Author Topic: Devosi GRII  (Read 21921 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 07, 2019, 05:16:01 AM
Reply #530
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0107

Senin, 7 Januari 2019

Karena bagiku hidup adalah Kristus. [Filipi 1:21]

Orang percaya tidak selalu hidup untuk Kristus. Ia mulai melakukannya ketika Allah ROH KUDUS membuatnya sadar akan dosa, dan ketika melalui anugerah ia dimungkinkan untuk melihat kematian Juruselamat yang menjadi jalan pendamaian bagi kesalahannya. Sejak saat lahir baru surgawi itulah manusia mulai hidup untuk Kristus. Yesus bagi orang-orang percaya adalah mutiara yang sangat berharga sehingga kita merelakan seluruh milik kita demi mutiara itu [Matius 13:46]. Dia telah memenangkan cinta kita sepenuhnya, sehingga hanya untuk-Nya cinta kita berdetak; untuk kemuliaan-Nya kita hidup, dan untuk membela injil-Nya kita rela mati; Dia adalah teladan kehidupan kita, dan kita mengukir karakter kita berdasarkan contoh-Nya. Kata-kata Paulus itu bermakna lebih dari yang kebanyakan orang pikirkan; mereka kira maksud Paulus adalah sasaran dan tujuan hidupnya adalah Kristus—padahal: hidupnya adalah Yesus. Seperti kata-kata orang suci purbakala, Paulus makan, dan minum, dan tidur akan hidup yang kekal. Baginya, Yesuslah nafas sesungguhnya, jiwa dari jiwanya, hati dari hatinya, hidup dari hidupnya. Dapatkah engkau mengatakan, sebagai seorang yang mengaku Kristen, bahwa hidupmu memenuhi gagasan ini? Dapatkah engkau dengan jujur mengatakan bahwa bagimu hidup adalah Kristus? Bisnismu—apakah engkau lakukan untuk Kristus? Apakah engkau tidak mengerjakannya demi membesarkan diri dan menguntungkan keluargamu? Engkau bertanya, "Memangnya alasan itu keji?" Bagi seorang Kristen, ya, itu alasan yang keji. Orang Kristen mengaku bahwa hidupnya untuk Kristus; bagaimana mungkin dia hidup demi tujuan lain tanpa berarti dia berzinah secara rohani? Banyak orang melaksanakan sebagian dari prinsip ini; tetapi siapa yang berani mengatakan bahwa dia telah hidup seluruhnya untuk Kristus seperti yang rasul Paulus lakukan? Namun demikian, hanya ini satu-satunya hidup sejati seorang Kristen—sumber hidupnya, keberlangsungan hidupnya, cara hidupnya, akhir hidupnya, semuanya terkumpul dalam satu kata—Yesus Kristus. Tuhan, terimalah aku; di sini aku mempersembahkan diriku, memohon untuk hidup hanya dalam-Mu dan untuk-Mu. Biarkan aku seperti lembu jantan yang berdiri di antara bajak dan altar, untuk bekerja atau untuk dikorbankan; dan jadilah ini mottoku, ”Siap untuk keduanya.”
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 08, 2019, 05:20:23 AM
Reply #531
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0108

Selasa, 8 Januari 2019

Kesalahan terhadap segala yang dikuduskan. [Keluaran 28:38]

Kata-kata itu menyingkapkan kita dari sebuah selubung, dan merupakan sebuah penyataan yang hebat. Jikalau kita berhenti sejenak dan melihat pemandangan yang menyedihkan ini, kita akan mendapatkan kerendahan hati dan manfaat darinya. Ibadah umum kita penuh kedurjanaan, termasuk munafiknya, formalitasnya, suam-suam kukunya, tidak hormatnya, pikirannya yang melayang-layang dan lupa melulu akan Allah, alangkah banyaknya! Di dalam pekerjaan kita untuk Tuhan, ada pura-pura, egois, ceroboh, malas, tidak percaya, alangkah banyaknya kecemaran! Dalam saat teduh pribadi kita, ada kesantaian, dingin, lalai, ngantuk, dan kekosongan, sungguh merupakan timbunan tanah mati. Bila kita melihat dengan lebih teliti, kita akan menemukan kedurjanaan tersebut jauh lebih besar daripada apa yang pertama kali terlihat. Dr. Payson [1], menulis kepada saudara laki-lakinya, "Parokiku, dan juga hatiku, sangat mirip dengan taman para pemalas; dan lebih parah lagi, aku mendapati bahwa banyak sekali hasrat untuk menjadikan keduanya kelihatan lebih baik, keluar dari kesombongan atau dari kesia-siaan atau dari kemalasan. Aku melihat rumput liar menyebar di tamanku, kemudian aku menghembuskan nafas keinginan yang kuat untuk membasmi mereka. Tapi kenapa? Apa yang mendorong keinginan itu? Mungkin hanya supaya aku berjalan-jalan dan mengatakan pada diriku, 'Betapa tertata rapi tamanku ini!' Ini kesombongan. Atau, agar para tetanggaku melihat dari balik tembok dan berujar, 'Alangkah tumbuh subur tamanmu!' Ini kesia-siaan. Atau aku mungkin bertekad menghancurkan rumput liar karena aku lelah mencabutinya. Ini kemalasan." Jadi bahkan keinginan kita akan kekudusan pun bisa dicemari motivasi yang salah. Di bawah lempeng rumput yang paling hijau cacing bersembunyi; kita tak perlu waktu lama menemukannya. Pemikiran ini begitu menghibur: ketika Imam Besar menanggung kesalahan terhadap segala yang dikuduskan, pada dahinya dikenakan kata-kata "Kudus bagi TUHAN" [Keluaran 28:36], apalagi ketika Yesus menanggung dosa kita, di hadapan wajah Bapa-Nya, Dia mempertunjukkan bukan ketidakkudusan kita, melainkan kekudusan-Nya. Oh, mohon anugerah untuk memandang Imam Besar kita yang agung dengan mata iman!
____________________
[1] Edward Payson (1783–1827)

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 09, 2019, 05:20:29 AM
Reply #532
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0109

Rabu, 9 Januari 2019

Aku akan menjadi Allah mereka. [Yeremia 31:33]

Hai orang Kristen! hanya inilah yang kaubutuhkan. Untuk membuat dirimu bahagia, engkau ingin sesuatu yang memuaskanmu; apakah ini tidak cukup? Jika engkau dapat menuangkan janji ini ke dalam pialamu, tidakkah engkau berkata seperti Daud, “Pialaku penuh melimpah [Mazmur 23:5], aku memiliki lebih dari yang diinginkan oleh hatiku”? Ketika ini tergenapi: “Aku ini Allahmu,” bukankah engkau adalah pemilik segala sesuatu? Hasrat, seperti halnya kematian, tidak dapat dipuaskan, tetapi Dia yang adalah semua di dalam semua [1 Korintus 15:28] dapat memuaskannya. Siapa yang dapat mengukur besarnya keinginan kita? Tetapi kekayaan Allah yang tidak terukur dapat memuaskannya bahkan sampai tumpah dan lebih lagi. Aku bertanya kepadamu, tidakkah engkau menjadi utuh bila Allah adalah milikmu? Apakah engkau menginginkan sesuatu selain Allah? Bukankah Dia yang serba cukup itu, cukup untuk memuaskanmu saat segala yang lain gagal? Tetapi engkau menginginkan sesuatu yang lebih daripada rasa puas yang tenang; engkau mempunyai hasrat akan sukacita yang meriah. Mari, hai jiwa, ada musik yang pantas bagi surga di dalam bagianmu ini, karena Allah adalah Pencipta Surga. Tidak semua musik yang ditiupkan dari alat-alat yang merdu, atau ditarik dari senar-senar yang hidup, dapat menghasilkan melodi semerdu janji yang manis ini, “Aku akan menjadi Allah mereka.” Di sini terdapat lautan sukacita yang dalam, samudera kenikmatan yang tidak memiliki batas; mari, mandikan jiwamu di dalamnya; cobalah berenang melintas zaman, engkau takkan tiba di pantai, cobalah menyelam sepanjang kekekalan, engkau takkan menemukan dasarnya. “Aku akan menjadi Allah mereka.” Kalau hal ini tidak membuat matamu berbinar-binar dan jantungmu berderap bahagia, sudah pasti kondisi jiwamu sedang tidak sehat. Tetapi engkau menginginkan lebih dari sukacita pada saat ini—engkau mendambakan sesuatu yang terhadapnya engkau dapat mengerjakan pengharapan; maka apa lagi yang dapat engkau harapkan selain dari genapnya janji yang agung ini, “Aku akan menjadi Allah mereka”? Janji ini adalah karya teragung dari semua janji; menikmati janji ini berarti mewujudkan surga di bumi, dan akan mewujudkan surga di atas sana. Tinggallah di dalam terang Tuhanmu, dan biarkan jiwamu selalu penuh dengan cinta-Nya. Keluarkan lemak dan sumsum [Mazmur 63:5] yang dihasilkan bagian milikmu ini. Hiduplah sesuai hak istimewa kepunyaanmu ini, dan bergembiralah karena sukacita yang tak terkatakan. [1 Petrus 1:8]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 10, 2019, 11:32:30 AM
Reply #533
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0110

Kamis, 10 Januari 2019

Telah tersedia bagiku mahkota kebenaran. [2 Timotius 4:8]

Hai yang bimbang! engkau sudah sering berkata, "Aku takut aku tidak bakal masuk surga." Jangan takut! semua umat Allah akan masuk ke sana. Saya suka sebuah kisah kuno mengenai seorang yang sekarat, yang berseru, "Aku tidak takut pulang; aku telah mengantar semua yang lebih dahulu daripadaku; jari Allah ada di pegangan pintuku, dan aku siap untuk menerima-Nya masuk." “Tetapi," seseorang bertanya, "apakah engkau tidak takut kalau-kalau engkau kehilangan bagianmu?" "Tidak," kata orang sekarat itu, "tidak; ada satu mahkota di surga yang tidak dapat dikenakan oleh malaikat Gabriel, mahkota yang tidak akan pas di kepala siapapun kecuali kepalaku. Ada satu takhta di surga yang tidak dapat diduduki rasul Paulus; takhta itu dibuat bagiku, dan aku akan memilikinya." Wahai orang Kristen, betapa membahagiakan pemikiran itu! bagian milikmu telah diamankan; "tersedia suatu hari perhentian." [Ibrani 4:9] "Namun bisakah aku kehilangan hal itu?" Tidak, sebab itu sudah menjadi hak milik bagimu. Jika aku seorang anak Allah, aku tidak akan kehilangan itu. Hal itu merupakan milikku seaman kalau saja aku berada di sana. Ikutlah bersamaku, hai orang percaya, dan marilah kita duduk di atas puncak gunung Nebo, dan lihat tanah yang baik itu, itulah Kanaan. Tidakkah kaulihat sungai kematian yang kecil itu, yang berkilauan oleh sinar matahari, dan tidakkah kaulihat di seberangnya ada puncak-puncak kota yang abadi itu? Apakah kauperhatikan negeri yang permai itu, dan semua penghuninya yang penuh sukacita? Jadi ketahuilah, bahwa jika engkau dapat terbang melintasinya, engkau akan melihat ada tertulis pada salah satu dari rumah-rumah yang megah itu, "Disediakan untuk seorang tertentu; dipesan hanya untuk dirinya. Yaitu dia yang akan diangkat untuk tinggal selamanya bersama Allah." Wahai yang bimbang dan malang, lihatlah bagianmu yang indah itu; semua itu milikmu. Jika engkau percaya Tuhan Yesus, jika engkau bertobat dari dosa, jika engkau telah diperbarui dalam hati, engkau adalah salah satu dari umat Tuhan, ada sebuah tempat yang dipesan untukmu, sebuah mahkota yang disediakan bagimu, dan sebuah harpa yang dipersiapkan khusus untukmu. Tidak ada orang lain yang akan memiliki bagianmu, yang telah tersimpan di surga bagimu, dan tidak lama lagi engkau akan memilikinya, sebab tidak akan ada takhta kemuliaan yang kosong saat seluruh kaum pilihan dikumpulkan.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 11, 2019, 08:51:58 AM
Reply #534
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0111

Jumat, 11 Januari 2019

Mereka itu tidak berakar. [Lukas 8:13]

Jiwaku, periksalah dirimu pagi ini dengan cahaya dari teks ini. Engkau sudah menerima firman dengan sukacita; perasaan-perasaanmu sudah tergolak dan engkau begitu terkesan dengannya; tapi, ingatlah, bahwa menerima firman di telinga adalah hal yang cukup berbeda dengan menerima Yesus ke dalam lubuk jiwamu; perasaan yang dangkal sering kali berkaitan dengan kerasnya hati, dan rasa kagum terhadap firman tidak selalu yang terus bertahan. Dalam perumpamaan ini, ada kasus ketika benih itu jatuh pada tanah yang berbatu-batu, yang hanya dilapisi tanah yang tipis; ketika benih itu mulai berakar, pertumbuhannya ke bawah terhalang batu yang keras, sehingga menyebabkan benih itu menghabiskan tenaganya untuk menaikkan tunas hijaunya setinggi mungkin, tanpa memiliki kelembaban di dalamnya yang berasal dari gizi dari akarnya, maka ia pun kering. Apakah ini yang terjadi padaku? Pernahkah aku menunjukkan baiknya diriku dalam daging tanpa memiliki hidup batiniah yang baik pula? Pertumbuhan yang baik adalah bertumbuh ke atas dan ke bawah pada saat yang sama. Apakah aku berakar pada kesetiaan dan kasih yang tulus kepada Yesus? Jika hatiku tetap tidak menjadi lunak dan subur oleh anugerah, benih yang baik itu dapat bertunas sebentar, tapi pada akhirnya pastilah menjadi kering, sebab benih itu tidak dapat berkembang dengan baik di atas hati yang berbatu-batu, tidak gembur, dan tidak disucikan. Hendaklah diriku takut pada kesalehan yang tumbuhnya secepat dan bertahannya hanya sesebentar pohon jarak Yunus [Yunus 4:6-7]; hendaklah diriku menghitung harganya menjadi pengikut Yesus, dan lebih dari segalanya hendaklah diriku merasakan tenaga dari ROH KUDUS-Nya, kemudian baru aku akan memiliki benih yang tinggal tetap dan bertahan di dalam jiwaku. Jika pikiranku tetap keras kepala sesuai keadaan alamiahnya dahulu, terik surya pencobaan akan menghanguskan, dan hatiku yang keras akan memperkuat panas sinarnya itu dan menjatuhkannya pada benih yang tidak terlindung dengan benar, dan kepercayaanku akan segera mati, dan rasa putus asaku akan sungguh berat; karena itu, oh Penabur surgawi, gemburkan aku terlebih dahulu, kemudian sinari aku dengan kebenaran, agar aku dapat menghasilkan bagi-Mu panen yang melimpah.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 12, 2019, 05:24:50 AM
Reply #535
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0112

Sabtu, 12 Januari 2019

Kamu adalah milik Kristus. [1 Korintus 3:23]

"Kamu adalah milik Kristus." Engkau adalah milik-Nya melalui pemberian-Nya, sebab Bapa memberikan engkau kepada Putera; milik-Nya melalui pembelian-Nya dengan darah, sebab Ia telah menghitung harga untuk penebusanmu; milik-Nya melalui dedikasi, sebab engkau sudah berbakti kepada-Nya; milik-Nya melalui relasi, sebab engkau dipanggil menurut nama-Nya, dan dijadikan salah satu saudara-Nya dan penerima warisan bersama-sama Kristus [Roma 8:17]. Bertindaklah secara nyata untuk menunjukkan dunia bahwa engkau pelayan, sahabat, dan mempelai perempuan Yesus. Ketika digoda untuk berbuat dosa, jawablah, "Aku tidak mungkin melakukan kejahatan yang besar ini [Kejadian 39:9], sebab aku milik Kristus." Prinsip-prinsip kekal melarang sahabat Kristus melakukan dosa. Ketika ada kekayaan di hadapanmu yang bisa diperoleh dengan berbuat dosa, katakan bahwa engkau milik Kristus, dan jangan sentuh itu. Apakah engkau berada di ambang kesulitan dan bahaya? Bertahanlah teguh dalam hari yang jahat itu, dengan mengingat bahwa engkau milik Kristus. Apakah engkau ditempatkan di antara orang-orang yang duduk dan menganggur, tidak melakukan apa-apa? Bangkit dan bekerjalah dengan segenap tenagamu; dan ketika keringat meleleh ke alismu dan engkau tergoda untuk bermalas-malasan, serukanlah, "Tidak, aku tidak mungkin berhenti, sebab aku milik Kristus. Jika saja aku tidak dibeli dengan darah, aku mungkin akan seperti Isakhar [Kejadian 30:18], jongkok di antara dua beban; tapi aku milik Kristus, dan tidak boleh bermalas-malasan." Ketika alunan kenikmatan menggodamu keluar dari jalan yang benar, balaslah, "Suara musikmu tidak dapat memikat aku, sebab aku milik Kristus." Ketika engkau diundang untuk mengerjakan pekerjaan Allah, persembahkan milikmu dan dirimu, sebab engkau milik Kristus. Jangan memungkiri pengakuanmu. Senantiasa jadilah seorang yang tingkah lakunya Kristen, tutur katanya seperti Orang Nazaret itu, yang perbuatan dan percakapan-Nya selalu beraroma surga, sehingga semua orang yang melihat engkau tahu bahwa engkau milik Sang Juruselamat, mengenal sifat kasih-Nya dan wajah kudus-Nya dalam dirimu. Dulu, "Aku warganegara Rum!" merupakan alasan untuk berintegritas; tetapi jauh melampaui itu, hendaklah ini dasar kekudusanmu: "Aku milik Kristus!"
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


January 13, 2019, 04:43:47 AM
Reply #536
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0113

Minggu, 13 Januari 2019

Yosafat membuat kapal-kapal Tarsis untuk pergi ke Ofir mengambil emas, tetapi kapal-kapal itu tidak jadi pergi ke sana, sebab kapal-kapal itu pecah di Ezion-Geber. [1 Raja-raja 22:48]

Kapal Salomo telah kembali dengan selamat [1 Raja-raja 9:26], tetapi kapal Yosafat tidak pernah mencapai tanah yang penuh emas. Sang Pemelihara menyejahterakan seorang, dan menggagalkan hasrat seorang yang lain, dalam urusan yang sama di tempat yang sama, namun tetap Sang Penguasa Besar sama baik dan bijaknya baik pada satu masa maupun yang lain. Semoga hari ini kita mendapat anugerah, mengingat ayat ini, untuk memuji Tuhan baik atas kapal yang pecah di Ezion-Geber, maupun atas kapal yang dimuati berkat-berkat yang fana itu; janganlah kita iri terhadap yang lebih sukses, atau mengeluhkan kerugian kita seakan-akan cuma kita yang secara khusus diberikan ujian. Seperti Yosafat, kita dapat menjadi berharga di mata Tuhan, meskipun rencana kita berakhir mengecewakan.

Penyebab yang tersembunyi dari kerugian Yosafat sangat penting untuk dicermati, sebab itulah akar dari kebanyakan penderitaan umat Tuhan; yaitu berserikat dengan sebuah keluarga yang penuh dosa, dan bersekutu dengan para pendosa. Dalam 2 Taw 20:37, kita diberitahu bahwa Tuhan mengirimkan seorang nabi untuk bernubuat, ”Karena engkau bersekutu dengan Ahazia, maka TUHAN akan merobohkan pekerjaanmu.” Ini adalah teguran seorang bapa, yang ternyata menjadi berkat baginya; sebab pada ayat setelah ayat bacaan kita pagi ini, kita melihat Yosafat tidak mau anak buahnya berlayar sekapal dengan anak buah raja yang jahat itu [1 Raja-raja 22:49]. Mohon pada Allah agar pengalaman Yosafat menjadi peringatan bagi umat Tuhan lainnya, agar mereka tidak menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya! [2 Korintus 6:14] Hidup melarat biasanya merupakan nasib orang-orang yang menggabungkan diri, baik dalam perkawinan maupun dalam cara lain menurut pilihan mereka, dengan orang-orang dunia. Mohon agar kita dapat mengasihi Yesus, sehingga kita, seperti Dia, dapat menjadi saleh, tanpa salah, tanpa noda, dan terpisah dari orang-orang berdosa [Ibrani 7:26]; sebab jikalau tidak, dapat dinyana kita akan sering mendengar ucapan, "TUHAN merobohkan pekerjaanmu." [2 Tawarikh 20:37]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




January 14, 2019, 05:20:42 AM
Reply #537
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0114

Senin, 14 Januari 2019

Berkuasa untuk menyelamatkan! [Yesaya 63:1]

Melalui kata “untuk menyelamatkan” kita mengerti keseluruhan karya penyelamatan yang agung itu, mulai dari keinginan kudus yang pertama sampai pada pengudusan yang menyeluruh. Kata-kata ini multum in parvo [1]: sungguh, inilah seluruh kemurahan dalam satu kata. Kristus tidak hanya “berkuasa untuk menyelamatkan” mereka yang bertobat, tapi Dia sanggup membuat manusia bertobat. Dia akan membawa orang-orang percaya ke surga; tapi terlebih lagi, Dia berkuasa memberi manusia hati yang baru dan mengerjakan iman di dalam mereka. Dia berkuasa membuat seorang pembenci kesucian menyukainya, dan mendorong seorang penghina nama-Nya berlutut di hadapan-Nya. Bahkan, ini belum makna seluruhnya, sebab kuasa ilahi juga sama tampak dalam karya setelahnya. Hidup seorang percaya merupakan rangkaian mukjizat yang dikerjakan “Allah yang Mahakuasa”. Semak itu terbakar, namun tidak hangus. Dia berkuasa menjaga umatnya tetap kudus setelah Ia membuat mereka kudus, dan untuk memelihara mereka dalam takut akan Allah dan kasih-Nya sampai Ia menyempurnakan keberadaan rohani mereka di surga. Kristus tidak mungkin berbohong dengan membuat seseorang percaya kemudian membiarkan dia berusaha sendirian; tetapi Dia yang memulai pekerjaan yang baik akan meneruskannya [Filipi 1:6]; Dia yang menanamkan benih kehidupan pertama dalam jiwa yang mati, akan menumbuhkan keberadaan ilahinya, dan menguatkannya hingga ia meledak meluluhlantakkan setiap ikatan dosa, dan kemudian jiwa itu melompat dari dunia, disempurnakan dalam kemuliaan. Hai orang percaya, ada suatu penguatan bagimu: Adakah engkau berdoa demi seorang yang kaukasihi? Oh, jangan putus asa berdoa, sebab Kristus “berkuasa untuk menyelamatkan.” Engkau tidak cukup kuat untuk merebut kembali pemberontak itu, namun Tuhanmu Mahakuasa. Pegang lengan yang berkuasa itu, dan bangkitkan demi segenap kekuatannya. Apakah masalah dirimu sendiri menggelisahkan? Janganlah takut, sebab kuasa-Nya cukup bagimu. Baik memulai dari orang lain, maupun melanjutkan pekerjaan di dalam dirimu, Yesus “berkuasa untuk menyelamatkan;” dan bukti yang terbaik mengenai itu adalah kenyataan bahwa Ia telah menyelamatkan engkau. Sungguh kemurahan yang beribu-ribu saat engkau mengetahui bahwa Dia berkuasa bukan untuk menghancurkan!
____________________
[1] multum in parvo: Much in miniature: banyak di dalam sedikit

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 15, 2019, 05:19:07 AM
Reply #538
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0115

Selasa, 15 Januari 2019

Lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu. [2 Samuel 7:25]

Janji-janji Allah tidak pernah dimaksudkan untuk dibuang seperti kertas sampah; Allah bermaksud agar janji-janji itu dipergunakan. Emas Allah bukanlah seperti uang milik orang kikir, tetapi dicetak justru untuk diperdagangkan. Tiada yang lebih menyenangkan Tuhan kita daripada melihat janji-janji-Nya beredar; Dia rindu melihat anak-anak-Nya membawa janji-janji itu kepada-Nya dan berkata, "Tuhan, lakukanlah seperti yang sudah Engkau janjikan." Kita memuliakan Allah ketika kita memohon pelaksanaan janji-Nya. Apakah kaukira Allah akan menjadi lebih miskin setelah memberikanmu kekayaan yang sudah Dia janjikan? Apakah kau bermimpi bahwa kekudusan-Nya akan berkurang setelah memberikanmu kekudusan? Apakah kaubayangkan bahwa Dia menjadi kurang murni karena mencuci dosa-dosamu? Dia sudah berkata, "Marilah, baiklah kita berperkara! — Firman Tuhan — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba." [Yesaya 1:18] Iman dibangun di atas janji pengampunan, dan iman tidak berlambat-lambat dengan berkata, "Ini adalah sebuah janji yang berharga, apakah pasti benar?" tetapi iman langsung berlari membawa janji itu ke takhta dan memohon, "Tuhan, inilah janji-Mu, 'Lakukanlah seperti yang sudah Engkau janjikan.'" Dan Tuhan kita menjawab, "Jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." [Matius 15:28] Ketika seorang Kristen memegang suatu janji, jika tidak dibawa kepada Allah, ia tidak menghormati Allah; tetapi ketika ia bergegas menuju takhta anugerah dan berseru, "Tuhan, tidak ada alasan untuk mengabulkan permohonanku kecuali ini: 'Engkau sudah mengatakannya;'" maka keinginannya pun akan dikabulkan. Bankir surgawi kita senang mencairkan mata uang-Nya sendiri. Jangan biarkan janji itu berkarat. Hunuslah pedang janji itu keluar dari sarungnya, dan pergunakan kesengitannya secara kudus. Jangan kira Allah bakal kerepotan saat engkau terus-menerus mengingatkan Dia akan janji-janji-Nya. Dia senang mendengar teriakan jiwa-jiwa yang melarat. Kesukaan-Nya adalah meloloskan permohonan-permohonan. Dia lebih siap mendengar kita daripada kita siap memohon kepada-Nya. Matahari tidak bosan bersinar, mata air pun tidak bosan mengalir. Menepati janji-janji-Nya merupakan kodrat Allah; oleh karena itu, sekarang juga pergilah ke takhta dan katakan, "Lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu."
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



January 16, 2019, 05:02:59 AM
Reply #539
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0116

Rabu, 16 Januari 2019

Akulah yang menolong engkau, demikianlah Firman Tuhan. [Yesaya 41:14]

Pagi ini mari kita dengar Tuhan Yesus berbicara kepada setiap kita: ”Akulah yang menolong engkau.” “Bagi-Ku, Allahmu, menolong engkau merupakan hal kecil. Pikir kembali apa yang sudah Kulakukan. Apa! tidak menolong engkau? Bagaimana mungkin, bukankah Aku sudah membeli engkau dengan darah-Ku. Apa! tidak menolong engkau? Aku telah mati bagimu; dan jika Aku telah mengerjakan hal yang lebih besar, bukankah sudah pasti Aku akan mengerjakan hal yang lebih kecil? Menolong engkau! Itu urusan paling kecil yang akan Aku lakukan bagimu; Aku sudah mengerjakan lebih banyak, dan akan melakukan lebih banyak lagi. Sebelum dunia dijadikan Aku telah memilih engkau [Efesus 1:4]. Aku telah membuat perjanjian dengan engkau. Aku meninggalkan kemuliaan-Ku dan menjadi manusia demi engkau; Aku menyerahkan nyawa-Ku bagimu; dan jika Aku sudah mengerjakan semua ini, Aku pasti akan menolong engkau sekarang. Untuk menolong engkau, Aku memberikanmu apa yang telah Kubeli untukmu. Jika saja engkau butuh pertolongan seribu kali lipat, Aku akan memberikannya kepadamu; apa yang kauminta itu sedikit dibanding apa yang siap Kuberikan. Sebegitu banyak kebutuhanmu, tetapi memberikannya kepadamu itu tidak ada apa-apanya bagi-Ku. ‘Menolong engkau?’ Jangan takut! Andaikata di depan pintu lumbung padimu ada seekor semut yang meminta tolong, memberikan segenggam gandum kepadanya tentunya tidak membuatmu kebobolan; padahal engkau hanya seekor serangga mungil di depan pintu segala kelimpahan-Ku. ‘Akulah yang menolong engkau.’”

O jiwaku, tidakkah ini cukup? Engkau membutuhkan kekuatan lebih banyak daripada maha kuasanya Trinitas Yang Esa? Engkau ingin lebih banyak hikmat daripada yang berada di dalam Bapa, lebih banyak kasih daripada yang ditunjukkan Putera, atau lebih banyak kuasa daripada yang terwujud dalam karya ROH KUDUS? Bawa kemari tempayanmu yang kosong! Sumur ini pasti akan mengisi penuh tempayan itu. Bergegas, kumpulkanlah kebutuhanmu, dan bawa semuanya kemari—kehampaanmu, kesengsaramu, keperluanmu. Lihat, sungai Allah ini penuh untuk mengisi persediaanmu; apa lagi yang dapat kau ingini? Pergilah, hai jiwaku, dalam kekuatanmu ini. [Hakim-hakim 6:14] Allah Kekal itulah penolongmu!

        “Janganlah takut, Aku menyertai engkau, oh, janganlah bimbang!
        Aku, Aku adalah Allahmu, dan akan tetap menolongmu.” [1]

____________________
[1] Himne berjudul How Firm A Foundation, Rippon Keen, 1787, teks dari Yesaya 41:10

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)