Author Topic: MESIAS atau Gereja Katolik di Matius 16:18?  (Read 6301 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 09, 2016, 01:18:55 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8052
  • Denominasi: Newbie Baru Belajar
Posisi SdT: I DO believe that Peter's confession is the Rock; however, I do not believe that Peter's confession alone is the Rock. The Rock is Peter himself and also his confession. The two cannot be separated.  It is [both/and] not [either/or] 

For those who believe that the Rock is peter's confession alone, I will present my question to you after quoting some passages from Scripture that my question has to do with.



Yoh 11:27   Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

Yoh 1:34   Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."

Yoh 1:41   Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

Yoh 1:49   Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"



My questions are:
1. If the Rock is peter's confession alone, then why didn't Jesus called Martha, Nathanael, etc as "the rock" ?

2. If confession is all it took for Jesus to start making people rocks and handing out keys, then why did He wait until Peter professed it?

Repentance and humility establish the soul. Charity and meekness strengthen it.
- Monk Evagrius
September 09, 2016, 03:52:28 AM
Reply #21
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 46
  • Denominasi: Kristen
Posisi SdT: I DO believe that Peter's confession is the Rock;


No you don't.

Umat katholik DIHARUSKAN hanya percaya apa yang diajarkan Magisterium, terutama mengenai Matius 16:18 ini.

Matius 16 ayat yang ke 18 (saja) diajarkan oleh gereja katolik sebagai legitimasi bahwa Yesus mendirikan satu2nya gereja katolik pada abad ke 3 yang dipimpin pengganti Petrus.

Boleh dilihat dari penjelasan2 gereja katolik yang bertebaran dimana2 apakah mengenai Yesus adalah Mesias Anak Allah Juru Selamat atau mengenai Gereja yang dipimpin Vicar Kristus.

however, I do not believe that Peter's confession alone is the Rock. The Rock is Peter himself and also his confession. The two cannot be separated.  It is [both/and] not [either/or] 

For those who believe that the Rock is peter's confession alone, I will present my question to you after quoting some passages from Scripture that my question has to do with.



Yoh 11:27   Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

Yoh 1:34   Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."

Yoh 1:41   Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

Yoh 1:49   Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"



My questions are:
1. If the Rock is peter's confession alone, then why didn't Jesus called Martha, Nathanael, etc as "the rock" ?

2. If confession is all it took for Jesus to start making people rocks and handing out keys, then why did He wait until Peter professed it?


Pertama, apa kamu ingin semua orang yang percaya Yesus namanya diganti Petrus?

Pertanyaan pertama anda juga sebagai jawaban pandangan gereja katolik mengenai matius 16 adalah mengenai berdirinya gereja katolik.

Yang kedua, Yesus tentu memiliki pertimbangan mengenai waktu. Contohnya peristiwa Yesus naik ke sorga atau menurunkan ROH KUDUS setelah 40 hari.

Mengenai kunci sorga atau kuasa2 lain yang diinginkan oleh "pengganti" Petrus sudah ada threadnya di Tradisi Suci Simon Magis http://forumkristen.com/index.php?topic=43715.0


Joh 1:12 Tetapi SEMUA orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.
September 09, 2016, 06:11:04 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Posisi SdT: I DO believe that Peter's confession is the Rock; however, I do not believe that Peter's confession alone is the Rock. The Rock is Peter himself and also his confession. The two cannot be separated.  It is [both/and] not [either/or] 

For those who believe that the Rock is peter's confession alone, I will present my question to you after quoting some passages from Scripture that my question has to do with.


Reff: http://www.sarapanpagi.org/batu-dasar-jemaat-vt381.html#p810

Dan, terakhir tentang Roma (Katolik Roma), apakah benar Jemaat Roma itu adalah Gereja dimana Rasul Petrus-lah menggembalakannya? Hal ini juga tentu berasal dari kepercayaan yang sebatas "sektarian/ kelompok" saja, sebab tidak ada catatannya di dalam Alkitab Perjanjian Baru. Justru dalam Alkitab Kanonik Perjanjian Baru Rasul Paulus-lah yang menulis surat penggembalaan bagi jemaat di Roma. Dan jikalau Petrus dianggap sebagai rasul yang paling supreme, kita melihat bahwa justru Rasul Yohanes yang diperkenan Tuhan Yesus menerima wahyu-Nya dan menjadi penutup Alkitab Perjanjian Baru. Jikalah Rasul Petrus dianggap yang paling supreme, kita tahu dalam perjalanan kerasulannya, Petrus tidak terlepas dari kesalahan. Terbukti Alkitab perjanjian Baru Rasul Paulus pernah menegor bahwa Petrus melakukan kesalahan (lihat bahasan: http://www.sarapanpagi.org/paulus-menegur-petrus-di-antiokhia-galatia-2-11-14-vt2005.html#p10296 ). Petrus pergi dan tinggal di Roma hanya berasal dari catatan-catatan tradisi Gereja. Kota Roma kala itu adalah pusat seluruh Kekaisaran Romawi. Di sana, Petrus mempertobatkan banyak orang. Ketika penganiayaan yang kejam terhadap orang-orang Kristen dimulai, jemaat di sana memohon pada Petrus untuk meninggalkan Roma dan menyelamatkan diri. Dan, dari sini kita mengenal kisah yang juga berasal dari Tradisi Gereja "Quo Vadis", yang "konon" menurut tradisi, ia memang sedang dalam perjalanan meninggalkan Roma ketika ia berjumpa dengan Yesus di tengah jalan. Rasul Petrus bertanya kepada-Nya, "Tuhan hendak ke manakah Engkau pergi?" (dalam bahasa Latin: "Quo Vadis Domine?") Jawab Yesus, "Aku datang untuk disalibkan kedua kalinya." Kemudian Petrus berbalik dan kembali ke Roma. Ia mengerti bahwa penglihatannya berarti bahwa ia harus menderita dan mati bagi Tuhan Yesus, di Roma. Kita tahu bahwa umat Katolik Roma disamping mendasarkan keimanan kepada Alkitab juga kepada Tradisi Suci. Tradisi Suci mereka mengatakan Petrus-lah yang mendirikan & menggembalakan Jemaat di Roma, ya jadilah itu yang dipercayai. Maka, sekali lagi saya memposisikan diri saya untuk tidak mempersoalkan hal tersebut, dan menghormati jika memang itu kepecayaan yang dipilih. People can believe what they want to believe in.... itu namanya "freedom of faith."
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
September 09, 2016, 08:07:39 AM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
@cinta bhinneka, ulasan yg menariDan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas bahan bangunan ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.k.
Tapi jgn gak disertai kata INI dalam batu karang ini. Gak gitu nanti batu karangnya diganti entah apa gara2 kata INI nya dihilangkan.
Kata "INI" tentunya merujuk dari percakapan Yesus dan murid2 sebelum maupun ayat sesudahnya, jadi bukan asal comot batu karang entah dari mana.
Ayat lain di matius 16 diakui gak oleh gereja katolik? Kalau nggak ya sudah beda kasus.
Maksud @Uits, kata "ini" harus senantiasa dilekatkan dengan "batu karang"? Bukankah kata "ini" adalah kata penunjuk dekat?
Dan di pos @Cinta Bhinnekaa itu, kata "ini" tetap diikutsertakan, bukan dihilangkan.
Seperti berikut, bukan?
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas bahan bangunan ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
dan
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas Yesus Kristus ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
dan
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas Simon Petrus ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Lalu, mengapa @Uits menuliskan:
Tapi jgn gak disertai kata INI dalam batu karang ini. Gak gitu nanti batu karangnya diganti entah apa gara2 kata INI nya dihilangkan.

Kalau dicermati, pos @Cinta Bhinneka tidak menghilangkan kata "ini". Atau, @Cinta Bhinnekaa salah mengartikan maksud pos @Uits? Bisa @Uits kemukakan dengan redaksi berbeda, agar @Cinta Bhinneka tidak salah mengartikannya?

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
September 09, 2016, 08:52:16 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Ijin berpendapat tentang ini:
...
Terbukti Alkitab perjanjian Baru Rasul Paulus pernah menegor bahwa Petrus melakukan kesalahan (lihat bahasan: http://www.sarapanpagi.org/paulus-menegur-petrus-di-antiokhia-galatia-2-11-14-vt2005.html#p10296 ).
...
Kalau kucermati, pada kasus itu, dikatakan bahwa "Petrus melakukan kesalahan", dikaitkan dengan beringsutnya Petrus dari tempat duduknya yang sebelumnya satu meja bersama orang-orang "tidak bersunat". Bahwa Petrus dipersalahkan karena "diduga", sekali lagi, "diduga", Petrus takut akan saudara-saudara yang bersunat, jika ketahuan Petrus semeja dengan orang-orang tidak bersunat".
Benarkah Petrus takut diketahui semeja dengan orang tidak bersunat?

Menurut pendapatku, berpindahnya Petrus dari tempat duduk semeja dengan orang tidak bersunat, semata-mata bukan karena takut diketahui oleh kalangan Yakobus. Dasar pikiranku berpendapat demikian itu, mengingat peristiwa Antiokia itu terjadi setelah peristiwa di mana Petrus menginjili Kornelius yang orang Italia (tidak bersunat juga). Masyakan Petrus takut diketahui semeja dengan orang tidak bersunat, padahal, Petrus sudah menginjili orang tidak bersunat?

Maksudku, dikatakan bahwa Petrus salah karena takut diketahui duduk semeja dengan orang tidak bersunat, bila disinkronkan dengan bahwa sebelum itu Petrus sudah menginjili orang tidak bersunat, tidak sinkron. Jadi, menurut pendapatku, tuduhan bahwa Petrus salah di Gal 2:12 itu, belum kutemukan jenis kesalahan yang dimaksudkan.
Betapa menyenangkan jika ada poster yang berkenan menggambarkan kesalahan Petrus, dan gambaran kesalahan itu tidak terbantahkan. Kupikir, kesalahan Petrus yang disebut di Gal 2:11, belum berterima di pikiranku, dengan alasan seperti kukemukakan di atas.

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
September 09, 2016, 09:54:18 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kalo soal itu udah ngga usah dilogikain lagi, sudah tertulis jelas apa adanya :

Galatia 2
11. Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah.

tertulis jelas dia salah ya dia salah
hal itu ditulis dalam inspirasi ROH KUDUS oleh Paulus
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 09, 2016, 10:03:27 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA
Ya, setuju dengan HenHen.

Saya suka membaca ayat apa adanya saja, tanpa bawa2 denominasi "saya berasal darimana." Sama juga ketika saya menemukan Martin Luther ga bener, sayapun dengan terbuka mengakui kesalahannya. Reff: http://www.sarapanpagi.org/luther-hitler-Kristen-dan-yahudi-vt8355.html

Ketika benar2 ingin belajar Alkitab, sebaiknya kita membuang sikap "sektarian" dan membuang sikap-sikap membawa-bawa supremasi denominasi kita.

Alkitab kita "Ya" dan "amin", kalau dia menulis "bersalah" yang memang "bersalah"-lah dia, jangan lantas menjadikanya pada makna "tidak bersalah". Sebab kata "bersalah" itu tidak berdiri sendiri. Ayat ini dengan jelas menyatakan Rasul Paulus berani secara terbuka "menentang"-nya. Lha kalau diartikan "tidak bersalah" demi menjaga "kewibawaan Gereja Katolik Roma", seharusnya kata "aku menentang"-nya yang dinyatakan Rasul Paulus juga harus "turut diplesetkan" menjadi "aku mendukungnya".......... Tapi apakah ini suatu pemahaman ayat yang benar?


* Galatia 2:11
LAI TB, Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah.
KJV, But when Peter was come to Antioch, I withstood him to the face, because he was to be blamed.
TR, οτε δε ηλθεν πετρος εις αντιοχειαν κατα προσωπον αυτω αντεστην οτι κατεγνωσμενος ην
Translit interlinear, hote {ketika} de {tetapi} êlthen {datang} petros {petrus} eis {ke} antiokheian {antiokhia} kata prosôpon {dengan terbuka} autô {dia} antestên {aku menentang, verb - second aorist active indicative - first person singular } hoti {karena} kategnôsmenos ên {dia dianggap salah, find fault with, verb - perfect passive participle - nominative singular masculine }

Dan coba seterusnya baca ayat 13. Paulus bahkan meneruskannya dengan menyatakan "Petrus munafik (ὑπόκρισις-hupokrisis.... seperti orang2 Yahudi yg lain)." Nah apakah demi menjaga "kewibawaan Gereja Katolik Roma" kata "munafik/ hipokrit" harus digantin maknanya menjadi "tulus"?

Dan seandainya Surat ini "menyinggung" kewibawaan suatu denominasi, apa ya mungkin Surat ini dibuang dari Perjanjian Baru?

Mari membaca ayat dengan apa adanya, secara "PLAIN (PESHAT)" yang JUJUR, bukan dalam lingkup "sektarian/ denominasi."
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
September 09, 2016, 11:42:16 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
kalo soal itu udah ngga usah dilogikain lagi, sudah tertulis jelas apa adanya :
Galatia 2
11. Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah.
tertulis jelas dia salah ya dia salah
hal itu ditulis dalam inspirasi ROH KUDUS oleh Paulus
Baiklah, kita mempercayai apa hendak kita percayai.

Tentang Gal 2:11 Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah, menurut pemahamanku, tidak dapat dipisahkan dengan ayat 12 Karena sebelum beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat, tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. Dengan dimulainya ayat 12 menggunakan kata "karena", maka kutang-kap, Paulus mempersalahkan Kefas, terkait dengan Kefas menjauhi teman makan semejanya (kaum tidak bersunat) pada saat kedatangan kalangan Yakobus (kaum bersunat).
Artinya, Paulus mempersalahkan Kefas yang menjauh dari kaum tidak bersunat ketika datangnya kaum bersunat.
Benarkah Kefas menjauh dari kaum tidak bersunat karena takut atas kedekatannya dengan kaum tidak bersunat diketahui oleh kaum bersunat?
Kupikir, tidak benar.
Kalo dicermati ke Kisah Para Rasul dan memandang urutan waktunya linier, dalam arti waktu terjadinya Kis 1 lebih dahulu daripada waktu terjadi Kis 2, dst, diketahui bahwa Kefas menginjili Kornelius pada Kis 10. Sementara Saulus menjadi Paulus di Kis 9, dan belum dikisahkan menginjil ke mana-mana.
Dari kondisi itu, bisa diketahui bahwa peristiwa yang dimaksudkan oleh Gal 2:11-12 terjadi setelah Kis 10, di mana Kefas mengijili Kornelius (kaum tidak bersunat).

Apakah mungkin, di satu sisi Kefas sudah menginjili kaum tidak bersunat dan sudah mempertanggungjawabkannya (Kis 11), lalu di sisi lain, Kefas takut terlihat oleh kaum bersunat atas kedekatannya dengan kaum tidak bersunat?

Nah, @Cinta Bhinneka sudah mengutarakan pikiran terhadap hal itu. Kita (para poster), merdeka hendak memilih pikiran yang manapun.  Bebas menerima bahwa Kefas bersalah, takut kedekatannya dengan kaum tidak bersunat dilihat/diketahui oleh kaum bersunat, bebas pula untuk menolaknya.

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
September 09, 2016, 11:47:03 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9470
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Kalau cinta bilang itu tidak benar
artinya cinta mempersalahkan Paulus yang jelas2 menulis Kefas bersalah
saya percaya Cinta atau Paulus? Ya jelas Paulus
sesimple itu saja sudah ngga usah diperdebatkan lagi

ini sama saja prinsipnya koq dengan menerima nats bahwa kunci kerajaan sorga itu hanya tercatat diberikan kepada pribadi Petrus apa adanya
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
September 09, 2016, 12:24:47 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Kukomentari yang menurutku perlu saja.
Ya, setuju dengan HenHen.
Saya suka membaca ayat apa adanya saja, tanpa bawa2 denominasi "saya berasal darimana."
Sepakat.
Cinta Bhinneka juga tidak membawa-bawa denominasi memaparkan pikiran dalam memposkan pendapat.

... Lha kalau diartikan "tidak bersalah" demi menjaga "kewibawaan Gereja Katolik Roma", seharusnya kata "aku menentang"-nya yang dinyatakan Rasul Paulus juga harus "turut diplesetkan" menjadi "aku mendukungnya".......... Tapi apakah ini suatu pemahaman ayat yang benar?
Wah... @SarapanPagi kenapa kehilangan obyektivitas, ya?
Emang, siapa yang mengkaitkannya dengan "kewibawaan Gereja Katolik Roma"? Kukira, "kewibawaan Gereja Katolik Roma" tidak perlu dijaga oleh manusia, kok. Bila percaya bahwa Gereja itu adalah "Tubuh Kristus", sama saja dengan Yesus Kristus ketika memikul salib ke Kalvari, diludahi, dicambuk, ditampar, ditendang, dll, tidak perlu dijaga kewibawaan-Nya. 

Dan coba seterusnya baca ayat 13. Paulus bahkan meneruskannya dengan menyatakan "Petrus munafik (ὑπόκρισις-hupokrisis.... seperti orang2 Yahudi yg lain)." Nah apakah demi menjaga "kewibawaan Gereja Katolik Roma" kata "munafik/ hipokrit" harus digantin maknanya menjadi "tulus"?
Lhah, tanpa mengkait-kaitkan dengan "kewibawaan Gereja Katolik Roma", pikiran @Cinta Bhinnekaa mengenai tudingan bersalah atau munafik atau apapun kepada Kefas, jika dikaitkan dengan "takut diketahui kaum bersunat bahwa Kefas semeja makan dengan kaum tidak bersunat", sungguh, belum berterima di benakku. Alasannya sudah kusampaikan, bahwa Kefas sudah menginjili Kornelius, kaum tidak bersunat itu.

Mari membaca ayat dengan apa adanya, secara "PLAIN (PESHAT)" yang JUJUR, bukan dalam lingkup "sektarian/ denominasi."
@Cinta Bhinneka terkesan dengan signature @SarapanPagi itu.
Ingin menyampaikan begini: Apakah dengan mengutarakan pikiranku kepadamu, aku harus kau tuding "sektarian" dan menjaga "kewibawaan Gereja Katolik Roma"?

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)