Author Topic: Aku Ingin Memulai Lembaran Hidup Yang Baru  (Read 842 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 12, 2016, 11:16:18 AM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Methodist
Syaloom Pak/Bu.

Saya Lucas. Umur saya 34. To the point saja ya.

Saya merasa setiap keputusan hidup saya salah dan selalu sadar terlalu terlambat.

Saya seorang PNS sudah hampir 8 tahun. Seorang dokter. Sekarang sedang pendidikan spesialis anestesi. Saya menyesal mengambil pendidikan ini. Sebelumnya, tahun 2012 saya keluar dari bedah UGM.

Saya sudah nyaman dengan menjadi dokter umum. Hidup sederhana dan bahagia. Tidak ada ambisi untuk jabatan dan harta.

Saya bosan dan lelah dengan pendidikan ini

Dengan segala harassment dan biaya yang mahal dan pertentangan dengan prinsip hidup, saya tidak ada keinginan untuk melanjutkannya.

Tapi saya sudah berhutang ke bank 100 jt. Sisa tabungan 80 jutaan. Dan saya sudah berjanji ke bupati dari tempat saya bekerja bahwa saya tidak akan keluar dari pendidikan ini.

Saya bosan. Saya merasa sangat tersiksa.

Saya malah berkeinginan mau melayani Tuhan lewat gereja dan tetap praktek dokter secara sosial.

Saya siap untuk melepaskan status pegawai negri saya, karena saya berjanji akan keluar dari pegawai negri jika saya keluar dari pendidikan ini.

Saya mohon masukan dan doa dari Bapak/Ibu untuk saya.

Terima kasih.
February 12, 2016, 12:16:33 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 747
  • Gender: Female
  • no one perfect
  • Denominasi: follower of Jesus Christ
Syaloom Pak/Bu.

Saya Lucas. Umur saya 34. To the point saja ya.

Saya merasa setiap keputusan hidup saya salah dan selalu sadar terlalu terlambat.

Saya seorang PNS sudah hampir 8 tahun. Seorang dokter. Sekarang sedang pendidikan spesialis anestesi. Saya menyesal mengambil pendidikan ini. Sebelumnya, tahun 2012 saya keluar dari bedah UGM.

Saya sudah nyaman dengan menjadi dokter umum. Hidup sederhana dan bahagia. Tidak ada ambisi untuk jabatan dan harta.

Saya bosan dan lelah dengan pendidikan ini

Dengan segala harassment dan biaya yang mahal dan pertentangan dengan prinsip hidup, saya tidak ada keinginan untuk melanjutkannya.

Tapi saya sudah berhutang ke bank 100 jt. Sisa tabungan 80 jutaan. Dan saya sudah berjanji ke bupati dari tempat saya bekerja bahwa saya tidak akan keluar dari pendidikan ini.

Saya bosan. Saya merasa sangat tersiksa.

Saya malah berkeinginan mau melayani Tuhan lewat gereja dan tetap praktek dokter secara sosial.

Saya siap untuk melepaskan status pegawai negri saya, karena saya berjanji akan keluar dari pegawai negri jika saya keluar dari pendidikan ini.

Saya mohon masukan dan doa dari Bapak/Ibu untuk saya.

Terima kasih.
semua pekerjaan yang menjadi berkat untuk orang lain adalah pekerjaan yng datangnya dari hati kak..
kalau ga da hati, ntah karen terpaksa, terpaksa aatau tersiksa semua hanya akan jadi batu sandungan ntah untuk kita sndiri atau orang lain...
kalau bukan panggilan ya jangan dijalani....
 ;D ;D
setiap keputusan yang kt buat akan selalu membawa akibat kak...
itudah dari sononya gt...
tapi kalau kita membuat keputusan dengan hati kita(dengan ty TUHAN tentunya)  itu akn buat kita lebih tnang menghadapi setiap resiko yang akan terjadi...
daripda membuat keputusan yang terlalu banyak dapet intervensi dari orang lain...berdoa aja..tanya TUHAN harus apa, putuskan apa yang sebnarnya TUHAN taroh dihati mu dan tekuni sampai akhir... ;D ;D
because things will get better,


one day i will say it wasn't easy, but i made it with christ
February 12, 2016, 01:58:24 PM
Reply #2
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 128
  • Gender: Female
  • Designer
  • Denominasi: Protestan
Syaloom Pak/Bu.

Saya Lucas. Umur saya 34. To the point saja ya.

Saya merasa setiap keputusan hidup saya salah dan selalu sadar terlalu terlambat.

Saya seorang PNS sudah hampir 8 tahun. Seorang dokter. Sekarang sedang pendidikan spesialis anestesi. Saya menyesal mengambil pendidikan ini. Sebelumnya, tahun 2012 saya keluar dari bedah UGM.

Saya sudah nyaman dengan menjadi dokter umum. Hidup sederhana dan bahagia. Tidak ada ambisi untuk jabatan dan harta.

Saya bosan dan lelah dengan pendidikan ini

Dengan segala harassment dan biaya yang mahal dan pertentangan dengan prinsip hidup, saya tidak ada keinginan untuk melanjutkannya.

Tapi saya sudah berhutang ke bank 100 jt. Sisa tabungan 80 jutaan. Dan saya sudah berjanji ke bupati dari tempat saya bekerja bahwa saya tidak akan keluar dari pendidikan ini.

Saya bosan. Saya merasa sangat tersiksa.

Saya malah berkeinginan mau melayani Tuhan lewat gereja dan tetap praktek dokter secara sosial.

Saya siap untuk melepaskan status pegawai negri saya, karena saya berjanji akan keluar dari pegawai negri jika saya keluar dari pendidikan ini.

Saya mohon masukan dan doa dari Bapak/Ibu untuk saya.

Terima kasih.

Apapun keputusan yang sudah anda ambil harus anda pertanggung jawabkan dengan menyelesaikan pendidikan anda . Apalagi Anda sudah berjanji bahwa anda tidak akan keluar dari pendidikan ini ,sebagai seorang pria janji itu harus ditepati .

Dalam hidup anda ,anda akan selalu dihadapkan dengan banyak pilihan dan keputusan, Keputusan yang anda ambil tidak mungkin selalu benar ,ada kalanya salah dan selalu salah tetapi dari situ anda belajar menyelesaikannya. Jika keputusan yang anda ambil selalu salah dan anda memilih untuk lompat bukan menyelesaikannya, pertama ; justru suatu hari anda akan dihantui rasa penyesalan karena ada yang belum anda bereskan , kedua ; hidup anda tidak akan pernah naik tetapi stak di tempat dalam arti anda tidak akan pernah maju.

Jika anda berkeinginan melayani Tuhan itu bagus ,tetapi lebih baik anda selesaikan pendidikan anda dulu karena jika sekarang saja anda tidak dapat bertanggung jawab dengan keputusan yang sudah anda ambil ,bagaimana anda dapat bertanggung jawab dalam melayani Tuhan. Selesaikan tanggung jawab dari mulai yang terkecil sebelum anda menerima tanggung jawab yang lebih besar.
"Hidup itu sederhana, tetapi kita cenderung membuatnya menjadi rumit - Confucius
-------------------------------------------------------------------------
"Hidup tidaklah rumit tapi kita lah yang membuatnya rumit"
February 12, 2016, 03:24:31 PM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 105
  • Gender: Female
  • Denominasi: Protestan

Saya bosan dan lelah dengan pendidikan ini

Dengan segala harassment dan biaya yang mahal dan pertentangan dengan prinsip hidup, saya tidak ada keinginan untuk melanjutkannya.

Wow, cukup bikin dilema y pergumulannya. Sedikit pendapat dari saya yh
1. Bisa dikatakan anda beruntung bisa melanjutkan spesialis, dimana ada begitu banyak orang yg sangat ingin melanjut tapi ga bisa krn terkendala disana-sini.

2. Anda sedang jenuh seprtinya, mungkin anda kurang piknik tu (hehe.. becanda) sediain waktu buat refreshing dulu lah dgn jalan2 cari inspirasi ato ngelakuin hobi yg disuka.

3. Namanya sdg jalani pendidikn yh emang butuh perjuangan dan kerendahan hati yg ekstra, akan ada banyak hal yg berusaha buat anda down dan menyerah.

4. Anda katakan sering buat kesalahan dalam memilih, nah sekarang anda dihadapkan dgn pilihan berisiko tinggi lg, keluar dari Sekolah dan PNS anda atau tetap bertahan sedikit waktu lagi utk tetap mempertahankan keduanya. Bila anda melepas keduanya bukan tdk mungkin loh anda bakal menyesal juga di kemudian hari, krn ini menyangkut harga diri anda juga pastinya.

5. Biasanya seseorang yg sanggup ngadepin badai topan apapun di hidupnya punya motivasi pribadi yg membuat dia tetap kuat. Coba ditelusuri dh, apa yg jadi motivasi terbesar anda dalam ngejalanin profesi ini, mungkin salah satunya, anda bisa membantu lebih banyak orang utk bertahan hidup bila anda bersedia meningkatkan keahlian anda.

6. Namun, yg terpenting emang didoain dulu dh kayaknya. Setelah dipertimbangkan dgn matang dan anda sudah damai sejahtera dgn jawaban akhirnya silahkan dilakukan krn selanjutnya saya yakin anda bisa jalanin pilihan itu dgn hati yg bahagia n damai sejahtera. Bila ternyata pilihan terakhirnya tetap bertahan sdikit waktu lagi di pendidikannya walau dgn merayap juga tidak apa, saya ucapkan bravo mas bro krn emang "No Pain No Gain" namun jika tidak pun akan tetap saya katakan bravo juga utk keteguhan hatinya yg sudah memilih dan udh yakin ga bakal mnyesali apapun lagi di kemudian hari.

Btw yg diatas cuma IMHO yh, oh y jika punya waktu ada film yg cukup inspiratif loh judulnya "GIfted Hand" mungkin bisa sedikit menyegarkan pikiran setelah nonton.
Akhir kata, tetap semangat yh :)
GBU


« Last Edit: February 12, 2016, 03:28:14 PM by Erincristia »
February 16, 2016, 12:12:48 PM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Methodist
Syaloom,

Keadaan kesehatan saya memburuk sejak mengikuti pendidikan ini. Kemungkinan besar saya tidak akan melanjutkannya. Dunia belum berakhir buat saya. Terima kasih atas doa dan komentarnya.
February 25, 2016, 08:17:54 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 747
  • Gender: Female
  • no one perfect
  • Denominasi: follower of Jesus Christ
Syaloom,

Keadaan kesehatan saya memburuk sejak mengikuti pendidikan ini. Kemungkinan besar saya tidak akan melanjutkannya. Dunia belum berakhir buat saya. Terima kasih atas doa dan komentarnya.
semoga cepat membaik...yap dunia belum berakhir karena masih ada TUHAN...ters semangat menemukan kehendak TUHAN dan melakukan yang terbaik kak GB
because things will get better,


one day i will say it wasn't easy, but i made it with christ
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)