Author Topic: Devosi GRII  (Read 31664 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 22, 2020, 07:07:20 AM
Reply #1010
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0522

Jumat, 22 Mei 2020

Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus. [Mazmur 107:7]

Mengalami banyak perubahan sering membuat orang percaya yang khawatir bertanya, "Kenapa ini terjadi padaku?" Aku mencari terang, dan lihatlah, kegelapan yang datang; mencari kedamaian, tapi lihatlah, masalah. Aku berkata dalam hatiku, gunungku berdiri kokoh; aku tidak akan pernah goyah. Tuhan, Engkau menyembunyikan wajah-Mu, dan akupun gundah. [Mazmur 88:15] Baru saja kemarin aku bisa membaca dengan jelas gelarku; hari ini reduplah bukti-buktiku, dan kelabulah harapanku. Kemarin, aku bisa mendaki ke puncak gunung Pisga dan melihat pemandangan dari atas sana, dan bersukacita dengan penuh keyakinan akan warisanku yang akan datang; hari ini, rohku tidak mempunyai harapan, tetapi banyak ketakutan; tidak ada sukacita, tetapi banyak kesusahan. Apakah ini bagian dari rencana Allah bagiku? Apakah mungkin ini cara Allah membawaku ke surga? Ya, memang demikian. Mundurnya imanmu, gelapnya pikiranmu, pudarnya harapanmu, semuanya ini adalah bagian dari cara Allah mematangkan engkau demi warisan agung yang sebentar lagi akan kaumasuki. Pengujian ini bertujuan untuk menilai dan menguatkan imanmu—yaitu ombak yang mendorong engkau lebih dekat ke batu karang—angin yang meniup engkau lebih dekat ke pelabuhan kesukaan. Menurut perkataan Daud, bisa dikatakan mengenai engkau, "dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka." [Mazmur 107:30] Melalui penghormatan dan pencelaan, kabar buruk dan kabar baik, kelimpahan dan kemiskinan, sukacita dan dukacita, penganiayaan dan kedamaian, melalui semua hal inilah kehidupan di jiwamu dipelihara, dan melalui setiap inilah engkau dituntun melalui jalanmu. Janganlah berpikir, hai orang percaya, bahwa kesengsaraanmu terjadi di luar rencana Allah; justru itu adalah bagian yang harus ada. "Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara." [Kisah Para Rasul 14:22] Maka belajarlah, untuk "menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan." [Yakobus 1:2]

        "O, biarlah jiwaku berhenti gemetar,
        Dan menanti kehendak-Mu yang bijak, dan suci!
        Aku tidak bisa, ya Tuhan, melihat tujuan-Mu,
        Tetapi segalanya baik karena Engkau yang menguasai segalanya."

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 23, 2020, 05:47:44 AM
Reply #1011
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0523

Sabtu, 23 Mei 2020

TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! [Mazmur 138:8]

Teramat jelaslah bahwa keyakinan yang diungkapkan sang pemazmur adalah keyakinan ilahi. Dia tidak berkata, "Aku punya cukup anugerah untuk menyelesaikannya bagiku—imanku begitu kokoh sehingga tak mungkin goyah—kasihku begitu hangat tidak mungkin menjadi dingin—tekadku sangat teguh tidak ada yang dapat mengubahnya"; tidak, dia bergantung hanya kepada TUHAN. Jika kita berpuas diri dengan keyakinan yang tidak berdasar pada Batu Zaman, keyakinan kita lebih buruk daripada mimpi, ia akan jatuh menimpa kita, dan puing-puingnya menimbun kita, sehingga kita penuh ratap dan galau. Semua rajutan alam akan diurai oleh waktu, sehingga mereka yang mengenakannya akan selamanya galau. Sang pemazmur berhikmat, dia bersandar hanya kepada pekerjaan TUHAN. Tuhanlah yang telah memulai pekerjaan baik dalam kita [Filipi 1:6]; Dialah yang telah melanjutkannya; dan jika bukan Dia yang menyelesaikannya, pekerjaan itu tidak akan pernah selesai. Jika ada satu saja rajutan di jubah kebenaran surgawi yang harus kita jahit sendiri, maka binasalah kita; tetapi inilah keyakinan kita, bahwa Allah yang memulai akan menyelesaikan. Dia telah mengerjakan segalanya, harus mengerjakan segalanya, dan akan mengerjakan segalanya. Keyakinan kita bukanlah dalam apa yang telah kita lakukan, bukan pula dalam apa yang kita tekadkan, tetapi sepenuhnya dalam apa yang akan Tuhan lakukan. Ketidakpercayaan berkata—"Engkau tidak akan pernah bisa bertahan. Lihatlah kejahatan hatimu, engkau tidak akan pernah menaklukkan dosa; ingatlah kenikmatan berdosa dan pencobaan dunia yang menyerangmu, engkau pastilah akan terpikat dan disesatkan olehnya." Ah! ya, kita memang akan binasa jika kita hanya berbekal kekuatan kita sendiri. Jika kita harus mengemudikan kapal kita yang rapuh melewati laut yang begitu ganas itu sendirian, sekalian saja kita putus asa dan menyerah; tetapi syukur kepada Allah, Dia akan menyelesaikannya bagi kita, dan membawa kita ke dalam pelabuhan kesukaan kita. [Mazmur 107:30] Kita tidak mungkin bersalah saat kita percaya Dia sepenuhnya, dan tidak akan pernah kita harus khawatir saat kita sedemikian mempercayai-Nya.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





May 24, 2020, 09:49:45 AM
Reply #1012
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0524

Minggu, 24 Mei 2020

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku. [Mazmur 66:20]

Ketika kita mengingat kembali watak doa kita, jika kita jujur, kita akan heran betapa Allah telah menjawab semuanya. Mungkin ada orang yang merasa doanya layak diterima—seperti kaum Farisi; tetapi orang Kristen sejati, saat mengingat kembali dalam pandangan yang cerah, meratapi doa-doanya, dan jika saja dia bisa menapaki ke belakang, dia akan ingin berdoa lebih sungguh-sungguh. Ingatlah, hai orang Kristen, betapa dingin doa-doamu. Dalam ruang doamu engkau seharusnya bergulat seperti Yakub; tetapi permohonanmu terlalu lemah dan sedikit—jauh berbeda dari iman yang rendah hati, percaya, dan bertekun, yang berseru, "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." [Kejadian 32:26] Tetapi, sungguh ajaib, Allah telah mendengar doa-doamu yang dingin itu, dan bukan hanya telah mendengar, Dia telah menjawab. Renungkanlah juga, betapa jarangnya doamu, kecuali engkau sedang dalam masalah, baru pada saat itu engkau menghampiri tutup tabut perjanjian: tetapi ketika engkau dibebaskan, ke manakah perginya permohonanmu yang tidak henti-hentinya itu? Namun, sekalipun engkau telah berhenti berdoa sedemikian, Allah tidak berhenti memberkati. Ketika engkau mengabaikan tutup tabut perjanjian, Allah tidak meninggalkannya, tetapi terang cahaya keberadaan Allah selalu terlihat di antara sayap-sayap kerubim. Oh! betapa menakjubkan bahwa Tuhan masih mengindahkan kita yang minta kepada-Nya kadang-kadang saja seiring datang dan perginya kebutuhan kita. Allah apakah Dia, yang bersedia mendengarkan doa mereka yang hanya datang ketika punya kebutuhan mendesak, tetapi meninggalkan-Nya ketika mereka telah menerima berkat; yang mendatangi Dia ketika terpaksa, tetapi yang hampir lupa memanggil Dia saat berkat melimpah dan dukacita sedikit. Biarlah keanggunan kebaikan-Nya dalam mendengarkan doa-doa semacam itu menyentuh hati kita, supaya kita mulai sekarang "berdoa dan memohon setiap waktu di dalam Roh." [Efesus 6:18]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






May 25, 2020, 11:29:51 AM
Reply #1013
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0525

Senin, 25 Mei 2020

Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN. [Mazmur 38:21]

Sering kali kita berdoa agar Allah tidak meninggalkan kita pada saat-saat ujian dan pencobaan, tetapi sering kali kita lupa bahwa kita harus menggunakan doa ini setiap saat. Tidak ada saat dalam hidup kita, sesuci apapun, yang di dalamnya kita bisa hidup tanpa topangan-Nya yang konstan. Di dalam terang atau di dalam gelap, di dalam persekutuan atau di dalam cobaan, kita sama-sama perlu doa ini, “Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN.” “Sokonglah aku, supaya aku selamat.” [Mazmur 119:117]. Seorang anak kecil, ketika belajar berjalan, selalu perlu bantuan perawat. Kapal yang ditinggalkan pengemudi langsung bergerak melenceng. Kita tidak bisa hidup tanpa topangan yang terus-menerus dari atas; maka jadikanlah ini doamu hari ini: “Jangan tinggalkan aku. Bapa, jangan tinggalkan anak-Mu, supaya ia tidak jatuh ke dalam tangan musuh. Gembala, jangan tinggalkan domba-Mu, supaya ia tidak keluar dari amannya kandang-Mu. Petani Agung, jangan tinggalkan tanaman-Mu, supaya ia tidak mati dan layu. ‘Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN,’ sekarang; dan jangan tinggalkan aku dalam setiap saat di hidupku. Jangan tinggalkan aku di dalam sukacitaku, supaya jangan hatiku diserap olehnya. Jangan tinggalkan aku dalam saat duka, supaya aku tidak bersungut-sungut kepada-Mu. Jangan tinggalkan aku pada hari aku bertobat, supaya aku tidak kehilangan pengharapan akan pengampunan, dan jatuh ke dalam keputusasaan; dan jangan tinggalkan aku pada hari aku memiliki iman yang paling kuat, supaya iman tidak merosot menjadi sok tahu. Jangan tinggalkan aku, karena tanpa-Mu aku lemah, tetapi bersama-Mu aku kuat. Jangan tinggalkan aku, karena jalanku berbahaya, dan penuh jerat, dan aku tidak dapat jalan tanpa petunjuk-Mu. Induk ayam tidak meninggalkan anak-anaknya; terlebih lagi tutupilah aku dengan bulu-Mu, dan izinkanlah aku tinggal di bawah sayap-Mu sebagai perlindunganku. 'Janganlah jauh dari padaku, ya TUHAN, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.' [Mazmur 22:11] 'Janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!' [Mazmur 27:9]

        “O di dalam diri kami yang dibersihkan,
        Mohon Roh Abadi-Mu tinggal selalu;
        Dan jadikan jiwa kami yang tersembunyi
        Bait yang murni dan layak bagi-Mu.”

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





May 26, 2020, 10:59:14 AM
Reply #1014
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0526

Selasa, 26 Mei 2020

Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau. [Mazmur 55:22]

Kekuatiran, meskipun terhadap hal-hal yang sah, jika berlebihan, mempunyai sifat dosa di dalamnya. Pedoman untuk mencegah kekuatiran berlebihan sudah ditanamkan oleh Juruselamat kita, lagi dan lagi; diulangi lagi oleh para rasul; dan ini adalah satu hal yang tidak dapat kita abaikan tanpa melakukan pelanggaran: sebab esensi utama dari kekuatiran adalah menganggap diri kita lebih bijaksana dibandingkan Allah, dan memaksakan diri kita berada di posisi Allah untuk melakukan bagi Dia apa yang telah Dia sanggupi untuk melakukannya bagi kita. Kita mencoba berpikir Dia lupa akan apa yang kita sukai; kita berjerih lelah memikul beban berat kita, seakan-akan Dia tidak dapat atau tidak mau memikulnya untuk kita. Nah, tidak patuh pada pedoman-Nya yang lugas, tidak percaya pada Firman-Nya, sok tahu dalam mengambil alih tanggung jawab-Nya, semua ini merupakan dosa. Dan lebih dari itu, kekuatiran sering memimpin kepada perbuatan dosa. Dia yang tidak dapat dengan tenang menyerahkan urusan-urusannya ke tangan Allah, dan membawa bebannya sendiri, sangat mungkin tergoda menggunakan cara-cara yang salah untuk menolong dirinya sendiri. Dosa ini membuat kita tidak menganggap Allah penasihat kita, dan beralih kepada hikmat manusia. Ini berarti pergi ke “kolam yang bocor” bukan ke “sumber air;” [Yeremia 2:13] yaitu dosa yang dilakukan Israel zaman dulu. Kekuatiran menyebabkan kita meragukan kasih setia Allah, dan menyebabkan cinta kita kepada-Nya menjadi dingin; kita curiga, sehingga mendukakan Roh Allah, sehingga doa kita menjadi renggang, teladan kita rusak, dan hidup kita mementingkan diri. Jadi kurangnya keyakinan pada Allah menuntun kita menjauh dari-Nya; tetapi jika melalui iman yang sederhana akan janji-Nya, kita menyerahkan kepada-Nya setiap beban kita setiap kali ia datang, dan “tidak kuatir tentang apa pun juga“ [Filipi 4:6] karena Dia menyanggupi untuk merawat kita, hal itu menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya, dan menguatkan kita di dalam banyak pencobaan. “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." [Yesaya 26:3]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 27, 2020, 11:47:24 AM
Reply #1015
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0527

Rabu, 27 Mei 2020

Demikianlah Mefiboset diam di Yerusalem, sebab ia tetap makan sehidangan dengan raja; adapun kedua kakinya timpang. [2 Samuel 9:13]

Mefiboset tidak memberikan keindahan yang agung pada meja raja, namun dia memiliki tempat yang turun-menurun di kerajaan Daud, karena di raut mukanya, raja bisa melihat Yonatan yang dikasihinya. Seperti Mefiboset, kita mungkin berseru kepada Raja Kemuliaan, "Apakah hambamu ini, sehingga Engkau menghiraukan anjing mati seperti aku?" [2 Samuel 9:8] akan tetapi Tuhan menjamu kita dengan persekutuan yang terakrab dengan-Nya, karena Dia melihat dalam penampilan kita Yesus yang sangat dikasihi-Nya. Umat Tuhan dikasihi oleh sebab Yesus. Begitu besar kasih Bapa kepada Anak tunggalnya, sehingga demi Anak-Nya Ia mengangkat saudara-saudara Anak-Nya dari kemiskinan dan pembuangan ke persahabatan sejati, jabatan yang mulia, dan perbekalan rajani. Kecacatan tidak menyebabkan mereka kehilangan hak-hak istimewa mereka. Orang lumpuh itu seorang pewaris sama seperti kalau ia dapat berlari seperti Asael. Meskipun kekuatan kita mungkin melemah, hak kita tidak. Meja raja adalah tempat persembunyian yang mulia bagi laki yang lumpuh, dan pada pesta injil kita belajar bermegah atas kelemahan, karena kuasa Kristus berada di atas kita. Namun cacat yang serius dapat merusak pribadi orang-orang kudus tercinta. Mefiboset berpesta bersama Daud, tetapi karena kedua kakinya begitu cacat, ia tidak dapat ikut bersama raja ketika raja melarikan diri dari kota, karena itu ia dirugikan dan dilukai hambanya Ziba. Orang-orang kudus yang memiliki iman yang lemah, dan pengetahuan yang sempit, adalah orang-orang yang rugi besar; mereka terbuka terhadap banyak musuh, dan tidak dapat mengikuti ke mana rajanya pergi. Penyakit ini sering kali muncul dari kejatuhan. Perawatan yang kurang baik di dalam kerohanian dini sering kali menyebabkan petobat jatuh ke dalam keputusasaan yang darinya mereka tidak dapat pulih, dan dosa pada kasus-kasus yang lain menyebabkan tulang-tulang yang patah. Tuhan, tolonglah orang lumpuh agar melompat seperti rusa [Yesaya 35:6], dan puaskanlah seluruh umat-Mu dengan hidangan dari meja-Mu!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





May 28, 2020, 05:29:11 AM
Reply #1016
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0528

Kamis, 28 Mei 2020

Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. [Roma 8:30]

Inilah kebenaran yang berharga bagi engkau, orang percaya. Engkau mungkin miskin, atau berada dalam penderitaan, atau ketidakpastian, tapi bersemangatlah, tinjau lagi “panggilan”-mu dan kemuliaan apa yang mengalir dari itu, dan terutama hasil penuh berkat yang dikatakan di sini. Seyakinnya bahwa engkau adalah anak Allah hari ini, seyakin pula semua cobaanmu akan segera berakhir, dan engkau akan kaya dengan kebahagiaan. Tunggulah sebentar, dan semua yang lelah akan mengenakan mahkota kemuliaan, dan tangan yang peluh bekerja itu akan menggenggam daun palem kemenangan. Jangan meratapi masalahmu, namun bersukacitalah karena tak berapa lama lagi engkau akan berada di tempat di mana “tidak ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu [Wahyu 21:4].” Kereta berapi ada di depan pintumu, dan sebentar saja akan sanggup membawa engkau pada kemuliaan. Lagu abadi hampir ada pada bibirmu. Pintu gerbang surga berdiri terbuka untukmu. Jangan berpikir bahwa engkau bisa gagal masuk ke dalam perhentian. Jika Ia telah memanggil engkau, tidak ada yang bisa memisahkan engkau dari kasih-Nya. Kesulitan tidak dapat memutuskan ikatan; api penganiayaan tak mampu membakar hubungan itu; martil neraka tidak dapat memutuskan rantai. Engkau aman; suara yang memanggil engkau pada permulaan, akan kembali memanggil engkau dari bumi ke surga, dari kematian yang gelap kepada keagungan abadi yang tak terkatakan. Yakinlah, jantung-Nya yang telah membenarkan engkau berdetak dengan kasih yang tak terbatas bagimu. Engkau segera dimuliakan, itulah bagianmu; engkau menunggu di sini hanya supaya engkau dilayakkan untuk bagian itu, dan setelah itu, sayap malaikat akan menghembus engkau jauh, ke gunung damai, dan sukacita, dan berkat, di mana,

        “Jauh dari dunia duka dan dosa,
        Bersama Allah kekal mendekam,”
        engkau akan beristirahat selama-lamanya.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





May 29, 2020, 10:17:15 AM
Reply #1017
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0529

Jumat, 29 Mei 2020

Engkau membenci kefasikan. [Mazmur 45:7]

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa.” [Efesus 4:26] Hampir-hampir tidak ada kebaikan pada seorang manusia jika dia tidak marah terhadap dosa; dia yang mencintai kebenaran harus membenci segala hal yang salah. Ingat bagaimana Tuhan Yesus kita sangat membenci itu ketika cobaan datang! Tiga kali cobaan itu datang kepada-Nya dalam bentuk-bentuk yang berbeda, tetapi selalu ditanggapi-Nya dengan “Enyahlah, Iblis.” [Matius 4:10] Ia juga membencinya di dalam orang lain; tetap dengan sungguh-sungguh karena Ia menunjukkan kebencian-Nya lebih sering dengan air mata belas kasihan daripada kemarahan; tetapi perkataan apa lagi yang bisa lebih tegas, lebih seperti Elia, daripada perkataan, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.” [Matius 23:14] Ia membenci kejahatan sebegitunya sampai Ia rela terluka demi melukai kejahatan sampai ke jantungnya; Ia mati supaya kejahatan mati; Ia dikubur supaya Ia mengubur kejahatan di kubur-Nya; dan Ia bangkit supaya Ia selamanya menginjak kejahatan di bawah kaki-Nya. Kristus ada di dalam Injil, dan Injil itu bertentangan dengan kejahatan dalam segala bentuk. Kejahatan menghias dirinya dengan jubah yang cantik, dan meniru perkataan yang suci; tetapi ajaran Yesus, seperti cambuk dari tali-Nya yang terkenal [Yohanes 2:15], mengusir kejahatan dari tempat ibadah, dan tidak akan mentolerir itu di Gereja. Begitu pula, di dalam hati seseorang di mana Yesus bertakhta, ada peperangan besar antara Yesus dan Belial! Dan ketika Penebus kita datang sebagai Hakim kita, perkataan yang begitu menggelegar, “Enyahlah, hai kamu orang-orang terkutuk” [Matius 25:41] yang adalah kelanjutan dari ajaran hidup-Nya mengenai dosa, akan menyatakan kebencian-Nya terhadap dosa. Sehangat kasih-Nya terhadap orang berdosa, sepanas kebencian-Nya terhadap dosa; sesempurna kebenaran-Nya, kehancuran untuk semua bentuk kejahatan akan benar-benar tuntas. Oh engkau sang juara pembawa kebenaran yang mulia, dan penghancur kesalahan, untuk alasan ini Allah, Allahmu telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu. [Ibrani 1:9]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 30, 2020, 04:38:07 AM
Reply #1018
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0530

Sabtu, 30 Mei 2020

Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur. [Kidung Agung 2:15]

Duri yang kecil bisa menyebabkan penderitaan yang sangat. Awan yang kecil bisa menutupi matahari. Rubah-rubah kecil merusak kebun-kebun anggur; dan dosa-dosa kecil merusak hati yang lembut. Dosa-dosa kecil ini bersembunyi di dalam jiwa, dan memenuhinya dengan hal-hal yang dibenci Kristus, sehingga Ia tidak lagi mengadakan persekutuan dan hubungan yang nyaman dengan kita. Dosa besar tidak bisa menghancurkan seorang Kristen, tetapi dosa kecil bisa membuatnya menyedihkan. Yesus tidak akan berjalan bersama umat-Nya kecuali mereka membuang semua dosa yang mereka tahu. Ia berkata, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” [Yohanes 15:10] Beberapa orang Kristen sangat jarang menikmati kehadiran Juruselamat mereka. Bagaimana bisa begini? Tentunya adalah sebuah penderitaan bagi seorang anak kecil untuk terpisah dari ayahnya. Apakah engkau anak Allah, namun puas tanpa melihat wajah Bapa-mu? Apa! engkau mempelai Kristus, namun merasa puas tanpa kehadiran-Nya! Tentunya engkau sudah jatuh di kondisi yang menyedihkan, karena mempelai Kristus yang murni akan menangis bagaikan seekor merpati tanpa pasangannya, ketika pasangannya telah pergi. Maka bertanyalah, apa yang sudah menjauhkan Kristus dari engkau? Ia menyembunyikan wajah-Nya di belakang tembok dosa-dosamu. Tembok itu mungkin dibangun dari kerikil-kerikil kecil, semudah dari batu-batu besar. Laut terbuat dari tetesan-tetesan air; bebatuan terbuat dari butir-butir: dan laut yang memisahkan engkau dari Kristus mungkin diisi oleh dosa-dosa kecilmu; dan batu yang sudah meluluhlantakkan perahumu, mungkin terbentuk dari pekerjaan serangga-serangga kecil yang adalah dosa-dosa kecilmu. Kalau engkau mau hidup dengan Kristus, berjalan dengan Kristus, melihat Kristus, dan memiliki persekutuan dengan Kristus, belajarlah dari “rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga.” Yesus mengundang engkau untuk pergi bersama-Nya dan menghabisi rubah-rubah itu. Ia tentu akan, seperti Samson, segera mengambil rubah-rubah tersebut dengan mudahnya. Pergilah berburu bersama-Nya.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 31, 2020, 05:29:28 AM
Reply #1019
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 25819
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0531

Minggu, 31 Mei 2020

Raja menyeberangi sungai Kidron. [2 Samuel 15:23]

Daud melewati sungai yang suram tersebut ketika melarikan diri beserta rombongannya yang berkabung oleh karena puteranya yang berkhianat. Seorang yang berkenan di hati Allah [1 Samuel 13:14] tidak terbebas dari masalah, malahan, hidupnya penuh dengan masalah. Dia adalah yang Diurapi Tuhan, sekaligus yang menderita bagi Tuhan. Lalu mengapa kita berharap dapat lari dari kesulitan? Di gerbang kesedihan, manusia-manusia yang luhur pernah menunggu dengan abu di kepala mereka; lalu mengapa kita mengeluh seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kita? [1 Petrus 4:12]

Raja di atas segala raja pun tidak diistimewakan dengan jalan yang lebih gembira ataupun rajani. Ia melalui selokan Kidron yang jorok, yang melaluinya kotoran pembuangan dari Yerusalem mengalir. Allah memiliki seorang Putera yang bersih dari dosa, tetapi tidak memiliki satu anak pun yang bebas dari tongkat. Adalah kebahagiaan besar untuk percaya bahwa Yesus sudah pernah dicobai dalam segala hal seperti kita juga dicobai. Apakah “Kidron” kita pagi ini? Teman yang tidak beriman, suatu kehilangan yang menyedihkan, celaan dan fitnah, atau firasat yang buruk? Sang Raja telah melalui semuanya itu. Apakah itu kesakitan tubuh, kemiskinan, penganiayaan, atau penghinaan? Setiap “Kidron” itu sudah pernah dilalui Raja kita sebelum kita. “Dalam semua kesesakan kita Ia menderita.” [Yesaya 63:9] Pemikiran kalau ujian kita adalah hal yang aneh haruslah dibuang selamanya, karena Ia yang adalah Kepala dari semua orang kudus mengerti melalui pengalaman-Nya sendiri, penderitaan yang menurut kita sangat aneh. Semua penduduk Sion, yang Kepala dan Pemimpinnya adalah Pangeran Imanuel, haruslah terbebas dari Rombongan Orang-orang yang Berkabung.

Walaupun Daud mengalami penghinaan, dia tetap kembali ke kotanya dalam kemenangan, dan Tuhannya Daud bangkit penuh dengan kejayaan dari kubur; marilah kita kuatkan dan teguhkan hati [Mazmur 31:24], karena kita juga akan menang suatu hari. Kita akan mengambil air dengan bergembira dari sumur keselamatan, walaupun untuk sekarang ini kita harus melalui sungai dosa dan duka yang berbahaya. Beranilah, hai tentara Salib, Sang Raja sendiri telah menang setelah melalui Kidron, demikian juga engkau.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)