Author Topic: Yesus, [sebelum - selagi - sesudah] hidup di bumi ?  (Read 2354 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 16, 2016, 02:34:47 AM
Reply #10
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Cut----
Salam==
Ngawur mikir jangan kejauhan..

Bila manusia yang dimaksudkan adalah Yesus Kristus.

Bagaimana dengan ayat selanjutnya..

Kejadian 1:27 (TB) 

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Apakah masih tetap Yesus Kristus?  :cheesy:

May 16, 2016, 02:48:58 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Ngawur mikir jangan kejauhan..

Bila manusia yang dimaksudkan adalah Yesus Kristus.

Bagaimana dengan ayat selanjutnya..

Kejadian 1:27 (TB) 

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Apakah masih tetap Yesus Kristus?  :cheesy:
Hehehe .. silahkan anda bandingkan Kejadian 1 : 26 dengan Kejadian 1 :27, pada Kejadian 1 : 27, digunakan perkataan menciptakan ( create ), sedangkan pada kejadian 1 : 26, digunakan perkataan menjadikan ( make ).

Menciptakan adalah .. membentuk dari yang tidak ada menjadi ada.
Menjadikan adalah .. membentuk dari yang ada menjadi bentuk yang baru.

Artinya adalah .. pada Kejadian 1 : 26, sudah ada manusia, buktinya .. penggunaan perkataan menjadikan ( make ), sementara pada kejadian 1 : 27, manusia belum ada, karena itu digunakan perkataan menciptakan ( create ).

Lalu yang ngawur siapa yah ? Silahkan baca dan teliti Alkitab dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa aslinya, pertanyaannya adalah .. apakah penulis Kitab Kejadian demikian "bodohnya", sehingga menuliskan dua perkataan yang "berbeda penggunaan dan maknanya" dalam ayat yang berurutan ?

Nah .. jika kejadian 1 : 26, ditujukan untuk Yesus, maka kejadian 1 : 27, ditujukan untuk Adam..


Salam ...
May 16, 2016, 03:07:48 AM
Reply #12
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Hehehe .. silahkan anda bandingkan Kejadian 1 : 26 dengan Kejadian 1 :27, pada Kejadian 1 : 27, digunakan perkataan menciptakan ( create ), sedangkan pada kejadian 1 : 26, digunakan perkataan menjadikan ( make ).

Menciptakan adalah .. membentuk dari yang tidak ada menjadi ada.
Menjadikan adalah .. membentuk dari yang ada menjadi bentuk yang baru.

Artinya adalah .. pada Kejadian 1 : 26, sudah ada manusia, buktinya .. penggunaan perkataan menjadikan ( make ), sementara pada kejadian 1 : 27, manusia belum ada, karena itu digunakan perkataan menciptakan ( create ).

Lalu yang ngawur siapa yah ? Silahkan baca dan teliti Alkitab dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa aslinya, pertanyaannya adalah .. apakah penulis Kitab Kejadian demikian "bodohnya", sehingga menuliskan dua perkataan yang "berbeda penggunaan dan maknanya" dalam ayat yang berurutan ?

Nah .. jika kejadian 1 : 26, ditujukan untuk Yesus, maka kejadian 1 : 27, ditujukan untuk Adam..


Salam ...
Teliti lagi kejadian 1:27

Bukankah disitu juga dikatakan manusia diciptakan segambar dengan Allah.

lihat lagi statement anda yang mengatakan adam klo segambar dengan Allah tidak mungkin jatuh kedalam dosa tanda tak berkuasa atas ular.

Jadi amburadul kan anda..

Bagaimana menjelaskan hal ini?
May 16, 2016, 03:11:44 AM
Reply #13
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Tuh liat..

Kok jadi amburadul bila disandingkan dengan kejadian 1:27
,jika Kejadian 1 : 26 tersebut, ditujukan untuk "proses penciptaan manusia pertama", maka seharusnya Adam tidak akan pernah jatuh kedalam dosa, sebab berdasarkan Rencana Tuhan dalam Kejadian 1 : 26 tersebut, manusia harus berkuasa atas seluruh alam raya, tetapi "BUKTINYA" adalah .. adam dapat diperdaya oleh Ular.. yang artinya adalah .. adam tidak berkuasa atas ular..

Lalu fakta lainnya adalah .. dalam Kejadian 1 : 26 tersebut, Allah berkata .. bahwa Allah akan menjadikan manusia itu segambar dan serupa dengan Allah. Nah .. apakah adam sebagai manusia pertama yang diciptakan oleh Allah adalah segambar dan serupa dengan Allah ? Maka jawabnya sudah pasti tidak.
Kejadian 1:27 (TB)  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

« Last Edit: May 16, 2016, 03:14:03 AM by Ricebowl-08 »
May 16, 2016, 03:42:56 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Teliti lagi kejadian 1:27

Bukankah disitu juga dikatakan manusia diciptakan segambar dengan Allah.

lihat lagi statement anda yang mengatakan adam klo segambar dengan Allah tidak mungkin jatuh kedalam dosa tanda tak berkuasa atas ular.

Jadi amburadul kan anda..

Bagaimana menjelaskan hal ini?
Tidak !!! Anda yang kurang teliti membaca Alkitab, silahkan baca ulang Kitab Kejadian 1 : 27, disana dikatakan dengan jelas, bahwa Allah menciptakan Adam "Hanya Segambar" dengan Allah, sementara dalam Kejadian 1 : 26, dinyatakan dengan jelas, bahwa Allah akan menjadikan manusia itu "Segambar dan Serupa dengan Allah".

Lihat perbedaannya, "Hampir sama, tetapi berbeda".

Salam ...

May 16, 2016, 03:44:19 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Tuh liat..

Kok jadi amburadul bila disandingkan dengan kejadian 1:27Kejadian 1:27 (TB)  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Lihat jawaban saya sebelumnya ..

Salam ..
May 16, 2016, 04:09:39 AM
Reply #16
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Tidak !!! Anda yang kurang teliti membaca Alkitab, silahkan baca ulang Kitab Kejadian 1 : 27, disana dikatakan dengan jelas, bahwa Allah menciptakan Adam "Hanya Segambar" dengan Allah, sementara dalam Kejadian 1 : 26, dinyatakan dengan jelas, bahwa Allah akan menjadikan manusia itu "Segambar dan Serupa dengan Allah".

Lihat perbedaannya, "Hampir sama, tetapi berbeda".

Salam ...
Dan lagi lagi ketauan amburadul..

Kejadian 1:27 (TB)  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Perhatikan lagi kata "maka"

Bila 26 dan 27 tidak bersambung dan tidak berkaitan buat apa ada kata "maka"?

bagaimana anda menjelaskan hal ini?
May 16, 2016, 04:12:57 AM
Reply #17
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Lihat jawaban saya sebelumnya ..

Salam ..
Kata anda klo adam itu segambar dengan Allah maka adam tidak mungkin jatuh ke dalam dosa karena ular tanda tidak berkuasa atas ular?

Tuh buktinya adam diciptakan segambar dengan Allah.

Amburadul anda ini..
May 16, 2016, 04:19:22 AM
Reply #18
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 111
Perkataan "KITA" disana, adalah perkataan Allah kepada para Malaikat-Nya.
Dan lagi lagi mengalami kekeliruan..

*  Tidak mungkin Allah berunding dengan ciptaanNya / minta nasehat dari ciptaanNya, karena kalau demikian maka akan bertentangan dengan ayat-ayat di bawah ini.

Yes 40:13-14 - “Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepadaNya sebagai penasihat? Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?”

Ro 11:34 - “Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihatNya?”.

* Kalau kata ‘Kita’ menunjuk kepada ‘Allah dan malaikat’, maka itu berarti bahwa:

Allah adalah pencipta / creator dan malaikat adalah rekan pencipta (co creator).

Manusia dicipta menurut gambar dan rupa malaikat.

Kedua kesimpulan ini jelas tidak alkitabiah.
May 16, 2016, 07:05:42 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2766
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
bahwa tidak ada satupun mahluk yang dapat "Disegambarkan dan diserupakan" dengan Allah, kecuali Allah itu sendiri., sehingga untuk menjadikan manusia yang diciptakan-Nya itu menjadi segambar dan serupa dengan Allah, maka Allah "Harus menjadi manusia", karena tidak mungkin manusia itu yang menjadi Allah.

syalom dan salam sejahtera..
apa kabar bang??

aku tertarik sekali membagikan pandnaganku tentang tulisan abang ini...

kalau menurutku:
banyak hal yang bisa digunakan untuk menggambarkan Allah itu. ketika Tuhan menciptakan Alam semesta termasuk dunia ini, Allah sudah menuliskan dalam tiap tiap ciptaan-Nya itu Nama-Nya yang kudus.
1. Udara yang bersih yang memberikan kehidupan bagi makhluk ciptaan.
2. Air yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah, yang menggambarkan Sifat Tuhan yang MahaPemberi dan mengalirkan berkat berkat kepada segala Makhluk.
3. Sinar Matahari yang selalu memancarkan Kehangatan Kehidupan kepada orang baik dan orang jahat.
4. Tanah yang selalu menumbuhkan kehidupan..

Semuanya ini menunjukkan Sifat dan Gambar Allah.

dan ketika Tuhan Allah menjadikan manusia yang pertama itu, Dia juga rindu melihat Gambar dan Rupa-Nya dipantulkan oleh manusia itu, melalui Kasih satu dengan yang lain di dalam Rumah Tangga, melalui kesetiaannya merawat ciptaan yang sudah diciptakan oleh TUhan, serta Persekutuan dengan Kahliknya.

sebelum Tuhan menciptakan manusia, Allah sudah menciptakan satu sosok yang juga diciptkan menurut Gambar dan Rupa-Nya, yaitu Lusifer si bintang Kejora (Yehezkiel 28:12-15), tapi sosok yang sempurna sudah lebih dahulu jatuh ke dalam dosa sebelum manusia.

1. hal ini adalah Bukti, bahwa Gambar dan Rupa Allah yang sempurna ini, bisa Jatuh dalam dosa, dan bisa dirusak.
2. maka begitu pula dengan gambar gambar Allah yang lain di alam dapat rusak oleh pelanggaran seperti, udara yang bersih yang melambangkan kehidupan, dirusak oleh polusi..
3. matahari yang seharusnya memberi kehidupan, tapi karena lapisan ozon sudah rusak, matahari itu bisa menjadi lawan.
4. air yang seharusnya memberi kehidupan, menjadi racun kehidupan oleh pembuangna limbah limbah beracun.
5. tanah yang seharusnya menghasilkan, menjadi tandus oleh karena cuaca yang tidak bersahabat.

itulah. DOSA dan PELANGGARAN merusak GAMBAR dan RUPA ALLAH itu. baik gambar gambar yang ada di alam maupun di dalam diri manusia itu.

jadi abang, pendapatku: tentang manusia yang dicpitakan Serupa dan Sama dengan Gambar Allah yang pertama itu. itu adalah benar benar Adam dan Hawa yang sempurna dan tanpa cacat. manusia yang segambar dengan Allah di buku Kejadian itu, Bukan Jesus Kristus. tapi benar benar Adam yang sempurna.

tapi oleh pelanggaran sudah merusak Gambar dan Rupa Allah itu. itulah Kenapa ketika Tuhan Jesus datang ke dunia ini di dalam daging, Dia mengajak agar manusia yang sudah hilang Gambar dan Rupa Allah ini, kembali kepada Gambar Allah yang mula mula itu.

Matius 5:48, karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapa-mu yang di sorga adalah sempurna.   :afro: :afro:


Salam
TYM
« Last Edit: May 16, 2016, 07:17:58 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)