Author Topic: Devosi GRII  (Read 39339 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 21, 2021, 05:52:51 AM
Reply #1270
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0221


Minggu, 21 Februari 2021

Allah telah berfirman. [Ibrani 13:5]

Kalau saja kita bisa memegang kata-kata itu dengan iman, kita memiliki di tangan kita senjata yang mengalahkan segalanya. Keraguan apa yang tidak mungkin dimusnahkan pedang bermata dua ini? Ketakutan apa yang tidak akan jatuh terpukul dengan luka mematikan oleh panah yang ditembakkan busur perjanjian Allah ini? Bukankah kesusahan hidup dan pedihnya kematian; kecemaran di dalam dan jerat di luar; ujian dari atas dan cobaan dari bawah, akan terlihat seperti penderitaan ringan ketika kita bisa bersembunyi di bawah benteng “Allah telah berfirman”? Ya, benar; baik demi sukacita dalam kesunyian kita, maupun demi kekuatan dalam konflik, “Allah telah berfirman” haruslah menjadi tempat teduh kita setiap hari. Dan hal ini akan mengajarkan kepada kita nilai yang luar biasa dari menyelidiki Alkitab. Mungkin ada janji dalam Firman Allah yang benar-benar cocok untuk keadaanmu, tetapi tidak engkau ketahui, dan karena itu engkau kehilangan penghiburannya. Engkau seperti seorang tawanan dalam penjara, dan mungkin satu kunci di antara sekelompok kunci yang ada bisa membuka pintu, sehingga engkau bebas; tetapi bila engkau tidak mencarinya, engkau akan tetap menjadi tawanan, meskipun kebebasan ada dalam jangkauan. Mungkin ada obat mujarab dalam daftar obat Kitab Suci, tetapi engkau akan tetap sakit kecuali engkau memeriksa dan menyelidiki Alkitab untuk menemukan “Allah telah berfirman” apa. Tidakkah engkau seharusnya, selain membaca Alkitab, memenuhi ingatanmu dengan janji-janji Allah? Engkau bisa mengingat kembali kata-kata orang-orang yang agung; engkau mengumpulkan sajak-sajak penyair ternama; tidakkah engkau seharusnya juga memiliki pengetahuan yang mendalam akan Firman Allah, supaya engkau siap sedia mengutipnya saat menghadapi kesulitan atau menggulingkan keraguan? Karena “Allah telah berfirman” merupakan sumber segala hikmat, dan air mancur segala penghiburan, biarlah Firman Allah dengan subur bersemayam dalam dirimu, “menjadi mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” [Yohanes 4:14] Dengan demikian engkau akan bertumbuh sehat, kuat, dan bahagia dalam kehidupan ilahi.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





February 22, 2021, 09:21:54 AM
Reply #1271
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0222




Senin, 22 Februari 2021

Namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub. [Kejadian 49:24]

Kekuatan yang diberikan Allah kepada para Yusuf-Nya itu kekuatan yang sejati; bukanlah keberanian bualan, suatu fiksi, maupun pembicaraan orang yang berakhir sia-sia; sungguh benar—kekuatan ilahi. Mengapa Yusuf tahan menghadapi pencobaan? Karena Allah menolongnya. Tidak ada yang bisa kita lakukan tanpa kekuatan Allah. Semua kekuatan sejati datang dari “Yang Mahakuat pelindung Yakub.” Perhatikan betapa dengan penuh rahmat dan akrab Allah memberikan kekuatan ini kepada Yusuf—”lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub.” Demikian Allah digambarkan seolah menaruh tangan-Nya di atas tangan Yusuf, meletakkan lengan-Nya pada lengan Yusuf. Seperti seorang ayah yang mengajar anak-anaknya, demikianlah Tuhan mengajar mereka yang takut akan Dia. Dia menaruh lengan-Nya di atas mereka. Perendahan diri yang dahsyat! Allah Mahakuasa, Kekal, Mahakuat, membungkuk dari takhta-Nya dan menaruh tangan-Nya di atas tangan anak-Nya, mengulurkan lengan-Nya ke atas lengan Yusuf, supaya dia menjadi kuat! Kekuatan ini juga adalah kekuatan perjanjian, karena kekuatan ini dianggap bersumber dari “Yang Mahakuat pelindung Yakub.” Maka sekarang, di manapun engkau membaca Allah Yakub di dalam Alkitab, engkau harus mengingat perjanjian-Nya dengan Yakub. Orang Kristen suka berpikir akan perjanjiannya Allah. Segala kekuatan, segala anugerah, segala berkat, segala kemurahan, segala penghiburan, segala yang kita miliki, mengalir kepada kita dari sang sumber, melalui perjanjian. Jika tidak ada perjanjian, maka kita pasti gagal; karena semua anugerah datang dari perjanjian, seperti cahaya dan panas datangnya dari matahari. Malaikat tidak turun naik, kecuali di tangga yang Yakub lihat, yang pada puncaknya berdiri Allah yang berjanji. [Kejadian 28:12] Orang Kristen, mungkin pemanah-pemanah musuh telah begitu mendukakan engkau, dan menembak engkau, dan melukai engkau, tetapi panahmu tetap kokoh; maka pastikan engkau mengembalikan segala kemuliaan kepada Allah Yakub.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


February 23, 2021, 06:38:58 AM
Reply #1272
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0223


Selasa, 23 Februari 2021

Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. [Ibrani 13:5]

Tidak ada janji yang hanya ditujukan untuk satu orang saja. Apapun yang telah Allah katakan kepada salah satu orang kudus, Dia mengatakannya kepada semua orang kudus. Ketika Dia membuka sumur untuk satu orang, semua boleh meminum airnya. Ketika Dia membuka pintu lumbung untuk memberi makan, mungkin memang itu karena ada satu orang yang kelaparan, tapi semua orang kudus yang lapar boleh datang juga dan makan. Tidak peduli Dia memberi Firman itu pada Abraham atau kepada Musa, wahai orang percaya; Dia telah memberikan Firman-Nya kepadamu sebagai salah satu keturunan perjanjian. Tidak ada berkat yang terlalu mulia dan luhur untukmu, tidak juga belas kasihan yang terlalu luas dan lebar untukmu. Angkatlah mukamu dan pandanglah ke utara dan selatan, ke timur dan barat, sebab semua ini milikmu. Naiklah ke puncak gunung Pisga, dan lihatlah sampai ujung janji ilahi-Nya, karena negeri itu semuanya adalah milikmu [Ulangan 3:27]. Tak ada satu pun aliran air hidup yang tidak bisa engkau minum. Jika negeri itu mengalirkan susu dan madu, makanlah madunya dan minumlah susunya, karena itu semua milikmu [Keluaran 3:8, Ulangan 26:9]. Beranilah percaya, sebab Dia telah berkata, "Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." [Ulangan 31:6] Dalam janji ini, Allah memberikan umat-Nya segalanya. "Aku tidak akan meninggalkan engkau." Maka tidak ada sifat Allah yang berhenti menyertai kita. Apakah Dia berkuasa? Dia akan menunjukkan kekuatan-Nya mewakili mereka yang percaya kepada-Nya. Apakah Dia kasih? Dengan kasih setia-Nya Dia akan berbelas kasihan pada kita. Apapun sifat Tuhan, setiap sifat itu akan menyertai kita sepenuhnya. Kesimpulan atas semua ini adalah, tidak ada yang dapat kauingini, maupun yang dapat kauminta, kebutuhanmu dalam kala maupun dalam kekekalan, apapun yang hidup, maupun yang menuju maut, di dunia ini, maupun di dunia yang akan datang, sekarang, atau pada saat pagi hari kebangkitan, ataupun yang di sorga, yang tidak tercakup dalam kalimat ini—"Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.








February 24, 2021, 05:05:17 AM
Reply #1273
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0224



Rabu, 24 Februari 2021

Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat. [Yehezkiel 34:26]

Inilah belas kasihan yang berdaulat— "Aku akan menurunkan hujan pada waktunya." Tidakkah ini belas kasihan yang berdaulat, dan ilahi?—karena siapa dapat berkata, "Aku akan menurunkan hujan," selain Allah? Hanya satu suara yang bisa berbicara pada awan-awan dan memerintahkan mereka menurunkan hujan. Siapakah yang mengirimkan hujan ke muka bumi? Siapakah yang menyebarkan hujan itu ke rerumputan hijau? Bukankah itu Aku, Tuhan? Jadi, kasih karunia adalah hadiah dari Allah, dan tidak untuk dibuat oleh manusia. Kasih karunia itu juga diperlukan. Apalah jadinya daratan tanpa hujan? Engkau boleh menggali tanah, menabur benih, tapi apakah yang bisa engkau lakukan tanpa hujan? Begitu pula mutlak pentingnya berkat ilahi. Sia-sialah engkau bersusah payah, sebelum Allah menganugerahkan hujan yang berlimpah, dan menurunkan keselamatan. Kemudian, kasih karunia itu berlimpah-limpah. "Aku akan menurunkan hujan." Kalimat ini tidak berkata, "Aku akan menurunkan tetesan," melainkan "hujan". Begitulah juga dengan kasih karunia. Jika Allah memberi kita berkat, Dia akan memberikannya dengan jumlah yang sangat besar sampai-sampai tak ada tempat yang bisa menampungnya. Kasih karunia yang berlimpah-limpah! Ah! kita ingin kasih karunia yang berlimpah untuk merendahkan hati kita, menjaga kita tetap berdoa, menguduskan kita; kasih karunia yang berlimpah untuk membuat kita giat, memelihara kita mengarungi kehidupan ini, dan untuk memijakkan kaki kita di sorga pada akhirnya. Kita tidak dapat melakukan itu semua tanpa siraman hujan kasih karunia. Dan lagi, kasih karunia ini ada musim-musimnya. “Aku akan menurunkan hujan pada waktunya." Musim apakah yang sedang kau alami pagi ini? Apakah musim kekeringan? Maka itulah saatnya untuk musim hujan. Apakah itu musim penuh beban berat dan awan hitam? Maka itulah saatnya untuk musim hujan. "Selama umurmu kiranya kekuatanmu." [Ulangan 33:25] Dan di sinilah berkat yang beragam. "Aku akan menurunkan engkau hujan [showers] yang membawa berkat." Kata ini adalah jamak. Bermacam-macam berkat akan Allah berikan. Semua berkat Allah datang bersama-sama, bagai kaitan mata rantai kalung emas. Jika Dia memberikan kasih karunia yang mengubahkan, Dia juga akan memberi kasih karunia yang menghiburkan. Dia akan menurunkan "hujan yang membawa berkat." Angkatlah mukamu hari ini, o tanaman yang kering, bukalah daun dan bungamu untuk menerima siraman air sorgawi.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

February 25, 2021, 09:30:16 AM
Reply #1274
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0225

Kamis, 25 Februari 2021

Murka yang akan datang. [Matius 3:7]

Senang rasanya melewati sebuah desa setelah badai berlalu; menghirup segarnya rumput basah setelah hujan berhenti, dan memperhatikan tetesan-tetesan embun yang berkilau bagai permata di bawah sinar matahari. Itulah posisi orang Kristen. Ia sedang melalui sebuah tempat di mana badai telah berlalu di atas kepala Sang Juruselamatnya, dan jika ada beberapa tetes penderitaan yang jatuh, itu berasal dari awan belas kasihan, dan Yesus menghibur dia dengan jaminan bahwa penderitaan itu bukan untuk membinasakan dirinya. Akan tetapi, alangkah ngeri menyaksikan angin ribut mendekat: memperhatikan tanda-tanda badai; menyaksikan sayap burung-burung di langit yang terkulai; melihat ternak yang menundukkan kepalanya karena takut; mencamkan rupa langit yang semakin menghitam, dan memandang matahari yang tak bersinar, dan langit yang murka dan memberengut! Alangkah ngeri menantikan topan yang seram menghampiri—yang terkadang muncul di daerah tropis—menunggu dengan ngeri dan takut hingga angin itu menderu dengan ganas, mengoyak pepohonan dari akar-akarnya, menggoyangkan batu-batu dari dasarnya, dan menerbangkan segala rumah tempat tinggal manusia! Namun hai orang berdosa, beginilah keadaanmu sekarang. Belum ada rintik-rintik panas jatuh, tapi hujan api akan datang. Tak ada angin ribut menderu di sekelilingmu, tapi topan Allah sedang mengumpulkan pasukan meriam-Nya yang menyeramkan. Air bah masih dibendung oleh belas kasihan, tapi pintu bendungan akan segera dibuka: halilintar Allah masih disimpan di dalam gudang-Nya, tapi lihatlah! topan itu bergegas, dan alangkah menakutkannya saat ketika Allah, berjubahkan pembalasan, bergerak maju dalam kemarahan! Di mana, di mana, di mana, wahai orang berdosa, engkau dapat menyembunyikan wajahmu, dan ke mana engkau lari? O semoga tangan belas kasihan memimpinmu sekarang juga kepada Kristus! Kristus dengan siap sedia berada di hadapanmu dalam injil; bilur-bilur-Nya adalah goa perlindungan. Engkau tahu betapa engkau membutuhkan Kristus; percayalah kepada-Nya, bawalah dirimu kepada-Nya, dan murka Allah akan berlalu untuk selamanya.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






February 26, 2021, 06:47:00 AM
Reply #1275
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0226


Jumat, 26 Februari 2021

Keselamatan adalah dari TUHAN. [Yunus 2:9]

Keselamatan adalah pekerjaan Allah. Dia sendiri yang menghidupkan jiwa yang “mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa,” [Efesus 2:1] dan Dia jugalah yang mempertahankan jiwa dalam kehidupan rohaninya. Dia adalah “Alfa dan Omega.” [Wahyu 21:6] “Keselamatan adalah dari TUHAN.” Jika aku penuh doa, Allah membuatku penuh doa; jika aku memiliki anugerah, semuanya itu hadiah Allah bagiku; jika aku bertahan hidup, itu karena Dia menopang aku dengan tangan-Nya. Aku tidak melakukan apa-apa untuk memelihara diri, selain apa yang Allah sendiri lakukan terlebih dahulu dalam diriku. Apapun yang aku miliki, segala yang baik adalah daripada Tuhan saja. Ketika aku berdosa, itu adalah dosaku sendiri; tetapi ketika aku bertindak dalam kebenaran, itu adalah seluruhnya dan seutuhnya, dari Allah. Jika aku telah memukul mundur musuh spiritual, kekuatan Tuhanlah yang menggerakkan tanganku. Apakah aku hidup kudus di hadapan orang-orang? Bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku [Galatia 2:20]. Apakah aku dikuduskan? Aku tidak membersihkan diriku sendiri: ROH KUDUS Allah yang menguduskanku. Apakah aku disapih lepas dari dunia? Aku disapih melalui teguran-teguran Allah yang kudus demi kebaikanku. Apakah aku bertumbuh dalam pengetahuan? Guru Agung itu yang mengajarku. Semua perhiasan dikenakan padaku dengan seni surgawi. Kutemukan di dalam Allah segala yang kuperlukan, tetapi di dalam diriku, aku hanya menemukan dosa dan kesengsaraan. “Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku.” [Mazmur 62:3] Apakah aku makan dari firman Allah? Firman Allah itu tidak akan menjadi makananku kecuali Tuhan membuatnya menjadi makanan jiwaku dan menyuapiku. Apakah aku hidup dari manna yang turun dari surga? Tiada lain manna itu adalah Kristus sendiri yang berinkarnasi, yang tubuh dan darah-Nya kumakan dan kuminum. Apakah aku terus menerima kekuatan baru yang bertambah-tambah? Di mana aku mengumpulkan kekuatan? Pertolonganku datang dari bukit-bukit surga; tanpa Yesus aku tidak dapat melakukan apa-apa. Seperti ranting tidak dapat berbuah kalau tidak tinggal di dalam pokoknya, demikian juga aku tidak bisa, jikalau aku tidak tinggal di dalam-Nya [Yohanes 15:5]. Apa yang Yunus pelajari di samudera raya yang dalam, hendaklah kupelajari pagi ini di dalam kamar doaku: “Keselamatan adalah dari TUHAN.”
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.








February 27, 2021, 05:35:53 AM
Reply #1276
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0227

Sabtu, 27 Februari 2021

TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu. [Mazmur 91:9]

Bangsa Israel di padang gurun terus menerus berpindah. Setiap kali pilar tidak bergerak, tenda didirikan; Tetapi hari berikutnya, sebelum matahari pagi terbit, sangkakala berbunyi, tabut perjanjian bergerak, dan tiang api dan awan memimpin jalan melalui celah-celah pegunungan, di sisi bukit, atau sepanjang limbah kekeringan padang gurun. Mereka punya waktu beristirahat sebentar saja sebelum mereka mendengar seruan “Bergerak! bukan di sini tempat peristirahatan kalian; kalian harus terus berjalan maju sampai Kanaan!” Mereka tidak pernah tinggal lama di satu tempat. Bahkan sumur dan pohon palem tidak dapat menahan mereka. Namun mereka memiliki rumah kediaman di dalam Allah mereka, tiang awan adalah atap mereka, dan api pada malam hari adalah perapian rumah mereka. Mereka harus pergi dari satu tempat ke tempat lain, terus-menerus berpindah, tidak memiliki tempat berdiam, maupun dapat berkata, “Sekarang kita sudah aman; di tempat ini kita akan tinggal.” “Namun,” Musa berkata, “meskipun kami selalu berpindah, Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun.” [Mazmur 90:1] Orang Kristen mengetahui Allah tidak pernah berubah. Dia mungkin kaya hari ini dan miskin besok; dia mungkin sakit hari ini dan sehat besok; dia mungkin bahagia hari ini dan merasa tertekan besok—tetapi hubungannya dengan Allah tidak berubah. Jika Ia mengasihiku kemarin, Ia mengasihiku hari ini. Rumah peristirahatanku yang tidak pernah berpindah adalah Tuhanku yang terpuji. Meski masa depan menjadi suram; meski harapan menjadi hancur; meski kebahagiaan menjadi layu; meski jamur menghancurkan segalanya; aku tidak akan kehilangan apa yang kupunya di dalam Allah. Dia adalah "bagiku gunung batu di mana aku dapat terus berteduh." [Mazmur 71:3] Aku adalah seorang musafir di dunia, tetapi sedang di rumah di dalam Allahku. Di dalam bumi aku berkelana, tetapi di dalam Allah aku tinggal di tempat kediaman yang aman.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






February 28, 2021, 05:29:45 AM
Reply #1277
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0228

https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

Minggu, 28 Februari 2021

Sebab dari pada-Nyalah harapanku. [Mazmur 62:5]

Menggunakan bahasa ini merupakan hak istimewa orang percaya. Jika dia mencari sesuatu dari dunia, “harapan”nya merupakan harapan yang percuma. Tetapi jika dia menantikan Allah untuk memenuhi kebutuhannya, baik berkat sementara maupun berkat rohani, “harapan”nya tidak akan sia-sia. Dia akan dapat mengambilnya dari gudang iman, dan kebutuhannya akan dipuaskan melalui kekayaan kasih setia Allah. Inilah yang kutahu, aku lebih suka memiliki Allah sebagai bankirku daripada orang-orang Rothschild [1]. Tuhanku tidak pernah ingkar akan janji-janji-Nya; dan ketika kita membawa janji-janji itu ke takhta-Nya, Ia tidak pernah mengembalikannya kepada kita tanpa sebuah jawaban. Maka itu aku akan menanti di pintu-Nya, karena Ia selalu membuka pintu itu dengan tangan kemurahan anugerah-Nya. Pada jam ini aku akan mencoba lagi hal itu kepada Tuhan. Tetapi kita mempunyai “harapan-harapan” melampaui kehidupan ini. Kita akan segera mati; akan tetapi “daripada-Nyalah harapan” kita. Tidakkah kita berharap saat kita sakit terbaring di ranjang, Ia akan mengirim malaikat-malaikat untuk membawa kita ke pelukan-Nya? Kita percaya ketika denyut nadi melemah dan nafas terasa berat, malaikat surgawi akan berdiri melihat kita dengan penuh kasih, dan berbisik, “Saudara sesama roh, datanglah!” Ketika kita mendekati gerbang surga, kita dapat berharap mendengarkan suatu sambutan, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan." [Matius 25:34] Kita mengharapkan kecapi emas dan mahkota kemuliaan; kita berharap segera berada di antara banyak orang yang berkilauan di hadapan takhta; kita menanti-nanti dan merindukan saat-saat kita menjadi mulia seperti Tuhan kita— sebab “Kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya." [1 Yohanes 3:2] Maka, bila hal-hal ini merupakan “harapan”mu, oh jiwaku, hiduplah bagi Allah; hiduplah dengan hasrat dan tekad untuk memuliakan Allah yang dari-Nya segala kebutuhanmu berasal, dan yang oleh anugerah-Nya engkau dipilih, ditebus, dan dipanggil, sehingga engkau dapat memiliki suatu "harapan" akan kemuliaan yang menjelang.
____________________
[1] Pengurus uang Jerman (1743–1812)

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.








March 01, 2021, 05:18:37 PM
Reply #1278
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0301

Senin, 1 Maret 2021

Bangunlah, hai angin utara, dan marilah, hai angin selatan, bertiuplah dalam kebunku, supaya semerbaklah bau rempah-rempahnya! [Kidung Agung 4:16]

Apapun lebih baik daripada ketidakpedulian yang tenang dan mati. Jiwa kita mungkin dengan bijak menginginkan masalah dari angin utara, jika masalah itu bisa dikuduskan untuk menarik bau semerbak dari kasih karunia kita. Jadi selama tidak bisa dikatakan, "Tidak ada TUHAN dalam angin itu," [1 Raja-raja 19:11] kita tidak akan ciut oleh badai terdingin yang pernah meniup tumbuh-tumbuhan kasih karunia. Bukankah mempelai wanita dalam ayat ini dengan rendah hati menyerahkan diri pada kecaman dari Kekasihnya; sekedar memohon Dia untuk memancarkan kasih karunia-Nya dalam bentuk apapun, tanpa menentukan harus dengan cara apa kasih karunia itu datang? Tidakkah dia, seperti diri kita sendiri, menjadi benar-benar diam dalam kematian dan berada dalam ketenangan yang tidak suci hingga merindukan sebuah kunjungan yang akan menguatkan dirinya untuk bertindak? Akan tetapi, dia juga menginginkan kehangatan angin selatan yang nyaman, senyum cinta ilahi, sukacita kehadiran Sang Penebus; hal-hal ini sering kali amat mujarab untuk membangkitkan kehidupan kita yang lamban. Diinginkannya angin utara, atau angin selatan, atau keduanya; asalkan dia dapat menyenangkan Kekasihnya dengan rempah-rempah dari kebunnya. Dia tidak tahan menjadi orang yang tidak berguna, begitu pulalah kita. Begitu menyenangkan memikirkan bahwa Yesus dapat menemukan suatu kenyamanan di dalam kasih karunia kita yang lemah dan miskin. Memangnya mungkin? Rasanya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Kita mungkin berani mendekati ujian atau bahkan kematian jika melaluinya kita ditolong membuat hati Sang Immanuel senang. O, silakan hati kami dihancurkan menjadi atom-atom jika hanya oleh memar seperti itu Yesus Tuhan kami yang manis itu bisa dipermuliakan. Kasih karunia yang belum terlatih adalah seperti wewangian yang tertidur pulas dalam kuncup bunga: kebijaksanaan dari Sang Petani agung mengesampingkan penyebab-penyebab yang beragam dan saling berlawanan demi menghasilkan sesuatu yang dikehendaki-Nya, dan membuat baik penderitaan maupun penghiburan menarik keluar wangi syukur dari iman, kasih, kesabaran, pengharapan, penyerahan diri, sukacita, dan bunga-bunga kebun lainnya yang indah. Semoga kita mengerti makna ini lewat pengalaman yang manis.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






March 02, 2021, 05:16:43 AM
Reply #1279
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28478
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


https://www.pdfdrive.com/morning-and-evening-daily-readings-d21983374.html

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0302


Selasa, 2 Maret 2021

Jadi semua orang Israel harus pergi kepada orang Filistin untuk mengasah mata bajaknya, beliungnya, kapaknya atau aritnya masing-masing. [1 Samuel 13:20]

Kita berada dalam peperangan besar dengan Filistin-Filistin kejahatan. Setiap senjata yang dapat dijangkau harus kita gunakan. Khotbah, pengajaran, doa, sedekah, semuanya harus digunakan, bahkan talenta yang kita kira kurang baik untuk melayani, harus juga digunakan. Beliung, kapak, dan arit bisa berguna untuk membunuh si Filistin; alat-alat yang kasar bisa menimbulkan pukulan yang telak, dan pembunuhan yang tidak elegan tidak masalah asalkan berhasil. Setiap saat, baik atau tidak baik waktunya [2 Timotius 4:2]; setiap serpihan kemampuan, terlatih atau tidak; setiap kesempatan, menguntungkan atau tidak, harus digunakan, karena musuh kita banyak sementara kekuatan kita sedikit.

Kebanyakan dari alat-alat kita perlu ditajamkan; kita perlu cepat tanggap, perlu sensitivitas, energi, dan kesigapan, dengan kata lain, penyesuaian diri yang menyeluruh untuk pekerjaan Tuhan. Akal sehat yang praktikal sangat langka dijumpai pada berbagai usaha yang dilakukan orang-orang Kristen. Kita mungkin saja belajar dari musuh kita jika memang harus, dan membuat orang-orang Filistin menajamkan senjata kita. Pagi ini marilah kita pastikan untuk mempertajam semangat kita sepanjang hari ini dengan bantuan ROH KUDUS. Lihat energi dari para pengikut Paus, bagaimana mereka mengarungi lautan dan daratan untuk merubah kepercayaan satu orang, apakah semua kesungguhan hati itu harus dimiliki oleh mereka saja? Lihat umat kafir yang sangat berbakti, penyiksaan-penyiksaan yang mereka hadapi dalam melayani para berhala! apakah mereka saja yang dapat menunjukkan kesabaran dan pengorbanan diri? Amati pangeran kegelapan, betapa gigih dalam usahanya, betapa tak tahu malu dalam upayanya, betapa berani dalam rencananya, betapa dalam memikirkan akal bulusnya, betapa cergas dalam segalanya! Para setan bersatu seperti satu orang dalam pemberontakan mereka yang kejam, sementara kita, orang yang percaya kepada Yesus, terpecah-pecah dalam melayani Allah, dan hampir tidak pernah bekerja dengan suara bulat. O, semoga dari kerja keras Iblis di neraka, kita dapat belajar untuk hidup seperti orang Samaria yang baik hati, terus mencari siapa yang bisa kita berkati!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)