Author Topic: Apakah kemanusiaan Yesus kekal  (Read 3116 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 27, 2017, 11:32:25 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Banyak yang berbeda pendapat apakah kemanusiaan Yesus kekal artinya sebelum inkarnasi sudah ada atau tidak kekal artinya baru ada setelah inkarnasi ?

Ada Gereja mempunyai  pengakuan iman mereka kata-kata sebagai berikut: “Yesus Kristus adalah Anak Allah yang telah menjadi manusia (inkarnasi), Allah sejati dan manusia sejati yang memiliki dua natur dalam satu pribadi dari kekal sampai kekal”.

Kata-kata ini berarti natur / hakekat manusia Yesus juga dari kekal sampai kekal ?
« Last Edit: June 27, 2017, 12:11:32 PM by jamu »
June 28, 2017, 11:10:19 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Banyak yang berbeda pendapat apakah kemanusiaan Yesus kekal artinya sebelum inkarnasi sudah ada atau tidak kekal artinya baru ada setelah inkarnasi ?

Ada Gereja mempunyai  pengakuan iman mereka kata-kata sebagai berikut: “Yesus Kristus adalah Anak Allah yang telah menjadi manusia (inkarnasi), Allah sejati dan manusia sejati yang memiliki dua natur dalam satu pribadi dari kekal sampai kekal”.

Kata-kata ini berarti natur / hakekat manusia Yesus juga dari kekal sampai kekal ?


Kalau tidak salah kalimat ini dari GKA dan mungkin akan dikoreksi.

Yesus sebagai manusia adalah kekal sejak Ia menjadi manusia (inkarnasi). Sebelum inkarnasi, Yesus adalah Sang Firman yang tidak memiliki tubuh daging dan darah. Apa yang disebut manusia adalah mahluk yang memiliki daging dan darah. Ibrani 10:5 berkata, "Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki  —  tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku  — ."


June 28, 2017, 11:21:24 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 550
  • Gender: Male
  • Denominasi: Agama Kristen Protestan
Banyak yang berbeda pendapat apakah kemanusiaan Yesus kekal artinya sebelum inkarnasi sudah ada atau tidak kekal artinya baru ada setelah inkarnasi ?

Ada Gereja mempunyai  pengakuan iman mereka kata-kata sebagai berikut: “Yesus Kristus adalah Anak Allah yang telah menjadi manusia (inkarnasi), Allah sejati dan manusia sejati yang memiliki dua natur dalam satu pribadi dari kekal sampai kekal”.

Kata-kata ini berarti natur / hakekat manusia Yesus juga dari kekal sampai kekal ?
waduh ini topik berat brosis.. takut kualat ntar kalo kita coba2 menebak jati diri Yesus dan ternyata salah nebak haha.. kidding.
Life is only a matter of accepting your destiny wholeheartedly
June 28, 2017, 11:37:34 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Banyak yang berbeda pendapat apakah kemanusiaan Yesus kekal artinya sebelum inkarnasi sudah ada atau tidak kekal artinya baru ada setelah inkarnasi ?

Ada Gereja mempunyai  pengakuan iman mereka kata-kata sebagai berikut: “Yesus Kristus adalah Anak Allah yang telah menjadi manusia (inkarnasi), Allah sejati dan manusia sejati yang memiliki dua natur dalam satu pribadi dari kekal sampai kekal”.

Kata-kata ini berarti natur / hakekat manusia Yesus juga dari kekal sampai kekal ?

Menurut saya begini, Ke-Egoan diri kita, telah membatasi Akal Sehat kita, nah .. jika berbicara tentang "Manusia", maka sudah jelas Alkitab katakan, bahwa Adam adalah Manusia pertama yang di ciptakan oleh Allah, diberi nama Adam, karena Ia berasal dari debu tanah. Artinya adalah : Sebelum Adam ada, maka tidak ada seorang pun manusia yang ada., sebab Allah belum menciptakan apa yang disebutkan sebagai "Manusia".

Jadi, berdasarkan Fakta Alkitab tersebut .. menurut pendapat saya, sekali pun Yesus memiliki Roh Allah yang kekal, yaitu : Sang Firman sendiri, tetapi "Tubuh Kemanusiaan Yesus, baru dilahirkan setelah tubuh kemanusiaan Yesus itu dilahirkan oleh Maria".

Jadi, berdasarkan Yohanes 1:14 .. Karena Roh Allah itu ( Sang Firman ) telah menjadi manusia atau dengan kata lain, Karena Roh Bapa itu telah menjadi Manusia ( Bukan Bapa yang menjadi manusia, tetapi Roh Bapa ), maka manusia itu tidak dapat disebutkan lagi sebagai Bapa, tetapi karena Rohnya adalah Roh Bapa itu sendiri, maka manusia itu diberi sebutan "SEBAGAI  ANAK  TUNGGAL  BAPA atau ANAK  ALLAH".

Mungkin ini akan kembali menjadi perdebatan yang seru, sebab .. semua denom akan mempertahankan Ajarannya masing-masing, tetapi saya hanya dapat menyarankan .. marilah kita melupakan semua Ajaran Denom kita, dan kembali pada Fakta-Fakta yang terdapat dalam Alkitab.

Fakta-Fakta Alkitab :
(1). Firman itu telah menjadi manusia dan di beri kemuliaan "SEBAGAI"  Anak Tunggal Bapa / Allah ( Yohanes 1:14).
(2). Firman itu adalah Sang Awal atau Yang Pertama ada, sebelu segala sesuatu ini ada ( Yohanes 1:1).
(3). Firman itu bernama YHVH ( Yehova ) ==> Yeremia 51:57.
(4).YHVH atau yehova itu di panggil sebagai Bapa ( Yesaya 63:16 / Yesaya 64:8 / Maleakhi 1:6 / Ulangan 32:6 / Mazmur 89:27).
(5). YHVH atau Yehova inilah satu-satunya Allah dan tidak ada Allah yang lain selain Dia ( II Raja2 19:19 / Yosua 24:21 / I Tawarikh 17:20 ).

Nah, Kegagalan manusia dalam memahami Hubungan atau Benang Merah antara YHVH dengan Yesus, disebabkan .. Karena dalam Alkitab, hanya ada satu-satunya ayat yang menjadi benang merah tersebut, yaitu : Yeremia 51:57 yang menjelaskan bahwa Sang Firman itu bernama YHVH.

Jadi: ..

(1). Sang Firman sebelum menjadi manusia, bernama YHVH dan dipanggil Bapa.
(2). Sang Firman setelah menjadi manusia, bernama Yesus dan dipanggil Anak.
(3). Sang Firman itulah ROH KUDUS, sebab Allah itu adalah Roh.
(4). Inilah yang dimaksutkan dalam Kredo Nicea sebagai "TRITUNGGAL  MAHA  KUDUS". ( Una Substanti Tress Personae atau dapat juga dituliskan sbb : Sang Firman Tiga Pribadi ).

Nah, kembali kepada topik disini, maka menurut pendapat saya .. apaun pengakuan Iman kita terhadap Yesus, tergantung sejauh mana kita menyandarkan Pengakuan Iman Percaya itu pada Fakta-Fakta tertulis dalam Alkitab itu sendiri.

Semoga penjelasan ini tidak menimbulkan perdebatan kusir, heheheh ..


Salam ...
June 28, 2017, 11:41:48 AM
Reply #4
  • Global Moderator
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9778
  • ForumKristen.com
Kalau tidak salah kalimat ini dari GKA dan mungkin akan dikoreksi.
Apakah kepanjangan GKA dan di mana alamatnya?

Salam
Kesalahan-kesalahan dalam Kesaksian Meiga Fitri
Pancasila bukan Jimat, oleh Franz Magnis Suseno
Ahok Diwawancara CCTV
June 28, 2017, 01:14:55 PM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Kalau tidak salah kalimat ini dari GKA dan mungkin akan dikoreksi.

Yesus sebagai manusia adalah kekal sejak Ia menjadi manusia (inkarnasi). Sebelum inkarnasi, Yesus adalah Sang Firman yang tidak memiliki tubuh daging dan darah. Apa yang disebut manusia adalah mahluk yang memiliki daging dan darah. Ibrani 10:5 berkata, "Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki  —  tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku  — ."

Jadi menurut anda memang ada dua macam kekekalan ya :

1.Kekal yang tidak bermula dan tidak berakhir (Alpha dan Omega).

2.Kekal yang memiliki permulaan.

Begitukah ?
June 28, 2017, 01:19:14 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Menurut saya begini, Ke-Egoan diri kita, telah membatasi Akal Sehat kita, nah .. jika berbicara tentang "Manusia", maka sudah jelas Alkitab katakan, bahwa Adam adalah Manusia pertama yang di ciptakan oleh Allah, diberi nama Adam, karena Ia berasal dari debu tanah. Artinya adalah : Sebelum Adam ada, maka tidak ada seorang pun manusia yang ada., sebab Allah belum menciptakan apa yang disebutkan sebagai "Manusia".

Anda mengatakan sebelum Adam tidak ada seorang manusiapun ada,tetapi ada ayat yang mengatakan :

Efesus 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Yang saya bold tsb apakah memang benar benar manusia belum ada sebelum dunia diciptakan ?
June 28, 2017, 01:25:58 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3262
Kalau tidak salah kalimat ini dari GKA dan mungkin akan dikoreksi.

Yesus sebagai manusia adalah kekal sejak Ia menjadi manusia (inkarnasi). Sebelum inkarnasi, Yesus adalah Sang Firman yang tidak memiliki tubuh daging dan darah. Apa yang disebut manusia adalah mahluk yang memiliki daging dan darah. Ibrani 10:5 berkata, "Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki  —  tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku  — ."

Pdt. Petrus Pamuji (GKT / ITA Lawang) juga pernah berdebat dan dia berpandangan bahwa manusia Yesus kekal dan tidak dicipta. Ia bahkan ‘menantang’ dengan mengatakan kata-kata yang kurang lebih bunyinya adalah sebagai berikut:

Coba cari ahli theologia Reformed mana yang mengatakan bahwa manusia Yesus dicipta’ ?

1Yoh 1:1 - “Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup - itulah yang kami tuliskan kepada kamu.”.

Ayat ini menggunakan sebutan / gelar ilahi (‘Firman’ / LOGOS), tetapi menggunakan predikat ‘telah kami lihat dengan mata kami’ dan ‘telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami’, yang sebetulnya hanya cocok untuk hakekat manusia Yesus.
« Last Edit: June 28, 2017, 01:28:24 PM by jamu »
June 28, 2017, 11:14:40 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Jadi menurut anda memang ada dua macam kekekalan ya :

1.Kekal yang tidak bermula dan tidak berakhir (Alpha dan Omega).

2.Kekal yang memiliki permulaan.

Begitukah ?

Ya kekalan itu ada dua. Dari kekal kepada kekal, tidak diciptakan dan tidak berakhir, itu hanya Allah saja.
Kekekalan berikutnya adalah kekekalan yang ditetapkan Allah, yaitu kekekalan manusia. 1 Yohanes 2:25 berkata, "Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal."

Firman yaitu Allah yang menjadi manusia (inkarnasi) itu benar-benar manusia, bukan manusia setengah Allah, namun sama seperti kita Ia dapat mati. Tatapi kita semua tahu, bahwa Yesus yang mati karena menanggung upah dosa kita telah dibangkitkan oleh Allah Bapa untuk menerima hidup kekal. Dibangkitkan dalam tubuh manusia sebagai manusia, yang membuka jalan bagi kita manusia menerima hidup yang sama seperti Yesus telah menerima kekalan itu dari Allah Bapa. Karena itu Ia disebut yang sulung dari banyak saudara berkaitan dengan kebangkitan untuk memperoleh hidup kekal.

1 Yohanes 5:11 berkata, "Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya."

Kita akan hidup dalam kekekalan bersama dengan Yesus yang juga adalah manusia dan juga adalah Allah. Namun kita bukan berasal dari kekalan seperti Allah. Demikian juga dengan Yesus sebagai manusia, ia baru ada 2000 tahun lalu dan akan tetap sebagai manusia untuk kekal bersama-sama dengan kita. Sebagai Allah, Firman itu ada dari kekal kepada kekal. Memahami hal ini anda harus memahami bahwa Yesus adalah 100% Allah dan juga 100% manusia. Sebelum menerima tubuh daging dari Allah Bapa, Ia adalah Allah bukan manusia. Memahami hal ini anda harus paham apa itu inkarnasi.
« Last Edit: June 29, 2017, 12:02:47 AM by Krispus »
June 28, 2017, 11:46:12 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4772
  • Gender: Male
Pdt. Petrus Pamuji (GKT / ITA Lawang) juga pernah berdebat dan dia berpandangan bahwa manusia Yesus kekal dan tidak dicipta. Ia bahkan ‘menantang’ dengan mengatakan kata-kata yang kurang lebih bunyinya adalah sebagai berikut:

Coba cari ahli theologia Reformed mana yang mengatakan bahwa manusia Yesus dicipta’ ?

1Yoh 1:1 - “Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup - itulah yang kami tuliskan kepada kamu.”.

Ayat ini menggunakan sebutan / gelar ilahi (‘Firman’ / LOGOS), tetapi menggunakan predikat ‘telah kami lihat dengan mata kami’ dan ‘telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami’, yang sebetulnya hanya cocok untuk hakekat manusia Yesus.


Dalam surat 1 Yohenas 1:1, rasul Yohanes menyatakan dirinya sebagai saksi mata dari manusia Yesus yang adalah Firman pada mulanya (Yohanes 1:14) namun telah menjadi manusia (inkarnasi). Rasul Yohanes menyatakan dirinya ia melihat sendiri sosok Yesus, mendengar sendiri Yesus berkata-kata, dan yang memegang sendiri dengan tangannya tubuh manusia Yesus.

Ayat 3 berkata demikian, " Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus." Maksudnya bahwa apa yang diterima rasul Yohanes langsung dari Yesus sendiri, bukan dari orang kedua, itu diteruskan kepada mereka.

Jangan terkecoh dengan kata "Apa yang telah ada sejak semula" seakan pernyataan atau proklamir bahwa manusia Yesus itu sudah ada sejak kekal sedangkan sejak kekal bagaimana rasul Yohanes melihat, merapa dan mendengar Yesus sebelum Ia dilahirkan perawan Maria? Bukankah malah kita menjadikan rasul Yohanes pendusta dengan pernyataannya, sementara ia tidak lebih tua dari Yesus.

"Apa yang ada sejak semula" itu sama seperti yang ditulis rasul Yohanes dalam 1 Yohanes 2:14, "Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya." Bukan berarti bahwa Yohanes sedang membicarakan tubuh manusia Yesus sudah ada sejak dari kekal. Anda harus dapat melihat apa yang sedang disampaikan oleh rasul Yohanes dalam suratnya.

Mengapa rasul Yohanes merasa perlu menyampaikan pernyataan bahwa ia adalah saksi mata langsung dari manusia Yesus? Sebab jaman telah berganti dan generasi baru telah makin dewasa, injil juga telah diberitakan di daerah-daerah yang jauh. Dalam surat-surat Petrus lebih banyak dibahas tentang pergantian generasi ini. Misalkan dalam 1 Petrus 1:8 dikatakan, "Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan.". Bahkan rasul Petrus menyatakan kelak akan ada pertanyaan, "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." (2 Petrus 3:4) Kebanyakan meraka mendengar berita Injil dari orang-orang yang bertobat yang mereka sendiri menjadi percaya karena pemberitaan Injil orang lain pula. Surat rasul Yohanes yang menyatakan dirinya sebagai saksi langsung, memberikan peneguhan bahwa berita yang selama ini mereka dengar adalah benar. Hal ini berkaitan dengan 1 Yoh 2:26, tentang pengajaran lain yang menyesatkan mereka.

Demikian pemahaman ayat tersebut. Jangan melampaui apa yang tertulis. Rasul Yohenas menyatakan dirinya sebagai saksi langsung manusia Yesus, tetapi ia bukan bersaksi tentang manusia Yesus sebelum Yesus dilahirkan perawan Maria dengan menyatakan ia telah melihat, mendengar dan meraba-Nya.
« Last Edit: June 29, 2017, 12:04:40 AM by Krispus »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)