Author Topic: bahasa roh  (Read 4915 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 21, 2016, 01:30:43 PM
Reply #30
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6337
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Bro Hen,
Kl btemu dg org yg tidak pcaya bhw bahasa roh masih blangsung hingga saat ini di luar Gerejanya,
Maka saya tidak banyak mendebat mreka.

Mngapa?
Kl saya kekeh mendebat, mreka akan kekeh juga mencela.
Kl sudah spt itu, saya tidak dberkati dan mreka pun tidak dberkati.

Jika benar bahasa roh yg dilakukan itu dari ROH KUDUS,
Maka saya kuatir smakin mreka mencela smakin mreka jatuh dalam kesalahan.

Drpd saya memancing mreka utk smakin jatuh dlm ksalahan, mending saya stop.

Bgitu juga sbaliknya, Bro.
Kl saya yg salah, saya juga yg makin rugi walau mreka juga ngga makin untung.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
March 21, 2016, 01:39:14 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
terima kasih atas kebijaksanaannya om
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 21, 2016, 02:32:37 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
Sy punya empat pledoi yg sangat menguatkan posisi sy yg tidak percaya akan bahasa Roh.

Pertama, pahami kata "turun". Dalam tiga kejadian tsb selalu dipakai "turun".

Dari mana sang penulis bisa tau ada proses "turunnya" ROH KUDUS jika dia tidak melihat tanda? Dan bukankah di awal penulis sudah mengatakan tentang apa tanda2 turunnya ROH KUDUS yaitu terlihat LIDAH API hinggap di atas kepala dan terdengar BUNYI seperti tiupan angin keras kemudian orang2 mulai berkata dalam bahasa lain (dan/atau pendengar dari berbagai bangsa mendengar dalam bahasa2 mereka sendiri).

Penulis telah membuat karakteristik turunnya ROH KUDUS. Jadi di peristiwa berikutnya dia cuma perlu menulis kata "ROH KUDUS turun"

Mengapa dikatakan "turun"?

Ingat: TURUN

Bukan yg lain.

Menarik ketika Anda membahas kata "turun", yang mana ketika saya menilik ke bahasa aslinya, terjemahan bebasnya adalah "datang". Untuk Kis 2:2, kata yang digunakan adalah egeneto sedangkan pada Kis 19:6, kata yang digunakan adalah elthe. Setelah saya telusuri, ternyata menurut Strong's Concordance, keduanya memiliki arti yang cukup berbeda :

Kis 2:2 - egeneto > ginomai: to come into being, to happen, to become
Kis 19:6 - elthe > erchomai: to come, go

IMO, di Kis 2:2, LAI menerjemahkan "turun", MUNGKIN karena memandang kata-kata "...dari langit..." pada ayat yang sama. Analoginya sama dengan "hujan" yang datang dari "atas (langit)" maka disebutnya sebagai "turun hujan" atau "hujan turun".

Sedangkan di Kis 19:6, MUNGKIN LAI mempertimbangkan kalimat "Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka..." Jika tangan dianggap sebagai mediator kuasa Allah, dengan posisinya yang di atas maka lumrah mengatakan jika kuasa ROH KUDUS turun atas mereka yang ditumpang tangan, apalagi ke-12 orang Efesus tersebut sedang dalam proses dibaptis dalam nama Tuhan Yesus oleh Rasul Paulus.

Pada Kis 10:44 & 11:15, Penginjil Lukas menggunakan kata epepesen yang artinya "to fall upon" dan diterjemahkan LAI menjadi "turun atau turunlah".

IMO, bukti-bukti Anda tidak cukup signifikan untuk menarik suatu kesimpulan.

Kedua, bahasa Roh seperti yg diperdengarkan oleh gereja2 modern tidak kita dengar ada terjadi di kalangan Bapa2 gereja kita. Itu hanya terjadi sejak tahun 1900.

Anda yakin? Coba cek di SINI dan di SINI.

Coba mindset Anda diputer dikit menjadi :
"...tidak terdengarnya bahasa lidah di ibadah-ibadah gereja pada masa Bapa Gereja bukan berarti bahasa lidah itu "hilang" atau "lenyap" dari muka bumi."

BTW, Anda sudah dua kali menuliskan "bahasa Roh" menggunakan huruf besar, padahal di Alkitab menggunakan huruf kecil. ANAIK, "Roh" dengan huruf kapital, selalu merujuk kepada ROH KUDUS atau Roh Tuhan.

Ketiga, Alkitab berkata karunia Roh akan lenyap. Perhatikan juga bahwa bahkan karunia penyembuhan oleh Paulus (Paulus dapat menyembuhkan orang, mengusir setan dan bahkan membangkitkan orang mati) juga berhenti. Dia tidak dapat menyembuhkan Timotius, Ephraditus, dan dirinya sendiri padahal dia sudah berdoa memohon tiga kali.

Saya koreksi ya, bahasa lidah akan berhenti. Tapi kapan? Coba perhatikan di ayat-ayat selanjutnya :

(9) Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
(10) Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

Menurut Anda kapankah tepatnya waktu "Tetapi jika yang sempurna tiba..."

Bersambung ke bawah...
« Last Edit: March 21, 2016, 03:02:31 PM by shadowing »
March 21, 2016, 02:33:10 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2614
...Sambungan dari atas

Keempat, bahasa Roh (dan situasi lain yg hampir2 mirip) mengacaukan ibadah yg khidmat kepada Tuhan. Ibadah seharusnya memuji dan menyembah Tuhan bukan mencari pengalaman/pemuasan rohani. Mungkin bpk blum pernah melihat suasana kacau yg ditimbulkan saat pertemuan khusus impartasi ROH KUDUS oleh pendeta. Saat acara2 impartasi seperti itu terlihat ada orang berbahasa aneh yg hampir mirip2 suku katanya: "syi kala baba, rapa pa, o syi kala baba, rapa pa. Perhatikan di Kitab Suci, 1 Korintus 14:7 Paulus mengecam kata2 aneh tsb. Dia mengatakan harus mempunyai bunyi yg berbeda2. Di ayat 9 Paulus mengatakan spt ini. Bukalah pikiran bpk agar dapat memahaminya dgn sepenuh hati dan pikiran terbuka.

Dan juga kita lihat berulang kali bahasa Roh yg dituturkan berfungsi sebagai tanda bagi orang tidak percaya, tanda bagi orang yg mendengarnya supaya para pendengar dari bangsa lain percaya bahwa sang penutur adalah benar dari Tuhan.

Kesimpulan: Paulus tidak mengucapkan kata2 spt bahasa Roh versi gereja2 modern saat ini. Paulus diberi kemampuan khusus utk memberitakan Injil dalam berbagai bahasa asing. Menurut sy ada indikasi bahwa gereja di Korintus seperti berusaha meniru2 kemampuan para rasul dan hasilnya adalah: bahkan Paulus sendiri yg sangat berlimpah karunia bahasa Roh pun tidak mengerti.

Lanjut mengenai situasi impartasi Roh: ada yg jatuh menggelepar-gelepar seperti kesetanan. Ada yg tertawa cekikikan. Ada yg dengan entengnya mengatakan bahwa dia melihat penglihatan ini itu. Bagi sy itu semua palsu.
Saya mengerti kegelisahan Anda terkait manifestasi yang terjadi ketika momen bahasa lidah dipraktekkan tetapi bukankah terkait hal ini, bukankah sudah terjadi juga ketika peristiwa pentakosta ribuan tahun yang lalu :

(13) Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."

Anda pernah lihat orang mabuk kan?



Bagi sy itu semua palsu.
Eits, jika bagi Anda itu semua palsu maka logikanya adalah Anda tahu semua yang asli.

ROH KUDUS, ANAIK, sudah menyiapkan setidak-tidaknya 2 karunia untuk mencegah penyalahgunaan karunia bahasa lidah. Yang pertama karunia membedakan bermacam-macam roh dan yang kedua karunia menafsirkan bahasa lidah.

See, Anda tidak bisa begitu saja menganggap semua praktek bahasa lidah adalah palsu karena momennya "beda" dengan momen bahasa lidah pas Pentakosata.
« Last Edit: March 21, 2016, 03:05:25 PM by shadowing »
March 21, 2016, 02:57:58 PM
Reply #34
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • FK - Roman ChaTOLic
  • Denominasi: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?
............................................didelete

Kembali ke ayat 9-11, di situ Paulus bahkan tidak dapat mengerti bahasa2 aneh kala itu yg digambarkan Paulus sbg tidak berbeda/tidak beragam, tidak jelas, tidak punya arti.
ya nggak ngerti, emang kagak diartikan bray...
Allah RohKudus turun di pentakosta pertamax (pencurahan) itu sbg bentuk dukungan Allah Bapa melihat keterbatasan bahasa yg dialami  penginjil-penginjil kala itu (murid2Yesus) < yg di coment oleh Paulus (menurut gw)
Galatia'5: 22-23
Research
From Antichrist to Brother in Christ: How Protestant Pastors View the Pope
March 21, 2016, 05:33:36 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Ok utk masalah bahwa Bapa2 gereja zaman dulu pun ada yg berbahasa Roh saya akui saya salah.
Quote dari bpk Henhen:
Quote
lagipula tercatat jelas pada waktu Petrus mendoakan keluarga Cornelius, mereka menerima bahasa roh tanpa adanya tanda angin dan api, mrk ngga mensyaratkan harus melihat api atau mendengar bunyi

Baca Kisah 10:44: "... turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang..."
Telah sy tulis di atas tentang kata TURUN yg selalu ditulis ketika ada bahasa Roh. Ingat: turun ke atas semua orang. Dari mana penulis tahu ada proses turun tersebut? Bukankah tandanya telah diberitahukan di Kisah 2?

Tapi okelah kita lupakan lidah api, yg satu ini yg akan sy paparkan tak terbantahkan bahwa yg dimaksud adalah bahasa asing, tapi itu dengan catatan bpk2 mengerti kalimat2 bahasa Indonesia. Kalau masih membantah sy tdk tahu lg harus bagaimana menjelaskan. Sy menyerah dan tidak akan membalas postingan lagi.

Baik ini dia. Sy merasa ayat saya yaitu 1 Korintus 14:7-11 seperti dianggap angin lalu. Sy ingin kita melihat pada 1 Korintus 14:7-11. Jangan mengalihkan lagi ke bahasan segala macam yg lain. Fokus pada 1 Korintus 14:7-11.
14:7 Sama halnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, tetapi yang berbunyi, seperti seruling dan kecapi--bagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan seruling atau kecapi, kalau keduanya tidak mengeluarkan bunyi yang berbeda?
14:8 Atau, jika nafiri tidak mengeluarkan bunyi yang terang, siapakah yang menyiapkan diri untuk berperang
14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan BAHASA ROH: jika kamu tidak mempergunakan KATA-KATA YANG JELAS, BAGAIMANAkah orang dapat MENGERTI apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

14:10 Ada banyak--entah berapa banyak--macam BAHASA di dunia; sekalipun demikian TIDAK ADA SATUPUN di antaranya yang memPUNYAi BUNYI YANG TIDAK BERARTI.

14:11 Tetapi JIKA AKU TIDAK mengeTAHUi ARTI BAHASA itu, AKU MENJADI ORANG ASING bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.

Berikut ini premis yg tak terbantahkan dari 1 Korintus 14:9-11.
1. Bahasa lidah yg asli pasti lah berbeda-beda bunyinya. Apakah seperti bahasa Roh yg skrg ini??
2. Rasul Paulus hanya mengucapkan bahasa Roh/lidah/tongues yg jelas dan mempunyai arti dan bunyinya berbeda-beda/beragam. --> Soalnya tidak mungkin dia berani menegur orang jikalau kata2nya sendiri juga tidak jelas, tidak berarti dan tidak beragam bunyinya. Juga di sini ada indikasi bahwa Paulus juga dapat menafsirkan/menerjemahkan bahasa tsb. Tapi di sini (kelihatannya) bahkan ada bahasa Roh yg tidak dimengerti Paulus karena ketidakjelasan bahasanya (point 1 di atas) maka Paulus memperingati jemaat Korintus. Ada indikasi jemaat Korintus meniru2 bahasa2 tsb.
3. Rasul Paulus menyatakan (lihat ayat 9 dan 10) bahwa bahasa Roh/lidah/tongues dapat dimengerti apabila itu merupakan sebuah bahasa manusia. --> tapi dgn catatan ada yg bisa menerjemahkan/menafsirkan.

Anda ingin membantah kata2 dari Rasul sendiri?

Quote dari bpk. Shadowing:
Quote
Ya, karunia Roh akan lenyap. Tapi kapan? Coba perhatikan di ayat-ayat selanjutnya :

(9) Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
(10) Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

Menurut Anda kapankah tepatnya waktu "Tetapi jika yang sempurna tiba..."


Selesainya penulisan Alkitab adalah kesempurnaan itu. Tidak ada lagi Kitab2 yg ditambahkan setelah itu. Dan tidak perlu lagi ada para Rasul mengadakan berbagai tanda dan mujizat.

Bukan berarti sy tidak percaya Allah masih menyembuhkan tapi sy tidak percaya di dunia ini skarang ada yg benar2 berkarunia seperti para Rasul, misalnya menyembuhkan segala sakit secara instan, membangkitkan orang mati dll. Bahkan pada waktu tertentu karunia Paulus berhenti. Dia tdk mampu menyembuhkan Timotius, Trophimus, Epafroditus dan dirinya sendiri.

Sy tanya bpk2 sekalian; apakah ada yg punya karunia seperti itu? Itu hanya khusus diberikan kepada para rasul, itu bukan karunia kepada orang2 biasa seperti kita. Baca bukti itu hanya khusus para rasul di Kisah 2:43, 5:12,

Sy jadi teringat Pdt. Benny Hinn, salah satu leader yg cukup berpengaruh dari kalangan modern yg terkenal dgn bahasa Roh, nubuat, kesembuhan ilahi dan impartasi Roh Kudusnya. Tidak usah diperpanjang mengenai beliau. Sy rasa kita sudah sama2 tahu bahwa nubuat beliau tidak terjadi.

Kalau bpk2 ingin mengetahu lebih detail tentang nubuat palsu Pdt. Benny Hinn silakan ke link berikut:
www.equip.org/hank_speaks_out/benny-hinns-false-prophecies/

Tapi Pdt. Benny Hinn bukan bahasan kita dan sy yakin bpk2 pun tidak sudi mengakui Pdt. Benny Hinn.
« Last Edit: March 21, 2016, 05:44:50 PM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 21, 2016, 06:39:08 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9062
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Tapi okelah kita lupakan lidah api, yg satu ini yg akan sy paparkan tak terbantahkan bahwa yg dimaksud adalah bahasa asing, tapi itu dengan catatan bpk2 mengerti kalimat2 bahasa Indonesia. Kalau masih membantah sy tdk tahu lg harus bagaimana menjelaskan. Sy menyerah dan tidak akan membalas postingan lagi.

bahasa asing itu berbeda dengan bahasa roh bro
bahasa asing itu ya tiba2 saya yang ngga bisa bahasa Inggris tau2 jadi bisa berbahasa Inggris, ini pun ada kesaksiannya di jaman sekarang

Baik ini dia. Sy merasa ayat saya yaitu 1 Korintus 14:7-11 seperti dianggap angin lalu. Sy ingin kita melihat pada 1 Korintus 14:7-11.

betul bro
jika bahasa roh itu digunakan untuk bernubuat, maka harus ada yang mengartikan
jika bahasa roh itu digunakan untuk berdoa kepada Tuhan, tidak ada seorangpun yang mengerti artinya :

1Korintus 14
2. Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

ini pun ayat udh jelas banget koq, ngga perlu ditafsir2 lagi

1. Bahasa lidah yg asli pasti lah berbeda-beda bunyinya. Apakah seperti bahasa Roh yg skrg ini??

darimana dasarnya anda nyatakan berbeda2 bunyinya? ngga ada ayatnya yang demikian
sekali lagi ingat, bahasa asing dan bahasa roh itu berbeda, dan jika bahasa roh itu diterjemahkan, ya so pasti berbeda2 bunyinya, tentunya bahasa roh pribadi juga berbeda2 bunyinya kok, anda sebagai orang luar yang mendengar saja kelihatannya seperti diulang2
apakah seperti bahasa roh yang sekarang ini? ini sulit dijawab kalau anda ngga mengalaminya sendiri bro

karena itulah saya bilang, ketika anda mau menyatakan suatu hal adalah palsu, maka anda harus tau aslinya seperti apa, karena itulah yang bisa menilai bahasa roh asli atau tidak adalah orang yang sudah mengalaminya

btw, saya melihat anda menulis bahasa Roh dengan "R" besar, disini sebenarnya kita sudah melihat anda sama sekali tidak paham bahasa roh, sebaiknya anda pelajari dulu, tidak mungkin anda mengkritisi sesuatu yang anda sendiri tidak pahami loh

2. Rasul Paulus hanya mengucapkan bahasa Roh/lidah/tongues yg jelas dan mempunyai arti dan bunyinya berbeda-beda/beragam.

yes betul
jikalau digunakan untuk membangun maka harus diterjemahkan, kalau ngga ya sia2
kalau berdoa kepada Tuhan tak seorangpun tahu artinya (termasuk Paulus) sesuai ayat diatas

3. Rasul Paulus menyatakan (lihat ayat 9 dan 10) bahwa bahasa Roh/lidah/tongues dapat dimengerti apabila itu merupakan sebuah bahasa manusia. --> tapi dgn catatan ada yg bisa menerjemahkan/menafsirkan.

betul, jika digunakan untuk membangun

perhatikan konteks perkataan Paulus dalam ayat ini :

6. Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?

Anda ingin membantah kata2 dari Rasul sendiri?

ayatnya sudah jelas bro
yang biasa bro dengar itu adalah bahasa roh yang diperuntukkan untuk berdoa dan ngga ada seorangpun yang mengerti artinya

----

akhir kata bro, saya disini hanya berusaha menjelaskan saja
kepada bro saya nasehatkan demikian :

Kisah Para Rasul 5
38. Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap,
39. tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah." Nasihat itu diterima.

bro tinggal tunggu aja kalau memang apa yang dilakukan sekarang itu bukan dari Tuhan, pasti akan lenyap
satu lagi, saya pastikan saya tetap menyatakan Yesus adalah Tuhan kesemua orang, dan melukan penginjilan, saya yakin bro juga seperti itu.
Karena itu ingatlah akan nasehat Yesus ini :

Markus 9
40. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.

tentang bahasa roh ini bro bisa cari2 sendiri thread yang ada sepertinya sudah banyak dibahas
saya pikir saya sudah cukup menjelaskan
terkecuali kalau bro memang ingin tahu tentang hal lain lagi, saya siap menjawabnya

salam
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
March 31, 2016, 11:05:23 PM
Reply #37
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • FK - Roman ChaTOLic
  • Denominasi: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?
.........
...................
betul bro
jika bahasa roh itu digunakan untuk bernubuat, maka harus ada yang mengartikan
jika bahasa roh itu digunakan untuk berdoa kepada Tuhan, tidak ada seorangpun yang mengerti artinya :

1Korintus 14
2. Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

ini pun ayat udh jelas banget koq, ngga perlu ditafsir2 lagi
.......
..............
:afro: :afro:
Galatia'5: 22-23
Research
From Antichrist to Brother in Christ: How Protestant Pastors View the Pope
April 09, 2016, 01:42:18 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
BAHASA ROH itu tidak wajib dan BAHASA ROH itu bukan BUAH ROH, mengapa saya katakan  bahasa roh itu tidak wajib, karena bahasa roh itu adalah KARUNIA ROH KUDUS, sehingga BAHASA ROH itu bukan wajib utk dimiliki oleh setiap orang percaya, klo BUAH ROH itu boleh wajib dimiliki oleh setiap orang-orang percaya, sedangkan KARUNIA ROH  tidak wajib, karena tidak semua orang diberikan karunia itu sehingga kita tidak bisa memaksakan setiap orang utk wajib bisa BERBAHASA ROH.

Demikian juga karunia yang lain, klo seandainya ada orang yang diberikan Tuhan karunia mengajar tetapi yang lain Tuhan tidak berikan, dan ada orang yang diberikan Tuhan karunia kesembuhan, yang lain tidak. Jadi pemberian karunia itu bergantung dari ROH KUDUS.

Klo kita mewajibkan semua orang harus bisa berbahasa roh itu sama saja pamaksaan satu karunia rohani terhadap semua orang dan ini jelas bertentangan dengan sifat karunia yang diberikan menurut kehendak ROH KUDUS.

Salam

Scout   
« Last Edit: April 09, 2016, 01:45:45 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
April 10, 2016, 01:12:58 AM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12122
    • fossil coral cantik
A. jika bahasa roh itu digunakan untuk bernubuat, maka harus ada yang mengartikan
B. jika bahasa roh itu digunakan untuk berdoa kepada Tuhan, tidak ada seorangpun yang mengerti artinya
Hen... numpang nanya sebentar.


Baik di point A dan point B henhen tulis [bahasa roh].
Sementara di point-B hen tulis tidak ada seorangpun yg mengerti artinya ---> ini maksudnya KALO bahasa roh tsb memang digunakan oleh orang ybs utk berdoa kepada Tuhan. Begitu bukan yah ?

Dilain sisi, pabila bahasa roh ini digunakan oleh orang ybs utk bernubuat, maka barulah harus ada yang mengartikannya.

Dengan kata lain :
Bahasa roh itu KALO dipake utk bernubuat ---> bisa ada orang yang mengerti artinya
Bahasa roh itu KALO dipake utk berdoa ---> nggak ada seorangpun yg mengerti artinya

Begitu bukan maksudnya ?



atokah kalimat [bahasa roh] yg di point-A tsb maksudnya adalah bahasa manusia yah ?

Sikon :
seorang indonesia yg cuma bisa bahasa indo - berkotbah di lokasi X di Amrik yg mayoritasnya berbahasa inggris. Nah... kalo ni orang indo tiba2 bernubuat didalam bahasa jepang maka di lokasi X itu harus ada yang menterjemahkannya/mengartikannya dr bhs jepang ke bhs inggris. Begitu bukan ?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)