Author Topic: John Stott, inspirasi bagi sy utk mempercayai konsep Annihilationism  (Read 6090 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 25, 2016, 01:50:11 PM
Reply #10
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Ketika Acid setuju bhw mreka yg menerima Yesus Kristus dan berbuat benar itu mendapat ganjaran hidup kekal dalam kebahagiaan,
Maka Acid di sisi lain sharusnya tidak bisa mnyetujui bhw mreka yg bbuat dosa dan menolak Kristus hanya dilenyapkan saja.

Kl kita bicara keadilan, maka keadilan itu 2 sisi.
Kl di satu sisi Tuhan memberikan kpd orang-orang benar hidup kekal selama-lamanya,
Maka tidak adil jika Tuhan di sisi lain mengganjar yg berdosa dg lenyap bgitu saja tanpa juga hidup selama-lamanya.

Reward itu kan harusnya setara dg punishment dalam kutub yg berbeda,
Kl di satu sisi reward kekal, maka di sisi lain punishment juga kekal.
Kl di satu sisi reward berbobot baik, maka di sisi lain punishment berbobot buruk.

Reward kebahagiaan kekal bersama Tuhan di sorga hanya bisa setara dg siksaan kekal di neraka tanpa bersama Tuhan.

Intinya, kl ada orang yg pcaya annihilationism, maka harusnya ia juga dg adil menolak gagasan hidup kekal dalam kebahagiaan di sorga.
Mana bisa orang menerima gagasan hidup happy kekal di sorga tp menolak gagasan siksaan kekal di neraka,
Itu artinya dia scr tidak adil telah mempersepsikan keadilan Tuhan.

Dear Acid,
Soal diskusinya mungkin ngga saya lanjutkan dulu yag.
Saya ini punya kebiasaan kurang suka diskusi lama-lama, maaf ya Bro.

Terima kasih buat opininya, saya sangat hargai.
Maaf kalau ada salah.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
May 25, 2016, 01:56:45 PM
Reply #11
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Untuk Jesuit DM,

Ya benar ada ratap tangis dan kertak gigi yg mendukung pendapat Bro mengenai penyesalan kekal,
Tetapi juga ada siksaan api dan belerang utk selama-lamanya (Why 14:9-11).
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
May 25, 2016, 01:59:10 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 621
  • percaya predestinasi tapi ga percaya siksaan kekal
  • Denominasi: Topik fav.: eskatologi, setanologi, creationism, conditional immortality
Ketika Acid setuju bhw mreka yg menerima Yesus Kristus dan berbuat benar itu mendapat ganjaran hidup kekal dalam kebahagiaan,
Maka Acid di sisi lain sharusnya tidak bisa mnyetujui bhw mreka yg bbuat dosa dan menolak Kristus hanya dilenyapkan saja.

Kl kita bicara keadilan, maka keadilan itu 2 sisi.
Kl di satu sisi Tuhan memberikan kpd orang-orang benar hidup kekal selama-lamanya,
Maka tidak adil jika Tuhan di sisi lain mengganjar yg berdosa dg lenyap bgitu saja tanpa juga hidup selama-lamanya.

Reward itu kan harusnya setara dg punishment dalam kutub yg berbeda,
Kl di satu sisi reward kekal, maka di sisi lain punishment juga kekal.
Kl di satu sisi reward berbobot baik, maka di sisi lain punishment berbobot buruk.

Reward kebahagiaan kekal bersama Tuhan di sorga hanya bisa setara dg siksaan kekal di neraka tanpa bersama Tuhan.

Intinya, kl ada orang yg pcaya annihilationism, maka harusnya ia juga dg adil menolak gagasan hidup kekal dalam kebahagiaan di sorga.
Mana bisa orang menerima gagasan hidup happy kekal di sorga tp menolak gagasan siksaan kekal di neraka,
Itu artinya dia scr tidak adil telah mempersepsikan keadilan Tuhan.

Dear Acid,
Soal diskusinya mungkin ngga saya lanjutkan dulu yag.
Saya ini punya kebiasaan kurang suka diskusi lama-lama, maaf ya Bro.

Terima kasih buat opininya, saya sangat hargai.
Maaf kalau ada salah.
Ok. Tidak masalah..
Sama2..  :)
Kita tdk membunuh, mencuri tapi: bohong, sombong/serakah, program/film/lagu bajakan, manipulasi gaji/pajak, nyontek, langgar janji/lampu merah, malas, tunda/curi waktu, berkata kasar, canda/benci/iri/marah keterlaluan, abaikan Firman, ortu, org sakit, org miskin, gosip/fitnah, cabul. Jgn menghakimi.
May 27, 2016, 02:31:42 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Setidak2nya, setiap argumen sy adalah berdasar Alkitab. Oleh karena itu hendaknya bpk Jesuit jg menyatakan ayat pendukung bahwa manusia tidak akan mengalami proses pembinasaan tetapi mengalami proses menyiksa diri sendiri secara mental selamanya. Tolong sertakan ayatnya.
Sebelum sampai pada pemaparan argumen ayat-ayat alkitab, ada beberpa hal yang harus kita sepakati dahulu, yaitu :
1). Allah itu Maha Kasih dan Kasih Allah tidak akan berkesudahan selama-lamanya.
2). Jika Allah itu adalah Maha Kasih, maka tidak mungkin Ia akan melakukan penyiksaan.
3). Setiap manusia yang berdosa, akan dihukum Allah berdasarkan perbuatannya masing-masing.
4). Penderitaan yang paling berat dialami oleh manusia itu, adalah "Penyesalan".

Nah, kalau anda telah sependapat terhadap ke-4 hal diatas, barulah saya akan memaparkan fakta-fakta ayat dialkitab, yang menjadi dasar pemahaman saya, tentang "Makna Neraka".


Salam ...
May 27, 2016, 05:54:07 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3072
  • Gender: Male
  • karena Cinta Yesus lebih kuat daripada maut
  • Denominasi: Seventh-Day Adventist
Pertanyaan muncul .. apakah manusia itu akan mampu untuk berhenti menyiksa dirinya di Neraka ? ==> Jawabnya sudah pasti tidak, MENGAPA ? Sebab manusia itu tidak memiliki lagi ROH KUDUS, karena hanya ROH KUDUS yang dapat menolong manusia itu, untuk menghentikan penyesalannya,.

kalau menurutku, seseorang yang menyesali perbuatannya yang salah itu adalah BUKTI bahwa ROH KUDUS masih bekerja di dalam hatinya.

kalau tidak ada penyesalan di dalam hati maka artinya orang itu sudah BEBAL, dan tidak mau tahu akan kehidupannya. :D :D :D


Salam
TYM
" Lamanya satu ajaran dianut tidak akan membuat kesalahan menjadi kebenaran, sebab kebenaran mampu berdiri sendiri. Doktrin yang benar akan tetap teguh oleh penyelidikan Alkitab yang seksama. "
June 02, 2016, 11:21:57 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
kalau menurutku, seseorang yang menyesali perbuatannya yang salah itu adalah BUKTI bahwa ROH KUDUS masih bekerja di dalam hatinya.

kalau tidak ada penyesalan di dalam hati maka artinya orang itu sudah BEBAL, dan tidak mau tahu akan kehidupannya. :D :D :D


Salam
TYM
Karena itulah mereka kelak akan kekal selama-lamanya di neraka, mungkin karena mereka BEBAL yah, hehehe..


Salam ...
June 02, 2016, 11:32:36 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Untuk Jesuit DM,

Ya benar ada ratap tangis dan kertak gigi yg mendukung pendapat Bro mengenai penyesalan kekal,
Tetapi juga ada siksaan api dan belerang utk selama-lamanya (Why 14:9-11).
Benar saudara ku ..

Tetapi permasalahan dalam Kitab Wahyu, tidak boleh kita pahami, sebagai "Siksaan yang dilakukan oleh Allah" pada manusia yang berdosa, sebab Allah itu adalah Sang Maha Kasih, jadi tidak mungkin Sang Maha Kasih akan menyiksa manusia itu selama-lamanya.

Jadi, karena Allah itu tidak mungkin menyiksa manusia, maka Kitab Wahyu harus kita pahami, sebagai "Luapan Penyesalan yang membara", dimana Luapan penyesalan itu sangat dahsyat dan kedahsyatannya penderitaan luapan itu, digambarkan dengan Api dan belerang yang menyala-nyala... Manusia itu DI-SIKSA selama-lamanya oleh penyesalannya sendiri..( Inilah yang dimaksutkan dengan Ratap tangis dan gemertak gigi .. penderitaan Kekal..penyesalan kekal..)

Salam ...
June 03, 2016, 11:21:14 AM
Reply #17
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6474
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Benar saudara ku ..

Tetapi permasalahan dalam Kitab Wahyu, tidak boleh kita pahami, sebagai "Siksaan yang dilakukan oleh Allah" pada manusia yang berdosa, sebab Allah itu adalah Sang Maha Kasih, jadi tidak mungkin Sang Maha Kasih akan menyiksa manusia itu selama-lamanya.

Jadi, karena Allah itu tidak mungkin menyiksa manusia, maka Kitab Wahyu harus kita pahami, sebagai "Luapan Penyesalan yang membara", dimana Luapan penyesalan itu sangat dahsyat dan kedahsyatannya penderitaan luapan itu, digambarkan dengan Api dan belerang yang menyala-nyala... Manusia itu DI-SIKSA selama-lamanya oleh penyesalannya sendiri..( Inilah yang dimaksutkan dengan Ratap tangis dan gemertak gigi .. penderitaan Kekal..penyesalan kekal..)

Salam ...

Kl gitu kita beda pendapat.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)