Author Topic: Apakah Tuhan merugi jika Manusia berdosa?  (Read 4164 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 18, 2017, 03:22:25 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12150
  • tidak menyimpan kepahitan
Benar. Saya sependapat.
Lalu mengapa Tuhan merasa merugi sehingga harus turun untuk membebaskan orang-orang yang merugi karena dosa?
Benar. Saya sependapat. Bagi pemikiran saya sahaja lho ya.
Tetapi bisakah anda jelaskan pertanyaan saya yang diatas post ini?

Turunnya TUHAN ke bumi bukan karena Dia merasa merugi melainkan untuk menunjukkan Kasih-Nya yg besar kepada orang-orang berdosa. :afro:
September 19, 2017, 03:40:49 PM
Reply #51
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Turunnya TUHAN ke bumi bukan karena Dia merasa merugi melainkan untuk menunjukkan Kasih-Nya yg besar kepada orang-orang berdosa. :afro:

Amin
September 20, 2017, 07:55:38 AM
Reply #52
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 187
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Apakah Tuhan merasa diuntungkan jika Manusia berbuat baik?
Apakah Tuhan merasa merugi jika Manusia berdosa?

Bagaimana pendapat anda?
Jika mampunyai waktu luang sekiranya bisa dijawab.

Terimakasih teman-teman

Pertanyaan diatas salah satu pertanyaan dari sudut pandang saya sebelum lahir baru, dimana tuhan dianggap rugi dan untung atas penyembahan/perbuatan manusia.

Menurut saya,
1 pandangan manusia..
Tuhan tidaklah untung dan rugi disini..
Justru yang untung rugi adalah manusia itu sendiri.. Baik upah(disorga)/konsekuensi(didunia) yang akan diterimanya..

2.pandangan Tuhan
Karena  Tuhan Maha Pengasih, diriNya menginginkan manusia untuk selamat dari kutukan dosa yang ada pada setiap diri manusia (sebab upah dosa adalah maut).. Karena apa?
Karena diriNya Tuhan Yang Maha Pengasih (bukan manusia/bukan kasih seorang manusia yang terbatas)

Salam,
September 20, 2017, 08:32:20 AM
Reply #53
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 187
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Saya setuju dengan anda bahwa Kekuasaan dan Kemuliaan Tuhan sangatlah Tinggi, berada di paling atas. Tapi menurut saya yang membuat hal ini sangat aneh dan tidak pantas adalah Tuhan Yang Maha Tinggi bertemu dengan manusia yang dikuasai oleh  dosa yang berada di paling bawah.
Mengapa anda mempercayai bahwa itu tidak mengurangi Kemuliaan dan Kekuasaan Tuhan?

Jika menurut anda seperti itu, menurut saya dengan diturunkan-Nya Tuhan ke bumi ini sebagai tindak pelemahan Tuhan. Anda percaya bahwa Tuhan itu kekal, saya pun percaya bahwa Tuhan itu kekal.
Tapi jika Tuhan diturunkan ke bumi ini,  itu artinya Tuhan memiliki sebuah ruang dan waktu yang merupakan bukan ciri-ciri Ketuhanan, yaitu Kekal dan tidak akan Musnah. Saya percaya bahwa Tuhan itu tidak memilki waktu atau tidak memilki awal dan akhir dalam bentuk apapun. Saya hanya mempercayai Tuhan di Sorga.

Tuhan cukup mengutus para utusan-Nya untuk menyampaikan tanda-tanda Kebesaran-Nya di bumi pun saya kira sudah cukup untuk manusia. Tuhan tidak perlu menunjukan Diri-nya dengan turun ke bumi untuk meyakinkan manusia bahwa Tuhan itu lebih nyata.

Kenapa?
Karena menurut saya manusia dan jin yang anda sebutkan itu memiliki sebuah Akal dan Pikiran.

Tuhan menciptakan kita dengan salah satu Anugrah yaitu Freewill atau KEHENDAK BEBAS.

Jika seseorang tumbuh di kalangan orang-orang atheist dan dia terlahir atheist, lalu dia menggunakan Akal & Pikirannya, dia pasti bisa menemukan dan menyadari siapa Tuhan Sejati tanpa diturunkan-Nya Tuhan, karena Tuhan sudah menyampaikan tanda-tanda Kebesaran-Nya di seluruh alam semesta ini bila kita amati.
.

Ikut nimbrung ya..

Kalau anda mengakui Tuhan itu ada dan Maha Segalanya. Mengapa anda mengira Tuhan turun kedunia mengurangi standar Tuhan sebagai Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Mulia?
(Menurut saya.. Karena anda tidak percaya bahwa Yesus itu Tuhan)

1. Tuhan itu mau menunjukkan/mengajarkan secara rasional bahwa seorang manusia untuk berlaku hidupnya seperti diriNya
2. Untuk menyelamatkan manusia dari kutukan /ikatan dosa (kalau perlu, ditanya lebih lanjut nantinya bila aktif kembali)

Tindak pelemahan Tuhan, sekali2 tidak..
Adakah manusia yang dapat berbuat seperti diriNya pas didunia?
Adakah manusia yang rela mengorbankan dirinya untuk orang lain?
Adakah manusia yang hidup kembali setelah 3 hari dan naik ke sorga? (Menunjukkan kekekalanNya)
Anda melihat itu semua melemahkan? Adakah yang sebelum-sebelumnya melakukan hal tersebut?

Nah mengenai utusan dan lain-lain..
Pada umumnya manusia akan percaya bila itu terlihat, bila itu tidak terlihat (sebagian manusia ga akan percaya)
Yang kelihatan aja belum tentu percaya, apalagi yang ga kelihatan..

Saya pribadi melihat bedanya hubungan/kedekatan ya.. Antara atheis dan Kekristenan..
Kalau di Kekristenan, biasanya merasakan bahwa pribadi Tuhan itu lebih nyata dan adanya panduan dari Firman Tuhan lebih mendapatkan hubungan tersebut.

Dan 1 lagi.. Tuhan tidak dapat dijangkau dengan akal & pikiran manusia yang terbatas..

Tuhan yang kami kenal tidaklah seangkuh seperti yang anda tuliskan diatas. DiriNya memiliki kasih yang tidak terbatas untuk tidak ragu2 datang kepada setiap manusia (baik saya dan anda sekalian) untuk menyelamatkan diri kita semua.

Salam,
September 21, 2017, 02:17:21 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1133
Tuhan itu bebas Nilai, karena itu jangan sembarang menilai Tuhan. Kita cukup hanya mengetahui bahwa DIA adalah KASIH, dan karena setia Kasih-Nya, maka DIA tidak bisa mengingkari diri-Nya.
Untung bagi kita, belum tentu untung di mata Tuhan, begitu juga sebaliknya. Rancangan-Ku bukan rancanganmu.
Hendaknya kita sebaiknya  hanya belajar dan meminta tuntunan ROH KUDUS untuk dapat memahami ajaran-Nya di Alkitab dan melaksanakannya di dalam seluruh kehidupan kita dengan penuh Syukur, Penuh Kasih dan Penuh Kerendahan hati.

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
September 21, 2017, 02:30:18 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1133
Saya setuju dengan anda bahwa Kekuasaan dan Kemuliaan Tuhan sangatlah Tinggi, berada di paling atas. Tapi menurut saya yang membuat hal ini sangat aneh dan tidak pantas adalah Tuhan Yang Maha Tinggi bertemu dengan manusia yang dikuasai oleh  dosa yang berada di paling bawah.
Mengapa anda mempercayai bahwa itu tidak mengurangi Kemuliaan dan Kekuasaan Tuhan?

Jika menurut anda seperti itu, menurut saya dengan diturunkan-Nya Tuhan ke bumi ini sebagai tindak pelemahan Tuhan. Anda percaya bahwa Tuhan itu kekal, saya pun percaya bahwa Tuhan itu kekal.
Tapi jika Tuhan diturunkan ke bumi ini,  itu artinya Tuhan memiliki sebuah ruang dan waktu yang merupakan bukan ciri-ciri Ketuhanan, yaitu Kekal dan tidak akan Musnah. Saya percaya bahwa Tuhan itu tidak memilki waktu atau tidak memilki awal dan akhir dalam bentuk apapun. Saya hanya mempercayai Tuhan di Sorga.

Tuhan cukup mengutus para utusan-Nya untuk menyampaikan tanda-tanda Kebesaran-Nya di bumi pun saya kira sudah cukup untuk manusia. Tuhan tidak perlu menunjukan Diri-nya dengan turun ke bumi untuk meyakinkan manusia bahwa Tuhan itu lebih nyata.

Kenapa?
Karena menurut saya manusia dan jin yang anda sebutkan itu memiliki sebuah Akal dan Pikiran.

Tuhan menciptakan kita dengan salah satu Anugrah yaitu Freewill atau KEHENDAK BEBAS.

Jika seseorang tumbuh di kalangan orang-orang atheist dan dia terlahir atheist, lalu dia menggunakan Akal & Pikirannya, dia pasti bisa menemukan dan menyadari siapa Tuhan Sejati tanpa diturunkan-Nya Tuhan, karena Tuhan sudah menyampaikan tanda-tanda Kebesaran-Nya di seluruh alam semesta ini bila kita amati.



.
Bro, sebelum Tuhan mengirimkan Putera-Nya sendiri ke dunia ini, sebenarnya sudah ada Nabi2 yang diutus-Nya terlebih dahulu, tetapi manusia tidak sadar2 dan mengerti juga, juga tidak percaya. Bro boleh baca dalam Cerita Penggarap Kebun Anggur. Malah Putera-Nya sendiri disalib oleh manusia. Semua Pengorbanan-Nya karena DIA tidak bisa mengingkari diri-Nya adalah KASIHdan  karena  DIA yang menciptakan kita semua.

Salam Damai...

Tuhan memberkati...
September 22, 2017, 01:08:18 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12150
  • tidak menyimpan kepahitan
Hehe. Jangan bayangkan Sorga kita dengan Sorga Allah adalah tempat yang sama. Semua Ilmu dan semua hal yang Allah punya tidak akan bisa kita Imajinasikan serta kita raih 'kejeniusan'  Tuhan. 
Jangan bayangkan Sorga Tuhan itu adalah Sorga yang ditempati manusia juga kelak. 
Jangan bayangkan mata Tuhan itu adalah mata yang mempunyai kelopak juga sehingga bisa berkedip seperti manusia. Saya dan anda pun tidak akan bisa membayangi wujud asli Tuhan seperti apa, yang ada kita bisa menjadi gila.

Apa yang dimiliki Tuhan tidak seperti apa yg dimiliki ciptaan-Nya.
Jika membahas apakah Sorga yg akan ditempati manusia memiliki ruang dan waktu, menurut saya kemungkinan Iya. Karena Roh Manusia menempati ruang dan waktu dalam jasad kita. Saya juga tidak punya bayangan Sorga itu seperti apa karena saya masih di bumi.
Dari mana kamu tahu bahwa 'roh' manusia itu ada di dalam jasadnya dan menempati ruang dan waktu?
 
Bukan. Artinya manusia itu mampu menyadari Tanda-Tanda Kebesaran Tuhan hanya dengan akal dan pikiriannya sendiri. Menyadari 'keberadaan' Tuhan. Saya tidak mengatakan hanya dengan akal dan pikiran manusia mampu menyaingi Tuhan.
Jika pikran kita hanya sekedar tahu/menyadari akan keberadaan TUHAN, lantas kenapa kemudian kamu 'protes' ketika TUHAN menunjukan Diri-nya dengan turun ke bumi?
 
Karena hidup ini adalah sebuah TES atau sebuah UJIAN.
Tuhan menurunkan bukti-bukti-Nya dan petunjuk-Nya dalam Al-Kitab contohnya untuk semata-mata membuat manusia berfikir bahwa inilah pedoman untuk melalui UJIAN yang sedang kita lakukan saat ini.
Lalu kenapa manusia masih ada yang tidak menyembah Tuhan? Karena Allah menciptakan saya dan anda serta seluruh umat manusia dengan dikarunai kemampuan bernama FREEWILL atau Kehendak Bebas.
Kita semua mempunyai Kehendak Bebas tidak seperti pesuruh-pesuruh di dalam Kerajaan-Nya yang hanya mematuhi.
Anda saat ini pun bisa melakukan apa yang Anda mau, membunuh, merampok, dan berzina sekalipun. Tapi anda tidak melakukannya.
Kenapa? Karena anda memiliki sebuah Pedoman dari Tuhan.
Bagaimana dengan manusia yang tidak mengikuti Tuhan? Tuhan telah memberi manusia FREEWILL dan sudah pula menurunkan Pedoman-Nya, itu semua karena manusia itu sendiri yang tidak menggunakan Kehendak Bebas atau akal dan pikirannya dengan baik. Jadi itu adalah salah manusia sendiri dan bukan tentang tanggungjawab/Kasih Tuhan untuk turun ke bumi, bukan?
Apakah manusia --menurut kamu-- dapat sanggup berhasil mencapai hidup yang dikehendaki oleh TUHAN dengan hanya bermodalkan FreeWill dan Kitab Suci? sehingga kamu merasa keberatan ketika TUHAN memberikan kasih karunia-Nya kepada manusia dengan turun ke bumi?

Jika saya dan Anda yang menyadari Keadaan Tuhan lalu melihat para Atheis, apakah kita berfikir mereka sudah menggunakan akal dan pikirannya dengan baik?
Para atheis jelas-jelas telah menggunakan akal-pikiranya secara maksimal sehingga kemudian mereka memutuskan untuk menolak keberadaan TUHAN.... apakah kamu tidak tahu akan hal itu? :)
April 10, 2018, 05:59:04 AM
Reply #57
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 26
  • Gender: Male
  • Kasihi Sesama Seperti Diri Sendiri - Kesetaraan
    • Indonesia Strong From Village
  • Denominasi: Protestan
Kamu punya motor atau punya laptop di rumah.....
Menurutmu kalau laptop atau motor tersebut hancur, mau?
Tidak kan....

Demikian juga Tuhan tidak ingin ciptaan-Nya rusak.
Salam....
April 11, 2018, 11:08:32 AM
Reply #58
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 57
  • Denominasi: Protestan
Apakah Tuhan merasa diuntungkan jika Manusia berbuat baik?
Apakah Tuhan merasa merugi jika Manusia berdosa?

Bagaimana pendapat anda?
Jika mampunyai waktu luang sekiranya bisa dijawab.

Terimakasih teman-teman

TUHAN TIDAK DIUNTUNGKAN JIKA MANUSIA BERBUAT BAIK DAN TUHAN JUGA TIDAK DIRUGIKAN JIKA MANUSIA BERBUAT DOSA, KARENA PERBUATAN BAIK MANUSIA MERUPAKAN PEMULIHAN ATAS PEMBERONTAKANNYA KEPADA ALLAH (MELALUI ADAM DAN HAWA) SEDANGKAN PERBUATAN BURUKNYA MERUPAKAN PEMBERONTAKANNYA DI DALAM ADAM DAN HAWA.
TAPI MENGAPA ALLAH BEGITU PEDULI DENGAN KEBERADAAN MANUSIA SEHINGGA IA MENGUTUS YESUS KRISTUS SANG FIRMAN YANG HIDUP UNTUK DATANG KEDUNIA MENEBUS MANUSIA YANG BERDOSA?
MENURUT PENDAPAT SAYA BERDASARKAN APA YANG DICATAT OLEH ALKITAB MAKA PENCAMPAKKAN IBLIS OLEH ALLAH KE DUNIA ORANG MATI TIDAK TERLEPAS DARI PENCAMPAKKAN IBLIS KE DUNIA DIMANA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA YANG SEYOGIANYA ALLAH RENCANAKAN UNTUK PADA AKHIRNYA DISELAMATKAN SEHINGGA ALLAH MEMILIKI HASIL CIPTAANNYA YANG MEMULIAKAN ALLAH BUKAN HANYA SEBAGAI KEWAJIBANNYA KEPADA ALLAH TETAPI SEBAGAI UCAPAN SYUKURNYA KEPADA ALLAH KARENA KESELAMATAN YANG TELAH DIRAIHNYA
April 12, 2018, 06:00:11 PM
Reply #59
  • Global Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9688
  • ForumKristen.com
@HANANYA HANAFI:  Demi kenyamanan dalam membaca dan berdiskusi, harap biasakan untuk menulis secara wajar, tidak semuanya dalam huruf kapital.

Salam
Kesalahan-kesalahan dalam Kesaksian Meiga Fitri
Pancasila bukan Jimat, oleh Franz Magnis Suseno
Ahok Diwawancara CCTV
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)