Author Topic: Tuhan menghendaki supaya semua orang diselamatkan ?  (Read 3079 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 28, 2017, 07:09:38 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Ya. Sependapat. Anyway, di pov Calvinist apabila eksis itu [event Kehendak Allah yg tidak terwujud / terjadi] ---> maka ini di pov Calvinist menuntun ke kesimpulan bahwa [Allah itu PAYAH].  :char11:

Dengan alasan Allah berdaulat, lalu mereka membuat Allah tdk bebas menempuh cara untuk menebus manusia.====> menjadikan allah tdk bebas sama dengan membuat Allah tdk berdaulat.


Quote from:  
Thdp yang nomor-2... versi pengertian saya masih nge-push lagi lebih jauh. Kayak sbb :

Allah menghendaki
agar Adam dan hawa tdk makan buah terlarang
agar Adam dan Hawa tidak mati

berubah menjadi

Allah menghendaki
agar Adam dan Hawa menuruti perintahNya
agar Adam dan Hawa tidak mati

mundur kebelakang menjadi
Allah menghendaki
Adam dan Hawa tidak mati


Mengapa jadi berupa ungu ?
Karena Law itu sendiri udah ada duluan.
Dimana Law itu sendiri udah terkait perihal hidup / mati.

kembali maju, jadinya berupa
Allah menghendaki
Adam dan Hawa tidak mati


Kita sepakat, bhw Allah menghendaki agar Adam dan Hawa tidak mati

namun faktanya mereka mati

kesimpulannya : yang terjadi tidak sesuai kehendak Allah.


Quote from:  

Oleh karena itu Law-nya dikasih tau "eh Adam/Hawa, itu buah PBJ jangan di makan loh".

 Ya. Dan (imo) ini karena Allah itu sendiri yang ngebikin default manusia adalah [bisa memilih]. Kalo default manusia [nggak bisa memilih], percuma donk ada Law.

kayaknya  terjadi untuk  allah made in ........ ;D

Quote from:  
Secara dari versi pengertian saya : KehendakNya itu telah Dia ketahui duluan mempunyai posibilitas tidak terwujud thdp setiap individual, karena adanya Law dan karena default manusia itu sendiri Dia bikin bukan spt robot, melainkan bisa memilih.

Yup,

 dan 
banyak yang dikehendaki oleh Allah (tertulis di Allitab),

IMHO, termasuk  agar manusia  memilih taat/ tidak taat sesuai  Free Will

Quote from:  
Saya ngajuin sikon buat versi saya sendiri :
sekarang gini aja ...
Ada Law, lalu Allah membuat manusia spt robot yg pasti selalu akan obey the Law.
Dari sini menimbulkan pertanyaan : "Lalu buat apa ada Law yg disampaikan ?"


:)
salam.

Jika itu yg terjadi, berarti sipembuat Law, hanya ingin berlindung dibalik Law

ibaratnya allah sdh benci wilef, maka allah buat law sebagai pebenaran untuk menghukum wilef terhadap hal-hal  yg diluar kendali wilef.

Aaya.  aya.. wae

salam
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
March 01, 2017, 02:51:53 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12887
    • fossil coral cantik
Kita sepakat, bhw Allah menghendaki agar Adam dan Hawa tidak mati
Saya kadang ngerasa "janggal" kenapa kok di beberapa pendapat, wilef bisa sama dgn saya ya ?  :char11:

Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada satupun orang Kristen yang sependapat dengan saya thdp ungu. Semuanya bilang "Allah berkehendak NGE-TEST Adam dan Hawa itu patuh ato kagak".

Quote
namun faktanya mereka mati
kesimpulannya : yang terjadi tidak sesuai kehendak Allah.
Mungkin dikarenakan faktanya mereka mati, makanya jadinya nggak dipendapati secara ungu, melainkan secara oranye. Karena kalo secara ungu, ya konsekwensi logikanya "kehendak Allah agar AdamHawa tidak mati, nggak terwujud". Mungkin ini hal yang "memalukan" di pov Kekristenan. Oleh karena itulah yang diajukan yang oranye.

Quote
banyak yang dikehendaki oleh Allah (tertulis di Allitab),
YA. Dan secara versi pengertian saya, baiknya dimengertikan secara didalam waktu. Misal sbb :

Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya.

Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka.


Nah... diketika Allah berkata bold ---> ini kan = kehendakNya saat itu.

Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka.

Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka.


Nah... keliatan bhw disitu Law "maen".  :happy0062:

Quote
Jika itu yg terjadi, berarti sipembuat Law, hanya ingin berlindung dibalik Law

ibaratnya allah sdh benci wilef, maka allah buat law sebagai pebenaran untuk menghukum wilef terhadap hal-hal  yg diluar kendali wilef.
Ya. Dan "ibarat" bold yg seperti itulah yang exactly BUKAN ibarat, melainkan "the truth" di pov Calvinist  :char11:

Quote
Aaya.  aya.. wae
So, kita bilang "aya aya wae"
Calvinist bilang "it's the truth"



Ibarat ilustrasinya mungkin kayak sbb :
Ada dua doggy, A dan B.
Kedua doggy ini semua kakinya patah, gak bisa jalan.
Di pov cuplis doggy yg kakinya patah itu harus di panggang jadi sate.
Entah itu berlatar belakang motivasi apa (misteri loh) - Cuplis memilih doggy B utk dia rawat dimana kakinya menuju progress ke normal kembali.


Anyway, cuplis ngajarin/menyemangati kedua doggy ini untuk jalan.

Timbul pertanyaan :
mao ngapain juga cuplis ngajarin/menyemangati doggy A yg tentunya nggak akan bisa jalan ?

jawabannya :
untuk membuktikan ke doggy B, BAHWA
doggy A yang nggak cuplis rawat, mao itu diri cuplis ampe tereret jungkir balik mulut ampe berbusa PUN ngajarin/menyemangati doggy A untuk jalan, ya nggak akan bisa jalan.

Q : Terus selanjutnya begimana ?
A : spt yg wilef bilang, cuplis ngomel2 sendiri karena doggy A yang sudah cuplis semangati ampe tereret jungkir balik utk jalan, nggak juga jalan jalan. Akibatnya doggy A cuplis pukulin habis2an, lalu cuplis bikin sate.

ijo itu kayaknya model ilustrasi Infra Lapsarian.
Kalo wilef tertarik, coba deh tolong bikinin saya ilustrasi yang Supra Lapsarian. :char11:
« Last Edit: March 01, 2017, 03:10:27 AM by odading »
March 01, 2017, 12:43:50 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Saya kadang ngerasa "janggal" kenapa kok di beberapa pendapat, wilef bisa sama dgn saya ya ?  :char11:

Saya juga heran oda,
Kayaknya  saya lebih condong sebagai NonK

Quote from:  

Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada satupun orang Kristen yang sependapat dengan saya thdp ungu. Semuanya bilang "Allah berkehendak NGE-TEST Adam dan Hawa itu patuh ato kagak".

Logika saya sih,
Perilaku “NGE-TEST itu bisanya terdorong oleh ketidak tahuan / penasaran

Quote from:  
Mungkin dikarenakan faktanya mereka mati, makanya jadinya nggak dipendapati secara ungu, melainkan secara oranye. Karena kalo secara ungu, ya konsekwensi logikanya "kehendak Allah agar AdamHawa tidak mati, nggak terwujud". Mungkin ini hal yang "memalukan" di pov Kekristenan. Oleh karena itulah yang diajukan yang oranye.

Bagi saya sih itu tdk memalukan, karena   saya percaya bhw Allah  tdk selalu intervensi dlm kehidupan saya,

Allah mengijinkan saya memakai FW yg diberikannya pada saya

Quote from:  

 YA. Dan secara versi pengertian saya, baiknya dimengertikan secara didalam waktu. Misal sbb :

Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya.

Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka.


Nah... diketika Allah berkata bold ---> ini kan = kehendakNya saat itu.

-cut_

Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka.[/color]

Nah... keliatan bhw disitu Law "maen".  :happy0062:

Dalam pemahaman saya, kehendak Allah itu diwujudkan paling tidak dalam 2 cara  :

1.   Menetapkan sebuah Law (HK taurat, Hk. Kasih, Hk Alam, dll) kemudian mengijinkan law itu berjalan sebagaimana sdh ditetapkan.

2.   Allah bertindak  sendiri untuk mewujudkan kehendaknya ,

Quote from:  

Ibarat ilustrasinya mungkin kayak sbb :
Ada dua doggy, A dan B.
Kedua doggy ini semua kakinya patah, gak bisa jalan.
Di pov cuplis doggy yg kakinya patah itu harus di panggang jadi sate.
Entah itu berlatar belakang motivasi apa (misteri loh) - Cuplis memilih doggy B utk dia rawat dimana kakinya menuju progress ke normal kembali.


Anyway, cuplis ngajarin/menyemangati kedua doggy ini untuk jalan.

Timbul pertanyaan :
mao ngapain juga cuplis ngajarin/menyemangati doggy A yg tentunya nggak akan bisa jalan ?

jawabannya :
untuk membuktikan ke doggy B, BAHWA
doggy A yang nggak cuplis rawat, mao itu diri cuplis ampe tereret jungkir balik mulut ampe berbusa PUN ngajarin/menyemangati doggy A untuk jalan, ya nggak akan bisa jalan.

Q : Terus selanjutnya begimana ?
A : spt yg wilef bilang, cuplis ngomel2 sendiri karena doggy A yang sudah cuplis semangati ampe tereret jungkir balik utk jalan, nggak juga jalan jalan. Akibatnya doggy A cuplis pukulin habis2an, lalu cuplis bikin sate.

Yah wilef masih susah mempercaya yg model begini

Quote from:  

ijo itu kayaknya model ilustrasi Infra Lapsarian.
Kalo wilef tertarik, coba deh tolong bikinin saya ilustrasi yang Supra Lapsarian. :char11:


Terus terang Pemahaman saya tentang Infra dan Supra Lapsarian  masih sangat terbatas.

 Infra atau Supra, bagi saya sebenarnya hampir sama saja yaitu menekankan bhw  semua yg  terjadi, terjadi akibat adanya ketetapan Allah.
Yg membedakan keduanya hanyalah  urutan ketetapannya.

Untuk Infta urutannya adalah :
(1)   Allah menetapkan penciptaan manusia, (2) Allah menetapkan manusia untuk diizinkan jatuh ke dalam dosa melalui Free Will mereka sendiri, (3) Tuhan memutuskan untuk menyelamatkan sebagaian orang dan (4) Tuhan memutuskan untuk memberikan Yesus Kristus sebagai Penebus bagi sebaagian orang  di poin (3)

Untuk Supra urutannya adalah :
(1)   Allah menetapkan bhw sebagian  org menjadi org pilihan dan yg lain  dikutuk, (2) Allah memutuskan untuk menciptakan  orang-orang pilihan  dan orang-orang terkutuk tersebut, (3) Tuhan memutuskan untuk mengizinkan orang-orang tersebut jatuh ke dalam dosa, dan (4) Tuhan memutuskan untuk memberikan keselamatan bagi  orang-orang pilihan   melalui Yesus Kristus dan yg terkutuk dihukum secara kekal.

Yang membingungkan saya dalam ke dua kasus ini, adalah :
 di Alkitab / Injil disebutkan bhw Yesus Kristus adalah penebus bagi semua orang, namun nyatanya hanya berlaku bagi sebagian org.

baru serpeti inilah pemahaman saya tentang Lapsarian.


REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
March 01, 2017, 12:47:48 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9606
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Saya kadang ngerasa "janggal" kenapa kok di beberapa pendapat, wilef bisa sama dgn saya ya ?  :char11:

Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada satupun orang Kristen yang sependapat dengan saya thdp ungu. Semuanya bilang "Allah berkehendak NGE-TEST Adam dan Hawa itu patuh ato kagak".

jgn keburu2 memutuskan

sy juga berpendapat ungu
March 01, 2017, 01:34:10 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12887
    • fossil coral cantik
Saya juga heran oda,
Kayaknya  saya lebih condong sebagai NonK
atopun sebagai K yang sesat (becanda)
Hahaha....  ;D

Quote
Bagi saya sih itu tdk memalukan, karena   saya percaya bhw Allah  tdk selalu intervensi dlm kehidupan saya,
Saya sependapat ama kalimat wilef diatas. Dan perihal "intervensi" yg di versi saya adalah bukan didalam pengertian ibarat saya sbg benda lalu dikerjain... melainkan sbg makhluk yang di "warning" again and again and again sampai dimana bates kesabaranNya nggak diketahui. Akibatnya....

Quote
Dalam pemahaman saya, kehendak Allah itu diwujudkan paling tidak dalam 2 cara  :

1.   Menetapkan sebuah Law (HK taurat, Hk. Kasih, Hk Alam, dll) kemudian mengijinkan law itu berjalan sebagaimana sdh ditetapkan.

2.   Allah bertindak  sendiri untuk mewujudkan kehendaknya
akibatnya yang nomor-2 secara versi pengertian saya tetep aja berupa : secara per individu, kehendakNya tsb MUNGKIN nggak terwujud - namun secara global, PASTI terwujud.

Quote
Terus terang Pemahaman saya tentang Infra dan Supra Lapsarian  masih sangat terbatas.

Infra atau Supra, bagi saya sebenarnya hampir sama saja yaitu menekankan bhw  semua yg  terjadi, terjadi akibat adanya ketetapan Allah.
Yg membedakan keduanya hanyalah  urutan ketetapannya.
Ya. Bold = urutan logikanya.

Quote
Untuk Infta urutannya adalah :
(1)   Allah menetapkan penciptaan manusia, (2) Allah menetapkan manusia untuk diizinkan jatuh ke dalam dosa melalui Free Will mereka sendiri, (3) Tuhan memutuskan untuk menyelamatkan sebagaian orang dan (4) Tuhan memutuskan untuk memberikan Yesus Kristus sebagai Penebus bagi sebaagian orang  di poin (3)

Untuk Supra urutannya adalah :
(1)   Allah menetapkan bhw sebagian  org menjadi org pilihan dan yg lain  dikutuk, (2) Allah memutuskan untuk menciptakan  orang-orang pilihan  dan orang-orang terkutuk tersebut, (3) Tuhan memutuskan untuk mengizinkan orang-orang tersebut jatuh ke dalam dosa, dan (4) Tuhan memutuskan untuk memberikan keselamatan bagi  orang-orang pilihan   melalui Yesus Kristus dan yg terkutuk dihukum secara kekal.
Ya. Untuk yang Supra itu terkait ilustrasi doggy awalnya berupa : (untuk mudahnya saya gunakan secara didalam waktu) sikon doggy A dan B netral. Segera pas lahir, doggy A Cuplis patahkan kakinya.
Selanjutnya kedua doggy bertumbuh, dimana Cuplis biarkan doggy B itu mematahkan kakinya sendiri. Dst dst dst.


Quote
Yang membingungkan saya dalam ke dua kasus ini, adalah :
 di Alkitab / Injil disebutkan bhw Yesus Kristus adalah penebus bagi semua orang, namun nyatanya hanya berlaku bagi sebagian org.
Iya... pov-nya berbeda.

Calvinist ambil pov-nya "at the start"
Penebusan Yesus itu berlaku hanya ke orang yg dipilih.
Dengan demikian tidak ada perihal gagal.

Kita ambil pov-nya "at the end"
Penebusan Yesus itu berlaku ke semua orang.
Namun karena ada prekondisi (Law) dan manusia itu sendiri berdefault FW,
maka secara per individu mungkin gagal, namun secara global tidak mungkin gagal.

March 01, 2017, 01:36:55 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12887
    • fossil coral cantik
jgn keburu2 memutuskan

sy juga berpendapat ungu
oops... tumben henhen juga berpendapat sama kayak saya.  :D
March 01, 2017, 02:37:53 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9606
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
dalam banyak hal lainnya nggak sih

wkwkwkw
March 01, 2017, 02:53:57 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
atopun sebagai K yang sesat (becanda)
Hahaha....  ;D

Ya,
Kayaknya memang saya sedang tersesat di Jalan Yang Benar :D

 
Quote from:  
Saya sependapat ama kalimat wilef diatas. Dan perihal "intervensi" yg di versi saya adalah bukan didalam pengertian ibarat saya sbg benda lalu dikerjain... melainkan sbg makhluk yang di "warning" again and again and again sampai dimana bates kesabaranNya nggak diketahui.

Wilef percaya  bhw Allah bisa intervensi dalam 2 cara :

Yg pertama : versinya oda yg "biru"

Yang kedua : Allah betul2 bertindak seolah2 saya ini benda,

Allah menggerakkan saya  kearah yg Allah kehendaki, walapun dlm segala kesadaran yg saya miliki, saya paham betul bhw saya tdk mungkin mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri.

saya mengalami kedua cara tsbt

Quote from:  

Akibatnya....
 akibatnya yang nomor-2 secara versi pengertian saya tetep aja berupa : secara per individu, kehendakNya tsb MUNGKIN nggak terwujud - namun secara global, PASTI terwujud.

saya justru berpendapat lain oda  :D

dalam beebrapa hal dlm kehidupan saya, ada kehendak Allah yg terwujud , yang  murni terjadi karena intervensi Allah.

Namun proporsinya demikian ini tidaklah dominan.

Quote from:  
Ya. Untuk yang Supra itu terkait ilustrasi doggy awalnya berupa : (untuk mudahnya saya gunakan secara didalam waktu) sikon doggy A dan B netral. Segera pas lahir, doggy A Cuplis patahkan kakinya.
Selanjutnya kedua doggy bertumbuh, dimana Cuplis biarkan doggy B itu mematahkan kakinya sendiri. Dst dst dst.

Sebelum doggynya ada, sdh ditetapkan dulu bhw :

salah satu doggy  akan patah kaki selama-lamanya tanpa bisa sembuh oleh obat apapun,

dan yg satunya akan patah kakinya dan akan sembuh dgn satu obat ajaib.

Barulah kedua doggynya “diadakan”, dan obat ajaibnya disediakan dan ditawarkan/ diberikan  kepada kedua
doggy

Quote from:  
Iya... pov-nya berbeda.

Calvinist ambil pov-nya "at the start"
Penebusan Yesus itu berlaku hanya ke orang yg dipilih.
Dengan demikian tidak ada perihal gagal.

Kita ambil pov-nya "at the end"
Penebusan Yesus itu berlaku ke semua orang.
Namun karena ada prekondisi (Law) dan manusia itu sendiri berdefault FW,
maka secara per individu mungkin gagal, namun secara global tidak mungkin gagal.

Saya tdk sedang membicarakan berhasil-tidaknya “rencana” tsbt oda

Saya menyorotinya ........
 ibarat sebuah Iklan.

Dlm iklan dikatakan, bhw obat ajaib itu bisa menyembuhkan kaki doggy yg patah.

Jika obat ajaib itu ternyata hanya dibuat untuk salah satu dogggy, dan tdk bisa berfungsi bagi doggy lainnya,

Berarti kan .. Iklannya bohong-bohongan. :char11: :mad0261:
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
March 01, 2017, 03:19:05 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12887
    • fossil coral cantik
Ya,
Kayaknya memang saya sedang tersesat di Jalan Yang Benar :D

 Wilef percaya  bhw Allah bisa intervensi dalam 2 cara :

Yg pertama : versinya oda yg "biru"

Yang kedua : Allah betul2 bertindak seolah2 saya ini benda
Bold, apakah segera setelahnya itu (setelah wilef sbg benda) di future times - wilef selamanya tetep di intervensi sbg benda ?

Quote
Allah menggerakkan saya  kearah yg Allah kehendaki, walapun dlm segala kesadaran yg saya miliki, saya paham betul bhw saya tdk mungkin mampu melakukannya dengan kekuatan sendiri.
Oke, saya nangkep. Namun pertanyaan-nya tetep, ungu  :char11:


Quote
saya justru berpendapat lain oda  :D
dalam beebrapa hal dlm kehidupan saya, ada kehendak Allah yg terwujud , yang  murni terjadi karena intervensi Allah.
Apakah berdasarkan kalimat wilef diatas, ini menjawab pertanyaan ungu saya bhw YA .... ada kemungkinan wilef kedepannya itu ya tetep sebagai benda ?

Quote
Namun proporsinya demikian ini tidaklah dominan.
Apakah maksud wilef dari kalimat di quote atas dikarenakan perihal "mungkin2 aja, beberapa menit kemudian orang ybs mati" ? (jadi disini nggak ada future times "tetep sbg benda", karena segera stlh di intervensi sbg benda, ybs mati)  :char11:

Quote
Sebelum doggynya ada, sdh ditetapkan dulu bhw :

salah satu doggy  akan patah kaki selama-lamanya tanpa bisa sembuh oleh obat apapun,
dan yg satunya akan patah kakinya dan akan sembuh dgn satu obat ajaib.
Ya... ilustrasi wilef diatas melibatkan perihal diluar waktu. Oleh karena itu agar mudahnya saya ngasih ilustrasinya secara didalam waktu: salah satu BAYI doggy-nya (sebut saja doggy A) emang cuplis patahkan. Sedangkan BAYI doggy B tidak dipatahkan - melainkan sewaktu progress menuju dewasa, doggy B mematahkan kakinya sendiri ---> so, di time frame ini, baik doggy A maupun B bersikon semua kakinya patah. Yang mana yang cuplis akan rawat shg sembuh ? Ya yang doggy B.

Begitu yang saya tangkep mengenai SupraLapsarian.  :D

Quote
Saya menyorotinya ........
 ibarat sebuah Iklan.

Dlm iklan dikatakan, bhw obat ajaib itu bisa menyembuhkan kaki doggy yg patah.

Jika obat ajaib itu ternyata hanya dibuat untuk salah satu dogggy, dan tdk bisa berfungsi bagi doggy lainnya,

Berarti kan .. Iklannya bohong-bohongan. :char11: :mad0261:
IMO, "problem"nya iklan itu juga bilang bhw [sekali diminum, tidak akan bisa patah lagi] ato kagak ?  :char11:

Taroh kata prekondisi-nya adalah "obatnya di minum".
Setelah diminum, prekondisi-nya tetep berlaku ato kagak ?
Yakni menjadi "obatnya diminum TERUS" ---> hasilnya tidak akan bisa patah lagi.
Ataukah berupa "sekali aja minum obat ini" maka selamanya gak akan bisa patah lagi.  :D
« Last Edit: March 01, 2017, 03:28:52 PM by odading »
March 02, 2017, 03:08:25 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Bold, apakah segera setelahnya itu (setelah wilef sbg benda) di future times - wilef selamanya tetep di intervensi sbg benda ?
 Oke, saya nangkep. Namun pertanyaan-nya tetep, ungu  :char11:

 Apakah berdasarkan kalimat wilef diatas, ini menjawab pertanyaan ungu saya bhw YA .... ada kemungkinan wilef kedepannya itu ya tetep sebagai benda ?
Apakah maksud wilef dari kalimat di quote atas dikarenakan perihal "mungkin2 aja, beberapa menit kemudian orang ybs mati" ? (jadi disini nggak ada future times "tetep sbg benda", karena segera stlh di intervensi sbg benda, ybs mati)  :char11:


Dari pemahaman wilef (juga dari pengalamannya ), bhw  Allah memperlakukan sebagai benda hanya bersifat temporer  yg hanya terjadi untuk masalah tertentu dalam jangka waktu tertentu saja.

saya sih hanya pernah mengalami beberapa kali saja.

Quote from:  

 Ya... ilustrasi wilef diatas melibatkan perihal diluar waktu. Oleh karena itu agar mudahnya saya ngasih ilustrasinya secara didalam waktu: salah satu BAYI doggy-nya (sebut saja doggy A) emang cuplis patahkan. Sedangkan BAYI doggy B tidak dipatahkan - melainkan sewaktu progress menuju dewasa, doggy B mematahkan kakinya sendiri ---> so, di time frame ini, baik doggy A maupun B bersikon semua kakinya patah. Yang mana yang cuplis akan rawat shg sembuh ? Ya yang doggy B.

Begitu yang saya tangkep mengenai SupraLapsarian.  :D

 


Ini tdk ada kaitannya tentang diluar waktu atau didalam waktu oda

 Fokus infralapsarianisme, sublapsarianisme, dan supralapsarianisme adalah urut-urutan ketetapan Allah mengenai :  penciptaan,  mengijinkan jatuh kedalam dosa, penetapan siapa yg selamat, dan penetapan jalan keselamatan

Yang membedakan antara infra dan supra adalah urutan-urutan kejadiannya.

Untuk yang Infra, penentuan siapa yg selamat dilakukan setelah/ ketika manusia sdh jatuh ke dalam dosa Sedangkan untuk Supra, penentuan siapa yg selamat dilakukan sebelum manusia itu eksis.

Jika digambarkan versi doggynya oda adalah sbb:

INFRA, urutannya seperti ini :

 Awalnya,  Cuplis sdh punya 2 doggy, dan bagi Cuplis, baik doggy A maupun B status sama dimata cuplis,  lantas kedua doggynya patah kaki, lalu cuplis memilih  doggy A untuk ditolong sementara doggy B akan dibiarkan mati.
Lalu Cuplis memberikan  obat kepada keduanya, walaupun sebenarnya  obat tsbt hanya berfungsi untuk doggy A.


Sedangkan pada Supra urutannya seperti ini :

Cuplis awalny  belum punya doggy, namun sdh  eksis dibenaknya yaitu   doggy A dan doggy B.
Dibenak cuplis, sdh eksis juga  bhw doggynya nantinya kaan patah kaki, shg  cuplismemutuskan memilih hanya akan menolong doggy A dan akan membiarkan doggy B mati.

Lalu ketika doggynya eksis, maka suatu ketika kakinya kedua doggy itu  patah .

Lalu Cuplis memberikan  obat kepada keduanya, walaupun sebenarnya  obat tsbt hanya berfungsi untuk doggy A

dalam hal ini,
Hasil ahir Infra dan Supra tetap sama yaitu hanya satu doggy yg ditolong , sementara yg satunya dibiarkan mati, 

yang membedakan adalah urutan /kronologisnya.

Quote from:  
IMO, "problem"nya iklan itu juga bilang bhw [sekali diminum, tidak akan bisa patah lagi] ato kagak ?  :char11:

Taroh kata prekondisi-nya adalah "obatnya di minum".
Setelah diminum, prekondisi-nya tetep berlaku ato kagak ?
Yakni menjadi "obatnya diminum TERUS" ---> hasilnya tidak akan bisa patah lagi.
Ataukah berupa "sekali aja minum obat ini" maka selamanya gak akan bisa patah lagi.  :D

IMO, racikan obatnya sekali,

dan jika ada anggota tubuh lainnya yg patah, obatnya bisa digunakan.

Dianjurkan agar menjaga supaya kakinya tdk patah lagi, bahaya kalau tiap hari patah dan berulang terus, lama-lama obatnya tdk manjur. ;D

REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)