Author Topic: bahasa roh  (Read 4914 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 17, 2016, 11:36:15 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
   1Kor 14:2   
Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh  tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah 2 . Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; s  oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

apakah bahasa roh yg ada di gereja saat ini sama dengan yg di kisahkan di kitab kisah para rasul?

Kalau kelihatan ada lidah api dan terasa seperti bunyi tiupan angin keras baru sy pribadi percaya. Sy tidak memaksa yg lain utk seperti sy. Ini hanya keyakinan pribadi sy.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 20, 2016, 06:22:01 PM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • FK - Roman ChaTOLic
  • Denominasi: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?
Kalau kelihatan ada lidah api dan terasa seperti bunyi tiupan angin keras baru sy pribadi percaya. Sy tidak memaksa yg lain utk seperti sy. Ini hanya keyakinan pribadi sy.
nunggu hari penghakiman tuh.....
kalo konteks logika macam2 doank, palingan berakhir kepada misskonspepsi, penghinaan, pdhal lidah api dan tiupan angin keras itu mrpkn perkataan berdasarkan pola fikir zaman dahulu
misskonsepsi lain :
"Penolakan Karunia Bahasa Lidah"
"Menafsirkan/ Menterjemahkan Bahasa Lidah"
" Tanda bagi orang yang tidak beriman? "
"Penggunaan Bahasa Lidah"
Pilih aja...

bahasa roh itu sndiri gw percaya sbg roh diriku yg melakukan pujian-penyembahan dan terinterpretasi dlm lidah mulut, Lantas kenapa harus lidah dan mulut > krn saksi itu ada dua (2) > Allah Bapa dan Manusia, Lantas fungsinya apa : bukan sbg karunia, tetapi lawatan ROH KUDUS yg lebih dashyat saja., Lantas apakah itu ROH KUDUS yg berkata2 : ya nggak, melainkan rohku sndiri

Galatia'5: 22-23
Research
From Antichrist to Brother in Christ: How Protestant Pastors View the Pope
March 21, 2016, 10:25:50 AM
Reply #22
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Neo Karismatik
   1Kor 14:2   
Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh  tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah 2 . Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; s  oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

apakah bahasa roh yg ada di gereja saat ini sama dengan yg di kisahkan di kitab kisah para rasul?
Jelas dalam Kis 2:4 "Lalu mereka semua dipenuhi dengan ROH KUDUS dan mulai berbicara dalam bahasa -bahasa lain.......
bahasa bahasa lain lihat penjelasan dalam cetak kaki halaman 489-490  Cetakan Alkitab LAI PERJANJIAN BARU Tahun 2003, penjelasannaya : " bahasa-bahasa lain. Mengacu kepada dialek-dialek ( ay.6,8 ). Sah sah saja kalau dalam Doa ada yang menggunakan bahasa Roh dan sekonyong-konyong ada yang menterjemahkan yang orangnya kita ketahui. Dalam Era Digital saat kini sebaiknya yang Tradisional dan kebiasaan seolah olah ber Bahasa Roh kurangi saja karena dalam sekejap yang menyaksikan akan Klik ke Alkitab LAI TAHUN 2003 ATAU YANG PALING BARU. Kiranya TUHAN memaklumi Mereka Karena Mereka Tidak Tahu Apa Yang Mereka Ucapkan. Shalom. JBU-ALL
March 21, 2016, 10:43:09 AM
Reply #23
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Neo Karismatik
kita juga bisa berbicara dengan Tuhan dengan roh + akal budi kita

1 Koritus 14:15
"Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku."


muliakanlah Allah dalam segala hal tanpa harus bisa berbahasa lida
 :afro: Pertanyaan: Apakah Anda Setiap Pagi mengadakan Saat Teduh ( 30 mnt?), kalau ya Puji TUHAN. JBU

1 Korintus 6:20
"Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!"

1 Korintus 10:31
"Aku menjawab: 'Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.'"

yang ngetren sekarang bahasa lida yg sama bunyinya diucapkan berulang2 di tempat yg berbeda, terkesan seperti diberi kursus bahasa lida

yang parahnya lagi bahasa lida yg dikursusi itu, dipakai untuk menjustice sesama iman tidak memiliki ROH KUDUS
March 21, 2016, 10:46:44 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Kalau kelihatan ada lidah api dan terasa seperti bunyi tiupan angin keras baru sy pribadi percaya. Sy tidak memaksa yg lain utk seperti sy. Ini hanya keyakinan pribadi sy.
Sudahkah Anda membaca Kis 19:1-12, ketika Rasul Paulus menumpangkan tangan atas 12 orang, ROH KUDUS turun atas mereka dan mereka mulai berkata-kata dalam bahasa lidah dan bernubuat.

Dalam perikop tersebut, tidak tertulis adanya tanda-tanda seperti lidah api dan atau bunyi tiupan angin keras, tapi toh setiap orang Kristen seharusnya percaya bahwa itu adalah benar-benar momen bahasa lidah meski versinya berbeda dengan momen Rasul Petrus cs.

So, apakah Anda meragukan Rasul Paulus? Atau Anda meragukan Lukas sebagai penulis Kitab Kisah Para Rasul? Atau mungkin Anda meragukan ROH KUDUS yang disebut-sebut di Kis 19:1-12?

Jika Anda TIDAK meragukan ketiga-tiganya maka PERCAYALAH.
March 21, 2016, 11:35:43 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Sudahkah Anda membaca Kis 19:1-12, ketika Rasul Paulus menumpangkan tangan atas 12 orang, ROH KUDUS turun atas mereka dan mereka mulai berkata-kata dalam bahasa lidah dan bernubuat.

Dalam perikop tersebut, tidak tertulis adanya tanda-tanda seperti lidah api dan atau bunyi tiupan angin keras, tapi toh setiap orang Kristen seharusnya percaya bahwa itu adalah benar-benar momen bahasa lidah meski versinya berbeda dengan momen Rasul Petrus cs.

So, apakah Anda meragukan Rasul Paulus? Atau Anda meragukan Lukas sebagai penulis Kitab Kisah Para Rasul? Atau mungkin Anda meragukan ROH KUDUS yang disebut-sebut di Kis 19:1-12?

Jika Anda TIDAK meragukan ketiga-tiganya maka PERCAYALAH.

Sy punya empat pledoi yg sangat menguatkan posisi sy yg tidak percaya akan bahasa Roh.

Pertama, pahami kata "turun". Dalam tiga kejadian tsb selalu dipakai "turun".

Dari mana sang penulis bisa tau ada proses "turunnya" ROH KUDUS jika dia tidak melihat tanda? Dan bukankah di awal penulis sudah mengatakan tentang apa tanda2 turunnya ROH KUDUS yaitu terlihat LIDAH API hinggap di atas kepala dan terdengar BUNYI seperti tiupan angin keras kemudian orang2 mulai berkata dalam bahasa lain (dan/atau pendengar dari berbagai bangsa mendengar dalam bahasa2 mereka sendiri).

Penulis telah membuat karakteristik turunnya ROH KUDUS. Jadi di peristiwa berikutnya dia cuma perlu menulis kata "ROH KUDUS turun"

Mengapa dikatakan "turun"?

Ingat: TURUN

Bukan yg lain.

Kedua, bahasa Roh seperti yg diperdengarkan oleh gereja2 modern tidak kita dengar ada terjadi di kalangan Bapa2 gereja kita. Itu hanya terjadi sejak tahun 1900.

Ketiga, Alkitab berkata karunia Roh akan lenyap. Perhatikan juga bahwa bahkan karunia penyembuhan oleh Paulus (Paulus dapat menyembuhkan orang, mengusir setan dan bahkan membangkitkan orang mati) juga berhenti. Dia tidak dapat menyembuhkan Timotius, Ephraditus, dan dirinya sendiri padahal dia sudah berdoa memohon tiga kali.

Keempat, bahasa Roh (dan situasi lain yg hampir2 mirip) mengacaukan ibadah yg khidmat kepada Tuhan. Ibadah seharusnya memuji dan menyembah Tuhan bukan mencari pengalaman/pemuasan rohani. Mungkin bpk blum pernah melihat suasana kacau yg ditimbulkan saat pertemuan khusus impartasi ROH KUDUS oleh pendeta. Saat acara2 impartasi seperti itu terlihat ada orang berbahasa aneh yg hampir mirip2 suku katanya: "syi kala baba, rapa pa, o syi kala baba, rapa pa. Perhatikan di Kitab Suci, 1 Korintus 14:7 Paulus mengecam kata2 aneh tsb. Dia mengatakan harus mempunyai bunyi yg berbeda2. Di ayat 9 Paulus mengatakan spt ini. Bukalah pikiran bpk agar dapat memahaminya dgn sepenuh hati dan pikiran terbuka.

14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan BAHASA ROH: jika kamu tidak mempergunakan KATA-KATA YANG JELAS, BAGAIMANAkah orang dapat MENGERTI apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

14:10 Ada banyak--entah berapa banyak--macam BAHASA di dunia; sekalipun demikian TIDAK ADA SATUPUN di antaranya yang memPUNYAi BUNYI YANG TIDAK BERARTI.

14:11 Tetapi JIKA AKU TIDAK mengeTAHUi ARTI BAHASA itu, AKU MENJADI ORANG ASING bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.

Dan juga kita lihat berulang kali bahasa Roh yg dituturkan berfungsi sebagai tanda bagi orang tidak percaya, tanda bagi orang yg mendengarnya supaya para pendengar dari bangsa lain percaya bahwa sang penutur adalah benar dari Tuhan.

Kesimpulan: Paulus tidak mengucapkan kata2 spt bahasa Roh versi gereja2 modern saat ini. Paulus diberi kemampuan khusus utk memberitakan Injil dalam berbagai bahasa asing. Menurut sy ada indikasi bahwa gereja di Korintus seperti berusaha meniru2 kemampuan para rasul dan hasilnya adalah: bahkan Paulus sendiri yg sangat berlimpah karunia bahasa Roh pun tidak mengerti.

Lanjut mengenai situasi impartasi Roh: ada yg jatuh menggelepar-gelepar seperti kesetanan. Ada yg tertawa cekikikan. Ada yg dengan entengnya mengatakan bahwa dia melihat penglihatan ini itu. Bagi sy itu semua palsu.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 21, 2016, 12:10:32 PM
Reply #26
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • FK - Roman ChaTOLic
  • Denominasi: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?
........................... (didelete)
Penulis telah membuat karakteristik turunnya ROH KUDUS. Jadi di peristiwa berikutnya dia cuma perlu menulis kata "ROH KUDUS turun"

Mengapa dikatakan "turun"?

Ingat: TURUN

Bukan yg lain.

Kedua, bahasa Roh seperti yg diperdengarkan oleh gereja2 modern tidak kita dengar ada terjadi di kalangan Bapa2 gereja kita. Itu hanya terjadi sejak tahun 1900.

Ketiga, Alkitab berkata karunia Roh akan lenyap. Perhatikan juga bahwa bahkan karunia penyembuhan oleh Paulus (Paulus dapat menyembuhkan orang, mengusir setan dan bahkan membangkitkan orang mati) juga berhenti. Dia tidak dapat menyembuhkan Timotius, Ephraditus, dan dirinya sendiri padahal dia sudah berdoa memohon tiga kali.

Keempat, bahasa Roh (dan situasi lain yg hampir2 mirip) mengacaukan ibadah yg khidmat kepada Tuhan. Ibadah seharusnya memuji dan menyembah Tuhan bukan mencari pengalaman/pemuasan rohani. Mungkin bpk blum pernah melihat suasana kacau yg ditimbulkan saat pertemuan khusus impartasi ROH KUDUS oleh pendeta. Saat acara2 impartasi seperti itu terlihat ada orang berbahasa aneh yg hampir mirip2 suku katanya: "syi kala baba, rapa pa, o syi kala baba, rapa pa. Perhatikan di Kitab Suci, 1 Korintus 14:7 Paulus mengecam kata2 aneh tsb. Dia mengatakan harus mempunyai bunyi yg berbeda2. Di ayat 9 Paulus mengatakan spt ini. Bukalah pikiran bpk agar dapat memahaminya dgn sepenuh hati dan pikiran terbuka.

14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan BAHASA ROH: jika kamu tidak mempergunakan KATA-KATA YANG JELAS, BAGAIMANAkah orang dapat MENGERTI apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

14:10 Ada banyak--entah berapa banyak--macam BAHASA di dunia; sekalipun demikian TIDAK ADA SATUPUN di antaranya yang memPUNYAi BUNYI YANG TIDAK BERARTI.

14:11 Tetapi JIKA AKU TIDAK mengeTAHUi ARTI BAHASA itu, AKU MENJADI ORANG ASING bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.

..........................................................

Lanjut mengenai situasi impartasi Roh: ada yg jatuh menggelepar-gelepar seperti kesetanan. Ada yg tertawa cekikikan. Ada yg dengan entengnya mengatakan bahwa dia melihat penglihatan ini itu. Bagi sy itu semua palsu.
capslocknya byk amat ea..
* Kalou soal paulus memaknai "berhentinya bahasa roh" sbenarnya mainsetnya adalah komunikasi antar manusia dlm bhs roh pada peristiwa Pentakosta pertama
* Kalou bahasa roh dipahami dgn pola fikir bhw itu mrpkn komunikasi antar manusia, mnrt saya itu salah
Lukas dalam Kis 2:4
 Maka penuhlah mereka dengan ROH KUDUS, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya
* Jadi, sekalipun ada yang bisa dimengerti maknanya (xenolalia), tetap merupakan bahasa yang diilhamkan ROH KUDUS secara langsung dan adikodrati > itu dalam sikon pemberitaan firman Allah tanpa kesamaan suku-bangsa.

*Saya yakin bahasa roh dlm pujian penyembahan ,berlaku utk org yg dilawat kedagingannya atau sedang ditahirkan Allah Bapa dlm kuasa ROH KUDUS
* Sementara bahasa roh tanpa tujuan ROH KUDUS memberitakan firmanNya melalui penginjil pengertiannya :

1 Kor 14:4-5: Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat. Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

1 Kor 14:13-14:
Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya. Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

1 Kor 14:39: Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.
Galatia'5: 22-23
Research
From Antichrist to Brother in Christ: How Protestant Pastors View the Pope
March 21, 2016, 12:38:28 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Sy punya empat pledoi yg sangat menguatkan posisi sy yg tidak percaya akan bahasa Roh.

Pertama, pahami kata "turun". Dalam tiga kejadian tsb selalu dipakai "turun".

Dari mana sang penulis bisa tau ada proses "turunnya" ROH KUDUS jika dia tidak melihat tanda? Dan bukankah di awal penulis sudah mengatakan tentang apa tanda2 turunnya ROH KUDUS yaitu terlihat LIDAH API hinggap di atas kepala dan terdengar BUNYI seperti tiupan angin keras kemudian orang2 mulai berkata dalam bahasa lain (dan/atau pendengar dari berbagai bangsa mendengar dalam bahasa2 mereka sendiri).

Penulis telah membuat karakteristik turunnya ROH KUDUS. Jadi di peristiwa berikutnya dia cuma perlu menulis kata "ROH KUDUS turun"

Mengapa dikatakan "turun"?

Ingat: TURUN

Bukan yg lain.

tanda itu dari Tuhan dan bukan dari manusia
kita ngga bisa memformulasikan kalau dulu tandanya lidah api dan tiupan angin kencang, maka sekarang harus seperti itu
itu sama seperti Thomas yang ngga percaya Yesus bangkit sebelum memasukkan jarinya ke telapak tangan Yesus

lagipula tercatat jelas pada waktu Petrus mendoakan keluarga Cornelius, mereka menerima bahasa roh tanpa adanya tanda angin dan api, mrk ngga mensyaratkan harus melihat api atau mendengar bunyi

so argumen anda ini sudah bisa dijawab jelas

Kedua, bahasa Roh seperti yg diperdengarkan oleh gereja2 modern tidak kita dengar ada terjadi di kalangan Bapa2 gereja kita. Itu hanya terjadi sejak tahun 1900.

ini juga jelas salah,
kalau anda baik2 mempelajarinya, maka Bapa2 gereja Katolik ada yang berbahasa roh

https://id.wikipedia.org/wiki/Glossolalia

Ketiga, Alkitab berkata karunia Roh akan lenyap. Perhatikan juga bahwa bahkan karunia penyembuhan oleh Paulus (Paulus dapat menyembuhkan orang, mengusir setan dan bahkan membangkitkan orang mati) juga berhenti. Dia tidak dapat menyembuhkan Timotius, Ephraditus, dan dirinya sendiri padahal dia sudah berdoa memohon tiga kali.

betul, lenyap apabila yang SEMPURNA itu sudah datang
nah apa yang SEMPURNA itu menurut anda?
itu jelas merujuk ke Tuhan Yesus
apa menurut anda Tuhan Yesus sudah datang sekarang?
lagipula kalau anda percaya bahasa roh sekarang sudah lenyap, artinya anda juga percaya pengetahuan juga sudah lenyap, jadi apakah anda sekarang ngga punya pengetahuan sama sekali?

soal kesembuhan semua itu kehendak Tuhan
saya percaya mujizat kesembuhan masih ada sampai sekarang
Yesus jelas berkata "tanda2 ini (salah satunya mendoakan orang sakit dan sembuh) akan menyertai orang percaya", dan penyertaan Tuhan itu jelas sampai akhir zaman

ini jelas sudah menjawab
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 21, 2016, 12:39:15 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Keempat, bahasa Roh (dan situasi lain yg hampir2 mirip) mengacaukan ibadah yg khidmat kepada Tuhan. Ibadah seharusnya memuji dan menyembah Tuhan bukan mencari pengalaman/pemuasan rohani. Mungkin bpk blum pernah melihat suasana kacau yg ditimbulkan saat pertemuan khusus impartasi ROH KUDUS oleh pendeta. Saat acara2 impartasi seperti itu terlihat ada orang berbahasa aneh yg hampir mirip2 suku katanya: "syi kala baba, rapa pa, o syi kala baba, rapa pa. Perhatikan di Kitab Suci, 1 Korintus 14:7 Paulus mengecam kata2 aneh tsb. Dia mengatakan harus mempunyai bunyi yg berbeda2. Di ayat 9 Paulus mengatakan spt ini. Bukalah pikiran bpk agar dapat memahaminya dgn sepenuh hati dan pikiran terbuka.

Ibadah khidmat, ibadah kayak diskotik, ibadah penuh tangisan, dll
asal semuanya menyembah Yesus ya sudah toh
orang beribadah khidmat juga ngga menjamin orangnya jadi bener, begitu juga dengan ibadah ribut, semuanya kan kembali ke hati masing2

lagipula anda coba cek Alkitab deh, berapa banyak sorak sorai itu tercatat ada di sorga, dan bahkan suara Bapa itu seperti guntur, maka anda akan menemukan suasana sorga itu ngga melulu khidmat seperti yang anda bayangkan

di sorga itu ada suasana khidmat dan ada juga suasana ribut kok

Dan juga kita lihat berulang kali bahasa Roh yg dituturkan berfungsi sebagai tanda bagi orang tidak percaya, tanda bagi orang yg mendengarnya supaya para pendengar dari bangsa lain percaya bahwa sang penutur adalah benar dari Tuhan.

Kesimpulan: Paulus tidak mengucapkan kata2 spt bahasa Roh versi gereja2 modern saat ini. Paulus diberi kemampuan khusus utk memberitakan Injil dalam berbagai bahasa asing. Menurut sy ada indikasi bahwa gereja di Korintus seperti berusaha meniru2 kemampuan para rasul dan hasilnya adalah: bahkan Paulus sendiri yg sangat berlimpah karunia bahasa Roh pun tidak mengerti.

mungkin juga
makanya kalau rasul Paulus ada disini sekarang dan dia datang ke gereja yang mempraktekkan bahasa roh, maka saya yakin hanya 2 hal ini yang dia lakukan :
1. membenarkan bahasa roh tersebut dan lalu akan mengajarkan untuk mengejar karunia lain
2. menyalahkan bahasa roh tersebut dan lalu akan mengajarkan bahasa roh yang benar

karena itulah yang pasti dia lakukan untuk membangun saudara seiman dalam kasih

nah silahkan anda lakukan
kita terbuka untuk koreksi kok
untuk menyatakan suatu hal adalah palsu tentunya harus tahu yang asli seperti apa kan ya

Lanjut mengenai situasi impartasi Roh: ada yg jatuh menggelepar-gelepar seperti kesetanan. Ada yg tertawa cekikikan. Ada yg dengan entengnya mengatakan bahwa dia melihat penglihatan ini itu. Bagi sy itu semua palsu.

tak mengapa
saya juga kadang demikian
yang terpenting adalah setelah peristiwa tersebut ybs makin jadi seperti Kristus atau tidak, banyak jiwa bertobat atau makin dekat sama Kristus atau tidak, itu intinya
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 21, 2016, 12:55:18 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
capslocknya byk amat ea..
* Kalou soal paulus memaknai "berhentinya bahasa roh" sbenarnya mainsetnya adalah komunikasi antar manusia dlm bhs roh pada peristiwa Pentakosta pertama
* Kalou bahasa roh dipahami dgn pola fikir bhw itu mrpkn komunikasi antar manusia, mnrt saya itu salah
Lukas dalam Kis 2:4
 Maka penuhlah mereka dengan ROH KUDUS, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya
* Jadi, sekalipun ada yang bisa dimengerti maknanya (xenolalia), tetap merupakan bahasa yang diilhamkan ROH KUDUS secara langsung dan adikodrati > itu dalam sikon pemberitaan firman Allah tanpa kesamaan suku-bangsa.

*Saya yakin bahasa roh dlm pujian penyembahan ,berlaku utk org yg dilawat kedagingannya atau sedang ditahirkan Allah Bapa dlm kuasa ROH KUDUS
* Sementara bahasa roh tanpa tujuan ROH KUDUS memberitakan firmanNya melalui penginjil pengertiannya :

1 Kor 14:4-5: Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat. Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

1 Kor 14:13-14:
Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya. Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

1 Kor 14:39: Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.

Perhatikan ayat ke7 dikatakan bahasa Roh itu harus beda2 bunyinya/beragam.

Perhatikan jg:
1 Korintus 14:18 Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.

Ayat tsb menjelaskan adanya tingkatan penguasaan bahasa, baik dari segi jumlah bahasa yg dikuasai maupun kualitas bahasa yg dituturkan.

Terus apa yg kita dengar sekarang ini? Kalimatnya di semua gereja itu2 saja, tidak berbeda, hanya berulang2 tanpa keanekaragaman dan juga tidak adanya perbedaan tingkatan penguasaan karena toh yg diucapkan cuma itu, tidak ada yg lain lagi.

Penafsiran adalah sama dengan penerjemahan bahasa asing.

Skrg sy tanya sama bpk. Utk apa coba para rasul diberi karunia bahasa spt yg dituturkan oleh greja2 modern saat ini? Bergunakah bagi bangsa2 lain saat itu? Jika para rasul mengucapkan syikarabarapa utk apa itu di hadapan org2 tidak beriman saat itu?

Utk penyebaran Injil yg dibutuhkan adalah karunia penguasaan bahasa asing.

Kembali ke ayat 9-11, di situ Paulus bahkan tidak dapat mengerti bahasa2 aneh kala itu yg digambarkan Paulus sbg tidak berbeda/tidak beragam, tidak jelas, tidak punya arti.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)