Author Topic: Mencoba Memahami Tritunggal dari Sudut Seorang Awam  (Read 4665 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 06, 2017, 01:51:42 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
@ Odading:

Anda keliru memahami penjelasan saya dan rekan-rekan di forum ini mengenai tritunggal. Karena yang berkali-kali saya garisbawahi bahwa ketiganya adalah satu kesatuan (esa).
Yang saya tanya, [satu kesatuan] itu adalah pribadi ato bukan di pov trinitarian, sg ?

Quote
Jika dipahami seperti ini, maka pertanyaan Anda tentang 'Allah yang mana' menjadi tidak relevan, bahkan tidak logis.
Yang saya tanya "pribadi yang mana".

Quote
Asumsi dari pertanyaan Anda adalah 3 pribadi Allah secara bersama, bukan 3 pribadi Allah dalam satu kesatuan (esa).
sekali lagi, [satu kesatuan] itu adalah pribadi ato bukan di pov trinitarian, sg ?

Quote
Jika saya berbicara sesuatu, bukan hanya mulut saya yang bergerak-gerak mengeluarkan suara, tetapi juga pikiran saya menyusun kata atau kalimat yang memiliki makna tertentu, dan roh saya memberikan tenaga sehingga mulut saya bisa bergerak, suara saya bisa terdengar, dan pikiran saya bisa menyusun kata atau kalimat tersebut. Oleh karena itu, tidak relevan sekaligus tidak logis menanyakan apakah yang berbicara itu tubuh saya, pikiran saya atau tenaga saya.
Ya jelas bold. Anyway, yang dinyatakan kan : tubuh = pribadi tersendiri, pikiran = pribadi tersendiri, roh = pribadi tersendiri.

Makanya saya tanya : yang bicara itu pribadi yang mana ?

Sementara sejak awal saya sudah kemukakan bhw versi pengertian saya mirip sama sg yg sg gambarkan berupa ilustrasi ijo ---> YHWH adalah pribadi, pribadi ini terdiri dari kesatuan bla-bli-blu.
Selanjutnya baru masuk ke personifikasi, dimana bla personified, bli personified, blu personified.

Sementara model trinitarian bukan begitu.
YHWH bukan pribadi, YHWH terdiri dari kesatuan pribadi bla, pribadi bli dan pribadi blu.
Pabila ada kalimat PL yang ngerujuk YHWH, maka itu mungkin pribadi bla saja yg bicara, mungkin pribadi bli saja yg bicara, mungkin pribadi blu saja yg bicara.

Quote
Bayangkanlah keesaan Allah tritunggal kurang lebih seperti itu, hanya saja dalam bentuk yang maha sempurna.
Makanya saya tanyakan : Allah itu pribadi ato bukan di pov trinitarian ?

Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya;

Secara versi pengertian saya :
[Allah itu pribadi] BUKAN [Allah itu mungkin pribadi-1, mungkin pribadi-2, mungkin pribadi-3].

So, yang menumbuhkan berbagai pohon tsb adalah [pribadi Allah itu sendiri].
Secara saya kena-kan dgn pov pengetahuan blakangan, menjadi [pribadi Allah itu sendiri yang tritunggal].

versi Trinitarian :
Yang menumbuhkan berbagai pohon tsb [mungkin pribadi-1, mungkin pribadi-2, mungkin pribadi-3], karena  dirahasiakan - jadi gak bisa diketahui pribadi keberapa yang menumbuhkan berbagai pohon tsb.


Quote
Karena itu, ketika Alkitab mencatat Berfirman Allah, 'Jadilah Terang', bukan hanya Allah Bapa yang hadir  di situ (karena ada imbuhan ber), tetapi sekaligus Firman Allah itu sendiri yang secara eksplisit dinyatakan di ayat tersebut, maupun ROH KUDUS yang memanifestasikan firman tersebut (terang kemudian terjadi).
Penjelasan SG diatas adalah model pengertian saya. Berfirmanlah Allah = Berfirmanlah Dia ---> Dia ngerujuk ke pribadi. Pribadi Allah itu sendiri.

Secara versi Trinitarian :
Tidak bisa diketahui yang berfirman (yg berujar "jadilah terang") itu pribadi Allah yg mana, karena hal tsb dirahasiakan. Jadi ya mungkin yg berfirman itu Allah yg P1 saja, mungkin itu Allah yg P2 saja, mungkin pula itu Allah yg P3.


Quote
Di Perjanjian Lama Allah sebenarnya telah menyatakan diriNya sebagai tritunggal
Dari kalimat sg diatas, ya itu mirip dgn pengertian saya. Allah menyatakan diriNYA sbg tritunggal ---> Dia (as a person)  menyatakan diriNYa sbg tritunggal ---> Dia sendiri + Firman + RK.

Menjadi sirkular pabila : pribadi Allah menyatakan diriNya sbg kesatuan dari tiga pribadi.
Karena jadinya menimbulkan pertanyaan : pribadi Allah yg keberapa yang menyatakan diriNya sbg kesatuan dari tiga pribadi ?

So supaya nggak sirkular, maka :
Allah itu BUKAN pribadi dari satu kesatuan melainkan Allah itu adalah kesatuan dari tiga pribadi.
Maka barulah masuk utk diajukan pertanyaan : pribadi Allah yg keberapa yang menyatakan diriNya sbg kesatuan dari tiga pribadi ?


Quote
Kej 18:1-2 sudah sangat eksplisit menyatakan 3 pribadi (yang esa).
Ya... setelah personified. Tapi versi siip kayaknya Kej 18:1-2, itu bukan P1 atopun P2 atopun P3 loh, melainkan malaikat ciptaan.

:)
salam.
January 06, 2017, 02:45:44 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
salah satu kelemahan kita adalah mencocokkan apa yg kita miliki dengan ciri ciri seorang Tuhan.

Coba lihat beberapa karakteristik Tuhan Allah :
Kejadian 1:26
...Baiklah KITA menjadikan manusia... --> lebih dari satu

Matius 28:19
...mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS...
--> tiga individu yg berbeda

Dan ini yg sangat sy suka, percakapan Filipus dengan Yesus :
Yohanes
14:8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."
14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.


Ketika ditanya "tunjukkanlah Bapa itu kepada kami..." Yesus menjelaskan bahwa melihat Yesus sama dengan melihat Bapa.

Ayat2 lain yg menyatakan tritunggal :
Yohanes
14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan KAMI akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia
--> menunjukkan individual LEBIH DARI SATU

Yohanes
15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
--> firman-Ku, ini berarti bahwa Yesus bukan malaikat atau makhluk Ilahi, karena kata "Firman-KU" itu cuma merujuk kepada Firman Tuhan. Berarti Yesus adalah bagian dari ke-Tuhan-an.

Yohanes
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
--> pada saat itu Yesus berkata bahwa akan datang Roh Kebenaran (=ROH KUDUS).

Selanjutnya kita melihat salah satu ucapan Yesus, yaitu di doaNya :
Lukas 22:42
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.


Dari ayat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa meskipun Yesus ada di dalam Bapa dan Bapa di dalam Yesus, tapi Yesus itu berbeda, masing2 punya kesadaran tersendiri, punya kehendak sendiri. Gak mungkin Yesus berkata kepada diriNya sendiri.

Kalo kita lihat kita sendiri, manusia punya tubuh dan roh, tapi kesadaran kita cuma satu.

Berbeda kalo Allah, Dia tersusun atas tiga buah kesadaran : Allah Bapa yg tidak pernah manusia lihat sebelumnya, Allah yg 'berdaging' yg pernah dilihat manusia, yg disebut Allah Anak dan satu lagi disebut Allah ROH KUDUS. Tiga2nya aktif dan individual.

Jadi jelas Allah itu tersusun atas tiga pribadi. Nah mengenai masalah yg diberitahukan oleh Odading, "kapan mulai terpecah menjadi tiga?", sy tidak dapat menjawab. Sy mengimani secara buta saja bahwa sudah dari sononya ada tiga. Allah itu ya begitu. Itu.
« Last Edit: January 06, 2017, 02:52:07 PM by acidking001 »
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
January 06, 2017, 03:10:27 PM
Reply #42
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6238
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Nama person ke berapa, siip ?

Itu nama dari ketiga Person tsb,
Makanya saya bilang bhw pd masa PL, YHVH itu nama yg merujuk pd hakekat, bukan person.

Bapa bernama YHVH, Firman bernama YHVH, ROH KUDUS bernama YHVH.
Jd YHVH adalah nama dari Allah scr hakikat.

Quote
Hakekat itu person ato bukan, siip ?

Bukan.

Quote
Saya bertanya, ya karena di pov saya :
itu hakekat adalah person
itu nama adalah nama sang hakekat tsb

Inilah yg jd konflik antara unitarian vs trinitarian.

Di pov unitarian, hakekat harus sama dg person.
Maka satu hakekat HARUS berarti 1 person.
Maka Allah yg esa tidak mungkin 3 person.
Atau mgkn spt Oda, awalnya 1 person kmudian suatu ketika berubah entah gimana caranya jadi 3 person.

Dlm pov trinitarian, hakekat adalah substansi/kodrat,
Person adalah identitas dalam substansi/hakekat tsb.

Dalam trinitarian, substansi itu tidak dihitung.

Kl diterapkan pd manusia, maka substansi kemanusiaan itu ya hanya satu.
Kl substansi kemanusiaan ada 3, brarti manusia A, B dan C itu beda hakikatnya,
Misal si A tidak pernah butuh makan, si B tidak pernah butuh tidur, si C tidak pernah butuh buang air, maka itu jadi 3 substansi kemanusiaan.

Sepanjang semua manusia punya kodrat yg sama, sifat-sifat yg sama yg menjadikannya disebut manusia, maka substansi kemanusiaan itu ya hanya 1.

Kl person dalam substansi kemanusiaan itu banyak, mgkn skrg mendekati 10 milyar person.

Itulah bedanya definisi substansi/hakekat/kodrat dibandingkan person.

Nahhhh, kita nih mgkn kadung terpengaruh campur-aduknya definisi ini.
Dlm keseharian bahasa kita, kl dalam satu ruangan ada 10 person maka kita akan hitung ada 10 manusia.

Kl scr definisi, saat ada 10 person dalam satu ruangan namun ke-10 person itu punya hakikat yg sama, maka dibilangnya satu hakikat kemanusiaan 10 person dalam ruangan.

Ketika Allah YHVH (hakikat) bicara bahwa Ia adalah Esa, maka kami memaknai bhw yang bersubstansi sbg Allah itu ya hanya Allah yg berbicara itu saja.

Dalam hakikat itu ternyata kita diwahyukan pd zaman Kristus adalah 3 Pribadi.

Quote
Sekali lagi, soalnya di pov saya sbg nonK ... YHWH itu adalah nama.
Yang disebut [nama] ya otomatis ngerujuk ke person.

Normalnya kan bgitu.
Tp ketika Allah pd masa PL tidak menjelaskan Person mana yg sdg berbicara, maka nama tsb akan merujuk ke hakikat.

Quote
Kok nggak bisa yah ? Bukannya setelah ada personifikasi berdaging, yang bicara "...sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" itu adalah P2 ?

Jadi ke-3 Person itu sudah ada, tp kita nih yg baca Alkitab maupun mreka yg mengalami kjadian tsb tidak diinformasikan Person mana yg sdg bicara tsb.

Makanya kita nggak tau.

Quote
IMO, kalimat diatas udah sirkular duluan siip. Kalimat bold bisa keluar karena patokan awalnya udah duluan berupa [tiga pribadi eksis].

Krn kita baru diberitau belakangan (yaitu pd zaman PB) bhw dalam satu nama tsb adalah 3 Pribadi yg eternal.

Kl kita ngga diberitahu dmikian, orang sampe juling baca PL ngga akan bisa menyangka una-substantia-tres-personae.

Quote
Pertanyaan saya itu keluar ya justru karena adanya siip bilang bhw tiga personil itu eternal.


Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah YAHWEH ELOHIM menjadikan bumi dan langit,

Secara versi pengertian oda :
Yahweh ELOHIM ---> tritunggal
Tuhan Allah = Yahweh ELOHIM = Dia ---> Dia (person).

secara versi pengertian siip :
Yahweh ELOHIM ---> bisa itu P1 saja, bisa itu P2 saja, bisa pula itu P3 saja.
Tuhan Allah = Yahweh ELOHIM ---> mungkin Dia yang P1 saja, mungkin Dia yg P2 saja, mungkin pula Dia yg P3 saja.

:)
salam.

Itu brarti ketiga Person yg namanya YHVH ELOHIM itu menciptakan langit dan bumi.
« Last Edit: January 06, 2017, 03:31:32 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
January 06, 2017, 07:49:46 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Berdasarkan kalimat diatas, nyampe ke kesimpulannya sbb :

pribadi Bapa (unknown name) itu berhakikat Yahweh/ELOHIM

pribadi Bapa bernama YHWH.
Quote
pribadi Anak (bernama Yesus) itu berhakikat Yahweh/ELOHIM

1. pribadi Anak juga bernama YHWH.
2. kemudian pribadi Anak yang bernama YHWH menjadi manusia/daging bernama Yesus.
3. jadi Anak memiliki dua nama, YHWH dan Yesus.
Quote
pribadi RK (unknown name) itu berhakikat Yahweh/ELOHIM

1. pribadi ROH KUDUS juga bernama YHWH.
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
January 07, 2017, 10:29:44 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
Itu nama dari ketiga Person tsb
Nah itu.

versi siip : 3 person bernama sama.
versi oda : 1 person tritunggal

Quote
Makanya saya bilang bhw pd masa PL, YHVH itu nama yg merujuk pd hakekat, bukan person.
Saya rada gak ngerti dgn tulisan siip berdasarkan kedua quote di atas.

YHWH adalah nama dari ketiga person tsb

respond oda, so :
P1 bernama YHWH
P2 bernama YHWH
P3 bernama YHWH

sesuai dgn quote siip dibawah ini :
Quote
Bapa bernama YHVH, Firman bernama YHVH, ROH KUDUS bernama YHVH.

Tapi dengan quote sbb sbb ini :
Quote
Jd YHVH adalah nama dari Allah scr hakikat.
saya jadi nggak ngerti maksudknya begimana, karena di pov saya, ungu itu menuntun ke kesimpulan bhw YHWH adalah nama person, dalam hal ini masing2 person bernama sama.

Quote
Quote
Hakekat itu person ato bukan, siip ?
Bukan.
Lalu kenapa digunakan kata ganti orang ketiga [Dia] ? ---> [HE] dlm bhs inggrisnya.

Quote
Inilah yg jd konflik antara unitarian vs trinitarian.

Di pov unitarian, hakekat harus sama dg person.
Saya belon tau saya ini unitarian ato bukan. Namun ya mungkin cara2 pikir saya kayak unitarian. Namun ini saya dapet secara "sendirian", karena logika membaca text "Dia/Ia" di suatu ayat ya otomatis kelogisannya ini ngerujuk ke person.

Quote
Maka satu hakekat HARUS berarti 1 person.
Tidak begitu.
Kalimat diatas, siip udah duluan menaruh kosakata [hakekat].... akibatnya siip membuat kesimpulan spt bold.

Sementara saya sendiri berangkatanya nggak ngebawa-bawa perihal [hakekat], melainkan ngebaca kalimat yang ada dgn adanya text "Dia/Ia" ya jelas jelas ini ngerujuk ke person, sosok, entitas yg hidup.

Quote
Maka Allah yg esa tidak mungkin 3 person.
Lah... kalimat "Allah yg esa terdiri dari 3 person" ini sendiri (imo) secara default sudah membingungkan...  :D.

Quote
awalnya 1 person kmudian suatu ketika berubah entah gimana caranya jadi 3 person.
Bukan begitu. Person-nya tetep. Setelah personified jadinya lebih dari 1 person.

Siip bilang :
Bapa bernama YHVH, Firman bernama YHVH, ROH KUDUS bernama YHVH.

Oda tanya :
bayi di Betlehem itu person ke berapa dan bernama apa ?


Quote
Sepanjang semua manusia punya kodrat yg sama, sifat-sifat yg sama yg menjadikannya disebut manusia, maka substansi kemanusiaan itu ya hanya 1.

Kl person dalam substansi kemanusiaan itu banyak, mgkn skrg mendekati 10 milyar person.
Kalo penjabaran siip yg seperti demikian, maka yg secara versi saya ... Allah itu bisa ada banyak person, bukan tiga person saja  :D

bersambung
« Last Edit: January 07, 2017, 10:37:19 AM by odading »
January 07, 2017, 10:29:53 AM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
Quote
Nahhhh, kita nih mgkn kadung terpengaruh campur-aduknya definisi ini.
Dlm keseharian bahasa kita, kl dalam satu ruangan ada 10 person maka kita akan hitung ada 10 manusia.

Kl scr definisi, saat ada 10 person dalam satu ruangan namun ke-10 person itu punya hakikat yg sama, maka dibilangnya satu hakikat kemanusiaan 10 person dalam ruangan.

Ketika Allah YHVH (hakikat) bicara bahwa Ia adalah Esa
Nah... dengan demikian hakekat itu sendiri jadinya personified secara pov versi siip.

"Dalam satu ruangan ada 1 hakikat"
----> kalimat ini tentunya bisa keluar hanya secara dari pov observer.

Pilihannya yg seperti sudah saya post-kan sebelumnya, yakni :

A. Hakikat tsb personified ---> berbicara
---> "hai yg diluar ruangan, didalam ruangan ini ada 10 person".

ataupun

B. Salah satu person tsb berbicara
---> "hai yg diluar ruangan, didalam ruangan ini ada 10 person".

Quote
maka kami memaknai bhw yang bersubstansi sbg Allah itu ya hanya Allah yg berbicara itu saja.
Dengan demikin yang point A diatas. Personified Hakekat.

Quote
Dalam hakikat itu ternyata kita diwahyukan pd zaman Kristus adalah 3 Pribadi.
Ya. Personified Hakekat itu blakangan memberi tau bhw didalamnya ada 3 person.

Yang bicara siapa ?
Bukan siapa siapa, melainkan Hakekat yg personified - hakekat itu sendiri is not a person at all.


Quote
Tp ketika Allah pd masa PL tidak menjelaskan Person mana yg sdg berbicara, maka nama tsb akan merujuk ke hakikat.
Nah kembali lagi membingungkan. Jadi itu yang bicara personified hakekat (point-A)  ? ataukah salah satu person dari hakekat tsb (point-B) ?

Jangan lupa, siip tulis sbb :
Quote
Ketika Allah YHVH (hakikat) bicara bahwa Ia adalah Esa

Quote
Jadi ke-3 Person itu sudah ada, tp kita nih yg baca Alkitab maupun mreka yg mengalami kjadian tsb tidak diinformasikan Person mana yg sdg bicara tsb.
Lah... barusan diatas siip tulis bhw yang bicara itu hakekat.

Quote
Krn kita baru diberitau belakangan (yaitu pd zaman PB) bhw dalam satu nama tsb adalah 3 Pribadi yg eternal.
Begimana bisa tau bhw itu 3 pribadi yang eternal sementara pengetahuan manusia thdp tiap pribadi itu sendiri didapet secara didalam waktu, siip ?

Quote
Kl kita ngga diberitahu dmikian, orang sampe juling baca PL ngga akan bisa menyangka una-substantia-tres-personae.
Siip belon menjawab pertanyaan saya :

Sampai di era mana pengungkapan Una Substantia saja ?
a. era sebelum Yesus lahir
b. era selagi Yesus bernafas di bumi
c. era setelah Yesus naik ke sorga
d. era setelah Alkitab di susun

Quote
Itu brarti ketiga Person yg namanya YHVH ELOHIM itu menciptakan langit dan bumi.
Dari mana siip bisa tau ? Kan secara pov versi siip : mungkin salah satu dari 3 person, mungkin dua person aja, mungkin pula ketiga-tiganya.  :D

:)
salam.
January 07, 2017, 10:50:16 AM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
pribadi Bapa bernama YHWH.
Menurut trinitarian, pov para Rasul yg sedang hidup di jaman tsb
a. Bapa = pribadi Allah yg bernama YHWH
b. Bapa = salah satu pribadi dari suatu hakekat yg bernama YHWH

Yang a atokah yg b ya cosmic ?

Quote
1. pribadi Anak juga bernama YHWH.
2. kemudian pribadi Anak yang bernama YHWH menjadi manusia/daging bernama Yesus.
3. jadi Anak memiliki dua nama, YHWH dan Yesus.
So, secara pov trinitarian di jaman sekarang :
- person Bapa masih tetep bernama YHWH
- person Anak bisa bernama YHWH bisa juga bernama Yesus
- person RK masih tetep bernama YHWH

Makasih atas masukan2nya cosmic  :happy0062:
January 07, 2017, 11:52:28 AM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
Matius 28:19
...mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS...[/i] --> tiga individu yg berbeda
Secara versi pengertian saya, bold itu ya karena setelah personified, acid.

Anak adalah sebutan, idem juga sebutan Mesias, dlsb.
Namun secara versi pengertian saya, sebutan2 tsb itu ya nongol dg adanya keterlibatan didalam waktu.
Di pov saya, defaultnya itu Firman, pribadinya ya Allah itu sendiri ....
BUKAN "pribadi kedua dari suatu hakikat yang disebut Firman".

Bapa juga adalah sebutan.
Di pov saya, defaultnya ya pribadi Allah itu sendiri.....
BUKAN "pribadi pertama dari suatu hakikat yang disebut Bapa".

Quote
Ketika ditanya "tunjukkanlah Bapa itu kepada kami..." Yesus menjelaskan bahwa melihat Yesus sama dengan melihat Bapa.
Tidak ada kecerewetan saya kok didalam hal ini.

Kecerewetan saya adalah :
Allah itu adalah hakekat
hakekat ini bukan person
karena hakekat ini terdiri dari 3 person


Karena versi pengertian saya :
Allah = person/sosok/entitas itu sendiri yg tritunggal

Quote
Ayat2 lain yg menyatakan tritunggal :
Yohanes
14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan KAMI akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia
--> menunjukkan individual LEBIH DARI SATU
Seperti yg udah saya tulis sebelum-sebelumnya, referensi2 yg dipake itu sendiri sudah sedang didalam sikon adanya personifikasi/manifestasi, acid.

Dengan member laen, saya pernah diajukan ayat Amsal 8 ttg Wisdom.
Komen saya, itu personified Wisdom. Wisdom itu sendiri BUKAN a person. Person-nya Allah.



Quote
Yohanes
15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
--> firman-Ku, ini berarti bahwa Yesus bukan malaikat atau makhluk Ilahi, karena kata "Firman-KU" itu cuma merujuk kepada Firman Tuhan.
Nope. Yang bold adalah eversi saya. Firman-KU ---> ngerujuk ke God's Words ---> ngerujuk ke Firman dari person Allah itu sendiri yg tritunggal.

Yang secara pov trinitarian jadinya sbb :
Firman-KU ngerujuk kepada Firman pribadi kedua dari suatu hakikat.

Quote
Berarti Yesus adalah bagian dari ke-Tuhan-an.
Versi saya, Yesus itu bukan bagian dari ke-Tuhan-an / ke-Allah-an. Yesus itu Firman yg menjadi daging. Firman proceed dari Allah itu sendiri.

Masuk akal secara dari pov acid : Yesus itu bagian dari ke-Tuhan-an.
Karena pov trinitarian : ke-Tuhan-an itu hakikat yang terdiri dari tiga person.
Person Bapa bagian dari ke-Tuhan-an
Person Yesus bagian dari ke-Tuhan-an
Person RK bagian dari ke-Tuhan-an

Quote
Yohanes
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
--> pada saat itu Yesus berkata bahwa akan datang Roh Kebenaran (=ROH KUDUS).

Selanjutnya kita melihat salah satu ucapan Yesus, yaitu di doaNya :
Lukas 22:42
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.
sekali lagi, (imo) info yg kita baca itu sendiri sudah sedang di dalam situasi personifikasi/manifestasi, acid.

HOW COME, dgn adanya kalimat2 ucapan diatas jadinya kita bisa terapkan secara eternal ?
Lagian nggak kerasa-kah bhw pabila ngikutin pola pikir 3 person eternal jadinya sirkular diketika membaca kalimat Yoh 15:26 ?

Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa

Begimana itu ceritanya person RK (P3) yg katanya trinitarian eksis eternally bersama dgn person Bapa (P1), namun P2 sendiri bilang P3 keluar dari P1 ?

Versi saya tidak sirkular...  :char11:
Kosakata [bapa] ---> ini ya ngerujuk ke person Allah itu sendiri yg tritunggal.
Secara default : [person Allah itu sendiri + Firman + RK]
Secara kronologika : Firman proceed, RK proceed.
Secara setelah RK personified : disebut Penghibur.

Quote
mengenai masalah yg diberitahukan oleh Odading, "kapan mulai terpecah menjadi tiga?", sy tidak dapat menjawab.
hehehe... pertanyaan saya bukan kayak begitu, acid.

Pertanyaan saya sbb :

Sampai di era mana pengungkapan Una Substantia saja ?
a. era sebelum Yesus lahir
b. era selagi Yesus bernafas di bumi
c. era setelah Yesus naik ke sorga
d. era setelah Alkitab di susun

Dengan kata lain,
Sejak di era mana pengungkapan Una Substantia itu ternyata yang sebenernya bukan a person at all, melainkan terdiri dari tiga personil ?

:)
salam.
« Last Edit: January 07, 2017, 11:57:03 AM by odading »
January 07, 2017, 12:02:44 PM
Reply #48
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
  • Denominasi: Kristen
@ Odading:

terima kasih atas tanggapannya. Sebelum saya merespon tanggapan-tanggapan Anda, saya ingin lebih dahulu bertanya kepada Anda:

yang sedang bertanya kepada saya ini tubuhnya odading, jiwanya odading, atau rohnya odading?


salam
January 07, 2017, 10:07:36 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 11987
    • fossil coral cantik
yang sedang bertanya kepada saya ini tubuhnya odading, jiwanya odading, atau rohnya odading?
Person-nya odading. Odading as a person hidup yg terdiri dari tubuh jiwa dan roh.  :D
« Last Edit: January 08, 2017, 10:16:52 AM by odading »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)