Author Topic: Devosi GRII  (Read 39172 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 18, 2019, 06:01:49 AM
Reply #660
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0518

Sabtu, 18 Mei 2019

Dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. [Kolose 2:9-10]

Semua sifat Kristus, sebagai Allah dan manusia, telah tersedia untuk kita. Seluruh kepenuhan ke-Allahan, apapun yang tercakup dalam istilah yang hebat ini, tersedia untuk melengkapi kita. Dia tidak bisa memberkahi kita dengan sifat Ilahi, tetapi Dia telah melakukan segala yang bisa dilakukan, karena Dia telah memberikan kekuatan ilahi dan ke-Allahan untuk melayani keselamatan kita. Sifat-Nya yang Mahakuasa, Mahatahu, Mahahadir, tak pernah berubah dan tak pernah gagal, semuanya bergabung demi pembelaan kita. Bangkitlah, orang percaya, dan lihatlah Tuhan Yesus memasang keseluruhan ke-Allahan-Nya yang ilahi pada kereta keselamatan! Betapa besar anugerah-Nya, betapa teguh kesetiaan-Nya, betapa tetap teguh Dia tidak pernah berubah, betapa tak terbatas kekuatan-Nya, betapa tak terbatas pengetahuan-Nya! Semuanya ini dibuat-Nya menjadi pilar bait keselamatan; dan segalanya, tanpa mengurangi jumlahnya yang tidak terhingga, telah dijanjikan kepada kita sebagai warisan kita yang kekal. Setiap tetes dari kasih Juruselamat kita yang tak terselami adalah milik kita; setiap otot dalam lengan kekuatan, setiap batu perhiasan di mahkota kemuliaan, besarnya pengetahuan ilahi, dan tegasnya keadilan ilahi, semua adalah milik kita, dan akan dipergunakan untuk kita. Keseluruhan Kristus, dalam pribadi-Nya yang terkasih sebagai Putera Allah, semuanya Dia berikan untuk kita nikmati. Kebijaksanaan-Nya adalah arah kita, pengetahuan-Nya petunjuk kita, kekuatan-Nya perlindungan kita, keadilan-Nya kepastian kita, kasih-Nya penghiburan kita, pengampunan-Nya pelipuran kita, dan bahwa Dia tidak pernah berubah, adalah jaminan kita. Dia tidak menimbun, tetapi membuka kedalaman Gunung Allah dan memerintahkan kita untuk menggali dan mencari harta terpendam di dalamnya. "Semua, semua, semuanya adalah milikmu," kata-Nya, "berpuaslah engkau dengan berkat dan penuhnya kebaikan Allah." Oh! betapa manisnya melihat Yesus, dan memanggil-Nya dengan penuh keyakinan bahwa saat kita mencari pertolongan kasih dan kekuatan-Nya, kita hanyalah meminta apa yang telah dengan setia dijanjikan-Nya bagi kita.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





May 19, 2019, 02:25:30 PM
Reply #661
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0519

Minggu, 19 Mei 2019

Aku melihat budak-budak menunggang kuda dan pembesar-pembesar berjalan kaki seperti budak-budak. [Pengkhotbah 10:7]

Pelunjak biasanya merampas kedudukan tertinggi, sedangkan mereka yang betul-betul agung berlalu di luar mata orang. Inilah teka-teki pemeliharaan, yang jawabannya suatu hari akan menyenangkan hati orang benar; tetapi hal ini umum terjadi, sehingga kita tidak boleh menggerutu bila hal demikian menimpa kita. Ketika Tuhan kita berjalan di atas bumi, meskipun Dia adalah Raja di atas segala raja di bumi, Ia berjalan melewati tapak jerih lelah dan pelayanan sebagai Pelayan segala pelayan, apa herannya jika para pengikut-Nya, yang hanyalah penguasa dalam daging, juga dipandang hina sebagai orang-orang rendahan dan menjijikkan? Dunia ini terjungkir balik, karena itulah yang terdahulu menjadi terakhir dan yang terakhir menjadi terdahulu. Lihatlah bagaimana anak-anak Iblis merajalela di dunia! Betapa sombongnya mereka! Lihatlah mereka mengangkat tinggi terompet mereka! Haman di hadapan raja, sedangkan Mordekhai duduk di gerbang; Daud mengembara di pegunungan sedangkan Saul berkuasa atas negaranya; Elia mengeluh dalam gua sedangkan Izebel berkoar di istana; tetapi siapakah yang ingin bertukar posisi dengan para pemberontak angkuh ini? dan di sisi lain, siapa yang tidak iri akan orang suci yang dilecehkan? Ketika roda berputar, mereka yang di paling bawah akan naik, dan yang paling tinggi turun. Sabarlah, hai orang percaya, kekekalan akan membenarkan segala kesalahan dalam waktu.

Janganlah kita jatuh ke dalam kesalahan dalam hal membiarkan nafsu dan keinginan daging kita mengendarai kendaraan dalam kemenangan, sedangkan tindakan kita yang lebih terhormat berjalan kaki dalam debu. Kasih karunia harus berkuasa layaknya raja, dan menjadikan tubuh alat-alat kebenaran. ROH KUDUS suka dengan keteraturan, dan demikianlah Dia mengatur kekuatan dan organ-organ berdasarkan posisinya dan tempatnya masing-masing, memberikan ruangan yang paling terhormat untuk organ-organ rohani yang menghubungkan kita dengan Sang Raja Agung; janganlah kita mengganggu pengaturan ilahi itu, tetapi mintalah anugerah supaya kita bisa mengatasi dan menundukkan daging kita. Kita tidak diciptabarukan untuk membiarkan nafsu mengendalikan kita, tetapi supaya kita, sebagai raja, bisa memerintah dalam Kristus Yesus ketiga kerajaan: jiwa, roh, dan tubuh, untuk kemuliaan Allah Bapa.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 20, 2019, 07:10:09 AM
Reply #662
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0520

Senin, 20 Mei 2019

Kasih setia-Mu yang ajaib. [Mazmur 17:7]

Ketika kita memberikan amal dengan sepenuh hati, kita memberikan dengan benar, tetapi kita harus mengakui bahwa kita sering kali gagal dalam hal ini. Tidak demikian Tuan dan Tuhan kita. Kemurahan-Nya selalu diberikan dengan kasih dari hati-Nya. Dia tidak mengirimkan daging dingin dan remahan dari meja makan-Nya yang mewah, tetapi Dia mencelupkan bagian kita ke dalam piring-Nya, dan membumbui bekal kita dengan bumbu-bumbu wangi kasih sayang-Nya. Dia menaruh keping emas anugerah-Nya ke dalam tangan kita dengan disertai tekanan yang hangat, cara-Nya memberi sama berharganya dengan pemberian-Nya itu sendiri. Dia akan datang ke rumah kita selagi dalam perjalanan kebaikan-Nya, dan Dia tidak akan bertindak seperti yang pengunjung yang dingin dan angkuh lakukan di dalam pondok orang miskin, tetapi Dia duduk di samping kita, tidak menghina kemiskinan kita, tidak menyalahkan kelemahan kita. Saudara yang terkasih, lihatlah senyum-Nya saat Dia berbicara! Kalimat emas keluar dari bibir-Nya yang penuh kasih! Pelukan penuh kasih sayang diberikan-Nya kepada kita! Walaupun Dia hanya memberi kita sekeping tembaga, caranya Dia memberikan menyepuh keping itu dengan emas; tetapi kenyataannya adalah amal-Nya yang mahal datang dalam keranjang emas, diantarkan oleh kereta kencana. Tidak mungkin meragukan ketulusan kebaikan-Nya, karena dalam setiap pemberiannya tertera jantung yang mengalirkan darah. Ia memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit [Yakobus 1:5]. Sedikit pun tidak ada tanda bahwa kita merepotkan Dia; tidak ada sedikit pun tatapan dingin kepada pensiunan miskin; justru Dia bersukacita dalam rahmat-Nya, dan mendekap kita selagi mencurahkan nyawa-Nya untuk kita. Ada keharuman dalam bunga narwastu-Nya yang hanya mungkin datang dari hati-Nya; ada rasa manis di dalam madu-Nya yang tidak mungkin ada kecuali intisari kasih sayang jiwa-Nya dicampurkan ke dalamnya. Oh! betapa langka persekutuan yang berasal dari kesungguhan hati yang luar biasa itu! Semoga kita terus-menerus merasakan dan mengetahui bahagianya!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


May 21, 2019, 05:44:47 AM
Reply #663
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0521

Selasa, 21 Mei 2019

Jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. [1 Petrus 2:3]

Jika:—berarti, ini bukanlah sesuatu yang bisa diterima begitu saja, karena hal ini menyangkut setiap manusia. "Jika:"—berarti ada kemungkinan dan peluang bahwa ada yang belum pernah mengecap kebaikan Tuhan. "Jika:"—berarti ini bukanlah anugerah umum melainkan anugerah khusus; dan pentinglah bagi kita untuk mempertanyakan apakah kita bisa mengetahui anugerah Allah melalui pengalaman dalam diri sendiri. Tidak ada berkat rohani yang tidak berkaitan dengan penyelidikan hati.

Tetapi meskipun hal ini seharusnya merupakan urusan pencarian yang tulus dan penuh doa, tidak seorangpun boleh puas selama masih ada "jika" dalam menjawab apakah dia sudah pernah mengecap kebaikan Tuhan. Kecemburuan dan ketidakpercayaan akan diri sendiri yang kudus, bisa menimbulkan pertanyaan ini bahkan di dalam hati orang percaya, tetapi keraguan yang terus-menerus tentu saja merupakan kejahatan. Kita tidak boleh puas sebelum bergulat dengan sengit demi memegang erat-erat Sang Juruselamat dengan lengan iman, dan berkata, "Aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku." [2 Timotius 1:12] Jangan berhenti, hai orang percaya, sampai engkau telah yakin sepenuhnya bahwa engkau mendapat bagian dalam Yesus. Jangan ada hal apapun yang membuatmu puas sebelum engkau, melalui kesaksian ROH KUDUS yang tanpa cela yang bersaksi bersama-sama dengan roh kita [Roma 8:18], diyakinkan bahwa engkau adalah anak Allah. O, jangan menganggapnya remeh; janganlah biarkan "mungkin" dan "seandainya" dan "jika" dan "bisa jadi" memuaskan jiwamu. Bangunlah di atas kebenaran yang kekal, dan dengan sungguh-sungguh bangunlah di atasnya. Dapatkanlah kasih setia yang teguh yang TUHAN janjikan kepada Daud [Yesaya 55:3], dan dapatkanlah dengan pasti. Biarlah jangkarmu dilemparkan melalui tabir, dan pastikanlah jiwamu terhubungkan ke jangkar itu dengan tali yang tidak mungkin putus. Majulah melampaui semua "jika" yang kusam itu; jangan lagi tinggal di belantara keraguan dan ketakutan; seberangilah sungai Yordan ketidakpercayaan, dan masuklah ke dalam Kanaan kedamaian, di mana bangsa Kanaan masih berada, tetapi juga di mana susu dan madu tidak berhenti mengalir.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 22, 2019, 05:52:53 AM
Reply #664
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0522

Rabu, 22 Mei 2019

Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus. [Mazmur 107:7]

Mengalami banyak perubahan sering membuat orang percaya yang khawatir bertanya, "Kenapa ini terjadi padaku?" Aku mencari terang, dan lihatlah, kegelapan yang datang; mencari kedamaian, tapi lihatlah, masalah. Aku berkata dalam hatiku, gunungku berdiri kokoh; aku tidak akan pernah goyah. Tuhan, Engkau menyembunyikan wajah-Mu, dan akupun gundah. [Mazmur 88:15] Baru saja kemarin aku bisa membaca dengan jelas gelarku; hari ini reduplah bukti-buktiku, dan kelabulah harapanku. Kemarin, aku bisa mendaki ke puncak gunung Pisga dan melihat pemandangan dari atas sana, dan bersukacita dengan penuh keyakinan akan warisanku yang akan datang; hari ini, rohku tidak mempunyai harapan, tetapi banyak ketakutan; tidak ada sukacita, tetapi banyak kesusahan. Apakah ini bagian dari rencana Allah bagiku? Apakah mungkin ini cara Allah membawaku ke surga? Ya, memang demikian. Mundurnya imanmu, gelapnya pikiranmu, pudarnya harapanmu, semuanya ini adalah bagian dari cara Allah mematangkan engkau demi warisan agung yang sebentar lagi akan kaumasuki. Pengujian ini bertujuan untuk menilai dan menguatkan imanmu—yaitu ombak yang mendorong engkau lebih dekat ke batu karang—angin yang meniup engkau lebih dekat ke pelabuhan kesukaan. Menurut perkataan Daud, bisa dikatakan mengenai engkau, "dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka." [Mazmur 107:30] Melalui penghormatan dan pencelaan, kabar buruk dan kabar baik, kelimpahan dan kemiskinan, sukacita dan dukacita, penganiayaan dan kedamaian, melalui semua hal inilah kehidupan di jiwamu dipelihara, dan melalui setiap inilah engkau dituntun melalui jalanmu. Janganlah berpikir, hai orang percaya, bahwa kesengsaraanmu terjadi di luar rencana Allah; justru itu adalah bagian yang harus ada. "Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara." [Kisah Para Rasul 14:22] Maka belajarlah, untuk "menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan." [Yakobus 1:2]

        "O, biarlah jiwaku berhenti gemetar,
        Dan menanti kehendak-Mu yang bijak, dan suci!
        Aku tidak bisa, ya Tuhan, melihat tujuan-Mu,
        Tetapi segalanya baik karena Engkau yang menguasai segalanya."

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 23, 2019, 05:48:00 AM
Reply #665
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0523

Kamis, 23 Mei 2019

TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! [Mazmur 138:8]

Teramat jelaslah bahwa keyakinan yang diungkapkan sang pemazmur adalah keyakinan ilahi. Dia tidak berkata, "Aku punya cukup anugerah untuk menyelesaikannya bagiku—imanku begitu kokoh sehingga tak mungkin goyah—kasihku begitu hangat tidak mungkin menjadi dingin—tekadku sangat teguh tidak ada yang dapat mengubahnya"; tidak, dia bergantung hanya kepada TUHAN. Jika kita berpuas diri dengan keyakinan yang tidak berdasar pada Batu Zaman, keyakinan kita lebih buruk daripada mimpi, ia akan jatuh menimpa kita, dan puing-puingnya menimbun kita, sehingga kita penuh ratap dan galau. Semua rajutan alam akan diurai oleh waktu, sehingga mereka yang mengenakannya akan selamanya galau. Sang pemazmur berhikmat, dia bersandar hanya kepada pekerjaan TUHAN. Tuhanlah yang telah memulai pekerjaan baik dalam kita [Filipi 1:6]; Dialah yang telah melanjutkannya; dan jika bukan Dia yang menyelesaikannya, pekerjaan itu tidak akan pernah selesai. Jika ada satu saja rajutan di jubah kebenaran surgawi yang harus kita jahit sendiri, maka binasalah kita; tetapi inilah keyakinan kita, bahwa Allah yang memulai akan menyelesaikan. Dia telah mengerjakan segalanya, harus mengerjakan segalanya, dan akan mengerjakan segalanya. Keyakinan kita bukanlah dalam apa yang telah kita lakukan, bukan pula dalam apa yang kita tekadkan, tetapi sepenuhnya dalam apa yang akan Tuhan lakukan. Ketidakpercayaan berkata—"Engkau tidak akan pernah bisa bertahan. Lihatlah kejahatan hatimu, engkau tidak akan pernah menaklukkan dosa; ingatlah kenikmatan berdosa dan pencobaan dunia yang menyerangmu, engkau pastilah akan terpikat dan disesatkan olehnya." Ah! ya, kita memang akan binasa jika kita hanya berbekal kekuatan kita sendiri. Jika kita harus mengemudikan kapal kita yang rapuh melewati laut yang begitu ganas itu sendirian, sekalian saja kita putus asa dan menyerah; tetapi syukur kepada Allah, Dia akan menyelesaikannya bagi kita, dan membawa kita ke dalam pelabuhan kesukaan kita. [Mazmur 107:30] Kita tidak mungkin bersalah saat kita percaya Dia sepenuhnya, dan tidak akan pernah kita harus khawatir saat kita sedemikian mempercayai-Nya.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 24, 2019, 05:59:46 AM
Reply #666
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0524

Jumat, 24 Mei 2019

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku. [Mazmur 66:20]

Ketika kita mengingat kembali watak doa kita, jika kita jujur, kita akan heran betapa Allah telah menjawab semuanya. Mungkin ada orang yang merasa doanya layak diterima—seperti kaum Farisi; tetapi orang Kristen sejati, saat mengingat kembali dalam pandangan yang cerah, meratapi doa-doanya, dan jika saja dia bisa menapaki ke belakang, dia akan ingin berdoa lebih sungguh-sungguh. Ingatlah, hai orang Kristen, betapa dingin doa-doamu. Dalam ruang doamu engkau seharusnya bergulat seperti Yakub; tetapi permohonanmu terlalu lemah dan sedikit—jauh berbeda dari iman yang rendah hati, percaya, dan bertekun, yang berseru, "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." [Kejadian 32:26] Tetapi, sungguh ajaib, Allah telah mendengar doa-doamu yang dingin itu, dan bukan hanya telah mendengar, Dia telah menjawab. Renungkanlah juga, betapa jarangnya doamu, kecuali engkau sedang dalam masalah, baru pada saat itu engkau menghampiri tutup tabut perjanjian: tetapi ketika engkau dibebaskan, ke manakah perginya permohonanmu yang tidak henti-hentinya itu? Namun, sekalipun engkau telah berhenti berdoa sedemikian, Allah tidak berhenti memberkati. Ketika engkau mengabaikan tutup tabut perjanjian, Allah tidak meninggalkannya, tetapi terang cahaya keberadaan Allah selalu terlihat di antara sayap-sayap kerubim. Oh! betapa menakjubkan bahwa Tuhan masih mengindahkan kita yang minta kepada-Nya kadang-kadang saja seiring datang dan perginya kebutuhan kita. Allah apakah Dia, yang bersedia mendengarkan doa mereka yang hanya datang ketika punya kebutuhan mendesak, tetapi meninggalkan-Nya ketika mereka telah menerima berkat; yang mendatangi Dia ketika terpaksa, tetapi yang hampir lupa memanggil Dia saat berkat melimpah dan dukacita sedikit. Biarlah keanggunan kebaikan-Nya dalam mendengarkan doa-doa semacam itu menyentuh hati kita, supaya kita mulai sekarang "berdoa dan memohon setiap waktu di dalam Roh." [Efesus 6:18]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


May 25, 2019, 06:42:21 AM
Reply #667
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0525

Sabtu, 25 Mei 2019

Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN. [Mazmur 38:21]

Sering kali kita berdoa agar Allah tidak meninggalkan kita pada saat-saat ujian dan pencobaan, tetapi sering kali kita lupa bahwa kita harus menggunakan doa ini setiap saat. Tidak ada saat dalam hidup kita, sesuci apapun, yang di dalamnya kita bisa hidup tanpa topangan-Nya yang konstan. Di dalam terang atau di dalam gelap, di dalam persekutuan atau di dalam cobaan, kita sama-sama perlu doa ini, “Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN.” “Sokonglah aku, supaya aku selamat.” [Mazmur 119:117]. Seorang anak kecil, ketika belajar berjalan, selalu perlu bantuan perawat. Kapal yang ditinggalkan pengemudi langsung bergerak melenceng. Kita tidak bisa hidup tanpa topangan yang terus-menerus dari atas; maka jadikanlah ini doamu hari ini: “Jangan tinggalkan aku. Bapa, jangan tinggalkan anak-Mu, supaya ia tidak jatuh ke dalam tangan musuh. Gembala, jangan tinggalkan domba-Mu, supaya ia tidak keluar dari amannya kandang-Mu. Petani Agung, jangan tinggalkan tanaman-Mu, supaya ia tidak mati dan layu. ‘Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN,’ sekarang; dan jangan tinggalkan aku dalam setiap saat di hidupku. Jangan tinggalkan aku di dalam sukacitaku, supaya jangan hatiku diserap olehnya. Jangan tinggalkan aku dalam saat duka, supaya aku tidak bersungut-sungut kepada-Mu. Jangan tinggalkan aku pada hari aku bertobat, supaya aku tidak kehilangan pengharapan akan pengampunan, dan jatuh ke dalam keputusasaan; dan jangan tinggalkan aku pada hari aku memiliki iman yang paling kuat, supaya iman tidak merosot menjadi sok tahu. Jangan tinggalkan aku, karena tanpa-Mu aku lemah, tetapi bersama-Mu aku kuat. Jangan tinggalkan aku, karena jalanku berbahaya, dan penuh jerat, dan aku tidak dapat jalan tanpa petunjuk-Mu. Induk ayam tidak meninggalkan anak-anaknya; terlebih lagi tutupilah aku dengan bulu-Mu, dan izinkanlah aku tinggal di bawah sayap-Mu sebagai perlindunganku. 'Janganlah jauh dari padaku, ya TUHAN, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.' [Mazmur 22:11] 'Janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!' [Mazmur 27:9]

        “O di dalam diri kami yang dibersihkan,
        Mohon Roh Abadi-Mu tinggal selalu;
        Dan jadikan jiwa kami yang tersembunyi
        Bait yang murni dan layak bagi-Mu.”

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 26, 2019, 02:33:49 PM
Reply #668
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0526

Minggu, 26 Mei 2019

Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau. [Mazmur 55:22]

Kekuatiran, meskipun terhadap hal-hal yang sah, jika berlebihan, mempunyai sifat dosa di dalamnya. Pedoman untuk mencegah kekuatiran berlebihan sudah ditanamkan oleh Juruselamat kita, lagi dan lagi; diulangi lagi oleh para rasul; dan ini adalah satu hal yang tidak dapat kita abaikan tanpa melakukan pelanggaran: sebab esensi utama dari kekuatiran adalah menganggap diri kita lebih bijaksana dibandingkan Allah, dan memaksakan diri kita berada di posisi Allah untuk melakukan bagi Dia apa yang telah Dia sanggupi untuk melakukannya bagi kita. Kita mencoba berpikir Dia lupa akan apa yang kita sukai; kita berjerih lelah memikul beban berat kita, seakan-akan Dia tidak dapat atau tidak mau memikulnya untuk kita. Nah, tidak patuh pada pedoman-Nya yang lugas, tidak percaya pada Firman-Nya, sok tahu dalam mengambil alih tanggung jawab-Nya, semua ini merupakan dosa. Dan lebih dari itu, kekuatiran sering memimpin kepada perbuatan dosa. Dia yang tidak dapat dengan tenang menyerahkan urusan-urusannya ke tangan Allah, dan membawa bebannya sendiri, sangat mungkin tergoda menggunakan cara-cara yang salah untuk menolong dirinya sendiri. Dosa ini membuat kita tidak menganggap Allah penasihat kita, dan beralih kepada hikmat manusia. Ini berarti pergi ke “kolam yang bocor” bukan ke “sumber air;” [Yeremia 2:13] yaitu dosa yang dilakukan Israel zaman dulu. Kekuatiran menyebabkan kita meragukan kasih setia Allah, dan menyebabkan cinta kita kepada-Nya menjadi dingin; kita curiga, sehingga mendukakan Roh Allah, sehingga doa kita menjadi renggang, teladan kita rusak, dan hidup kita mementingkan diri. Jadi kurangnya keyakinan pada Allah menuntun kita menjauh dari-Nya; tetapi jika melalui iman yang sederhana akan janji-Nya, kita menyerahkan kepada-Nya setiap beban kita setiap kali ia datang, dan “tidak kuatir tentang apa pun juga“ [Filipi 4:6] karena Dia menyanggupi untuk merawat kita, hal itu menjadikan kita lebih dekat kepada-Nya, dan menguatkan kita di dalam banyak pencobaan. “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya." [Yesaya 26:3]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 27, 2019, 06:18:32 AM
Reply #669
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28449
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0527

Senin, 27 Mei 2019

Demikianlah Mefiboset diam di Yerusalem, sebab ia tetap makan sehidangan dengan raja; adapun kedua kakinya timpang. [2 Samuel 9:13]

Mefiboset tidak memberikan keindahan yang agung pada meja raja, namun dia memiliki tempat yang turun-menurun di kerajaan Daud, karena di raut mukanya, raja bisa melihat Yonatan yang dikasihinya. Seperti Mefiboset, kita mungkin berseru kepada Raja Kemuliaan, "Apakah hambamu ini, sehingga Engkau menghiraukan anjing mati seperti aku?" [2 Samuel 9:8] akan tetapi Tuhan menjamu kita dengan persekutuan yang terakrab dengan-Nya, karena Dia melihat dalam penampilan kita Yesus yang sangat dikasihi-Nya. Umat Tuhan dikasihi oleh sebab Yesus. Begitu besar kasih Bapa kepada Anak tunggalnya, sehingga demi Anak-Nya Ia mengangkat saudara-saudara Anak-Nya dari kemiskinan dan pembuangan ke persahabatan sejati, jabatan yang mulia, dan perbekalan rajani. Kecacatan tidak menyebabkan mereka kehilangan hak-hak istimewa mereka. Orang lumpuh itu seorang pewaris sama seperti kalau ia dapat berlari seperti Asael. Meskipun kekuatan kita mungkin melemah, hak kita tidak. Meja raja adalah tempat persembunyian yang mulia bagi laki yang lumpuh, dan pada pesta injil kita belajar bermegah atas kelemahan, karena kuasa Kristus berada di atas kita. Namun cacat yang serius dapat merusak pribadi orang-orang kudus tercinta. Mefiboset berpesta bersama Daud, tetapi karena kedua kakinya begitu cacat, ia tidak dapat ikut bersama raja ketika raja melarikan diri dari kota, karena itu ia dirugikan dan dilukai hambanya Ziba. Orang-orang kudus yang memiliki iman yang lemah, dan pengetahuan yang sempit, adalah orang-orang yang rugi besar; mereka terbuka terhadap banyak musuh, dan tidak dapat mengikuti ke mana rajanya pergi. Penyakit ini sering kali muncul dari kejatuhan. Perawatan yang kurang baik di dalam kerohanian dini sering kali menyebabkan petobat jatuh ke dalam keputusasaan yang darinya mereka tidak dapat pulih, dan dosa pada kasus-kasus yang lain menyebabkan tulang-tulang yang patah. Tuhan, tolonglah orang lumpuh agar melompat seperti rusa [Yesaya 35:6], dan puaskanlah seluruh umat-Mu dengan hidangan dari meja-Mu!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)