Author Topic: Apakah kemanusiaan Yesus kekal  (Read 2927 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 29, 2017, 12:23:35 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Anda mengatakan sebelum Adam tidak ada seorang manusiapun ada,tetapi ada ayat yang mengatakan :

Efesus 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Yang saya bold tsb apakah memang benar benar manusia belum ada sebelum dunia diciptakan ?


Aneh? Apakah sepenggal kalimat anda tafsirkan sendiri lalu mengabaikan Firman yang menyatakan bahwa manusia pertama diciptakan Allah adalah Adam? (1 Kor 15:45-47)

"Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan", pernyataan ini sama seperti Mazmur 139:16, "Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya." - Hal ini menunjukan bahwa Allah merencanakan segala sesuatunya sejak semula bukan serampangan atau berubah-rubah tergangung sikon. Dari Kejadian sampai Wahyu telah ditetapkan Allah sejak semuanya belum ada.

Yesaya 25:1, "Ya TUHAN, Engkaulah Allahku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu."
June 29, 2017, 06:39:54 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Aneh? Apakah sepenggal kalimat anda tafsirkan sendiri lalu mengabaikan Firman yang menyatakan bahwa manusia pertama diciptakan Allah adalah Adam? (1 Kor 15:45-47)

"Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan", pernyataan ini sama seperti Mazmur 139:16, "Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya." - Hal ini menunjukan bahwa Allah merencanakan segala sesuatunya sejak semula bukan serampangan atau berubah-rubah tergangung sikon. Dari Kejadian sampai Wahyu telah ditetapkan Allah sejak semuanya belum ada.

Yesaya 25:1, "Ya TUHAN, Engkaulah Allahku; aku mau meninggikan Engkau, mau menyanyikan syukur bagi nama-Mu; sebab dengan kesetiaan yang teguh Engkau telah melaksanakan rancangan-Mu yang ajaib yang telah ada sejak dahulu."

Pemilihan Allah didalam kekekalan itu apakah hanya rencana atau sudah merupakan ketetapan Allah bro ?

Apakah Allah sudah mengenal setiap individu didalam kekekalan sebelum dunia diciptakan ?



June 29, 2017, 04:33:34 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Anda mengatakan sebelum Adam tidak ada seorang manusiapun ada,tetapi ada ayat yang mengatakan :

Efesus 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Yang saya bold tsb apakah memang benar benar manusia belum ada sebelum dunia diciptakan ?

Seperti penjelasan saya .. manusia pertama yang di ciptakan Allah adalah Adam, yang memiliki pengertian .. diambil dari debu tanah atau berasal dari debu tanah, jadi sebelum Adam di ciptakan, maka Allah belum pernah menciptakan manusia.

Nah, jika kita teliti dengan seksama Efesus 1:4 .. Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan..seakan-akan memberikan pengertian, bahwa manusia itu telah ada sebelum Adam di ciptakan, tetapi mari kita teliti kalimat tersebut.

Dalam Efesus 1:4 .. lahir pertanyaan terhadap perkataan yang saya bold, yaitu perkataan "KITA", apakah perkataan "kita" tersebut ditujukan untuk "manusia", untuk "Paulus", untuk "Kita saat ini", untuk "saya dan anda"?

Nah, sebagai orang-orang percaya .. maka kita memiliki keyakinan dan kepercayaan, bahwa perkataan "KITA" pada kalimat dalam Efesus 1:4 tersebut, ditujukan juga kepada kita dan kepada semua orang percaya yang belum dilahirkan sampai Tuhan Yesus datang.

Tetapi faktanya adalah .. orang-orang percaya yang belum dilahirkan itu, belum ada didunia ini, sehingga dengan Fakta tersebut, kita dapat memahami .. bahwa apa yang tertulis dalam Efesus 1:4 tersebut, adalah suatu kepastian, bahwa semua orang-orang percaya yang belum di lahirkan atau belum diciptakan oleh Allah tersebut, telah masuk dalam "Kerangka Rencana Allah", artinya adalah : Sebelum Allah menjadikan dunia ini, sebelum Adam diciptakan oleh Allah, Allah telah memiliki suatu "Rencana Besar" terhadap perjalanan hidup setiap manusia, dimana dalam Rencana Besar Allah tersebut, semua orang-orang percaya telah dimasukan dalam bagian Rencana Allah itu, walaupun orang-orang percaya itu belum dilahirkan atau belum di ciptakan.

Jadi, Efesus 1:4 tersebut, tidak berbicara tentang adanya manusia sebelum Adam diciptakan, tetapi Efesus 1:4 berbicara tentang Perjalanan hidup manusia dan khususnya orang-orang percaya yang ada dalam Rencana Besar Allah tersebut.


Salam ...
June 29, 2017, 04:41:13 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Pemilihan Allah didalam kekekalan itu apakah hanya rencana atau sudah merupakan ketetapan Allah bro ?

Apakah Allah sudah mengenal setiap individu didalam kekekalan sebelum dunia diciptakan ?

Begini saudara ku .. kita tidak boleh "menyamakan" pemikiran manusia dengan Allah, mengapa ? Dalam pemikiran manusia, maka Rencana itu memiliki arti yang sangat berbeda dengan Ketetapan.

Nah, Bagi Allah .. Rencana atau Kehendak Allah itu adalah sama dengan Ketetapan Allah, mengapa ? Sebab Allah itu tidak pernah gagal, sehingga segala sesuatu yang telah direncanakan oleh Allah, maka semua rencana itu "HARUS" terjadi, disinilah perbedaannya dengan manusia .. dimana setiap sesuatu yang telah direncanakan oleh manusia, maka apa yang telah direncanakan tersebut, belum tentu terjadi.

Jadi, karena Allah yang telah merencanakan semua perjalanan hidup manusia .. maka sudah pasti Allah mengenal dan mengetahui, setiap individu manusia itu, sebelum manusia itu dilahirkan.


Salam ...
June 29, 2017, 07:23:29 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Pemilihan Allah didalam kekekalan itu apakah hanya rencana atau sudah merupakan ketetapan Allah bro ?

Apakah Allah sudah mengenal setiap individu didalam kekekalan sebelum dunia diciptakan ?

Berbeda dengan manusia, rencana belum tentu dijalankan. Namun tidak dengan Allah, apa yang dirancangkan Allah itulah yang akan dilakukan oleh Allah. Jadi yang disebut rancangan adalah juga ketatapan-Nya.

Ayub 42:2 berkata, "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal." Juga dalam Yesaya 14:24 dikatakan, "TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: "Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana."

Saya tidak tahu sampai dimana anda menganal Allah? Pertanyaan anda sebenarnya bukan pertanyaan seorang beriman.

Apakah Allah mengenal setiap individu sebelum mereka dilahirkan? Bagaimana menurut anda? Anda bertanya tentu bagi anda Allah tidak Maha Tahu dan tidak Maha Kuasa, karena itu Allah tidak mungkin kenal individu demi individu sebelum mereka dilahirkan.

2 Samuel 7:18-19
Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata: "Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini? Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan ALLAH; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya Tuhan ALLAH."

Allah mengenal setiap individu sebelum mereka dilahirkan, bahkan sejak sebelum dunia ada, semua sudah dalam rancangan Allah. Bagaimana manusia bisa mengerti hal ini? Yesaya 55:8-9 berkata, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." Jika kita mengukur rancangan Allah dengan ukuran rancangan manusia, jelas hal itu tidak mungkin, sulit dan rumit. Mustahil! Namun dalam Alkitab tersirat banyak ayat yang menyatakan bahwa Allah telah merancang sejak semula dan mengenal pribadi sejak sebelum mereka dilahirkan.

Pernah membaca Roma 9:10-16 berikut ini:
10  Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita.
11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat,  —  supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya  — 
12  dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,"
13  seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."
14  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
15  Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."
16  Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.
June 29, 2017, 10:31:02 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Seperti penjelasan saya .. manusia pertama yang di ciptakan Allah adalah Adam, yang memiliki pengertian .. diambil dari debu tanah atau berasal dari debu tanah, jadi sebelum Adam di ciptakan, maka Allah belum pernah menciptakan manusia.

Nah, jika kita teliti dengan seksama Efesus 1:4 .. Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan..seakan-akan memberikan pengertian, bahwa manusia itu telah ada sebelum Adam di ciptakan, tetapi mari kita teliti kalimat tersebut.

Dalam Efesus 1:4 .. lahir pertanyaan terhadap perkataan yang saya bold, yaitu perkataan "KITA", apakah perkataan "kita" tersebut ditujukan untuk "manusia", untuk "Paulus", untuk "Kita saat ini", untuk "saya dan anda"?

Nah, sebagai orang-orang percaya .. maka kita memiliki keyakinan dan kepercayaan, bahwa perkataan "KITA" pada kalimat dalam Efesus 1:4 tersebut, ditujukan juga kepada kita dan kepada semua orang percaya yang belum dilahirkan sampai Tuhan Yesus datang.

Tetapi faktanya adalah .. orang-orang percaya yang belum dilahirkan itu, belum ada didunia ini, sehingga dengan Fakta tersebut, kita dapat memahami .. bahwa apa yang tertulis dalam Efesus 1:4 tersebut, adalah suatu kepastian, bahwa semua orang-orang percaya yang belum di lahirkan atau belum diciptakan oleh Allah tersebut, telah masuk dalam "Kerangka Rencana Allah", artinya adalah : Sebelum Allah menjadikan dunia ini, sebelum Adam diciptakan oleh Allah, Allah telah memiliki suatu "Rencana Besar" terhadap perjalanan hidup setiap manusia, dimana dalam Rencana Besar Allah tersebut, semua orang-orang percaya telah dimasukan dalam bagian Rencana Allah itu, walaupun orang-orang percaya itu belum dilahirkan atau belum di ciptakan.

Jadi, Efesus 1:4 tersebut, tidak berbicara tentang adanya manusia sebelum Adam diciptakan, tetapi Efesus 1:4 berbicara tentang Perjalanan hidup manusia dan khususnya orang-orang percaya yang ada dalam Rencana Besar Allah tersebut.


Salam ...

Manusia belum dilahirkan dengan manusia sebelum dunia diciptakan berbeda dong artinya.

Manusia belum dilahirkan tetapi dunia sudah diciptakan berbeda dengan manusia yang sama sekali belum pernah diciptakan.

Disini ada perbedaan antara alam kekekalan dengan alam ruang dan waktu.

June 29, 2017, 10:38:06 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Begini saudara ku .. kita tidak boleh "menyamakan" pemikiran manusia dengan Allah, mengapa ? Dalam pemikiran manusia, maka Rencana itu memiliki arti yang sangat berbeda dengan Ketetapan.

Nah, Bagi Allah .. Rencana atau Kehendak Allah itu adalah sama dengan Ketetapan Allah, mengapa ? Sebab Allah itu tidak pernah gagal, sehingga segala sesuatu yang telah direncanakan oleh Allah, maka semua rencana itu "HARUS" terjadi, disinilah perbedaannya dengan manusia .. dimana setiap sesuatu yang telah direncanakan oleh manusia, maka apa yang telah direncanakan tersebut, belum tentu terjadi.

Jadi, karena Allah yang telah merencanakan semua perjalanan hidup manusia .. maka sudah pasti Allah mengenal dan mengetahui, setiap individu manusia itu, sebelum manusia itu dilahirkan.


Salam ...

Istilah " hath chosen" (KJV) didalam ayat tsb bukankah menandakan hal itu sudah terjadi bukan akan terjadi ?

Bukankah Allah always present artinya diluar ikatan ruang dan waktu ?

June 29, 2017, 10:39:19 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Berbeda dengan manusia, rencana belum tentu dijalankan. Namun tidak dengan Allah, apa yang dirancangkan Allah itulah yang akan dilakukan oleh Allah. Jadi yang disebut rancangan adalah juga ketatapan-Nya.

Ayub 42:2 berkata, "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal." Juga dalam Yesaya 14:24 dikatakan, "TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: "Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana."

Saya tidak tahu sampai dimana anda menganal Allah? Pertanyaan anda sebenarnya bukan pertanyaan seorang beriman.

Apakah Allah mengenal setiap individu sebelum mereka dilahirkan? Bagaimana menurut anda? Anda bertanya tentu bagi anda Allah tidak Maha Tahu dan tidak Maha Kuasa, karena itu Allah tidak mungkin kenal individu demi individu sebelum mereka dilahirkan.

2 Samuel 7:18-19
Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata: "Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini? Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan ALLAH; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya Tuhan ALLAH."

Allah mengenal setiap individu sebelum mereka dilahirkan, bahkan sejak sebelum dunia ada, semua sudah dalam rancangan Allah. Bagaimana manusia bisa mengerti hal ini? Yesaya 55:8-9 berkata, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." Jika kita mengukur rancangan Allah dengan ukuran rancangan manusia, jelas hal itu tidak mungkin, sulit dan rumit. Mustahil! Namun dalam Alkitab tersirat banyak ayat yang menyatakan bahwa Allah telah merancang sejak semula dan mengenal pribadi sejak sebelum mereka dilahirkan.

Pernah membaca Roma 9:10-16 berikut ini:
10  Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita.
11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat,  —  supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya  —
12  dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,"
13  seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."
14  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!
15  Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."
16  Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Istilah " hath chosen" (KJV) didalam ayat tsb bukankah menandakan hal itu sudah terjadi bukan akan terjadi ?

Bukankah Allah always present artinya diluar ikatan ruang dan waktu ?

June 30, 2017, 11:29:02 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Manusia belum dilahirkan dengan manusia sebelum dunia diciptakan berbeda dong artinya.

Manusia belum dilahirkan tetapi dunia sudah diciptakan berbeda dengan manusia yang sama sekali belum pernah diciptakan.

Disini ada perbedaan antara alam kekekalan dengan alam ruang dan waktu.

Maksutnya apa yah ? Kenapa anda jadi bergeser kepada permasalahan Alam Kekekalan dan Alam Ruang dan Waktu ?

Apakah maksut anda adalah : Manusia sudah ada, sebelum dunia dijadikan dan manusia yang sudah ada itu, belum dilahirkan ke dunia, sebab dunia belum dijadikan, atau bagaimana yah ?


Salam ...
June 30, 2017, 11:34:57 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988
Maksutnya apa yah ? Kenapa anda jadi bergeser kepada permasalahan Alam Kekekalan dan Alam Ruang dan Waktu ?

Apakah maksut anda adalah : Manusia sudah ada, sebelum dunia dijadikan dan manusia yang sudah ada itu, belum dilahirkan ke dunia, sebab dunia belum dijadikan, atau bagaimana yah ?


Salam ...

Didalam Efesus 1 : 4 dikatakan sebelum dunia diciptakan Allah "telah" memilih manusia agar kudus,bukankah manusia belum ada secara ciptaan pada peristiwa itu ?

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)