Author Topic: Prinsip Kasih dalam menangani terorisme  (Read 584 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 04, 2017, 08:02:51 PM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1001
  • Gender: Male
  • Digital age is a quantum leap for mankind.
  • Denominasi: Humanisme
Banyaknya terorisme akhir2 ini apakah bisa diterapkan prinsip kasih mengingat mereka sudah tidak pandang bulu siapa korbannya.

Bagaimana pendekatan yg terbaik menurut Kekristenan?
Only love can extinguish hatred, like water extinguishes fire.
June 04, 2017, 08:26:34 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9606
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ngga berubah

harus Kristus yang hidup dalam kita
June 05, 2017, 12:32:26 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 953
  • Denominasi: Protestan
(Semoga) Tidak berubah, bray.

Karena ada tertulis, barangsiapa KU KASIHI, dia KU TEGUR dan KU HAJAR.
June 06, 2017, 12:16:12 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1586
  • Gender: Male
  • SALAM DAMAI SEJAHTERA
Banyaknya terorisme akhir2 ini apakah bisa diterapkan prinsip kasih mengingat mereka sudah tidak pandang bulu siapa korbannya.

Bagaimana pendekatan yg terbaik menurut Kekristenan?

Doakan saja, gunakan hukum yang berlaku dalam menghakimi jangan menghakimi menurut pendapat pribadi.

Salam
Melayani lah kamu sama lain sebagai teladan yg ditunjukkan YESUS
June 07, 2017, 04:35:48 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10968
Banyaknya terorisme akhir2 ini apakah bisa diterapkan prinsip kasih mengingat mereka sudah tidak pandang bulu siapa korbannya.

Bagaimana pendekatan yg terbaik menurut Kekristenan?

mnrt gw, pendekatannya justru engga dari sisi religiusitas sih..

tapi lebih dari sisi moralitas & common sense,
yang pangkal-nya adalah "LOGIKA SEHAT" yang berkembang normal, alias ke-WARAS-an..

which is definitely a long-run process to achieve
June 08, 2017, 10:51:52 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12878
    • fossil coral cantik
Banyaknya terorisme akhir2 ini apakah bisa diterapkan prinsip kasih mengingat mereka sudah tidak pandang bulu siapa korbannya.

Bagaimana pendekatan yg terbaik menurut Kekristenan?
uih... athe nanya-nya cuma secara yang ada di pov orang beragama Kristen.... coba kalu athe tambahin "dan juga menurut non-Kekristenan ?" ---> saya kan jadinya bisa ikutan njawab. Hehehe...  :char11:
June 12, 2017, 12:45:28 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 783
  • Denominasi: in unam catholicam atque apostolicam Ecclesiam
Banyaknya terorisme akhir2 ini apakah bisa diterapkan prinsip kasih mengingat mereka sudah tidak pandang bulu siapa korbannya.

Bagaimana pendekatan yg terbaik menurut Kekristenan?

Sebenarnya kasih pada prinsipnya tidak pernah tidak relevan pada semua situasi, dan menjadi prinsip utama untuk semua manusia, with or without creed. Justru prinsip kasih menjadi tampak terlihat makin relevan dari sebelumnya di kejadian terorisme atau tindak hate crimes lainya.
Terorisme sendiri (dengan alasan agama) sebenarnya hanyalah ketidakpahaman pemeluknya terhadap inti ajaran agama sendiri yaitu kebaikan dan keselarasan. Jadi, yang sedang bengkok jika makin dipukul maka akan semakin bengkok. Walau memang tidak mudah untuk tetap cool dan melunak pada situasi akhir akhir ini dan pasti ada harga yang harus dibayar.
Demikianlah.
June 12, 2017, 01:22:16 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 783
  • Denominasi: in unam catholicam atque apostolicam Ecclesiam
Akhir akhir ini dengan banyaknya kasus terorisme yang di blow up oleh media, meningkatkan pula tendensi ISLAMOPHOBIA. Sangat disayangkan, tidak sedikit malah banyak umat Kristiani yang ikut terjerumus membenci dan anti pati terhadap umat Islam. astaga, Lord Have Mercy 3x. 
Padahal, kita sebagai sesama manusia adalah sama dimata Allah. Kita semua pada prinsipnya adalah para pendosa, yang hanya oleh Rahmat Ilahi dapat diberikan pengampunan dan keselamatan dalam Yesus.
Agama secara umum pada prinsipnya juga mengajarkan keselarasan dan kebaikan. Apakah ada agama yang mengajarkan tindakan kekerasan dan kezaliman? Silahkan menjawab sendiri. Ada aspek spiritualitas di semua agama yang terlupakan oleh para pelaku terorisme maupun para penghujat pelaku terorisme. 

Kita sebagai umat kristiani harus selalu melihat kepada Pribadi Kristus. Beberapa tahun yang lalu, ada gerakan lama dari protestan amerika namanya What Would Jesus Do (WWJD) yang dibuatkan gelang untuk selalu menjadi constant remainder kita sebagai umat Tuhan setiap situsi sebelum kita mengambil reaksi tindakan. Sebainya jangan mudah menghujat baik lisan maupun melalui social media. Doa adalah langkah paling "mudah" sekaligus ampuh dalam menghadapi tindakan kebencian akhir akhir ini, yang diteruskan dengan tindakan nyata kasih dan kepedulian. Karena korban terorisme adalah semua kalangan termasuk para pelaku itu sendiri.
Demikianlah   
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)