Author Topic: Benang Merah Agama  (Read 1181 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 08, 2016, 01:08:46 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1001
  • Gender: Male
  • Digital age is a quantum leap for mankind.
  • Denominasi: Humanisme
Walau pun sepertinya ada banyak agama, namun sebenarnya agama terbagi 2 saja, yaitu agama Samawi/Langit dan agama Dharma/Bumi.

Agama Samawi dimulai dari Yahudi, lalu Kristen, Katolik, Islam. Ada juga Zoroaster, Baha'i, Sikh, dll
Agama Dharma adalah Hindu, Buddhism, Khong Hu Cu, Tao, Jainisme, Shinto, dll..

Benang merah agama Samawi adalah Abraham yang bertemu Tuhan dan berpuncak pada sosok Yesus. Walau memang Samawi jarang akur, namun best chance itu Yesus karena dari semua agama yg ada, hanya Yesus yg menjanjikan keselamatan. Tujuan akhir agama langit adalah masuk surga. Dan terlepas dari semua ketidaksetujuan agama lain, Kristen memiliki keunikan tsersebut.

Benang merah agama Dharma adalah pencarian batin. Agama Dharma tidak menjanjikan hadiah dari sosok wahyu tertentu. Dharma lebih menekankan usaha menuju pencerahan  tergantung individu tersebut melatih dirinya. Agama Dharma mengenal reinkarnasi, sehingga tujuan akhirnya bukanlah surga (surga hanya salah satu alam eksistensi), namun lepas dari kelahiran sepenuhnya.

Terakhir, zaman makin maju, sekarang banyak yg mulai mencampur2kan kepercayaan mereka. Mereka tidak suka terikat label tertentu. Thank you for reading.
Only love can extinguish hatred, like water extinguishes fire.
July 08, 2016, 05:10:25 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
Walau pun sepertinya ada banyak agama, namun sebenarnya agama terbagi 2 saja, yaitu agama Samawi/Langit dan agama Dharma/Bumi.

Agama Samawi dimulai dari Yahudi, lalu Kristen, Katolik, Islam. Ada juga Zoroaster, Baha'i, Sikh, dll
Agama Dharma adalah Hindu, Buddhism, Khong Hu Cu, Tao, Jainisme, Shinto, dll..

Benang merah agama Samawi adalah Abraham yang bertemu Tuhan dan berpuncak pada sosok Yesus. Walau memang Samawi jarang akur, namun best chance itu Yesus karena dari semua agama yg ada, hanya Yesus yg menjanjikan keselamatan. Tujuan akhir agama langit adalah masuk surga. Dan terlepas dari semua ketidaksetujuan agama lain, Kristen memiliki keunikan tsersebut.

Benang merah agama Dharma adalah pencarian batin. Agama Dharma tidak menjanjikan hadiah dari sosok wahyu tertentu. Dharma lebih menekankan usaha menuju pencerahan  tergantung individu tersebut melatih dirinya. Agama Dharma mengenal reinkarnasi, sehingga tujuan akhirnya bukanlah surga (surga hanya salah satu alam eksistensi), namun lepas dari kelahiran sepenuhnya.

Terakhir, zaman makin maju, sekarang banyak yg mulai mencampur2kan kepercayaan mereka. Mereka tidak suka terikat label tertentu. Thank you for reading.

betul kalau bicara tentang Agama. lain ketika berbicara tentang apakah kita di ciptakan, dan bila iya siapakah dia yg menciptakan kita? bagaimana karakternya, apa tujuannya, dst, dst. Dari semua agama yg pernah saya baca, hanya Allah dalam alkitab yang berani membuat klaim ttg eksistensinya, dan menantang kita untuk menyaksikan bhw apa yg diucapkannya terjadi, dan dia mengucapkannya dengan terang2an, tidak sembunyi2, dan sejak dulu kala, dengan tujuan agar manusia tahu, bahwa dia ada. CMIIW, bila tyt anda temukan ada allah yg diceritakan seperti itu dlm kitab ajaran agama lain.
July 11, 2016, 06:12:52 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12923
    • fossil coral cantik
Walau pun sepertinya ada banyak agama, namun sebenarnya agama terbagi 2 saja, yaitu agama Samawi/Langit dan agama Dharma/Bumi.

Agama Samawi dimulai dari Yahudi, lalu Kristen, Katolik, Islam. Ada juga Zoroaster, Baha'i, Sikh, dll
Agama Dharma adalah Hindu, Buddhism, Khong Hu Cu, Tao, Jainisme, Shinto, dll..

Benang merah agama Samawi adalah Abraham yang bertemu Tuhan dan berpuncak pada sosok Yesus. Walau memang Samawi jarang akur, namun best chance itu Yesus karena dari semua agama yg ada, hanya Yesus yg menjanjikan keselamatan. Tujuan akhir agama langit adalah masuk surga. Dan terlepas dari semua ketidaksetujuan agama lain, Kristen memiliki keunikan tsersebut.

Benang merah agama Dharma adalah pencarian batin. Agama Dharma tidak menjanjikan hadiah dari sosok wahyu tertentu. Dharma lebih menekankan usaha menuju pencerahan  tergantung individu tersebut melatih dirinya. Agama Dharma mengenal reinkarnasi, sehingga tujuan akhirnya bukanlah surga (surga hanya salah satu alam eksistensi), namun lepas dari kelahiran sepenuhnya.
Kalo mikir2 terus dan terus mikir2, pikir2 saya ujung2nya bisa bisa "jatoh" di agama Dharma.  :char11:

Karena sempet terlintas dipikiran saya bahwa "tuhan" adalah Karma (Law).
Q : mau menjadi X ?
A : lakukan bla3x - jangan lakukan blu3x

Q : tidak mau menjadi Y ?
A : jangan lakukan ble3x - lakukan blo3x

:)
salam.
July 14, 2016, 01:54:12 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1001
  • Gender: Male
  • Digital age is a quantum leap for mankind.
  • Denominasi: Humanisme
Kalo mikir2 terus dan terus mikir2, pikir2 saya ujung2nya bisa bisa "jatoh" di agama Dharma.  :char11:

Karena sempet terlintas dipikiran saya bahwa "tuhan" adalah Karma (Law).
Q : mau menjadi X ?
A : lakukan bla3x - jangan lakukan blu3x

Q : tidak mau menjadi Y ?
A : jangan lakukan ble3x - lakukan blo3x

:)
salam.

Ada tambahan lagi. Samawi berkonsep pada Tuhan personal. All-powerful being yang mengatur keseluruhan alam semesta.

Sedangkan Dharma berkonsep pada Tuhan impersonal. Tuhan personal justru dianggap dewa atau mahadewa di dalam kosmologi mereka.
« Last Edit: July 15, 2016, 01:06:54 AM by atheismforbetterfuture »
Only love can extinguish hatred, like water extinguishes fire.
July 14, 2016, 08:03:07 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Apa yang ingin dibahas dalam topik ini?

Setelah memaparkan "benang merah agama",  bahwa sebenarnya agama  terkelompok ke agama Samawi/Langit atau agama Dharma/Bumi, kemudian banyak yang mulai mencampur-campurkan kepercayaannya, selanjutnya, apa yang hendak dibahas? Seluk-beluk agama Samawikah? Seluk-beluk agama Dharmakah? Atau malah ingin  mencampur-campur?

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
July 14, 2016, 09:30:36 AM
Reply #5
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Ya, menurut pmahaman saya, kl bicara agama, mungkin agama terbagi dalam 2 golongan besar,
Ptama adalah agama yg fokus pd Allah (atau sesuatu mahkluk supranatural),
Kedua adalah agama dg fokus pd manusia.

Agama yg fokus pd Allah tdiri dari agama dg konsep Allah yg personal vs agama dg konsep Allah yg impersonal.

Kl agama yg fokus pd manusia itu umumnya tidak menjelaskan mengenai Allah, jikapun ada maka konsep Allah itu impersonal cenderung agnostik.

Agama dg konsep Allah yg personal dan impersonal akan menitikberatkan pada ritual/identitas dan perilaku baik, namun ritual/identitas seringkali menjadi fokus utama lebih daripada perilaku.

Agama dg fokus pd manusia akan menitikberatkan pada perilaku.

Itu mnrt saya....
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
July 14, 2016, 10:08:14 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Tuh, ternyata sudah muncul varian.

Kalo TS mengelompokkan agama ke Samawi dan Dharma, ternyata @Siip mengelompokkan agama kepada fokus atau titik perhatian agama.

Okkelah. Selanjutnya, apa yang hendak dibahas?

Menurut pendapatku, dengan membaca judul, pikiranku mengarah pada linier waktu. Agama dari waktu ke waktu. Untaian waktu ke waktu yang dilalui eksistensi agama, menggambarkan benang merah. Maka, TS mengemukakan topik.

Namun, jika "benang merah" dari agama yang TS maksudkan sebagai agama Dharma, dan agama yang @Siip maksudkan sebagai yang berfokus pada manusia, menurut pendapatku, tidak ada benang merahnya. Sebab, agama Dharma misalnya antara Hindu dan Budha, bukan suatu kesinambungan, tidak membentuk "benang merah". Agama Hindu dan Budha, dan juga agama yang berfokus pada manusia, berkembang pada tempat yang berbeda, dengan tokoh utama yang berbeda, meskipun sama-sama berdasar kepada filsafat.

Itu berbeda dengan agama Samawi, yang secara garis besar menurut garis waktu dapat dikelompokkan menjadi Yahudi, Kristen, dan Islam. Tokoh-tokoh di agama Samawi itu banyak yang sama, setidaknya hampir sama, dan jika dikaitkan dengan linier waktu, teruntai membentuk benang merah.

Saya belum tahu, dari segi apanya hal yang hendak dibahas.

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
July 14, 2016, 11:08:17 AM
Reply #7
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6471
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
TS sptnya hanya membahas 2 jenis agama timur diantara sekian banyak agama timur/barat lainnya.

Agama timur itu ada yg samawi (abrahamik) dan di situ TS mjelaskan benang merah agama samawi.
Kmudian agama timur lainnya adalah agama yg bkembang di China-India, lalu dia mjelaskan psamaan antara agama-agama timur tsb.

Jd hanya benang merah aliran agama tertentu saja.

Kl saya mcampurkan lg dg beragam agama Timur spt misalnya kejawen di jawa, ada agama pagan di barat, ada agama suku Inca/Maya, agama gnostik/agnostik, dll.

Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
July 14, 2016, 12:28:47 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
TS sptnya hanya membahas 2 jenis agama timur diantara sekian banyak agama timur/barat lainnya.

Agama timur itu ada yg samawi (abrahamik) dan di situ TS mjelaskan benang merah agama samawi.
Kmudian agama timur lainnya adalah agama yg bkembang di China-India, lalu dia mjelaskan psamaan antara agama-agama timur tsb.

Jd hanya benang merah aliran agama tertentu saja.

Kl saya mcampurkan lg dg beragam agama Timur spt misalnya kejawen di jawa, ada agama pagan di barat, ada agama suku Inca/Maya, agama gnostik/agnostik, dll.
Baiklah.
Maksud @Siip, yang dikemukakan TS lebih sedikit atau lebih kecil atau lebih sempit daripada yang yang @Siip maksudkan, bukan? Okkelah.

Nah, jika "benang merah" yang kumaksudkan terkait dengan linier waktu, dapat ditarik pada agama Samawi. Sementara, pada agama Dharma (atau lebih luas, agama yang berfokus pada manusia), "benang merah" yang bagaimana yang dimaksud? Sependek pengetahuanku, meski agama Dharma (atau lebih luas, agama yang berfokus pada manusia) itu sama-sama berdasar filsafat, masing-masing agama itu tidak sinambung satu dengan lainnya.
"Benang merah" yang bagaimana yang akan dibahas darinya?
Apakah poin-poin persamaannya?
Jika poin-poin persamaan, kupikir, tidak cocok disebut sebagai "benang merah", tetapi disebut saja sebagai "poin persamaan" agama.

Jadi, jika menggunakan judul yang ada sekarang, menurut pendapatku, yang dapat ditarik "benang merah" ialah pada agama Samawi. Agama-agama yang berdasarkan filsafat, akan sulit menarik "benang merah"-nya. Mungkin ada poin-poin yang sama pada agama-agama berdasar filsafat, tetapi menurut pendapatku, itu kebetulan semata, bukan merupakan "benang".

Tapi, apapun pendapatku, kupikir, sangat penting bila TS menjelaskan apa yang hendak dibahas pada topik ini.

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
July 15, 2016, 01:03:04 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1001
  • Gender: Male
  • Digital age is a quantum leap for mankind.
  • Denominasi: Humanisme
Baiklah.
Maksud @Siip, yang dikemukakan TS lebih sedikit atau lebih kecil atau lebih sempit daripada yang yang @Siip maksudkan, bukan? Okkelah.

Nah, jika "benang merah" yang kumaksudkan terkait dengan linier waktu, dapat ditarik pada agama Samawi. Sementara, pada agama Dharma (atau lebih luas, agama yang berfokus pada manusia), "benang merah" yang bagaimana yang dimaksud? Sependek pengetahuanku, meski agama Dharma (atau lebih luas, agama yang berfokus pada manusia) itu sama-sama berdasar filsafat, masing-masing agama itu tidak sinambung satu dengan lainnya.
"Benang merah" yang bagaimana yang akan dibahas darinya?
Apakah poin-poin persamaannya?
Jika poin-poin persamaan, kupikir, tidak cocok disebut sebagai "benang merah", tetapi disebut saja sebagai "poin persamaan" agama.

Jadi, jika menggunakan judul yang ada sekarang, menurut pendapatku, yang dapat ditarik "benang merah" ialah pada agama Samawi. Agama-agama yang berdasarkan filsafat, akan sulit menarik "benang merah"-nya. Mungkin ada poin-poin yang sama pada agama-agama berdasar filsafat, tetapi menurut pendapatku, itu kebetulan semata, bukan merupakan "benang".

Tapi, apapun pendapatku, kupikir, sangat penting bila TS menjelaskan apa yang hendak dibahas pada topik ini.

Salam olahraga.

Baru nyadar fotomu beda wkwk  :ashamed0004: :ashamed0004:

Saya kasih judul benang merah supaya bisa dibahas, apakah hubungan antara semua agama yg ada?
Dari saya, secara garis besar agama hanya terbagi 2 yg saya sebutkan itu.

Ada tambahan buat Sip, Agama bumi pun mengenal supranatural. Hanya saja mereka memaknainya berbeda.
Yang lokal dulu di Indonesia adalah Kejawen dan Sunda Wiwitan (sebelum agama resmi masuk ke indonesia) mengenal konsep roh nenek moyang dan dewa2 dalam wujud alam.
Only love can extinguish hatred, like water extinguishes fire.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)