Author Topic: Martin Luther dan Pengajarannya  (Read 6303 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 13, 2016, 09:02:19 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
Kl mengikuti pengajaran Bapa Gereja Katolik dan mengacu pada pengajaran tokoh Protestan,
Maka kita bisa membaca bhw Yesus Kristus itu 1 Pribadi, dan dalam 1 Pribadi itu ada 2 Hakekat yg tidak terpisahkan, yaitu hakekat ilahi dan hakekat manusia.

Kl dikatakan Yesus Kristus wafat, maka yg wafat ya 1 Pribadi (yg di dalamnya adalah 2 hakekat yg tidak terpisahkan itu).
Ngga bisa kmudian 1 Pribadi itu dibagi lagi seolah yg wafat hanya hakekat kemanusiaanNya saja,

Orang kan berkata bhw Allah berinkarnasi, yaitu dari Fully-God menjadi Fully-God and Fully-Men, 1 Persona.

Tokoh Gereja Katolik & Protestan pada masa lalu memberi istilah God-Man.

Yg wafat adalah Kristus yg adalah God-Man, bukan just Man.

Itulah implikasi dari inkarnasi,
Inkarnasi mjadikan Allah yang tidak terbatas menjadi memiliki keterbatasan,
Namun keterbatasan bukan karena Ia melepas keilahianNya mlainkan krn Ia mengambil hakikat kemanusiaan.

Jadi ngga terjadi tukar-menukar hakikat krn 2 hakikat itu menjadi 1 Pribadi.

Apakah dg bgitu 'Allah mati'?
Ya nggak krn Bapa kan ngga mati.
Tp Anak Allah (God-Man) itu mati menebus dosa.



Setahu saya dua sifat Yesus itu tidak bersatu padu atau bercampuraduk satu sama lain sehingga kalau satu mengalamai kematian maka yang lain juga ikut mati.

Kedua sifat tsb walau berada didalam satu pribadi tetapi tetap terpisah dan tidak menjadi satu sehingga yang mengalami kematian hanyalah sifat manusianya saja sebab bagaimana mungkin Roh Allah bisa mati ???

Sesuatu yang kekal mustahil bisa mati seperti juga para Malaikat. Para Malaikat saja tidak mungkin mati bagaimana pula Allah bisa mati ???

Kalau Allah bisa mati buat apa Dia harus inkarnasi sebab tujuan inkarnasi hanya agar Yesus bisa mati menggantikan manusia yang berdosa,jadi kalau tanpa inkarnasi juga Dia bisa mati maka makna inkarnasi hanyalah nihil belaka.

Yesus adalah sepenuhnya Allah dan Tuhan mengatakan Yesus mati berarti Allah juga bisa mati dan itu sama sekali tidak Alkitabiah.

We should shrink in horror from the idea that God actually died on the cross. The atonement was made by the human nature of Christ. Somehow people tend to think that this lessens the dignity or the value of the substitutionary act, as if we were somehow implicitly denying the deity of Christ. God forbid. It’s the God-man Who dies, but death is something that is experienced only by the human nature, because the divine nature isn’t capable of experiencing death.

http://www.ligonier.org/blog/it-accurate-say-god-died-cross/

No, God cannot die.  The Bible tells us that God is immutable (Psalm 90:2; Malachi 3:6). This means that he cannot change.  If he died, that would be a change.  The nature of God's divinity is that he cannot change, so he cannot die.  Furthermore, death is a biological function where something that is alive ceases to be alive.  But God is not biological.  God is different than us.  In theology we say that he is "Wholly Other.”  That is, he is completely different than what we are.  We die, but God does not.

Also, the idea of dying has the implication of nonexistence.  This is a further problem when considering the idea of God dying.  In Christianity, God cannot cease to exist - again implying a change in his nature, which cannot be.  Therefore, God cannot die.

Sometimes people will say that Jesus can't be God because Jesus died and God cannot die.  What they fail to understand is that Jesus has two natures: God and man.  In theology we call this the hypostatic union.  It is the teaching that in the one person of Christ are two distinct natures, the divine and human.  It was the human nature that died on the cross, not the divine nature.  But because Jesus is both divine and human, it is sometimes said, although not with the greatest accuracy, that God died on the cross.

So, God cannot die; but in the person of Christ, who is a man with the divine nature, we see a biological death, not the death of the divine being who is God.

http://carm.org/can-god-die

June 13, 2016, 09:05:02 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
kalimat yang saya bold biru menurut salah
yang benar menurut saya adalah
Inilah menurut saya perbedaan pandangan antara gereja Protestan saya dengan katolik yaitu “ apakah Allah bisa mati ? <---- ini baru bener
pandangan protestan umumnya tidak seperti anda
silahkan crosscheck dengan saudara2 protestan lainnya

Baca buktinya pandangan Protestan di replay 30 supaya anda paham.

June 13, 2016, 09:09:04 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
oh iya memang ada beberapa pandangan yang berbeda.

dan Pemahaman saya pribadi tentang Filipi 2 itu adalah:

ketika Allah mengosongkan dirinya dan mengambil rupa seorang hamba (manusia)
Allah yang mengosongkan diri itu bukan mengosongkan diri-Nya setengah. atau mengosongkan dirinya seperempat..  :D :D

sehingga Allah yang mengosongkan diri itu adalah setengah Allah dan setengah manusia.

Allah yang Mahakuasa itu benar benar melepaskan dan mengosongkan Kemahakuasaan-Nya.
Allah yang Mahatahu itu benar benar melepaskan dan mengosongkan Kemahatahuaan-Nya.
Allah yang Mahahadir itu benar benar melepaskan Kemahahadiran-Nya.


Nama-Nya adalah Jesus Kristus, orang Jahudi, Lahir di Betlehem, dari keluarga yang sederhana, di larikan ke Mesir karena nyawa-Nya terancam, kampung-Nya di Nazaret, ibu-Nya Maria, dari Keturunan Daud suku Jehuda. dan Dia tidak malu mengakui kita sebagai saudara-Nya,


salam
TYM

Harap dipahami bahwa doktrin Kenosis tidak berarti Allah melepaskan keilahian-Nya sehingga Ia bukan Allah lagi atau tidak memiliki sifat Allah lagi melainkan Ia kadang tidak menggunakan keilahian-Nya dan kadang Ia menggunakan kuasa keilahian-Nya selagi inkarnasi didunia ini.

Sewaktu Anak Allah masih inkarnasi didunia Dia adalah Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya sehingga sering disalahmengertikan bahwa Dia bukan Allah lagi sehingga tidak bisa bertindak sebagaimana Allah yang Mahakuasa.



June 13, 2016, 09:16:42 AM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
hehehe
bro siip itu katolik yang nyamar bukan ya??
kaya bro hen2 dan bro cosmicboy dibilang katolik nyamar  ;D ;D ;D

Allah adalah Roh bisakah Roh itu mati ?

Manusia memiliki roh dan bisakan roh manusia mengalami kematian fisik seperti kematian Yesus diatas salib ?

Malaikat adalah roh,bisakah malaikat mati secara fisik seperti Yesus diatas salib ?

Silahkan anda renungkan jangan sembarangan percaya tanpa dasar Alkitab yang benar melainkan hanya ajaran manusia walau dia mengaku Kristen.

Kolose  2:22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.

June 13, 2016, 09:22:58 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
Kl mengikuti pengajaran Bapa Gereja Katolik dan mengacu pada pengajaran tokoh Protestan,
Maka kita bisa membaca bhw Yesus Kristus itu 1 Pribadi, dan dalam 1 Pribadi itu ada 2 Hakekat yg tidak terpisahkan, yaitu hakekat ilahi dan hakekat manusia.

Kl dikatakan Yesus Kristus wafat, maka yg wafat ya 1 Pribadi (yg di dalamnya adalah 2 hakekat yg tidak terpisahkan itu).
Ngga bisa kmudian 1 Pribadi itu dibagi lagi seolah yg wafat hanya hakekat kemanusiaanNya saja,

Orang kan berkata bhw Allah berinkarnasi, yaitu dari Fully-God menjadi Fully-God and Fully-Men, 1 Persona.

Tokoh Gereja Katolik & Protestan pada masa lalu memberi istilah God-Man.

Yg wafat adalah Kristus yg adalah God-Man, bukan just Man.

Itulah implikasi dari inkarnasi,
Inkarnasi mjadikan Allah yang tidak terbatas menjadi memiliki keterbatasan,
Namun keterbatasan bukan karena Ia melepas keilahianNya mlainkan krn Ia mengambil hakikat kemanusiaan.

Jadi ngga terjadi tukar-menukar hakikat krn 2 hakikat itu menjadi 1 Pribadi.

Apakah dg bgitu 'Allah mati'?
Ya nggak krn Bapa kan ngga mati.
Tp Anak Allah (God-Man) itu mati menebus dosa.

Sedikit lagi bisa saya tambahkan bahwa Roh tidak pernah bisa mengalami kematian sebagaimana tubuh jasmani.

Kematian juga bisa bersifat rohani yang dapat dipahami adalah keterpisahan dengan Allah .... dan Yesus  memang "untuk sementara" mengalami keterpisahan dengan Allah Bapa diatas salib berdasarkan ayat Markus 15 : 34 tetapi tidak bisa dimengerti bahwa itu adalah kematian sebagaimana kematian tubuh manusia.

Manusia selagi masih hidup didalam tubuhnya juga bisa mengalami kematian rohani akibat dosa.

June 13, 2016, 09:26:05 AM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4716
Baca buktinya pandangan Protestan di replay 30 supaya anda paham.


mo bukti otentik saya??
diskusi saja dengan bro siip, bro hen2
mereka protestan
saya jamin pandangan mereka tidak sama dengan anda ttg hal tsb

Allah adalah Roh bisakah Roh itu mati ?

Manusia memiliki roh dan bisakan roh manusia mengalami kematian fisik seperti kematian Yesus diatas salib ?

Malaikat adalah roh,bisakah malaikat mati secara fisik seperti Yesus diatas salib ?

Silahkan anda renungkan jangan sembarangan percaya tanpa dasar Alkitab yang benar melainkan hanya ajaran manusia walau dia mengaku Kristen.

Kolose  2:22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.


pemahaman saya sama dengan bro siip ttg hal tsb, baca saja sendiri
http://forumkristen.com/index.php?topic=59177.msg1178372#msg1178372
June 13, 2016, 09:30:38 AM
Reply #36
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6470
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
God cannot die,
Son of God has died and risen.

Yesus Kristus itu berinkarnasi menjadi Son of God.

Kl God sendiri, yaitu Bapa (dan ROH KUDUS), tidak pernah mati dan tidak bisa mati.

Jadi ngga bisa dikatakan bhw 'yang mati itu kemanusiaan Kristus', melainkan 'yang mati itu ANAK ALLAH, yaitu Yesus Kristus'.

Ketika Kristus berinkarnasi, Dia bukan lagi 'just God' atau 'just Man', shg argumen Allah tidak bisa mati tidak dapat lagi diterapkan pada Dia.

Kristus adalah Anak Allah (Allah DAN Manusia) dan Anak Allah dapat mati jika Ia menyerahkan nyawaNya.

-----

Ini sudah pernah didebatkan pada topik terdahulu dan saya kurang suka debat.
Jd mohon maaf.

Saya hargai pendapat Anda namun jika tidak terjadi kesepakatan ya sudah tidak mengapa.

Terima kasih atas diskusinya.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
June 13, 2016, 09:49:40 AM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
God cannot die,
Son of God has died and risen.

Yesus Kristus itu berinkarnasi menjadi Son of God.

Kl God sendiri, yaitu Bapa (dan ROH KUDUS), tidak pernah mati dan tidak bisa mati.

Jadi ngga bisa dikatakan bhw 'yang mati itu kemanusiaan Kristus', melainkan 'yang mati itu ANAK ALLAH, yaitu Yesus Kristus'.

Ketika Kristus berinkarnasi, Dia bukan lagi 'just God' atau 'just Man', shg argumen Allah tidak bisa mati tidak dapat lagi diterapkan pada Dia.

Kristus adalah Anak Allah (Allah DAN Manusia) dan Anak Allah dapat mati jika Ia menyerahkan nyawaNya.

-----

Ini sudah pernah didebatkan pada topik terdahulu dan saya kurang suka debat.
Jd mohon maaf.

Saya hargai pendapat Anda namun jika tidak terjadi kesepakatan ya sudah tidak mengapa.

Terima kasih atas diskusinya.

Saya sudah memberikan dukungan pendapat dan argumentasi saya dari kalangan Protestan sedangkan pendapat Allah bisa mati itu biasanya datang dari ajaran Katolik setahu saya.

Kalau anda memang lebih condong kepada mereka itu adalah hak anda.

Kita masing masing memang berbeda pandapat dan itu adalah wajar saja didalam suatu diskusi bro.

June 13, 2016, 09:58:52 AM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 890
  • Denominasi: Protestan
mo bukti otentik saya??
diskusi saja dengan bro siip, bro hen2
mereka protestan
saya jamin pandangan mereka tidak sama dengan anda ttg hal tsb

pemahaman saya sama dengan bro siip ttg hal tsb, baca saja sendiri
http://forumkristen.com/index.php?topic=59177.msg1178372#msg1178372


Sudah saya kutip pandangan dari beberapa teolog Protestan sedangkan pandangan anda dan bro Siip memang bersumber dari ajaran katolik setahu saya dan itu silahkan saja memang kita berbeda penafsiran dalam hal ini.

I Petrus  3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

Alkitab sendiri mengatakan bahwa Yesus dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia bukan keilahian-Nya sebagai Anak Allah.

Yang diserahkan oleh Yesus kepada Allah Bapa adalah nyawa manusianya bukan Roh keilahian-Nya sebab Roh Allah tidak mungkin bisa mati seperti manusia.

Anda mau percaya Alkitab atau manusia itu terserah anda sendiri.

« Last Edit: June 13, 2016, 10:01:06 AM by alacarte »
June 13, 2016, 03:27:17 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2694
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Harap dipahami bahwa doktrin Kenosis tidak berarti Allah melepaskan keilahian-Nya sehingga Ia bukan Allah lagi atau tidak memiliki sifat Allah lagi melainkan Ia kadang tidak menggunakan keilahian-Nya dan kadang Ia menggunakan kuasa keilahian-Nya selagi inkarnasi didunia ini.

Kenosis artinya  κενόω (kenóō) berarti "menjadi kosong" https://id.wikipedia.org/wiki/Kenosis, kalau Tuhan Jesus masih memiliki Kuasa ke-Allahan 50% atau 1% itu artinya bukan mengosongkan diri. tetapi Mengurangi  :D :D :D

Quote
Sewaktu Anak Allah masih inkarnasi didunia Dia adalah Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya sehingga sering disalahmengertikan bahwa Dia bukan Allah lagi sehingga tidak bisa bertindak sebagaimana Allah yang Mahakuasa.

sangat betul, dan itu artinya Yesus bukan kadang kadang Allah, dan kadang kadang manusia. seperti pemahaman beberapa orang.
katanya, waktu menenangkan Angin Badai itu yang melakukan adalah ke Allahan.
sementara yang dipukul dan mati itu adalah kemanusiaan.

bukanlah demikian kata Firman Tuhan saudara alecarte...

Firman Tuhan berkata:
Allah itu telah menjadi manusia. nama-Nya disebut orang Imanuel, artinya Allah bersama sama dengan manusia.

jadi yang ditinju dan di ludahi orang itu, orang yang menderita lapar selama 40 hari itu, dan yang mati disalib itu adalah. Tuhan Allah sendiri. Tuhan Allah yang sudah melepaskan Kemahakuasaan-Nya.
nama-Nya adalah Yesus Kristus, Juruselamat dunia.  :)
amen


salam
TYM

 
« Last Edit: June 13, 2016, 04:01:41 PM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)