Author Topic: HYPER GRACE  (Read 1850 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 27, 2017, 11:47:01 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3000
Definisi dan ajaran Hypergrace

‘Hyper-grace’ adalah sebuah istilah yang kelihatannya terdiri dari gabungan 2 kata; ‘Hyper’ yang berarti ‘berlebihan,’ dan ‘grace’ yang berarti ‘Anugerah atau kasih karunia’. Istilah ini dapat diartikan sebagai ‘Anugerah yang berlebihan,’ atau yang juga disebut Brown sebagai ‘Kasih Karunia overdosis.’ Jadi, ajaran ‘Hypergrace’ adalah sebuah ajaran yang terlalu melebih-lebihkan konsep kasih karunia Allah.

Bagaimana ajaran-nya? sedikitnya ada tiga hal:

Salib Kristus bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga menghilangkan sifat dosa dalam diri orang percaya.
Ajaran tentang kekudusan/penyucian diri buat mereka adalah sebuah “kebohongan yang membunuh kerohanian.”

Jika berdosa, tak perlu minta ampun kepada Tuhan, karena Yesus telah mengampuni semua dosa kita, baik dosa masa lalu, sekarang dan masa depan.

Tokoh-tokoh/pengajar dari Hypergrace antara lain: Joseph Prince, Clark Whitten, Rob Rufus, John Crowder, Paul Ellis, dsb. Para pengajar di Indonesia juga ada, dan bahkan saya mendengar akan diadakan debat teologis tentang ajaran ini.

ajaran ini cukup berbahaya. Para pengikutnya menggunakan ayat-ayat Kitab Suci untuk membenarkan pandangan-nya. Bagi jemaat yang tak paham Alkitab, bisa saja terseret ‘bujukan maut’ mereka. Pengajaran tentang itu rupanya sudah cukup populer dan berkembang bahkan juga diluar negeri.
June 28, 2017, 10:59:23 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Definisi dan ajaran Hypergrace

‘Hyper-grace’ adalah sebuah istilah yang kelihatannya terdiri dari gabungan 2 kata; ‘Hyper’ yang berarti ‘berlebihan,’ dan ‘grace’ yang berarti ‘Anugerah atau kasih karunia’. Istilah ini dapat diartikan sebagai ‘Anugerah yang berlebihan,’ atau yang juga disebut Brown sebagai ‘Kasih Karunia overdosis.’ Jadi, ajaran ‘Hypergrace’ adalah sebuah ajaran yang terlalu melebih-lebihkan konsep kasih karunia Allah.

Bagaimana ajaran-nya? sedikitnya ada tiga hal:

Salib Kristus bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga menghilangkan sifat dosa dalam diri orang percaya.
Ajaran tentang kekudusan/penyucian diri buat mereka adalah sebuah “kebohongan yang membunuh kerohanian.”

Jika berdosa, tak perlu minta ampun kepada Tuhan, karena Yesus telah mengampuni semua dosa kita, baik dosa masa lalu, sekarang dan masa depan.

Tokoh-tokoh/pengajar dari Hypergrace antara lain: Joseph Prince, Clark Whitten, Rob Rufus, John Crowder, Paul Ellis, dsb. Para pengajar di Indonesia juga ada, dan bahkan saya mendengar akan diadakan debat teologis tentang ajaran ini.

ajaran ini cukup berbahaya. Para pengikutnya menggunakan ayat-ayat Kitab Suci untuk membenarkan pandangan-nya. Bagi jemaat yang tak paham Alkitab, bisa saja terseret ‘bujukan maut’ mereka. Pengajaran tentang itu rupanya sudah cukup populer dan berkembang bahkan juga diluar negeri.


Ada kebenaran yang indah dari apa yang diajarkan, namun sayang karena terlalu "over exposure" jadi akhirnya dapat menyesatkan anak-anak Allah yang lugu-lugu.
June 28, 2017, 01:35:33 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3000
Ada kebenaran yang indah dari apa yang diajarkan, namun sayang karena terlalu "over exposure" jadi akhirnya dapat menyesatkan anak-anak Allah yang lugu-lugu.

Jadi anda kurang setuju ya ?

June 28, 2017, 11:00:09 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Jadi anda kurang setuju ya ?



Secara keseluruhan pengajaran kasih karunia Allah adalah benar, namun saat disampaikan "over exposure" meminjam istilah dunia kamera atau "over dosis" meminjam istilah dunia kedokteran, maka pengajaran yang indah itu menjadi mengaburkan Kebenaran Allah atau malah menjadi racun yang mematikan kehidupan rohani dan merusak iman.

Dalam kasih Allah ada keadilan, ada kebenaran dan tidak bisa dipisahkan. Demikian saat kasih karunia itu diberikan, maka Allah tidak melepaskan keadilan dan kebenaran yang telah disampaikan lewat para nabi-nabi pada jaman lampau. Jika kita mempelajari Kitab Suci, maka kita akan paham bahwa tulisan para rasul semuanya bersumber dari naskah Perjanjian Lama yang disingkapkan dalam Kristus. Artinya kekerasan Allah pada jaman Perjanjian Lama dan pada jaman Perjanjian Baru itu sama, demikian juga dengan kasih-Nya dan kemurahan-Nya. Allah tidak berubah dari jaman purba kala, sekarang dan akan datang, sebab Ia adalah pribadi yang kekal. Pengajaran yang anda sebut Hyper Grace mengaburkan semuanya, sehingga lambat laun jemaatnya akan melihat sosok Allah yang berbeda pada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
June 29, 2017, 06:41:32 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3000
Secara keseluruhan pengajaran kasih karunia Allah adalah benar, namun saat disampaikan "over exposure" meminjam istilah dunia kamera atau "over dosis" meminjam istilah dunia kedokteran, maka pengajaran yang indah itu menjadi mengaburkan Kebenaran Allah atau malah menjadi racun yang mematikan kehidupan rohani dan merusak iman.

Dalam kasih Allah ada keadilan, ada kebenaran dan tidak bisa dipisahkan. Demikian saat kasih karunia itu diberikan, maka Allah tidak melepaskan keadilan dan kebenaran yang telah disampaikan lewat para nabi-nabi pada jaman lampau. Jika kita mempelajari Kitab Suci, maka kita akan paham bahwa tulisan para rasul semuanya bersumber dari naskah Perjanjian Lama yang disingkapkan dalam Kristus. Artinya kekerasan Allah pada jaman Perjanjian Lama dan pada jaman Perjanjian Baru itu sama, demikian juga dengan kasih-Nya dan kemurahan-Nya. Allah tidak berubah dari jaman purba kala, sekarang dan akan datang, sebab Ia adalah pribadi yang kekal. Pengajaran yang anda sebut Hyper Grace mengaburkan semuanya, sehingga lambat laun jemaatnya akan melihat sosok Allah yang berbeda pada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Kasih Karunia Allah apakah sudah dinyatakan-Nya sebelum dunia diciptakan atau sebelumnya bro ?

June 29, 2017, 08:08:03 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Definisi dan ajaran Hypergrace

‘Hyper-grace’ adalah sebuah istilah yang kelihatannya terdiri dari gabungan 2 kata; ‘Hyper’ yang berarti ‘berlebihan,’ dan ‘grace’ yang berarti ‘Anugerah atau kasih karunia’. Istilah ini dapat diartikan sebagai ‘Anugerah yang berlebihan,’ atau yang juga disebut Brown sebagai ‘Kasih Karunia overdosis.’ Jadi, ajaran ‘Hypergrace’ adalah sebuah ajaran yang terlalu melebih-lebihkan konsep kasih karunia Allah.

Bagaimana ajaran-nya? sedikitnya ada tiga hal:

Salib Kristus bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga menghilangkan sifat dosa dalam diri orang percaya.
Ajaran tentang kekudusan/penyucian diri buat mereka adalah sebuah “kebohongan yang membunuh kerohanian.”

Jika berdosa, tak perlu minta ampun kepada Tuhan, karena Yesus telah mengampuni semua dosa kita, baik dosa masa lalu, sekarang dan masa depan.

Tokoh-tokoh/pengajar dari Hypergrace antara lain: Joseph Prince, Clark Whitten, Rob Rufus, John Crowder, Paul Ellis, dsb. Para pengajar di Indonesia juga ada, dan bahkan saya mendengar akan diadakan debat teologis tentang ajaran ini.

ajaran ini cukup berbahaya. Para pengikutnya menggunakan ayat-ayat Kitab Suci untuk membenarkan pandangan-nya. Bagi jemaat yang tak paham Alkitab, bisa saja terseret ‘bujukan maut’ mereka. Pengajaran tentang itu rupanya sudah cukup populer dan berkembang bahkan juga diluar negeri.

Akibat kurang saling mengerti ajaran, maka banyak terjadi kesalahpahaman.
Seperti kesalahpahaman Michael Brown terhadap Joseph Prince.
Mungkin anda kurang update tapi mereka sudah ketemu dan saling bertukar pikiran mengenai apa yang mereka percayai. Hasilnya adalah Brown mengakui ada kesalahmengertian mengenai ajaran Joseph Prince. Ini trit-nya sudah pernah ada: http://forumkristen.com/index.php?topic=61307.0

Mungkin harus dengar lebih detail mengenai argumen dari orang-orang yang anda golongkan sebagai 'berbahaya' ini, sehingga tidak terlalu cepat menjatuhkan tuduhan.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
June 29, 2017, 10:52:21 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3000
Akibat kurang saling mengerti ajaran, maka banyak terjadi kesalahpahaman.
Seperti kesalahpahaman Michael Brown terhadap Joseph Prince.
Mungkin anda kurang update tapi mereka sudah ketemu dan saling bertukar pikiran mengenai apa yang mereka percayai. Hasilnya adalah Brown mengakui ada kesalahmengertian mengenai ajaran Joseph Prince. Ini trit-nya sudah pernah ada: http://forumkristen.com/index.php?topic=61307.0

Mungkin harus dengar lebih detail mengenai argumen dari orang-orang yang anda golongkan sebagai 'berbahaya' ini, sehingga tidak terlalu cepat menjatuhkan tuduhan.


Mungkin tokohnya anda benar,tetapi saya sebenarnya menekankan ajarannya bro.

June 29, 2017, 03:36:16 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12356
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Mungkin tokohnya anda benar,tetapi saya sebenarnya menekankan ajarannya bro.
Betul, ajarannya yang disalahmengerti.
Misalnya tentang 'Jika berdosa, tak perlu minta ampun kepada Tuhan'. Ini konteksnya bagaimana?
Apa yang dimaksud denga 'perlu minta ampun'? Apakah orang percaya yang jatuh dalam dosa harus mengaku dosa/minta ampun dulu baru dosanya diampuni? Apakah kalau ada dosa yang kelupaan tidak dimintakan ampun berarti tidak diampuni dan orang percaya itu akan masuk neraka, karena Allah itu kudus, tidak mentolerir dosa sedikitpun.

Jadi perlu kejelasan dulu sebelum mengatakan ajaran ini atau itu berbahaya. Jangan-jangan malah kita sendiri yang sebenarnya tidak menyadari kelemahan ajaran sendiri.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
June 29, 2017, 06:45:51 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Akibat kurang saling mengerti ajaran, maka banyak terjadi kesalahpahaman.
Seperti kesalahpahaman Michael Brown terhadap Joseph Prince.
Mungkin anda kurang update tapi mereka sudah ketemu dan saling bertukar pikiran mengenai apa yang mereka percayai. Hasilnya adalah Brown mengakui ada kesalahmengertian mengenai ajaran Joseph Prince. Ini trit-nya sudah pernah ada: http://forumkristen.com/index.php?topic=61307.0

Mungkin harus dengar lebih detail mengenai argumen dari orang-orang yang anda golongkan sebagai 'berbahaya' ini, sehingga tidak terlalu cepat menjatuhkan tuduhan.


Saya melihat sosok Habib Rizeq di Kekristenan. Apa yang "diluruskan" dengan apa yang dikotbahkan dan apa yang dipakai sebagai gurauan, semua harusnya satu integritas. Kharisma sering mengaburkan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang punya integritas dan mana yang sekedar entertainment.

Efek "guru kencing berdiri murid kencing berlari" tidak dapat diabaikan bagitu saja. Jika pemimpinnya minum bir, maka pengikutnya akan minum tuak oplosan.


Betul, ajarannya yang disalahmengerti.
Misalnya tentang 'Jika berdosa, tak perlu minta ampun kepada Tuhan'. Ini konteksnya bagaimana?
Apa yang dimaksud denga 'perlu minta ampun'? Apakah orang percaya yang jatuh dalam dosa harus mengaku dosa/minta ampun dulu baru dosanya diampuni? Apakah kalau ada dosa yang kelupaan tidak dimintakan ampun berarti tidak diampuni dan orang percaya itu akan masuk neraka, karena Allah itu kudus, tidak mentolerir dosa sedikitpun.

Jadi perlu kejelasan dulu sebelum mengatakan ajaran ini atau itu berbahaya. Jangan-jangan malah kita sendiri yang sebenarnya tidak menyadari kelemahan ajaran sendiri.


Jika setiap pernyataan perlu penjelasan, lalu bagaimana dengan mereka yang tidak tahu apa-apa, menelan begitu saja pernyataan yang harusnya perlu penjelasan tersebut???

Jika saya katakan si A adalah penzinah, dan semua orang yang mendegar saya beranggapan si A seorang penzinah. Padahal ia tidak pernah selingkuh. Bukankah semua orang telah salah menaggapi kata penzinah tersebut yang saya maksud adalah seorang yang menyembah berhala dan sering ke dukun. Demikian saya telah menyesatkan banyak orang.

Jadi sebenarnya jujur saja, menurut anda, perlukah kita minta ampun atas dosa yang kita perbuat kepada Tuhan?
« Last Edit: June 29, 2017, 07:03:50 PM by Krispus »
June 29, 2017, 07:04:55 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Kasih Karunia Allah apakah sudah dinyatakan-Nya sebelum dunia diciptakan atau sebelumnya bro ?

Kasih Karunia Allah sudah dirancangkan sejak semula, sebelum dunia diciptakan Allah telah merancang kedatangan Yesus sebagai Anak Manusia untuk menebus dosa manusia sejak sebelum dunia dijadikan.

Saat Allah menjadikan terang dan memisahkan terang dari gelap. Saat Allah menjadikan Adam dan membentuk Hawa dari tulang rusuk Adam dan mengenalkan pernikahan. Saat Hawa jatuh dalam dosa dan saat permusuhan ditetapkan oleh Allah antara manusia dan Iblis bahwa keturunannya akan meremukan kepala Iblis. Saat mereka diusir dari Taman Eden, dan selanjutnya dan seterusnya semua bercerita tentang karya Kristus.

Hadirnya dosa kedalam dunia adalah bagian dari kasih karunia Allah. Tanpa adanya dosa, maka kasih karunia tidak dapat dinyatakan. Roma 5:20 berkata, "Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah."

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)