Author Topic: Martin Luther dan Pengajarannya  (Read 5508 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

July 11, 2016, 09:24:13 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Mohon pencerahan bro!
Dari penjelasan bro, yg bisa saya tangkap ada;lah :
Berarti Yesus bukan manusia bro, tapi Manusia+
jga bukan Allah, tapi Allah+

gimana bro
Mohon ijin nimbrung.

Menurut pendapatku, Manusia+ dalam arti manusia maha super, dimungkinkan. Tetapi, kalo Allah+ tidak mungkin, sebab, segala sesuatu kebaikan berasal dari Tuhan, maka tidak mungkin ada Allah+. Allah, ya Allah. Tanpa plus/minus.

Salam olah raga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
April 27, 2019, 05:44:11 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3030
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Hanya sebegitukah Martin Luther dan Pengajarannya?

Melihat TS adalah @acidking001, namun menurut pendapatku, justru @Simatupang@123 yang banyak memberi kontribusi mengenai Martin Luther. Apakah @acidking001 adalah @Simatupang@123? Hanya @acidking001 dan @Simatupang@123 serta Tuhan yang mengetahui. Eh, mungkin juga ada pihak lain yang mengetahui, ya? Yaitu para pihak kepada siapa @acidking001 dan @Simatupang@123 serta Tuhan memberitahukan.

Menurut pendapatku,
Martin Luther berkeyakinan bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus. Biasanya kaum ber-aliran Protestan meyakini perbuatan baik sama sekali tidak "ngefek" secuil/sedikit-pun terhadap keselamatan.
Masih perlu penjelasan lebih lengkap.
Sebab, dengan membaca Injil, kutangkap, bahwa setan juga percaya Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi (Baca: Luk 8:26-39 Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa). Tetapi, Perjanjian Baru juga mencatat bahwa setelah penghakiman terakhir, neraka adalah tempat kekal bagi Iblis dan pengikutnya. Jika dibedakan setan dengan Iblis, kupikir, setan adalah pengikut Iblis.

Martin Luther sangat mengecam praktik pengampunan dosa oleh Paus ketika itu. Ini sampai sekarang sebenarnya masih menjadi topik panas antara aliran Katolik dengan Protestan.
Paus adalah penerus kerasulan Petrus. Kepada rasul di Yoh 20:23 Tuhan Yesus Kristus mengatakan, "Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada." Kepada rasul di Mat 28:20, Tuhan Yesus Kristus mengatakan, "dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Dari yang bergaris bawah itu tertangkap bahwa rasul dan penerus rasul akan disertai senantiasa sampai kepada kahir zaman. Artinya, Paus selaku penerus rasul Petrus, memiliki kuasa pengampunan dosa.

Martin Luther juga pada intinya menyatakan bahwa pengajaran itu harus berpusat kepada Alkitab sendiri saja, tidak boleh ada unsur2 di luar Alkitab.
Kupikir, tidak demikian.
Jika Tuhan Yesus Kristus menginginkan pengajaran rasul berpusat pada Alkitab saja, maka Tuhan Yesus Kristus akan menulis, atau meinggalkan, atau mengirimkan, atau mendiktekan dan memerintah mencatat Alkitab. Faktanya, dari Perjanjian Baru diketahui bahwa Tuhan Yesus Kristus tidak meninggalkan Alkitab, tetapi memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul. Cermati Mat 28:20.
Bahkan, kata Tuhan Yesus Kristus, Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi) berlaku sampai zaman Yohanes (Baca Luk 16:16).

Dia "melawan" praktek2 tradisi gereja dan dia menghilangkan beberapa kitab2 yg dianggapnya tidak terlalu penting atau yang berkontradiksi dengan Injil (Alkitab yg dia percayai adalah hampir sama seperti Alkitab aliran Protestan sekarang, hanya saja dia juga "menghilangkan" kitab Wahyu).
Nah, Martin Luther melawan praktik-praktik yang dilaksanakan Gereja, padahal praktik-praktik itu diwarisi dari apa-apa yang dilakukan Yesus Kristus bersama rasulNya, seperti merenungkan firman Allah, makan bersama, mengabarkan kabar sukacita keselamatan, mengunjungi orang sakit, menghibur orang kemalangan, para rasul berdiskusi tentang sabda Allah, dll, dll.
Mengingat yang diberi kewenangan mengajar adalah para rasul maka setiap pengajar ajaran Kristus yang berwenang ialah para pengajar yang mengajar atas nama rasul. Martin Luther pada akhir hidupnya(pada awalnya, Martin Luther adalah pastor, bersekutu dengan Paus penerus rasul Petrus) bukan lagi mengajar atas nama rasul, melainkan atas nama sendiri, tidak patut diikuti.


Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 03, 2019, 06:17:38 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Melihat TS adalah @acidking001, namun menurut pendapatku, justru @Simatupang@123 yang banyak memberi kontribusi mengenai Martin Luther. Apakah @acidking001 adalah @Simatupang@123?

Bukan..

Quote
Menurut pendapatku, Masih perlu penjelasan lebih lengkap.
Sebab, dengan membaca Injil, kutangkap, bahwa setan juga percaya Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi (Baca: Luk 8:26-39

jadi memang Percaya dan Taat itu saling Berhubungan..
Setan percaya Tuhan itu ada, tapi tidak Percaya kepada Hukum, Kasih dan Pemerintahan Tuhan. itulah mengapa Setan beserta malaikat malaikatnya memberontak.

Kepercayaan kita kepada Kasih Tuhan seharusnya dinyatakan oleh Penurutan kita kepada Firman Allah.
termasuk 10 Hukum Allah. dan semua ajaran dalam Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

apabila mengaku percaya tapi Tidak Taat kepada Firman Allah, maka tidak ada bedanya dengan setan setan yang percaya kepada Allah.

Quote
Paus adalah penerus kerasulan Petrus.
semua orang bebas untuk menyatakan imannya.. kalau sdr. @Sotardugur Percaya bahwa Paus adalah Penerus Rasul itu adalah Hak saudara @Sotardugur.

kalau saya Pribadi, tidak percaya bahwa Paus adalah Penerus Rasul.
1. sebab Rasul Rasul bersama dengan Tuhan Yesus Kristus menyucikan Hari Sabat Tuhan, yaitu Sabat hari yang ke tujuh, Paus tidak memelihara Hari Sabat.
2. Rasul Rasul penganut Sola Sciptura, tidak pernah mengajarkan sesuatu yang salah dan bertentangan dengan Tulisan Tulisan Para Nabi dan Para Rasul. dan mengajarkan Keselamatan Hanya Oleh Kasih Karunia di dalam Yesus Kristus, sementara Paus melegalkan surat pengampunan dosa yaitu manusia dapat diampuni dosa dosanya dengan Surat Pengampunan dosa dan Perbuatan perbuatan baik.

Quote
Jika Tuhan Yesus Kristus menginginkan pengajaran rasul berpusat pada Alkitab saja, maka Tuhan Yesus Kristus akan menulis, atau meinggalkan, atau mengirimkan, atau mendiktekan dan memerintah mencatat Alkitab. Faktanya, dari Perjanjian Baru diketahui bahwa Tuhan Yesus Kristus tidak meninggalkan Alkitab, tetapi memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul. Cermati Mat 28:20.
Bahkan, kata Tuhan Yesus Kristus, Perjanjian Lama

nyatanya Tuhan Yesus Sendiri penganut Sola Scriptura, bahkan Tuhan Yesus menang mengalahkan Pencobaan di padang Gurun, oleh karena Dia menggunakan Firman Allah sebagai senjataNya. silahkan baca Matius Pasal 4 dengan judul "Pencobaan di Padang Gurun"

Quote
(Hukum Taurat dan kitab para nabi) berlaku sampai zaman Yohanes (Baca Luk 16:16).

saya percaya 10 Hukum tetap berlaku bahkan di zaman perjanjian Baru.
Perjanjian Baru tidak melegalkan manusia untuk Membunuh, Mencuri, Berzinah, tidak menguduskan Hari Sabat, tidak menghormati orang tua,, dll

yang tidak berlaku lagi di perjanjian lama adalah upacara upacara yang adalah SImbol dari Tuhan Yesus Kristus dan Pelayanan-Nya. simbol simbol itu tidak berlaku lagi..

Quote
Nah, Martin Luther melawan praktik-praktik yang dilaksanakan Gereja, padahal praktik-praktik itu diwarisi dari apa-apa yang dilakukan Yesus Kristus bersama rasulNya,

Martin Luther tidak melawan praktik praktik Gereja yang tida berlawanan dengan Alkitab.
ajaran Martin Luther adalah, Sola Scriptura, Keselamatan Hanya Oleh Kasih Karunia melalui Iman di dalam Darah Yesus Kristus.

Quote
seperti merenungkan firman Allah,

nyatanya Gereja yang dipimpin oleh Paus tidak membebaskan Firman Allah untuk direnungkan dan dipelajari Khalayak Ramai.. (Sumber menyusul)


bersambung..
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 03, 2019, 11:34:18 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3030
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Melihat TS adalah @acidking001, namun menurut pendapatku, justru @Simatupang@123 yang banyak memberi kontribusi mengenai Martin Luther. Apakah @acidking001 adalah @Simatupang@123?
Bukan..
Terima kasih.

Menurut pendapatku, Masih perlu penjelasan lebih lengkap.
Sebab, dengan membaca Injil, kutangkap, bahwa setan juga percaya Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi (Baca: Luk 8:26-39).
jadi memang Percaya dan Taat itu saling Berhubungan..
Setan percaya Tuhan itu ada, tapi tidak Percaya kepada Hukum, Kasih dan Pemerintahan Tuhan. itulah mengapa Setan beserta malaikat malaikatnya memberontak.
Kepercayaan kita kepada Kasih Tuhan seharusnya dinyatakan oleh Penurutan kita kepada Firman Allah.
termasuk 10 Hukum Allah. dan semua ajaran dalam Firman Allah, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
apabila mengaku percaya tapi Tidak Taat kepada Firman Allah, maka tidak ada bedanya dengan setan setan yang percaya kepada Allah.
Nah, ini lebih jelas.
Bukan hanya di bibir menyatakan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Allah, atau Anak Allah, tetapi harus disertai taat.
Terima kasih.

Paus adalah penerus kerasulan Petrus.
semua orang bebas untuk menyatakan imannya.. kalau sdr. @Sotardugur Percaya bahwa Paus adalah Penerus Rasul itu adalah Hak saudara @Sotardugur.
kalau saya Pribadi, tidak percaya bahwa Paus adalah Penerus Rasul.
1. sebab Rasul Rasul bersama dengan Tuhan Yesus Kristus menyucikan Hari Sabat Tuhan, yaitu Sabat hari yang ke tujuh, Paus tidak memelihara Hari Sabat.
2. Rasul Rasul penganut Sola Sciptura, tidak pernah mengajarkan sesuatu yang salah dan bertentangan dengan Tulisan Tulisan Para Nabi dan Para Rasul. dan mengajarkan Keselamatan Hanya Oleh Kasih Karunia di dalam Yesus Kristus, sementara Paus melegalkan surat pengampunan dosa yaitu manusia dapat diampuni dosa dosanya dengan Surat Pengampunan dosa dan Perbuatan perbuatan baik.
Benar, semua orang, bebas untuk menyatakan imannya.

Paus terpilih dari beberapa kandidat, dan dipilih dengan cara seperti para rasul memilih Matias sebagai penerus kerasulan Yudas Iskariot. Setiap orang bebas hendak mempercayai cara pemilihan yang dicatat di Perjanjian Baru seperti itu, atau tidak mau percaya. Setiap orang bebas menyatakan diri percaya pada catatan di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, walaupun faktanya, berbeda dari pengakuan tersebut.

Jika di Injil tercatat bahwa Yesus Kristus senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman, lalu perkataan itu diartikan bahwa yang senantiasa disertai Yesus Kristus adalah rasul dan bukan penerus rasul, merdeka saja. Menurut pemahamanku, Yesus Kristus melakukan yang bermanfaat untuk menyelamatkan jemaatNya. Jika Yesus Kristus hanya menyertai rasul dan tidak menyertai penerus rasul, maka jemaat yang ditinggal para rasul tidak mempunyai pengajar yang mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus.

Jika dipahami bahwa Alkitab cukup untuk menjadi landasan pemahaman jemaat, ternyata Yesus Kristus tidak menulis, atau meninggalkan, atau mengirimkan Alkitab bagi para rasul, dicatat pula di Injil bahwa masih banyak hal yang harus dikatakan Yesus Kristus kepada rasul, namun rasul belum sanggup menanggung. Yesus Kristus tidak menulis Alkitab, tetapi Yesus Kristus memberikan kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkanNya kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada kahir zaman.

Belajar dari jawaban sida-sida di Kis 8:31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya, kutangkap bahwa hanya dengan membaca Alkitab saja, tidak cukup. Harus ada yang membimbing, atau mengajarkannya. Tentu pengajar yang kompeten, yaitu mereka yang mewarisi kewenangan mengajar yang diberikan Yesus Kristus kepada para rasul.

SAMBUNGIN
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 03, 2019, 11:34:59 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3030
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Tentang hari sabat, kupikir, justru Yesus Kristus secara tidak langsung memerintahkan agar jemaat berkumpul dan bersukacita pada hari pertama dalam suatu pekan, dibuktikan dari Dia bangkit dari alam maut pada hari pertama, Yesus Kristus tidak bangkit pada hari ketujuh. Betapa aneh jika Yesus Kristus bangkit dari alam maut pada hari pertama, tetapi jemaatNya bersukacita di hari ketujuh.

Lalu, jika jemaat percaya pada perkataan Yesus Kristus yang dicatat dalam Injil, di mana Yesus Kristus memberi kewenangan kepada  rasul untuk mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus, dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, maka seharusnya jemaat percaya pada ajaran rasul dan penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Jika jemaat hanya percaya pada penyertaan Yesus Kristus kepada rasul, dan Yesus Kristus tidak menyertai penerus rasul, itu membuktikan bahwa jemaat tidak percaya dan taat pada perkataan Yesus Kristus. Nah, setan juga percaya bahwa Yesus Kristus adalah Allah atau Anak Allah, tetapi tidak taat.

Tentang pengampunan dosa, rasul diberi kewenangan mengampuni dosa. Silahkan cermati Injil. Cermati juga hal-hal terkait dengan Surat Pengampunan Dosa (di dunia maya banyak sumber terpercaya yang dapat diuji silang dengan berbagai kisah yang relevan). Tuhan Yesus Kristus tidak mengkait-kaitkan pengampunan dosa dengan surat-suratan.  Jika @Simatupang@123 menulis Paus melegalkan surat pengampunan dosa yaitu manusia dapat diampuni dosa dosanya dengan Surat Pengampunan dosa, berkenankah @Simatupang mengajukan latar pemikiran @Simatupang@123?
Agar tidak menjadi fitnah.

Perbuatan baik, jelas berhubungan dengan keselamatan. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati (Yak 2:26). Walau di ayat tersebut tidak dicatat perbuatan yang dimaksud ialah perbuatan baik, namun dapat dipastikan perbuatan yang dimaksud ialah perbuatan baik mengingat perintah Yesus Kristus, kasihi Tuhanmu, kasihi sesamamu. Di perintah Yesus Kristus itu terangkum 10 Hukum yang @Simatupang@123 maksudkan, sesuai dengan perkataan Yesus Kristus yang dicatat di Mat 22:40.

Hukum Taurat dan kitab para nabi sudah digenapi oleh Yesus Kristus maka Paulus di Efe 2:15 menulis sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, bukan hanya bagian tertentu dari Hukum Taurat yang tidak berlaku.

Jika Tuhan Yesus Kristus menginginkan pengajaran rasul berpusat pada Alkitab saja, maka Tuhan Yesus Kristus akan menulis, atau meninggalkan, atau mengirimkan, atau mendiktekan dan memerintah mencatat Alkitab. Faktanya, dari Perjanjian Baru diketahui bahwa Tuhan Yesus Kristus tidak meninggalkan Alkitab, tetapi memberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan Yesus Kristus kepada rasul. Cermati Mat 28:20.
Bahkan, kata Tuhan Yesus Kristus, Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi) berlaku sampai zaman Yohanes (Baca Luk 16:16).
nyatanya Tuhan Yesus Sendiri penganut Sola Scriptura, bahkan Tuhan Yesus menang mengalahkan Pencobaan di padang Gurun, oleh karena Dia menggunakan Firman Allah sebagai senjataNya. silahkan baca Matius Pasal 4 dengan judul "Pencobaan di Padang Gurun"
saya percaya 10 Hukum tetap berlaku bahkan di zaman perjanjian Baru.
Perjanjian Baru tidak melegalkan manusia untuk Membunuh, Mencuri, Berzinah, tidak menguduskan Hari Sabat, tidak menghormati orang tua,, dll
yang tidak berlaku lagi di perjanjian lama adalah upacara upacara yang adalah SImbol dari Tuhan Yesus Kristus dan Pelayanan-Nya. simbol simbol itu tidak berlaku lagi..
Bah.
Kayaknya sudah pernah saya tanggapi tulisan @Simatupang@123 tentang perkataan Yesus Kristus yang mengatakan, “Ada tertulis…”, mengandung makna , ”Ada yang tidak tertulis”. Fakta lainnya, kuulangi, Yesus Kristus tidak menulis Alkitab, tidak mendiktekan Alkitab, tidak mengirimkan Alkitab, bahkan menyatakan bahwa hukum Taurat dan kitab para nabi (Perjanjian Lama) berlaku sampai zaman Yohanes.

SAMBUNGIN
« Last Edit: May 03, 2019, 11:41:54 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 03, 2019, 11:35:41 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3030
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
SAMBUNGAN

Nah, Martin Luther melawan praktik-praktik yang dilaksanakan Gereja, padahal praktik-praktik itu diwarisi dari apa-apa yang dilakukan Yesus Kristus bersama rasulNya,
Martin Luther tidak melawan praktik praktik Gereja yang tida berlawanan dengan Alkitab.
ajaran Martin Luther adalah, Sola Scriptura, Keselamatan Hanya Oleh Kasih Karunia melalui Iman di dalam Darah Yesus Kristus.
Justru Sola Scriptura itu adalah ajaran yang tidak diajarkan oleh Yesus Kristus. Yesus Kristus mengajar secara lisan. Yesus Kristus memberi kewenangan mengajarkan yang diperintahkanNya kepada rasul. Yesus Kristus tidak menulis Alkitab. Yesus Kristus tidak mendiktekan Alkitab. Yesus Kristus tidak mengirimkan Alkitab. Yesus Kristus mengatakan Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai zaman Yohanes. Maka, jika Martin Luther mengajarkan Sola Scriptura (Hanya Alkitab semata saja, tidak ada yang lain selain Alkitab) yang tidak diajarkan oleh Yesus Kristus itu, menurut pendapatku, pada posisi itu Martin Luther menggeser ajaran Yesus Kristus. Lhah, kalo @Simatupang@123 menulis bahwa dalam poin itu Martin Luther tidak melawan praktik praktik Gereja yang tidak berlawanan dengan Alkitab, silahkan kemukakan, di mananya Alkitab dicatat ajaran Sola Scriptura. Kalo tentang Yesus Kristus mengatakan, “Ada tertulis…”, kupikir, itu bukan Sola Scriptura, sebab dalam perkataan tersebut terkandung makna “Ada yang tidak tertulis”. Dan lagi, ketika mengajar, Yesus Kristus tidak membawa-bawa di tanganNya atau ditaruh dalam tasNya Perjanjian Lama (Hukum Taurat dan kitab para nabi).


seperti merenungkan firman Allah,
nyatanya Gereja yang dipimpin oleh Paus tidak membebaskan Firman Allah untuk direnungkan dan dipelajari Khalayak Ramai.. (Sumber menyusul)
Agar tidak menjadi fitnah, memang @Simatupang@123 harus menyertakan sumbernya.
Sebelumnya, ketahuilah bahwa pada setiap pernikahan Katolik, kepada keluarga baru diberikan antara lain, Alkitab untuk dibaca dan direnungkan setiap hari, lepas dari apakah keluarga baru itu menurut atau membantah.

Salam damai.

bersambung..
Menyenangkan.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 07, 2019, 09:10:41 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Bukan..Terima kasih.

sama sama..

Quote
Nah, ini lebih jelas.
Bukan hanya di bibir menyatakan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Allah, atau Anak Allah, tetapi harus disertai taat.
Terima kasih.

your welcome..

Quote
Paus terpilih dari beberapa kandidat, dan dipilih dengan cara seperti para rasul memilih Matias sebagai penerus kerasulan Yudas Iskariot. Setiap orang bebas hendak mempercayai cara pemilihan yang dicatat di Perjanjian Baru seperti itu, atau tidak mau percaya. Setiap orang bebas menyatakan diri percaya pada catatan di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru,

sepakat..  :afro: :afro:
betul sekali, adalah kebebasan setiap orang, atau adalah hak prerogatif seseorang untuk memilih bagi dirinya sendiri, sesuai dengan hati nuraninya untuk percaya atau tidak percaya perkataan Firman Tuhan.

sekalipun seluruh setan setan bersatu padu untuk membujuk agar seorang pribadi tidak percaya Firman Tuhan, namun keputusan Final untuk percaya atau tidak adalah keputusan seorang pribadi tersebut.

sekalipun Tuhan Yesus dan seluruh isi surga bersatu padu untuk membujuk agar seorang pribadi percaya kepada Firman Tuhan, namun keputusan Final untuk percaya atau tidak adalah keputusan seorang pribadi tersebut.

bagian kita adalah menyatakan kebenaran, sementara pertobatan adalah Kemurahan TUhan yang diterima oleh seorang pribadi tersebut.

Martin Luther berkata:
Bukan dengan Pedang seseorang ditobatkan, tapi dengan Pena dan Firman.

Quote
Jika di Injil tercatat bahwa Yesus Kristus senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman, lalu perkataan itu diartikan bahwa yang senantiasa disertai Yesus Kristus adalah rasul dan bukan penerus rasul, merdeka saja. Menurut pemahamanku, Yesus Kristus melakukan yang bermanfaat untuk menyelamatkan jemaatNya. Jika Yesus Kristus hanya menyertai rasul dan tidak menyertai penerus rasul, maka jemaat yang ditinggal para rasul tidak mempunyai pengajar yang mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus.

sangat setuju untuk yang ku Bold Merah diatas.
apa yang menjadi dasar kita untuk mengatakan seseorang adalah Penerus Rasul.. ?
alasan sederhana menurut saya adalah, seorang Penerus Rasul akan mengikuti jejak para Rasul yang adalah Pengikut Yesus.

Jadi dengan kata lain, ajaran Yesus akan diikuti oleh para Rasul, dan ajaran Rasul akan diikuti oleh penerus Rasul, jadi baik ajaran Penerus Rasul, Ajaran Rasul dan Ajaran Yesus Kristus, dan Para Nabi baik di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, tidak akan saling bertentangan.

Quote
Jika dipahami bahwa Alkitab cukup untuk menjadi landasan pemahaman jemaat, ternyata Yesus Kristus tidak menulis, atau meninggalkan, atau mengirimkan Alkitab bagi para rasul,

tentu bukan Yesus yang menjadi Penulis Alkitab..
murid murid-Nya lah, saksi mata yang bersama sama dengan dia, dan para penerus rasul yang datang kemudian.. melalui Kuasa ROH KUDUS, Kebenaran dinyatakan melalui manusia manusia fana.
apakah Kebenaran itu, Yesus adalah Kebenaran, Firman Tuhan adalah Kebenaran.
dan Kebenaran tidak saling bertentangan. (Yohanes pasal 17)

Quote
dicatat pula di Injil bahwa masih banyak hal yang harus dikatakan Yesus Kristus kepada rasul,

hal hal yang masih banyak yang belum tercatat itu, pasti selaras, sesuai, harmonis dan tidak bertentangan dengan Firman Tuhan. yang disampaikan oleh Para Nabi dan Para Rasul.

Quote
Belajar dari jawaban sida-sida di Kis 8:31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya, kutangkap bahwa hanya dengan membaca Alkitab saja, tidak cukup. Harus ada yang membimbing, atau mengajarkannya. Tentu pengajar yang kompeten, yaitu mereka yang mewarisi kewenangan mengajar yang diberikan Yesus Kristus kepada para rasul.


Setuju.. Pengajaran itu penting..
darimanakah kita mengetahui suatu ajaran itu adalah Benar.. ? apabila ajarannya tidak bertentangan dengan ajaran para Nabi dan Ajaran Para Rasul. dan meninggikan Yesus Kristus, sebagai dasar dan Pusat pengajaran.

bersambung..
« Last Edit: May 07, 2019, 09:13:23 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 07, 2019, 10:04:46 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist

Tentang hari sabat, kupikir, justru Yesus Kristus secara tidak langsung memerintahkan agar jemaat berkumpul dan bersukacita pada hari pertama dalam suatu pekan, dibuktikan dari Dia bangkit dari alam maut pada hari pertama, Yesus Kristus tidak bangkit pada hari ketujuh. Betapa aneh jika Yesus Kristus bangkit dari alam maut pada hari pertama, tetapi jemaatNya bersukacita di hari ketujuh.

nah kalau sdr. @Sotardugur berpendapat demikian, iitu adalah hak sdr @Sotardugur untuk beropini demikian.
namun Firman Tuhan bukanlah Opini kita, Firman Tuhan tidak dapat berubah oleh karena opini kita.

hari Sabat adalah Hari Ketujuah, dimana Allah menguduskan hari itu, setelah Allah selesai mencipta langit dan bumi kita.
1. Tuhan Yesus menguduskan Hari Sabat. Lukas 4:16
2. Rasul Paulus beribadah, berkotbah dan menguduskan hari Sabat. Kisah 13:42, 18:4,5
3. semua murid murid Yesus menguduskan Hari Sabat. Lukas 23:56
4. dan Yesus Kristus sendiri menyuruh berdoa agar Kesesakan Besar pada waktu kehancuran Yerusalem tidak terjadi pada hari Sabat. Matius 24:20

Quote
Lalu, jika jemaat percaya pada perkataan Yesus Kristus yang dicatat dalam Injil, di mana Yesus Kristus memberi kewenangan kepada  rasul untuk mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus, dan rasul senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, maka seharusnya jemaat percaya pada ajaran rasul dan penerus rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Jika jemaat hanya percaya pada penyertaan Yesus Kristus kepada rasul, dan Yesus Kristus tidak menyertai penerus rasul, itu membuktikan bahwa jemaat tidak percaya dan taat pada perkataan Yesus Kristus. Nah, setan juga percaya bahwa Yesus Kristus adalah Allah atau Anak Allah, tetapi tidak taat.

saya percaya kepada Penerus Rasul yang menyucikan hari Sabat Tuhan.
saya tidak percaya kepada para pengaku Penerus rasul yang tidak menyucikan Sabat Tuhan.

Quote
Jika @Simatupang@123 menulis Paus melegalkan surat pengampunan dosa yaitu manusia dapat diampuni dosa dosanya dengan Surat Pengampunan dosa, berkenankah @Simatupang mengajukan latar pemikiran @Simatupang@123?
Agar tidak menjadi fitnah.

buku berikut ini, dilengkapi dengan sumber sejarah terpercaya..
“History of the Reformation,” Jld. I, hlm. 96.
https://www.whitehorsemedia.com/docs/history_of_the_reformation.pdf

Quote
Perbuatan baik, jelas berhubungan dengan keselamatan.

Betul sekali, tapi perbuatan baik itu adalah Buah, bukan akar...
karena dikasihi kita mengasihi..
1. Kasih Allah yang dinyatakan melalui Pengorbanan Yesus adalah Akarnya diterima dan dicerna pikiran.
2. Kasih kepada sesama manusia adalah buah buahnya.

Quote
Hukum Taurat dan kitab para nabi sudah digenapi oleh Yesus Kristus
Yesus Kristus adalah kegenapan Hukum Taurat, artinya segala yang tertulis dalam Kitab Kehidupan itu, dihidupkan oleh sempurna oleh Yesus Kristus, tanpa cacat dan tanpa noda, setitikpun.
Hukum Taurat akan menuntun manusia kepada Yesus.
Hukum bukan Obat, hukum itu ibarat cermin yang menyatakan kepada manusia dosa dosanya. Hukum tidak menyelamatkan manusia, namun Hukum itu mengarahkan pandangan untuk lari kepada Yesus menerima obat dan pembenaran.

orang yang tidak menerima Hukum Taurat Allah tidak akan punya standar untuk mengetahui benar dan salah.

Quote
Kayaknya sudah pernah saya tanggapi tulisan @Simatupang@123 tentang perkataan Yesus Kristus yang mengatakan, “Ada tertulis…”, mengandung makna , ”Ada yang tidak tertulis”.

saya hargai sebagai opini saudara.
tapi Faktanya Setan meninggalkan Yesus karena Yesus menang melalui Firman Allah.
ada TERTULIS, adalah senjata Yesus untuk mengalahkan pencobaan.

Bersambung..
« Last Edit: May 07, 2019, 10:07:34 AM by Simatupang@123 »
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 07, 2019, 12:34:41 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2522
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Justru Sola Scriptura itu adalah ajaran yang tidak diajarkan oleh Yesus Kristus. Yesus Kristus mengajar secara lisan.

Justru dari Setiap Ajaran Yesus, dapat disimpulkan bahwa Yesus Kristus adalah Penganut Sola Scriptura Sejati..

mari perhatikan setiap Khotbah dan Ajaran Yesus..
1. Matius Pasal 4, ketika dicobai oleh Setan, Yesus Kristus menang melawan Pencobaan dengan Senjata "ADA TERTULIS"
2. Tuhan Yesus suka belajar Nubuatan, Matius 26:24
3. dalam Khotbah dan Ajaran Yesus Kristus selalu menyebut "ADA TERTULIS" Matius 21:13, Matius 26:31
4. singkat cerita seluruh aspek kehidupan Yesus adalah Kegenapan dari Ada Tertulis, yaitu Kitab Perjanjian Lama.. Matius 26:56

Yesuslah teladan kita... Penganut Sola Scriptura Sejati..  :afro:  :afro:

Quote
Quote
nyatanya Gereja yang dipimpin oleh Paus tidak membebaskan Firman Allah untuk direnungkan dan dipelajari Khalayak Ramai.. (Sumber menyusul)
Agar tidak menjadi fitnah, memang @Simatupang@123 harus menyertakan sumbernya.

pada Abad Pertengahan, sebelum Reformasi..
Katolik Roma melarang menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa masing masing, negara dan wilayah.
tapi tetap membuat Firman itu dalam bahasa Latin, yang tidak dapat mengerti oleh khalayak ramai..

Selama abad pertengahan, penerjemahan dalam bahasa lain dilarang.,
Terjemahan Alkitab lengkap dalam bahasa Prancis kuno muncul pada akhir abad ke-13.
dan Terjemahan bahasa Inggris yang terkenal pada abad ke-14.
sumbernya ini: https://id.wikipedia.org/wiki/Penerjemahan_Alkitab#Abad_Pertengahan

adanya pelarangan Terjemahan ke dalam bahasa sehari hari oleh stiap bangsa dan negara.. kutangkap adalah bentuk pembatasan atau pelarangan, bahwa Firman itu tidak boleh direnungkan oleh Khalayak ramai..
namun terbatas hanya kepada orang orang tertentu saja..

salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
May 08, 2019, 12:42:39 AM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3030
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Paus terpilih dari beberapa kandidat, dan dipilih dengan cara seperti para rasul memilih Matias sebagai penerus kerasulan Yudas Iskariot. Setiap orang bebas hendak mempercayai cara pemilihan yang dicatat di Perjanjian Baru seperti itu, atau tidak mau percaya. Setiap orang bebas menyatakan diri percaya pada catatan di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru,
sepakat..  :afro: :afro:
betul sekali, adalah kebebasan setiap orang, atau adalah hak prerogatif seseorang untuk memilih bagi dirinya sendiri, sesuai dengan hati nuraninya untuk percaya atau tidak percaya perkataan Firman Tuhan.
sekalipun seluruh setan setan bersatu padu untuk membujuk agar seorang pribadi tidak percaya Firman Tuhan, namun keputusan Final untuk percaya atau tidak adalah keputusan seorang pribadi tersebut.
sekalipun Tuhan Yesus dan seluruh isi surga bersatu padu untuk membujuk agar seorang pribadi percaya kepada Firman Tuhan, namun keputusan Final untuk percaya atau tidak adalah keputusan seorang pribadi tersebut.
bagian kita adalah menyatakan kebenaran, sementara pertobatan adalah Kemurahan Tuhan yang diterima oleh seorang pribadi tersebut.
Martin Luther berkata:
Bukan dengan Pedang seseorang ditobatkan, tapi dengan Pena dan Firman.
Syukurlah, bahwa @Simatupang@123 sepakat dengan kebebasan/kemerdekaan individual itu. Dengan begitu kumaknai bahwa @Simatupang@123 sadar memilih percaya atau tidak percaya terhadap tulisan di Injil dan Perjanjian Baru.

Bagian kita menyatakan kebenaran? Apa maksudnya?
Bagaimana cara menyatakan kebenaran?
Kebenaran apa yang dapat dinyatakan manusia bila tidak diberi kewenangan oleh Tuhan?

Menurut pendapatku, meskipun perkataan Martin Luther memiliki nilai kebenaran menurut logika manusia, tidak patut memegang teguh pendapat Martin Luther. Bagaimana mempertobatkan seorang buta huruf dengan pena? Bagaimana mempertobatkan seorang tuli dengan firman?

Jika di Injil tercatat bahwa Yesus Kristus senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman, lalu perkataan itu diartikan bahwa yang senantiasa disertai Yesus Kristus adalah rasul dan bukan penerus rasul, merdeka saja. Menurut pemahamanku, Yesus Kristus melakukan yang bermanfaat untuk menyelamatkan jemaatNya. Jika Yesus Kristus hanya menyertai rasul dan tidak menyertai penerus rasul, maka jemaat yang ditinggal para rasul tidak mempunyai pengajar yang mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus.
sangat setuju untuk yang ku Bold Merah diatas.
apa yang menjadi dasar kita untuk mengatakan seseorang adalah Penerus Rasul.. ?
alasan sederhana menurut saya adalah, seorang Penerus Rasul akan mengikuti jejak para Rasul yang adalah Pengikut Yesus.
Jadi dengan kata lain, ajaran Yesus akan diikuti oleh para Rasul, dan ajaran Rasul akan diikuti oleh penerus Rasul, jadi baik ajaran Penerus Rasul, Ajaran Rasul dan Ajaran Yesus Kristus, dan Para Nabi baik di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, tidak akan saling bertentangan.
Ada bagian yang kurang kusepakati.
Mengingat masih banyak hal yang harus dikatakan Yesus Kristus kepada rasul namun belum dikatakan karena rasul belum sanggup menanggung (Yoh 16:12), maka ajaran rasul dan penerus rasul tidak identik dengan ajaran Kristus. Bahwa hal-hal yang harus disampaikan kepada rasul itu yang kemudian disampaikan ketika rasul atau penerus rasul sanggup menanggung, belum disampaikan kepada rasul atau penerus rasul. Pada kondisi seperti itu pula maka Tuhan Yesus Kristus menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman. Kumaknai, meski rasul sudah meninggal, Tuhan Yesus Kristus tetap menyertai penerus rasul.
Jika Tuhan Yesus Kristus hanya menyertai rasul sampai kepada akhir zaman, padahal, rasul sudah meninggal, itu berarti jemaat yang ditinggal rasul di dunia tidak memiliki pengajar yang kompeten sampai kepada akhir zaman.
Jadi, setiap rasul atau penerus rasul sudah sanggup menanggung, Tuhan Yesus Kristus menyampaikan hal yang harus dikatakanNya itu. Dan, disampaikan bukan sekaligus, melainkan berangsur-angsur sampai kepada skhir zaman.

SAMBUNGIN
« Last Edit: May 08, 2019, 11:10:30 AM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)