Author Topic: Menjawab Pertanyaan Orang: Mengapa Orang Kristen Menyembah Tuhan dengan Menyanyi  (Read 1433 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 25, 2016, 04:39:01 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Nah ini adalah salah satu pertanyaan yg cukup menarik utk ibu bpk selidiki. Ini mungkin tempat utk memberikan penjelasan atas rasa penasaran dari penganut agama lain. Soalnya di agama lain biasanya menggunakan gerakan2 tubuh, mantra, harus memenuhi persyaratan utk beribadah dan sebagainya. Ok jadi kenapa org Kristen menyembah Tuhan dengan bernyanyi? Sy ingin mendengar dulu pandangan ibu bpk sekalian. :afro:

Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 25, 2016, 06:35:05 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12926
    • fossil coral cantik
Nah ini adalah salah satu pertanyaan yg cukup menarik utk ibu bpk selidiki. Ini mungkin tempat utk memberikan penjelasan atas rasa penasaran dari penganut agama lain. Soalnya di agama lain biasanya menggunakan gerakan2 tubuh, mantra, harus memenuhi persyaratan utk beribadah dan sebagainya. Ok jadi kenapa org Kristen menyembah Tuhan dengan bernyanyi? Sy ingin mendengar dulu pandangan ibu bpk sekalian. :afro:
IMO, ada di dua model :

1. secara yang pertama kali terjadi suatu event orang terinspirasi utk bernyanyi untuk Tuhan (imo) ini adalah bentuk suatu ungkapan perasaan/hati dari orang yg pertama kali melakukan hal ini thdp Tuhan. Mungkin di pov-nya itu karena : menyanyi itu terdengar indah dan terdiri dari kata kata. Ketimbang menyembah Tuhan dgn berkata-kata biasa tanpa ada jalinan nada (kayak pidato) ya mungkin orang ini berpendapat dgn bernyanyi terdengar lebih indah, tanpa didalam maksud yg kayak pidato itu jelek. So... ini didalam pengertian menambah unsur baru, bukan menghapus yg lama.

IMO, mungkin pada awal2-nya bukan berupa nyanyi2an, namun lebih berupa sebuah chant (chanting) dimana not-not nya belon kompleks.

2. Lama lama menjadi Tradisi.
Tuhan seneng yang indah2.
Oleh karena itu di"persembahkan" nyanyi2an.



Ada di aliran kepercayaan lain malah selain nyanyi2an, juga ditambah dengan musik2an plus tari2an dan bahkan disisipkan chanting-nya juga. So keren  :afro:

Ayat yg pertama kali menyatakan nyanyi2an buat Tuhan yg ada di Alkitab :
Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.

Saya menduga, event [menyanyi bagi Tuhan] di ayat tsb BUKAN yg pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah kemanusiaan.

Anyway, secara simple dan "alkitabiah"
Q : Mengapa Orang Kristen Menyembah Tuhan dengan Menyanyi ?
A : sebab Ia tinggi luhur
(becanda... saya tau bukan jawaban yg spt demikian yg diharapkan dari maksud pertanyaan acid  :D)

:)
salam.
« Last Edit: March 25, 2016, 06:48:34 PM by odading »
March 25, 2016, 09:27:17 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Beribadah dengan menyanyi, tidak dimulai oleh orang Kristen (PB). Tapi sudah ada sejak zaman dahulu (PL).

Ada nyanyian yang terkenal namanya Nyanyian Musa (Ibrani: שִׁירַת משֶׁה - SHIRAT MOSHEH) yang dicatat dalam Keluaran pasal 15 ini dikenal juga dengan istilah: שִׁרַת הַיָּם - SHIRAT HAYAM, harfiah: Nyanyian Tentang Laut (Laut Merah) / The Song of The Sea.


Nyanyian Musa


Reff: http://www.sarapanpagi.org/nyanyian-musa-shirat-hayam-vt7669.html#p36828
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
March 26, 2016, 07:55:15 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9613
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
menyembah Tuhan pake cara apapun bisa

menyanyi salah satunya
dan menyanyi adalah kegiatan yang menyenangkan, semua orang bisa melakukannya
March 26, 2016, 09:31:55 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
IMO, ada di dua model :

1. secara yang pertama kali terjadi suatu event orang terinspirasi utk bernyanyi untuk Tuhan (imo) ini adalah bentuk suatu ungkapan perasaan/hati dari orang yg pertama kali melakukan hal ini thdp Tuhan. Mungkin di pov-nya itu karena : menyanyi itu terdengar indah dan terdiri dari kata kata. Ketimbang menyembah Tuhan dgn berkata-kata biasa tanpa ada jalinan nada (kayak pidato) ya mungkin orang ini berpendapat dgn bernyanyi terdengar lebih indah, tanpa didalam maksud yg kayak pidato itu jelek. So... ini didalam pengertian menambah unsur baru, bukan menghapus yg lama.

IMO, mungkin pada awal2-nya bukan berupa nyanyi2an, namun lebih berupa sebuah chant (chanting) dimana not-not nya belon kompleks.

2. Lama lama menjadi Tradisi.
Tuhan seneng yang indah2.
Oleh karena itu di"persembahkan" nyanyi2an.



Ada di aliran kepercayaan lain malah selain nyanyi2an, juga ditambah dengan musik2an plus tari2an dan bahkan disisipkan chanting-nya juga. So keren  :afro:

Ayat yg pertama kali menyatakan nyanyi2an buat Tuhan yg ada di Alkitab :
Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi TUHAN yang berbunyi: "Baiklah aku menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.

Saya menduga, event [menyanyi bagi Tuhan] di ayat tsb BUKAN yg pertama kalinya terjadi sepanjang sejarah kemanusiaan.

Anyway, secara simple dan "alkitabiah"
Q : Mengapa Orang Kristen Menyembah Tuhan dengan Menyanyi ?
A : sebab Ia tinggi luhur
(becanda... saya tau bukan jawaban yg spt demikian yg diharapkan dari maksud pertanyaan acid  :D)

:)
salam.

Trims atas jawaban pak Odading.
Sebetulnya hal yg membuat sy penasaran ada ditulis oleh bro yaitu soal nada. Dan berikut ini ayat Alkitab yg jg mengagetkanku.

Kejadian 4:21 Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.

Pertanyaan selanjutnya adalah:
Apakah orang2 zaman dulu bernyanyi adalah benar2 bernyanyi seperti sekarang ini? Dalam arti ada tingkatan frekuensi (atau disebut nada) do re mi fa sol la ti do dst..?? Mereka benar menggunakan nada2?

Jawaban bro spertinya cukup masuk akal, mungkin nadanya tdk terlalu kompleks. Dan awalnya karena bermula dari sering dinyanyikan oleh Musa maka lama2 menjadi tradisi dlm menyembah Tuhan.

@pak sarapanpagi: trims atas link video nya. Skedar info: berdasarkan penyelidikanku di internet ternyata total ada tiga lagu yg ditulis oleh Musa yaitu keluaran 15, mazmur 90 dan ulangan 32.

@pak henhen: menurut sy yg bpk maksud adalah beribadah. Ibadah adalah pengertian luas, dapat misalnya dgn bersaat teduh, menyanyi, puasa, menolong orang lain, dll. Tapi yg sy maksud adalah menyembah Tuhan (lebih rinci/spesifik). Orang Kristen menyembah dgn cara bernyanyi.

Sy mendapati bahwa (sepertinya) memang cara menyembah dgn bernyanyi adalah perintah Tuhan. Itu menyembah yg diinginkan Tuhan dgn mulut/perkataan. Ini kata Tuhan langsung kpd Musa:
Ulangan 31:19, 30
19: Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini menjadi saksi bagi-Kuterhadap orang Israel.
30: Lalu Musa menyampaikan ke telinga seluruh jemaah Israel nyanyian ini sampai perkataan yang penghabisan.
« Last Edit: March 26, 2016, 10:54:53 AM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 26, 2016, 09:39:25 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Oh ya thread ini sy tulis karena kalau tdk salah sy pernah membaca penganut agama sebelah menyatakan cara mereka menyembah jauh lebih "khusyuk" dibandingkan dgn org Kristen yg nyanyi nyanyi, kelihatan kurang serius atau mungkin sdikit keliatan main2 begitu.

Jadi kalo dari sy sendiri adalah org Kristen menyembah dgn cara bernyanyi/memuji Tuhan karena itu perintah/keinginan Tuhan (Ulangan 31:19, 30)
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
March 26, 2016, 10:55:01 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12926
    • fossil coral cantik
Kejadian 4:21 Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.

Pertanyaan selanjutnya adalah:
Apakah orang2 zaman dulu bernyanyi adalah benar2 bernyanyi seperti sekarang ini? Dalam arti ada tingkatan frekuensi (atau disebut nada) do re mi fa sol la ti do dst..?? Mereka benar menggunakan nada2?

Jawaban bro spertinya cukup masuk akal, mungkin nadanya tdk terlalu kompleks.
Ya... demikian saya pendapati.

Mengenai apakah nada-nadanya sudah "international" di awal pertama kali adanya jalinan nada pada nyanyian, saya kurang tau. Namun saya cenderung berpendapat awal2 "nyanyian" yang buat Tuhan itu masih berupa chanting. Entah apakah disaat yg bersamaan sudah eksis itu nyanyian sehari hari (yg bukan buat Tuhan).

Mengenai ayat Yubal, ya sangat menarik.
Dan saya menduga kecapinya Yubal pentatonic (5 nada).
Alesan saya : karena yg saya liat di beberapa belahan bumi utama, nada2 musik tradisional yg ada pada mereka adalah bernada pentatonik, misal jepang, cina, indonesia, arab, dlsb ... oleh karena itu saya menduga pentatonic scale mungkin bisa dikatakan jauh lebih tua drpd international scale. Akibatnya saya berpendapat kecapinya Yubal pentatonic :char11:

Terkait nyanyian buat Tuhan, saya menduga sewaktu masih yang berupa chanting mungkin ini bisa masuk (dianggep) sakral. Demikian pula yg berupa tari2an, sepertinya ada tari2an yg dianggap sakral dan di perform hanya pada ritual2 tertentu. Namun kayaknya ritual Yahudi (sejak jaman PL) sepertinya nggak ada itu yang namanya nyanyian/tarian sakral (???). Kesimpulan sementara, penggambaran di Alkitab lebih mengenai kebudayaan yg eksis (udah "modern") setelah kebudayaan super super kuno.

Quote
Sy mendapati bahwa (sepertinya) memang cara menyembah dgn bernyanyi adalah perintah Tuhan
Ya... mungkin2 aja. Dan bisa dipake sebagai "senjata".

So... kalo ajaran lain bertanya : kok orang Kristen menyembah Tuhan dengan nyanyi2an ?
Maka jawabannya adalah :
1. Sebab Tuhan sendiri yg perintahkan
dan orang menjalankan
2. Sebab Ia tinggi luhur

Wow... tanpa terasa nulis kayak gitu, saya surprise dgn tulisan itu sendiri  :char11:
Soalnya yang point-2 nggak saya tulis "sebab orang patuh".
hahaha....  :D


Anyway tanpa adanya point-1, saya rasa awal orang "menyanyi" buat Tuhan (tanpa adanya perintah eksplisit) ya karena yang ada di pov orang yg pertama kali "menyanyi" buat Tuhan itu adalah point-2.
Saya bayangkan ada sekian banyak orang "yang pertama kali" tsb. Selanjutnya orang2 "yang pertama kali" tsb mengajarkan ke orang2 lain. Maka (imo) kemungkinan besar ujung2nya bisa bisa menjadi tradisi.

:)
salam.
« Last Edit: March 26, 2016, 11:15:13 AM by odading »
March 26, 2016, 11:06:01 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12926
    • fossil coral cantik
Oh ya thread ini sy tulis karena kalau tdk salah sy pernah membaca penganut agama sebelah menyatakan cara mereka menyembah jauh lebih "khusyuk" dibandingkan dgn org Kristen yg nyanyi nyanyi, kelihatan kurang serius atau mungkin sdikit keliatan main2 begitu.
Adzan yg kita denger (imo) bukan nyanyian, melainkan lebih berupa chanting dan sebuah doa.

Lah kalo dibandingin dengan nyanyi2an orang Kristen, ya saya rasa tentunya ini dua hal yg berbeda.
Nggak apple to apple jadinya.

Tentu Adzan dibunyikan secara khusyuk dan kedengaran-nya juga jadi khusyuk.
IMO, ngebandinginannya itu ya mestinya ke Gregorian, dimana sepertinya masih ada ibadah dgn doa doa bernada (chant) dgn bahasa latin tanpa ada nyanyi2an ??? (??? ---> saya perlu pengetahuan lebih jauh mengenai hal ini)

btw, acid pernah dengan Grogorian Chant Kyrie Eleison ?

:)
salam.
« Last Edit: March 26, 2016, 11:19:35 AM by odading »
March 26, 2016, 11:43:27 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10990
kalau ada pertanyaan:
Menjawab Pertanyaan Orang: Mengapa Orang Kristen Menyembah Tuhan dengan Menyanyi

jawaban saya sih:
ya engga kenapa-kenapa..
gw yg nyanyi kok situ yg sewot?

wkwkw...
salam
March 28, 2016, 09:54:34 AM
Reply #9
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Saya coba meminjam sbuah istilah dari Carl Gustav Jung, seorang tokoh psikologi, yg tentu saja istilah itu saya simpangkan ke luar dari pmikiran Jung (maaf ya alm. Mr. Jung).

Sptnya musik (di dalamnya tangga nada) mrupakan collective sub-conscious dalam diri manusia.
Musik sptnya mrupakan aspek instinktif manusia makanya jauh-jauh hari ternyata sudah ada manusia yg dapat memainkan alat musik yg mbutuhkan tangga nada kompleks.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)