Author Topic: Saksi-Saksi Yehuwa adalah juga Kristen  (Read 12298 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 16, 2017, 07:14:37 AM
Reply #230
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Saudara ku ..

Suatu ketika si A mati dan dibawa malaikat ke surga, tetapi sebelum sampai di dalam surga ( disaat mereka sedang berada di pintu gerbang surga), si A bertanya kepada malaikat .. Apakah di dalam surga ini adalah para jemaat gereja orthodox ? ( Si A bertanya demikian, karena dirinya adalah jemaat gereja orthodox), tetapi malaikat menjawab si A, bahwa didalam surga itu tidak ada jemaat gereja orthodox, Si A sangat bersedih, karena para jemaat gereja orthodox tidak ada yang berhasil masuk kedalam surga, dan si A berfikir .. mungkin Ia dapat masuk kedalam surga, karena di berikan kompensasi, sebab dalam pikirannya, bahwa selama hidupnya .. Ia telah berbuat banyak kebaikan, Lalu Si A bertanya kembali kepada malaikat, Malaikat .. jika di dalam surga ini tidak ada jemaat gereja orthodox .. berarti yang ada dalam surga ini adalah jemaat Katholik Roma ? Kemudian Malaikat menjawab .. tidak ada jemaat katholik roma di dalam surga ini. Si A bertanya tentang jemaat gereja Roma Katholik, karena pikir nya .. ke-2 Gereja lah yang merupakan Gereja Awal dan tertua, sehingga Si berfikir .. pastilah, jika bukan orthodox, maka pastilah Katholik Roma, tetapi ternyata pemikiran si A keliru, dan bersedihlah si A, sehingga dalam kesedihannya si A kembali bertanya kepada malaikat, malaikat .. Jika Jemaat Gereja ORthodox dan Katholik Roma tidak ada dalam surga ini, apakah berarti yang berada dalam surga ini adalah Jemaat Protestan atau semua yang lahir dari Protestan, dan
termasuk Jemaat Kharismatis atau Jemaat Pentacostal ? Malaikat mulai gerah .. dan dengan suara yang mulai meninggi menjawab .. Tidak ada.


Akhirnya Si A menangis, sebab dalam pikirannya .. jika semua jemaat gereja utama tidak ada yang masuk kedalam surga, berarti Ajaran mereka semua sudah keliru, sehingga si A berfikir, jangan-jangan Jemaat SSY yang ada dalam surga ini, dan si A kembali bertanya pada malaikat, apakah jemaat SSY yang ada dalam surga ini ? Malaikat menjawab dengan mulai marah .. A, saya sudah katakan tidak ada satupun Jemaat dari Gereja yang ada di surga, termasuk jemaat SSY pun tidak ada yang masuk kedalam surga ini. Lalu Si A benar-benar menangis dan berkata kepada Malaikat. Malaikat .. jika tidak ada satupun jemaat dari gereja yang dapat masuk kedalam surga ini, untuk apa ada Gereja di Bumi ? Kalau Toh yang dapat masuk kedalam surga ini, adalah mereka - mereka yang bukan Kristen ? Karena pikir Si A, kalau tidak ada seorangpun dari Jemaat Gereja yang dapat masuk kedalam surga, maka pastilah yang berada didalam surga ini adalah orang-orang Non Kristen.

Dengan Amarah yang sangat tinggi, Malaikat menjawab si A. A !! .. Tidak ada satupun yang Non Kristen yang berada dalam surga ini, maka "KAGETLAH  SI  A", dan bertanya pada malaikat untuk terakhir kalinya, Malaikat .. jika didalam surga ini, tidak ada seorang pun dari Jemaat Gereja dan tidak ada seorangpun dari Non Kristen, maka SIAPA  YANG  BERADA  DALAM  SURGA  INI ?

Maka kemudian malaikat menjawab si A, dan berkata .. A, Ketahuilah .. bahwa yang berada dalam surga ini, adalah :"SEMUA  PENGIKUT  KRISTUS".

Jadi saudara ku, seperti kisah diatas, maka di dalam surga itu adalah Semua Pengikut Kristus, tidak perduli apapun denom atau alirannya atau sektenya atau gerejanya., sebab ternyata .. di surga itu tidak ada seorangpun dari Jemaat Gereja tertentu, kecuali Pengikut Kristus.
Salam ..


Benar sekali brur bahwa di Surga memang tidak ada agama atau denominasi melainkan semua yang pernah beriman secara benar kepada Yesus Kristus.

Tetapi kalau Yesus yang dipercaya bukan Allah yang menciptakan alam semesta ini melainkan hanya oknum ciptaan saja mana mungkin dia bisa menyelamatkan umat manusia yang berdosa ini karena ciptaan tidak mungkin bisa menebus sesama ciptaan walau malaikat sekalipun tidak mungkin menjadi penebus dosa manusia.

Hanya substansi Allah saja yang memiliki kwalifikasi mampu menebus dosa manusia yang milyaran jumlahnya itu brur,makanya Yesus datang inkarnasi untuk menyelamatkan manusia.

« Last Edit: July 17, 2017, 07:39:33 AM by jamu »
July 16, 2017, 10:05:05 AM
Reply #231
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543

Benar sekali brur nahwa di Surga memang tidak ada agama atau denominasi melainkan semua yang pernah beriman secara benar kepada Yesus Kristus.

Tetapi kalau Yesus yang dipercaya bukan Allah yang menciptakan alam semesta ini melainkan hanya oknum ciptaan saja mana mungkin dia bisa menyelamatkan umat manusia yang berdosa ini karena ciptaan tidak mungkin bisa menebus sesama ciptaan walau malaikat sekalipun tidak mungkin menjadi penebus dosa manusia.

Hanya substansi Allah saja yang memiliki kwalifikasi mampu menebus dosa manusia yang milyaran jumlahnya itu brur,makanya Yeus datang inkarnasi untuk menyelamatkan manusia.
Saudara ku .. apa yang anda katakan itu semua benar dan saya sangat memahami penjelasan anda, tetapi .. FT katakan .. orang yang tidak bersebrangan dengan kita, maka mereka berada di pihak kita. Nah .. SSY itu tidak bersebrangan dengan kita, permasalahannya adalah .. timbulnya perbedaan kita dengan SSY, disebabkan perbedaan "pemahaman tentang Ke-Allahan" dan bukan tentang "Keselamatan".

Berbicara tentang Ke-Allahan, maka kita sebagai manusia memiliki "keterbatasan akal" yang tidak dapat menjangkau "Kesempurnaan Ilahi".

Mengapa ?

Keterbatasan akal manusia, menyatakan Yesus itu adalah Allah, Allah yang bagai mana yang dimaksutkan dalam keterbatasan Akal tersebut ? Ada yang memahami, dengan keterbatasan akalnya, bahwa Yesus itu adalah Allah yang sempurna, ada yang memahami bahwa Yesus itu adalah Allah yang tidak sempurna, ada yang memahami bahwa Yesus itu benar-benar bukan Allah.

Tetapi, keterbatasan akal ternyata "MAMPU", untuk memahami bahwa Yesus itu adalah Tuhan dan Juru Selamat mereka, keterbatasan akal "MAMPU", untuk memahami bahwa Yesus itu, adalah "PENYELAMAT" yang telah datang "SEBAGAI  MANUSIA", dan telah mati disalibkan untuk menebus segala dosa, serta YANG  PALING  UTAMA dan TERPENTING dalam IMAN  Kristen, adalalah "TERNYATA" keterbatasan akal, "MAMPU MEMAHAMI BAHWA  YESUS ADALAH KRISTUS".

Nah saudara ku .. Perbedaan kita dengan SSY, hanya terletak dalam keterbatasan akal kita untuk memahami "Ke-Ilahian", tetapi dalam keterbatasan akal kita .. kita dan SSY sama-sama memiliki pemahaman yang sama dalam hal "Keselamatan".

Sekarang lahir pertanyaan besar, yaitu : Apakah yang akan selamat itu, adalah mereka yang memahami Allah dengan sempurna atau mereka yang dapat melaksanakan semua perintah Allah dengan sempurna ?

Janji Allah .. setiap orang yang melaksanakan semua perintah Allah dengan sempurna, maka ia akan beroleh hidup kekal, artinya adalah .. Allah tidak pernah menuntut manusia itu, untuk dapat memahami diri-Nya dengan sempurna, sebab Allah tahu dengan pasti .. bahwa keterbatasan akal manusia itu, tidak akan mampu menjangkau ke-Ilahian-Nya.

Saudara ku .. coba renungkan peristiwa pada saat Yesus hidup .. ada orang yang bukan murid Yesus dapat mengusir setan demi Nama Yesus, dan ada murid-murid yang mencoba mengusir setan demi nama Yesus, Namun GAGAL.

Saudara ku .. Yesus itu adalah Tuhan untuk segala bangsa dan Ia adalah Penyelamat untuk semua orang yang percaya dan menerima Ia sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya., sehingga kita semua Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.

Nah, ada FT yang luar biasa mengatakan .. JIKA orang-orang percaya saja "hampir-hampir" tidak dapat diselamatkan, maka bagaimana dengan orang-orang fasik ?==> Mungkin FT ini untuk kalangan SSY

Salam ...
« Last Edit: July 16, 2017, 10:10:08 AM by Jesuit_DM »
July 16, 2017, 10:39:47 AM
Reply #232
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Saudara ku .. apa yang anda katakan itu semua benar dan saya sangat memahami penjelasan anda, tetapi .. FT katakan .. orang yang tidak bersebrangan dengan kita, maka mereka berada di pihak kita. Nah .. SSY itu tidak bersebrangan dengan kita, permasalahannya adalah .. timbulnya perbedaan kita dengan SSY, disebabkan perbedaan "pemahaman tentang Ke-Allahan" dan bukan tentang "Keselamatan".


Mana mungkin tidak berseberangan brur kalau mereka telah menurunkan hakikat Yesus bukan lagi Allah Pencipta tetapi hanya ciptaan belaka,dan itu sudah bertentangan dengan ajaran Kitab Suci yang dipegang oleh Gereja Kristen pada umumnya.

Ajaran mengenai Kristologi adalah inti dari iman Kristen yang tidak boleh disalahtafsirkan tanpa resiko berdosa karena itu menyangkut dirinya Allah sumber segala kebenaran dan keselamatan itu.

Obyek iman yang keliru pasti menghasilkan iman yang keliru juga.


Quote
Berbicara tentang Ke-Allahan, maka kita sebagai manusia memiliki "keterbatasan akal" yang tidak dapat menjangkau "Kesempurnaan Ilahi".

Mengapa ?

Keterbatasan akal manusia, menyatakan Yesus itu adalah Allah, Allah yang bagai mana yang dimaksutkan dalam keterbatasan Akal tersebut ? Ada yang memahami, dengan keterbatasan akalnya, bahwa Yesus itu adalah Allah yang sempurna, ada yang memahami bahwa Yesus itu adalah Allah yang tidak sempurna, ada yang memahami bahwa Yesus itu benar-benar bukan Allah.


Keterbatasan akal tidaklah berarti kita tidak mampu memahami dengan benar apa kata Firman Tuhan karena ada Allah ROH KUDUS didalam diri setiap orang beriman yang memberikan pencerahan untuk bisa memahami Firman Tuhan.

Yoh. 14:26 tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Quote
Tetapi, keterbatasan akal ternyata "MAMPU", untuk memahami bahwa Yesus itu adalah Tuhan dan Juru Selamat mereka, keterbatasan akal "MAMPU", untuk memahami bahwa Yesus itu, adalah "PENYELAMAT" yang telah datang "SEBAGAI  MANUSIA", dan telah mati disalibkan untuk menebus segala dosa, serta YANG  PALING  UTAMA dan TERPENTING dalam IMAN  Kristen, adalalah "TERNYATA" keterbatasan akal, "MAMPU MEMAHAMI BAHWA  YESUS ADALAH KRISTUS".

Tetapi keterbatasan akal yang anda katakan itu sudah menolak/tidak mau mengakui bahwa Yesus adalah Sang Firman yaitu Allah yang menciptakan seluruh alam semesta (Yoh.1:3).

Argumentasi anda adalah “half truth” dan karena menyangkut inti iman maka itu berarti juga “total lie.”

Mengapa anda tidak mengakui Yesus adalah oknum kedua dari tiga pribadi Allah dan Dialah yang menjadikan alam semesta ini ?

Apa alasannya anda menolak pengakuan tsb bersama dengan Gereja segala abad ?


Quote
Nah saudara ku .. Perbedaan kita dengan SSY, hanya terletak dalam keterbatasan akal kita untuk memahami "Ke-Ilahian", tetapi dalam keterbatasan akal kita .. kita dan SSY sama-sama memiliki pemahaman yang sama dalam hal "Keselamatan".


Bukan keterbatasan akal brur melainkan ketidakmauan atau keengganan menerima apa kata Kitab Suci mengenai Anak Allah / Yesus Kristus yang sangat mudah dipahami secara akal itu,karena itu bukan hal yang mustahil dilakukan.


Bersambung

« Last Edit: July 16, 2017, 10:44:20 AM by jamu »
July 16, 2017, 10:40:09 AM
Reply #233
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Sambungan

Quote
Sekarang lahir pertanyaan besar, yaitu : Apakah yang akan selamat itu, adalah mereka yang memahami Allah dengan sempurna atau mereka yang dapat melaksanakan semua perintah Allah dengan sempurna ?

Mengenal Allah dengan benar tidak perlu anda klasifikasikan sebagai sempurna secara mutlak seperti dirinya Allah,melainkan kesempurnaan manusia artinya adalah kedewasaan iman yang memang bisa dicapai oleh orang percaya.

Tanpa memahami kebenaran Allah dengan benar tidak mungkin akan datang keselamatan karena Allah tidak mungkin mengingkari firman-Nya khususnya mengenai diri Yesus Kristus.

Matius  24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.


Quote
Janji Allah .. setiap orang yang melaksanakan semua perintah Allah dengan sempurna, maka ia akan beroleh hidup kekal, artinya adalah .. Allah tidak pernah menuntut manusia itu, untuk dapat memahami diri-Nya dengan sempurna, sebab Allah tahu dengan pasti .. bahwa keterbatasan akal manusia itu, tidak akan mampu menjangkau ke-Ilahian-Nya.


Percuma anda taat kepada obyek iman yang tidak benar karena umat Budha atau Islam juga sangat taat beragama tetapi apakah mereka akan selamat ?

Ketaatan tidak ada gunanya kalau salah arah brur,ketaatan bukan segalanya dan tidak bisa menggantikan iman yang benar.

Quote
Saudara ku .. coba renungkan peristiwa pada saat Yesus hidup .. ada orang yang bukan murid Yesus dapat mengusir setan demi Nama Yesus, dan ada murid-murid yang mencoba mengusir setan demi nama Yesus, Namun GAGAL.

Yang bisa mengusir Setan tanpa mengenal Yesus yang benar itulah yang kelak akan ditolak oleh Yesus seperti dikatakan Alkitab :

Matius 7:22,23 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Iblis juga bisa menjadi sumber kuasa mujizat manusia brur.

Quote
Saudara ku .. Yesus itu adalah Tuhan untuk segala bangsa dan Ia adalah Penyelamat untuk semua orang yang percaya dan menerima Ia sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya., sehingga kita semua Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.

Tetapi apakah anda menerima Dia sebagai Allah oknum kedua dari Allah Tritunggal dan Pencipta alam semesta ???

Itulah yang menjadi perbedaan dan perbedaan itu... sangat…..sangat……sangat.... krusial bagi iman dan keselamatan manusia brur.

Bagaimana bisa bersatu kalau kita mengorbankan kebenaran Firman Tuhan brur ?

Demikianlah yang dapat saya jelaskan.
« Last Edit: July 16, 2017, 10:46:07 AM by jamu »
July 16, 2017, 03:28:16 PM
Reply #234
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543

Mana mungkin tidak berseberangan brur kalau mereka telah menurunkan hakikat Yesus bukan lagi Allah Pencipta tetapi hanya ciptaan belaka,dan itu sudah bertentangan dengan ajaran Kitab Suci yang dipegang oleh Gereja Kristen pada umumnya
Seperti pertanyaan saya sebelumnya .. siapakah manusia yang dapat memahami Allah dengan Sempurna dan benar ? Faktanya .. sewaktu Yesus bertanya pada murid tentang diri-Nya, maka ada beberapa jawaban dari para murid, NAMUN tidak ada satupun dari jawaban itu yang "disalahkan ataupun di tolak oleh Yesus".

Quote from:
Ajaran mengenai Kristologi adalah inti dari iman Kristen yang tidak boleh disalahtafsirkan tanpa resiko berdosa karena itu menyangkut dirinya Allah sumber segala kebenaran dan keselamatan itu.
Benar, tetapi oleh keterbatasan manusia .. Ajaran itu telah ditafsirkan secara berbeda-beda, berdasarkan keterbatasan itu sendiri, dan "Semua" yang menafsirkan Ajaran tersebut .. "MENGAKU" bersumber dari ROH KUDUS. Lalu pertanyaannya adalah .. Emang ada berapa banyak ROH KUDUS itu, sehingga banyak menimbulkan variasi pemahaman yang berbeda-beda itu ?

Quote
Obyek iman yang keliru pasti menghasilkan iman yang keliru juga
Nah, dari penjelasan anda tentang iman dan keselamatan, saya melihat anda telah "menyamakan" pengertian Iman dan keselamatan itu. Apakah Iman itu ? Apakah Iman itu adalah sama dengan Keselamatan ?

Quote from:
Keterbatasan akal tidaklah berarti kita tidak mampu memahami dengan benar apa kata Firman Tuhan karena ada Allah ROH KUDUS didalam diri setiap orang beriman yang memberikan pencerahan untuk bisa memahami Firman Tuhan
Kalau kita telah dapat memahami FT dengan benar, maka menurut saya tidak akan ada perpecahan dalam Greja dan Kristen. Jadi, Perpecahan Gereja adalah BUKTI, bahwa Keterbatasan Akal manusia, tidak mampu memahami Allah atau FT dengan sempurna dan benar.

Quote from:
Yoh. 14:26 tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Saudara ku .. seperti penjelasan saya diatas dan dalam kaitannya dengan pertanyaan diatas, maka silahkan anda renungkan .. Jika semua manusia telah dapat memahami Allah dan Firman-Nya dengan benar dan sempurna, Jangankan pada saat ini .. pada masa Rasul-Rasul pun, telah terjadi Perbedaan Pendapat, pada hal seperti yang anda katakan dan anda kutip, ROH KUDUS itu telah dimiliki oleh Para Rasul, Kok masih bisa terjadi perbedaan pendapat ?

[qute=]Tetapi keterbatasan akal yang anda katakan itu sudah menolak/tidak mau mengakui bahwa Yesus adalah Sang Firman yaitu Allah yang menciptakan seluruh alam semesta (Yoh.1:3).

Argumentasi anda adalah “half truth” dan karena menyangkut inti iman maka itu berarti juga “total lie.”

Mengapa anda tidak mengakui Yesus adalah oknum kedua dari tiga pribadi Allah dan Dialah yang menjadikan alam semesta ini ?

Apa alasannya anda menolak pengakuan tsb bersama dengan Gereja segala abad ?[/quote]
Maaf, saya tidak pernah menyatakan, bahwa saya tidak mengakui Yesus itu adalah Sang Firrman, coba tolong anda tampilkan pernyataan saya yang anda maksutkan tersebut.


Quote from:
Bukan keterbatasan akal brur melainkan ketidakmauan atau keengganan menerima apa kata Kitab Suci mengenai Anak Allah / Yesus Kristus yang sangat mudah dipahami secara akal itu,karena itu bukan hal yang mustahil dilakukan.
Kalau mudah diterima akal, mengapa terjadi perpecahan di Gereja dan Kristen, Kalau mudah diterima akal, mengapa terjadi perbedaan pemahaman antara saya dan anda.
July 16, 2017, 03:51:39 PM
Reply #235
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Sambungan

Mengenal Allah dengan benar tidak perlu anda klasifikasikan sebagai sempurna secara mutlak seperti dirinya Allah,melainkan kesempurnaan manusia artinya adalah kedewasaan iman yang memang bisa dicapai oleh orang percaya.
Nah, seperti yang saya bold diatas, disini anda sudah tidak komit atas apa yang anda pahami dalam penjelasan2 terdahulu, mengapa ? Akibat dari keterbatasan akalah, maka kita tidak dapat memahami Allah itu dengan sempurna, seperti pernyataan anda yang saya bold diatas, akibatnya adalah: Terjadinya banyak penafsiran yang berbeda-beda atas FT, NAMUN yang pasti adalah : Apapun Penafsiran tersebut, selama manusia itu MENGAKU, bahwa YESUS adalah KRISTUS, maka mereka juga adalah pewaris-pewaris Kerajaan Surga.==> Saudara ku, jangan biarkan Fanatik Buta atas dogma gereja, telah menutupi akal sehat kita. Marilah kita seperti semboyan negara ini .. Bhineka Tunggal Ika, artinya .. sekali pun kita berbeda, tetapi kita Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.Kalau saat ini anda "belum dapat menerima perbedaan itu", saya percaya dengan bimbingan Roh Tuhan Yesus, suatu ketika .. pada saat Iman anda sudah bertumbuh menjadi dewasa, maka anda pasti akan menerima semua perbedaan itu.

Quote from:
Tanpa memahami kebenaran Allah dengan benar tidak mungkin akan datang keselamatan karena Allah tidak mungkin mengingkari firman-Nya khususnya mengenai diri Yesus Kristus.
Pertanyaan kembali lagi seperti diatas: Siapakah manusia yang dalam keterbatasannya, dapat memahami Allah dengan Benar ?

Quote from:
Matius  24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Bagi anda, ayat tersebut akan anda katakan .. bahwa setiap orang yang bersebrangan pemahamannya dengan anda ( seperti SSY yang kita bahas dalam topik disini ), pasti anda akan katakan ayat tersebut untuk mereka, sebaliknya adalah .. pernahkah anda bertanya pada diri anda, bahwa SSY juga melakukan hal yang sama pada anda, lalu pertanyaan nya adalah : Siapakah yang benar ? Saudara ku, jangan berfikir sempit .. FT yang anda kutip tersebut diatas, tidak ditujukan untuk para pengikut Yesus. Mengapa ? Banyak agama di bumi ini, dan orang-orangnya dapat melakukan mukjizat2 dan keajaiban2 yang berasal dari Roh Dunia, nah .. untuk mereka lah .. FT itu dinyatakan, dan BUKAN  untuk para Pengikut Yesus.

Quote from:
Percuma anda taat kepada obyek iman yang tidak benar karena umat Budha atau Islam juga sangat taat beragama tetapi apakah mereka akan selamat ?
Tidak, karena mereka tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya, dan tidak Yesus adalah Kristus.

Quote from:
Ketaatan tidak ada gunanya kalau salah arah brur,ketaatan bukan segalanya dan tidak bisa menggantikan iman yang benar.
Bagaimana salah arah, karena SSY itu juga beriman pada Yesus Kristus.. Tahukah andda arti iman itu ?Alkitab berkata:  Iman adalah Dasar segala pengharapan yang ada dan Bukti yang tidak kita lihat.==> Tidak dikatakan disana .. Iman adalah Pemahaman yang benar akan Ke-Allahan. Nah, para jemaat SSY juga "menaruhkan" pengharapan akan keselamatan mereka pada Tangan Tuhan Yesus, lalu pertanyaannya adalah .. apakah anda katakan mereka tidak beriman, hanya karena pemahaman Akan Ke-Allahan itu berbeda ?

Salam ..
July 16, 2017, 04:15:39 PM
Reply #236
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Nah, seperti yang saya bold diatas, disini anda sudah tidak komit atas apa yang anda pahami dalam penjelasan2 terdahulu, mengapa ? Akibat dari keterbatasan akalah, maka kita tidak dapat memahami Allah itu dengan sempurna, seperti pernyataan anda yang saya bold diatas, akibatnya adalah: Terjadinya banyak penafsiran yang berbeda-beda atas FT, NAMUN yang pasti adalah : Apapun Penafsiran tersebut, selama manusia itu MENGAKU, bahwa YESUS adalah KRISTUS, maka mereka juga adalah pewaris-pewaris Kerajaan Surga.==> Saudara ku, jangan biarkan Fanatik Buta atas dogma gereja, telah menutupi akal sehat kita. Marilah kita seperti semboyan negara ini .. Bhineka Tunggal Ika, artinya .. sekali pun kita berbeda, tetapi kita Satu dalam Roh dan Satu Dalam Tuhan Yesus.Kalau saat ini anda "belum dapat menerima perbedaan itu", saya percaya dengan bimbingan Roh Tuhan Yesus, suatu ketika .. pada saat Iman anda sudah bertumbuh menjadi dewasa, maka anda pasti akan menerima semua perbedaan itu.


Pemahaman yang terbatas sama sekali tidak menghilangankan bahwa kebenaran adalah kebenaran Allah bukan kebenaran  manusia brur,dan kebenaran Allah bisa dipahami oleh level manusia apalagi dengan adanya pencerahan dari ROH KUDUS didalam dirinya.

Kebenaran Allah hanya termaktub didalam Kitab Suci,diluar itu sudah pasti bukan kebenaran Allah dan itu tidak akan menyelamatkan manusia.

Quote
Quote from:
Tanpa memahami kebenaran Allah dengan benar tidak mungkin akan datang keselamatan karena Allah tidak mungkin mengingkari firman-Nya khususnya mengenai diri Yesus Kristus.
Pertanyaan kembali lagi seperti diatas: Siapakah manusia yang dalam keterbatasannya, dapat memahami Allah dengan Benar ?

Sudah tentu dong,karena buktinya banyak yang sudah selamat karena beriman dengan benar terhadap Kristus.

Kebenaran Allah tidak bisa dikompromikan brur karena bersifat absolut tidak relatif.


Quote
Quote from:
Matius  24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Bagi anda, ayat tersebut akan anda katakan .. bahwa setiap orang yang bersebrangan pemahamannya dengan anda ( seperti SSY yang kita bahas dalam topik disini ), pasti anda akan katakan ayat tersebut untuk mereka, sebaliknya adalah .. pernahkah anda bertanya pada diri anda, bahwa SSY juga melakukan hal yang sama pada anda, lalu pertanyaan nya adalah : Siapakah yang benar ? Saudara ku, jangan berfikir sempit .. FT yang anda kutip tersebut diatas, tidak ditujukan untuk para pengikut Yesus. Mengapa ? Banyak agama di bumi ini, dan orang-orangnya dapat melakukan mukjizat2 dan keajaiban2 yang berasal dari Roh Dunia, nah .. untuk mereka lah .. FT itu dinyatakan, dan BUKAN  untuk para Pengikut Yesus.

Saya tidak mengatakan berseberangan dengan paham saya tetapi menurut saya berseberangan dengan apa yang diajarkan di Alkitab dan apa yang sudah diperingatkan didalam Alkitab.

Itulah gunanya kita berdiskusi disini yaitu saling mengadu argumentsi kita mengenai kebenaran Allah menurut Alkitab itu,brur.


Quote
Quote from:
Percuma anda taat kepada obyek iman yang tidak benar karena umat Budha atau Islam juga sangat taat beragama tetapi apakah mereka akan selamat ?
Tidak, karena mereka tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya, dan tidak Yesus adalah Kristus.

Demikian juga tidak menerima Yesus dan tidak mengenal Yesus dengan benar sesuai apa yang diajarkan di Alkitab akibatnya setali tiga duit brur,alias sama saja.

Quote
Quote from:
Ketaatan tidak ada gunanya kalau salah arah brur,ketaatan bukan segalanya dan tidak bisa menggantikan iman yang benar.
Bagaimana salah arah, karena SSY itu juga beriman pada Yesus Kristus.. Tahukah andda arti iman itu ?Alkitab berkata:  Iman adalah Dasar segala pengharapan yang ada dan Bukti yang tidak kita lihat.==> Tidak dikatakan disana .. Iman adalah Pemahaman yang benar akan Ke-Allahan. Nah, para jemaat SSY juga "menaruhkan" pengharapan akan keselamatan mereka pada Tangan Tuhan Yesus, lalu pertanyaannya adalah .. apakah anda katakan mereka tidak beriman, hanya karena pemahaman Akan Ke-Allahan itu berbeda ?

Kan sudah saya buktikan mereka tidak percaya ajaran Tritunggal khususnya Kristologi sesuai dengan warisan ajaran para Rasul dan Bapa Bapa Gereja.

Sudah demikian banyaknya bukti bukti saya ungkapkan apakah anda masih belum menangkap juga apa yang saya buktikan tsb ?

Demikianlah jawabanku brur.

July 17, 2017, 05:59:13 AM
Reply #237
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Bagaimana salah arah, karena SSY itu juga beriman pada Yesus Kristus.. Tahukah andda arti iman itu ?Alkitab berkata:  Iman adalah Dasar segala pengharapan yang ada dan Bukti yang tidak kita lihat.==> Tidak dikatakan disana .. Iman adalah Pemahaman yang benar akan Ke-Allahan. Nah, para jemaat SSY juga "menaruhkan" pengharapan akan keselamatan mereka pada Tangan Tuhan Yesus, lalu pertanyaannya adalah .. apakah anda katakan mereka tidak beriman, hanya karena pemahaman Akan Ke-Allahan itu berbeda ?
Salam ..

Sebuah bidat (heresy) lahir karena pemahaman Kristologi yang keliru. Arius pada abad ke-4 mengajarkan ajaran bidat karena pemahamannya yang keliru akan Yesus Kristus. Dan bidat-bidat muncul sepanjang sejarah sampai hari ini karena Kristologi yang keliru.

Bagi saya, Kristus Yesus adalah 'poros' semua hal yang ada di dunia ini. Karena Ia adalah LOGOS. Ia adalah satu-satunya pengantara antara Allah Bapa dengan manusia (Yoh. 14:6, 1 Tim, 2:5). Apakah artinya? Tanpa mengenal Kristus Yesus yang sejati dan datang kepada-Nya, hidup kekal bersama yang dijanjikan Kristus yaitu di mana Ia berada di situ umat Kristen berada menjadi hal yang mustahil. (Yoh. 14:1-4)

Demikianlah tambahan penjelasan dari saya brur.

July 17, 2017, 07:10:55 AM
Reply #238
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3452
Nah, seperti yang saya bold diatas, disini anda sudah tidak komit atas apa yang anda pahami dalam penjelasan2 terdahulu, mengapa ? Akibat dari keterbatasan akalah, maka kita tidak dapat memahami Allah itu dengan sempurna, ......cut !

Lalu, mengapa doktrin Tritunggal tidak mudah dipahami sehingga melampaui akal sehat manusia?

Pertama, Kebenaran Tritunggal ini adalah kebenaran yang bersifat dan berdasarkan wahyu Allah. Yang dimaksud dengan kebenaran yang bersifat dan berdasarkan wahyu Allah di sini adalah bahwa kebenaran Tritunggal bersumber dari Allah sendiri, bukanlah hasil spekulasi manusia, tetapi merupakan anugerah dari Allah yang tidak bisa kita mengerti, juga tidak bisa kita bantah (tolak), hanya bisa kita terima melalui pernyataan Alkitab sebagai 100% Firman Allah.

Kebenaran Tritunggal adalah kebenaran yang bersifat atau berdasarkan wahyu Allah secara khusus (Special Revelation of God). Dengan demikian jika kebenaran yang bersifat wahyu ini tidak diterima dengan iman, maka ini pasti akan menimbulkan kesulitan di dalam memahami-Nya.

Kedua, Kebenaran Tritunggal adalah kebenaran yang berasal dari Sang Pencipta. Berbicara tentang Tritunggal adalah berbicara tentang Allah sebagai Sang Pencipta. Manusia berusaha untuk memahami Allah Tritunggal. Siapakah manusia yang mau memahami-Nya? Manusia adalah makhluk (ciptaan), dan Tritunggal adalah Allah (pencipta). Jadi yang ingin mengetahui adalah ciptaan, dan yang ingin diketahui adalah sang Pencipta.

Pertanyaannya adalah, “Mungkinkah ciptaan memahami pencipta dengan sempurna?”

Jika kita sebagai ciptaan dengan segala keterbatasan pengetahuan yang kita miliki mampu memahami sang Pencipta dengan sempurna maka sebenarnya apa yang kita pahami itu sebagai sang Pencipta bukanlah sang Pencipta yang sebenarnya. Justru karena Allah adalah sang Pencipta maka kita sebagai ciptaan mustahil memahami sang Pencipta dengan sempurna.

Misalnya seorang pencipta robot memahami sepenuhnya mekanisme dan segala sesuatu tentang ciptaannya yaitu robot. Tetapi saya percaya bahwa robot mustahil memahami sepenuhnya tentang penciptanya, yaitu manusia. Bagi saya, lebih menakutkan jika saya ternyata mampu memahami Allah dengan sempurna dan sepenuhnya karena pasti yang saya pahami dan mengerti itu bukanlah Allah yang sejati.

Yang bisa memahami Allah dengan sempurna hanya Allah sendiri tetapi ketidaksempurnaan pemahaman tentang Allah tidak boleh menafikan apa yang secara sederhana mudah dipahami dari wahyu Tuhan.

Jadi pikiran harus diterangi oleh iman dan iman yang benar harus juga berdasarjan kepada pemahaman Kristus yang benar.

Ketiga, kebenaran Tritunggal adalah kebenaran mengenai Allah yang satu-satunya, Allah Yang Maha Esa (The Only One God). Kenyataan bahwa Allah adalah Ia yang satu-satunya, dan tak ada yang lain seperti Dia, membuat tak mungkin menemukan sesuatu yang dapat menggambarkan tentang diri-Nya secara sempurna. “Biasanya kita mengerti sesuatu karena sesuatu itu mempunyai persamaan dengan sesuatu yang lain, sehingga melalui persamaan itu kita menemukan analoginya.

Karena ada persamaan, kita mempunyai jembatan analogis untuk pengertian kita, sehingga dari sesuatu yang sudah dimengerti kita loncat ke sesuatu yang belum kita mengerti, akhirnya kita mengerti semuanya. Tetapi di dalam kita mengerti Allah, tidak ada pembanding-Nya, tidak ada persamaan-Nya, sehingga tidak bisa dimengerti dengan rasio sepenuhnya”

Jadi Ketritunggalan walau tetap bisa dipahami secara terbatas tetapi ajaran tersebut wajib diterima kebenarannya secara iman karena itu merupakan wahyu Allah sendiri. Tidak ada alasan apapun bagi seorang Kristen menolak ajaran Tritunggal yang di Alkitab,sedangkan SSY tetap menolaknya.

Nah, bagi orang non Kristen akan bertanya-tanya di dalam hatinya 'bagaimana Anda dapat jadi orang Kristen, ketika Anda tidak memahami doktrin dasar Kekristenan'.

Demikian tambahan penjelasan dari saya brur.
« Last Edit: July 17, 2017, 07:46:08 AM by jamu »
July 17, 2017, 10:22:59 AM
Reply #239
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Pemahaman yang terbatas sama sekali tidak menghilangankan bahwa kebenaran adalah kebenaran Allah bukan kebenaran  manusia brur,dan kebenaran Allah bisa dipahami oleh level manusia apalagi dengan adanya pencerahan dari ROH KUDUS didalam dirinya.
Saya tidak menyangkal akan pekerjaan dari ROH KUDUS, tetapi Faktanya adalah .. semua Denom Kristen telah mengaku, dalam memahami dan menafsirkan FT itu, di Ilhami oleh ROH KUDUS, tetapi Faktanya adalah .. terjadi banyak perbedaan pemahaman terhadap FT itu sendiri, apakah perbedaan-perbedaan ini yang anda maksutkan sebagai Kebenaran Allah yang Absolut ? Ataukah perbedaan-perbedaan ini adalah akibat dari keterbatasan pemikiran manusia, dalam memahami kebenaran Allah yang absolut itu ?

Quote from:
Kebenaran Allah hanya termaktub didalam Kitab Suci,diluar itu sudah pasti bukan kebenaran Allah dan itu tidak akan menyelamatkan manusia.
Maaf .. dalam hal ini, saya kurang sependapat dengan anda, sekalipun saya percaya bahwa Kitab Suci adalah Kebenaran yang absolut, Mengapa ? Dalam Gereja Saya, disamping Alkitab .. maka kami juga memelihara tradisi-tradisi suci yang di wariskan oleh Para Rasul. Kembali ke pada alkitab, alkitab itu adalah "buah Karya Manusia berdasarkan Ilham dari ROH KUDUS, kecuali 10 Perintah Allah yg merupakan  Hasil Karya Allah langsung". Nah .. ada 12 Rasul Tuhan (diluar Yudas Iskariot), namun disaat ini "Hanya 6 dari Rasul Tuhan Yesus itu yang menuliskan tulisannya, baik sebagai Kitab Injil ataupun dalam bentuk surat:. Pertanyaannya adalah .. apakah mungkin 6 orang Rasul yang lain tidak pernah menuliskan sesuatu.. Artinya adalah: Alkitab yang ada sekarang, adalah hasil dari susunan "septuaginta", dimana "masih terbuka peluang", untuk ditemukannya kitab-kitab ataupun surat-surat lainnya. Sejarah dimasukannya Kitab Injil Yohanes kedalam 4 Kitab Injil, dilakukan dengan "Perdebatan yang luar biasa", sehingga Puji Tuhan .. Akhirnya Kitab Injil Johanes itu dapat dimasukan kedalam 4 Kitab Injil, seperti yang anda lihat saat ini. Nah, kembali kepada pernyataan anda diatas, yang menyatakan .. bahwa Kebenaran Allah itu "HANYA" termaktub dalam Alkitab saja, saya tidak sependapat .. sebab berdasarkan penjelasan saya diatas, maka "Kebenaran Allah dan Alkitab" adalah 2 hal yang berbeda, tetapi saya akan setuju .. Jika anda katakan, kebenaran Allah itu "dinyatakan" dalam Alkitab, karena Alkitab adalah "Pernyataan Allah", maka saya percaya .. bahwa Alkitab itu adalah "Kebenaran yang Absolut".

Quote from:
Sudah tentu dong,karena buktinya banyak yang sudah selamat karena beriman dengan benar terhadap Kristus.
Maaf saudara ku,BUKTI yang anda maksutkan itu, belum ada satupun yang pernah mengalaminya secara Rill, semua baru "JANJI" dan pengharapan keyakinan kita akan janji itulah yang disebutkan dengan Iman. Nah .. Iman setiap manusia itu "Pasti" berbeda, sehingga Iman anda dengan saya pun pasti berbeda, demikian juga halnya dengan SSY. Jika anda mengatakan bahwa anda "telah diselamatkan", SSY juga mengatakan hal yang sama, bahwa mereka telah diselamatkan. Lalu pertanyaan adalah .. Adakah orang yang berasal dari denom anda pernah bangkit dari kematian dan mengatakan, bahwa denom andalah  yang benar ? Pasti tidak bukan, sehingga kita semua yang hidup ini "tidak akan pernah tahu dengan pasti", denom mana yang benar-benar telah menafsirkan FT itu degan benar dan sempurna., Karena tidak ada satupun manusia yang tahu pasti .. maka marilah kita ikuti Perintah Yesus .. Kasihilah Sesamamu manusia, seperti engkau mengasihi diri mu sendiri. Jadi, kita tidak perlu pusing, apapun pemikiran manusia tentang Yesus, sebab semua itu ..nantinya Yesus yang akan memutuskan, apakah pemikiran mereka benar atau keliru. Yesus hanya "memerintahkan para murid", untuk memberitakan Injil ( Kabar Gembira, bahwa Kristus telah datang sebagai manusia ), dan Babtis semua orang yang percaya dalam "Nama Bapa, Anak dan ROH KUDUS".

Menurut saya, Penonjolan terhadap "Pemahaman Doktrin Gereja", akan berakibat "Mengkerdilkan Kristus", sebab dengan demikian .. akan memperbesar "perpecahan dalam tubuh Kristus". Bagi saya, siapapun manusia yang lebih menonjolkan "Doktrin Gereja", pada hakikatnya .. mereka itu belum mengenal Kristus, sekalipun "mungkin" mereka memiliki pemahaman Theologia setinggi langit.

Salam ..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)