Author Topic: Apakah Tuhan merugi jika Manusia berdosa?  (Read 4200 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 14, 2016, 08:59:11 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12151
  • tidak menyimpan kepahitan
Hehe. Jangan bayangkan Sorga kita dengan Sorga Allah adalah tempat yang sama. Semua Ilmu dan semua hal yang Allah punya tidak akan bisa kita Imajinasikan serta kita raih 'kejeniusan'  Tuhan. 
Jangan bayangkan Sorga Tuhan itu adalah Sorga yang ditempati manusia juga kelak. 
Jangan bayangkan mata Tuhan itu adalah mata yang mempunyai kelopak juga sehingga bisa berkedip seperti manusia. Saya dan anda pun tidak akan bisa membayangi wujud asli Tuhan seperti apa, yang ada kita bisa menjadi gila.

Apa yang dimiliki Tuhan tidak seperti apa yg dimiliki ciptaan-Nya.
Jika membahas apakah Sorga yg akan ditempati manusia memiliki ruang dan waktu, menurut saya kemungkinan Iya. Karena Roh Manusia menempati ruang dan waktu dalam jasad kita. Saya juga tidak punya bayangan Sorga itu seperti apa karena saya masih di bumi.
Saya katakan bahwa manusia tidak bisa memperbandingkan TUHAN secara "head to head" seperti itu.
Jika kamu katakan bahwa manusia tidak akan bisa membayangkan wujud asli TUHAN, maka TUHAN --menurut sya-- mampu untuk me-NYATA-kan wujud asli-Nya.

Jika TUHAN tidak mampu me-NYATA-kan wujud asli-Nya, apakah TUHAN sama kemampuannya dengan manusia. :)

Bukan. Artinya manusia itu mampu menyadari Tanda-Tanda Kebesaran Tuhan hanya dengan akal dan pikiriannya sendiri. Menyadari 'keberadaan' Tuhan. Saya tidak mengatakan hanya dengan akal dan pikiran manusia mampu menyaingi Tuhan.
Benar, sebab TUHAN Mahakuasa; sehingga TUHAN mampu melakukan apapun yang manusia tidak mampu lakukan.

Karena hidup ini adalah sebuah TES atau sebuah UJIAN.
Tuhan menurunkan bukti-bukti-Nya dan petunjuk-Nya dalam Al-Kitab contohnya untuk semata-mata membuat manusia berfikir bahwa inilah pedoman untuk melalui UJIAN yang sedang kita lakukan saat ini.
Lalu kenapa manusia masih ada yang tidak menyembah Tuhan? Karena Allah menciptakan saya dan anda serta seluruh umat manusia dengan dikarunai kemampuan bernama FREEWILL atau Kehendak Bebas.
Kita semua mempunyai Kehendak Bebas tidak seperti pesuruh-pesuruh di dalam Kerajaan-Nya yang hanya mematuhi.
Anda saat ini pun bisa melakukan apa yang Anda mau, membunuh, merampok, dan berzina sekalipun. Tapi anda tidak melakukannya.
Kenapa? Karena anda memiliki sebuah Pedoman dari Tuhan.
Bagaimana dengan manusia yang tidak mengikuti Tuhan? Tuhan telah memberi manusia FREEWILL dan sudah pula menurunkan Pedoman-Nya, itu semua karena manusia itu sendiri yang tidak menggunakan Kehendak Bebas atau akal dan pikirannya dengan baik. Jadi itu adalah salah manusia sendiri dan bukan tentang tanggungjawab/Kasih Tuhan untuk turun ke bumi, bukan?
Saya pikir, Allah tidak harus menguji manusia lagi.... karena Allah --menurut kamu-- sudah Mahatahu bukan?

Jika saya dan Anda yang menyadari Keadaan Tuhan lalu melihat para Atheis, apakah kita berfikir mereka sudah menggunakan akal dan pikirannya dengan baik?
Tidak semua orang yang telah menyadari keadaan Allah --prilakunya-- akan lebih baik dari pada orang-orang atheis. Sebab semakin "sadar" seseorang akan keberadaan TUHAN, maka semakin jahatlah ia dalam kelakuannya.

« Last Edit: February 14, 2016, 10:10:25 AM by sizxbn »
February 14, 2016, 09:16:41 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
Quote
Menurut logikaku, untung atau rugi itu adalah pikiran manusia. Tuhan mengerti pikiran manusia.
Saya rasa Tuhan mengerti semua ciptaannya.
Menurut logikaku, Tuhan mengerti semua ciptaan-Nya.

Lalu dengan mengertinya Tuhan Agung di Sorga tentang pemikiran manusia, apakah Tuhan pantas mengasihi kita dengan cara turun ke bumi berwujud manusia dan berpikiran manusia juga?
Siapakah manusia yang dapat menilai Tuhan pantas atau tidak pantas turun ke bumi?

Apa tidak ada cara lain bagi Tuhan yang sangat Agung untuk mengasihi kita tanpa turun dengan berwujud manusia dan tetap meng-Agungkan kebesaran dan kesuciannya di Sorga?
Jika @Stwan Zenn menemukan cara lain, beritahukan saja kepada Tuhan.

Karena bagi saya manusia itu hina dan sangat kecil sekali di galaksi ini.
Bila ditinjau dari ukuran fisik, @Stwan Zenn tidak salah bersimpulan begitu.

Terimakasih ya sudah menjawab dialog ini.
Sama-sama.

Salam
Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
February 21, 2016, 02:35:06 AM
Reply #32
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • FK - Roman ChaTOLic
  • Denominasi: Kuasa Mengampuni para Paus merupakan bukti Antikristus dalam Alkitab?

Tuhan itu Maha Besar, bukan?
Tuhan yang menciptakan alam semesta bukan? Yang menciptakan galaksi, matahari dan planet2 bukan?
Dia begitu Besarnya sehingga tidak ada yang bisa menandinginya, bukan?

Setujukah anda betapa Besar-nya Tuhan turun ke bumi di planet yang sangat kecil ini hanya untuk menebus dosa manusia?

Apakah manusia akan rugi jika Tuhan tidak turun ke bumi?

Jika anda mengatakan manusia akan rugi,

Apakah manusia tidak cukup hanya diberi akal pikirian yang sangat cerdas untuk berpikir bahwa Tuhan itu mengasihinya tanpa Tuhan turun ke bumi?

Saya hanya berdialog.. Jangan berpikiran negatif.
Terimakasih atas jawabannya, saya sangat mengapresiasi kalian
bold answer : gff detected (golongan fengaco forum)

Saya rasa Tuhan mengerti semua ciptaannya.
Lalu dengan mengertinya Tuhan Agung di Sorga tentang pemikiran manusia, apakah Tuhan pantas mengasihi kita dengan cara turun ke bumi berwujud manusia dan berpikiran manusia juga?

Apa tidak ada cara lain bagi Tuhan yang sangat Agung untuk mengasihi kita tanpa turun dengan berwujud manusia dan tetap meng-Agungkan kebesaran dan kesuciannya di Sorga?

Karena bagi saya manusia itu hina dan sangat kecil sekali di galaksi ini.


Terimakasih ya sudah menjawab dialog ini.
Salam
respons to bold : tulisan diatas tdk punya bentuk (jawaban/ sanggahan) -ybs main ketik wae... , Sementara anda mempertanyakan tuhan, pernahkah anda berfikir bhw zaman perbudakan pernah terjadi- Dan Musa mjd tolak ukur keyakinan pd pencipta. Setelah mjd nabi, Musa pun bernegoisasi ttg "penyampaian tulah dan pembebasan masyarakat budak", namun janji pencipta "terjadi" oleh rancangan-Nya. Dan kisah Musa hanya 50 persen dri rancangan-Nya atas pembebasan dn pelepasan dr perbudakan mesir saat itu.
trying connecting : So selagi ybs diatas berasumsi , ada kehendak pencipta yg tetap terjadi. Tentu itu bs secara manifestasi janji2Nya atau juga Nubuatan/bimbinganNya.
gw gk yakin bahwa "galaksi" mrpkan bagian ilmupeng yg tdk memiliki kapabilitas spesifik yg diimani , dan gw tidak pernah hidup dlm pertanyaan "apakah tuhan merugi jika manusia berdosa".
Smg selalu dikuatkan oleh iman bukan oleh fakta duniawi sperti galaksi atau kontroversi kejiwaan sendiri.
semoga Yesus Hidup dlm jiwa anda. may Child of Lord stay on your soul.
Galatia'5: 22-23
Research
From Antichrist to Brother in Christ: How Protestant Pastors View the Pope
February 21, 2016, 12:31:30 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2315
  • Gender: Male
  • Merdeka dalam Kristus
    • Christian Sermons
  • Denominasi: Kristen Trinitarian
Gff detected too.
Keliatan gak niat diskusi CUMA MODAL NUDUH ORANG GFF.
Bentar lagi juga plg dibanned.
Tunggu aja. Ga bakal lama.
I don't stuck up with doctrines, with doctrines people judged each other, but I keep learning, so that I can reach the true wisdom.
February 28, 2016, 12:23:24 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Apakah manusia akan rugi jika Tuhan tidak turun ke bumi?
Ini maksudnya lagi ngomongin Yesus yah ?

Firman itu adalah Allah
IMO, Firman telah turun ke bumi sejak AdamHawa.

Quote
Apakah Tuhan merugi jika Manusia berdosa?
Dari kacamata yang dikasih Perintah (Firman) ya tergantung orangnya, apakah ybs berpendapat merugikan Tuhan ato kagak KALO ybs menyia-nyiakan PerintahNya. Ato dilain sisi, ybs ga itung [untung-rugi]-nya di pihak Tuhan - melainkan dipihak diri sendiri ---> "gue rugi sendiri kalo nggak nurutin PerintahNya" ----atopun----  "gue untung kalo nurutin PerintahNya".

Quote
Jika anda mengatakan manusia akan rugi,
Apakah manusia tidak cukup hanya diberi akal pikirian yang sangat cerdas untuk berpikir bahwa Tuhan itu mengasihinya tanpa Tuhan turun ke bumi?
IMO, Tuhan telah turun ke bumi sejak AdamHawa.

Lalu mengapa Tuhan merasa merugi sehingga harus turun untuk membebaskan orang-orang yang merugi karena dosa?
Dari kalimat diatas, tentu maksudnya Yesus.

IMO, kalo Yesus adalah Tuhan didalam daging ---> Firman itu telah menjadi manusia



Anyway (imo) mao itu Tuhan kek, Tuhan Yesus kek ... perhitungan untung-ruginya itu cuma bisa ada dari pihak logika manusia.

Taroh sikon kayak gini aja supaya mudahnya :

Kita kadang pernah nasehatin temen ampe mulut berbusa namun nggak di dengerin.
Nah... secara hubungan temen VS temen, kadang kita bilang ke temen laen "rugi gue ... cape2 bilangin die supaya bla3x - nggak di dengerin. BBW (buang2 waktu)".

Dilain sisi,
kita sbg ortu nasehatin anak nggak henti2nya.
Nah... secara hubungan ortu VS anak, ortu pun kadang ada yang curhat ke temennya "rugi gue ... cape2 bilangin ni anak supaya bla3x - nggak di dengerin. BBW (buang2 waktu)".

Selanjutnya, bandingkan diri kita sendiri didalam sikon [temen VS temen] dengan sikon [ortu VS anak], lalu pikirkan. Apa yang didapet, terapkan itu ke Tuhan.

Soo....
pabila di sikon yg [kita sbg temen VS temen] lalu kita ungu,
ya terapin itu ke Tuhan. Tuhan juga begitu.

pabila di sikon yg [kita sbg ortu VS anak] lalu kita oranye,
terapin itu ke Tuhan. Tuhan juga begitu.

TAPI
pabila baik itu yg di sikon [kita sbg temen VS temen] maupun [kita sbg ortu VS anak], gak ada terlintas di benak kita yg spt ungu atopun oranye, apalagi ngadu/curhat ke orang laen..... ya terapin juga ini ke Tuhan. Tuhan juga begitu.

Dengan kata lain,
Pabila kamu sbg temen nggak pernah merasa rugi ngasih tau perihal yg bener/baik utk temanmu maka Tuhan juga nggak merasa rugi. Temenmu lah yg untung punya temen kayak kamu (terlepas apakah temenmu nurutin ato kagak "perintah"mu).

Pabila kamu sbg ortu nggak pernah merasa rugi ngasih tau perihal yg bener/baik utk anakmu maka Tuhan juga nggak merasa rugi. Anakmu lah yg untung punya ortu kayak kamu (terlepas apakah anakmu nurutin ato kagak "perintah"mu).

Quote
Apa tidak ada cara lain bagi Tuhan yang sangat Agung untuk mengasihi kita tanpa turun dengan berwujud manusia dan tetap meng-Agungkan kebesaran dan kesuciannya di Sorga?
Ya nggak ada cara laen. Kan katanya Tuhan itu perlu darah bercucuran (LITERALLY) dan perlu kematian (LITERALLY) utk ngapus dosa.

Asal jangan ditanya balik aja ke saya : KENAPA ijo ?
Soalnya saya nonK. Saya nggak percaya ijo  :char11:
« Last Edit: February 28, 2016, 12:31:18 AM by odading »
October 12, 2016, 11:28:07 PM
Reply #35
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
Apakah Tuhan merasa diuntungkan jika Manusia berbuat baik?
Apakah Tuhan merasa merugi jika Manusia berdosa?

Bagaimana pendapat anda?
Jika mampunyai waktu luang sekiranya bisa dijawab.

Terimakasih teman-teman
Sebelum menjawabnya silahkan dimengerti akan hal ini terlebih dulu..
Bumi adalah Planet yang special tidak ada lagi planet semacam bumi yang memiliki air , udara dan mahluk hidup, jika ada cerita cerita tentang alien itu hanyalah cerita isapan jempol, kenapa Bumi sangat berbeda? Karena bumi itu di buat  bukan terjadi dengan sendirinya.
Tuhan membuat Bumi pasti dengan Tujuan Allah itu sendiri..
Tuhan Allah tidak akan melakukan sesuatu tanpa tujuan/pengangguran.
Berbeda dengan binatang dan tumbuhan yang di ciptakan hanya melalui Firman, Manusia di ciptakan Tuhan dengan menghembuskan Nafas kehidupan ke dalam tanah liat yang di bentuk persis segambar dengan Penciptanya(Tuhan Allah itu sendiri)dan tanah liat itu berubah menjadi manusia
Manusia di jadikan Penguasa seperti Allah yang akan mengelola bumi, itulah sebabnya manusia bukan yang terkuat tetapi manusia bisa menguasai semua yang ada di bumi, baik binatang maupun tumbuhan ,Patung maupun bangunan..( walau ada beberapa kelompok  manusia yang  takut hewan  dan ada juga yang memuja hewan tetapi sebagian besar manusia cukup pandai untuk tidak menyembah hewan dan yang lainnya)
Jika kita menyembelih binatang atau memotong tumbuhan yang besar sekalipun maka tidak akan ada arwah binatang atau arwah pohon yang berada di tempat itu, tetapi berbeda dengan manusia jika di sembelih atau di bunuh maka tempat itu menjadi angker. Karena roh manusia tersebut belum dijemput sehingga menjadi gentayangan di tempat itu.. belum di jemput maksutnya adalah jika orang meninggal wajar biasanya di jemput oleh tuannya yaitu malikat pencabut nyawa atau malaikat yang baik.. tetapi jika kecelakaan atau di bunuh maka sebelum waktunya di jemput maka roh itu menjadi gentayangan.. jika kita bermain jalangkung biasanya di jawa maka kayu yang di nyanyikan menjadi berisi roh orang mati yang bisa menjawab yang di pertanyakan oleh orang /anak yang memanggil rohnya.. biasanya roh dari jaman yang sama, bukan dari jaman majapahit misalnya pakai bahasa sansekerta.. hehe   jika saatnya dijemput maka roh tersebut akan diangkat..
Manusia memiliki bagian dari Roh Allah sehingga roh manusia bersifat kekal.. Manusia tanpa roh Allah kita sebut sebagai Mayat karena Iblis tidak bisa masuk dan menjadikan mayat tersebut hidup apalagi punya anak tetapi roh Allah yang ada di kehidupan tiap manusia bisa bertumbuh dari kecil hingga dewasa bahkan bisa memiliki anak. Kalau banyak orang mengatakan bahwa manusia pasti berdosa memang dulu betul tetapi saat Tuhan sudah di kayu salib dan percaya dengan melakukan firmannya maka orang tsb di kuduskan oleh pengorbanan Tuhan
manusia memiliki roh Tuhan   dan Iblis adalah ibarat Gulma atau PARASIT pada tumbuhan..
Iblis berusaha menarik manusia kepada dosa.. salah satu cirinya adalah membalik balik Firman (apakah anda juga suka membalik balik Firman segeralah mengerti dan bertobat)
 mis: kej 3:1 ular itu berkata kepada perempuan itu.. tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya bukan?
Pertanyaan yang aneh.. kalau nga makan buahnya lalu makan apa? Wkwk..
 tetapi Iblis bicara dengan yakin dengan mengatakan” Tentulah…”

Tetapi yang dilakukan Iblis/ular membuahkan hasil..
dan Tuhan menghukumnya..
Kej 3:15 Keturunannya(wanita manusia) akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya..  Ular ini tidak mati tetapi dia ‘lintas generasi..” Ular ini sendiri yang meremukkan tumit keturunan wanita itu bukan keturunan ular meremukkan tumit keturunan wanita.
why  12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Jadi:
Jika anda tidak mengikuti hukum hukum Allah dan tidak memiliki kesaksian Yesus maka tenang tenang saja.. hidup akan seperti jalan tol. Enak 
tapi berhati hatilah jika anda mengikuti hukum hukum Allah maka Iblis akan menyerangmu, akan ada banyak godaan,banyak rintangan, kepahitan mencoba masuk,dsb.
dikatakan ular itu sdh menjadi naga dan “memerangi”jadi jangan berharap hidup akan menjadi mudah.. untuk itulah kita harus Jijik dengan dosa.
October 12, 2016, 11:29:42 PM
Reply #36
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
sambungan di atas..


Iblis tidak berani dengan Allah dan Tuhan tetapi iblis bisa membawa anak anak Allah yang TERSISIPI  dengan dosa kepada Neraka. Apalagi yang bukan anak Allah yang suka menikmati dosa akan menikmati neraka.maka selama masih anda hidup dan itu berarti masih ada kesempatan untuk bertobat karena Tuhan Yesus telah mati dikayu salib untuk kita, seharusnya setelah melakukan dosa maka kita tidak bisa menghapuskan dosa kita.. Tetapi Tuhan menyuruh untuk jangan diulangi lagi atau dengan kata lain pertobatan,

nah sekarang saya akan menjawab pertanyaan di atas..
Bahwa jika anda seorang ayah yang baik melihat anak yang dari daging dan darah anda sendiri di siksa di depan mata anda oleh musuh yang tidak berani dengan anda,apakah anda sedih? TENTU SANGAT SEDIH SEKALI.. demikian juga dengan Allah..  Manusia memiliki bagian dari Roh Allah yang kekal,baik di surge atau di neraka Tuhan sanggup melihatnya, oleh karena itu Tuhan meminta untuk hidup kita kudus agar tidak di bawa kepada neraka.. Wah 21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Tuhan telah memberikan solusi:
Mat 5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
seserius ini.. wah Tuhan tidak jahat Tuhan itu baik.. maaf selain itu Tuhan juga sangatlah Tegas.. jangan main main dengan dosa.. dosa bukanlah sekedar masalah walau menjanjikan kenikmatan sesaat tetapi harus di hindari karena mendatangkan MAUT.
Maut pada Pernikahan namanya Perceraian
Maut pada kebebasan namanya Penjara
Maut pada keuangan namanya Bokek/ nga punya uang
Maut pada Bisnis namanya Bangkrut
Maut pada Kesehatan namanya sakit penyakit
Maut pada Kehidupan adalah Kematian yg tidak ada kesempatan untuk merubahnya kembali.

Hati hati Strategi Iblis
Membalik balikkan Firman
Memasukkan content Iblis pada media salah satunya TV and Film mis: perselingkuhan, Emosi,dendam,mau enaknya sendiri,serakah,penakut, sombong , Porno grafi, ciuman, mengumbar nafsu, baju yang merangsang, rokok,dsb…
untuk anak anak, iblis menipu dengan Monster yang baik, Pahlawan binatang,pahlawan monster, monster yang baik, ciuman, bajunya minim walau film kartun sekalipun, kemarahan , balas dendam dsb
untuk orang dewasa Iblis menipu dengan jin baik .. beberapa saudara kita mengenal jin jahat dan jin baik.. mereka ini seakan ada jin yang berhati baik, mereka hanyalah menipu seperti bad cop and good cop (cara strategi polisi yang jahat dan baik untuk untuk membawa subyek menuju hal yang diinginkan mereka .
cara mudah:
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Iblis selalu meminta korban baik ilmu putih atau hitam.
Tuhan Yesus selalu memberiapa yang baik buat kita
walau baik semua iblis akan mengambil nyawa bukan bunga 7 rupa atau ayam hitam.. itu hanya sebegai kamuflase tetapi iblis mengincar NYAWA.
yang ikut pesugihan tiba tiba anak atau karyawannya sakit lalu meninggal..
ada yang menggunakan jin untuk berdagang makanan dsb
awas mereka mengincar nyawamu.. bertobatlah..

semoga jawabannya bisa memuaskan..
October 13, 2016, 08:43:44 AM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 516
  • Denominasi: Kharismatik
manusia butuh Tuhan atau Tuhan butuh manusia ?
October 13, 2016, 02:03:50 PM
Reply #38
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 5
manusia butuh Tuhan atau Tuhan butuh manusia ?
Jawabannya adalah Manusia membutuhkan Tuhan sebagai Penciptanya
Tuhan membutuhkan manusia sesuai dengan kehendaknya..

Mirip dengan Handphone butuh manusia untuk kelangsungan hidupnya
manusia butuh Handphone untuk menunjang keperluan manusia pemilik HP tsb.

kembali bahwa bumi ada demikian Special berbeda dengan planet lain adalah karena Tuhan yang membuat.
demikian juga rumah anda, anda dapatkan dari membuatnya atau membelinya.. sedang pertama kali rumah itu ada pasti ada orang yang membangunnya.. bukan ada dengan sendirinya.. kecuali tinggal di gua hehe..

dapat di pastikan bahwa semua barang yang ada di rumah anda pasti anda butuhkan..
misalnya AC rumah anda di paasang di atas pasti anda pakai untuk mendinginkan ruangan..
jika anda tidak memerlukannya maka ac itu tidak akan anda beli..
kalau AC tersebut rusak dan anda sanggup membeli yang baru maka AC tersebut nga pakai lama akan di keluarkan dari rumah anda lalu anda mengganti dengan AC baru...
misalnya contoh extrim .. saya bawa hadiah sebuah peti mati ke rumah anda sedang tidak ada yang meninggal maka artinya peti mati tersebut tidak di perlukan.. maka di pastikan peti mati tersebut akan segera anda keluarkan dari rumah anda..

Demikian Juga kalau anda ada di Bumi ini pastilah sedang dibutuhkan..
Manusia sering bertanya apa impianmu?apa tujuan Hidupmu? semuanya untuk kepentingan Pribadi
yang harus di tanyakan adalah uantuk apa anda Hidup, apa yang Tuhan mau dalam kehidupan anda?
seperti meja makan ada dalam rumahmu bukannya bertanya meja apa maumu? tetapi apa yang di maui oleh pemilik meja tersebut.. baik untuk alas televisi, baik untuk tempat makan, ataupun untuk belajar itu semua pemilik dari meja yang menentukan..

nah kalau Anda hidup di dunia ini..menurut anda untuk Apa?
Buat apa anda hidup?

ijinkan saya berikan ilustrasi..
kalau anda beli mesin senilai 100 juta dan dapat di pastikan bahwa setelah menghasilkan 75 juta maka mesin itu akan rusak.. pertanyaannya apakah anda akan membeli mesin itu... tentu saja TIDAK bukan..
jadi jika anda memiliki sesuatu pasti memiliki nilai  untuk menghasilkan lebih besar dari upaya anda untuk memilikinya..
nah silahkan chek.. tangan anda dulu beli berapa?
mata anda dulu beli berapa?
kaki anda dulu beli cash atau kredit berapa tahun..?
berapa nilai dari kehidupan anda..
tentunya sangat tidak ternilai..

nah sekarang kalau untuk menghadirkan anda di dunia ini saja sudah sangat berharga dan tidak bisa di beli dengan uang lalu untuk apa anda hidup di dunia ini..? tentunya harus lebih besar nilainya dari kehidupan anda sendiri.. hayoo siapa yang bisa menebak....
November 13, 2016, 08:59:02 PM
Reply #39
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 19
Benar. Saya sependapat.
Lalu mengapa Tuhan merasa merugi sehingga harus turun untuk membebaskan orang-orang yang merugi karena dosa?

Tuhan turun sendiri untuk menyelamatkan manusia karena kasih-Nya kepada manusia.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)