Author Topic: Sains vs Agama  (Read 3345 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 05, 2016, 02:13:23 PM
Reply #10
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 197
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan
@atas : qlu specifik mungkin bs lebih komparatif...

Maksud TS kan bukan mengacu kpd "Tuhan". Jadi jelas ini tidak berbicara tentang iman, hanya teori dari pendidikan agama. Yang diambil dari agama adalah logikanya saja atau hanya mengacu pd "manusia".

 :)
April 20, 2016, 10:13:21 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Halo Marosa apakabar ni, uda lama ng kelihatan?

Gini lho Marosa menurut saya "pelayanan" dari hamba-hamba Tuhan dan ilmu kedokteran/medis itu tidak bertentangan karena masing masing diberikan oleh Tuhan juga sehingga mereka mempunyai karunia dan talenta masing masing.

Jadi klo dilihat kedua-duanya dalam pelayanan dari hamba-hamba Tuhan maupun pelayanan dari para Medis itu kita tidak bisa mengukur dan dijadikan yang satu lebih maju dan yang satu tidak maju atau gagal dan kalah.

Mengapa saya katakan demikian karena kedua-duanya ini juga adalah karunia/ talenta dari Tuhan memberikan kepada setiap umat dalam pelayanan kasihnya terhadap sesama manusia.
 

Dan kita tidak bisa mengukur secara statistik bahwa yang paling banyak menyelamatkan nyawa dari sakit itu adalah pelayanan dari Medis.

Dan klo pun pelayanan medis dianggap yang paling banyak menyembuhkan itu saya kira tidak masalah karena itu juga adalah kasih karunia Tuhan kepada mereka melalui karunia / talenta yang telah diberikan kepada setiap hamba-hambaNya dalam pelayanan masing-masing (hamba Tuhan maupun Dokter/Tabib) dulu disebut tabib sekarang dokter.

Tabib/Dokter disebutkan berkali-kali dalam Alkitab. Satu-satunya ayat yang sering dikutip dibawa kedokter/tabib bisa ditemukan di 2 Tawarikh 16:12, “Pada tahun ketiga puluh sembilan pemerintahannya Asa menderita sakit pada kakinya yang kemudian menjadi semakin parah. Namun dalam kesakitannya itu ia tidak mencari pertolongan TUHAN, tetapi pertolongan tabib-tabib.”


Ada banyak ayat yang berbicara mengenai “pelayanan medis” seperti misalnya mempergunakan perban (Yesaya 1:6), minyak (Yakobus 5:14), minyak dan anggur (Lukas 10:34), daun-daun (Yehezkiel 47:12), minum anggur (1 Timotius 5:23), dan salep/balsam, khususnya balsam dari Gilead (Yeremia 8:22).

Lagipula Lukas, penulis dari Kisah Para Rasul dan Injil Lukas disebut oleh Paulus sebagai “tabib yang kekasih” (Kolose 4:14).

Markus 5:25-30 berbicara mengenai seorang wanita yang memiliki pendarahan yang terus menerus, suatu penyakit yang tidak dapat diobati oleh para dokter, sekalipun dia telah pergi ke banyak dokter dan menghabiskan banyak uang.

Waktu dia datang kepada Yesus, dia berpikir bahwa kalau saja dia menyentuh ujung jubah Yesus maka dia akan disembuhkan.

Ketika menjawab pertanyaan orang-orang Farisi kenapa Yesus menghabiskan banyak waktu dengan orang-orang berdosa, Yesus menjawab, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit” (Matius 9:12).

Dari ayat-ayat di atas, kita dapat mengambil prinsip-prinsip berikut ini:

Bahwa Dokter/Tabib adalah talenta yang diberikan oleh Tuhan juga kepada Tabib atau Dokter mereka dapat menolong, namun ada kalanya kita juga harus mengeluarkan uang. Contoh sekarang ini setiap bulan kita harus bayar ke kantor BPJS biar kita dapat pelayanan Medis disetiap Rumah Sakit yang menerima pelayanan BPJS. Nah jelaskan jadi Tabib (bukan dukun lho) juga diberikan karunia/talenta oleh Tuhan.

Jadi klo pelayanan Medis sekarang ini lebih maju atau telah mengalahkan pelayanan karunia kesembuhan itu juga tidak masalah karena kedua-duanya adalah campur tangan Allah dalam masalah kesembuhan ini.

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang berakal budi dan memberi kita kemampuan Talenta-talenta untuk menciptakan obat-obatan dan belajar bagaimana mengobati diri kita.

Jadi tidak ada salahnya menggunakan pengetahuan dan kemampuan talenta yang sudah dikaruniakan kepada kita .

Para Tabib / Dokter dapat dipandang sebagai karunia/talenta Allah kepada kita … sarana bagi Allah memberi kesembuhan dan pemulihan.

Sehingga pada saat bersamaan, iman dan kepercayaan kita haruslah kepada Tuhan dan Allah, iman kita juga diuji bukan pada dokter/ hamba-hamba Tuhan yang melayani.

Sama seperti keputusan-keputusan sulit lainnya, Allah berjanji untuk memberi kita hikmat saat kita memintanya (Yakobus 1:5).

Jadi menurut saya topik ini tidak tepat yang tepat adalah Sains berdampingi dengan agama, itu baru cocok
« Last Edit: April 20, 2016, 10:21:07 AM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
September 07, 2016, 04:43:20 PM
Reply #12
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 28
  • Gender: Male
  • Denominasi: Lutheranisme
walaupun secara jelas telah dikatakan dalam alkitab bahwa salah satu tanda orang benar adalah kuasa menyembuhkan. so, apakah agama telah kalah dari ilmu pengetahuan?

kayaknya sudah terjawab deh bro seperti diatas..bukan agamanya yang kalah atau menang, tetapi personalitynya, apakah mereka sudah menjadi benar? (baik pelaku agama maupun pelaku sains)
Sains pun begitu, berapa banyak nyawa yang tidak terselamatkan/sembuh karena sains yg katanya benar? GBU
September 21, 2016, 12:56:56 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2451
  • Gender: Male
Harap dimengerti bahwa agama dlm konteks ini bukan mengacu kpd "Tuhan".
melainkan kepada orang2 yg "melayani" Tuhan ataupun tokoh2 gereja dalam arti institusi gereja secara keseluruhan (Katolik,Protestan,dll).

Saya berpendapat bahwa "pelayan" Tuhan dan tokoh2 agama sekarang ini secara keseluruhan telah "gagal" dan "kalah" dari ilmu pengetahuan/sains. karna secara statistik tidak bisa disangkal berapa banyak nyawa yg diselamatkan dan sakit yg disembuhkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan/sains. dibandingkan dgn nyawa dan penyakit yg mampu disembuhkan oleh para pelayan Tuhan. walaupun secara jelas telah dikatakan dalam alkitab bahwa salah satu tanda orang benar adalah kuasa menyembuhkan. so, apakah agama telah kalah dari ilmu pengetahuan?

terkait hal diatas, mari coba kita cermati ayat dibawah ini :

6  Kata TUHAN, "Lihatlah, mereka ini satu bangsa dan mereka semua memakai bahasa yang sama, dan ini hanyalah permulaan dari apa yang dapat mereka lakukan; mulai saat ini tidak ada rencana mereka yang tidak mungkin terlaksana.

yang saya tandai diatas adalah perkataan dari TUHAN, Allah, jadi jika Dia berfirman demikian maka saya rasa tidak ada pertentangan antara sains dan agama karna sains adalah hasil dari pemikiran manusia.

dari jaman dahulu sudah banyak bukti dari hasil pemikiran manusia yang telah menuai hasil akan tetapi hal  itu bukanlah berarti bahwa TUHAN, Allah tidak ada.

mengenai kuasa penyembuhan yang dilakukan oleh pemuka agama memanglah sudah agak jarang kita dengar atau mungkin banyak yang sudah tidak terlalu memperdulikan hal itu karna dari semua agama yang ada menunjukan cara mereka masing masing mengenai penyembuhan secara rohani.

Bagi saya terkait takdir manusia sudah ditentukan oleh TUHAN, Allah Israel sebagai mana Tuhan kita Yesus Kristus telah ditentukan takdirNya dari Dia lahir, mati, bangkit dan diangkat ke surga semuanya sudah dituliskan sebelum itu semua terjadi.

jadi mengenai sains tidaklah bertentangan dengan agama sebab semua sudah dituliskan entah kita memperoleh kesembuhan melalui doa ataupun obat - obatan, yang pasti semuanya dari Dia yang telah menjadikan kita.

sesuatu hal yang pasti menurut saya agama bukanlah tentang penyembuhan melainkan tentang keselamatan dan keselamatan itu hanya dapat kita peroleh melalui Tuhan Yesus Kristus sebagaimana yang telah ditentukan oleh TUHAN, Allah Israel.

salam
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka.
January 02, 2017, 10:03:23 PM
Reply #14
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
Mengapa ukuran kalah menangnya adalah sakit/sembuh? Memangnya tugas 'agama' atau pelayan Tuhan adalah menyembuhkan orang sakit? Ukuran yang digunakan tidak sepadan dengan apa yang mau diukur.
January 07, 2017, 03:50:06 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4605
  • Gender: Male
Harap dimengerti bahwa agama dlm konteks ini bukan mengacu kpd "Tuhan".
melainkan kepada orang2 yg "melayani" Tuhan ataupun tokoh2 gereja dalam arti institusi gereja secara keseluruhan (Katolik,Protestan,dll).

Saya berpendapat bahwa "pelayan" Tuhan dan tokoh2 agama sekarang ini secara keseluruhan telah "gagal" dan "kalah" dari ilmu pengetahuan/sains. karna secara statistik tidak bisa disangkal berapa banyak nyawa yg diselamatkan dan sakit yg disembuhkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan/sains. dibandingkan dgn nyawa dan penyakit yg mampu disembuhkan oleh para pelayan Tuhan. walaupun secara jelas telah dikatakan dalam alkitab bahwa salah satu tanda orang benar adalah kuasa menyembuhkan. so, apakah agama telah kalah dari ilmu pengetahuan?


Pernyatan yang menarik!

Markus 16
15  Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18  mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Tugas seorang "pelayan" Tuhan adalah memberitakan Injil, mengembalakan domba-domba Allah. Itulah tugas mereka di dunia ini. Sementara mereka menerima tugas itu, mereka juga dilengkapi kuasa untuk mengadakan tanda-tanda, salah satunya menyembuhkan orang sakit. Jadi disini ada dua hal, pertama tugas dan kedua tanda-tanda yang menyertai.

Ibrani 2:4 juga berkata sama, "Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena ROH KUDUS, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya."

Demikian saya juga, telah berulang kali melihat tanda-tanda itu, baik diri sendiri yang sembuh dari penyakit maupun orang lain yang didoakan. Tetapi itu hanya tanda-tanda, hanya peneguhan, dan diberikan jika dibutuhkan untuk meneguhkan kesaksian atau pemberitaan mereka. Tanda-tanda itu sendiri tidak melulu hanya kesembuhan. Nubuat, marifat dan bahkan tanda-tanda alam seperti guntur disiang bolong di hari terik musim kemarau, hujan pun dihentikan, setan-setan diusir, bahkan kita sering kali menerima apa yang muncul di hati sekedar kerinduan belaka. Semua diberikan oleh Tuhan untuk meneguhkan. Meneguhkan apa? Meneguhkan pekerjaan mereka.

Apa pekerjaan "pelayan" TUHAN? Apa pekerjaan dokter? Apa pekerjaan pilot? Apa pekerjaan programer IT? Apa pekerjaan fotografi? Setiap manusia punya pekerjaannya sendiri-sendiri. Apakah dokter itu profesi dari Iblis? Ilmu yang mereka dapat juga mereka dapat dari Allah, tanpa pertolongan Allah bagaimana mereka bisa paham dan mengerti dan menguasai semua tubuh, penyakit dan obat?

Apakah sains itu dari Iblis? Hukum alam juga ditetapkan oleh Allah, diciptakan oleh Allah, bukan ada dengan sendirinya. Dan tentang segala yang diciptakan Allah, demikian sabda Allah:

Kejadian 1
26  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
27  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
28  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Demikian mengapa hanya manusia, bukan simpanse, bukan orang utan, bukan gorila, bukan singa atau gajah yang menguasai ilmu sains, menciptakan burung besi yang bisa terbang, gajah besi yang bisa mengangkut barang, ikan besi yang bisa menyelam, bermain dengan listrik, membuat memory buatan, menciptakan otak buatan yang disebut prosesor, mengandirkan gambar bergerak, bahkan mengolah tumbuhan menjadi obat. Mengapa hanya manusia? Sebab kuasa itu diberikan kepada manusia atas segala ciptaan Allah di bumi ini. Apakah kamu sangka gaya gravitasi itu ciptaan manusia?

Sadarlah bahwa anda berbicara seperti orang yang tidak mengenal Allah. Kemajuan sains adalah kehendak Allah dan tugas yang dibebankan Allah kepada manusia untuk memelihara bumi ini. Tugas yang diberikan "pelayan" Tuhan adalah tugas untuk mencari dan memelihara manusia yang dianggap layak oleh Tuhan untuk menerima kehidupan kekal di dunia yang baru (Sorga dan Bumi baru).
« Last Edit: January 07, 2017, 03:55:04 PM by Krispus »
May 06, 2017, 11:12:59 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1153
Berkat Tuhanlah yang menjadikan "Kaya", Susah payah tidak akan menambahinya.
Jadi janganlah sekali kali memegahkan diri kalian...Hai Para Dokter yang Sok Jenius, Ilmuwan yang Sok Jenius...Kamu sekalian ciptaan Siapa ? Rendah hatilah kalian yang diberi "Talenta" olehNya dan pakailah itu semua untuk berbuat KASIH terhadap sesama.
May 31, 2017, 06:08:42 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 925
Mengapa ukuran kalah menangnya adalah sakit/sembuh? Memangnya tugas 'agama' atau pelayan Tuhan adalah menyembuhkan orang sakit? Ukuran yang digunakan tidak sepadan dengan apa yang mau diukur.

Tugas agama menyembuhkan rohani yang sakit atau mati.
July 30, 2017, 12:32:05 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2213
Tugas agama menyembuhkan rohani yang sakit atau mati.

Tentunya agama Kristen dong !

September 16, 2017, 11:06:06 AM
Reply #19
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 110
Harap dimengerti bahwa agama dlm konteks ini bukan mengacu kpd "Tuhan".
melainkan kepada orang2 yg "melayani" Tuhan ataupun tokoh2 gereja dalam arti institusi gereja secara keseluruhan (Katolik,Protestan,dll).

Saya berpendapat bahwa "pelayan" Tuhan dan tokoh2 agama sekarang ini secara keseluruhan telah "gagal" dan "kalah" dari ilmu pengetahuan/sains. karna secara statistik tidak bisa disangkal berapa banyak nyawa yg diselamatkan dan sakit yg disembuhkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan/sains. dibandingkan dgn nyawa dan penyakit yg mampu disembuhkan oleh para pelayan Tuhan. walaupun secara jelas telah dikatakan dalam alkitab bahwa salah satu tanda orang benar adalah kuasa menyembuhkan. so, apakah agama telah kalah dari ilmu pengetahuan?

Saya berpendapat bahawa sains ini adalah ilmu2 pengetahuan yg benar.. alkitab juga banyak asas2 sains yg kukuh..
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)