Author Topic: Saksi-Saksi Yehuwa adalah juga Kristen  (Read 11645 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 14, 2017, 09:35:06 AM
Reply #220
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
..cut..
Menurut saya, permasalahan nya begini saudara ku .. disaat perihal keselamatan, tentang  "makna Keselamatan" digeser pemahamannya menjadi "makna pengetahuan akan Ke-Allahan", mengakibatkan terjadi penghakiman yang dilakukan manusia, terhadap para pengikut Kristus.

Menurut saya, banyak orang  telah "keliru" dalam memahami  perkataan Yesus: menjelang akhir jaman, banyak orang berseru .. Tuhan, Tuhan .. bukankah aku memberitakan nama-mu dan bahkan mengadakan mukjizat demi nama-Mu, lalu pada saat itu .. Yesus berkata, enyahlah kamu para pengikut setan...

Nah, FT tersebut diatas, sering sekali dijadikan dasar untuk menghakimi pemahaman yang berbeda dengan pemahaman kita sendiri, pada hal .. jika kita "teliti" dengan benar perkataan Yesus tersebut, maka FT itu .. "tidak ditujukan untuk para pengikut Yesus", tetapi FT tersebut ..ditujukan untuk semua agama dan kepercayaan diluar Kristen dimana banyak agama dan kepercayaan berseru pada "Tuhan", tetapi seruan "Tuhan" itu .. BUKAN  ditujukan untuk berseru pada Tuhan Yesus, nah .. untuk merekalah FT ini Yesus katakan.

Tentang Ajaran Sesat atau Anti Kristus ini, Para Rasul telah menjelaskan prasyarat terhadap Ajaran Sesat dan Anti Kristus di dalam Alkitab, yang meliputi :
(1). Ajaran yang tidak mengakui, bahwa Kristus sudah datang SEBAGAI  MANUSIA.
(2). Ajaran yang menyangkal Kematian Kristus.
(3). Ajaran yang mengumbar Nafsu.
(4). Ajaran yang tidak mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat dunia.
(5). Ajaran yang tidak melaksanakan Perintah Yesus, yaitu : Kasih pada Allah dan Sesama manusia.
Sementara:
(1). SSY MENGAKUI bahwa Kristus sudah datang Sebagai Manusia.
(2). SSY tidak menyangkal kematian dan penyaliban Yesus.
(3). SSY tidak mengajarkan untuk mengumbar Nafsu.
(4). SSY mengakui, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat mereka.
(5). SSY mengajarkan, agar para jemaat mereka, benar-benar melaksanakan perintah Yesus dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengasihi Allah dan Sesama manusia.

Seperti penjelasan saya diatas, maka permasalahan muncul .. pada saat kita merubah tentang keselamatan, dari  "pemahaman makna Keselamatan", menjadi "pemahaman pengetahuan akan ke-Allahan", sehingga dengan pergeseran pemahaman tersebut, maka kita menyatakan .. bahwa SSY itu adalah Ajaran Sesat atau Non Kristen., pada hal .. berdasarkan ke-5 point diatas, mereka juga adalah para pengikut Kristus.

Nah, SSY mengakui .. bahwa Allah yang sebenarnya adalah YHVH dan Yesus hanyalah sesuatu yang keluar dan terpisah dari pada YHVH, yang disebut sebagai Firman.

Nah, jika pemahaman mereka adalah demikian adanya, maka menurut saya .. pemahaman SSY ini "tidak begitu berbeda" dengan pemahaman Ajaran Tritunggal yang ada pada mayoritas Kristen di Indonesia ini, atau Ajaran Tritunggal Barat, "Hanya" perbedaannya adalah : Mayoritas Kristen di Indonesia, mengakui .. bahwa sekalipun Firman itu keluar dan terpisah dari Bapa, tetapi Firman itu adalah Setara dengan Bapa. Perbedaan pemahaman ini, telah membawa pemisahan pengertian .. dimana dalam Ajaran Tritunggal Barat, karena Firman adalah Setara dengan Bapa, maka Firman dan Bapa adalah Dwitunggal Maha Kudus, artinya .. ada 2 Oknum yang terpisah dalam kesatuan Ilahi., sementara SSY memahami .. keterpisahan Firman dari Bapa, adalah "BUKTI" bahwa Firman itu "Lebih rendah atau tidak setara dengan Bapa".

Nah, bagi kalangan Mayoritas Kristen di Indonesia ini .. Anggaban SSY sebagai pengikut YHVH adalah suatu anggaban seakan-akan SSY itu "Menentang Kristus", pada hal .. anggaban itu terjadi, sebab mayoritas Kristen di indonesia ini, tidak memahami dan tidak mengenal siapa itu YHVH ? Dimana mayoritas Kristen di Indonesia ini, hanya memahami .. bahwa YHVH adalah Allah yang menyatakan diri pada Israel.

Nah, bagi setiap orang yang memahami dan mengenal siapa itu YHVH, maka saya percaya .. mereka tidak akan mengatakan, bahwa SSY itu adalah Ajaran Sesat, mengapa ? Sebab YHVH itu adalah Nama Sang Firman sebelum menjadi manusia, dan Yesus adalah Nama Sang Firman setelah menjadi Manusia, artinya adalah : YHVH dan Yesus adalah Sama.

Saudara ku .. mari kita lupakan segala perbedaan pemahaman tentang "Ke-Allahan", sebab kita semua adalah satu, Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.


Salam ...
July 14, 2017, 10:17:10 AM
Reply #221
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Menurut saya, permasalahan nya begini saudara ku .. disaat perihal keselamatan, tentang  "makna Keselamatan" digeser pemahamannya menjadi "makna pengetahuan akan Ke-Allahan", mengakibatkan terjadi penghakiman yang dilakukan manusia, terhadap para pengikut Kristus.

Bukan penghakiman bro tetapi "kebenaran" (truth) yaitu tidak mungkin ada keselamatan tanpa iman yang benar dan tidak mungkin ada iman yang benar tanpa pengenalan akan Kristus dengan benar sesuai Firman Tuhan.

Quote
Menurut saya, banyak orang  telah "keliru" dalam memahami  perkataan Yesus: menjelang akhir jaman, banyak orang berseru .. Tuhan, Tuhan .. bukankah aku memberitakan nama-mu dan bahkan mengadakan mukjizat demi nama-Mu, lalu pada saat itu .. Yesus berkata, enyahlah kamu para pengikut setan...
Nah, FT tersebut diatas, sering sekali dijadikan dasar untuk menghakimi pemahaman yang berbeda dengan pemahaman kita sendiri, pada hal .. jika kita "teliti" dengan benar perkataan Yesus tersebut, maka FT itu .."tidak ditujukan untuk para pengikut Yesus", tetapi FT tersebut ..ditujukan untuk semua agama dan kepercayaan diluar Kristen dimana banyak agama dan kepercayaan berseru pada "Tuhan", tetapi seruan "Tuhan" itu .. BUKAN  ditujukan untuk berseru pada Tuhan Yesus, nah .. untuk merekalah FT ini Yesus katakan.

Itulah buktinya bahwa banyak iman yang palsu yang merasa sudah mengenal Kristus dengan benar ternyata dikemudian hari ternyata imannya palsu karena tidak berdasarkan Alkitab Firman Tuhan.

Quote
Sementara:
(1). SSY MENGAKUI bahwa Kristus sudah datang Sebagai Manusia.
(2). SSY tidak menyangkal kematian dan penyaliban Yesus.
(3). SSY tidak mengajarkan untuk mengumbar Nafsu.
(4). SSY mengakui, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat mereka.
(5). SSY mengajarkan, agar para jemaat mereka, benar-benar melaksanakan perintah Yesus dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengasihi Allah dan Sesama manusia.

MEMAHAMI PRIBADI YESUS Kristus secara utuh dan benar diperlukan untuk mewarisi hidup kekal. Salah memahami pribadi Yesus Kristus dapat berarti hidup di surga atau neraka karena seluruh keselamatan kekal seseorang ditentukan oleh imannya kepada Yesus Kristus (Yoh. 3:16).

Jika kita memahami Yesus tidak sesuai dengan apa yang dinyatakan Alkitab, ya neraka menjadi bagiannya. Sebaliknya, jika kita memahami-Nya secara tepat dan benar maka surga ganjarannya. Mengapa demikian? Karena jika seseorang salah memahami jati diri Kristus yang sebenarnya maka akan jatuh kepada dua kutup ekstrem yaitu merendahkan atau memberhalakan Yesus.

Misalnya saja saya percaya Yesus adalah Allah sejati, satu hakekat dengan Allah Bapa. Tetapi jika faktanya keyakinan saya tersebut keliru maka jelas saya telah menempatkan Kristus bukan pada tempatnya yaitu Allah padahal Ia hanyalah ciptaan belaka sehingga secara langsung saya telah memberhalakan Yesus. Demikian juga sebaliknya berlaku. Jadi memahami Yesus yang sejati dan sesuai dengan apa yang Alkitab nyatakan sangatlah penting dan utama.

Bagaimana dengan ajaran Saksi Yehuwa terhadap Yesus Kristus? Saksi Yehuwa percaya Yesus Kristus sebagai “suatu allah” yaitu ciptaan Allah, tidak satu hakekat dengan Allah Bapa alias bukan Allah sejati.

Dengan demikian setiap Saksi Yehuwa tidak memberikan penyembahan kepada Yesus sebagai Allah. Hanya Allah Bapa saja adalah Allah yang benar dan sejati. Konsep ini dikenal dengan istilah Unitarian.

Misalnya, dulu Lucifer diidentifikasikan sebagai “bintang cemerlang”, atau, “pembawa terang”. Namun kemudian, “bintang cemerlang”, atau, “pembawa terang” tersebut adalah Yesus Kristus.
Didalam Alkitab mereka Yoh.1:1 sudah ditambahi kata “suatu” kepada Allah sehingga Yesus ditafsirkan hanya sebagai suatu Allah bukan diri Allah yang sebenarnya.

Bersambung
July 14, 2017, 10:17:36 AM
Reply #222
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Sambungan

Quote
Seperti penjelasan saya diatas, maka permasalahan muncul .. pada saat kita merubah tentang keselamatan, dari  "pemahaman makna Keselamatan", menjadi "pemahaman pengetahuan akan ke-Allahan", sehingga dengan pergeseran pemahaman tersebut, maka kita menyatakan .. bahwa SSY itu adalah Ajaran Sesat atau Non Kristen., pada hal .. berdasarkan ke-5 point diatas, mereka juga adalah para pengikut Kristus.

Tanpa mengenal Allah yang benar maka keselamatan kita adalah palsu bro karena Alkitab sudah memperingatkan tentang Injil yang palsu :

Galatia  1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

Malaikat saja kalau memberitakan Injil palsu seperti Yesus palsu yang dipahami oleh SSY adalah terkutuk kata Rasul Paulus,apalagi kalau manusia.

Quote
Nah, SSY mengakui .. bahwa Allah yang sebenarnya adalah YHVH dan Yesus hanyalah sesuatu yang keluar dan terpisah dari pada YHVH, yang disebut sebagai Firman.

Nah, jika pemahaman mereka adalah demikian adanya, maka menurut saya .. pemahaman SSY ini "tidak begitu berbeda" dengan pemahaman Ajaran Tritunggal yang ada pada mayoritas Kristen di Indonesia ini, atau Ajaran Tritunggal Barat, "Hanya" perbedaannya adalah : Mayoritas Kristen di Indonesia, mengakui .. bahwa sekalipun Firman itu keluar dan terpisah dari Bapa, tetapi Firman itu adalah Setara dengan Bapa. Perbedaan pemahaman ini, telah membawa pemisahan pengertian .. dimana dalam Ajaran Tritunggal Barat, karena Firman adalah Setara dengan Bapa, maka Firman dan Bapa adalah Dwitunggal Maha Kudus, artinya .. ada 2 Oknum yang terpisah dalam kesatuan Ilahi., sementara SSY memahami .. keterpisahan Firman dari Bapa, adalah "BUKTI" bahwa Firman itu "Lebih rendah atau tidak setara dengan Bapa".

Nah, bagi kalangan Mayoritas Kristen di Indonesia ini .. Anggaban SSY sebagai pengikut YHVH adalah suatu anggaban seakan-akan SSY itu "Menentang Kristus", pada hal .. anggaban itu terjadi, sebab mayoritas Kristen di indonesia ini, tidak memahami dan tidak mengenal siapa itu YHVH ? Dimana mayoritas Kristen di Indonesia ini, hanya memahami .. bahwa YHVH adalah Allah yang menyatakan diri pada Israel.

Nah, bagi setiap orang yang memahami dan mengenal siapa itu YHVH, maka saya percaya .. mereka tidak akan mengatakan, bahwa SSY itu adalah Ajaran Sesat, mengapa ? Sebab YHVH itu adalah Nama Sang Firman sebelum menjadi manusia, dan Yesus adalah Nama Sang Firman setelah menjadi Manusia, artinya adalah : YHVH dan Yesus adalah Sama.
Diatas sudah saya berikan bukti bukti kepalsuan ajaran SSY mengenai Yesus sebab itu hanyalah ajaran manusia bukan ajaran menurut firman Allah dan mengenai ajaran manusia ini Alkitab sudah memperingatkan sbb :
Kolose  2:22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.


Saudara ku .. mari kita lupakan segala perbedaan pemahaman tentang "Ke-Allahan", sebab kita semua adalah satu, Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.

Saya sangat setuju adanya persatuan bro tetapi janganlah persatuan itu dengan mengorbankan kebenaran firman Allah karena itupun hanyalah persatuan yang palsu kalau demikian.
July 14, 2017, 10:27:40 AM
Reply #223
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Menurut saya, permasalahan nya begini saudara ku .. disaat perihal keselamatan, tentang  "makna Keselamatan" digeser pemahamannya menjadi "makna pengetahuan akan Ke-Allahan", mengakibatkan terjadi penghakiman yang dilakukan manusia, terhadap para pengikut Kristus.

Doktrin keselamatan merupakan hal yang paling penting bagi umat Kristen. Karena kasih Allah akan dunia inilah, maka Bapa mengirim Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia (Yoh. 3:16). Alkitab mengajarkan hanya melalui percaya kepada Kristus saja manusia dapat beroleh selamat (Kis. 16:29-31). Jadi doktrin Kristen jelas mengajarkan bahwa keselamatan hanya dapat diperoleh melalui anugerah oleh iman kepada Yesus.

Bagaimana dengan ajaran SSY?

Jika Anda bertemu dengan Saksi Yehuwa, mereka akan mengatakan persis seperti di atas yaitu hanya anugerah oleh iman percaya kepada Kristus maka manusia boleh selamat. Memang apa yang disampaikan oleh Saksi Yehuwa kepada orang luar adalah demikian.

Tetapi apakah demikian faktanya? Tidak! Apa yg disampaikan di bawah ini tidak akan disampaikan kepada peminat atau orang baru dalam pelajaran awal-awalnya. Lalu apakah ajaran Saksi Yehuwa?

Organisasi mengajarkan bahwa keselamatan seorang dapat diperoleh pertama melalui bergabung dan menjadi bagian dari organisasi Saksi Yehuwa sehingga organisasi ini sebenarnya merupakan tempat pemujaan berhala bagi setiap Saksi.

Kedua, organisasi mengajarkan bahwa “bila kita [saksi yehuwa] bertekun memberitakan ”Injil Kerajaan” ini, keselamatan dapat kita peroleh” (w81 No. 31 hlm. 13 par. 4). Ini merupakan ajaran perbuatan baik untuk beroleh keselamatan. Oleh karena itu disadari atau tidak oleh Saksi Yehuwa alasan mereka berkeliling dari rumah ke rumah untuk beroleh keselamatan.

Ini dulu saya kupas akan ajaran SSY bro.

July 14, 2017, 11:24:41 AM
Reply #224
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
..cut..
Begini saudara ku ..

Saya sangat memahami penjelasan anda tersebut, sebab anda telah "menyamakan" pemahaman tentang keselamatan itu dengan pemahaman akan pengetahuan terhadap Ke-Allahan.

Mari kita coba renungkan bersama hal ini ..

(1). Yesus itu telah rela karena kasih-Nya, untuk menjadi Manusia ( Hamba ), dan menanggalkan segala Ke-Allahan-Nya, seperti yang dituliskan dalam Filipi 2:6-8.==> Nah, segala Ke-Allahan-Nya saja, Rela di tanggalkan, jadi .. apakah karena manusia tidak dapat memahami, bahwa Ia adalah Allah yang sejati dan benar, maka manusia itu tidak akan diselamatkan oleh-Nya ? Jika demikian adanya, maka untuk apa Yesus menanggalkan Ke-Allahan-Nya tersebut ? Jika toh, harus orang-orang yang memahami bahwa Ia adalah Allah, maka orang tersebut baru bisa diselamatkan. Kalau demikian adanya, saya pikir .. tidak perlu Yesus capek2 menderita dan mati di Kayu Salib.

(2). Yesus berkata .. ada domba lain yang BUKAN dari kawanan ini .. FT ini banyak arah pemahamannya, tetapi salah satu pemahaman tersebut .. menurut saya, ditujukan juga untuk kalangan SSY, mengapa ? sebab kalangan SSY itu tidak sekawanan dengan kita, namun .. karena mereka juga adalah Pengikut Kristus, maka Yesus mengatakan .. bahwa Ia akan menjadi gembala mereka juga. ==> Bukan Hanya SSY, ada banyak denom dan sekte di bumi ini, yang berbeda pemahamannya tentang Yesus dengan kita, tetapi mereka tetap teguh menjalankan semua perintah Yesus dan mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat nya, serta tidak menyangkal Kemataian Yesus.==> Kata Tuhan Yesus .. orang yang tidak melawan kita atau tidak menentang kita adalah teman kita, atau dengan kata lain ada pribahasa yang mengatakan .. musuh dari musuh kita itu, adalah sahabat kita. ==> Menurut saya, SSY itu bukan musuhnya Kristen ataupun pengikut Kristus, jadi jika mereka bukan musuh kita, lalu mengapa kita menentang mereka ?

(3). Jika kita umpamakan kita adalah Anak kandung Allah dan SSY adalah Anak Adopsi Allah, atau sebaliknya .. maka yang menjadi pertanyaan adalah .. bukankah semua adalah Anak-Anak Allah.?


Salam ...
July 14, 2017, 12:08:13 PM
Reply #225
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Begini saudara ku ..

Saya sangat memahami penjelasan anda tersebut, sebab anda telah "menyamakan" pemahaman tentang keselamatan itu dengan pemahaman akan pengetahuan terhadap Ke-Allahan.

Terima kasih atas pemahaman anda bro

Quote
Mari kita coba renungkan bersama hal ini ..

(1). Yesus itu telah rela karena kasih-Nya, untuk menjadi Manusia ( Hamba ), dan menanggalkan segala Ke-Allahan-Nya, seperti yang dituliskan dalam Filipi 2:6-8.==> Nah, segala Ke-Allahan-Nya saja, Rela di tanggalkan, jadi .. apakah karena manusia tidak dapat memahami, bahwa Ia adalah Allah yang sejati dan benar, maka manusia itu tidak akan diselamatkan oleh-Nya ? Jika demikian adanya, maka untuk apa Yesus menanggalkan Ke-Allahan-Nya tersebut ? Jika toh, harus orang-orang yang memahami bahwa Ia adalah Allah, maka orang tersebut baru bisa diselamatkan. Kalau demikian adanya, saya pikir .. tidak perlu Yesus capek2 menderita dan mati di Kayu Salib.

Sory kalau saya tidak sependapat dengan anda bahwa Yesus bisa menanggalkan segala keilahian-Nya sebab :

1.Keilahian tidak mungkin berubah melainkan kekal selamanya,tidak pernah tidak ada dan tidak mungkin bisa tanggal.

2.Yesus adalah Allah dan manusia sekaligus dalam arti keilahian-Nya tetap ada melekat pada-diri-Nya secara kekal.

3.Ketika inkarnasi kedunia Yesus tetap menunjukkan adanya tanda kuasa keilahian-Nya sekaligus juga kemanusiaan-Nya.

4.Kekekalan keilahian Yesus disebut Alpha dan Omega berarti tidak bermula dan tidak berakhir.

5.Yesus sebagai Anak Manusia ada awalnya tetapi tidak akan berakhir.


Quote
(2). Yesus berkata .. ada domba lain yang BUKAN dari kawanan ini .. FT ini banyak arah pemahamannya, tetapi salah satu pemahaman tersebut .. menurut saya, ditujukan juga untuk kalangan SSY, mengapa ? sebab kalangan SSY itu tidak sekawanan dengan kita, namun .. karena mereka juga adalah Pengikut Kristus, maka Yesus mengatakan .. bahwa Ia akan menjadi gembala mereka juga. ==> Bukan Hanya SSY, ada banyak denom dan sekte di bumi ini, yang berbeda pemahamannya tentang Yesus dengan kita, tetapi mereka tetap teguh menjalankan semua perintah Yesus dan mereka menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat nya, serta tidak menyangkal Kemataian Yesus.==> Kata Tuhan Yesus .. orang yang tidak melawan kita atau tidak menentang kita adalah teman kita, atau dengan kata lain ada pribahasa yang mengatakan .. musuh dari musuh kita itu, adalah sahabat kita. ==> Menurut saya, SSY itu bukan musuhnya Kristen ataupun pengikut Kristus, jadi jika mereka bukan musuh kita, lalu mengapa kita menentang mereka ?

SSY hanya pengikut Kristus yang menurut paham mereka sendiri tetapi itu bukan Kristus yang menurut paham Kristen arus utama yaitu Kristus yang setara dengan Allah Bapa dan tidak diciptakan tetapi merupakan Sang Pencipta alam semesta ini,yang berbeda pribadi dengan pribadi Bapa dan ROH KUDUS didalam kekekalan.

Saya hanya menyoroti ajaran SSY dan tidak tertarik soal musuh dan teman bro,saya anggap mereka masih belum menerima pencerahan ROH KUDUS sehingga masih belum mengenal Yesus dengan benar sesuai ajaran Alkitab firman Allah.

Quote
(3). Jika kita umpamakan kita adalah Anak kandung Allah dan SSY adalah Anak Adopsi Allah, atau sebaliknya .. maka yang menjadi pertanyaan adalah .. bukankah semua adalah Anak-Anak Allah.?

Semua orang percaya hanya anak-anak Allah secara adopsi bro,Anak Tunggal Allah hanyalah Yesus Kristus.

Itulah pandangan saya berdasarkan Alkitab bro,mudah mudahan anda paham maksud saya.
« Last Edit: July 14, 2017, 12:12:16 PM by jamu »
July 15, 2017, 08:56:20 AM
Reply #226
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Bukan penghakiman bro tetapi "kebenaran" (truth) yaitu tidak mungkin ada keselamatan tanpa iman yang benar dan tidak mungkin ada iman yang benar tanpa pengenalan akan Kristus dengan benar sesuai Firman Tuhan.

Itulah buktinya bahwa banyak iman yang palsu yang merasa sudah mengenal Kristus dengan benar ternyata dikemudian hari ternyata imannya palsu karena tidak berdasarkan Alkitab Firman Tuhan.
Apakah Iman itu ? Alkitab berkata .. iman adalah dasar segala "pengharapan" yang ada dan bukti yang tidak kita lihat, jadi .. Apakah pengharapan manusia itu ? Pengharapan kita adalah untuk beroleh hidup kekal. Jadi Iman itu berbicara tentang "pengharapan akan hidup kekal" dan Iman itu tidak berbicara tentang Ke-Allahan. Mengapa ? Jika Iman itu berbicara tentang "Ke-Allahan", maka sudah pasti Iman Iblis akan lebih besar dari pada Iman kita, sebab Iblis lebih tahu betul .. Siapa itu Yesus, jika dibandingkan dengan kita manusia. Jadi, iman itu tidak berbicara tentang "Ke-Allahan".

Nah, berdasarkan penjelasan diatas .. saya berkesimpulan, bahwa SSY juga memiliki iman yang sama dengan yang kita miliki, yaitu .. SSY juga menaruhkan "Pengharapan yang besar" untuk memperoleh hidup kekal didalam Tuhan Yesus, itulah sebabnya .. SSY juga, menerima dan mengaku, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat mereka.

Quote from:
MEMAHAMI PRIBADI YESUS Kristus secara utuh dan benar diperlukan untuk mewarisi hidup kekal. Salah memahami pribadi Yesus Kristus dapat berarti hidup di surga atau neraka karena seluruh keselamatan kekal seseorang ditentukan oleh imannya kepada Yesus Kristus (Yoh. 3:16).
Kita hanya manusia saudara ku, dan daya akal kita .. tidak mampu untuk memahami Allah dengan "utuh dan benar", jadi .. jika kita mengikuti pemahaman anda, saya pikir .. tidak ada seorangpun yang dapat diselamatkan, termasuk para nabi .. kecuali Yesus sendiri. Karena itulah Alkitab katakan .. bahwa orang-orang percaya "akan terus disempurnakan oleh ROH KUDUS", mengapa dikatakan akan terus disempurnakan ? Sebab tidak ada seorangpun manusia yang dapat memahami "Allah atau Yesus", secara utuh dan benar.

Saudara ku, jika kita telah dapat memahami "Allah atau Yesus" secara utuh dan benar, maka Kristen tidak akan terpecah - belah, tetapi karena keterbatasan kita sebagai manusia yang tidak mampu memahami "Allah atau Yesus" dengan utuh dan benar, maka Kristen menjadi terpecah - belah.

Quote from:
Jika kita memahami Yesus tidak sesuai dengan apa yang dinyatakan Alkitab, ya neraka menjadi bagiannya. Sebaliknya, jika kita memahami-Nya secara tepat dan benar maka surga ganjarannya. Mengapa demikian? Karena jika seseorang salah memahami jati diri Kristus yang sebenarnya maka akan jatuh kepada dua kutup ekstrem yaitu merendahkan atau memberhalakan Yesus.
Saudara ku .. Yesus itu Maha Kasih, seperti yang pernah saya jelaskan pada anda dalam topik yang berbeda.. Yesus itu tidak akan menghukum manusia yang tidak dapat memahaminya dengan benar, sebab Yesus itu sangat paham .. bahwa manusia itu memilki banyak keterbatasan. Jangankan merendahkan Yesus .. memang sejak Yesus menjadi manusia, maka Yesus itu "Sudah merendahkan dirinya menjadi seorang hamba atau manusia", coba anda renungkan .. jangankan dipandang rendah, menderita dan mati disalibkan saja, Yesus rela .. masak Yesus akan menghukum orang-orang yang percaya pada nya dan yang melaksanakan perintahnya, Hanya karena permasalahan .. manusia yang percaya itu tidak dapat memahaminya "secara utuh dan benar".


Salam ..
July 15, 2017, 09:31:51 AM
Reply #227
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
...cut..
Saudara ku ..

Suatu ketika si A mati dan dibawa malaikat ke surga, tetapi sebelum sampai di dalam surga ( disaat mereka sedang berada di pintu gerbang surga), si A bertanya kepada malaikat .. Apakah di dalam surga ini adalah para jemaat gereja orthodox ? ( Si A bertanya demikian, karena dirinya adalah jemaat gereja orthodox), tetapi malaikat menjawab si A, bahwa didalam surga itu tidak ada jemaat gereja orthodox, Si A sangat bersedih, karena para jemaat gereja orthodox tidak ada yang berhasil masuk kedalam surga, dan si A berfikir .. mungkin Ia dapat masuk kedalam surga, karena di berikan kompensasi, sebab dalam pikirannya, bahwa selama hidupnya .. Ia telah berbuat banyak kebaikan, Lalu Si A bertanya kembali kepada malaikat, Malaikat .. jika di dalam surga ini tidak ada jemaat gereja orthodox .. berarti yang ada dalam surga ini adalah jemaat Katholik Roma ? Kemudian Malaikat menjawab .. tidak ada jemaat katholik roma di dalam surga ini. Si A bertanya tentang jemaat gereja Roma Katholik, karena pikir nya .. ke-2 Gereja lah yang merupakan Gereja Awal dan tertua, sehingga Si berfikir .. pastilah, jika bukan orthodox, maka pastilah Katholik Roma, tetapi ternyata pemikiran si A keliru, dan bersedihlah si A, sehingga dalam kesedihannya si A kembali bertanya kepada malaikat, malaikat .. Jika Jemaat Gereja ORthodox dan Katholik Roma tidak ada dalam surga ini, apakah berarti yang berada dalam surga ini adalah Jemaat Protestan atau semua yang lahir dari Protestan, dan
termasuk Jemaat Kharismatis atau Jemaat Pentacostal ? Malaikat mulai gerah .. dan dengan suara yang mulai meninggi menjawab .. Tidak ada.


Akhirnya Si A menangis, sebab dalam pikirannya .. jika semua jemaat gereja utama tidak ada yang masuk kedalam surga, berarti Ajaran mereka semua sudah keliru, sehingga si A berfikir, jangan-jangan Jemaat SSY yang ada dalam surga ini, dan si A kembali bertanya pada malaikat, apakah jemaat SSY yang ada dalam surga ini ? Malaikat menjawab dengan mulai marah .. A, saya sudah katakan tidak ada satupun Jemaat dari Gereja yang ada di surga, termasuk jemaat SSY pun tidak ada yang masuk kedalam surga ini. Lalu Si A benar-benar menangis dan berkata kepada Malaikat. Malaikat .. jika tidak ada satupun jemaat dari gereja yang dapat masuk kedalam surga ini, untuk apa ada Gereja di Bumi ? Kalau Toh yang dapat masuk kedalam surga ini, adalah mereka - mereka yang bukan Kristen ? Karena pikir Si A, kalau tidak ada seorangpun dari Jemaat Gereja yang dapat masuk kedalam surga, maka pastilah yang berada didalam surga ini adalah orang-orang Non Kristen.

Dengan Amarah yang sangat tinggi, Malaikat menjawab si A. A !! .. Tidak ada satupun yang Non Kristen yang berada dalam surga ini, maka "KAGETLAH  SI  A", dan bertanya pada malaikat untuk terakhir kalinya, Malaikat .. jika didalam surga ini, tidak ada seorang pun dari Jemaat Gereja dan tidak ada seorangpun dari Non Kristen, maka SIAPA  YANG  BERADA  DALAM  SURGA  INI ?

Maka kemudian malaikat menjawab si A, dan berkata .. A, Ketahuilah .. bahwa yang berada dalam surga ini, adalah :"SEMUA  PENGIKUT  KRISTUS".

Jadi saudara ku, seperti kisah diatas, maka di dalam surga itu adalah Semua Pengikut Kristus, tidak perduli apapun denom atau alirannya atau sektenya atau gerejanya., sebab ternyata .. di surga itu tidak ada seorangpun dari Jemaat Gereja tertentu, kecuali Pengikut Kristus.


Salam ..
July 15, 2017, 04:41:48 PM
Reply #228
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 958
  • Denominasi: Protestan
...
Jadi saudara ku, seperti kisah diatas, maka di dalam surga itu adalah Semua Pengikut Kristus, tidak perduli apapun denom atau alirannya atau sektenya atau gerejanya., sebab ternyata .. di surga itu tidak ada seorangpun dari Jemaat Gereja tertentu, kecuali Pengikut Kristus.
Tentu ada pengecualian-pengecualian, bray.

Misalnya menurut pendapat seorang Bapa Gereja dari ANTIOKHIA,

St. Ignatius dari Antiokhia (67M):

“Jangan tertipu, saudara-saudaraku: jika seseorang mengikuti seorang pembuat skisma, ia tidak memperoleh Kerajaan Allah; jika seseorang berjalan di dalam ajaran yang aneh ia tidak mengambil bagian di dalam kisah sengsara (Passio) Kristus.” (Letter to Philadelphians 3:3)
July 16, 2017, 07:07:49 AM
Reply #229
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Apakah Iman itu ? Alkitab berkata .. iman adalah dasar segala "pengharapan" yang ada dan bukti yang tidak kita lihat, jadi .. Apakah pengharapan manusia itu ? Pengharapan kita adalah untuk beroleh hidup kekal. Jadi Iman itu berbicara tentang "pengharapan akan hidup kekal" dan Iman itu tidak berbicara tentang Ke-Allahan. Mengapa ? Jika Iman itu berbicara tentang "Ke-Allahan", maka sudah pasti Iman Iblis akan lebih besar dari pada Iman kita, sebab Iblis lebih tahu betul .. Siapa itu Yesus, jika dibandingkan dengan kita manusia. Jadi, iman itu tidak berbicara tentang "Ke-Allahan".
[/b].


Iman tidak bisa dilepaskan dari obyek iman brur dan satu satunya obyek iman adalah percaya kepada Yesus dan kalau percaya kepada Yesus mustinya Yesus yang ada di Alkitab bukan Yesus bikinan SSY yang keliru itu.

Kalau tidak percaya Yesus adalah Allah Sang Pencipta sudah pasti imannya itu palsu.

Sudah terlalu banyak manusia yang mengaku dirinya sebagai Mesias didunia ini brur,hati hatilah.

Quote
Quote from:
MEMAHAMI PRIBADI YESUS Kristus secara utuh dan benar diperlukan untuk mewarisi hidup kekal. Salah memahami pribadi Yesus Kristus dapat berarti hidup di surga atau neraka karena seluruh keselamatan kekal seseorang ditentukan oleh imannya kepada Yesus Kristus (Yoh. 3:16).
Kita hanya manusia saudara ku, dan daya akal kita .. tidak mampu untuk memahami Allah dengan "utuh dan benar", jadi .. jika kita mengikuti pemahaman anda, saya pikir .. tidak ada seorangpun yang dapat diselamatkan, termasuk para nabi .. kecuali Yesus sendiri. Karena itulah Alkitab katakan .. bahwa orang-orang percaya "akan terus disempurnakan oleh ROH KUDUS", mengapa dikatakan akan terus disempurnakan ? Sebab tidak ada seorangpun manusia yang dapat memahami "Allah atau Yesus", secara utuh dan benar.

Saudara ku, jika kita telah dapat memahami "Allah atau Yesus" secara utuh dan benar, maka Kristen tidak akan terpecah - belah, tetapi karena keterbatasan kita sebagai manusia yang tidak mampu memahami "Allah atau Yesus" dengan utuh dan benar, maka Kristen menjadi terpecah - belah.

Sudah ada Firman Tuhan yang tertulis brur makanya kita semua harus berpatokan kepada apa yang sudah dikatakan Tuhan bukan ajaran manusia yang banyak kepalsuannya.

Para Nabi dan Rasul sudah meninggalkan Kitab Suci bagi pegangan kita dimana dikatakan siapapun yang beriman dengan benar kepada Yesus Kristus pasti selamat,dengan catatan Yesusnya adalah Yesus yang diajarkan didalam Kitab Suci bukan Yesus model yang ada di Menara Pengawal itu.


Quote
Quote from:
Jika kita memahami Yesus tidak sesuai dengan apa yang dinyatakan Alkitab, ya neraka menjadi bagiannya. Sebaliknya, jika kita memahami-Nya secara tepat dan benar maka surga ganjarannya. Mengapa demikian? Karena jika seseorang salah memahami jati diri Kristus yang sebenarnya maka akan jatuh kepada dua kutup ekstrem yaitu merendahkan atau memberhalakan Yesus.
Saudara ku .. Yesus itu Maha Kasih, seperti yang pernah saya jelaskan pada anda dalam topik yang berbeda.. Yesus itu tidak akan menghukum manusia yang tidak dapat memahaminya dengan benar, sebab Yesus itu sangat paham .. bahwa manusia itu memilki banyak keterbatasan. Jangankan merendahkan Yesus .. memang sejak Yesus menjadi manusia, maka Yesus itu "Sudah merendahkan dirinya menjadi seorang hamba atau manusia", coba anda renungkan .. jangankan dipandang rendah, menderita dan mati disalibkan saja, Yesus rela .. masak Yesus akan menghukum orang-orang yang percaya pada nya dan yang melaksanakan perintahnya, Hanya karena permasalahan .. manusia yang percaya itu tidak dapat memahaminya "secara utuh dan benar".

Para Rasul yang menulis Kitab Suci sudah memperingatkan kita akan Injil yang palsu sehingga kita tidak boleh percaya ajaran manapun yang tidak sesuai dengan Injil yang sudah diberikan oleh Rasul brur.

Cukup, pahami saja apa yang dikatakan Rasul dan nggak perlu canggih canggih amat pemahamannya yaitu bahwa Yesus adalah Allah dan Pencipta semua alam semesta ini sudah cukup brur.

Banyak ayat Alkitab yang sangat sederhana dan mudah dipahami secara hurufiah dengan benar kalau itikad kita memang benar mau taat kepada firman Allah yang tidak mungkin salah itu.

Galatia  1:8,9 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)