Author Topic: The Angel of The Lord  (Read 5131 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 11, 2016, 12:36:40 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8766
  • Gender: Male
  • You are free to choose
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
IMO, eksegesisnya kok sepertinya ada 'agenda', seolah-olah ingin menampilkan Hagar dan Ismail adalah orang-orang baik. Lalu aplikasinya sebagai orang Kristen juga harus peduli dan mengasihi keturunan Ismail yaitu umat muslim sekarang ini.

Kalau nurut saya, cerita keluarga Abraham ini ditulis sedemikian rupa apa adanya. Baik Abraham, Sarah, Hagar maupun Ismail dicatat ada beberapa tindakannya yang tidak terpuji.
Kisah ini bukan sekedar kisah moral untuk kita ambil mana orang yang baik, mana yang jahat.

Yang lebih penting adalah makna rohaninya, seperti yang dijelaskan oleh Paulus bahwa Hagar adalah menggambarkan Gunung Sinai, Yerusalem yang sekarang, hidup dalam perhambaan.
Anak yang lahir darinya adalah diperanakkan menurut daging.

Sedangkan Sarah adalan perempuan merdeka, Yerusalem surgawi.
Anak yang dilahirkan adalah diperanakkan menurut Roh.

komen doang mah gampang bro
silahkan ente bikin tafsiran tandingannya dong

anda ngga setuju ya udah, wajarlah itu
namun kalo anda mau ngritik tentunya harus ada bobotnya, yaaa minimal kalo anda mau menyatakan satu hal salah tentunya harus tau yang benar yang mana

kalau mau diskusi tinggal masuk forumnya

asyik kan :)
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
November 11, 2016, 12:59:11 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11835
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
komen doang mah gampang bro
silahkan ente bikin tafsiran tandingannya dong

anda ngga setuju ya udah, wajarlah itu
namun kalo anda mau ngritik tentunya harus ada bobotnya, yaaa minimal kalo anda mau menyatakan satu hal salah tentunya harus tau yang benar yang mana

kalau mau diskusi tinggal masuk forumnya

asyik kan :)
Saya gak ada kapasitas untuk bikin tafsiran dan tulisan yang sepanjang dan selengkap Sarpag. Apalagi sampai punya forum sendiri.

Saya cuma menyampaikan pemikiran saya ketika membaca tulisan Sarpag.

Saya melihat Sarpag terjebak dalam dikotomi antagonis dan protagonis ketika membeberkan tafsirannya. 'Agenda' dia adalah mengangkat Hagar supaya tidak menjadi tokoh antagonis seperti yang dipercaya banyak orang.

Kalau dia tetap bilang dirinya apa adanya (PESHAT), ya sudah. Gpp.

Mengenai penafsiran saya sendiri, saya melihat lebih pentingnya arti rohani dari cerita ini seperti yang disampaikan Paulus di Galatia. Saya sudah tulis diatas bagaimana Paulus memandang kisah ini sebagai gambaran hidup menurut Roh dan hidup menurut daging. Tapi kalau Sarpag kurang tertarik untuk membahasnya ya tidak apa-apa.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 11, 2016, 02:09:11 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4332
komen doang mah gampang bro
silahkan ente bikin tafsiran tandingannya dong

anda ngga setuju ya udah, wajarlah itu
namun kalo anda mau ngritik tentunya harus ada bobotnya, yaaa minimal kalo anda mau menyatakan satu hal salah tentunya harus tau yang benar yang mana

kalau mau diskusi tinggal masuk forumnya

asyik kan :)

ya itu lah bro
mengkritik orang lain gampang
mengkritisi diri sendiri yang sulit

melihat jemuran orang lain tidak bersih padahal jendela rumah sendiri yang kotor

sering banget ketemu rekan2 yang seperti ini
cape.... lelah... letih... lesu .....rasanya
 ;D ;D ;D

November 11, 2016, 02:34:32 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11835
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
ya itu lah bro
mengkritik orang lain gampang
mengkritisi diri sendiri yang sulit

melihat jemuran orang lain tidak bersih padahal jendela rumah sendiri yang kotor

sering banget ketemu rekan2 yang seperti ini
cape.... lelah... letih... lesu .....rasanya
 ;D ;D ;D
Justru member yang kek ente itu bro yang postingannya ngasal dan gak pernah mikir.
Cuma model asal nyemplung. Gak usah sok capek lah...
Postingan juga asal ngomong kek gitu aja capek.

Atau barangkali ente punya pendapat mengenai Hagar dan Sara?
Dipersilakan....

If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
November 11, 2016, 03:11:32 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8766
  • Gender: Male
  • You are free to choose
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Saya gak ada kapasitas untuk bikin tafsiran dan tulisan yang sepanjang dan selengkap Sarpag. Apalagi sampai punya forum sendiri.

Saya cuma menyampaikan pemikiran saya ketika membaca tulisan Sarpag.

Saya melihat Sarpag terjebak dalam dikotomi antagonis dan protagonis ketika membeberkan tafsirannya. 'Agenda' dia adalah mengangkat Hagar supaya tidak menjadi tokoh antagonis seperti yang dipercaya banyak orang.

Kalau dia tetap bilang dirinya apa adanya (PESHAT), ya sudah. Gpp.

Mengenai penafsiran saya sendiri, saya melihat lebih pentingnya arti rohani dari cerita ini seperti yang disampaikan Paulus di Galatia. Saya sudah tulis diatas bagaimana Paulus memandang kisah ini sebagai gambaran hidup menurut Roh dan hidup menurut daging. Tapi kalau Sarpag kurang tertarik untuk membahasnya ya tidak apa-apa.

ya itulah
tau kan kenapa juri "the voice" itu kompeten di bidangnya?
kalo ngga kompeten ya mereka ngga bisa komen apapun

so sulitlah bro kalo u cuma komen tp ngga kompeten
siapa jg yg mo denger
ibarat u ga bisa nyanyi tapi u mau jadi juri lomba nyanyi

betul? ;D

-----

tapi disatu sisi,
untuk diskusi ngga perlu juga kompeten2 amat
dalam diskusi bisa memperkaya dan bisa juga meningkatkan kompetensi seseorang
dalam diskusi itu u bisa kasih pendapat, disanggah dan sebagainya
makanya saya ajak kamu diskusi
percuma kl cuma mau liat dari luar komen2 doang
kalo kamu berpikir apa yang dijabarkan sarpag itu ngga benar silahkan diskusikan, bukan cuma kliatan omdo aja jadinya
lagian skarang jamannya internet u mo cari info apa juga bisa

tunggu apalagi?
kecuali kalo emang levelmu cuma bisa komen doang
ya udah, gpp
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
November 11, 2016, 03:12:01 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4332
Justru member yang kek ente itu bro yang postingannya ngasal dan gak pernah mikir.
Cuma model asal nyemplung. Gak usah sok capek lah...
Postingan juga asal ngomong kek gitu aja capek.

Atau barangkali ente punya pendapat mengenai Hagar dan Sara?
Dipersilakan....

och ya???
saya gak capek posting kok
saya cape ngelihat kelakuan2 orang yang suka sok kritik orang lain tapi tidak pernah mengkritis diri sendiri
anda merasa??

mengenai Hagar dan Sara??
ya biasa saja, mo sdr sp menghotmati Hagar lebih ya hak dia
yang saya aneh cuma kenapa sdr sp bahas Hagar dalam konteks alkitab kenapa harus bawa ke arah agama tetangga
oke, terus relevansinya buat kita sekarang, apa?

Kalau dari tulisan anda kan kesimpulannya mengarah kepada Hagar itu juga orang baik yang disertai Allah, jadi kita harus juga mengasihi rekan muslim.

Itu kesimpulan hasil arahan eksegese anda. Nurut saya memang tidak salah aplikasinya, tapi poin penting dari cerita ini bukan itu.

Itu saja dari saya.

apa hubungannya??
maksa??
mo pake boneka jerami ke orang lain
cara diskusi apaan tuch
November 11, 2016, 04:47:05 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1046
  • Denominasi: Umum
Jangan salah paham, saya sedang menjawab pertanyaan Bro HenHen ini:
Saya membenarkan pertanyaan Henhen, bahwa memang "bukan".

Sebab, secara etimologis "Theofani" tidak bermakna "Malaikat" atau "Yesus". Tapi "Theofani" adalah cara Allah mewujudkan diri-Nya dalam wujud lain agar manusia dapat merasakan kehadiran-Nya. "The Burning Bush" yang dilihat Musa-pun adalah jenis "Theofani."

Kita tahu bahwa Allah tidak dapat memperlihatkan diri-Nya dalam hakikat-Nya yan Roh, sebab manusia akan mati jika melihat-Nya. Maka Allah melakukan cara menyapa manusia dalam berbagai wujud-wujud. Itulah Theofani.



Coba pahami penjelasan saya selanjutnya:

ada tafsir yang mengatakan bahwa MALAKH YHVH adalah hadirnya Oknum kedua dari Allah Tritunggal (Yesus Kristus) ke bumi (dalam "Theofani"), dalam perwujudan Malaikat.
Saya pribadi setuju dengan tafsir ini.

Kalangan Kristen mainstream menerima. Istilah theologis "Theofani" datangnya dari kalangan Kristen mainstream.


Saya pribadi seperti kalangan Kristen mainstream lainnya percaya dan menerima Doktrin Trinitas. Yang didalamnya terdapat definisi krusial-nya, yaitu mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Allah.

Namun saya kurang setuju kalau segala sesuatu harus di-Trinitas-kan. Hal ini bukan berarti saya menentang Trinitas. Pribadi Allah itu Maha, dan ke-Maha'an-Nya adalah sangat pribadi.

Misalnya Kejadian 1:26 oleh kalangan trinitarian harus diartikan sebagai formula "Trinitas", namun sebenarnya secara konteks tidak demikian. Sebab Firman itu diucapkan Allah dalam Sidang Ilahi di hadapan Bala Tentara Sorgawi. Kata "Kita" merujuk kepada kumpulan kolektif dalam "Dewan Permusyawaratan YHVH" dalam Sidang-Nya itu.
Reff:
http://www.sarapanpagi.org/allah-dalam-sidang-ilahi-vt240.html#p521

http://www.sarapanpagi.org/kita-dlm-kejadian-1-26-merujuk-pd-trinitas-vt1680.html


Saya justru lebih terkesima ketika membaca Kejadian 1:1, secara implisit ayat ini menyiratkan kompleksitas Pribadi Allah.
ELOHIM itu nomina Plural, namun menggunakan Verba Singular:

* Kejadian 1:1
LAI TB, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
KJV, In the beginning God created the heaven and the earth.
Hebrew, [size=150]
בְּרֵאשִׁית בָּרָא אֱלֹהִים אֵת הַשָּׁמַיִם וְאֵת הָאָרֶץ׃
[/size]Translit, BERE's#$% {pada mulanya} BARA' {Dia telah menciptakan, Verb Qal Perfect 3rd Mas. Sing.} 'ELOHIM {Allah, Noun Plural (Plural Majesty)} 'ET HASHAMAYIM {langit itu} VE'ET {dan} HA'ARETS {bumi itu}
Reff: http://www.sarapanpagi.org/bara-studi-kata-ibrani-vt211.html#p409


Dari awal Akitab kita ditulis, sudah menyiratkan "Pribadi Allah yang kompleks." Dan "Kompleksitas Allah" ini dijelaskan dengan baik oleh Bapa Gereja pada Abad Kedua Masehi dengan judul "Doktrin Trinitas."
 

Blessings,
BP


Hmm, memang pribadi Allah ini sangat kompleks. Penjelasan anda saya mengerti walaupun tak sepenuhnya saya pahami, maaf.
Trinitas ini sulit diterima sebagian orang, krn itu saya ingin mencari jejak-jejak pribadi ke-2 Allah dalam PL.
Misalnya yang berkelahi dengan Yakub adalah Allah, namun pribadi yang mana? Ataupun kehadiran Allah yang di gunung Sinai dengan Musa, apakah Bapa, Anak atau yg lain?
Hal-hal demikian yg masih sulit saya telusuri.

Terima kasih
GBU
November 11, 2016, 05:23:24 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4778
  • Merdeka di dalam Kristus
    • SARAPANPAGI BIBLIKA

Hmm, memang pribadi Allah ini sangat kompleks. Penjelasan anda saya mengerti walaupun tak sepenuhnya saya pahami, maaf.
Trinitas ini sulit diterima sebagian orang, krn itu saya ingin mencari jejak-jejak pribadi ke-2 Allah dalam PL.
Misalnya yang berkelahi dengan Yakub adalah Allah, namun pribadi yang mana? Ataupun kehadiran Allah yang di gunung Sinai dengan Musa, apakah Bapa, Anak atau yg lain?
Hal-hal demikian yg masih sulit saya telusuri.


Saya dapat menerima "tafsir" bahwa yang ber-Theofani adalah "Pribadi Kedua dari Allah Tritunggal."
Saya dapat mengimaninya, bisa jadi bahwa memang itulah cara Dia menyapa manusia selama masa pre-Inkarnasi-Nya.

Btw, kalau Anda nonton film Exodus: Gods and Kings (2014), Ridley Scott sang sutradara memilih sosok "anak kecil" untuk menggambarkan kehadiran "MAL'AKH YHVH" dalam maksud ia merujuk bahwa "MAL'AKH YHVH" adalah "Sang Anak (Oknum Kedua Tritunggal)."

Ketika Scott ditanya, mengapa memilih "anak kecil" untuk menggambarkan MAL'AKH itu. Scott menjawab I don't like "the ideas about Angel With Wings." Lagipula bagaimanakah cara manusia menggambarkan sosok agung mulia seperti MAL'AKH YHVH itu, kemuliaan-Nya mau digambarkan dengan cara apa? Maka Scott menggambil paradox-nya, dia memilih "sosok anak kecil" untuk memerankan MAL'AKH YHVH itu

Kita semua tahu bahwa Musa kala itu sedang berpuasa, tapi dalam adegan film itu digambarkan bahwa Sang MAL'AKH YHVH membawakan minuman untuk Musa. Dan ini adalah simbol "makanan rohani" bagi Musa, dan "makanan rohani" ini diterima Musa dalam puasa yang dijalaninya selama empat puluh hari. Kita tentu tahu dan mengimani Yesus Kristus adalah sumber "Air Hidup", makanan rohani inilah yang memungkinkan Allah untuk mengukir 10 Firman Allah pada hati Musa. Karena Musa harus menerima hukum Allah itu dengan hati, sebab Musa-lah yang pertama me
Apakah dengan mengatakan kebenaran kepadamu aku telah menjadi musuhmu? (Galatia  4:16)
November 11, 2016, 07:41:00 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
November 11, 2016, 09:23:02 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2451
  • Gender: Male
Nice!
Dikenal dengan istilah theologis: Theofani/ Kristofani



Ada satu perempuan yg dilawat MAL'AKH YHVH, bukan cuma ditemui sekali, dua kali malah.... 
Ada yang tahu namanya?

masalah nama malaikat bisa disebutkan kepada manusia tetapi jika tujuannya untuk penyembahan kepada malaikat itu maka malaikat akan berkata :


Tetapi jawab malaikat TUHAN itu kepadanya: "Mengapa engkau juga menanyakan nama-Ku? Bukankah nama itu ajaib?"


Salam
Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)