Author Topic: MESIAS atau Gereja Katolik di Matius 16:18?  (Read 7373 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 03, 2018, 09:30:44 PM
Reply #200
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3421
Mau tanya dikit nih Bro,  Yesus pernah memberikan Kunci Kerajaan Surga Kepada Petrus....
"Petrus" disitu adalah manusia atau Batu Karang Bro ?  :D :D :D

Salam Damai Bro...
Tuhan Memberkati...

Kunci Kerajaan Surga adalah pernyataan Petrus bahwa Yesus Anak Allah,itulah berita Injil yg harus di-imani oleh orang agar selamat.

December 04, 2018, 03:01:38 PM
Reply #201
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Mohon ijin nimbrung.

Terhadap ini:
Kunci Kerajaan Surga adalah pernyataan Petrus bahwa Yesus Anak Allah,itulah berita Injil yg harus di-imani oleh orang agar selamat.
Menurut pendapatku, dengan mencermati Mat 16:13-20, di mana pada ayat 19 dicatat Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga," pernyataan Kunci Kerajaan Surga adalah pernyataan Petrus bahwa Yesus Anak Allah, kurang tepat.

Sebab, berdasar pernyataan @jamu itu, yang kunci Kerajaan Sorga ialah pernyataan Petrus, berarti kunci Kerajaan Sorga sudah terucap dari mulut Petrus. Padahal, Yesus Kristus mengatakan akan memberikan kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, setelah Petrus mengatakan Yesus Anak Allah. Jika pernyataan Petrus bahwa Yesus adalah Anak Allah merupakan kunci Kerajaan Sorga, bagaimana Yesus Kristus akan memberikannya kepada Petrus? Petrus sudah mengatakannya, bukan?

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 06, 2018, 06:50:51 PM
Reply #202
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3421
Mohon ijin nimbrung.

Terhadap ini:Menurut pendapatku, dengan mencermati Mat 16:13-20, di mana pada ayat 19 dicatat Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga," pernyataan Kunci Kerajaan Surga adalah pernyataan Petrus bahwa Yesus Anak Allah, kurang tepat.

Sebab, berdasar pernyataan @jamu itu, yang kunci Kerajaan Sorga ialah pernyataan Petrus, berarti kunci Kerajaan Sorga sudah terucap dari mulut Petrus. Padahal, Yesus Kristus mengatakan akan memberikan kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, setelah Petrus mengatakan Yesus Anak Allah. Jika pernyataan Petrus bahwa Yesus adalah Anak Allah merupakan kunci Kerajaan Sorga, bagaimana Yesus Kristus akan memberikannya kepada Petrus? Petrus sudah mengatakannya, bukan?

Salam damai.


Kunci keselamatan setiap orang adalah iman dan iman datang dari pendengaran akan Firman yaitu bahwa Yesus Anak Allah sudah menebus dosa manusia sehingga manusia bisa selamat.

"Kerigma" itulah kunci yang utama tanpa perlu harus mengkultuskan pribadi seperti banyak terjadi di gereja yang mengutamakan tradisi bukannya Scriptura.

December 10, 2018, 01:37:14 PM
Reply #203
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Kunci keselamatan setiap orang adalah iman dan iman datang dari pendengaran akan Firman yaitu bahwa Yesus Anak Allah sudah menebus dosa manusia sehingga manusia bisa selamat.
Pada perkataan Yesus Kristus mengenai pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, tidak kutemukan ada sangkut-pautnya dengan keselamatan orang per orang. Bisa @jamu perjelas?

"Kerigma" itulah kunci yang utama tanpa perlu harus mengkultuskan pribadi seperti banyak terjadi di gereja yang mengutamakan tradisi bukannya Scriptura.
Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Magisterium adalah pilar hidup menggereja sebagai domba Kristus.
Jika Kristus sudah memilih orang-orang tertentu, dan pengikut Kristus menganggap orang-orang pilihan tersebut tidak mempunyai keutamaan, menurut pendapatku, pengikut Kristus yang seperti itu adalah pengikut Kristus abal-abal, menganggap Kristus tidak memilih orang-orang sekerja-Nya. Menempatkan orang-orang pilihan Tuhan sebagaimana mestinya, bukan pengkultusan.

Salam damai.
« Last Edit: December 10, 2018, 01:40:18 PM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 15, 2018, 08:56:11 AM
Reply #204
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3421
Pada perkataan Yesus Kristus mengenai pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, tidak kutemukan ada sangkut-pautnya dengan keselamatan orang per orang. Bisa @jamu perjelas?


Petruslah pembukan kunci Kerajaan Surga bagi bangsa bangsa lain saat menginjili Kornelius lalu diteruskan oleh Paulus sampai matinya.


Quote
Quote from: jamu on December 06, 2018, 06:50:51 PM
"Kerigma" itulah kunci yang utama tanpa perlu harus mengkultuskan pribadi seperti banyak terjadi di gereja yang mengutamakan tradisi bukannya Scriptura.
Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Magisterium adalah pilar hidup menggereja sebagai domba Kristus.
Jika Kristus sudah memilih orang-orang tertentu, dan pengikut Kristus menganggap orang-orang pilihan tersebut tidak mempunyai keutamaan, menurut pendapatku, pengikut Kristus yang seperti itu adalah pengikut Kristus abal-abal, menganggap Kristus tidak memilih orang-orang sekerja-Nya. Menempatkan orang-orang pilihan Tuhan sebagaimana mestinya, bukan pengkultusan.


Manusia itu rentan sesat makanya hanya Kitab Suci sumber kebenaran dan alat uji yang absolut sedangkan tradisi apalagi magisterium harus tunduk kepada Firman Tuhan yang tertulis,bukan sebaliknya.
December 16, 2018, 09:23:36 AM
Reply #205
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Pada perkataan Yesus Kristus mengenai pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus, tidak kutemukan ada sangkut-pautnya dengan keselamatan orang per orang. Bisa @jamu perjelas?
Petruslah pembukan kunci Kerajaan Surga bagi bangsa bangsa lain saat menginjili Kornelius lalu diteruskan oleh Paulus sampai matinya.
@jamu itu menulis apa? Kenapa tidak nyambung?
@Sotardugur Parreva meminta @jamu memperjelas maksud tulisanmu bahwa pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus oleh Yesus Kristus, tidak bersangkut-paut dengan keselamatan orang per orang.
Apa pula hubungannya dengan Petrus pembukan?
Selain jeblok, @jamu konyol.

Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Magisterium adalah pilar hidup menggereja sebagai domba Kristus.
Jika Kristus sudah memilih orang-orang tertentu, dan pengikut Kristus menganggap orang-orang pilihan tersebut tidak mempunyai keutamaan, menurut pendapatku, pengikut Kristus yang seperti itu adalah pengikut Kristus abal-abal, menganggap Kristus tidak memilih orang-orang sekerja-Nya. Menempatkan orang-orang pilihan Tuhan sebagaimana mestinya, bukan pengkultusan.
Manusia itu rentan sesat makanya hanya Kitab Suci sumber kebenaran dan alat uji yang absolut sedangkan tradisi apalagi magisterium harus tunduk kepada Firman Tuhan yang tertulis,bukan sebaliknya.
Dan di Injil dicatat bahwa masih banyak yang harus dikatalan Yesus Kristus kepada rasul, namun belum dikatakan karena rasul belum sanggup menanggungnya.
Karena kerentanan manusia pula sehingga Yesus Kristus senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman.
Bisa ditangkap?

Salam damai.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 16, 2018, 09:39:46 AM
Reply #206
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3421
Petruslah pembukan kunci Kerajaan Surga bagi bangsa bangsa lain saat menginjili Kornelius lalu diteruskan oleh Paulus sampai matinya.@jamu itu menulis apa? Kenapa tidak nyambung?
@Sotardugur Parreva meminta @jamu memperjelas maksud tulisanmu bahwa pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus oleh Yesus Kristus, tidak bersangkut-paut dengan keselamatan orang per orang.
Apa pula hubungannya dengan Petrus pembukan?
Selain jeblok, @jamu konyol.


Kunci itu fungsinya untuk membuka dan Petrus pembuka pertama berita Injil kepada bangsa lain lalu diteruskan oleh Pauluis

Kalau masih tidak paham memang kamu dasarnya bloon banget !


Quote
Quote from: jamu on December 15, 2018, 08:56:11 AM
Quote from: Sotardugur Parreva on December 10, 2018, 01:37:14 PM
Tradisi Suci, Kitab Suci, dan Magisterium adalah pilar hidup menggereja sebagai domba Kristus.
Jika Kristus sudah memilih orang-orang tertentu, dan pengikut Kristus menganggap orang-orang pilihan tersebut tidak mempunyai keutamaan, menurut pendapatku, pengikut Kristus yang seperti itu adalah pengikut Kristus abal-abal, menganggap Kristus tidak memilih orang-orang sekerja-Nya. Menempatkan orang-orang pilihan Tuhan sebagaimana mestinya, bukan pengkultusan.
Manusia itu rentan sesat makanya hanya Kitab Suci sumber kebenaran dan alat uji yang absolut sedangkan tradisi apalagi magisterium harus tunduk kepada Firman Tuhan yang tertulis,bukan sebaliknya.
Dan di Injil dicatat bahwa masih banyak yang harus dikatalan Yesus Kristus kepada rasul, namun belum dikatakan karena rasul belum sanggup menanggungnya.
Karena kerentanan manusia pula sehingga Yesus Kristus senantiasa menyertai rasul sampai kepada akhir zaman.
Bisa ditangkap?


Apa yag tidak tertulis jangan gatal kulit mengarang ngarang atau menambahi wahyu Tuhan dengan tradisi palsu manusia karena sudah melanggar Firman Tuhan tetapi jangan melampaui apa yang sudah tertulis,itulah peringatan Tuhan.


December 19, 2018, 01:42:15 AM
Reply #207
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4189
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote
@jamu itu menulis apa? Kenapa tidak nyambung?
@Sotardugur Parreva meminta @jamu memperjelas maksud tulisanmu bahwa pemberian kunci Kerajaan Sorga kepada Petrus oleh Yesus Kristus, tidak bersangkut-paut dengan keselamatan orang per orang.
Apa pula hubungannya dengan Petrus pembukan?
Selain jeblok, @jamu konyol.
Kunci itu fungsinya untuk membuka dan Petrus pembuka pertama berita Injil kepada bangsa lain lalu diteruskan oleh Pauluis

Kalau masih tidak paham memang kamu dasarnya bloon banget !
@jamu jeblok.
Maksud @jamu, Petrus adalah kunci?
Bagaimana ceritanya?
Yang kubaca di Alkitab: kepada Petrus diberikan kunci Kerajaan Sorga, bukan Petrus menjadi kunci. Sementara dari tulisan @jamu yang merah itu, kutangkap, Petrus adalah kunci.

@jamu yang blo'on banget, namun nekat menuding orang lain.

Apa yag tidak tertulis jangan gatal kulit mengarang ngarang atau menambahi wahyu Tuhan dengan tradisi palsu manusia karena sudah melanggar Firman Tuhan tetapi jangan melampaui apa yang sudah tertulis,itulah peringatan Tuhan.
Kalau @jamu jeblok, jangan mengajarkan kejeblokanmu kepada siapapun.
Selain yang @jamu tulis itu, di Injil pernah kubaca ayat yang berisikan bahwa masih banyak yang harus dikatakan Yesus Kristus kepada rasul, namun rasul belum sanggup menanggung. Menurut pendapatku, yang namanya harus dikatakan, berarti tidak boleh tidak dikatakan. Yang belum dikatakan itu semua belum dicatat di Injil. Rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, diberi kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus, apakah perintah itu sudah dicatat di Injil, ataupun belum. Artinya, jika penerus rasul mengajarkan suatu ajaran, walaupun ajaran tersebut belum tercatat di Injil, itu harus diterima oleh pengikut Kristus, karena Yesus Kristus menyatakan menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman.
« Last Edit: December 19, 2018, 10:07:28 AM by Sotardugur Parreva »
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
December 19, 2018, 01:59:20 AM
Reply #208
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 494
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan

Petruslah pembukan kunci Kerajaan Surga bagi bangsa bangsa lain saat menginjili Kornelius lalu diteruskan oleh Paulus sampai matinya.



Manusia itu rentan sesat makanya hanya Kitab Suci sumber kebenaran dan alat uji yang absolut sedangkan tradisi apalagi magisterium harus tunduk kepada Firman Tuhan yang tertulis,bukan sebaliknya.


Ha ha ha ha ha
Petrus yang pertama? Kornelius?
Ente baca Alkitab nyang mana? Katanya sesuai Alkitab. Baca aja masih kagak jelas. Hadeh.

1. Pertama ke Bangsa lain? Ente baca perjanjian Lama, Ente baca cerita nabi Yunus.  Ente baca Keluaran, gimana Rahab bisa selamat. Ente baca Rut, buyut nya Yesus? Orang Moab. Juga banyak orang non-Israel lainnya.
Di Perjanjian Baru? Ya Yesus yang pertama lah.
2. Petrus di Kis. pasal 2 ia kotbah ke sesama orang Yahudi
Quote
5  Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit
Ketemu Kornelius baru di pasal 10.
Sedangkan Saulus/Paulus udah beritakan Injil di pasal 9. Hadeh. Ente baca urut kagak sih. Ente tahu kan 2 duluan abis itu 9 baru 10???

Ente baca Alkitab aja masih ngaco. Udah mau tafsir. Udah gitu ngotot tafsir Ente yang paling benar.

Ente lihat nyang merah di atas? Ane setuju, Ente contohnya. Ngakunya hanya Alkitab. Hasilnya ya gitu, Tafsir bebas menurut nalar Ente. Yang luar biasa. Luar biasa ngaconya.

Ane yakin Ente kagak ngarti tu yang ane tulis.
Pasti Ente jawab dengan hal yang kagak nyambung.
« Last Edit: December 19, 2018, 02:09:05 AM by Isac »
December 19, 2018, 07:31:31 AM
Reply #209
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3421
Kunci itu fungsinya untuk membuka dan Petrus pembuka pertama berita Injil kepada bangsa lain lalu diteruskan oleh Pauluis

Kalau masih tidak paham memang kamu dasarnya bloon banget !@jamu jeblok.
Maksud @jamu, Petrus adalah kunci?
Bagaimana ceritanya?
Yang kubaca di Alkitab: kepada Petrus diberikan kunci Kerajaan Sorga, bukan Petrus menjadi kunci. Sementara dari tulisan @jamu yang merah itu, kutangkap, Petrus adalah kunci.

@jamu yang blo'on banget, namun nekat menuding orang lain.


Petrus adalah manusia tetapi misinya pertama membuka penginjilan kepada bangsa lain dan “pembukaan” penginjilan kepada bangsa lain itulah makna kunci untuk membuka.

Jadi tidak perlu mengkultuskan Petrus menjadi Paus pertama yang anti history itu !


Quote
Quote from: jamu on December 16, 2018, 09:39:46 AM
Apa yag tidak tertulis jangan gatal kulit mengarang ngarang atau menambahi wahyu Tuhan dengan tradisi palsu manusia karena sudah melanggar Firman Tuhan tetapi jangan melampaui apa yang sudah tertulis,itulah peringatan Tuhan.
Kalau @jamu jeblok, jangan mengajarkan kejeblokanmu kepada siapapun.
Selain yang @jamu tulis itu, di Injil pernah kubaca ayat yang berisikan bahwa masih banyak yang harus dikatakan Yesus Kristus kepada rasul, namun rasul belum sanggup menanggung. Menurut pendapatku, yang namanya harus dikatakan, berarti tidak boleh tidak dikatakan. Yang belum dikatakan itu semua belum dicatat di Injil. Rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, diberi kompetensi mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan Yesus Kristus, apakah perintah itu sudah dicata di Injil, ataupun belum. Artinya, jika penerus rasul mengajarkan suatu ajaran, walaupun ajaran tersebut belum tercatat di Injil, itu harus diterima oleh pengikut Kristus, karena Yesus Kristus menyatakan menyertai rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Tuhan sudah melarang jangan menambahi Firmannya makanya kalau ada Gereja menambahi Firman dengan segala macam tradisi anti Alkitab jelas itu bukan warisan Rasuliah tetapi warisan rasul palsu.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)