Author Topic: Cara Berbakti Kepada Orang Tua Yang Masih Hidup  (Read 595 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 01, 2017, 09:19:18 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 3
    • Infoana | Cari Tahu Dengan Jarimu
  • Denominasi: islam
1. Lemah Lembut Dalam Bertutur Kata Kepada Orang Tua
Jagalah tiap tiap tutur kata kita sebagai anak agar selamanya lemah lembut tatkala berkata kepada orang tua. Jauhi ucapan-ucapan bernada tinggi, lebih-lebih kata-kata kasar. Kepada pimpinan atau bos kita saja kita dapat mengupayakan santun (meskipun kadang kala hanya basa-basi), mestinya kita pun dapat bertutur lemah lembut kepada orang tua. Kadang kita temui anak yang berkata kepada orang tuanya bersama langkah berteriak-teriak.

2. Membantu Berbagai Pekerjaan Rumah

Banyak dari kita yang tidak menyadari sesungguhnya ada berbagai tradisi orang tua, terutamanya Ibu yang sesungguhnya memadai melelahkan, tetapi atas dasar tanggung jawab sebagai orang tua, perkara-perkara tradisi didalam keseharian itu tidak menjadikan mereka berkeluh kesah. Maka tidak ada salahnya bagi kita untuk mendukung meringankan beban orang tua tersebut, layaknya halnya mendukung membasuh piring, menyapu halaman, mengepel lantai, bersihkan tempat tinggal dan semisalnya. Meskipun bisa saja kita tidak tiap tiap hari mendukung didalam meringankan pekerjaan-pekerjaan tersebut, tetapi niscaya itu akan menyebabkan orang tua jadi bahagia.

3. Ringan Tangan Menjalankan Perintah Orang Tua
Jika orang tua memerintahkan suatu hal kepada kita, yang mana hal selanjutnya dapat kita jalankan, maka janganlah menampik atau menunda-nunda kalau sesungguhnya kita tidak mempunyai udzur didalam perkara tersebut. Orang tua ‘melayani’ kita sejak kita lahir, sejak masih bayi sampai dewasa bersama penuh kesabaran dan kasih sayang. Sungguh tidak pantas dikala tiba saatnya orang tua kita memerintahkan kita untuk melaksanakan suatu perkara yang dapat kita kerjakan, tetapi kita mencari-cari alasan untuk mengelak dari perintah tersebut.

4. Senantiasa Bersikap Sopan dan Santun
Tidak hanyalah ucapan yang lemah lembut saja yang kudu kita jaga, tetapi termasuk disertai bersama sikap sopan dan santun pada orang tua. Semisal kita mengucapkan salam dikala pulang, tidak hanyalah layaknya orang masuk pasar. Terlebih kembali kita kudu menjauhi sikap tidak cukup ajar kepada orang tua.

5. Bersikap Sabar dan Menahan Marah
Sering kali kita mendengar ucapan dari sekian banyak orang terkait orang tua yang semakin jadi tambah umur mereka, maka akan semakin ‘rewel’ sikap mereka, layaknya anak kecil lagi. Terkadang dipicu oleh kondisi kebugaran yang udah tidak sempurna lagi, kadang kala orang tua semakin usianya renta mereka menjadi lebih sensitif dan ringan marah. Dalam kondisi layaknya ini kita kudu mengupayakan untuk menahan diri bersama bersabar. Bahwasanya surga itu adalah daerah yang salah satu tanda-tanda penghuninya adalah mereka yang dapat menahan marah.Bayangkan bagaimana kesabaran orang tua mengasuh kita sejak kecil sampai dewasa, sabar menghadapi kebandelan kita, sabar menasehati kita, dll.

6. Memberi Hadiah Kepada Orang Tua

Memberi hadiah tidak hanya khusus dituntunkan kepada pasangan suami-istri ataupun dari orang tua kepada anak. Namun anak pun dapat menambahkan suatu hadiah kepada orang tuanya. Hadiah tidak haruslah yang mahal, tetapi yang mutlak dapat mengasyikkan orang tua kita. Semisal untuk Ibu kita beri hadiah berwujud jilbab yg syar’i, atau kepada papa kita hadiahkan sebuah sarung yang bagus, contoh tatkala Alloh ‘Azza wa Jalla memberi kita kemudahan didalam hal rezeki yang berlebih. Betapa orang tua akan jadi dimuliakan anak.

7. Tidak Menyia-nyiakan Kerja Keras Orang Tua
Di era saat ini ini, banyak kita temui anak yang tidak dapat menghargai perjuangan dan kerja keras orang tuanya didalam menafkahi mereka, menyekolahkan mereka, dan hal yang semisalnya yang notabene perjuangan selanjutnya adalah untuk menyebabkan kita menjadi lebih baik. Semisal bentuk tidak menghargai perjuangan dan kerja keras orang tua adalah: bolos sekolah, menghambur-hamburkan duit pertolongan orang tua, malas belajar, dan sikap negatif lainnya yang ditunaikan seorang anak.

8. Merawat Mereka Saat Usia Semakin Renta
Saat kita masih kecil sampai kita dewasa orang tua melindungi kita bersama penuh kesabaran dan ketelatenan. Saat kita sakit sejak kita bayi sampai dewasa, orang tua melindungi kita siang dan malam. Ingatlah bagaimana Ibu kita memandikan kita, menyuapi kita bersama telaten, memakaikan baju tiap tiap hari, mengajari kita hal-hal yang baik, mengganti popok kita, dll. Sekarang banyak kita temui, anak-anak yang menyimpan orang tuanya di panti jompo gara-gara mereka lebih memilih menggunakan seluruh saat untuk mengejar nafsu duniawi. Sungguh biasanya orang tua akan nelangsa bersama perlakuan layaknya ini.

bay: infoana
May 01, 2017, 09:26:29 PM
Reply #1
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 130
  • Gender: Male
  • KJV only, Fundamental, Militant, Anti-Catholicism
    • Kristen Fundamental
  • Denominasi: Baptist Independen
Sesuai dengan yang telah Allah perintahkan:
1. Hormatilah ayahmu dan ibumu  :afro:
Syarat untuk selamat hanya percaya saja. Bukan dibaptis, bertobat dari dosa, rajin beribadah, makan roti & minum anggur atau perbuatan lainnya (Kisah Rasul 16:30-31). Inilah kabar baiknya: mudah masuk surga.

Kuasai Doktrin Alkitab di sini
https://www.youtube.com/channel/UC3xZkWLNo6-AAnzv3ZfnjQQ
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)