27:20 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12925
    • fossil coral cantik
dari pengakuannya
dan point saya selanjutnya adalah eksis itu Gereja percaya berdasarkan pengakuan ybs bhw orang ybs ini sudah selamat/diselamatkan. Kenapa juga jadi dilari-lari-in ke perihal "itu urusan Allah mengenai selamat/tidak_selamat" ?


October 28, 2015, 02:39:46 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1792
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran

 IMO, secara pov Gereja aleph (pihak yg membaptis) : melakukan event pembaptisan adalah bentuk kepatuhan dari pihak yg membaptis TOK.



Bagaimana bro oda berkesimpulan seperti ini?

Di gereja aleph kan tdk butuh ketaatan, yg dibutuhkan hanya Iman saja, sdh pasti selamat
Ngapin capek-capek menambah effort yg tdk ada gunanya?? :cheesy:
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
October 28, 2015, 02:41:00 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Ikut nimbrung y

Karena ada contoh, penjahat yg disalib bersama-sama dengan Yesus, tidak dibaptis tetapi menerima keselamatan.. maka apakah yang dimaksud perkataan Yesus kemungkinan bukanlah baptisan air, karena jelas penjahat itu tidak menerima baptisan air. Salam

(15) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
(16) Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Menurut Anda, apakah penjahat yang disalib bersama-sama dengan Yesus tersebut, sempat diinjili?



(12) Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

Menurut Anda, apakah Yohanes Pembaptis sebelum dipenggal, sempat diinjili?
October 28, 2015, 02:58:11 PM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 541
  • Gender: Male
(15) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
(16) Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Menurut Anda, apakah penjahat yang disalib bersama-sama dengan Yesus tersebut, sempat diinjili?



(12) Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

Menurut Anda, apakah Yohanes Pembaptis sebelum dipenggal, sempat diinjili?

Kurang tahu  :)
October 28, 2015, 03:01:40 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9612
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
dan point saya selanjutnya adalah eksis itu Gereja percaya berdasarkan pengakuan ybs bhw orang ybs ini sudah selamat/diselamatkan. Kenapa juga jadi dilari-lari-in ke perihal "itu urusan Allah mengenai selamat/tidak_selamat" ?

gereja percaya orang tersebut percaya Yesus berdasarkan pengakuannya, ya sudah titik sampe situ aja, lalu gereja membaptis orang tersebut
ngga pernah ada lagi tuh lanjutannya di POV gereja orang tersebut sudah selamat, apa urusannya? gereja ga bertanggung jawab sampe situ, itu urusan ybs dengan Allah

Paulus membaptis orang berdasarkan pengakuannya, lalu Paulus membimbing mereka supaya jadi seperti Kristus
ngga ada urusannya di POV Paulus orang tersebut sudah selamat atau tidak, ngga ada gunanya juga, yang Paulus lakukan adalah memberikan bimbingan dan teguran, bukan lalu menilai mereka sudah selamat atau tidak

saya heran kenapa kamu masih bersikeras eksis itu "sudah selamat di POV gereja"
October 28, 2015, 03:43:35 PM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12925
    • fossil coral cantik
saya kan sdh Illustarsikan dgn penerimaan PNS, dgn siarat IPK >=3,6,

yg IPK 3,5 otomatis tdk bisa masuk PNS

sementara yg IPK 4,0 tdk otomatis masuk PNS, karena masih ada proses lanjutan dari penerimaan PNS dimaksud.

kok tidak disimak bro,
karena ilustrasi yg wilef sampaikan bahkan saya sendiri nggak tau itu ilustrasi mengenai apa.... hahahaha.... dgn kata laen, saya nggak tau apa itu IPK tiga koma enam koma, IPK tiga koma lima, IPK empat koma nol ... wong IPK itu sendiri aja saya gak tau apa-an dan singkatan dari apa....  ;D

Quote
demikian juga tentang baptis, seseorang yg dibaptis, tdk serta merta sdh pasti masuk Surga tanpa melihat proses lanjutan dari kehidupannya.
IMO, Menempatkan "diperlukan lagi melihat proses lanjutan dari kehidupannya" barulah bisa dipercayai ybs selamat/tidak_selamat, maka ya memang betul pendapat wilef bhw baptisan adalah salah satu syarat utk selamat.

Quote
JIka seseorang meninggal sesat setalah dibaptis, ybs pasti masuk sorga dgn dasar Iman dan baptisan yg dimilikinya.
Ya... saya disini memang nggak lagi meninjau di perihal "special condition" ... melainkan

Quote
Namun bagi org yg setelah dibaptis, hidupnya masih berkelanjutan
melainkan dalam tinjauan secara bold.

Quote
maka keselamatan org tersebut tergantung pada Imannya pada saat meninggal,
Namun (imo) disini wilef udah masuk ke secara pov Allah ---> yakni : pabila Iman si ybs pada saat meninggal tidak oke di pov Allah ... maka keselamatan itu sendiri memang belon pernah diterima si ybs semasa hidupnya. Ya betul, si ybs telah dibaptis tapi itu baru salah satu syarat utk selamat ... sementara di pov Allah keselamatan itu baru diberikan pabila seluruh syarat2nya terpenuhi s/d diketika ybs itu mati. Dan yg wilef pernah wilef sampaikan ke saya "masuk", Yakni : "tidak eksis perihal hilang keselamatan" karena selama ybs itu sendiri belon mati, keselamatan itu sendiri memang belon diberikan. Pabila diketika ybs mati di pov Allah segala syarat2 utk dapet selamat itu terpenuhi --- maka barulah Allah memberikan keselamatan tsb ke jiwa ybs ini.  Pabila segala syarat tidak terpenuhi --- ya sikon-nya tetep ... jiwa ybs ini emang belon pernah menerima keselamatan.

Please CMIIW.

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)