Author Topic: Umat Kristen Tunduk pd Hukum Taurat ato Hukum Kasih?  (Read 3000 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 27, 2015, 07:54:16 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 43
  • Denominasi: katolik
di alkitab larangan memakan babi Imamat 11:7-8 ”Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.”

Ulangan 14:8 ”juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.”

1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak berkerudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.

11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.mohon pencerahaan nya kakak kakak sekalian knp kita tdk mematuhi itu?
October 27, 2015, 08:45:00 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3154
  • Gender: Male
  • Denominasi: Yesus itu Allah
sepertinya anda lanjut berdebat dengan tetangga yah  :azn:
sebaiknya memperdalam dulu lah, sebab hal2 seperti yg anda tanyakan itu sudah banyak dibahas di FK juga di situs seperti sarapanpagi.org
jangan malas mencari dan membaca  :wink:
datang sebagai anak kecil kepada Bapa - Yesus memberkatimu.
October 27, 2015, 08:48:30 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 43
  • Denominasi: katolik
sepertinya anda lanjut berdebat dengan tetangga yah  :azn:
sebaiknya memperdalam dulu lah, sebab hal2 seperti yg anda tanyakan itu sudah banyak dibahas di FK juga di situs seperti sarapanpagi.org
jangan malas mencari dan membaca  :wink:
Saya gk debat ttp saya melihat kalimat spt itu dlm perdebatan.. gimana mau debat saya sendiri tdk bs menjawab nya
October 27, 2015, 08:54:34 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Umat Kristen Tunduk pd Hukum Taurat ato Hukum Kasih?


Umat Kristen harus paham Hukum Taurat PL, tetapi umat Kristen ada dibawah Hukum Kristus (Hukum Kasih).
Bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/hukum-kasih-vt344.html#p746



di alkitab larangan memakan babi Imamat 11:7-8 ”Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.”

Ulangan 14:8 ”juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.”


Biasanya ini dipertanyakan teman Muslim, soal "kontradiksi"-nya, bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/kontradiksi-perjanjian-lama-vt549-20.html#p1086


1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak berkerudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.

11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.mohon pencerahaan nya kakak kakak sekalian knp kita tdk mematuhi itu?


Bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/tudung-kepala-1-korintus-11-2-16-vt373.html#p790
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
October 27, 2015, 09:35:47 AM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 43
  • Denominasi: katolik
@sarapanpagi : dimana saya bs membaca ttg tuduhan bahwa umat Kristen lbh mematuhi ajaran Paulus drpd Yesus?
October 27, 2015, 10:05:06 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
October 27, 2015, 10:16:04 AM
Reply #6
October 27, 2015, 11:18:48 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12318
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Umat Kristen harus paham Hukum Taurat PL, tetapi umat Kristen ada dibawah Hukum Kristus (Hukum Kasih).
Bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/hukum-kasih-vt344.html#p746



Biasanya ini dipertanyakan teman Muslim, soal "kontradiksi"-nya, bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/kontradiksi-perjanjian-lama-vt549-20.html#p1086


Bahasannya di http://www.sarapanpagi.org/tudung-kepala-1-korintus-11-2-16-vt373.html#p790

Hukum taurat dan Hukum Kasih yang dikatakan Yesus (mengasihi Tuhan dan sesama), itu SAMA. Inti dari taurat juga adalah mengasihi Tuhan dan sesama. Jadi menganggap hukum kasih itu adalah taurat yang diperbaharui, itu kurang tepat.

Sedangkan perbedaan antara perjanjian lama dan perjanjian baru, adalah,
Perjanjian Lama, manusia di bawah HUKUM TAURAT. Sedangkan perjanjian baru, Manusia di bawah KASIH KARUNIA.

Kalau di bawah Hukum Taurat, apabila kita gagal melaksanakan hukum taurat (atau gagal mengasihi Tuhan dan sesama), kita akan mendapat penghukuman.

Sedangkan di bawah KASIH KARUNIA, tidak ada lagi penghukuman.

Jadi meskipun seseorang berkata dia ada di bawah hukum kasih tapi masih mengira akan ada penghukuman, bahkan keselamatan bisa hilang bila gagal mengasihi Tuhan dan sesama, itu sama saja masih menaruh diri di bawah hukum taurat.

--------

Dalam hukum taurat memang ada peraturan-peraturan yang bersifat praktis sesuai dengan bangsa Israel pada waktu itu.
Ada yang bersifat simbol seperti Mezuzah, Tzitzit dan Tallit (Prayer shawl) atau juga sunat.
Ada juga dietary Law, gak boleh makan ini itu.
Ada juga upacara-upacara korban. Ada juga jewish festivals. Ada juga peraturan-peraturan mengenai penghukuman bagi orang yang melanggar hukum.

Itu semua adalah merupakan pengambaran yang menunjuk kepada Karya Kristus di kayu salib.

----
Jadi pertama-tama, kita harus luruskan dulu pengertian yang salah bahwa kehidupan Kekristenan adalah hidup mengikuti suatu peraturan-peraturan. Kehidupan yang seperti itu adalah kehidupan keagamaan, gak ada bedanya dengan agama-agama lain.

Kehidupan Kekristenan adalah hidup berdasarkan ucapan syukur atas keselamatan yang SUDAH diberikan oleh kasih karunia Kristus. Dengan membaca alkitab (termasuk peraturan2 dalam taurat) kita semakin mengerti mengenai apa yang SUDAH KRISTUS lakukan untuk kita. Dengan demikian dari dalam hati kita timbul ucapan syukur dengan kehidupan mengasih Tuhan dan sesama.

If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 27, 2015, 01:16:51 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Hukum taurat dan Hukum Kasih yang dikatakan Yesus (mengasihi Tuhan dan sesama), itu SAMA. Inti dari taurat juga adalah mengasihi Tuhan dan sesama. Jadi menganggap hukum kasih itu adalah taurat yang diperbaharui, itu kurang tepat.

Sedangkan perbedaan antara perjanjian lama dan perjanjian baru, adalah,
Perjanjian Lama, manusia di bawah HUKUM TAURAT. Sedangkan perjanjian baru, Manusia di bawah KASIH KARUNIA.

Kalau di bawah Hukum Taurat, apabila kita gagal melaksanakan hukum taurat (atau gagal mengasihi Tuhan dan sesama), kita akan mendapat penghukuman.

Sedangkan di bawah KASIH KARUNIA, tidak ada lagi penghukuman.

Jadi meskipun seseorang berkata dia ada di bawah hukum kasih tapi masih mengira akan ada penghukuman, bahkan keselamatan bisa hilang bila gagal mengasihi Tuhan dan sesama, itu sama saja masih menaruh diri di bawah hukum taurat.

--------

cut..

Kehidupan Kekristenan adalah hidup berdasarkan ucapan syukur atas keselamatan yang SUDAH diberikan oleh kasih karunia Kristus. Dengan membaca alkitab (termasuk peraturan2 dalam taurat) kita semakin mengerti mengenai apa yang SUDAH KRISTUS lakukan untuk kita. Dengan demikian dari dalam hati kita timbul ucapan syukur dengan kehidupan mengasih Tuhan dan sesama.


Segala sesuatu selalu anda bawa kepada penyesatan.

Saya bold dan kasih warna apa yang saya anggap penyesatan. Seperti pencuri domba, melencengkan orang dari jalan Lurus kepada jalan menuju kebinasaan. Amsal 2:12-14 memberi peringatan agar kita teguh pada pengajaran Kitab Suci, "supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat, dari mereka yang meninggalkan jalan yang lurus dan menempuh jalan yang gelap; yang bersukacita melakukan kejahatan."

Benar tidak ada penghukuman di dalam Kristus, tetapi ini tentang mereka yang ada di dalam Kristus bukan orang yang diluar Kristus. Ajaran anda menghalang-halangi orang untuk masuk di dalam Kristus.

Kelompok anda paling sering menuduh orang lain sebagai Farisi dan Ahli Taurat, tetapi sebenarnya anda sendiri memakai ayat-ayat  Kitab Suci bukan untuk membawa orang masuk ke dalam Kristus, tetapi membawa orang keluar dari Kristus. Tepat sepeti yang dikatakan Yesus dalam Matius 23:13, "Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk."

- - - - - - -

Roma 8:1, "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus."

Bagaimana ada didalam Kristus? Jika di dalam ruangan gampang melakukannya, jika kita ada di dalam organisasi jelas dalam menjabarkannya, tetapi di dalam Kristus? Apakah ini tentang organisasi gereja? Apakah kita diselamatkan lewat organisasi? Tidak bukan gereja bukan lembaga bukan agama yang dimaksud. Yesus juga bukan bangunan yang bisa kita masuki, karena itu pahami baik-baik bagaimana kita bisa berada di dalam Kristus.

Yohanes 6:56, "Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia." Dalam arti rohani, daging yang dimaksud adalah Firman Allah (yang menjadi daging Yoh 1:14), dan darah yang dimaksud adalah Roh Allah yang menghidupakan 2 Kortintus 3:6 (roh adalah nyawa mahluk hidup dalam Im 17:11). Saat kita melakukan Firman Allah dan hidup dalam pimpinan Roh Allah, maka kita disebut tinggal di dalam Kristus dan Kristus ada di dalam kita.

Gambaran kita ada di dalam Kristus dan Kristus ada di dalam kita, sama seperti Yesus ada di dalam Bapa, dan Bapa ada di dalam Kristus. Yohanes 14:10 menjelaskan, "Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya." Tanda Yesus ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalamNya adalah dari perkataan dan perbuatanNya. TindakanNya semua berasal dari Bapa bukan dari diriNya sendiri. Demikian juga kita jika kita tinggal di dalam Kristus, maka perkataan dan perbuatan kita harus selaras dengan Kristus, dengan Firman yang menjadi daging.

Yesus adalah Firman, hubungan keduanya juga tertulis dalam Yohanes 15:7, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." Kita tinggal di dalam Kristus dan Yesus tinggal di dalam kita, itu tentanga Firman-Nya tinggal di dalam kita, dan kita ada di dalam Firman-Nya. Semua ini terjadi karena kita memiliki kasih.

bersambung dibawahnya
October 27, 2015, 01:17:12 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
sambungan dari atasnya

Yohanes 14:23-24 berkata,  Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku."

Jika kita mengasihi Yesus, maka kita akan menuruti firman Kristus. Jika kita tinggal di dalam firmanNya, maka Allah Tritunggal Ilahi akan tinggal di dalam kita. Itulah keadaan dimana kita disebut ada di dalam Kristus. Sedangkan mereka yang tidak menuruti firman Kristus, meraka ada di luar Kristus. Mereka yg mengaku sebagai orang beragama Kristen, mengaku percaya kepada Yesus, meyakini sungguh sudah diselamatkan, dan tetap percaya walau bersimbah dosa dan sambil berzinah tetap menguatkan imannya. Hai soal disalamatkan atau tidak itu kehendak Allah bukan atas kehendak kita, bukan karena kita mengusahakan diri untuk tetap percaya dan terus menerus mengingat kisah Yesus.

Kamu akan menjadi seperti yang diceritakan Yohanes 2:23-25, berikut: "Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia."

Mengasihi Allah dan diselamatkan itu memiliki hubungan yang erat. Sebab hanya orang mengasihi Allah saja yang rela untuk hidup sesuai panggilan Allah. 1 Tesalonika 4:7, "Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus." Ini adalah tentang perbuatan kita, sebab kita semua dikehendaki oleh Allah untuk menjadi serupa dengan Yesus dalam arti yang sesunguhnya, bukan diselamatkan secara pasif. Roma 8:29 berkata, "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."

Kasih kepada Allah yg membuat kita sanggup membuang jauh-jauh hasrat dan nafsu kita, menyangkal kedagingan kita, siap menderita seperti orang yang dihukum (1 Petrus 2:21). Tetapi orang akan menyesatkan umatNya untuk mencintai diri sendiri lebih dari pada Allah, memikirakan diri sendiri dan merendahkan Allah dan menjadikanNya salah salah satu dari pelayan-pelayan, sebagai tameng hidup atas dosa-dosanya.

Tanpa mengasihi Allah tidak ada keselamatan, sebab keselamatan itu diberikan sebagai anugrah. "Percaya" itu bukan sebagai uang pembayaran untuk membeli keselamatan anda. Anugrah itu diberikan berdasarkan kehendak hati yang memberi, yaitu Allah.

Roma 9:14-16, Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil! Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati." Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Usaha anda untuk percaya bahwa Yesus menghapus dosa-dosa kamu akan sia-sia jika tidak disertai dengan pernyataan dari Roh Allah. 2 Korintus 1:21-22, "Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan ROH KUDUS di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita." ROH KUDUS yang ada di dalam kita adalah tanda bahwa kita milikNya.

bersambung dibawahnya
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)