Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 5712 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 03, 2017, 02:44:56 PM
Reply #30
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6351
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
person X.
 Ya... bisa disebut person Bapa.
Bisa disebut person bernama A (dalam hal ini bernama YHWH)
Bisa disebut person bernama B (dalam hal ini bernama Yesus)

Una substantia tres personae ngga spt itu perumusannya.

Jika salah satu person dari tres itu pernah tidak ada, maka dia logically akan termasuk ciptaan.
Kyakinan ini dipegang oleh SSY, namanya Arianisme.

Quote
Nah... sekarang saya mau tau,
1. di pov Kekristenan, nama YHWH itu person ato bukan ?

Mgkn simpelnya gini,
Pd masa pra-Kristus, manusia mengira bhw YHVH ini hakekat dan pribadi, yaitu satu hakekat satu person.

Why?
Krn YHVH ini belum menyatakan kpd dunia otherwise.
Something stays secret.

Makanya dg cara bgmnpun YHVH mewujudkan diriNya utk dilihat orang, manusia berpikir bhw YHVH ini satu hakekat satu person.

Kmudian dari mulai era Yesus Kristus hingga kini, maka YHVH yang sama tsb mewahyukan/menyatakan kpd manusia bhw Ia adalah satu hakekat tiga pribadi, yaitu Bapa, Firman dan Roh.

YHVH tidak pernah berubah Bro,
Yg berubah adalah bagaimana Ia menyatakan diriNya dan bgmn manusia memahami siapa Dia tergantung sejauh mana Ia nyatakan.

Jadi pernyataan soal tres personae ini adalah suatu rahasia yg baru dinyatakan pd waktunya.

Quote
Bold, itu dalam bahasa indonesianya kayak begini bukan yah siip ? ---> satu substansi tiga personil

secara ilustrasi :
satu substansi ---> substansi manusia = jiwa + roh

tiga personil
person suami bersubstansi manusia
person istri bersubstansi manusia
person anak bersubstansi manusia

Krg pas kl contohnya manusia, nanti bias.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 03, 2017, 08:02:06 PM
Reply #31
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

saya menggunakan ilustrasi manusia sebagai cara sederhana untuk memahami tritunggal. Pada kenyataannya kita tahu bahwa ilustrasi itu tidak mungkin sepenuhnya menjelaskan tritunggal, karena pada dasarnya antara manusia yang ciptaan dengan Allah yang pencipta adalah sesuatu yang tidak dapat diperbandingkan.

Allah Bapa, Firman, dan ROH KUDUS menurut pemahaman saya adalah 'seperti 3 person' dalam satu kesatuan. Tentulah sulit untuk memahaminya dengan logika kita sebagai manusia yang terbatas. Namun sebenarnya di PL gambaran tritunggal yang seperti ini sudah dinyatakan (Kej 18). Di PB kembali ditegaskan salah satunya dalam kesaksian Stefanus sebelum ia dibunuh (Kis 7: 55-56). Jadi, jelas Bapa, Firman/Yesus, dan ROH KUDUS adalah person dalam satu kesatuan (esa).

salam
January 04, 2017, 11:23:41 AM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Soal Apakah pada waktu mulanya memang sudah ada Sang Firman yg "personified" itu dijawab di Yohanes 1:1 juga..

Sebetulnya bro Oda dengan sy boleh dikatakan sama2 percaya tritunggal, cuma masalahnya bro Oda suka sekali membesar2kan perbedaan. Perbedaan antara sy dengan bro Oda itu adalah tentang asal mulanya. Yaitu begini, harap simak baik2 :

Kalau sy tidak salah (harap koreksi jika sy salah sangka), bro Oda sepertinya menyatakan bahwa mulanya hanya ada satu Allah yg di dalamnya ada Bapa, Anak dan ROH KUDUS yg masih bersatu, belum personified, atau belum 'terpecah' menjadi tiga.

Kalau menurut logika sy terhadap pemahaman tritunggal, sy beranggapan bahwa Allah itu dari mulanya memang sudah tersusun atas Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Perhatikan di kisah Penciptaan,

Kejadian 1:26-27 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita... Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia; ...

Sy merasa kata "Kita" ada dua kemungkinan :
1. Merujuk kepada Allah dan para malaikat/makhluk2 Ilahi --> kata 'Kita' mengindikasikan kesetingkatan, sementara Allah pastilah tingkatannya di atas para malaikat ciptaanNya, jadi kurang mungkin jika Allah menyatakan 'Kita' utk diriNya sendiri dan para ciptaanNya.
2. Merujuk kepada Allah Bapa, Allah Anak dan ROH KUDUS --> menurut sy ini lebih memungkinkan.

Yesus berkata "...sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." (Yohanes 8:58)

Dan pilihan sy jatuh kepada nomor 2, bahwa Bapa, Anak dan ROH KUDUS itu ada indikasi kuat bahwa seperti itulah sifat2 Allah itu, tersusun atas tiga pribadi yg telah ada dari sononya, gak pernah berubah. Anak tidak dibentuk atau dipecah dari Bapa, melainkan telah ada dari sononya.
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 05, 2017, 01:38:02 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 816
  • Denominasi: Protestan
...
Dan pilihan sy jatuh kepada nomor 2, bahwa Bapa, Anak dan ROH KUDUS itu ada indikasi kuat bahwa seperti itulah sifat2 Allah itu, tersusun atas tiga pribadi yg telah ada dari sononya, gak pernah berubah. Anak tidak dibentuk atau dipecah dari Bapa, melainkan telah ada dari sononya.
Pake Mat 28:19 aza, bray. Lebih maknyus.
January 05, 2017, 05:32:10 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12266
    • fossil coral cantik
Una substantia tres personae ngga spt itu perumusannya.

Jika salah satu person dari tres itu pernah tidak ada, maka dia logically akan termasuk ciptaan.
Oleh karena itu saya ingin tau, di pov Trinitas - YHWH itu person ke berapa, siip.

Quote
Mgkn simpelnya gini,
Pd masa pra-Kristus, manusia mengira bhw YHVH ini hakekat dan pribadi, yaitu satu hakekat satu person.
oda : Nggak tau-nya apa ?
siip : nggak tau-nya satu hakekat tiga pribadi.

oda : Nah... YHWH yg bicara itu pribadi yang mana ?


Quote
Kmudian dari mulai era Yesus Kristus hingga kini, maka YHVH yang sama tsb mewahyukan/menyatakan kpd manusia bhw Ia adalah satu hakekat tiga pribadi, yaitu Bapa, Firman dan Roh.
Pertanyaan-nya masih idem.... YHWH itu pribadi ke berapa yang menyatakan kpd manusia ?

Quote
YHVH tidak pernah berubah Bro
Secara dari pov Trinitarian, jadi YHWH itu pribadi ? ataukah [is nothing] (bukan pribadi) ---> can not be said He/Dia ataupun She/Dia.

:)
salam.
January 05, 2017, 05:43:12 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12266
    • fossil coral cantik
Allah Bapa, Firman, dan ROH KUDUS menurut pemahaman saya adalah 'seperti 3 person' dalam satu kesatuan. Tentulah sulit untuk memahaminya dengan logika kita sebagai manusia yang terbatas.
Kalo misal hanya didalam ranah percaya / gak_percaya, saya nggak mau ambil cerewet dalam hal ini SG.

Misal ada statement : air laut di timbuktu rasanya manis.
Nah... didalam ranah percaya / gak_percaya : Ya silahkan kalo ada yg mau percaya - silahkan juga ada yg nggak mau percaya. Nggak ada yg perlu dibuktikan dalam hal ini atopun di cari kelogisannya.

Quote
Bapa, Firman/Yesus, dan ROH KUDUS adalah person dalam satu kesatuan (esa).
Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang"

Nah... pertanyaannya :
person ke berapa-kah yang berujar "Jadilah terang" ?

:)
salam.
January 05, 2017, 06:05:35 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12266
    • fossil coral cantik
Soal Apakah pada waktu mulanya memang sudah ada Sang Firman yg "personified" itu dijawab di Yohanes 1:1 juga..
Ya.... secara model pengertian saya, kalimat di Yoh 1:1 itu sudah personified.


Quote
Kalau sy tidak salah (harap koreksi jika sy salah sangka), bro Oda sepertinya menyatakan bahwa mulanya hanya ada satu Allah yg di dalamnya ada Bapa, Anak dan ROH KUDUS yg masih bersatu, belum personified, atau belum 'terpecah' menjadi tiga.
Bold, yaa... di pov manusia.

Mohon dimengerti, semua disini saya tinjau secara pov manusia dgn logika terbatas.

versi oda :
YHWH di pov Israel PL ---> oleh mereka tidak di personifikasi secara tiga.
Yang bicara ke nabi2, di pov mereka ya itu person Allah.
Yang tidak/belon mereka ketahui, person Allah itu Tritunggal.
Yang blakangan observer ketahui, person Allah itu Tritunggal ---> ini diketahui dari adanya penyampaian2 secara personifikasi di tiap tiap "Tri" tsb di jaman PB.




Quote
Kejadian 1:26-27 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita... Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia; ...
Pertanyaan saya mudah saja. Ngikutin secara versi Kekristenan bhw ketiga person itu sudah eksis sejak di keKekalan ... nah... pertanyaannya : Person ke berapa yang bicara kalimat ungu ?

Quote
Yesus berkata "...sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." (Yohanes 8:58)
Betul. Pertanyaannya :
Person yang berujar oranye di abad pertama itu sama ato kagak dengan Person yang berujar ungu sebelon ada satupun manusia eksis ?

:)
salam.
January 06, 2017, 10:29:20 AM
Reply #37
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6351
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Oleh karena itu saya ingin tau, di pov Trinitas - YHWH itu person ke berapa, siip.

Ini kan udah djawab,
YHVH yg berfirman di PL itu kita pahami sbg Nama.

Oda lihatnya sbg 'hakekat yang esa'.

Artinya, manakala YHVH berfirman di zaman PL, itu bisa saja Person Bapa, bisa saja Sang Firman atau bisa saja ROH KUDUS.
Tidak bisa bgitu saja dipilah-pilah oOooo ini si Bapa yg lagi bicara, Ooooo ini si Firman nih yg bicara, oOOoo ini brarti si Roh yg bicara.

Sgala opini org Kristen trinitarian yg memilah-milah adalah sbuah penafsiran, bukan kepastian.

Kl yg mem-person-kan YHVH scr spesifik itu bisa terjerembab dalam gnostisisme.
Misalnya kawan kita Sizxbn yg argue bhw YHVH itu Yesus Kristus sdgkn Bapa itu ELOHIM.
Bapa ngga mgkn YHVH dan Yesus Kristus ngga mgkn ELOHIM.
Ngga gituuuuu.

ELOHIM/YHVH/Adonai pd masa PL merujuk pd hakikat yg satu (di dalam yg satu itu adalah Tiga Pribadi) dan kita tidak diberi info yg cukup Pribadi mana yg sdg bertindak.

Misal,

O: Itu yg nyamperin Abraham sblm kjadian Sodom itu siapa?

S: Itu ELOHIM YHVH.

O: Nah, itu Person yg mana?

S: Wah, ndak tau persis. Bisa yg dateng Bapa, bisa aja Firman, bisa pula ROH KUDUS. Infonya nggak cukup pd masa PL utk mnyimpulkan.

O: Kok ngga dateng ketiga-tiganya? Brarti ngga tiga donk.

S: Ya itu mau-maunya Dia mau dateng berapa jibun. Toh pada masa itu pewahyuan Tiga Pribadi belum diungkap, itu masih rahasia. Abraham ngga perlu tau krn blm waktunya.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 06, 2017, 10:43:48 AM
Reply #38
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

Anda keliru memahami penjelasan saya dan rekan-rekan di forum ini mengenai tritunggal. Karena yang berkali-kali saya garisbawahi bahwa ketiganya adalah satu kesatuan (esa). Jadi bukan 3 pribadi yang ada secara BERSAMA, tetapi 3 pribadi yang ada sebagai KESATUAN. Jika dipahami seperti ini, maka pertanyaan Anda tentang 'Allah yang mana' menjadi tidak relevan, bahkan tidak logis. Asumsi dari pertanyaan Anda adalah 3 pribadi Allah secara bersama, bukan 3 pribadi Allah dalam satu kesatuan (esa).

Jika saya berbicara sesuatu, bukan hanya mulut saya yang bergerak-gerak mengeluarkan suara, tetapi juga pikiran saya menyusun kata atau kalimat yang memiliki makna tertentu, dan roh saya memberikan tenaga sehingga mulut saya bisa bergerak, suara saya bisa terdengar, dan pikiran saya bisa menyusun kata atau kalimat tersebut. Oleh karena itu, tidak relevan sekaligus tidak logis menanyakan apakah yang berbicara itu tubuh saya, pikiran saya atau tenaga saya. (Sekali lagi saya sadar sepenuhnya bahwa membuat analogi apalagi membandingkan 'tritunggal' manusia dengan tritunggal Allah sebenarnya tidak akan benar-benar valid. Ini hanya salah satu cara sederhana yang saya lakukan untuk membantu memahami tritunggal secara empiris [berdasarkan pengalaman manusia sehari-hari] dan bukan secara teoritis atau hipotetis [berdasarkan Alkitab]). Bayangkanlah keesaan Allah tritunggal kurang lebih seperti itu, hanya saja dalam bentuk yang maha sempurna.

Karena itu, ketika Alkitab mencatat Berfirman Allah, 'Jadilah Terang', bukan hanya Allah Bapa yang hadir  di situ (karena ada imbuhan ber), tetapi sekaligus Firman Allah itu sendiri yang secara eksplisit dinyatakan di ayat tersebut, maupun ROH KUDUS yang memanifestasikan firman tersebut (terang kemudian terjadi).

Perkataan Yesus 'sebelum Abraham jadi...' (Yoh 8:58), harus dipahami bukan perkataan Yesus sebagai juru bicara Allah tritunggal, melainkan perkataan Allah tritunggal itu sendiri. Sebab, Yesus mengatakan itu dalam keberadaanNya sebagai '100%' Allah. Dengan sendirinya, perkataan itu diucapkan oleh subyek yang sama dengan subyek pada waktu penciptaan (subyek yang sama di warna orange dan ungu).

Mengenai Kej 1:26-27, sebenarnya yang terpenting dari ayat itu bukanlah frasa 'Baiklah Kita' --walaupun frasa ini sering digunakan untuk menunjukan Allah tritunggal, termasuk oleh saya--melainkan frasa 'menurut gambar dan rupa Kita'. Karena penakanan dari ayat ini adalah bahwa manusia (laki-laki dan perempuan) diciptakan serupa dengan gambaran Allah tritunggal. Dalam konteks inilah kata 'kita' digunakan. Maka manusia menjadi satu-satunya ciptaan yang 'tritunggal' juga, lengkap dengan segala konsekuensinya.

Lihat bagaimana penulis kitab Kejadian membedakan cara menuliskan penciptaan manusia dengan penciptaan segala sesuatu yang lain sebelumnya, yang hanya menuliskan berfirmanlah Allah (padahal 'percakapan' yang sama [baiklah Kita] mungkin saja juga terjadi saat penciptaan sejak hari pertama). Hal ini menunjukan bahwa penciptaan manusia yang serupa dengan gambaranNya memiliki kedudukan yang spesial di mata Tuhan. Inilah inti dari ayat tersebut.

Di Perjanjian Lama Allah sebenarnya telah menyatakan diriNya sebagai tritunggal, setidaknya kepada penulis kitab Kejadian. Kej 1:2 sudah mengenali keberadaan Roh Allah, Kej 1:26-27 tentang penciptaan manusia sudah lebih eksplisit mengenali aspek 'jamak' ketika digunakan kata 'kita', dan Kej 18:1-2 sudah sangat eksplisit menyatakan 3 pribadi (yang esa).


Salam
January 06, 2017, 01:05:20 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12266
    • fossil coral cantik
Ini kan udah djawab,
YHVH yg berfirman di PL itu kita pahami sbg Nama.
Nama person ke berapa, siip ?


Quote
Oda lihatnya sbg 'hakekat yang esa'.
Hakekat itu person ato bukan, siip ?

Saya bertanya, ya karena di pov saya :
itu hakekat adalah person
itu nama adalah nama sang hakekat tsb

Quote
Artinya, manakala YHVH berfirman di zaman PL, itu bisa saja Person Bapa, bisa saja Sang Firman atau bisa saja ROH KUDUS.
YHWH itu nama ato bukan sih ya siip di pov Trinitarian ?

Sekali lagi, soalnya di pov saya sbg nonK ... YHWH itu adalah nama.
Yang disebut [nama] ya otomatis ngerujuk ke person.

Quote
Tidak bisa bgitu saja dipilah-pilah oOooo ini si Bapa yg lagi bicara, Ooooo ini si Firman nih yg bicara, oOOoo ini brarti si Roh yg bicara.
Kok nggak bisa yah ? Bukannya setelah ada personifikasi berdaging, yang bicara "...sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" itu adalah P2 ?

Quote
ELOHIM/YHVH/Adonai pd masa PL merujuk pd hakikat yg satu (di dalam yg satu itu adalah Tiga Pribadi) dan kita tidak diberi info yg cukup Pribadi mana yg sdg bertindak.
IMO, kalimat diatas udah sirkular duluan siip. Kalimat bold bisa keluar karena patokan awalnya udah duluan berupa [tiga pribadi eksis].


Quote
Misal,

O: Itu yg nyamperin Abraham sblm kjadian Sodom itu siapa?

S: Itu ELOHIM YHVH.

O: Nah, itu Person yg mana?
Pertanyaan saya itu keluar ya justru karena adanya siip bilang bhw tiga personil itu eternal.


Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah YAHWEH ELOHIM menjadikan bumi dan langit,

Secara versi pengertian oda :
Yahweh ELOHIM ---> tritunggal
Tuhan Allah = Yahweh ELOHIM = Dia ---> Dia (person).

secara versi pengertian siip :
Yahweh ELOHIM ---> bisa itu P1 saja, bisa itu P2 saja, bisa pula itu P3 saja.
Tuhan Allah = Yahweh ELOHIM ---> mungkin Dia yang P1 saja, mungkin Dia yg P2 saja, mungkin pula Dia yg P3 saja.

:)
salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)