Author Topic: Hubungan Cinta Dengan Sepupu  (Read 2444 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 04, 2017, 07:09:48 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1775
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Saya sharing pengalaman sepupu saya yang SUDAH menikah secara diam-diam dengan kasus seperti Anda dan "mereka" memutuskan keluar dan menjauhi seluruh keluarga besar BATAK. Benar-benar belajar hidup sebagai bukan orang Batak.

Pada saat masih berdua saja sih, waaah.... semuanya indah-indah saja. Tapi persoalan mulai muncul, sewaktu mereka mulai punya anak dan sewaktu si anak mulai bertambah besar, dia mulai sering bertanya :"Ma... Pa, aku punya nenek-kakek nggak sih ??? Aku punya Oom-Tante nggak sih ??? Temanku yang lain punya, tapi aku kok nggak punya ya ??? Gimana caranya Mama-Papa lahir ke dunia kalo nggak punya orangtua ya ???

Masih banyak lagi hal-hal lebih "besar" dan lebih "berat" yang harus dihadapi, tetapi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas saja sudah syuuusssyaaahnya bukan main !!! Apalagi kalo ternyata nanti anakmu juga "jatuh cinta" setengah mati sama orang BATAK. Alamak, cinta tak direstui sudah mulai merambat ke keturunan. Sudah pasti calon besanmu pingin tahu, latar belakang menantunya, pasti juga nggak akan setuju anaknya menikahi anakmu, naaaah..... episode ini bisa terus berlanjut sampai 7 turunan.

Nah, itu risiko yang paling logis yang harus dihadapi .....

Selebihnya ..... terserah Anda !!!

Oh ya, tentang sepupu saya itu, nggak kuat menghadapi tekanan yang timbul dan secara diam-diam pula mereka memilih hidup terpisah, meskipun demikian, mereka tetap bertanggungjawab terhadap anak-anak yang telah dihasilkan.

Mudah-mudahan pengalaman nyata ini bisa membuat kalian punya gambaran lebih jelas tentang masa depan yang akan dilalui nantinya.

Salam damai dalam Kristus.

yah memang begitu reskonya.
mereka hrs memutus semua ikatan kekerabatan dgn semua kerabat termasuk kedua orang tua.

ini pertaruhan yg sangat luar biasa

jika ini dipaksakan maka IMHO, anda adalah org paling egois, dan anak yang paling tidak berbakti karena hanya karena urusan perjodohan, anda mengorbankan semua org-org yg mengasihi anda dan anda kasihi, terutama orang tua anda.

Coba bayangkan ibu anda yg sdh mengandung anda +/- 9 bln, tegakah anda menyakiti hatinya dan mencemari semua kebanggan dan kehormatannya sampai ketingkatan yg paling hancur dlm budaya batak.

Karena jika hal ini terjadi,  kedua org tuamu tdk akan pernah lagi dihargai dilingkungan org batak, dan mungkin mereka akan sangat-sangat malu.

Dalam hal ini anda sdh melanggar HK 5 , karena bagi org batak ini adalah aib yg paling besar, tdk ada aib yg melebihi  ini .

jadi coban bayangkan, anak seperti apakah anak yg tega memberikan aib yg paling besar kepada org tuanya?

yang pasti org seperti itu bukanlah pengikut Kristus..

maaf kalau tulisan saya sangat keras,


REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
February 13, 2017, 12:10:56 PM
Reply #11
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 11
  • Denominasi: Protestan

1. Apakah di dalam Kristen hubungan kami dilarang?
2. Jika tidak dilarang, apakah kami salah jika kami tetap ingin menikah walaupun keluarga tidak merestui dengan alasan adat?
3. Bagaimana cara memberi tahu keluarga tentang hubungan kami ini? saya bingung.
4. Bagaimana cara nya agar kami tetap diperbolehkan menikah?
5. Jika agama melarang, adat melarang, dan keluarga melarang, tetapi kami tetap ingin menikah walau bagaimanapun caranya, apakah pendapat anda mengenai pertanyaan saya ini?


Mau coba bantu jawab dari sisi pandangan saya, boleh ya gaan :D
gini:
1. ga sih sepertinya, karena kalau di Perjanjian Lama pun, itu nikahnya antara saudara jauh kan.. lupa tokohnya siapa, tapi agan bisa cari tahu gitu
2. Kalau keluarga ga merestui dengan "alasan adat", rasanya ga salah sih.. hehe tapi kalau bisa, agan dan pacar put effort juga untuk usaha dan doa biar keluarga agan merestui dengan alasan yang lain
3. kasih tau aja sih, ga usah begimana begimana, terus terang, kalem, baik, jujur.. tapi bawa doa dulu gitu
4. wahh saya sih enggak tahu, tapi saya rasa kalian bisa minta bantuan support dari pendeta atau pembimbing konseling rohani2 gitu.. biar ada yang bisa bantu bicara ke keluarga kalian juga.. kalau bisa sih yang seumur dengan ortu2 agan biar ada mediasinya juga
5. jujur opini saya yah? kalau saya, saya akan kembali merefleksikan diri saya. apa benar ini yang kami inginkan? menikah tanpa restu? kenapa bisa ortu saya tidak beri kami restu apabila kami memang pasangan yang diberkati Tuhan? harusnya kalau memang diberkati, maka segala sesuatu akan dilancarkan pada waktuNya kan? Mungkin ya agan2 harus lebih bersabar.. apakah benar kalian berdua sudah siap mental dan siap secara semuanya untuk menikah? kenapa harus di umur 26? Kenapa target itu dibuat?

Karena sih ada teman saya yang tadinya tidak direstui salah satu keluarga, namun pada akhirnya mereka sabar dan direstui lalu menikah. Bagaimana pun juga menikah dengan restu itu rasanya menyenangkan :D

semoga menjawab ya, maaf kalau ada kata2 saya yang mungkin saya tidak sadar, tapi tidak berkenan di mata agan
February 13, 2017, 02:01:44 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1425
  • Gender: Male
Numpang tanya, @folkby.

Pos @folkby ini:
Quote
1. Apakah di dalam Kristen hubungan kami dilarang?
Mau coba bantu jawab dari sisi pandangan saya, boleh ya gaan :D
gini:
1. ga sih sepertinya, karena kalau di Perjanjian Lama pun, itu nikahnya antara saudara jauh kan.. lupa tokohnya siapa, tapi agan bisa cari tahu gitu ...
kupikir, berbeda dengan kasus TS.
...
Saat ini saya menjalani hubungan berpacaran dengan anak perempuan dari adik laki laki bapak saya.
( Jadi bapak saya mempunyai adik laki laki, dan saya pacaran dengan anaknya, begitu )
Pasangan saya ini ber umur 22 Tahun.
...
Kutang-kap, ayah dari TS dengan ayah dari 'pacar'-nya itu kakak beradik. Pertemuan genetika TS dengan 'pacar'-nya itu adalah dua generasi, yaitu generasi ayah dan generasi kakek mereka. Pada generasi kakeknya, genetika TS dan 'pacr'-nya itu hanya satu, yaitu pada pertemuan sperma kakeknya dengan sel telur neneknya.

Nah, kalo yang begitu @folkby golongkan sebagai "jauh", bisa kemukakan, di ayat mananya Perjanjian Lama hal seperti itu ditulis sebagai "jauh"?

Jika @folkby mengusulkan, "Silahkan cari sendiri", kayaknya @folkby tidak perlu masuk ruang diskusi untuk menuliskan begitu itu. @folkby yang mengemukakan, tentu, agar diskusi berjalan lancar, @folkby yang memberitahukan, dari ayat mana pandangan @folkby itu dibangun.

Salam olahraga.
Coba tebak, avatarku sedang sakit gigi atau menyeringai?
February 13, 2017, 02:18:31 PM
Reply #13
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 11
  • Denominasi: Protestan
Numpang tanya, @folkby.

Pos @folkby ini:Mau coba bantu jawab dari sisi pandangan saya, boleh ya gaan :D
gini:
1. ga sih sepertinya, karena kalau di Perjanjian Lama pun, itu nikahnya antara saudara jauh kan.. lupa tokohnya siapa, tapi agan bisa cari tahu gitu ...kupikir, berbeda dengan kasus TS.Kutang-kap, ayah dari TS dengan ayah dari 'pacar'-nya itu kakak beradik. Pertemuan genetika TS dengan 'pacar'-nya itu adalah dua generasi, yaitu generasi ayah dan generasi kakek mereka. Pada generasi kakeknya, genetika TS dan 'pacr'-nya itu hanya satu, yaitu pada pertemuan sperma kakeknya dengan sel telur neneknya.

Nah, kalo yang begitu @folkby golongkan sebagai "jauh", bisa kemukakan, di ayat mananya Perjanjian Lama hal seperti itu ditulis sebagai "jauh"?

Jika @folkby mengusulkan, "Silahkan cari sendiri", kayaknya @folkby tidak perlu masuk ruang diskusi untuk menuliskan begitu itu. @folkby yang mengemukakan, tentu, agar diskusi berjalan lancar, @folkby yang memberitahukan, dari ayat mana pandangan @folkby itu dibangun.

Salam olahraga.

Bilangnya salam olahraga yah, tapi saya nangkepnya agan seperti marah2..
Kalau mau minta tolong dirujuk saya mau bantu kok, saya juga ga bilang silahkan cari sendiri.. saya bilang bisa dicari tahu dulu..

Contohnya Yakub yah..
ngerujuk ke sini saja:
https://id.wikipedia.org/wiki/Yakub

ayatnya ada dari start Kejadian 27: 43 dan seterusnya, dia menikah dengan anak Laban di kisah selanjutnya..

disini di alkitab saya, tulisannya Ribka menyebut Laban sebagai "saudaraku".. tapi sejauh apa saudaranya saya juga ga paham betul karena di Wikipedia ditulisnya sebagai paman.

By the way, saya ga ngerti sih agan mention apa perihal sel telur kakek atau apa, sorry yah tapi menurut saya agan juga kurang jelas menyampaikan..

dannn, sorry ya but I need to mention you this one

Jika @folkby mengusulkan, "Silahkan cari sendiri", kayaknya @folkby tidak perlu masuk ruang diskusi untuk menuliskan begitu itu. @folkby yang mengemukakan, tentu, agar diskusi berjalan lancar, @folkby yang memberitahukan, dari ayat mana pandangan @folkby itu dibangun.

Saya join forum kan mau cari teman, niatnya mau saling membantu dan dibantu, kok kayaknya cara agan bicara disini rada menyinggung saya yah? Kan bisa, ngomongnya, "tolong dikemukakan dari mana ayat yang membuat pandangan anda ada?"

Siapa lah saya dan agan sampai dengan haknya menentukan orang lain boleh join untuk diskusi atau tidak?
Apakah agan moderator? dan ada aturan tertulisnya?  :huh:
February 13, 2017, 11:21:37 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 790
  • Denominasi: Protestan
...
Saya join forum kan mau cari teman, niatnya mau saling membantu dan dibantu, kok kayaknya cara agan bicara disini rada menyinggung saya yah? Kan bisa, ngomongnya, "tolong dikemukakan dari mana ayat yang membuat pandangan anda ada?"

Siapa lah saya dan agan sampai dengan haknya menentukan orang lain boleh join untuk diskusi atau tidak?
Apakah agan moderator? dan ada aturan tertulisnya?  :huh:
Kalo di gue sih, itu sepertinya menunjukkan ketegasan atau prinsip, bray.

Yang gue liat, problemnya TS bukan hanya soal restu tetapi ada satu adat atau tradisi yang akan dilanggar jika TS masih nekat dengan rencananya. Di Kristen kan, menikah itu sekali seumur hidup. Jadi alangkah indahnya jika pernikahan itu benar-benar 100% bebas dari hal-hal yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.
February 23, 2017, 10:54:22 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1775
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Kalo di gue sih, itu sepertinya menunjukkan ketegasan atau prinsip, bray.

Yang gue liat, problemnya TS bukan hanya soal restu tetapi ada satu adat atau tradisi yang akan dilanggar jika TS masih nekat dengan rencananya. Di Kristen kan, menikah itu sekali seumur hidup. Jadi alangkah indahnya jika pernikahan itu benar-benar 100% bebas dari hal-hal yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

betul bro,

mungkin suku lain tdk akan bisa paham resiko apa yg akan dialami jika perkawinan ini terjadi.

banyak komentar yg menganggap seolah2  restu ortu masih memungkinkan untuk diperoleh.

namun yg pasti, jika di lingkungan suku batak, restu tersebut tdk  akan pernah diberikan.

REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
February 25, 2017, 01:49:29 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 790
  • Denominasi: Protestan
betul bro,

mungkin suku lain tdk akan bisa paham resiko apa yg akan dialami jika perkawinan ini terjadi.

banyak komentar yg menganggap seolah2  restu ortu masih memungkinkan untuk diperoleh.

namun yg pasti, jika di lingkungan suku batak, restu tersebut tdk akan pernah diberikan.
Wadow, parah banget, bray. 

Gue harap TS segera membatalkan rencananya sebelum segala sesuatunya terlambat. Dan kepada TS, gue menghimbau, jangan gara-gara dibutakan cinta, elo lantas nekat melakukan sesuatu yang terlarang.
February 25, 2017, 07:34:25 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1775
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Wadow, parah banget, bray. 

Gue harap TS segera membatalkan rencananya sebelum segala sesuatunya terlambat. Dan kepada TS, gue menghimbau, jangan gara-gara dibutakan cinta, elo lantas nekat melakukan sesuatu yang terlarang.

Betul bro, kecuali ybs mengaggap dirinya sdh bukan oranng batak lagi.

harus juga diingat bro, bhw org batak itu iakatan adatnya sangat kuat.
Hampir diseluruh kota di indonesia selalu ada perkumpulan marga.
Dan dalam budaya batak, jika berkenalan bukan memperkenalkan nama, melainkan marga.

coba bayangkan,
jika TS menikah, lalu berkenalan dengan orang batak, dan ditanya marganya dan marga istrinya.

Jika marganya suami sama dengan marga istri, secara refleks, semua org batak akan menghindar dan menolaknya dlm pergaulan, dan menganggap ybs lebih rendah dari binatang dengan alasan "tdk beradat".

lanjut lagi,
jika sdh punya anak,
Jika ketahuan marga ayah sama dengan marga ibu, pasti reaksinya sama  dengan di atas.

lanjut lagi ke cucunya,
Jika ketahuan marga kakek dan neneknya, jika sama, maka reaksinya sama dengan di atas.

begitulah, selamanya, karena org batak memiliki peta silsilah secara turun temurun dan terus menerus sepanjang hidup org batak, yg selalu menyebutkan marga kakek moyang/istrinya.

apabila ybs muncul dalam peta silsilah, maka keturunannya akan dikucilkan.

Resiko yang sangat besar, hanya untuk mendapatkan seoarng suami/ istri solah2 sdh tdk ada lagi org lain didunia ini.

Dan sudah pasti ybs akan menjadi batu sandungan bagi sesama



REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
March 02, 2017, 03:09:50 PM
Reply #18
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 216
  • Denominasi: Jesus
Betul bro, kecuali ybs mengaggap dirinya sdh bukan oranng batak lagi.

harus juga diingat bro, bhw org batak itu iakatan adatnya sangat kuat.
Hampir diseluruh kota di indonesia selalu ada perkumpulan marga.
Dan dalam budaya batak, jika berkenalan bukan memperkenalkan nama, melainkan marga.

coba bayangkan,
jika TS menikah, lalu berkenalan dengan orang batak, dan ditanya marganya dan marga istrinya.

Jika marganya suami sama dengan marga istri, secara refleks, semua org batak akan menghindar dan menolaknya dlm pergaulan, dan menganggap ybs lebih rendah dari binatang dengan alasan "tdk beradat".

lanjut lagi,
jika sdh punya anak,
Jika ketahuan marga ayah sama dengan marga ibu, pasti reaksinya sama  dengan di atas.

lanjut lagi ke cucunya,
Jika ketahuan marga kakek dan neneknya, jika sama, maka reaksinya sama dengan di atas.

begitulah, selamanya, karena org batak memiliki peta silsilah secara turun temurun dan terus menerus sepanjang hidup org batak, yg selalu menyebutkan marga kakek moyang/istrinya.

apabila ybs muncul dalam peta silsilah, maka keturunannya akan dikucilkan.

Resiko yang sangat besar, hanya untuk mendapatkan seoarng suami/ istri solah2 sdh tdk ada lagi org lain didunia ini.

Dan sudah pasti ybs akan menjadi batu sandungan bagi sesama


Sorry ini pertanyaan OOT..
Saya bukan suku Batak, tapi saya punya banyak teman Batak.

Bagaimana jika si wanita ini "membeli" marga lain?
Apakah memungkinkan?

March 02, 2017, 03:25:04 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1775
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Sorry ini pertanyaan OOT..
Saya bukan suku Batak, tapi saya punya banyak teman Batak.

Bagaimana jika si wanita ini "membeli" marga lain?
Apakah memungkinkan?

marga itu tdk bisa dibeli, namun bisa diberikan secara adat bagi org bukan batak dengan alasan2 tertentu.

coba bayangkan :D :D
jika itu terjadi ke anak perempuanmu, lantas ada org yg mau jadi 'pahlawan kesiangan" untuk merestuinya dan memberikannya marga padanya, apakah kamu rela? :mad0261:

 dlm budaya batak, tdk ada org yg rela jika anaknya diberi marga oleh org lain,

shg secara adat batak tdk pernah itu akan terjadi, 
karena jika terjadi, maka pahlawan kesiangan itu akan dikucilkan dari org batak  (kalau tradisi jaman dulu... org itu bisa sampai dibunuh  lho..)
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)