Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 4710 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 03, 2017, 11:18:23 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Maksud saya mengajukan kalimat "Aku mengasihi Yakub" ini adalah untuk menyandingkan dgn kalimat "Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan", siip.

Secara dari pov observer, kalimatnya jadi spt sbb :
SBJ, Allah telah mengasihi baik Yakub maupun Yesus

oda :
tidak ada perbedaan antara Yakub dan Yesus.
Yakub didalam pengertian sosok yg hidup di bumi didalam daging, historis
demikian pula Yesus didalam pengertian ijo.

Dengan kata lain, saya nggak sependapat pabila kalimat oranye dituntun ke pengertian bhw "in the beginning" P1 sudah mengasihi P2 SBJ utk mendukung Trinitas  :char11:

IMO, kalimat oranye yg keluar dari mulut Yesus, ini didalam sense yang sama dengan :
Yakub di jaman PL berujar "Engkau telah mengasihi aku sebelum dunia dijadikan".
Para Rasul berujar "Engkau telah mengasihi kami sebelum dunia dijadikan".

:)
salam.
January 03, 2017, 12:07:40 PM
Reply #21
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6239
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Kita emang beda Oda.

Dlm doktrin tritunggal, una substantia tres personae itu berlaku kekal.
Dari dulunya begitu, sekarang begitu dan sampai kekal akan begitu.

Bukan dulu pernah ngga begitu, trus jadi begitu, kelak entah bagaimana.

Krn ini mnyangkut hakekat itu sendiri.
Kl suatu ketika 'Person Firman' itu pernah bukan person, maka tritunggal gugur dg sendirinya, krn Sang Firman itu ternyata bukan Allah (krn Person tsb pernah tidak eksis).

Kl kita sebut Sang Firman adalah Allah, maka Person tsb harus kekal.

Itulah prinsipnya, Oda.

-------

Mngenai timeline,
Manusia baru menerima pengungkapan mengenai Tres Personae pd masa Kristus.
Di PL itu tidak diungkapkan mengenai hal tsb, makanya mau diubek-ubek ya ngga akan ketemu.
Bhw ngga ketemu bukan brarti sebelum dunia jadi itu tidak ada tres personae.

Sebelumnya kpd manusia hanya diungkapkan Una Substantia saja.
Makanya pra-Kristus, bagi manusia itu taunya Allah hanya Una Substantia dg banyak skali pwujudan dan penampakan.
« Last Edit: January 03, 2017, 12:10:34 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 03, 2017, 12:09:12 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 8775
  • Gender: Male
  • You are free to choose
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
IMO, kalimat oranye yg keluar dari mulut Yesus, ini didalam sense yang sama dengan :
Yakub di jaman PL berujar "Engkau telah mengasihi aku sebelum dunia dijadikan".
Para Rasul berujar "Engkau telah mengasihi kami sebelum dunia dijadikan".

iye sama

jangan lupa pada saat mengucapkan itu Yesus sedang dalam masa inkarnasi, atau "sedang dibuat" sedikit lebih rendah dari malaikat

Ibrani 2
9. Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 03, 2017, 12:21:32 PM
Reply #23
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6239
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Oh ya Oda,

Please ingat jg bhw pengajaran Gereja itu turun-temurun.
Una substantia tres personae misalnya nggak akan Oda temukan kalimatnya di Alkitab.

Jd jangan heran bangetlah kl kita bisa mngartikan suatu ayat dg perspektif yg berbeda.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 03, 2017, 12:27:59 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Yohanes 1:1-3 "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah
Allah Tritunggal ? ataukah Allah P1 saja (Bapa) ?

Quote
dan Firman itu adalah Allah.
Allah Tritunggal ? ataukah Allah P1 saja (Bapa) ?


Quote
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
Allah Tritunggal ? ataukah Allah P1 saja (Bapa) ?


Quote
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Dia yg mana ? Dia Tritunggal ? ataukah Dia P2 saja (Anak) ?


Quote
Yohanes 1:10-11 "Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenalNya. Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya.[/i]

Kesimpulan dari ayat di atas adalah bahwa Tuhan Yesus turut menciptakan jagat raya ini.
Tuhan Yesus = P2. Bagaimana dengan Tuhan Yahweh ? Yahweh turut ato kagak menciptakan jagat raya ? Yahweh ini person ke berapa ? P1 kah ?

Quote
Secara spesifik pribadi Firman sangat berperan penting dalam proses penciptaan, melalui Firman-lah Allah Bapa menciptakan langit dan bumi.
Kalimat diatas itu udah secara personified. Ada person Bapa yang menciptakan langit dan bumi melalui person Anak.

Anyway (imo) personification kayak diatas tidak akan pernah bisa dimengerti kayak begimana itu sikon-nya, karena secara pov bumi dan pov logika, kita punya ilustrasi sikon berupa ada person Bapa yang berbeda dgn person Anak dimana person Bapa berbuat sesuatu melalui person Anak sehingga pabila tidak ada person Anak maka person Bapa tidak bisa berbuat sesuatu tsb. Oranye menjadi janggal pabila diterapkan di perihal ini.

Oleh karena itu jalan yg saya ambil ya pengertian secara non-personified.
Sosok X menciptakan langit dan bumi melalui sabda/firman.
Nggak ada disini perihal person Bapa (P1) maupun person Anak (P2)
[sosok X + Firman] = default.

Spt yg saya ilustrasikan buat member lot, [bayi + oak oek] = default.

Setelah personified, barulah sosok X = P1, Firman/Sabda = P2.
Namun secara di event penciptaan, pengertiannya ya tetep spt ungu.
January 03, 2017, 12:53:48 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Kita emang beda Oda.

Dlm doktrin tritunggal, una substantia tres personae itu berlaku kekal.
Dari dulunya begitu, sekarang begitu dan sampai kekal akan begitu.
Ini juga "problem" buat saya, siip.

Saya dulu udah sempet tanya mengenai : state/sikon diri P2 setelah kebangkitan kayak begimana.
Rata2 semua menjawab : state P2 setelah kebangkitan berupa daging

Dengan adanya jawaban spt diatas, otomatis tidak berlaku yg spt bold siip tulis. Karena jawaban ungu itu sendiri sudah menunjukan bhw
dulu bla3x ---> awal-nya P2 tidak berdaging
blakangan blu3x ---> akhir-nya P2 berdaging

Quote
Krn ini mnyangkut hakekat itu sendiri.
hakekat P2 itu berdaging atokah tidak berdaging, siip ?

Quote
Kl suatu ketika 'Person Firman' itu pernah bukan person, maka tritunggal gugur dg sendirinya, krn Sang Firman itu ternyata bukan Allah (krn Person tsb pernah tidak eksis).
Kalimat siip (imo) udah keburu duluan berangkat dgn patokan secara personifikasi.

Tanpa personifikasi, Allah itu ya [Tuhan itu sendiri + Firman + RK] ---> sosoknya dia dia juga, yakni sosok X. Tritunggal nggak gugur, kan kesatuan-nya tetep ada yakni berupa ungu.

Quote
Kl kita sebut Sang Firman adalah Allah, maka Person tsb harus kekal.
Betul. Namun sekali lagi (imo), itu udah "nglewatin" proses personifikasi, siip.

Saya ajukan pertanyaan utk diri saya sendiri dan saya tidak bisa ketemu jawabannya dimana ceritanya saya berpatokan personifikasi...

berangkat dari kalimat dari siip sbb : "Sang Firman adalah Allah",

pertanyaannya :kosakata [Allah] di kalimat tsb ngerujuk kemana ?
Allah Tritunggal ? Ato begimana ? Allah Anak - kah ?

Quote
Mngenai timeline,
Manusia baru menerima pengungkapan mengenai Tres Personae pd masa Kristus.
Di PL itu tidak diungkapkan mengenai hal tsb, makanya mau diubek-ubek ya ngga akan ketemu.
Bhw ngga ketemu bukan brarti sebelum dunia jadi itu tidak ada tres personae.
Namun sebutan Bapa itu sendiri kan sudah pernah nongol di jaman PL, siip.

Quote
Sebelumnya kpd manusia hanya diungkapkan Una Substantia saja.
Sampai di era mana, pengungkapan Una Substantia saja ?
a. era sebelum Yesus lahir
b. era selagi Yesus bernafas di bumi
c. era setelah Yesus naik ke sprga
d. era setelah Alkitab di susun

Quote
Makanya pra-Kristus, bagi manusia itu taunya Allah hanya Una Substantia dg banyak skali pwujudan dan penampakan.
Nah... bukankah di event bold jaman PL secara dari pov Trinitarian : "itu adalah P2", siip ?

:)
salam.
« Last Edit: January 03, 2017, 01:36:06 PM by odading »
January 03, 2017, 01:19:46 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Oh ya Oda,

Please ingat jg bhw pengajaran Gereja itu turun-temurun.
Una substantia tres personae misalnya nggak akan Oda temukan kalimatnya di Alkitab.

Jd jangan heran bangetlah kl kita bisa mngartikan suatu ayat dg perspektif yg berbeda.
Saya ngerti siip mengenai yg siip ingatkan di quote atas. Yang menjadi pertanyaan disini adalah perihal kelogisan-nya kayak begimana terkait Trinitas. Nah... secara versi saya berupa :
"default"nya [satu sosok X yg Tritunggal ---> bla ble blo]
bla personified
ble personified
blo personified

Kekekalan person bla, person ble dan person blo NGGAK saya mengertikan secara berawal ada tiga person.... melainkan berawal dari satu sosok X yg Tritunggal. Otomatis setelah personifikasi, person bla kekal - person ble kekal - person blo kekal ... karena sosok X yg Tritunggal ini kekal. Mirip secara model [manusia + jiwa + roh].

:)
salam.
« Last Edit: January 03, 2017, 01:38:25 PM by odading »
January 03, 2017, 01:34:34 PM
Reply #27
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6239
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Ini juga "problem" buat saya, siip.

Saya dulu udah sempet tanya mengenai : state/sikon diri P2 setelah kebangkitan kayak begimana.
Rata2 semua menjawab : state P2 setelah kebangkitan berupa daging

Dengan adanya jawaban spt diatas, otomatis tidak berlaku yg spt bold siip tulis. Karena jawaban ungu itu sendiri sudah menunjukan bhw
dulu bla3x ---> awal-nya P2 tidak berdaging
blakangan blu3x ---> akhir-nya P2 berdaging

Mksd saya dari sisi Person-nya Oda.
Person-nya tidak berubah, dulu ada, skrg ada, kelak juga tetap ada.

Dari sisi hakekat jg tidak berubah, Dia tetap hakekatnya ilahi, hanya saja pasca inkarnasi Dia mengenakan hakekat kemanusiaan.

Yg kita bahas ini Person kan, bukan hakekat.
Kox loncat loncat ke hakekat???

Saya ngerti siip mengenai yg siip ingatkan di quote atas. Yang menjadi pertanyaan disini adalah perihal kelogisan-nya kayak begimana terkait Trinitas. Nah... secara versi saya berupa :
"default"nya [satu sosok X yg Tritunggal ---> bla ble blo]
bla personified
ble personified
blo personified

Kekekalan person bla, person ble dan person blo NGGAK saya mengertikan secara berawal ada tiga person.... melainkan berawal dari satu sosok X yg Tritunggal. Otomatis setelah personifikasi, person bla kekal - person ble kekal - person blo kekal ... karena sosok X yg Tritunggal ini kekal.

:)
salam.

Ya, maksudmu tadinya satu person trus berubah jadi tiga person kan?

Ngga gitu Oda.

Yg kekal itu 'una substantia tres personae' krn salah satu saja person diantaranya pernah tidak eksis, maka person tsb tidak bisa disebut Allah.

Itulah alur pikirnya.

-----

Kl Oda argue pd awalnya tritunggal tok, nah si tritunggal ini personnya siapa?
Apakah Person Bapa saja?
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 03, 2017, 02:27:21 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Kl Oda argue pd awalnya tritunggal tok, nah si tritunggal ini personnya siapa?
person X.

Quote
Apakah Person Bapa saja?
Ya... bisa disebut person Bapa.
Bisa disebut person bernama A (dalam hal ini bernama YHWH)
Bisa disebut person bernama B (dalam hal ini bernama Yesus)

Nah... sekarang saya mau tau,
1. di pov Kekristenan, nama YHWH itu person ato bukan ?
di pov Kekristenan thdp pov Israel di jaman PL, nama YHWH itu person ato bukan ?
di pov Kekristenan thdp pov Yesus di jaman PB, nama YHWH itu person ato bukan ?



2. Sampai di era mana, pengungkapan Una Substantia saja ?
a. era sebelum Yesus lahir
b. era selagi Yesus bernafas di bumi
c. era setelah Yesus naik ke sprga
d. era setelah Alkitab di susun



January 03, 2017, 02:41:09 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11994
    • fossil coral cantik
Yg kekal itu 'una substantia tres personae' krn salah satu saja person diantaranya pernah tidak eksis, maka person tsb tidak bisa disebut Allah.
Bold, itu dalam bahasa indonesianya kayak begini bukan yah siip ? ---> satu substansi tiga personil

secara ilustrasi :
satu substansi ---> substansi manusia = jiwa + roh

tiga personil
person suami bersubstansi manusia
person istri bersubstansi manusia
person anak bersubstansi manusia
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)