Author Topic: Apa atau Siapa Antikristus itu?  (Read 7486 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

June 30, 2017, 12:17:22 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Pertanyaan buat anda: Apakah Yesus pernah mengajarkan tentang Ajaran tritunggal dan Kristologi ?? Pernahkah Yesus berkata, siapa yang tidak memahami Ajaran Tritunggal dan Kristologi tidak akan selamat ??

Bukankah Alkitab berkata : Yohanes 3:16 .. Supaya setiap orang yang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal..
Salam ...

Ajaran Tritunggal dan Kristologi adalah ajaran para Rasul dan para Rasul menerima inspirasi ROH KUDUS didalam menulis Alkitab.

Apakah anda tidak percaya ajaran para Rasul / Alkitab ?

Kalau hanya percaya saja modal untuk selamat ada terlalu banyak manusia mengaku percaya apakah dengan demikian otomatis selamat ?

Yang paling penting adalah apakah yang menjadi inti kepercayaannya tersebut bukan hanya pengakuan dimulut saja.

July 01, 2017, 11:46:49 AM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Ajaran Tritunggal dan Kristologi adalah ajaran para Rasul dan para Rasul menerima inspirasi ROH KUDUS didalam menulis Alkitab.

Apakah anda tidak percaya ajaran para Rasul / Alkitab ?

Kalau hanya percaya saja modal untuk selamat ada terlalu banyak manusia mengaku percaya apakah dengan demikian otomatis selamat ?

Yang paling penting adalah apakah yang menjadi inti kepercayaannya tersebut bukan hanya pengakuan dimulut saja.

Saya bingung .. banyak orang yang mengatakan, bahwa Ajaran Tritunggal adalah Ajaran Para Rasul, Rasul yang mana yah ? Maaf .. walaupun pemahaman kita tentang Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu "kemungkinan" berbeda, namun saya tetap mengimani Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu, yang didasarkan "HANYA" pada Sahadat Kredo Nicea.


Salam ..
July 01, 2017, 03:38:03 PM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Saya bingung .. banyak orang yang mengatakan, bahwa Ajaran Tritunggal adalah Ajaran Para Rasul, Rasul yang mana yah ? Maaf .. walaupun pemahaman kita tentang Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu "kemungkinan" berbeda, namun saya tetap mengimani Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu, yang didasarkan "HANYA" pada Sahadat Kredo Nicea.


Salam ..

Credo Nicea itu darimana sumber ajarannya kalau bukan dari Alkitab ?

Bukankah kitab kitab di PB penuh dengan ajaran bahwa Yesus dan ROH KUDUS itu memiliki kwalifikasi sebagai Allah ?

Masak anda tidak pernah baca,atau mustikah saya beberkan satu persatu ayatnya ?

« Last Edit: July 01, 2017, 03:47:45 PM by jamu »
July 01, 2017, 05:48:53 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
Saya bingung .. banyak orang yang mengatakan, bahwa Ajaran Tritunggal adalah Ajaran Para Rasul, Rasul yang mana yah ? Maaf .. walaupun pemahaman kita tentang Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu "kemungkinan" berbeda, namun saya tetap mengimani Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu, yang didasarkan "HANYA" pada Sahadat Kredo Nicea.


Salam ..
Jangan bingung bila sahadat kredo nicea adalah bersumber dari Alkitab.
July 03, 2017, 12:05:47 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Credo Nicea itu darimana sumber ajarannya kalau bukan dari Alkitab ?

Bukankah kitab kitab di PB penuh dengan ajaran bahwa Yesus dan ROH KUDUS itu memiliki kwalifikasi sebagai Allah ?

Masak anda tidak pernah baca,atau mustikah saya beberkan satu persatu ayatnya ?

Hahahha, sudah terlalu banyak pembahasan tentang "Ajaran Tritunggal", dan dari sekian banyak pmbahasan tersebut, memilki interpretasi yang berbeda-beda, Kredo Nice mengajarkan, bahwa :"Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu adalah Una Substantia Tress Personae"?

Nah, bagaimana pemahaman anda terhadap makna : Una Substantia Tress Personae tersebut ?


Salam ...
July 03, 2017, 01:09:58 AM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Hahahha, sudah terlalu banyak pembahasan tentang "Ajaran Tritunggal",
Siapa bilang, bray?

Ajaran Tritunggal yang "paling" sahih itu berdasarkan rumusannya Bapa Tertulianus aza, bray.
Coba ditanyaken lagi ke Mbah Gugel, bray, menurut gue, kayaknya sumber elo pada ngaco semua.

dan dari sekian banyak pembahasan tersebut, memilki interpretasi yang berbeda-beda,
Kata siapa, bray?

Rumusan-nya Bapa Tertulianus tuh udah dipatenkan oleh Gereja Katolik, bray. Tepatnya pada Konsili Nikea tahun 325.

So kalo ada oknum personal maupun komunal yang beda sama rumusannya Gereja Katolik, ya udah pasti dicap sesat, bray. Sorry to say.

Kredo Nice mengajarkan, bahwa :"Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu adalah Una Substantia Tress Personae"?
Itu legitimasinya rumusan Bapa Tertulianus, bray. FYI, Bapa Tertulianus hidup dari 155-230 sedangkan Konsili Nikea diadakan pada 325. Hampir seratus tahun setelahnya. 

Nah, bagaimana pemahaman anda terhadap makna : Una Substantia Tress Personae tersebut ?
Nah, supaya intepretasi elo tentang ajaran Tritunggal ga kemana-mana, gue saranin elo baca makalah Bapa Tertulianus yang berjudul Against Praxeas (Melawan Praxeas), yang seluruhnya meliputi 31 pasal dan secara khusus prinsip-prinsip dasar pembangunan doktrin ini dituangkan di pasal II hingga XIII.

Tulisannnya keren abis, bray dan gue jamin elo pasti mudheng abis ngebacanya.
« Last Edit: July 03, 2017, 06:16:28 AM by viruskasih »
July 03, 2017, 11:47:42 AM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9119
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ngga ada itu ajaran tritunggal beda2 dari sejak dulu sampe sekarang

yang beda2 itu adalah dalam memahaminya

tp kalau kita mengakui Yesus adalah Tuhan, maka sudah otomatis kita menagkui tritunggal
beres
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
July 03, 2017, 12:21:13 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Siapa bilang, bray?

Ajaran Tritunggal yang "paling" sahih itu berdasarkan rumusannya Bapa Tertulianus aza, bray.
Coba ditanyaken lagi ke Mbah Gugel, bray, menurut gue, kayaknya sumber elo pada ngaco semua.
Kata siapa, bray?

Rumusan-nya Bapa Tertulianus tuh udah dipatenkan oleh Gereja Katolik, bray. Tepatnya pada Konsili Nikea tahun 325.

So kalo ada oknum personal maupun komunal yang beda sama rumusannya Gereja Katolik, ya udah pasti dicap sesat, bray. Sorry to say.
Itu legitimasinya rumusan Bapa Tertulianus, bray. FYI, Bapa Tertulianus hidup dari 155-230 sedangkan Konsili Nikea diadakan pada 325. Hampir seratus tahun setelahnya. 
Nah, supaya intepretasi elo tentang ajaran Tritunggal ga kemana-mana, gue saranin elo baca makalah Bapa Tertulianus yang berjudul Against Praxeas (Melawan Praxeas), yang seluruhnya meliputi 31 pasal dan secara khusus prinsip-prinsip dasar pembangunan doktrin ini dituangkan di pasal II hingga XIII.

Tulisannnya keren abis, bray dan gue jamin elo pasti mudheng abis ngebacanya.

Hahaha .. jangankan membacanya saudara ku, menelitinya pun sudah saya lakukan, tetapi .. Konsili Nikea inilah yang dijadikan dasar terhadap semua Ajaran Kristen yang mengakui Kristus adalah Allah yang Kekal dan menjadi manusia.

Nah, tidak ada satu Gereja pun, baik Barat atau Timur yang mengaku Kristus adalah Allah yang Kekal dan Menjadi manusia, namun menolak Kredo Nicea, baru anda ..

Pertanyaan saya adalah : Supaya saya dapat memahami cara berfikir dan Ajaran anda, apakah denom Anda ? Jika Denom Gereja anda adalah Orthodox, Katholik, Protestan, Kharismatis atau Aliran ROH KUDUS,dll ( Diluar SSY dan Ebonit ),  maka sudah pasti anda akan mengakui Kredo Nicea, tetapi jika Denom anda bukan yang sebutkan diatas, maka sudah pasti pula anda tidak akanmengakui Kredo Nicea.


Salam ...
July 03, 2017, 12:54:39 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
ngga ada itu ajaran tritunggal beda2 dari sejak dulu sampe sekarang

yang beda2 itu adalah dalam memahaminya

tp kalau kita mengakui Yesus adalah Tuhan, maka sudah otomatis kita menagkui tritunggal
beres

Benar sekali .. Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu adalah satu, yaitu : Berdasarkan Kredo Nice .. Una Substantia Tress Personae ==> Sahadat Kredo Nicea ini sudah digariskan, untuk menjadi Dasar Iman Percaya "Semua Gereja" yang mengakui Kristus adalah Allah yang kekal dan Inkarnasi menajdi manusia.

Namun, pemahaman terhadap Ajaran Tritunggal inilah yang telah melahirkan "banyak perbedaan".

Nah, mengapa banyak terjadi perbedaan-perbedaan pemahaman tersebut ?

Jawabnya sederhana .. Kosa kata dalam bahasa Ibrani dan Bahasa Yunani itu, jauh lebih kaya dari pada Bahasa Eropa lainnya dan seluruh bahasa yang ada di bumi ini, sehingga .. sewaktu Sahadat Kredo Nicea itu di terjemahkan kedalam berbagai bahasa, maka penterjemahannya "TERBENTUR" pada pemahaman akan perbedaan pengertian : Kata Substansi/Hakikat dengan Pribadi.

Saya sendiri dahulu agak bingung, untuk menterjemahkan permasalahan diatas ke dalam pemahaman bahasa indonesia, namun setelah saya melakukan penelitian yang mendalam terhadap kedua perkataan diatas, maka pada akhirnya saya dapat memahami perbedaan dan persamaan dari kedua perkataan diatas.

Dalam Struktur Bahasa Indonesia, maka Sustansi atau Hakikat itu .. sangat sulit untuk dibedakan pemahamannya, tetapi jika kita mengkaji dari Struktur pembentukan Tata Bahasanya, maka pada akhirnya .. kita dapat membedakan kedua perkataan tersebut, dimana .. jika kita akan membentuk suatu Struktur Tata Bahasa, maka kita di perhadapkan pada 2 permasalahan, yaitu .. Subjek dan Predikatnya. Nah, pada beberapa kalimat-kalimat yang berbeda, maka perkataan "pribadi" dapat dijadikan sebagai subjek, namun perkataan itu, "HAMPIR" tidak dapat berdiri sendiri, seperti .. Pribadi-Ku, Pribadi-Nya, Pribadi mereka, Pribadi Dia, dll .. tetapi perkataan Pribadi ini juga, dapat berubah menjadi kata sifat dan tergantung pada penggunaan perkataan tersebut dalam kalimat.

Nah, sementara perkataan Substansi atau Hakikat dalam pemahaman bahasa indonesia adalah : Inti, atau Sari, atau Yang Utama, artinya adalah .. Hakikat atau Substansi ini dapat berdiri sendiri tanpa adanya dukungan partike atau perkataan yang lain, sehingga Substansi atau Hakikat ini, dalam setiap kalimat akan menjadi Subjek.

Jadi, berdasarkan penjelasan dan pengkajian ringkas diatas, maka dapat disimpulkan bahwa : Substansi atau Hakikat itu memiliki pengertian yang berbeda dengan Pribadi ataupun Kepribadian, dimana jika kedua perkataan di perhadapkan, maka yang pertama ada adalah : Substansi / Hakikatnya, baru muncul Pribadi ataupun Kepribadian - Nya.

Nah, jika permasalahan tersebut diatas, kita bawa untuk memahami pengertian Una Substantia Tress Peronae, dalam Tata Bahasa Indonesia, maka akan dapat kita pahami sebagai Tri Tunggal, mengapa ? Sebab dalam Tata Bahasa Ibrani, maka kalimat itu dibaca dari Kanan - Ke Kiri, sehingga Una Substantia Tress Personae, akan kita baca menjadi Tress Personae Una Substantia, artinya : Tiga Pribadi, Satu Substansi / Hakikat. ==> Artinya adalah : Tiga Pribadi Allah, atau Tiga Personafikasi Allah, atau Tiga Pengejawantahan Allah atau Tiga Kehadiran Allah, atau Tiga Eksistensi Allah, atau Tiga Topeng Allah, atau Tiga Gelar Allah, atau Tiga Sebutan Allah, TETAPI   SATU  SUBSTANSI  atau  SATU  HAKIKAT  - NYA.

( Nah, mari kita lihat bunyi kutipan Sahadat Kredo Nicea .. pada penjelasan saya di halaman ke dua ..)
July 03, 2017, 12:57:25 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9119
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ya udahlah

asal dia mengakui Yesus sebagai Tuhan

yang sudah mengerti itu harus menerima orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya kok

pada akhirnya ROH KUDUS akan membimbing dan membuat dia dewasa pada waktuNya
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)