Author Topic: Apa atau Siapa Antikristus itu?  (Read 7480 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 03, 2017, 01:33:04 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
halaman - 2 ..
Bunyi Rumusan Sahadat Kredo Nikea dalam terjemahan bebas Bahasa Indonesia, sbb ..

Kami Percaya akan SATU  Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta segala sesuatu,
yang kelihatan dan tak kelihatan

Dan Akan SATU  TUHAN  Yesus Kristus,
Putra Allah,
DILAHIRKAN  dari Bapa,
SATU-SATUNYA  yang dilahirkan,
dari Hakikat Bapa
Allah dari Allah
Terang dari Terang
Allah benar dari Allah benar
Dilahirkan, BUKAN  DIJADIKAN
S E H A K I K A T       DENGAN   BAPA
dan seterus nya.

Nah, silahkan perhatikan perkataan yang saya BOLD merah dalam Sahadat Kredo Nicea tersebut, yaitu .. perkataan "SEHAKIKAT  denga  BAPA"., artinya adalah : Hakikat atau Substansi Anak Allah itu adalah Satu atau Sama dengan Hakikat atau Substansi dari pada Bapa ( Hakikat/Substansi Anak = Hakikat/Substansi Bapa ).

Jadi, Hakikat itu kita contohkan sebagai X, maka akan kita dapat pemahaman sbb :

X = Bapa.
X = Anak.

Nah, jika X kita ganti dengan ROH KUDUS ( Sebab Allah itu adalah Roh dan Roh Allah itu pastilah Roh Yang Kudus atau ROH KUDUS ), maka akan dapat dipahami sbb :

ROH KUDUS = Bapa. ( Harus dibedakan dengan Eksistensi ROH KUDUS yang berbeda dengan Eksistensi Bapa dan disini, kita berbicara ROH KUDUS sebagai Hakikat dan BUKAN  ROH KUDUS sebagai Eksistensi dari ROH KUDUS itu sendiri ).
Roh Kusus = Anak.

Kemudian, jika X kita ganti menjadi "Sang Firman", maka akan dapat dipahami sbb:

Sang Firman = Bapa
Sang Firman = Anak.

Nah, sekarang lahir pertanyaan yaitu : Jika Hakikat dari Bapa dan Anak adalah Sama, mengapa Bapa dan Anak itu berbeda ?

Mari kita lihat penjelasannya ..

Hakikat Allah yang adaah Roh atau Sang Firman, dalam Eksistensinya atau personifikasinya kepada manusia atau Kehadiran-Nya yang dikenal langsung secara materi oleh manusia, maka Sang Firman atau Sang Hakikat itu, Hadir atau Eksis atau Tampil dengan 2 Nama, yaitu : Sang Firman sebelum menjadi manusia bernama YHVH dan Sang Firman setelah menjadi manusia bernama YESUS.

Nah, Eksistensi YHVH ini sudah pasti berbeda dengan Eksistensi YESUS, mengapa ? Eksistensi YHVH inlah yang disebut atau dipanggil bangsa Israel sebagai BAPA dan Eksistensi YESUS inilah yang kita kenal dengan sebutan Anak Allah atau Putra Allah.

Jadi, Anak Allah atau Putra Allah itu, BUKAN  HAKIKAT tetapi Eksistensi atau Personifikasi atau Kepribadian dari YESUS, Ringkasnya adalah : yang dimaksutkan dengan hakikat dan pribadi dari Yesus Anak Allah atau Yesus Putra Allah adalah sbb :

YESUS  =  Hakikat atau Substansinya.
Anak Allah atau Putra Allah = Pribadinya atau Eksistensinya atau Gelarnya atau Kehadirannya.

Jadi, ROH KUDUS itulah Sang Firman dan Sang Firman itu, memiliki 2 Nama, yaitu : YHVH dan YESUS.

Namun, Perbedaan YHVH dengan YESUS adalah .. YHVH adalah Nama yang tidak memiliki MATERI, sementara YESUS adalah Nama yang memiliki Materi, sehingga dalam berbicara tentang Yesus sebagai Sang Hakikat diatas, maka kita HARUS memperdalam lagi, pemahaman akan Materi Yesus tersebut sebagai Manusia, yang terdiri dari : Tubuh, Jiwa dan Roh.

Nah, dalam Hakikat Yesus sebagai Anak Allah atau Putra Allah, maka karena Hakikat itu telah menjadi materi daging, maka kita harus dapat "MENELITINYA" lebih dalam, dimana Hakikat Sang Firman itu atau yang bernama YHVH itu dalam Hakikat Materi Kedagingan Yesus.

Nah, ternyata .. dalam Hakikat Yesus yang telah menjadi materi daging, maka Hakikat YHVH itu telah menjadi Roh dari pada kedagingan Yesus. Itulah sebabnya .. sekalipun Hakikat Yesus adalah sama dengan Hakikat YHVH, namun Eksistensi dari Hakikat yang Satu itu memiliki "PERBEDAAN", dimana Hakikat YHVH telah Eksis sebagai Non Materi yang dipanggil atau disebut sebagai Bapa, dan Hakikat YHVH telah menjadi Materi Daging dan Menjadi Roh dari Hakikat Yesus yang dipanggil atau disebut dengan Anak.

Sehingga dari semua penjelasan diatas, dan dalam kaitannya dengan topik yang diangkat oleh sixvbn pada forum disini, maka sekarang kita dapat menjawab pertanyaan beliau dengan mudah, yaitu :

(1). Siapakah Nama Bapa itu ? ==> Nama Bapa adalah : YHVH.
(2). Siapakah Nama Anak itu ? ==> Nama Anak adalah Yesus.
(3). Apakah Hakikat Bapa dan Anak adalah Satu atau Sama, seperti yang dituangkan dalam Sahadat Nicea tersebut diatas ? ==> Berdasarkan Penjelasan diatas, maka Hakikat Bapa dan Anak adalah Sama atau SATU, yaitu : ROH KUDUS atau Sang Firman yang bernama YHVH atau YESUS.

Salam ...
July 03, 2017, 02:21:39 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Hahaha .. jangankan membacanya saudara ku, menelitinya pun sudah saya lakukan, tetapi ..
Lah kalo sudah kok elo bisa bilang pembahasan dan intepretasinya bisa macam-macam? Kecuali elo dari awal memang udah punya intepretasi sendiri. Itu wajar dan elo memang bebas merdeka untuk itu.

Tapi elo benaran udah baca, bray?

Konsili Nikea inilah yang dijadikan dasar terhadap semua Ajaran Kristen yang mengakui Kristus adalah Allah yang Kekal dan menjadi manusia.
Tuh kan, kalo sumbernya ngaco, yowes, kesimpulannya pasti ngaco.

Sejak kapan hasil suatu konsili menjadi dasar terhadap semua ajaran Kristen yang mengaku Kristus adalah Allah yang kekal dan menjadi manusia?

1. Istilah Trinitas ditulis pertama kali dalam bahasa Yunani oleh Theopilius dari Antiokia pada AD180. Jauh sebelum konsili Nicea pada AD325. Bahkan sebelum AD325, para Bapa Gereja Awal seperti Tertullian, Origen, Gregorius dari NeoCaesaria menggunakan istilah itu.

2. Konsili Gereja mana pun tidak pernah bisa menjadikan manusia Tuhan. Fungsi konsili umumnya adalah menentukan mana ajaran yang sesuai dengan Kitab Suci dan Tradisi dan mana ajaran yang tidak.

3. Yang terjadi di Konsili Nicea pada AD 325 adalah, para magisterium Gereja berkumpul untuk menetapkan mana ajaran yang benar. Karena saat itu muncul kebingungan mengenai hubungan antara Bapa dengan Putra. Banyak orang, karena dipengaruhi seorang Romo dari Libya bernama Arius, mengatakan bahwa ajaran yang benar adalah Yesus tidak sehakikat dengan Bapa, melainkan seorang Allah yang lebih inferior (rendah).

4. Setelah mereka berkumpul (seperti pada Konsili Yerusalem di Kisah Para Rasul bab 15) dan mendalami Kitab Suci dan Tradisi, maka diputuskanlah mana ajaran yang sesuai dengan Kitab Suci dan Tradisi.


Nah, tidak ada satu Gereja pun, baik Barat atau Timur yang mengaku Kristus adalah Allah yang Kekal dan Menjadi manusia, namun menolak Kredo Nicea, baru anda ..
Elo gimana sih, bray. Komen gue kok dibolak-balik.

Yang gue tulis di atas adalah bahwa Konsili Nikea itu menggunakan rumusan Bapa Tertulianus sebagai dasar ajaran Tritunggal.

Setahu gue, tulisan-tulisan lain yang dijadikan dasar adalah oleh Bapa Origen (185-254) dan Bapa Policarpus, Bapa Ignatius dan Bapa Yustinus Martir pada sekitar abad ke-2.

Kan gue udah bilang kalo sebelumnya bahwa rumusan ajaran Tritunggal itu udah dipatenkan oleh Gereja Katolik

Menurut gue, Kredo Nikea itu adalah sebagai legitimasi kesepakatan para magisterium Gereja yang memiliki Alkitab dan Tradisi Suci yang sama sebagai dasar ajarannya. So, kedepannya kalo ada yang ga sepakat, udah pasti di-anathema.

Sekarang gue tanya, dasar dari Kredo Nikea pada waktu itu apa, kalo bukan Alkitab dan Tradisi Suci?
Udah jelas kan para Magisterium Gereja yang mengucapkan Kredo pada Konsli Nikea pada waktu itu adalah yang (sudah) percaya bahwa Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah Allah.

Pertanyaan saya adalah : Supaya saya dapat memahami cara berfikir dan Ajaran anda, apakah denom Anda ? Jika Denom Gereja anda adalah Orthodox, Katholik, Protestan, Kharismatis atau Aliran ROH KUDUS,dll ( Diluar SSY dan Ebonit ),  maka sudah pasti anda akan mengakui Kredo Nicea, tetapi jika Denom anda bukan yang sebutkan diatas, maka sudah pasti pula anda tidak akan mengakui Kredo Nicea.
Gue protestan tapi kalo menyangkut sejarah gereja dan Kekristenan, gue biasanya mengacu ke Gereja Katolik, bray.
July 03, 2017, 02:35:51 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Bunyi Rumusan Sahadat Kredo Nikea dalam terjemahan bebas Bahasa Indonesia, sbb ..

Kami Percaya akan SATU  Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta segala sesuatu,
yang kelihatan dan tak kelihatan

Dan Akan SATU  TUHAN  Yesus Kristus,
Putra Allah,
DILAHIRKAN  dari Bapa,
SATU-SATUNYA  yang dilahirkan,
dari Hakikat Bapa
Allah dari Allah
Terang dari Terang
Allah benar dari Allah benar
Dilahirkan, BUKAN  DIJADIKAN
S E H A K I K A T       DENGAN   BAPA
dan seterus nya.
...
Gue copas penggalan sambungannya ya, bray :

Aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
Aku mengakui satu pembaptisan
Akan penghapusan dosa.
Aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat.
Amin.



Menurut gue, elo sebenarnya ga perlulah repot-repot bikin intepretasi macem-macem kayak di atas, bray. Ikutin aza apa yang udah sudah ditetapkan oleh Gereja Katolik.

St. Athanasius (296-373), “Sebab Putera ada di dalam Bapa… dan Bapa ada di dalam Putera…. Mereka itu satu, bukan seperti sesuatu yang dibagi menjadi dua bagian namun dianggap tetap satu, atau seperti satu kesatuan dengan dua nama yang berbeda… Mereka adalah dua, (dalam arti) Bapa adalah Bapa dan bukan Putera, demikian halnya dengan Putera… tetapi kodrat/ hakekat mereka adalah satu (sebab anak selalu mempunyai hakekat yang sama dengan bapanya), dan apa yang menjadi milik BapaNya adalah milik Anak-Nya.” ((St. Athanasius, Four Discourses Against the Arians, n. 3:3, in NPNF, 4:395.))

Berikut ini adalah Dogma tentang Tritunggal Maha Kudus menurut Katekismus Gereja Katolik, yang telah berakar dari jaman jemaat awal:

1. Tritunggal adalah Allah yang satu. ((Lihat KGK 253)) Pribadi ini tidak membagi-bagi ke-Allahan seolah masing-masing menjadi sepertiga, namun mereka adalah ‘sepenuhnya dan seluruhnya’. Bapa adalah yang sama seperti Putera, Putera yang sama seperti Bapa; dan Bapa dan Putera adalah yang sama seperti ROH KUDUS, yaitu satu Allah dengan kodrat yang sama. Karena kesatuan ini, maka Bapa seluruhnya ada di dalam Putera, seluruhnya ada dalam ROH KUDUS; Putera seluruhnya ada di dalam Bapa, dan seluruhnya ada dalam ROH KUDUS; ROH KUDUS ada seluruhnya di dalam Bapa, dan seluruhnya di dalam Putera.

2. Ketiga Pribadi ini berbeda secara real satu sama lain, yaitu di dalam hal hubungan asalnya: yaitu Allah Bapa yang ‘melahirkan’, Allah Putera yang dilahirkan, ROH KUDUS yang dihembuskan. ((Lihat KGK 254))

3. Ketiga Pribadi ini berhubungan satu dengan yang lainnya. Perbedaan dalam hal asal tersebut tidak membagi kesatuan ilahi, namun malah menunjukkan hubungan timbal balik antar Pribadi Allah tersebut. Bapa dihubungkan dengan Putera, Putera dengan Bapa, dan ROH KUDUS dihubungkan dengan keduanya. Hakekat mereka adalah satu, yaitu Allah. ((Lihat KGK 255))

Makanya gue tanya sebelumnya, elo beneran udah baca Against Prexeas-nya Bapa Tertulianus?
July 04, 2017, 07:57:39 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Hahahha, sudah terlalu banyak pembahasan tentang "Ajaran Tritunggal", dan dari sekian banyak pmbahasan tersebut, memilki interpretasi yang berbeda-beda, Kredo Nice mengajarkan, bahwa :"Ajaran Tritunggal Maha Kudus itu adalah Una Substantia Tress Personae"?

Nah, bagaimana pemahaman anda terhadap makna : Una Substantia Tress Personae tersebut ?


Salam ...


Satu hakekat (substansi) keallahan dengan tiga pribadi yang berbeda.

http://i66.tinypic.com/2sbmwed.gif[/img]]


« Last Edit: July 04, 2017, 08:04:07 AM by jamu »
July 05, 2017, 09:37:58 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
...cut..
Menurut gue, Kredo Nikea itu adalah sebagai legitimasi kesepakatan para magisterium Gereja yang memiliki Alkitab dan Tradisi Suci yang sama sebagai dasar ajarannya. So, kedepannya kalo ada yang ga sepakat, udah pasti di-anathema.


Nah, silahkan anda renungkan sendiri pendapat anda yang saya bold diatas tersebut, dimana anda mengakui, bahwa Kredo Nicea itu adalah :"LEGITIMASI kesepakatan para megisterium Gereja ..."

Nah, bukankah artinya adalah : Gereja tersebut HARUS didasarkan pada Kesepakatan Kredo Nicea itu, atau Harus didasarkan pada Sahadat Kredo Nicea itu ?

Pertanyaan saya cuma 1 kepada anda, yaitu : "Apakah Iman Percaya anda dan Gereja Anda, didasarkan pada Sahadat Kredo Nicea itu atau Tidak"?

Nah, bagaimana Pemahaman anda terhadap Sahadat Nicea tersebut, yaitu : Una Substantia Tress Personae ( Ajaran Tritunggal Maha Kudus yang sebenarnya dan yang berdasarkan Alkitab dan Tradisi Suci )?.


Salam ...
July 05, 2017, 09:50:46 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Satu hakekat (substansi) keallahan dengan tiga pribadi yang berbeda.

http://i66.tinypic.com/2sbmwed.gif[/img]]

Gambar tersebut BUKAN menjelaskan 1 Hakikat dan 3 Pribadi, SANGAT  KELIRU. Mengapa ? Gambar tersebut telah MENYAMAKAN  PENGERTIAN  HAKIKAT dengan PRIBADI atau telah menyamakan pengertian SUBSTANTIA dengan PERSONAE.

Hakikat dan Pribadi adalah 2 Hal yang berbeda, dimana dari ke-2 Hal tersebut, maka HAKIKAT itu yang terlebih dahulu ada, baru Pribadi bisa muncul, Selama Hakikat tidak ada, maka Pribadi tidak akan pernah ada. Hakikat itu adalah Inti atau Sari atau, dimana Pribadi adalah Eksistensi atau personifikasi dari pada setiap Hakikat.

Contoh : Johan ( Hakikat ), Johan Eksis sebagai Ayah Budi ( Pribadi ), Jika Johan (Hakikat) tidak ada, maka Ayah Budi tidak akan pernah ada ( Kepribadian Johan )  ==> Kepribadian Johan sebagai Ayah. Nah, setiap adanya Johan ( Hakikat ), maka akan lahir pertanyaan .. Kepribadian Johan itu Sebagai Apa ? Perkataan "sebagai" ini, mengandung makna bahwa Hakikat Johan itu akan disebut dengan apa ==> Sebagai atau sebutan dengan apa inilah yang dimaksutkan dengan "PERSONAE" dalam Kredo Nicea.


Salam ..
July 05, 2017, 09:57:58 PM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
..cut..
Menurut gue, elo sebenarnya ga perlulah repot-repot bikin intepretasi macem-macem kayak di atas, bray. Ikutin aza apa yang udah sudah ditetapkan oleh Gereja Katolik.


Maaf Bro .. saya tidak repot2 kok, cuma saya mau sampaikan 1 hal kepada anda, yaitu :

1. Gereja A adalah Gereja yang Pertama Lahir Tahun 1.000 ( Anggab Gereja Pertama ).
2. Gereja B adalah Gereja yang Kedua Lahir Tahun 1.050 ( Anggab Gereja Kedua ).

Lalu pertanyaan kepada anda, Ajaran Gereja yang mana yang akan anda ikuti, yaitu Nomor 1 atau Nomor 2 ?
Apakah Ajaran Gereja Nomor 2 diatas akan menjadi lebih benar dari pada Ajaran Gereja nomor 1 ?


Salam ...
July 06, 2017, 12:43:20 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Nah, silahkan anda renungkan sendiri pendapat anda yang saya bold diatas tersebut, dimana anda mengakui, bahwa Kredo Nicea itu adalah :"LEGITIMASI kesepakatan para megisterium Gereja ..."
Coba elo tanyaken ke mbah gugel definisi dari LEGITMASI, bray.

Nah, bukankah artinya adalah : Gereja tersebut HARUS didasarkan pada Kesepakatan Kredo Nicea itu, atau Harus didasarkan pada Sahadat Kredo Nicea itu ?
Lho, jadi sebelum Konsili Nikea I, menurut elo, Gereja tidak mendasarkan pada apa yang tertulis dalam Kredo Nikea tersebut? Seperti itukah?

Ati-ati bray, implikasi dari statement elo diatas adalah di luar sana banyak yang menganggap bahwa Yesus Kristus diangkat menjadi Tuhan pada Konsili Nikea I. Terutama mereka yang murtad dari Kristen. 

Pertanyaan saya cuma 1 kepada anda, yaitu : "Apakah Iman Percaya anda dan Gereja Anda, didasarkan pada Sahadat Kredo Nicea itu atau Tidak"?
Kalo soal kredo kenapa harus jauh-jauh ke Konsili Nikea, bray? Kenapa ga yang deket-deket aza,

Kredo Rasul Petrus : "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Kredo Rasul Tomas : "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Keren kan? Spontan, sederhana, tulus, tegas dan langsung ke sasaran.

Elo pikir darimana DASAR munculnya Kredo Nikea itu kalo ga dari Kitab Suci dan Tradisi Suci, bray.

Jadi logikanya gue balik bray, justru karena gue percaya sama kredo Rasul Petrus dan Rasul Tomas MAKANYA gue "bisa" percaya Kredo Nikea adalah benar. Lah kan yang rame-rame merumuskan Kredo Nikea itu adalah penerusnya para Rasul a.k.a Magisterium.

Betewe, elo percaya juga sama Kredo Rasul Petrus dan Rasul Tomas kan, bray?

Nah, bagaimana Pemahaman anda terhadap Sahadat Nicea tersebut, yaitu : Una Substantia Tress Personae ( Ajaran Tritunggal Maha Kudus yang sebenarnya dan yang berdasarkan Alkitab dan Tradisi Suci )?.
Udah, samain aza sama yang punya Gereja Katolik, bray. Simpel kan.
« Last Edit: July 06, 2017, 02:18:52 AM by viruskasih »
July 06, 2017, 12:47:31 AM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 814
  • Denominasi: Protestan
Maaf Bro .. saya tidak repot2 kok, cuma saya mau sampaikan 1 hal kepada anda, yaitu :

1. Gereja A adalah Gereja yang Pertama Lahir Tahun 1.000 ( Anggab Gereja Pertama ).
2. Gereja B adalah Gereja yang Kedua Lahir Tahun 1.050 ( Anggab Gereja Kedua ).

Lalu pertanyaan kepada anda, Ajaran Gereja yang mana yang akan anda ikuti, yaitu Nomor 1 atau Nomor 2 ?
Apakah Ajaran Gereja Nomor 2 diatas akan menjadi lebih benar dari pada Ajaran Gereja nomor 1 ?
Kalo gitu, sorry to say, berdasarkan Konsili Nikea atas rumusan Tritunggal yang elo paparkan sebelumnya, udah fix, menurut gue, elo di-ANATHEMA.
« Last Edit: July 06, 2017, 01:13:22 AM by viruskasih »
July 06, 2017, 09:51:52 AM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2566
Gambar tersebut BUKAN menjelaskan 1 Hakikat dan 3 Pribadi, SANGAT  KELIRU. Mengapa ? Gambar tersebut telah MENYAMAKAN  PENGERTIAN  HAKIKAT dengan PRIBADI atau telah menyamakan pengertian SUBSTANTIA dengan PERSONAE.

Hakikat dan Pribadi adalah 2 Hal yang berbeda, dimana dari ke-2 Hal tersebut, maka HAKIKAT itu yang terlebih dahulu ada, baru Pribadi bisa muncul, Selama Hakikat tidak ada, maka Pribadi tidak akan pernah ada. Hakikat itu adalah Inti atau Sari atau, dimana Pribadi adalah Eksistensi atau personifikasi dari pada setiap Hakikat.

Contoh : Johan ( Hakikat ), Johan Eksis sebagai Ayah Budi ( Pribadi ), Jika Johan (Hakikat) tidak ada, maka Ayah Budi tidak akan pernah ada ( Kepribadian Johan )  ==> Kepribadian Johan sebagai Ayah. Nah, setiap adanya Johan ( Hakikat ), maka akan lahir pertanyaan .. Kepribadian Johan itu Sebagai Apa ? Perkataan "sebagai" ini, mengandung makna bahwa Hakikat Johan itu akan disebut dengan apa ==> Sebagai atau sebutan dengan apa inilah yang dimaksutkan dengan "PERSONAE" dalam Kredo Nicea.


Salam ..

Anda yang keliru cara memahaminya.

1.Allah Bapa adalah Allah yang berpribadi berbeda dengan pribadi Allah Anak dan Allah ROH KUDUS.

2.Allah Anak adalah Allah yang berpribadi berbeda dengan pribadi Allah Bapa dan Allah ROH KUDUS.

3.Allah ROH KUDUS adalah Allah yang berpribadi berbeda dengan pribadi Allah Bapa dan Allah Anak.

Tetapi tetap hanya satu hakekat Allah.

Kamusnya:

GOD = Allah

Individual = Pribadi

Distinct from = Yang Berbeda Dari

Apanya yang keliru ?

« Last Edit: July 06, 2017, 09:56:37 AM by jamu »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)