Author Topic: pengampunan dosa ?  (Read 4159 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 25, 2017, 03:32:10 PM
Reply #160
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
bentuk ganjarannya adalah rahasia, waktu pelaksanaannya juga rahasia, hanya diketahui oleh sang penguasa.
Nggak juga.

Quote
artinya tdk ada org yg bisa tahu apakah ganjaran sdh diterima abik secara waktu baik secara bentuk ganjarannya sendiri.
Nggak juga.


Quote
artinya  hanya sang penguasa yg tau kapan tepatnya keadilan tersebut terjadi/ terlaksana, kita sebagai halayak umum tdk pernah akan tau (baik untuk case 2 dst)
Nah... artinya wilef nggak baca case-1 dan case-4  ;D


 
February 25, 2017, 04:03:11 PM
Reply #161
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Nggak juga.
 Nggak juga.

 Nah... artinya wilef nggak baca case-1 dan case-4  ;D

kan oda nulisnya begini :


Case-1.
Ganjarannya apa dan kapan ? itu rahasia saya
Pokok dijamin adil deh


Case-2
Ganjarannya apa dan kapan ? itu rahasia saya
Pokok dijamin adil deh



Case-3.
Ganjarannya apa dan kapan ? itu rahasia saya
Pokok dijamin adil deh

 

kalau  gganjarannya adalah rahasia penguasa, kan org lain (halayak) tdk mungkin akan tahu :mad0261: :rolleye0014:

Bingung jadinya oda  :rolleye0014:
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
February 25, 2017, 04:13:56 PM
Reply #162
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
kan oda nulisnya begini :

kalau  gganjarannya adalah rahasia penguasa, kan org lain (halayak) tdk mungkin akan tahu :mad0261: :rolleye0014:


case-1
Quote
Saya mengetahui bahwa anak buah saya secara gak adil menjebloskan si pembantai 1 bulan.
Di point bold, tentu ada orang lain yang tau, wilef.

Demikian pula yang case-4
Quote
Idem kayak case-1, namun disini anak buah saya dengan adil mengganjar si pembantai 1 tahun.
Di point bold, tentu ada orang lain yang tau, wilef.

Quote
Bingung jadinya oda  :rolleye0014:
Bingung-nya dimana nih  :D.

Mungkin wilef terlalu memfokuskan ke perihal ganjaran sih.
Dari ke empat kasus yg saya ajukan, point "awal"nya kan perihal Keadilan.
« Last Edit: February 25, 2017, 04:24:25 PM by odading »
February 25, 2017, 05:15:37 PM
Reply #163
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran


case-1 Di point bold, tentu ada orang lain yang tau, wilef.

Demikian pula yang case-4 Di point bold, tentu ada orang lain yang tau, wilef.
 Bingung-nya dimana nih  :D.

Mungkin wilef terlalu memfokuskan ke perihal ganjaran sih.
Dari ke empat kasus yg saya ajukan, point "awal"nya kan perihal Keadilan.

kan dari case yg oda sampaikan, adil/ tdk adilnya adalah diukur dari ganjaran yg diperoleh si penjahat.

case 1, ganjarannya yg seharusnya 1 tahun, ternyata hanya 1 bulan  ===>  kesimpulan : tdk adil

karena tdk adil =====> penguasa bertindak

selanjutnya, ketika ditanya , Apa tindakan penguasa ? jawabnya : Rahasia

sikon ini berarti :

Pov Penguasa : tindakan lanjutan  untuk menegakkan keadilan : Rahasia Gua dong
Pov orang-orang : tindakan lanjutan untuk menegakkan keadilan :  tidak tahu

Mungkin orang2 tau bhw case1 itu tdk adil
Namun orang2 tidak  pernah dan tdk mungkin tau apa tindak lanjut  dari penguasa untuk menghadirkan keadilan dalam case dimaksud.

ambil contoh : misalnya beberapa bulan kemudian, sipenjahat tiba 2 tertimbun longsor selama 3 bulan,

namun tidak demikian karena oda bilang itu adalah Unknown.

Pokoknya hanya sebatas "A Believe System", tanpa dpt dibuktikan secara konkrit.

REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
February 26, 2017, 04:03:56 PM
Reply #164
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
kan dari case yg oda sampaikan, adil/ tdk adilnya adalah diukur dari ganjaran yg diperoleh si penjahat.
Bukan begitu loh. Adil/gak adilnya itu diukur dari pov Penguasa. Pabila di pov penguasa anak buah mengganjar 1 bulan = adil, maka [case closed].

Quote
case 1, ganjarannya yg seharusnya 1 tahun, ternyata hanya 1 bulan  ===>  kesimpulan : tdk adil
Ya. Dan perihal [tidak adil] ini sepenuhnya ada di pov Penguasa, wilef. Di pov Penguasa, ganjarannya si pembantai tsb 1 tahun. So, keadilan diganjar 1 tahun thdp si pembantai belon sepenuhnya jalan.

Quote
karena tdk adil =====> penguasa bertindak
selanjutnya, ketika ditanya , Apa tindakan penguasa ? jawabnya : Rahasia
Ya. Karena ini tidak diketahui.

Quote
sikon ini berarti :

Pov Penguasa : tindakan lanjutan  untuk menegakkan keadilan : Rahasia Gua dong
Pov orang-orang : tindakan lanjutan untuk menegakkan keadilan :  tidak tahu
Betul. Dan jangan lupa it's not the point caranya mengganjar bgmana, ganjarannya berupa apa, kapan dilaksanakan. Point-nya itu ada di perihal : Keadilan jalan.

Quote
Mungkin orang2 tau bhw case1 itu tdk adil
Namun orang2 tidak  pernah dan tdk mungkin tau apa tindak lanjut  dari penguasa untuk menghadirkan keadilan dalam case dimaksud.
Ya betul. Panutan-nya, orang ybs percaya - bhw Keadilan thdp si pembantai jalan, dimana misal orang ybs ini adalah salah satu keluarga yg dibantai dan mengetahui ganjarannya 1 bulan, atopun dibebaskan, atopun tidak ketangkep-tangkep, dlsb.

Gampang kok.
Wilef posisikan aja sbg salah satu anggota keluarga, dimana seluruh keluarga wilef dibantai.
Sampai saat ini, si pembantai tidak ketangkep-tangkep.
Nah.... wilef percaya ato kagak bhw [walopun si penjahat skrg masih berkeliaran bebas, Keadilan tetep akan jalan thdp org ybs atas aksinya membantai keluarga wilef].

Quote
ambil contoh : misalnya beberapa bulan kemudian, sipenjahat tiba 2 tertimbun longsor selama 3 bulan,
namun tidak demikian karena oda bilang itu adalah Unknown.
Ya. Si penjahat tiba2 tertimbun longsor dan wilef sbg anggota keluarga yg dibantai nggak bisa menyatakan bhw "ketimbun longsor" tsb adalah ganjaran dari aksinya ngebantai keluarga wilef. Karena mungkin iya - mungkin juga bukan.

Quote
Pokoknya hanya sebatas "A Believe System", tanpa dpt dibuktikan secara konkrit.
Betul. Dan mohon sekali lagi jangan lupa, "believe system" ini precede-nya (point awalnya) ada di perihal [Keadilan yg jalan thdp ybs]. Point proceed-nya itu adalah logika selanjutnya diketika Keadilan tsb jalan thdp ybs, yakni ganjaran.

Ilustrasi :
A. cuplis menipu wilef shg wilef sehingga bangkrut.
B. Wilef memaafkan cuplis dan tidak menyeret dia ke pengadilan.

Waktu berlalu sampai suatu ketika :
wilef sukses melebihi sikon wilef sebelum ditipu cuplis.
cuplis bangkrut setelah uang wilef hasil tipuannya habis tidak menghasilkan.

apakah ungu ganjaran wilef karena B ?
Tidak tau. Mungkin ya - mungkin juga tidak.
Apabila ada orang bilang ke wilef, "itu karena kamu B, makanya ungu" ---> ini hanya ada di pov orang yang ngomong itu saja. Sementara padahal belon tentu bener.

Apakah oranye ganjaran cuplis karena A ?
Tidak tau. Mungkin ya - mungkin juga tidak.
Apabila ada orang bilang ke wilef, "itu karena cuplis A, makanya oranye" ---> ini hanya ada di pov orang yang ngomong itu saja. Sementara padahal belon tentu bener.

Nah... kembali ke ilustrasi keluarga wilef dibantai sementara si pembantai tidak ketangkep-tangkep.
Wilef percaya ato kagak bhw Keadilan akan jalan thdp org ybs atas aksinya membantai keluarga wilef ?
« Last Edit: February 26, 2017, 04:06:11 PM by odading »
April 28, 2017, 02:49:15 PM
Reply #165
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 27
Menurut Kekristenan hanya Tuhan yang berkuasa mengampuni dosa orang.

ilustrasi :
cuplis mencuri uang meylan
meylan mengetahui hal ini

meylan mengampuni kesalahan/dosa cuplis thdp dirinya
meylan tidak menghukum cuplis dgn menyeret cuplis ke pengadilan


Nah, berangkat dari ilustrasi ungu dan coklat - dikombinasiin dengan biru .... kelanjutan kalimatnya  jadi sbb :
tapi Tuhan BELON TENTU mengampuni kesalahan/dosa cuplis thdp meylan tersebut

Blakangan meylan menyadari bahwa biru.
Akibatnya meylan "banting stir" yang berupa :
saya tidak punya kuasa untuk mengampuni kesalahan/dosa cuplis - so, justice is justice
maka diseretnyalah cuplis ke pengadilan.




Dari sepanjang yang saya ketahui, kayaknya [di PL itu emang nggak ada diajarin agar orang mengampuni kesalahan/dosa orang lain] ---> (???) ---> masih question mark.

Jadi diketika setiap ada kesalahan/dosa seseorang - pengampunannya itu ya hanya oleh Allah melalui sesajen (whatever itu sesajen-nya karena bukan fokus saya). (berangkat dari sini ---> mungkin inilah yang menyebabkan orang2 di jaman PB shock ketika mengetahui ada manusia dalam hal ini Yesus yang mengampuni dosa/kesalahan orang)

So, apabila ilustrasi ungu itu terjadi di jaman PL - maka :
Meylan tidak mengampuni kesalahan/dosa si cuplis yg telah mencuri uangnya tsb (karena biru).
Dan agar Tuhan mengampuni kesalahan/dosa si cuplis thdp meylan tsb, maka dilaksanakanlah sesajenan.



Pertanyaannya :
jadi begimana dengan perihal yang seperti ilustrasi ungu ?

berangkat dari biru, (imo) seyogyanya meylan ijo.
tapi pabila meylan coklat, mengingat biru maka kelanjutannya oranye.
either way, di pov saya janggal  :char11:

Akibatnya saya berpendapat :
Nggak ada itu Tuhan ngampun2in kesalahan/dosa orang (sehingga tidak ada hukuman).
Yang ada itu Karma ---> setiap kesalahan orang akan ada karma-nya, entah itu terjadi sewaktu ybs masih idup - entah nanti setelah ybs mati. So sekalipun meylan mengampuni kesalahan/dosa cuplis thdp dirinya - tetep aja cuplis entah kapan akan menerima karma-nya.

Terus terang saya masih belon ngerti konsep [Tuhan mengampuni dosa orang],
Palagi ditambah lagi dgn konsep [Tuhan menghukum dosa orang].
Secara dari pov saya : "kok jadi berkontradiksi yah ?".

Mungkin ada member yang bisa tolong kasih pencerahannya ?

Belon lagi perbedaan perbendaharaan kata antara bhs indo dan bhs inggris.

Di bhs indo, ada [memaafkan] ada [mengampuni]
yg secara general, pengertiannya nggak berbeda
namun secara lebih jauh, pengertiannya bisa jadi berbeda.

Di bhs inggris adanya cuma [forgive].


:)
salam.

cuplis mencuri uang meylan
meylan mengetahui hal ini

meylan mengampuni kesalahan/dosa cuplis thdp dirinya
meylan tidak menghukum cuplis dgn menyeret cuplis ke pengadilan


Kejadian diatas, Tuhan pun telah mengampuni karena korban sudah mengampuni.
Tidak tepat kalau jawabannya belum tentu.
Silahkan saudara buka dan baca kitab di
Yohanes 8:3-11
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)