Author Topic: Menggugat Allah Kristen Yang Maha Kasih dan Maha Adil  (Read 4298 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 03, 2015, 10:36:18 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
MENGGUGAT
ALLAH Kristen
YANG MAHA KASIH DAN MAHA ADIL


Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Yoh 14:6

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Efesus 2:8-9
December 03, 2015, 10:37:03 AM
Reply #1
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Pendahuluan

Dalam tulisan pendek ini saya mengundang anda lebih berpikir kritis, dan mengajak anda menggunakan pemikiran logis yang anda miliki. Khususnya bagi Umat Kristen anggap saja tulisan ini sebagai media banding atas kepercayaan anda pada Yesus Kristus atau sebagai suatu pandangan lain dalam memaknai isu-isu Keselamatan dalam pengajaran Gereja.

Jika anda bukan Umat Kristen, anggap saja tulisan ini sebagai bacaan ringan untuk mengisi waktu luang anda.

Saya berusaha menyampaikan secara sesederhana mungkin, anda tidak akan menemui banyak ayat-ayat Alkitab yang bertebaran dalam tulisan ini. Anda akan diajak melihat dan berpikir secara logika juga merenungkan kemungkinan yang sangat menyedihkan dalam kehidupan sekitar anda jika Alkitab memang benar demikian maknanya.

Selamat membaca, semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda.
December 03, 2015, 10:39:18 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Keselamatan hanya dalam Iman Kepada Yesus

Yoh 14:6 secara tegas menyatakan bahwa Yesus adalah jalan satu-satunya untuk sampai pada Bapa atau boleh dibaca sebagai jalan satu-satunya ke Surga. Hidup dalam kekekalan dan kemuliaan dalam kasih Tuhan.

Dewasa ini dalam dunia maya diskusi mengenai hal ini lebih santer terdengar walau diskusi serupa bukan tidak pernah terjadi di masa lalu. Dalam hal keselamatan ini, Netter Kristen sepakat bahwa memang keselamatan hanya ada dalam Kristus dan dengan tanpa ragu meyakini kebinasaan yang kekal abadi di Neraka bagi siapapun mereka yang tidak beriman dalam Kristus. Perbuatan baik apapun jika tidak dalam Iman kepada Kristus, maka akan sia-sia. Dalam hal ini maut adalah upahnya. Karena Allah adalah suci, dan manusia yang berdosa tidak dapat masuk kedalam kerajaan Allah yang Suci. Walaupun dosa anda adalah setitik jika berbanding dengan kebaikan anda, tetap tidak dapat memasuki Surga Allah, itu karena setitik dosa tersebut. Saya teringat pada pepatah kuno yang mengatakan ‘rusak susu sebelanga, karena nila setitik’.

Tidak bisa didebat lagi, karena Alkitab berkata demikian. Dan bagi Kristen Sendiri, Alkitab adalah standar kebenaran yang tidak mungkin salah. Argumen apapun yang menyanggah hal ini, akan terbentur sikap teguh hati Kristen pada Standar Kebenaran mereka, yaitu Alkitab.

Yesus menyatakan bahwa beliau adalah Sang Jalan, Sang Kebenaran dan Hidup, dan mustahil bagi siapapun bisa sampai pada gerbang Surga jika tidak melalui beliau, melalui iman kepada Yesus. Melalui kematiannya Yesus telah menanggung dosa semua manusia. Kristen, dalam beberapa kesempatan, dengan niat mulia dan penuh cinta kasih telah datang kepada mereka yang diluar Kristus memberitakan kabar gembira ini dan mengajak sanak keluarga, teman, dan siapapun yang memungkinkan yang ada dalam jangkauan mereka untuk bersama-sama menerima Yesus sebagai Juru Selamat, sebagai satu-satunya jalan menuju kerajaan Surga. Sehingga orang yang mereka kasihi dapat selamat seperti dirinya yang telah mendapat jaminan keselamatan.

Sikap yang cenderung didasari oleh kasih kepada sesama ini, memberitakan kabar gembira bahwa pintu surga terbuka bagi anda dan siapa saja yang percaya dalam Kristus, karena kematian Yesus di tiang Salib telah membasuh semua dosa umat manusia, dosa saya dan anda, dan semua orang siapa saja dia. Yang dibutuhkan disini hanyalah beriman dan hidup dalam Kristus.

Benarkah demikian? Benarkah berita keselamatan ini?


Kasih Bapa Allah

Kasih Ibu sepanjang masa, demikian kita berkata jika membicarakan kasih sayang Ibu kita. Theresa sang biarawati yang penuh cinta kasih mendapat panggilan Mother atau Bunda karena cinta universalnya kepada siapa saja. Beliau diingat karena baktinya dalam jalan yang penuh kasih sayang kepada semua umat manusia tanpa membedakan ras dan agama. Gandhi, Dalai Lama, dll, banyak orang di dunia ini yang begitu penuh cinta kasih. Mereka seolah terlahir dengan bakat mencintai yang begitu besar. Padahal sikap penuh kasih bukanlah sebuah bakat, tapi lebih kepada pembinaan sikap batin.

Namun Kristen sepakat, siapapun yang pernah hidup dan yang kelak akan hidup, jikapun memiliki kasih sayang yang besar kepada seluruh umat manusia dan kepada makhluk lain, tidak lah dapat dibandingkan dengan kasih Tuhan. Seberapapun besarnya kasih seseorang tidak mungkin mengalahkan kasih Tuhan Allah, karena Tuhan Allah adalah kasih itu sendiri.

Manusia yang berdosa tidak mungkin sampai pada gerbang surga, Tuhan tau akan hal itu. Dengan dan karena kasih-Nya yang begitu besar pada seluruh umat manusia, maka dikaruniakanlah kepada umat manusia putra-Nya yang tunggal, Yesus Kristus. Supaya melalui putra tunggal-Nya yang menanggung seluruh dosa umat manusia maka pintu Surga dapat digapai.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yoh 3:16
December 03, 2015, 10:41:24 AM
Reply #3
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Iman kepada Yesus

Disinilah kunci inti dari ajaran Kristen. Oke anda bisa mengatakan perbuatan-perbuatan baik dan penuh kasih juga merupakan inti dari ke-Kristen-an, namun semua hal tersebut akan sia-sia jika tanpa Iman. Seperti yang kita kehahui, perbuatan baik atau cinta kasih sebesar dan sebanyak-banyaknya menjadi tidak berguna dan tidak laku sebagai karcis masuk di gerbang Surga jika tidak didasari oleh Iman yang benar, yaitu percaya kepada Yesus Kristus. Makanya saya menilai Iman adalah inti paling dasar dari ajaran Kristen.

Selanjutnya, apakah anda bisa beriman? Tentu, jika Allah telah bermurah hati menganugerahi Iman kepada anda, jika tidak? Jangan harap anda bisa beriman. Jika ada Kristen yang menyangkal ini, mungkin dia harus membaca Efesus 2:8-9

Faktanya Alkitab telah tertulis demikian, dan apa yang tertulis disana adalah Firman Tuhan itu sendiri, dan merupakan kebenaran mutlak yang tidak mungkin disangkal oleh seorang Kristen sejati. Dan sampai disini kita pahami bahwa Iman adalah kunci utama yang diberikan Tuhan Allah, untuk membuka Gerbang Kerajaan-Nya yang suci. Yang tidak bisa anda miliki tanpa izin atau kehendak-Nya.

Kerajaan Surga Yang Suci

Kini anda tahu caranya untuk menuju kesana, Surga Allah, Kerajaan Allah. Masalahnya adalah apakah anda orang yang beruntung yang dianugerahi jalan kesana melalui Iman kepada Yesus? Saya jelas orang yang tidak beruntung, karena sampai hari ini belum kunjung diberikan anugerah Iman. Tapi saya tahu bahwa saya tidak sendiri, di dunia ini ada milyaran orang seperti saya yang tidak beruntung. Dan yang jelas bagi saya dan mereka yang tidak beruntung tersebut kelak akan menuju satu tempat yang pasti dan anda tahu yang mana yang saya maksud.

Sungguh akhir yang tragis, padahal saya tidak minta untuk diciptakan/dilahirkan. Dan ketika saya diciptakan atas dasar keinginanNya sepihak, saya malah tidak diberikan anugerah Iman. Begitu sialnya nasib saya, tapi saya mungkin masih punya kesempatan beriman, siapa tahu kelak anugerah Allah yang penuh kasih turun kepada saya. Sungguh beruntung kalau begitu. Namun saya akan bersedih juga, karena banyak orang yang seumur hidupnya tidak diberikan anugerah ini. Saya masih hidup, masih ada waktu untuk itu. Namun mereka yang telah meninggal yang sampai akhir hayatnya tidak kunjung beriman atau dalam kata lain tidak diberikan anugerah Iman, sungguh celaka mereka akan dipanggang di Neraka.

Karena apa? Karena tidak beriman. Itu jawabannya. Terus kenapa tidak beriman? Silahkan baca ini :

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Efesus 2:8-9

Jika anda bertanya kenapa Tuhan Allah tidak menganugerahkan Iman kepada anda? Entahlah saya juga tidak pernah tahu jawabannya. Mungkin Tuhan Allah tidak suka pada kamu? Atau mungkin anda jelek (sory, becanda).
December 03, 2015, 10:44:26 AM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Realita dalam kehidupan kita

Abdullah, dilahirkan di Saudi Arabia, keduanya orang tuanya adalah Muslim yang taat, dari kecil sampai besar dan sampai maut memhampirinya, Abdullah hidup dalam tradisi Islam yang ketat. Tentu saja Abdullah mengamini bahwa Yesus adalah salah satu Nabi utusan Tuhan, bukan Tuhan itu sendiri atau Anak Tuhan. Bahkan menantang keras paham Yesus adalah Tuhan. Jadi kesimpulannya, Abdullah tidak beriman, setelah mati pastilah ke Neraka untuk menerima hukuman, walau seberapa baiknya Abdullah semasa hidupnya.

Tunggu dulu sebentar, siapa yang menciptakan Abdullah? Kristen yakin, Abdullah atau siapapun itu pastilah ciptaan Tuhan mereka. Atas kehendak-Nyalah Abdullah lahir di Arab Saudi, atas kehendak-Nyalah Abdullah lahir di keluarga Muslim dan atas kehendak-Nya jugalah Abdullah dibesarkan dalam lingkungan yang menganut paham penolakan Iman kepada Yesus. Seorang anak yang dibesarkan dalam keluarga, pendidikan dan lingkungan yang semacam ini, berapa persenkah kemungkinan anak ini akan beriman? Kurang dari 1% saya rasa, bahkan kurang dari 0,01%?

Salah siapa? Apakah salah Abdullah? Apakah anda yakin atau punya informasi bahwa Abdullah telah memilih atau mengajukan keinginannya kepada Tuhan untuk hal tersebut? Dan Tuhan Allah Kristen mengabulkan keinginan Abdullah untuk lahir di keluarga dan lingkungan Muslim? Dan apakah ini bentuk kehendak bebas pada manusia yang selalu dielu-elukan Kristen?

Betapa kejamnya Tuhan Allah Kristen, jika Abdullah akan di panggang di Neraka karena hal ini. Dimana Maha Kasih yang dibangga-banggakan itu? Hanya karena tidak percaya kepadanya (Yesus) maka akan di hukum, saya tidak bisa membayangkan ada satu makhluk yang melakukan ini dan dikesempatan lainnya menyebut atau memproklamirkan diri-Nya Maha Kasih yang penuh dengan cinta. Bagi saya itu seperti Makhluk yang sakit secara kejiwaan atau istilah kerennya psikopat. Dan bagian terparah dari cerita ini adalah Makhluk Adidaya tersebutlah yang menyebabkan atau menghendaki Abdullah tersiksa dengan kejam di Neraka yang abadi. Andai saja Makhluk Adidaya ini bermurah hati menganugerahkan iman kepada Abdullah, tentu Abdullah akan hidup berbahagia dalam kerajaan-Nya. Tapi yang terjadi malah sebaliknya.
December 03, 2015, 10:45:17 AM
Reply #5
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Jadi, katakan kepada saya. Dimana Maha Kasih Tuhan Kristen? Seorang Ibu saja tidak akan tega memberikan hukuman sedemikian mengerikan kepada anaknya yang durhaka. Karena kasihnya kepada anaknya sedemikian besar, beliau setiap saat selalu memberikan maafnya. Tidak demikian dengan Tuhan Kristen.

Menurut saya Abdullah tidak harus bertanggung jawab atas kesalahannya untuk tidak beriman kepada Yesus, Tuhan Allah Kristen-lah yang membuat dan mengkondisikan Abdullah demikian. Ingat Iman itu pemberian, bukan usaha Abdullah atau anda dan atau siapapun. Dalam hal ini mengadili dan memvonis serta memberikan hukuman berat (Neraka) pada Abdullah adalah tindakan yang salah, cacat secara moral dan tidak mencerminkan nilai kasih dalam tindakan ini, serta sungguh tidak adil.

Kita lihat contoh lain, Henry lahir di Negara Barat, dari keluarga Kristen, hidup dalam lingkungan penganut Kristen. Henry sampai akhir hayatnya hidup dalam Iman kepada Kristus, berprilaku dan penuh kasih sesuai ajaran Kristus. Saya rasa Henry memiliki kesempatan jauh lebih besar daripada Abdullah untuk sampai kepada gerbang Kerajaan Allah.

Pertanyaannya berapa persenkah kemungkinan Henry akan beriman kepada Kristus? Mendekati 100% saya rasa.
Ada apa ini? Apakah Tuhan Kristen pilih kasih? Apa bedanya Abdullah dan Henry? Bukankah mereka berdua adalah sama-sama merupakan ciptaan-Nya? Kenapa mereka berdua harus menghadapi takdir jalan hidup yang begitu kontras? Dalam hal ini Tuhan begitu mengasihi Henry, dan begitu tidak peduli kepada nasib Abdullah yang berpotensi sangat besar menghuni jurang tak berdasar.

Oh itu karena Abdullah tidak mau beriman, padahal sudah datang padanya kabar keselamatan. Oh jangan bersikap tidak simpati dan tidak berempati pada kondisi Abdullah. Siapapun yang dilahirkan seperti dalam kondisi Abdullah (keluarga, lingkungan dan pendidikan yang menyangkal ketuhanan Yesus) pasti sulit untuk bisa menerima dan mempercayai kabar gembira tentang keselamatan dalam Kristus. Apakah ini adil untuk Abdullah? Sedangkan Henry ditakdirkan hidup dalam kesempatan yang sangat jauh lebih besar untuk menerima Kristus.

Silahkan anda renungkan dengan akal sehat anda. Dan tahukah anda di dunia ini ada begitu banyaknya manusia seperti Abdullah, baik dimasa lalu, sekarang dan masa yang akan datang yang tidak diberikan berkah keberuntungan menerima anugerah Iman dari Tuhan Allah. Ada yang dari keluarga Buddhis, keluarga Hindu, dll dan bahkan mereka yang lahir dan hidup dalam pedalaman yang terputus dari dunia luar, mereka menyembah batu dan pohon dan bahkan bulan atau matahari sebagai Dewa atau Tuhan mereka. Jangankan menerima kabar keselamatan dalam Kristus, televisi saja mereka tidak pernah punya dan melihat bentuknya, hal ini tentu karena mereka tidak punya listrik. Dan mampuslah, Neraka adalah kampung halaman berikutnya untuk mereka setelah mati.
December 03, 2015, 10:45:58 AM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 24
Oke, cukup sekian.


Terima kasih sudah membaca dan jika saya salah, mari sanggah saya dengan tulisan anda.
December 03, 2015, 11:10:50 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 13019
Oke, cukup sekian.


Terima kasih sudah membaca dan jika saya salah, mari sanggah saya dengan tulisan anda.

Lantas, apa yang mau didiskusikan?

December 03, 2015, 11:14:32 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Keselamatan hanya dalam Iman Kepada Yesus

Yoh 14:6 secara tegas menyatakan bahwa Yesus adalah jalan satu-satunya untuk sampai pada Bapa atau boleh dibaca sebagai jalan satu-satunya ke Surga. Hidup dalam kekekalan dan kemuliaan dalam kasih Tuhan.

Dewasa ini dalam dunia maya diskusi mengenai hal ini lebih santer terdengar walau diskusi serupa bukan tidak pernah terjadi di masa lalu. Dalam hal keselamatan ini, Netter Kristen sepakat bahwa memang keselamatan hanya ada dalam Kristus dan dengan tanpa ragu meyakini kebinasaan yang kekal abadi di Neraka bagi siapapun mereka yang tidak beriman dalam Kristus. Perbuatan baik apapun jika tidak dalam Iman kepada Kristus, maka akan sia-sia. Dalam hal ini maut adalah upahnya.
Jika anda ingin mempelajari doktrin Kristen, gunakanlah kerangka pikiran Kristen.
so, silahkan beri tanda kurung tertulis kata "Allah" disamping kata "Kristus".. maka anda akan sedikit nyambung dgn pemikiran orang Kristen

Contoh:
1. Dalam hal keselamatan ini, Netter Kristen sepakat bahwa memang keselamatan hanya ada dalam Kristus (Allah) ==> ya jelas toh... emangnya bisa selamat di dalam iblis atau di dalam diri sendiri ?
2. "Perbuatan baik" apapun jika tidak dalam Iman kepada Kristus (Allah), maka akan sia-sia

« Last Edit: December 03, 2015, 11:18:12 AM by Seek d Truth »
Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
December 03, 2015, 11:17:29 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1792
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Oke, cukup sekian.


Terima kasih sudah membaca dan jika saya salah, mari sanggah saya dengan tulisan anda.

saya tdk tau agama anda.

Saya adalah Kristen, jadi yg anda gugat itu adalah Allah saya.

Ttg gugatan itu, itu sepenuhnya tergantung anda dan tdk perlu saya tanggapi.

saya hanya akan bertanya sedikit

diposisi agama anda, apakah saya yg Kristen selamat?

Jika ya, apa agama anda ? (soalnya penasaran)

jika tdk ya sdh,  itu sdh menjawab gugatan anda

REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)