Author Topic: Devosi GRII  (Read 9898 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 12, 2017, 05:34:33 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
12
Janji Allah dan Pemenuhan oleh-Nya
oleh: David Clarkson
Diterjemahkan oleh: Vinny

12 Juli

Janji Allah dan Pemenuhan oleh-Nya

“Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada” Mazmur 33:9

Firman Allah adalah tindakan-Nya sekaligus. Semua janji-Nya merupakan satu kesatuan yang sama dengan pelaksanaannya. Ia sama berkehendak di dalam memberikan sekaligus mewujudkan janji-Nya. Tidak ada jarak antara kata dan tindakan-Nya, tidak seperti manusia. Pertimbangan ini langsung menyingkirkan hambatan utama iman. Bukankah ini yang melemahkan keyakinan kita akan janji-janji Allah? Bukankah kita menganggap pewujudan janji-janji Allah sebagai tidak pasti dan sulit, atau waktunya nanti dan masih sangat lama? Jika kita mampu memandang pewujudan sepasti janji-Nya, iman dapat menyimpulkan bahwa pemenuhan janji-janji Allah adalah pasti, mudah, dan terjadi pada saat ini.

Dasar semua kepastian adalah kehendak Allah. Jika Ia berkehendak untuk menjanjikan, Ia juga berkehendak untuk mewujudkan. Bagi Allah kedua hal ini sama. Orang percaya memiliki hak yang tidak perlu dipertanyakan terhadap semua hal yang dijanjikan Allah. Semua janji itu diwariskan kepada orang percaya melalui kehendak kekal Bapa, dan telah lunas dibayar oleh darah Kristus yang mahal. Seluruh esensi Allah yang mulia terlibat untuk mewujudkan setiap janji. Ia akan berhenti menjadi Allah jika gagal mewujudkan walau hanya satu saja dari janji-Nya. Karena Ia akan berhenti menjadi Allah apabila Ia tidak lagi menjadi Yang Paling Sempurna. Seandainya Ia tidak mewujudkan janji-Nya, hal ini akan menyingkirkan Dia sebagai Yang Paling Sempurna.

Jika Ia tidak mewujudkan janji-Nya, Ia dapat dikatakan tidak berkehendak, atau tidak mampu. Artinya Ia memiliki kekurangan, baik dalam hal kuasa maupun hikmat. Jika Ia tidak pernah berkehendak untuk mewujudkan, lalu bagaimana Ia dapat dianggap benar? Jika Ia pernah berkehendak, tetapi sekarang telah berubah pikiran, bagaimana Ia dapat disebut Allah Yang Tidak Berubah? Jika Ia bukan Yang Tidak Dapat Berubah, Ia tidak abadi. Sepasti Ia adalah Allah, Ia akan mewujudkan janji-Nya. Anda sama saja mengatakan tidak ada Allah bila meragukan pewujudan atas janji-Nya.

Kemuliaan keberadaan-Nya dipertaruhkan di sini. Ia tidak kehilangan apapun jika Ia mewujudkan janji-Nya, tetapi Ia akan kehilangan semua jika tidak. Ia melibatkan Diri-Nya tatkala Ia melibatkan Firman-Nya. Manusia dapat tetap menjadi manusia meskipun tidak setia, sebaliknya Allah tidak dapat tetap sebagai Allah apabila Ia tidak setia; Ia tidak dapat menyangkal Diri-Nya sendiri.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan karya David Clarkson (1622-1686), “Works”, I:193-196

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Mazmur 119
July 13, 2017, 05:09:09 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
13
Setan Tidak Sanggup Menaklukkan Orang Kudus
oleh: William Gurnall
Diterjemahkan oleh: Vinny

13 Juli

Setan Tidak Sanggup Menaklukkan Orang Kudus

“Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu” Roma 16:20

Setan tidak pernah berhasil menaklukkan satu jiwa pun yang diperlengkapi dengan anugerah sejati. Orang kudus sejati, yang ditampi musuh, pada akhirnya akan keluar dengan membawa kemenangan terhormat. Kristus masuk ke padang belantara dipimpin oleh ROH KUDUS yang juga membawa-Nya keluar dengan kemenangan. Setan berusaha mencemari hati nurani orang percaya, dan merusak gambar Allah. Meskipun demikian Allah memakai satu godaan berdosa setan sebagai sarana pencegahan terhadap dosa lain.

Allah merupakan sahabat sejati orang kudus. Allah hadir di ruang perencanaan setan dan mengubah rencana setan demi kebaikan orang kudus. Allah juga dapat memakai kejatuhan orang kudus sebagai satu dorongan, setitik harapan, bagi yang lain agar tidak terpuruk di dalam keputus-asaan. Dosa Daud sangatlah besar, tetapi ia beroleh belas kasihan Allah. Petrus jatuh dengan telak, tetapi sekarang dia di Sorga. “Mengapa engkau duduk di sini, o jiwaku, di bawah kendali keputus-asaan? Bangkitlah dan mintalah belas kasihan Allahmu, yang telah mengampuni orang-orang lain”.

Allah juga mengizinkan setan mencobai orang kudus-Nya yang besar imannya demi melatih mereka menolong saudara-saudara se-iman mengatasi situasi yang sama. Allah mengizinkan mereka dilatih oleh cambuk setan, demi memahami cara-cara setan dan hati mereka sendiri. Tidak ada yang sanggup menangani jiwa-jiwa yang papa dengan ramah selain orang yang pernah mengalami kesedihan karena kelicikan hati mereka sendiri. Seorang kudus dapat saja tertipu oleh muslihat musuh, tetapi hati yang palsu dengan sukarela menyerahkan dirinya dikuasai hawa nafsu. Orang kudus tidak jatuh ke dalam dosa secara congkak seperti yang lain. Allah mengubah kegagalan mereka untuk selanjutnya membangun iman mereka. Kebangkitan iman sejati bahkan akan membuatnya bertarung lebih gagah berani.

Allah mengijinkan anak-anak yang dikasihi-Nya menderita kejatuhan demi menyerang balik rencana setan. Semua rancangan neraka tidak mampu mengubah satu huruf maupun garis yang telah digoreskan tangan Allah. Providensi Allah secara misterius menutupi karya-Nya dengan tirai sehingga kita tidak dapat melihat apa yang sedang Allah lakukan.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan karya William Gurnall (1617-1679), 'The Christian in Complete Armour', I:100-111

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Mazmur 120, 121, 123, 125, 126





July 14, 2017, 05:22:38 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
14
Pertarungan yang Terus Menerus
oleh: William Gurnall
Diterjemahkan oleh: Vinny

14 Juli

Pertarungan yang Terus Menerus

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” Efesus 6:12

Kondisi kehidupan orang Kristen di dunia digambarkan seperti sedang bertarung. Ini pertarungan tersendiri, satu lawan satu. Karena kehidupan Kristen merupakan pertempuran yang terus menerus maka ia membutuhkan pedang sekaligus juga sekop. Orang percaya diserang musuh dari segala arah. Ketika ia sedang berdoa, setan dan kedagingan juga mengoceh untuk menenggelamkan permohonannya.

Basuhlah jiwa anda dengan sering bermeditasi tentang kasih Kristus; hal ini akan membuat anda tidak menggubris tawaran dosa. Jangan katakan anda mengasihi Dia selama anda memangku dosa yang menusuk hati-Nya. Adalah janggal jika seorang anak menyimpan dan bergembira menggunakan pisau yang pernah dipakai orang untuk menikam ayahnya. Laksana pegulat sejati, seranglah musuh anda dengan segenap kekuatan tubuh anda. Jangan biarkan dia bernafas atau bangkit lagi. Hidup dengan anugerah menandakan dimulainya saat pertarungan kita melawan dosa.

O seharusnya hal ini membuat kita rindu rumah di mana tidak ada huruhara maupun pertarungan yang membabi buta; di mana tidak ada pedang, melainkan pohon palem; bukan genderang, tetapi harpa; bukan rintihan tentara dan nurani yang terluka; melainkan suara musik pujian indah dan menakjubkan kepada Allah kita dan sang Anak Domba. Hiburkanlah diri anda dengan hal-hal ini. Di sana tempat perhentian bagi umat Allah.

Di dunia ini, jika kita menang wajib kembali bertarung lagi. Pertarungan melawan satu godaan dapat berlalu, tetapi peperangan akan terus berlangsung. Rasa damai apa yang dapat kita miliki selama setan dapat muncul tiba-tiba dari lubang persembunyian mereka? Sebaliknya apabila kematian datang, hantaman terakhir terhentikan. Tabib Agung akan memulihkan secara sempurna semua kebutaan dan ketimpangan rohani.

Orang percaya, apa yang menyingkirkan kesukacitaan hidup anda selain pertarungan? Bukankah hidup adalah kerugian dan kematian adalah keuntungan? Kedamaian menjadi indah setelah peperangan, dan lidah siapakah yang sanggup mengekspresikan kesukaan dan kemuliaan yang memenuhi para makhluk saat perjumpaan pertama dengan Allah dan juga mereka yang berbahagia bersama-sama dengan-Nya. Hanya mereka yang menetap di sana mampu mengungkapkannya.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan karya William Gurnall (1617-1679), 'The Christian in Complete Armour', I:113-122

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Mazmur 128-130, 132, 134, 135




July 15, 2017, 05:15:19 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
15
Allah Berbicara Melalui Manusia
oleh: William Gurnall
Diterjemahkan oleh: Vinny

15 Juli

Allah Berbicara Melalui Manusia

“Lihatlah, Aku berdiri di muka pintu dan mengetuk” Wahyu 3:20

Allah berbicara kepada orang berdosa melalui pembawa pesan-Nya. Mereka melaksanakan tugas dari Allah, dan perkataan, nasihat, peringatan, dan teguran mereka adalah dari Allah. Tatkala orang berdosa menolak Firman yang dibawa oleh para hamba Allah di dalam Nama-Nya, sesungguhnya mereka sedang melawan ROH KUDUS. Mereka bagaikan sedang bergulat dengan Kristus yang maha hadir. Kelak apabila Allah mengadakan perhitungan dengan orang berdosa, akan terbuktilah demikian. Allah akan mengingatkan ulang upaya-Nya, dan bagaimana mereka telah menolak dengan sengit.

ROH KUDUS mengupayakan kesadaran hati nurani manusia, memperdebatkan kasus-kasus yang melawan mereka di dalam hati mereka sendiri, dan mengungkapkan betapa buruknya semua aspek dosa mereka. Hal ini dilakukan-Nya dengan sangat baik sehingga manusia acapkali dapat mencium bau api dan belerang di dekat mereka, dan membuat mereka sudah merasakan neraka sementara masih di sini.

Di saat yang lain, Ia berunding dan bekerja bersama mereka, dan mengaruniakan musik pembuka jiwa dan menawarkan Injil kepada mereka. Ia membuka pintu pengharapan dan bujukan, dan mendesak mereka untuk membuang senjata pemberontakan mereka dan datang kepada Kristus demi memperoleh hidup. Ia menyingkapkan bagaimana Kristus ada dalam posisi menerima isyarat pertama mereka akan anugerah keselamatan. ROH KUDUS mengikuti orang berdosa dari satu tempat ke tempat lainnya, dan dari waktu ke waktu memberikan dorongan demikian.

Tetapi banyak orang menolak uluran tangan ROH KUDUS. Hal ini mengakibatkan permusuhan yang sudah dirasakan oleh sebagian mereka sebagai kengerian karena dosa yang tak terampuni, sekalipun kondisi mereka belum final. Orang berdosa, perhatikanlah bagaimana anda berespon terhadap ROH KUDUS ketika Ia datang mengetuk pintu hatimu. Bukalah begitu Ia mengetuk, dan Ia akan menjadi tamu anda; tamu yang penyertaan-Nya menyenangkan. Jika anda menolak-Nya, Ia tidak berjanji akan mengetuk ulang. Jika Ia menghentikan upaya-Nya, anda menjadi orang yang tidak berbahagia, anda akan binasa selamanya. Tanpa ROH KUDUS anda akan terdampar seperti kapal di tanah yang kering. Roh Kuduslah sang air pasang dan hembusan angin yang menyebabkan jiwa terapung untuk melanjutkan pelayaran.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan karya William Gurnall (1617-1679), 'The Christian in Complete Armour', I:116-117

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Mazmur 136,146-150





July 16, 2017, 05:49:22 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
16
Setialah kepada Kristus, Raja kita
oleh: William Gurnall
Diterjemahkan oleh: Vinny

16 Juli

Setialah kepada Kristus, Raja kita

“Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya” 2 Korintus 5:9

Apakah Kristus raja anda? Ini menjadi panggilan untuk melayani dengan setia dan beriman kepada Kristus yang telah melepaskan anda dari belenggu setan. Ia telah menghancurkan kuasa setan atas anda dan sanggup melindungi anda dari murka Allah. Singkat kata, siapa yang berhak atas anda selain Kristus? Ia telah menyerahkan nyawa-Nya demi menebus anda dan melepaskan anda dari semua musuh sehingga anda dapat melayani Dia tanpa takut sepanjang hidup anda di dalam kesucian. Biarlah setan dan manusia melakukan kefasikan, tetapi bukan tangan anda, oh orang percaya!

Jika darah kesetiaan mengalir di pembuluh anda, hati anda yang sudah dimenangkan akan menghantam anda ketika anda melanggar bahkan sisi yang paling remeh dari hukum-Nya yang suci. Seperti membawa bara api di pangkuan jika hati anda menyembunyikan pengkhianatan melawan Allah yang berdaulat. Jangan, sebaliknya milikilah hasrat untuk meninggikan nama Allah dan menjadi alat Allah bagi generasi anda. Tidaklah baik orang yang hanya mencari keuntungan dari Rajanya, tetapi tidak pernah memikirkan pelayanan apa yang dapat dipersembahkannya. Bukan Kristen sejati jika ia lebih memikirkan kebahagiaan sendiri dibandingkan demi kehormatan Allahnya. Paulus bersedia menderita demi kemajuan Injil, dan sabar menunggu upahnya nanti. Inilah yang membuat hidup layak dijalani, melayani Allah sebagai bukti penghargaan kita akan kasih penebusan-Nya.

Oh orang percaya, karena Ia telah menyelamatkan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Anak yang dikasihi-Nya, janganlah membuang waktu; apa yang anda rindu lakukan bagi Allah, lakukanlah dengan segera! Bekerjalah dengan penuh gairah! Jika anda memiliki pedang Raja baru anda di tangan anda, pakailah dan gunakan dengan saksama, sehingga ketika mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah, sarung pedang anda tidak kedapatan berkarat, yang diakibatkan oleh sikap malas dan pengecut. Jadilah setia, kerjakanlah tugas anda dengan segenap tenaga, karena anda adalah duta Allah dan akan memandang wajah-Nya dengan sukacita.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan karya William Gurnall (1617-1679), 'The Christian ini Complete Armour', I:134-139

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Yesaya 18:1–23:18




July 17, 2017, 05:28:36 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
17
Setan Dibatasi Oleh Allah
oleh: William Gurnall
Diterjemahkan oleh: Vinny

17 Juli

Setan Dibatasi Oleh Allah

“Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil” Yesaya 54:17

Kerajaan setan penuh kuasa. Pasukannya luar biasa dan dirancang untuk melawan Allah dan manusia. Sekalipun sudah jatuh dalam dosa, setan adalah malaikat, dan memiliki kuasa dan otoritas malaikat. Jika kita memiliki pemahaman yang memadai tentang kuasa setan, 'singa' ini tidak akan nampak terlalu mengerikan. Perhatikanlah 3 hal berikut:

(1)  Kuasa setan adalah kuasa yang dipinjamkan. Dia tidak memiliki kuasa dari dirinya sendiri, tetapi dari Allah. Kuasanya tidak akan pernah menyakiti anda. Masakan Bapa anda memberikan setan pedang untuk disalahgunakan terhadap anak Allah sendiri? Kristus mengatakan kepada Pilatus bahwa ia [Pilatus] tidak dapat berbuat apapun kalau kuasa itu tidak diberikan dari atas. Jangan memandang kepada sipir penjara kejam yang mencambuk anda, tetapi bacalah surat perintahnya untuk melihat siapa yang menandatangani. Di bawahnya anda akan menemukan tanda tangan Bapa anda.

(2)  Kuasa setan merupakan kuasa yang terbatas. Dia tidak dapat melakukan semua menurut kehendaknya. Setan laksana anjing menunggu di dekat meja makan para orang kudus yang sedang berpesta dengan nyamannya. Anjing itu tidak berani mengacau, karena mata Tuannya mengawasi dia.

(3)  Kuasa setan adalah kuasa pelayanan, ditetapkan Allah untuk melayani orang kudus.

Tatkala Martin Luther diberitahu tentang keputusan yang telah dikeluarkan melawan orang-orang Protestan, ia berkata bahwa di satu sisi hal itu ditetapkan oleh dewan dunia, tetapi ditetapkan secara berbeda di sorga. Setan berupaya menghancurkan anugerah-anugerah kita dan membinasakan jiwa kita, sebaliknya semua pemikiran Allah adalah menyenangkan dan damai sejahtera. Lewiatan berniat menelan orang kudus, tetapi ia dikirim oleh Allah, seperti ikan besar bagi Yunus, untuk membawa kita pulang dengan selamat. Allah mengizinkan anak-anak-Nya jatuh ke dalam pencobaan – sebagaimana kita menperlakukan sprei bernoda yang dicuci dengan cara menggosok-gosokannya keras-keras dan dikelantang, demikianlah noda-noda para orang kudus dibersihkan di bawah gocohan setan.

Sepatutnya kita terhibur mengingat pencobaan setan adalah demi kebaikan kita. Allah mengaruniakan dunia dengan segala penderitaan, termasuk sang penghulunya juga, dengan semua kedengkian dan kuasanya, untuk mengarahkan kita menuju warisan pusaka kita. Ini adalah misteri kasih dan hikmat Allah, hanya orang yang memiliki Roh Kristus sanggup menyingkapkannya.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan karya William Gurnall (1617-1679), 'The Christian in Complete Armour', I:140-148

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Yesaya 24:1–27:13, 29:1-24




July 18, 2017, 06:40:15 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
18
Tunduk kepada Allah
oleh: Richard Baxter
Diterjemahkan oleh: Vinny

18 Juli

Tunduk kepada Allah

“Hiduplah sebagai anak-anak yang taat …. menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu” 1 Petrus 1:14-15

Allah adalah raja anda yang berdaulat. Inilah kebahagiaan anda untuk taat dan menyenangkan Dia. Oleh karenanya berusahalah keras menundukkan jiwa anda mutlak di bawah kedaulatan-Nya: jadikanlah sebagai kegembiraan anda mentaati kehendak-Nya dengan tulus dan tepat.

Apakah artinya tunduk mutlak kepada Allah? Yaitu:
- Apabila ketertundukan kita berakar dalam, menetap permanen, dan alami bagi kita.
- Tatkala hal ini menjadi kebiasaan sehari-hari sepanjang hidup kita.
- Apabila secara konstan jiwa kita tetap terjaga menuruti kehendak Allah.
- Tatkala kita mengupayakan ketaatan terhadap semua perintah-Nya, dan dengan ketegasan, kekuatan, dan berkemenangan melawan godaan ketidak-taatan.
- Tatkala secara rela dan penuh kesukaan mentaati Dia dengan kemampuan maksimal kita.

Ketertundukan dan ketaatan penuh sedemikian memang sulit, tetapi janganlah kita ragu mengusahakan setiap upaya untuk mewujudkannya. Bagaimana caranya?

(1)  Pikirkanlah cara Allah mengatur. Masakan Ia tidak mengatur makhluk yang telah Ia ciptakan? Masakan Kristus tidak mengurus jiwa-jiwa yang telah dibeli-Nya? Masakan ROH KUDUS tidak memimpin jiwa-jiwa yang telah dilahirbarukan?

(2)  Allah adalah yang paling cocok sempurna mengatur anda. Kepentingan-Nya adalah untuk kebaikan anda. Ia Sahabat dan Bapa terkasih kita, dan mengasihi kita lebih baik dari kita mengasihi diri sendiri.

(3)  Pikirkan betapa tidak mampu dan ketidak-cocokan anda untuk mengatur diri sendiri. Kita buta, tidak perduli, dan berprasangka buruk yang disebabkan oleh kehendak yang rusak dan hasrat yang bergolak kacau.

(4)  Pertimbangkan upah atau pahala yang tersedia bagi ketaatan dan hukuman bagi tidak-taatan. Allah jauh dari ketidak-perdulian apakah anda mentaati hukum-hukum-Nya atau tidak.

(5)  Pikirkan kesukacitaan karena ketaatan penuh. Segala hal menjadi mudah bagi kita, makanan kita menyenangkan, tidur kita lelap, jerih lelah kita ringan, dan hidup kita merupakan satu kesenangan. Allah memiliki kita dan nurani kita menyuarakan damai sejahtera dan memberikan pnghiburan bagi kita.

(6)  Pertimbangkan pahala abadi kita: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia”.

Allah tetap memerintah, apakah anda taat atau tidak. Tetapkan hati untuk taat, atau Ia akan mengganjar anda tanpa menanyakan persetujuan anda.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Richard Baxter (1615-1691), A Christian Directory, I:75-77

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun: Yesaya 30:1–33:24





July 19, 2017, 06:28:07 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
19
Penderitaan Membuka Kedok Dosa
oleh: Thomas Case
Diterjemahkan oleh: Vinny

19 Juli
Penderitaan Membuka Kedok Dosa

“Sebab upah dosa ialah maut” Roma 6:23

Dosa selalu penuh keberdosaan, tetapi di masa kemakmuran, kita tidak begitu menyadarinya. Debu dunia memenuhi mata kita sehingga kita tidak dapat melihatnya dengan jelas. Allah acapkali memakai penderitaan untuk mendidik anak-anak-Nya tentang kejahatan besar yang ada di dalam dosa. Memperlihatkan dosa sebagai kejahatan pada dirinya sendiri. Dosa tidak hanya membawa kejahatan, melainkan dirinya sendiri adalah kejahatan. Tidak hanya menghasilkan kepahitan, dosa adalah kepahitan itu sendiri. Dosa mempunyai akar dan buah yang pahit. Allah membimbing orang berdosa melalui penderitaan untuk memahami tidak saja apa yang dilakukan dosa tetapi juga apa dosa itu sebenarnya. Ini adalah kejahatan murni mutlak tanpa campuran. Keseluruhan dosa adalah kejahatan. Setan adalah penggagasnya dan maut adalah upah akhirnya. Tidak saja ini kejahatan belaka pada dirinya sendiri, ini merupakan kejahatan yang melawan Allah.

Dosa membuat kita meninggalkan Allah dan berpaling pada dunia: “Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air” (Yer. 2:13). Dosa adalah juga pemelintiran kejahatan yang berkembang liar. Ini merupakan tindakan meninggalkan sumber kehidupan dan kemuliaan, dan berpindah ke bejana rusak yang bocor secepat pengisiannya. Keberdosaan terburuk dari dosa ialah karena kejahatan ini melawan Allah. Allah menopang bangsa Israel dengan lengan kekal-Nya; Ia menuntun mereka, dan mencukupkan kebutuhan mereka, tetapi tanpa penyebab, mereka meninggalkan Tuhan. Mereka tidak kekurangan apapun tetapi telah meninggalkan Allah dengan sengaja.

Penderitaan merupakan salah satu pengadilan Allah di mana orang berdosa didakwa, divonis dan dihukum. Sesungguhnya di dalam penderitaan, dosa terpampang nyata di depan mata manusia sedemikian sehingga ia tidak bisa tidak mengaku bersalah. Allah bertindak sebagai sang hakim, hati nurani adalah saksi, dosa adalah terdakwa, dan penderitaan sebagai bukti dan sekaligus pelaksanaan hukuman. Cepat atau lambat jiwa melihat dosa sebagai kejahatan besar melebihi penderitaan, dan mulai melupakan sengsaranya, dan mulai berkabung atas dosa belaka. Dosa sekarang menindih manusia lebih berat dari semua penderitaannya, maka berteriaklah ia seperti Ayub dari dalam debu: “aku telah berdosa, apakah yang akan kulakukan?” (Ayub 7:20 KJV).

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Case (1598-1682), Select Works, A Treatise of Afflictions, pp. 78-82

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Yesaya 34:1–35:10; Mikha 2:1–5:15

“Sebab upah dosa ialah maut” Roma 6:23

Dosa selalu penuh keberdosaan, tetapi di masa kemakmuran, kita tidak begitu menyadarinya. Debu dunia memenuhi mata kita sehingga kita tidak dapat melihatnya dengan jelas. Allah acapkali memakai penderitaan untuk mendidik anak-anak-Nya tentang kejahatan besar yang ada di dalam dosa. Memperlihatkan dosa sebagai kejahatan pada dirinya sendiri. Dosa tidak hanya membawa kejahatan, melainkan dirinya sendiri adalah kejahatan. Tidak hanya menghasilkan kepahitan, dosa adalah kepahitan itu sendiri. Dosa mempunyai akar dan buah yang pahit. Allah membimbing orang berdosa melalui penderitaan untuk memahami tidak saja apa yang dilakukan dosa tetapi juga apa dosa itu sebenarnya. Ini adalah kejahatan murni mutlak tanpa campuran. Keseluruhan dosa adalah kejahatan. Setan adalah penggagasnya dan maut adalah upah akhirnya. Tidak saja ini kejahatan belaka pada dirinya sendiri, ini merupakan kejahatan yang melawan Allah.

Dosa membuat kita meninggalkan Allah dan berpaling pada dunia: “Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air” (Yer. 2:13). Dosa adalah juga pemelintiran kejahatan yang berkembang liar. Ini merupakan tindakan meninggalkan sumber kehidupan dan kemuliaan, dan berpindah ke bejana rusak yang bocor secepat pengisiannya. Keberdosaan terburuk dari dosa ialah karena kejahatan ini melawan Allah. Allah menopang bangsa Israel dengan lengan kekal-Nya; Ia menuntun mereka, dan mencukupkan kebutuhan mereka, tetapi tanpa penyebab, mereka meninggalkan Tuhan. Mereka tidak kekurangan apapun tetapi telah meninggalkan Allah dengan sengaja.






July 19, 2017, 06:28:26 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16






Penderitaan merupakan salah satu pengadilan Allah di mana orang berdosa didakwa, divonis dan dihukum. Sesungguhnya di dalam penderitaan, dosa terpampang nyata di depan mata manusia sedemikian sehingga ia tidak bisa tidak mengaku bersalah. Allah bertindak sebagai sang hakim, hati nurani adalah saksi, dosa adalah terdakwa, dan penderitaan sebagai bukti dan sekaligus pelaksanaan hukuman. Cepat atau lambat jiwa melihat dosa sebagai kejahatan besar melebihi penderitaan, dan mulai melupakan sengsaranya, dan mulai berkabung atas dosa belaka. Dosa sekarang menindih manusia lebih berat dari semua penderitaannya, maka berteriaklah ia seperti Ayub dari dalam debu: “aku telah berdosa, apakah yang akan kulakukan?” (Ayub 7:20 KJV).

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Case (1598-1682), Select Works, A Treatise of Afflictions, pp. 78-82

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Yesaya 34:1–35:10; Mikha 2:1–5:15
July 20, 2017, 06:31:21 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi

Jul 2017
20
Penderitaan Yang Memuaskan
oleh: Thomas Case
Diterjemahkan oleh: Vinny

20 Juli

Penderitaan Yang Memuaskan

“Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang” Yesaya 40:6

Di masa kemakmuran kita menyukai semua berkat materi dan berlaku kekanak-kanakan atas harta benda duniawi ini seolah-olah kebahagiaan dan kenyamanan kita terikat pada semua itu. Di saat kesesakan, Allah meyakinkan kita tentang kesalahan kita, dan membuat kita melihat kekosongan dunia materi ini. Dunia ini adalah hampa belaka: “kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia” (Pkh. 1:2). Melalui penderitaan, kita dapat melihat dunia tidak seperti yang nampak, tidak seperti yang dijanjikan, dan tidak seperti yang kita harapkan dan yang kita sanjung. Kekayaan apapun yang dihasilkan manusia, apakah teman, kemakmuran, atau kepentingan-kepentingan kedagingan, semua itu tidak sanggup melepaskan kita dari kematian dan penghakiman (Ams. 11:4). Berdasarkan pengalaman, jiwa menemukan ketidak-cocokan dan ketidak-puasan di dalam semua hal-hal ini.

Jiwa yang tidak kasat mata tidak sebanding dengan semua kenyamanan yang kasat mata; jiwa yang kekal dan kepuasan yang memudar; makhluk rohani yang kekal dan warisan materi yang fana. Memuaskan jiwa dengan penghiburan duniawi, dapat disamakan dengan menghirup nafas untuk meredakan rasa lapar perut yang kosong. Pada saat pencobaan, jiwa berkata, ‘kalian semua penghibur-penghibur menyedihkan, tabib-tabib tak berfaedah’ (Mrk. 5:26).

Ah, tetapi sesungguhnya ada kepenuhan tak terhingga di dalam Yesus Kristus. Ia memadai bagi semua kebutuhan orang berdosa yang rusak dan celaka. Tidak ada raja yang diurapi dengan kuasa sedemikian; tidak ada nabi dengan hikmat sedemikian; tidak ada imam dengan anugerah sedemikian, “karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas” [Yoh.
3:34], dan dari kepenuhan-Nya kita menerima anugerah demi anugerah. Semakin kita mengisi diri dengan dunia, semakin berkurang kesukaan kita di dalam Kristus. Inilah dosa dan kebodohan kita. Akan tetapi apabila Allah memasangkan pakaian berkabung ke atas harta benda duniawi, barulah kita menemukan keindahan Kristus dan dapat mencicipi keindahan-Nya. Ia secara tak terbatas melampaui semua keindahan dan kemuliaan dunia. Dia, Raja kita yang memerintah; Nabi kita yang berhikmat; Imam kita yang menyelamatkan. Betapa mulia! Karuniakanlah Kristus kepadaku, kalau tidak binasalah aku!

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Case (1598-1682), Select Works, A Treatise of Afflictions, pp. 83-87

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun : Mikha 6:1–7:20; 2 Tawarikh 32:1-8; 2 Raja-Raja 18:13-18; Yesaya 36:1-3; 2 Raja-Raja 18:19-37; Yesaya 36:4-22



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)