Author Topic: Martin Luther dan Pengajarannya  (Read 5510 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 19, 2016, 03:14:37 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Ratusan tahun lalu lahirlah Martin Luther, seorang rahib Katolik (ketika itu Kekristenan adalah hanya aliran Katolik) yang pada akhirnya menyatakan pandangan pribadi yang berseberangan dengan pandangan gereja pada waktu itu.

Sampai saat ini kaum Protestan dan Karismatik masih memegang teguh konsep keselamatan yg dirumuskan oleh Martin Luther. Martin Luther berkeyakinan bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Biasanya kaum ber-aliran Protestan meyakini perbuatan baik sama sekali tidak "ngefek" secuil/sedikit-pun terhadap keselamatan. Perbuatan baik hanya berdampak "upah yg lebih besar" di Surga. Martin Luther sangat mengecam praktik pengampunan dosa oleh Paus ketika itu. Ini sampai sekarang sebenarnya masih menjadi topik panas antara aliran Katolik dengan Protestan.

Martin Luther juga pada intinya menyatakan bahwa pengajaran itu harus berpusat kepada Alkitab sendiri saja, tidak boleh ada unsur2 di luar Alkitab. Dia "melawan" praktek2 tradisi gereja dan dia menghilangkan beberapa kitab2 yg dianggapnya tidak terlalu penting atau yang berkontradiksi dengan Injil (Alkitab yg dia percayai adalah hampir sama seperti Alkitab aliran Protestan sekarang, hanya saja dia juga "menghilangkan" kitab Wahyu).

Oleh karena mengesampingkan tradisi gereja maka kaum protestan sampai sekarang menolak penghormatan kepada Maria dan kepada para rasul/orang2 "kudus" (para santo/santa, yg ditetapkan oleh Kepausan). Memang Katolik sendiri tidak menyembah Maria tapi beberapa telah menyimpang dengan berdoa memohon sesuatu kepada Maria karena Maria dianggap sebagai mediator atau penasehat yang "mungkin" dapat berbicara kepada Tuhan.

Ajaran2 Martin Luther masuk sangat dalam ke dalam hati para protestan. Kaum protestan sampai saat ini umumnya menolak Paus sebagai pemimpin rohani. Protestan memang men-toleransi aliran Katolik namun dalam keyakinan protestan biasanya mereka menganggap semua orang yang telah percaya adalah semacam "imam" bagi diri mereka sendiri. Mereka "bebas" langsung berdoa kepada Tuhan dan cukup hidup berdasarkan Alkitab sebagai pedoman hidup orang percaya (2 Timotius 3:16).

Belakangan Martin Luther dikucilkan dari gereja. Meskipun banyak tulisan, pengajaran dan kehidupannya sangat kontroversial tapi akhirnya ia menginspirasi lahirnya gereja Protestan.
« Last Edit: May 19, 2016, 04:11:55 PM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
May 19, 2016, 03:26:14 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9522
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ngga begitu juga bro
ngga semua Protestan setuju dengan apa yang diajarkan Luther

Lagipula Luther pun masih mengajarkan penghormatan kepada Maria, Maria perawan abadi, mediatrix, dan yg lainnya
satu hal yang hampir2 ngga ada dalam ajaran Protestan masa kini
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
May 19, 2016, 03:47:48 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
ngga begitu juga bro
ngga semua Protestan setuju dengan apa yang diajarkan Luther

Lagipula Luther pun masih mengajarkan penghormatan kepada Maria, Maria perawan abadi, mediatrix, dan yg lainnya
satu hal yang hampir2 ngga ada dalam ajaran Protestan masa kini

Terima kasih atas perbaikan kesalahannya  :)
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
May 19, 2016, 05:27:59 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Ratusan tahun lalu lahirlah Martin Luther, seorang rahib Katolik (ketika itu Kekristenan adalah hanya aliran Katolik) yang pada akhirnya menyatakan pandangan pribadi yang berseberangan dengan pandangan gereja pada waktu itu.

Sampai saat ini kaum Protestan dan Karismatik masih memegang teguh konsep keselamatan yg dirumuskan oleh Martin Luther. Martin Luther berkeyakinan bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Biasanya kaum ber-aliran Protestan meyakini perbuatan baik sama sekali tidak "ngefek" secuil/sedikit-pun terhadap keselamatan. Perbuatan baik hanya berdampak "upah yg lebih besar" di Surga. Martin Luther sangat mengecam praktik pengampunan dosa oleh Paus ketika itu. Ini sampai sekarang sebenarnya masih menjadi topik panas antara aliran Katolik dengan Protestan.

Martin Luther juga pada intinya menyatakan bahwa pengajaran itu harus berpusat kepada Alkitab sendiri saja, tidak boleh ada unsur2 di luar Alkitab. Dia "melawan" praktek2 tradisi gereja dan dia menghilangkan beberapa kitab2 yg dianggapnya tidak terlalu penting atau yang berkontradiksi dengan Injil (Alkitab yg dia percayai adalah hampir sama seperti Alkitab aliran Protestan sekarang, hanya saja dia juga "menghilangkan" kitab Wahyu).

Oleh karena mengesampingkan tradisi gereja maka kaum protestan sampai sekarang menolak penghormatan kepada Maria dan kepada para rasul/orang2 "kudus" (para santo/santa, yg ditetapkan oleh Kepausan). Memang Katolik sendiri tidak menyembah Maria tapi beberapa telah menyimpang dengan berdoa memohon sesuatu kepada Maria karena Maria dianggap sebagai mediator atau penasehat yang "mungkin" dapat berbicara kepada Tuhan.

Ajaran2 Martin Luther masuk sangat dalam ke dalam hati para protestan. Kaum protestan sampai saat ini umumnya menolak Paus sebagai pemimpin rohani. Protestan memang men-toleransi aliran Katolik namun dalam keyakinan protestan biasanya mereka menganggap semua orang yang telah percaya adalah semacam "imam" bagi diri mereka sendiri. Mereka "bebas" langsung berdoa kepada Tuhan dan cukup hidup berdasarkan Alkitab sebagai pedoman hidup orang percaya (2 Timotius 3:16).

Belakangan Martin Luther dikucilkan dari gereja. Meskipun banyak tulisan, pengajaran dan kehidupannya sangat kontroversial tapi akhirnya ia menginspirasi lahirnya gereja Protestan.

syalom,

menurutku, ini adalah topik yang sangat baik sekali. banyak dari tulisan dan ajaran Martin Luther yang sudah dilupakan saat ini.

Martin Luther adalah tokoh pada zamannya.

saya pribadi sangat tertarik dengan topik ini, dan sangat senang berbagi tentang Sejarah, Latar Belakang dan Pengajaran Martin Luther.

kalau sudah ketemu sumber sumbernya, saya akan berbagi apa yang saya tahu tentang Martin Luther dan ajarannya di topik ini...    :)


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 19, 2016, 06:36:57 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
syalom,

menurutku, ini adalah topik yang sangat baik sekali. banyak dari tulisan dan ajaran Martin Luther yang sudah dilupakan saat ini.

Martin Luther adalah tokoh pada zamannya.

saya pribadi sangat tertarik dengan topik ini, dan sangat senang berbagi tentang Sejarah, Latar Belakang dan Pengajaran Martin Luther.

kalau sudah ketemu sumber sumbernya, saya akan berbagi apa yang saya tahu tentang Martin Luther dan ajarannya di topik ini...    :)


salam
TYM
Trima kasih tanggapannya.
Martin Luther jg menolak purgatory pandangan gereja ketika itu dan sebaliknya beliau meyakini konsep soul sleep yakni jiwa yg tidur ketika meninggal. Purgatory adalah semacam "neraka sementara".
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
May 19, 2016, 06:44:14 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5740
  • Gender: Male
  • logikanya, logikamu, logikaku, logiskah
  • Denominasi: PKI (Penganut Kristen Independen)
@Cinta Bhinneka setuju dengan kebaikan topik ini.
Lanjut.
Setidaknya, bisa baca-baca.

Salam logika macam-macam.
niat baik yang tidak dieksekusi adalah sia-sia
May 20, 2016, 11:22:58 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Damai Sejahtera Bagi Kita Semua...

sebelum membagikan ajaran ajaran Martin Luther, yang aku ketahui,  tulisanku ini akan dimulai dari sedikit sejarah dan latar belakang Martin Luther...

Latar Belakang..
Martin Luther adalah seorang yang terkemuka dari orang orang yang terpanggil untuk memimpin gereja keluar dari kegelapan  kepada terang iman yang lebih murni.

Seorang yang bersemangat, rajin dan berserah, tidak mengenal rasa takut kecuali takut kepada Allah, yang mengakui tidak ada dasar iman keagamaan kecuali Alkitab.
Luther adalah tokoh pada zamannya. Melalui dia Allah melakukan pekerjaan pekerjaan besar untuk pembaharuan gereja dan menerangi dunia.

Seperti pesuruh pesuruh Injil yang pertama, Luther muncul dari lapisan masyarakat miskin. Masa kecilnya dihabiskan di rumah sederhana seorang petani Jerman. Dengan pekerjaan sehari hari sebagai seorang pekerja tambang, ayahnya dapat menyekolahkannya. Ayahnya berniat agar Luther kelak menjadi seorang pengacara. Tetapi Allah bermaksud membuat dia menjadi seorang pembangun di kaabah Nya yang berkembang begitu lambat selama berabad abad.

Kesukaran, penderitaan dan tindakan disiplin adalah sekolah dimana Yang Maha bijak mempersiapkan Luther bagi suatu misi penting dalam hidupnya.

Ayah Luther adalah seorang yang berpikiran kuat dan aktif, dan mempunyai tabiat yang teguh, jujur, tabah dan lurus. Ia setia kepada keyakinan tugasnya walau apapun akibatnya. Citarasanya yang sejati menuntunnya tidak percaya kepada sistem biara. Ia sangat tidak senang pada waktu Luther memasuki biara tanpa persetujuannya. Selama dua tahun hubungan mereka tidak baik karenanya, dan sesudah berdamai kembalipun pendirian ayahnya tetap sama.

Orang tua Luther sangat memperhatikan pendidikan dan pelatihan anak anaknya. Mereka berusaha mengajarkan pengetahuan akan Allah dan mempraktekkan kebijakan Kristen. Doa doa ayahnya sering dinaikkan didengar oleh anaknya, agar anaknya boleh mengingat nama Tuhan, dan pada suatu hari membantu memajukan kebenaran Nya.

Setiap kesempatan untuk memupuk moral dan intelektual yang diberikan oleh kehidupan mereka yang keras kepada mereka untuk dinikmati, selalu dikembangkan oleh orangtua ini. Mereka berusaha dengan sungguh sungguh dan dengan sabar untuk mempersiapkan anak anak mereka bagi suatu kehidupan yang saleh dan berguna. Dengan keteguhan dan kekuatan tabiat kadang kadang mereka melatih terlalu keras. Tetapi Pembaharu itu sendiri, meskipun menyadari bahwa dalam berbagai hal mereka salah, menemukan dalam disiplinnya lebih banyak persetujuan daripada hukuman.

Di sekolah, dimana ia belajar pada masa mudanya, Luther diperlakukan dengan kasar dan bahkan dengan kejam. Orangtuanya sangat miskin, sehingga pada waktu ia bersekolah di kota lain, diharuskan mencari makan sendiri dengan menyanyi dari satu rumah ke rumah yang lain, dan sering ia harus menahan lapar. Pemikiran agama yang gelap dan penuh ketakhyulan yang merajalela membuat ia ketakutan.
Ia berbaring pada waktu malam dengan hati yang sedih, memandang ke masa depan yang gelap dengan gemetar, dan dengan ketakutan yang terus menerus menganggap Allah itu sebagai hakim yang lalim yang tidak menaruh belas kasihan, seorang tirani jahat, daripada seorang Bapa Surgawi yang baik hati.

Namun, dibawah begitu banyak dan begitu besar yang membuat ia tawar hati, Luther terus berusaha maju menuju standar moral yang tinggi dan keungguluan intelektual yang menarik jiwanya. Ia haus akan pengetahuan, dan kesungguh sungguhan serta sifat praktis pikirannya menuntunnya menginginkan yang kuat dan berguna, daripada yang menyolok dan dangkal.  :afro: :afro:

***
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 20, 2016, 01:33:11 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1585
ngga begitu juga bro
ngga semua Protestan setuju dengan apa yang diajarkan Luther

Lagipula Luther pun masih mengajarkan penghormatan kepada Maria, Maria perawan abadi, mediatrix, dan yg lainnya
satu hal yang hampir2 ngga ada dalam ajaran Protestan masa kini
Bro, melihat cara berpikir anda, saya rasa anda lebih cocok anda di katolik. Pandangan Bro tentang Perjamuan Kudus ? Hosti itu Lambang atau tubuh Kristus ?
May 20, 2016, 01:37:41 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
***

 Pada usia 18 tahun, waktu ia memasuki universitas Erfurt, keadaannya sedikit lebih baik, dan hari depannya lebih cerah daripada tahun tahun sebelumnya.

Orangtuanya, oleh karena berhemat dan rajin, telah mampu memberikan bantuan yang diperlukan. Dan pengaruh teman temannya yang bijaksana telah mengurangi pengaruh suram pendidikan sebelumnya.

Ia mempelajari karya karya pengarang terbaik, dengan rajin mempelajari pikiran pikiran berbobot, dan membuat kebijaksanaan orang orang bijak itu menjadi kebijaksanaannya. Bahkan dibawah disiplin kasar guru gurunya sebelumnya, ia tetap menonjol. Dan dengan pengaruh pengaruh yang baik pikirannya berkembang dengan pesat. Ingatannya yang tajam, imaginasinya yang kreatif, daya pertimbangannya yang kuat, dan ketekunannya yang tak mengenal lelah, segera menempatkannya pada barisan depan teman temannya. Disiplin intelektual mematangkan pengertiannya, dan membangkitkan suatu kegiatan pikiran dan suatu ketajaman persepsi yang mempersiapkan dia bagi perjuangan hidup.

Perasaan takut akan Allah selalu tinggal dalam hati Luther, yang menyanggupkannya mempertahankan keteguhan tujuannya, dan merendahkan diri dihadapan Allah. Ia mempunyai rasa ketergantungan kepada pertolongan ilahi. Dan ia tidak pernah lupa memulai setiap hari dengan doa, sementara hatinya terus memohon tuntunan dan dukungan. Sering ia berkata, "Berdoa dengan baik adalah setengah pelajaran yang lebih baik." D'Aubigne, "History of the Reformation of the Sixteenth Century," b. 2, ch. 2.


---Bersambung---


salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 20, 2016, 01:40:51 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9522
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Bro, melihat cara berpikir anda, saya rasa anda lebih cocok anda di katolik. Pandangan Bro tentang Perjamuan Kudus ? Hosti itu Lambang atau tubuh Kristus ?

nggak la bro
percaya deh saya banyak juga ngga setujunya sama doktrin Katolik :)

tapi saya bisa menerimanya dan memilih untuk menghormatinya, sembari berdoa kalau2 memang itulah yang benar, maka saya siap untuk bertobat

tentang perjamuan kudus nih misalnya
saya percaya itu dilakukan untuk memperingati kematian Yesus

soal :
ada orang yang beriman itu benar2 tubuh dan darah Kristus
ada orang yang bilang itu tetap roti dan anggur

buat saya pribadi ngga terlalu significant

saya pikir kedua hal itu tetap ngga bisa mengaburkan makna sesungguhnya yaitu memperingati pengorbanan Yesus, itu hal yang jauh lebih penting ada dalam hati kita dibanding kedua hal diatas

lagipula toh roti yang kita makan kan akhirnya jadi tubuh dan darah kita juga ya :)

tentang hal ini saya lebih memilih untuk berdiri teguh atas dasar saya sendiri dan tidak mau membangun diatas dasar yang telah diletakkan oleh orang lain
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)