Author Topic: Devosi GRII  (Read 9902 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 30, 2017, 05:23:40 AM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Aug 2017
30
Allah Perkasa, Raja Maha Kuasa
oleh: Thomas Watson
Diterjemahkan oleh: Vinny

30 Agustus

Allah Perkasa, Raja Maha Kuasa

“Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi?” Yeremiah 23:24

Allah adalah Raja yang perkasa di seluruh bumi, yang maha tinggi dan mulia. Dia begitu luar biasa besar di dalam Diri-Nya sendiri, bahkan sorga tidak mampu memuat-Nya. Ia Pencipta langit dan bumi, dan mampu membatalkannya. Dengan hembusan nafas-Nya Ia dapat menghancurkan kita menjadi debu dan mengurai dunia. Gunung-gunung gemetar di hadapan-Nya. Ia mewujudkan apapun kehendak-Nya, dan menimbang gunung-gunung dengan dacin. Siapa di sorga dapat dibandingkan dengan Dia? Ia pemilik takhta tertinggi, mahkota termahal, dan daerah kekuasaan terluas. Para malaikat melayani Dia, dan para raja di dunia memerintah di bawah otoritas-Nya. Jika kita milik kepunyaan-Nya, kita berada di pihak yang menang, karena Ia dapat menghancurkan musuh-musuh-Nya dengan mudah, menjatuhkan kecongkakan mereka dan mengendalikan kedengkian mereka. Marilah kita mengandalkan Raja ini.

Marilah mengandalkan Dia dengan segenap jiwa karena permata ini mustahil mendapat pegangan yang lebih aman. Ia dapat menggunakan tangan suci-Nya tanpa sarana apapun. Jika sarana-sarana gagal, Ia tidak pernah kebingungan; tidak ada yang mustahil bagi-Nya; Ia sanggup menghidupkan tulang-tulang kering. Ia memiliki kuasa menghidupkan dan mematikan di dalam tangan-Nya dan dapat melemparkan tubuh dan jiwa ke dalam neraka. Ada penghiburan besar bagi mereka yang menjadi warga dari Raja sorgawi ini. Ia menggunakan semua kuasa kerajaan-Nya demi kenyamanan mereka. Ia akan membela perkara mereka.

Ia akan melindungi umat-Nya dan menetapkan penjaga yang tidak kasat mata di sekeliling mereka. Ia seperti tembok api di sekitar mereka, sebuah tembok perlindungan. Apabila baik dalam pandangan-Nya demi umat-Nya Ia akan memunculkan kelepasan bagi mereka. Ia dapat menyelamatkan memakai sarana apapun. Perut ikan menjadi kapal yang mengantar Yunus dengan selamat tiba di pantai. Allah tidak pernah kekurangan cara menyelamatkan umat-Nya. Ketimbang gagal, Allah akan menggunakan para musuh melaksanakan pekerjaan-Nya. Ia melepaskan umat-Nya dari bahaya sementara, dan dari bahaya rohani, dosa, dan neraka. Milikilah Allah di masa paling buruk. Ia adalah Raja segala raja, dan Yang mampu memberi pahala. Kita mungkin hanyalah pecundang bagi Dia, tetapi kita tidak mungkin dijadikan pecundang oleh-Nya.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Lord’s Prayer, pp. 54-58

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Yehezkiel 34:1–36:38




August 31, 2017, 05:26:27 AM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Aug 2017
31
Kerajaan Setan Melawan Kerajaan Kristus
oleh: Thomas Watson
Diterjemahkan oleh: Vinny

31 Agustus

Kerajaan Setan Melawan Kerajaan Kristus

“Datanglah kerajaan-Mu” Matius 6:10

Tatkala kita berdoa “Datanglah kerajaan-Mu”, kita sedang mendoakan agar kerajaan setan di dunia dirobohkan. Kerajaan setan beroposisi dengan Kerajaan Kristus. Setan mendapatkan kerajaannya dengan menaklukkan; ia menundukkan manusia di taman Eden, dan sekarang ia menempatkan takhtanya di hati manusia (Ef. 2:1-2).

Sebagian besar kerajaan di dunia menjunjungnya, dan mereka adalah kerajaan fasik dan perbudakan. Dosa terus berlangsung di dalam kerajaannya: pembunuhan, penyesatan, hawa nafsu, pengkhianatan, penindasan dan perpecahan merupakan hal-hal yang senantiasa diperdagangkan di wilayah kekuasaannya. Setan adalah roh najis dan kecemaran dan warga pengikutnya terbelenggu di bawah kekuasaannya yang lalim. Raja lalim lain memerintah atas tubuh, tetapi kerajaan setan memerintah atas jiwa. Ia menunggangi manusia seperti menunggangi kuda.

Raja lalim lain masih memiliki belas kasihan terhadap para budaknya. Walaupun mereka dipekerjakan di lambung kapal, mereka masih mendapat makanan daging dan waktu istirahat. Setan adalah raja lalim tanpa belas kasihan; ia memberikan para budaknya racun, dan nafsu kotor sebagai makanan. Mereka tidak mendapat istirahat sebaliknya wajib terus melakukan pekerjaan  yang memuakkan. Ketika setan merasuki Yudas, ia dikirim ke imam besar, lalu ke taman Getsemani, dan tidak membiarkan ia beristirahat sebelum ia mengkhianati Kristus dan menggantung dirinya. Kepada manusia yang telah melayani dia dengan seluruh kekuatannya, ia menyambut mereka di neraka dengan api dan belerang.

Marilah kita berdoa supaya kerajaan setan dirobohkan. Menyedihkan melihat manusia merelakan diri menjadi budak-budak setan. Mereka rela berperang dan mati baginya, karena itu ia tidak hanya disebut sebagai ‘penguasa dunia ini’, tetapi juga ‘ilah zaman ini’ (Yoh. 12:31; 2Kor 4:4). Hal ini menunjukkan kuasanya atas jiwa-jiwa manusia.

Oh marilah kita berdoa supaya Allah mematahkan tongkat kerajaan setan, agar penghulu malaikat Mikhael meremukkan sang naga [Why. 12:7-9], dan supaya kerajaan kegelapan neraka dikalahkan! Kerajaan setan harus dimusnahkan supaya Kerajaan Kristus dapat berjaya di dalam kuasa dan kemegahan.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Lord’s Prayer, pp. 61-62

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Yehezkiel 37:1-39:29; 32:1-16





September 01, 2017, 03:01:40 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
01
Perangi Kemalasan dengan Pertolongan Firman
oleh: Rev. Mr Simmon
Diterjemahkan oleh: Vinny

1 September

Perangi Kemalasan dengan Pertolongan Firman

“asal saja aku dapat mencapai garis akhir” Kis. 20:24

Setiap orang kudus sangat cenderung menjadi pemalas di dalam pekerjaan Allah: ‘Ah Tuhan, aku seperti seekor kuda yang lesu, dan butuh dorongan Roh-Mu.’ Bukankah pengalaman anda membenarkan hal ini, yang menimbulkan kedukaan dalam jiwa anda? Bagaimanakah caranya kita dapat menyingkirkan tamu tidak diundang ini yaitu kemalasan rohani?

(1) Dengan iman – terapkan janji Allah mengenai kecekatan. Janji Allah menjadi semacam taji di kaki joki kuda yang akan menjangkau hati yang lesu dan menarik keluar kemalasan yang merusak. Janji-janji Allah merupakan obat manjur ilahi yang menyehatkan jiwa (2 Ptr. 1:4). Daud mendesak Allah menghidupkan dia sesuai dengan firman-Nya (Mzm. 119:25, 107, 154). “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru” (Yes. 40:31). Jiwa kita harus menghisap madu bunga janji Allah seperti seekor lebah yang cekatan. Katakan kepada diri: ‘Jiwa, Allah telah berjanji aku akan membumbung tinggi di atas sayap rajawali, dan Allah mampu, benar, dan bersedia, karena itu aku dapat mengandalkan bantuan-Nya’. Oh madu ini akan membuat mata anda lebih terang daripada madu Yonatan! (1Sam. 14:29).

(2) ingat pula mereka yang telah meraih kemenangan untuk menjadi teladan anda (Ibr. 12:1-3). Kuda yang lesu akan terpacu ketika melihat kuda lain melesat di depannya. Perhatikan bagaimana semangat Elia telah terlebih dulu menaiki kereta kuda berapi ke sorga sebelum ia dengan tubuh fisiknya menaiki kereta itu. Lihat juga bagaimana Paulus berlari dengan giat dan tekun (Flp. 3:10-15). Patut diingat juga bagaimana Ignatius (bishop dari Antioch) menghadapi binatang buas yang akan menerkamnya, seolah-olah ia sedang dalam pesta pernikahannya. Jangan lupa pula para martir di era Ratu Mary yang mendekati tiang api seakan-akan sedang ada acara api unggun. Para teladan ini menjadi tongkat gembala pendorong kita. Mereka merupakan api untuk menyalakan lilin-lilin kita.

(3) Pikirkan juga betapa mustahil bagi siput yang merayap perlahan-lahan untuk mencapai garis akhir perjalanannya. “Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!” (1Kor. 9:24). Jangan merangkak terseok-seok, tetapi lari, bukan asal lari, tetapi dengan cekatan. Masakan kita melayani Allah tidak seaktif yang dulu pernah kita lakukan ketika melayani dosa dan setan?

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Rev. Mr Simmon, Puritan Sermons 1659-1689, I:438-449

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Yehezkiel 32:17–33:20; Yeremia 52:28-30; Mazmur 137:1-9; 1 Tawarikh 4:24–5:17




September 02, 2017, 05:48:18 AM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
02
Allah yang Mustahil Berubah
oleh: Stephen Charnock
Diterjemahkan oleh: Vinny

2 September

Allah yang Mustahil Berubah

“Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada” Mazmur 102:27

Sesuai janji Allah, langit dan bumi akan meleleh dalam nyala api [2 Ptr. 3:10] dan dibentuk ulang menjadi lebih indah. Dunia ini terbelenggu karena dosa dan terkutuk akibat kejatuhan manusia. Perhatikan betapa dosa merupakan sesuatu yang najis yang telah membawa kebobrokan pada karya Allah. Alangkah bodohnya bila kita mengarahkan hati pada apa yang akan binasa dan lenyap bagaikan asap! Harta-benda fana tidak dapat menopang jiwa; kita wajib lari kepada Allah dan beristirahat di dalam Dia.

Allah di dalam kesempurnaan-Nya mustahil berubah dari kekekalan sampai kekekalan. Ia tetap sama dalam hal natur, kehendak-dan tujuan-Nya. Ia mengubah segala sesuatu sesuai kehendak-Nya, tetapi Ia sendiri mustahil berubah dalam hal apapun, dan hikmat-Nya, kuasa-Nya dan pengetahuan-Nya tetap sama selamanya. Allah tidak pernah kekurangan atau kehilangan apapun, dan Ia ada dari Diri-Nya sendiri. Ia tidak mungkin memiliki natur baru, pemikiran baru, kehendak baru, atau tujuan baru. Tidak ada yang setara Dia dalam hal kebaikan, hikmat, kekudusan, dan semuanya itu mustahil berubah. Jika Allah dapat berubah, Ia bukanlah pribadi yang sempurna. Bukankah para malaikat di sorga, yang sekarang ditetapkan dalam status kudus dan bahagia, lebih sempurna dibandingkan ketika mereka masih dimungkinkan berbuat dosa? Bukankah para orang kudus di sorga, yang karena anugerah senantiasa bersandar kepada Allah dan kebaikan yang tidak berubah, lebih sempurna dari Adam di taman Eden yang dapat kehilangan kebahagiaannya?

Kemustahilan berubah dimiliki semua sifat-sifat Allah. Setiap karakter kesempurnaan-Nya tidak mungkin dapat berubah dan tidak ada satupun karakter-Nya akan tampak mulia tanpa cahaya kebenaran ini [yaitu ketidak-mungkinan untuk berubah]. Alangkah buram kepujian-Nya seandainya Ia dapat berubah. Alangkah suram hikmat-Nya jika dapat menjadi samar-samar atau tidak jelas. Alangkah lemah kuasa-Nya jika dapat memudar. Oh betapa akan lenyap keagungan-Nya jika belas kasihan dapat berubah menjadi murka. Kemustahilan untuk berubah merupakan benang merah yang terjalin di seluruh jaringan karakter Allah demi kemuliaan-Nya yang kekal.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Stephen Charnock, The Existence & Attributes of God, pp. 98-106

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: 1 Tawarikh 5:18-26; 6:3; 6:49; 6:4-15; 7:1–8:28



September 04, 2017, 05:27:36 AM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
04
Allah Maha Hadir
oleh: Stephen Charnock
Diterjemahkan oleh: Vinny

4 September

Allah Maha Hadir

“Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? Demikianlah Firman Tuhan. Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? Yeremia 23:24

Allah mengetahui semua perbuatan manusia sekalipun dilakukan di relung hati paling tersembunyi. Tidak ada tempat yang dapat menghalangi kehadiran-Nya. Sekalipun rasio dan Alkitab menyatakan demikian, kita tidak sanggup memahaminya. Ia tidak dapat diukur oleh waktu maupun dibatasi oleh ruang. Ia ada dari langit tertinggi hingga ke dasar terdalam lautan, dan di manapun di setiap titik di dunia. Ia menopang ciptaan-Nya dengan kuasa-Nya, dan mengenal mereka melalui hikmat-Nya. Tidak ada ruang sekecil apapun di mana Allah tidak hadir dengan seluruh substansi-Nya.

Betapa sering natur Allah ini kita lupakan! Kita pura-pura mempercayai, tetapi kebanyakan kita menjalani hidup seolah Ia tidak ada. Manusia berbuat dosa di hadapan Allah, padahal mereka merasa malu melakukannya di depan mata manusia. Sesungguhnya hal ini menyatakan bahwa kita menganggap Allah tidak hadir di antara kita. Alangkah mengerikan seharusnya pemikiran tentang kemaha-hadiran Allah bagi para pendosa! Betapa bodoh mengkhayalkan adanya tempat bersembunyi dari Allah yang tak terpahami. ”Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik” (Ams. 15:3). Ia ada di kedalaman jiwa kita, dan melihat rancangan-rancangan tentang kita bahkan sebelum kita sanggup memahami apapun.

Kemahahadiran-Nya ini adalah perisai untuk menahan godaan. ‘Allah hadir’, cukup ampuh untuk menumpulkan persenjataan neraka. Perisai ini mampu melindungi kita dari daya tarik terhadap hal-hal yang cemar, dan mengendalikan temperamen alamiah kita yang dapat bersekongkol dengan godaan. Musa, yang mendapat visi tentang Kristus, menguatkan dirinya menolak kemewahan hidup sebagai anak puteri Firaun (Ibr. 11:24-27). ‘Allah hadir’ merupakan dorongan yang kuat untuk menahan godaan memakan buah terlarang. Siapakah yang berani melontarkan kata-kata tidak pantas di hadapan sang Komandannya? Mata sang Jenderal menyulut semangat prajurit-Nya. Sikap macam apa yang layak kita perlihatkan jika kita memperhitungkan kehadiran Allah di toko atau kantor kita, di kamar tidur, di tempat pertemuan dan di dalam hidup kita sehari-hari?

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Stephen Charnock (1628-1680), The Existence & Attributes of God, pp. 144-179

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Yehezkiel 40:38–43:27



September 06, 2017, 12:41:14 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
06
Kemurahan dan Kebaikan Allah
oleh: Richard Baxter
Diterjemahkan oleh: Vinny

6 September

Kemurahan dan Kebaikan Allah

“Allah adalah kasih” 1 Yohanes 4:16

Memahami secara mendalam natur atau karakter Allah menambah kedamaian nurani dan memberi sejumlah kesukaan dari ROH KUDUS. Di bawah hukum Taurat, Allah telah menyatakan diri di dalam anugerah (Kel. 34:6-7). Lagipula, “demi Aku yang hidup, demikianlah Firman Tuhan Allah, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup” (Yeh. 33:11).

Jangan berpikir tentang kemurahan Allah dengan pengertian yang menyusut, karena kemurahan-Nya sama besar dengan kuasa-Nya. Ada berkat besar bagi jiwa yang menilai dengan benar kebaikan-Nya. Allah akan tampak lebih mempesona, dan anda akan semakin siap dan lebih mengasihi Dia. Afeksi akan sejalan mengikuti pengertian. Jika anda berpikir Allah sedang memusuhi anda dan senang melihat anda dalam kesusahan, mustahil bagi anda untuk mengasihi Dia. Alasan utama banyak orang tidak semakin mengasihi Allah karena mereka membayangkan Dia dalam rupa yang mengerikan, dan merasa takut saat memikirkan Dia. Dengan tindakan itu kita melucuti natur ilahi Allah di dalam pemikiran kita.

Kita seharusnya mengukir dalam-dalam kasih-Nya pada pemahaman kita. Tatkala kita mengingat kemurahan dan kasih sayang-Nya, pemikiran kita tentang Allah akan menjadi indah dan menyenangkan. Kita digugah untuk mengasihi dan bersuka di dalam Dia melebihi apapun. Ia baik secara tak terbatas dan tak terpahami. Hal ini akan menarik anda kepada Allah bagaikan magnit yang menarik besi. Jika anda dapat memahami Allah sebagai beribu-ribu kali lebih ramah dan menyenangkan dari siapapun sahabat anda di dunia, tentu anda akan mengasihi Dia lebih dari siapapun. Hal ini akan menghilangkan kelesuan dalam tugas, dan memberikan lebih banyak kesukaan dalam berdoa dan bermeditasi.

Tatkala Allah menjadi lebih indah di mata anda, hal ini akan mengakibatkan pertumbuhan semua anugerah dan mendorong pengenalan dan keyakinan lebih lanjut. Pandangan yang jelas akan natur Allah yang penuh kemurahan memberikan jaminan atas kebahagiaan kita. Jika anda memusatkan sedalam-dalamnya pemahaman anda pada kebaikan natur Allah, bahkan hal ini ternyata masih sangat jauh dibandingkan dengan kebaikan Allah dalam kenyataan sebenarnya.

Diterjemahkan dari buku "Voices From The Past" dengan cuplikan karya Richard Baxter (1615-1691), Practical Works, II:887-890

Pembacaan Alkitab dalam setahun: Yehezkiel 47:1–48:35; 29:17–30:19; 2 Raja-Raja 25:27-30; Yeremia 52:31-34




September 07, 2017, 10:15:39 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
07
Jaminan di dalam Anugerah
oleh: Thomas Watson
Diterjemahkan oleh: Vinny

7 September

Jaminan di dalam Anugerah

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” 2 Korintus 5:17

Kita tahu bahwa kerajaan anugerah telah hadir di hati kita oleh perubahan yang ditempakan di dalam jiwa. Ada natur baru, kejelasan dalam pemikiran, keteraturan afeksi, kelenturan kehendak, dan kelembutan nurani. Jika tidak terjadi perubahan hati berarti tidak ada tanda-tanda kehadiran anugerah.

Anak-anak Allah mendambakan Allah, laksana detak jantung menandakan adanya kehidupan. Orang kudus mengasihi Dia bukan hanya karena apa yang dimiliki-Nya, melainkan karena siapa Dia; bukan hanya demi pahala dari-Nya, tetapi demi kekudusan-Nya. Orang-orang munafik mungkin mendambakan Dia demi permata-permata-Nya, bukan karena keindahan Diri-Nya. Orang percaya tidak mungkin dipuaskan tanpa Allah; biarpun dunia menghadiahkan kehormatan dan kekayaan, tidak akan memuaskan. Tidak ada bunga yang dapat memuaskan dahaga. Orang percaya berkata, ‘aku harus memiliki Kristus, anugerah, dan sorga, walaupun harus kuraih dengan menerjang badai.’

Kita mendambakan Kristus lebih dari dunia, dan bahkan lebih dari sorga itu sendiri, “Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau?” (Mzm. 73:25). Sorga sendiri tanpa Kristus tidak akan memuaskan. Kristus merupakan intan pada cincin. Seandainya Allah berkata, ‘Aku akan menempatkan engkau di dalam sorga, tetapi Aku akan menyembunyikan wajah-Ku darimu’, hal itu tidak akan memuaskan. Allah yang hanya sedikit tidak akan memuaskan. Orang beriman mendambakan lebih banyak. Setetes air tidak cukup menghilangkan dahaga para musafir. Kita bersyukur atas anugerah yang telah diterima, tetapi mendambakan lebih banyak lagi: lebih banyak pengetahuan, kemurnian, dan kehadiran Kristus. Kita rindu bertemu Dia muka dengan muka, dan disempurnakan di dalam kemuliaan; membenamkan diri ke dalam keindahan-Nya dan terhisap di dalam Dia; dan membasuh diri di dalam keharuman air dari kesenangan-Nya.

Pada awalnya, iman itu kecil. Diliputi dengan keraguan dan ketakutan. Tatkala bertumbuh, iman percaya bahwa Allah mewujudkan mujizat dari pada membiarkan janji-janji-Nya gagal. Sekalipun pikiran-pikiran tidak patut kadang muncul dalam pemikiran, semua ini adalah tamu-tamu yang tidak diundang. Secepat kemunculannya secepat itu pula mereka ditolak. Iman mengupayakan ketaatan pada pemerintahan Kristus. Kasih karunia berdukacita dan memerangi kebobrokan dosa yang sekarang membelenggu, dan ini bukan sebuah mahkota.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Lord’s Prayer, pp. 67-73

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Daniel 7:1–8:27; 5:1-31

 




September 09, 2017, 10:54:08 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
09
Kemurahan Allah yang Menakjubkan
oleh: Thomas Goodwin
Diterjemahkan oleh: Vinny

9 September

Kemurahan Allah yang Menakjubkan

“Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu” Mazmur 86:5

Belas kasihan adalah natur Allah. Oleh kehendak-Nya sendiri, Allah yang berlimpah kasih-setia dan penuh belas-kasihan, melupakan kesalahan dan siap mengampuni. Belas-kasihan-Nya tercakup di dalam tujuan rancangan-Nya, dan di dalam ketetapan kehendak-Nya.

Inilah kesukaan jiwa Allah, penyebab utama keselamatan kita, dan berkenan membuka lebar pintu bagi pengharapan dan iman untuk masuk. Sejalan dengan pengajaran tentang iman di kitab Ibrani, juga membahas belas-kasihan Allah untuk memberikan contoh teladan bagi anda, meditasi anda dan permohonan anda kepada Allah. Allah telah menerbitkannya dengan maksud menjadikannya sebagai dasar bagi iman kita sendiri. Belas kasihan dan anugerah Allah datang langsung dari hati-Nya, dan mengalir secara terus terang, tepat dan alami. Luar biasa pernyataan anugerah-Nya, dan Ia menawarkan pengampunan terhadap semua jenis kesalahan, pelanggaran, dan dosa, yang sudah Dia ketahui dan sudah Dia lihat sebelumnya apa yang bakal dilakukan oleh keturunan manusia. Oh alangkah limpah anugerah-Nya!

Ada dua pilar utama kebenaran yang dinyatakan di dalam Perjanjian Lama (PL) : Janji Allah akan kedatangan Kristus, dan deklarasi natur Allah yang penuh kasih karunia. Masakan hati yang sadar kesalahan dan remuk, tidak terdorong untuk datang kepada Allah yang demikian baik? Hanya janganlah menunda-nunda jika Allah begitu dekat dan hadir bagi jiwa anda. Saat ini adalah saat yang paling diperkenan untuk berdoa bagi semua dambaan jiwa seorang percaya. Musa memohon dengan sangat akan kebesaran kasih-setia-Nya yang cuma-cuma (Bil.14:19). Daud juga mencari belas kasihan Allah dan kemurahan-Nya yang cuma-cuma (Mzm. 86:15). Musa telah berupaya mengenal jalan-jalan Allah melalui sifat dasar ini (Kel. 34:6). Juga Yeremia, dan nabi-nabi lain telah memperdengarkan musik yang sama (Yer. 32:18). Hal ini merupakan tema pokok kredo PL, dan kotbah paling indah yang pernah dikumandangkan, dan yang dinyatakan langsung oleh Allah sendiri. Ini adalah tema termulia, teks terkaya, dan penggambaran natur Allah yang paling terkenal. Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih dan setia-Nya.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Goodwin (1600-1680), Works, VIII:5-25

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Ezra 2:1–4:5; 1 Tawarikh 3:19-24




September 10, 2017, 12:26:46 PM
Reply #58
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
10
Kebahagiaan Bagi Anak-Anak Allah
oleh: Thomas Watson
Diterjemahkan oleh: Vinny

10 September

Kebahagiaan Bagi Anak-Anak Allah

“Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah” Ibrani 4:9

“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah” (Mat. 5:3). Kristus tidak memulai kotbah-Nya dengan perintah-perintah dan ancaman, tetapi dari mulut-Nya keluar janji-janji dan berkat bagaikan tetesan madu sarang lebah. Pengajaran sorgawi-Nya seindah alunan musik yang memikat hati sekeras batu untuk mendekat kepada-Nya. Ia memulainya dengan “berbahagialah”.

Kebahagiaan penuh kita terletak di masa mendatang. Sementara ini banyak kesulitan di jalan iman. Perjalanan orang percaya penuh bahaya, dan hati kita condong menjadi kecut. Adalah baik menaruh mahkota kebahagiaan di depan orang percaya demi membangkitkan keberanian dan menyulut kobaran semangat yang kudus. Banyak ayat-ayat Alkitab membawa ranting zaitun di mulutnya: kabar baik bagi orang-orang percaya. “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang” (Mat. 24:46). “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku” (Mat. 25:34). Berkat ini menajamkan disiplin hidup orang percaya dan menumbuhkan ambisi rohani.

Kebahagiaan penuh kita ada di dalam perhentian sorgawi. Sering-seringlah memutar ulang hal ini dalam pikiran dan renungkanlah. Alangkah pantasnya anda bersyukur kepada Penggerak Tak Bertara karena bagian anugerah cuma-cuma telah jatuh pada anda! Sekalipun anda kehilangan semua di dunia, Allah menyediakan pelabuhan bahagia, dan Ia sedang membawa anda ke sorga melalui samudera darah Kristus, hembusan Roh-Nya membuat anda terus berlayar. Keadaan anda sekarang jauh lebih baik dari pada ketika anda mengenakan jubah ketidak-bersalahan [seperti keadaan Adam sebelum kejatuhan]. Allah telah mengangkat anda satu anak tangga lebih tinggi melalui kejatuhan anda.

Berapa banyak orang yang telah dilewati Allah, sebelum Ia kemudian memandang anda! Jutaan orang terkapar di bawah kutuk murka Allah, tetapi anda dibawa-Nya masuk ke dalam rumah perjamuan-Nya dan berpesta dengan santapan sorgawi selamanya. Oh pujilah anugerah yang cuma-cuma, berkemenanganlah dalam kasih ini! Pergunakanlah untuk diri dan juga rela digunakan bagi Allah. Canangkan dirimu untuk senantiasa bersyukur. Jangan pernah menganggap anda telah cukup berkarya bagi Allah, Dia yang sebentar lagi akan membawa anda mendarat di tanah perjanjian.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Beatitudes, pp 24, 31, 33

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Daniel 10:1–12:13; Ezra 4:24–5:1; Hagai 1:1-15


September 11, 2017, 07:40:44 AM
Reply #59
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.griikarawaci.org/devosi


Sep 2017
11
Diberkati Dalam Perjalanan Menuju Kemuliaan
oleh: Thomas Watson
Diterjemahkan oleh: Vinny

11 September

Diberkati Dalam Perjalanan Menuju Kemuliaan

“Berkat-Mu atas umat-Mu” Mazmur 3:9

Orang saleh diberkati tidak hanya di sorga tetapi juga dalam perjalanan mereka menuju kemuliaan. Hal ini merupakan satu paradoks bagi darah dan daging; masakan mereka diberkati ketika dicela dan difitnah? Tidak jadi masalah apapun pendapat yang dilontarkan perasaan dan rasio, orang yang diperkenan Allah adalah orang yang diberkati. Meskipun seorang yang berkabung, atau martir, tetap diberkati. Orang kudus diberkati saat dikutuk atau dianiaya. Mereka bukan saja akan diberkati, mereka sudah dan sedang diberkati. Mereka adalah pewaris natur ilahi, karena itu pemberian berkat ini telah berlangsung. Orang percaya memiliki benih Allah yang menetap di dalam mereka.

Anugerah dan kemuliaan tidak berbeda jenisnya tetapi berbeda dalam tingkatannya. Ada yang akar, dan ada yang buah. Anugerah merupakan kemuliaan pada dinihari. Hati orang saleh seperti taman Eden yang ditanami dengan buah pilihan, dan Allah sendiri hidup di tengah taman ini.

Kita berbahagia karena dosa-dosa kita telah dihapus. Buku catatan utang kita dibatalkan di dalam darah Kristus. Orang kudus diberkati karena mereka memiliki perjanjian dengan Allah (Mzm. 144:15). Ini merupakan puncak atau mahkota berkat, memiliki Tuhan sebagai Allah kita.

Kalimat yang indah ini: “Aku akan menjadi Allahmu”, memberikan implikasi bahwa semua milik Allah menjadi milik kita: kasih-Nya, Roh-Nya, dan kemurahan-Nya. Jika menjadi putra-putra raja saja membuat bahagia, alangkah lebih berbahagia para orang kudus yang berdarah bangsawan kerajaan sorga yang sejati! Kita berhak ke sorga setelah kontrak hidup kita berakhir di dunia.

Orang kudus diberkati sekarang bukan karena mereka memiliki buah sulung sorgawi. Tetapi karena jaminan ROH KUDUS. Sorga telah dimulai di hati orang percaya: “sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh ROH KUDUS” (Rm. 14:17). Kerajaan ini berada di hati orang percaya (Luk. 17:21). Bangsa Israel telah mencicipi buah hasil tanah Kanaan sebelum mereka masuk ke sana. Orang percaya memiliki buah-buah rahasia dari ROH KUDUS, senyum di wajah Kristus, kecupan-kecupan kasih-Nya, hadiah-hadiah tanda kasih, dan suasana sorgawi yang kadang kala sudah dirasakan di sini. Orang percaya memandang sorga melalui mata iman, dan mencicipinya melalui kesukacitaan, dan apakah ini kalau bukan berkat yang membahagiakan? Inilah yang membuat seorang manusia berbahagia.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Thomas Watson (1620-1686), The Beatitudes, pp 34-37

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Hagai 2:1-9; Zakharia 1:1-6; Hagai 2:10-19; Ezra 5:2; Hagai 2:20-23; Zakharia 1:7–5:11




 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)