Author Topic: Devosi GRII  (Read 23889 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 28, 2019, 06:58:08 AM
Reply #670
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0528

Selasa, 28 Mei 2019

Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. [Roma 8:30]

Inilah kebenaran yang berharga bagi engkau, orang percaya. Engkau mungkin miskin, atau berada dalam penderitaan, atau ketidakpastian, tapi bersemangatlah, tinjau lagi “panggilan”-mu dan kemuliaan apa yang mengalir dari itu, dan terutama hasil penuh berkat yang dikatakan di sini. Seyakinnya bahwa engkau adalah anak Allah hari ini, seyakin pula semua cobaanmu akan segera berakhir, dan engkau akan kaya dengan kebahagiaan. Tunggulah sebentar, dan semua yang lelah akan mengenakan mahkota kemuliaan, dan tangan yang peluh bekerja itu akan menggenggam daun palem kemenangan. Jangan meratapi masalahmu, namun bersukacitalah karena tak berapa lama lagi engkau akan berada di tempat di mana “tidak ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu [Wahyu 21:4].” Kereta berapi ada di depan pintumu, dan sebentar saja akan sanggup membawa engkau pada kemuliaan. Lagu abadi hampir ada pada bibirmu. Pintu gerbang surga berdiri terbuka untukmu. Jangan berpikir bahwa engkau bisa gagal masuk ke dalam perhentian. Jika Ia telah memanggil engkau, tidak ada yang bisa memisahkan engkau dari kasih-Nya. Kesulitan tidak dapat memutuskan ikatan; api penganiayaan tak mampu membakar hubungan itu; martil neraka tidak dapat memutuskan rantai. Engkau aman; suara yang memanggil engkau pada permulaan, akan kembali memanggil engkau dari bumi ke surga, dari kematian yang gelap kepada keagungan abadi yang tak terkatakan. Yakinlah, jantung-Nya yang telah membenarkan engkau berdetak dengan kasih yang tak terbatas bagimu. Engkau segera dimuliakan, itulah bagianmu; engkau menunggu di sini hanya supaya engkau dilayakkan untuk bagian itu, dan setelah itu, sayap malaikat akan menghembus engkau jauh, ke gunung damai, dan sukacita, dan berkat, di mana,

        “Jauh dari dunia duka dan dosa,
        Bersama Allah kekal mendekam,”
        engkau akan beristirahat selama-lamanya.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 29, 2019, 06:24:33 AM
Reply #671
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0529

Rabu, 29 Mei 2019

Engkau membenci kefasikan. [Mazmur 45:7]

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa.” [Efesus 4:26] Hampir-hampir tidak ada kebaikan pada seorang manusia jika dia tidak marah terhadap dosa; dia yang mencintai kebenaran harus membenci segala hal yang salah. Ingat bagaimana Tuhan Yesus kita sangat membenci itu ketika cobaan datang! Tiga kali cobaan itu datang kepada-Nya dalam bentuk-bentuk yang berbeda, tetapi selalu ditanggapi-Nya dengan “Enyahlah, Iblis.” [Matius 4:10] Ia juga membencinya di dalam orang lain; tetap dengan sungguh-sungguh karena Ia menunjukkan kebencian-Nya lebih sering dengan air mata belas kasihan daripada kemarahan; tetapi perkataan apa lagi yang bisa lebih tegas, lebih seperti Elia, daripada perkataan, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.” [Matius 23:14] Ia membenci kejahatan sebegitunya sampai Ia rela terluka demi melukai kejahatan sampai ke jantungnya; Ia mati supaya kejahatan mati; Ia dikubur supaya Ia mengubur kejahatan di kubur-Nya; dan Ia bangkit supaya Ia selamanya menginjak kejahatan di bawah kaki-Nya. Kristus ada di dalam Injil, dan Injil itu bertentangan dengan kejahatan dalam segala bentuk. Kejahatan menghias dirinya dengan jubah yang cantik, dan meniru perkataan yang suci; tetapi ajaran Yesus, seperti cambuk dari tali-Nya yang terkenal [Yohanes 2:15], mengusir kejahatan dari tempat ibadah, dan tidak akan mentolerir itu di Gereja. Begitu pula, di dalam hati seseorang di mana Yesus bertakhta, ada peperangan besar antara Yesus dan Belial! Dan ketika Penebus kita datang sebagai Hakim kita, perkataan yang begitu menggelegar, “Enyahlah, hai kamu orang-orang terkutuk” [Matius 25:41] yang adalah kelanjutan dari ajaran hidup-Nya mengenai dosa, akan menyatakan kebencian-Nya terhadap dosa. Sehangat kasih-Nya terhadap orang berdosa, sepanas kebencian-Nya terhadap dosa; sesempurna kebenaran-Nya, kehancuran untuk semua bentuk kejahatan akan benar-benar tuntas. Oh engkau sang juara pembawa kebenaran yang mulia, dan penghancur kesalahan, untuk alasan ini Allah, Allahmu telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu. [Ibrani 1:9]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




May 30, 2019, 05:15:22 AM
Reply #672
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0530

Kamis, 30 Mei 2019

Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur. [Kidung Agung 2:15]

Duri yang kecil bisa menyebabkan penderitaan yang sangat. Awan yang kecil bisa menutupi matahari. Rubah-rubah kecil merusak kebun-kebun anggur; dan dosa-dosa kecil merusak hati yang lembut. Dosa-dosa kecil ini bersembunyi di dalam jiwa, dan memenuhinya dengan hal-hal yang dibenci Kristus, sehingga Ia tidak lagi mengadakan persekutuan dan hubungan yang nyaman dengan kita. Dosa besar tidak bisa menghancurkan seorang Kristen, tetapi dosa kecil bisa membuatnya menyedihkan. Yesus tidak akan berjalan bersama umat-Nya kecuali mereka membuang semua dosa yang mereka tahu. Ia berkata, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” [Yohanes 15:10] Beberapa orang Kristen sangat jarang menikmati kehadiran Juruselamat mereka. Bagaimana bisa begini? Tentunya adalah sebuah penderitaan bagi seorang anak kecil untuk terpisah dari ayahnya. Apakah engkau anak Allah, namun puas tanpa melihat wajah Bapa-mu? Apa! engkau mempelai Kristus, namun merasa puas tanpa kehadiran-Nya! Tentunya engkau sudah jatuh di kondisi yang menyedihkan, karena mempelai Kristus yang murni akan menangis bagaikan seekor merpati tanpa pasangannya, ketika pasangannya telah pergi. Maka bertanyalah, apa yang sudah menjauhkan Kristus dari engkau? Ia menyembunyikan wajah-Nya di belakang tembok dosa-dosamu. Tembok itu mungkin dibangun dari kerikil-kerikil kecil, semudah dari batu-batu besar. Laut terbuat dari tetesan-tetesan air; bebatuan terbuat dari butir-butir: dan laut yang memisahkan engkau dari Kristus mungkin diisi oleh dosa-dosa kecilmu; dan batu yang sudah meluluhlantakkan perahumu, mungkin terbentuk dari pekerjaan serangga-serangga kecil yang adalah dosa-dosa kecilmu. Kalau engkau mau hidup dengan Kristus, berjalan dengan Kristus, melihat Kristus, dan memiliki persekutuan dengan Kristus, belajarlah dari “rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga.” Yesus mengundang engkau untuk pergi bersama-Nya dan menghabisi rubah-rubah itu. Ia tentu akan, seperti Samson, mengambil rubah-rubah tersebut dengan satu tangkapan dan dengan mudahnya. Pergilah bersama-Nya berburu.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



May 31, 2019, 05:40:45 AM
Reply #673
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0531

Jumat, 31 Mei 2019

Raja menyeberangi sungai Kidron. [2 Samuel 15:23]

Daud melewati sungai yang suram tersebut ketika melarikan diri beserta rombongannya yang berkabung oleh karena puteranya yang berkhianat. Seorang yang berkenan di hati Allah [1 Samuel 13:14] tidak terbebas dari masalah, malahan, hidupnya penuh dengan masalah. Dia adalah yang Diurapi Tuhan, sekaligus yang menderita bagi Tuhan. Lalu mengapa kita berharap dapat lari dari kesulitan? Di gerbang kesedihan, manusia-manusia yang luhur pernah menunggu dengan abu di kepala mereka; lalu mengapa kita mengeluh seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kita? [1 Petrus 4:12]

Raja di atas segala raja pun tidak diistimewakan dengan jalan yang lebih gembira ataupun rajani. Ia melalui selokan Kidron yang jorok, yang melaluinya kotoran pembuangan dari Yerusalem mengalir. Allah memiliki seorang Putera yang bersih dari dosa, tetapi tidak memiliki satu anak pun yang bebas dari tongkat. Adalah kebahagiaan besar untuk percaya bahwa Yesus sudah pernah dicobai dalam segala hal seperti kita juga dicobai. Apakah “Kidron” kita pagi ini? Teman yang tidak beriman, suatu kehilangan yang menyedihkan, celaan dan fitnah, atau firasat yang buruk? Sang Raja telah melalui semuanya itu. Apakah itu kesakitan tubuh, kemiskinan, penganiayaan, atau penghinaan? Setiap “Kidron” itu sudah pernah dilalui Raja kita sebelum kita. “Dalam semua kesesakan kita Ia menderita.” [Yesaya 63:9] Pemikiran kalau ujian kita adalah hal yang aneh haruslah dibuang selamanya, karena Ia yang adalah Kepala dari semua orang kudus mengerti melalui pengalaman-Nya sendiri, penderitaan yang menurut kita sangat aneh. Semua penduduk Sion, yang Kepala dan Pemimpinnya adalah Pangeran Imanuel, haruslah terbebas dari Rombongan Orang-orang yang Berkabung.

Walaupun Daud mengalami penghinaan, dia tetap kembali ke kotanya dalam kemenangan, dan Tuhannya Daud bangkit penuh dengan kejayaan dari kubur; marilah kita kuatkan dan teguhkan hati [Mazmur 31:24], karena kita juga akan menang suatu hari. Kita akan mengambil air dengan bergembira dari sumur keselamatan, walaupun untuk sekarang ini kita harus melalui sungai dosa dan duka yang berbahaya. Beranilah, hai tentara Salib, Sang Raja sendiri telah menang setelah melalui Kidron, demikian juga engkau.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






June 01, 2019, 05:59:24 AM
Reply #674
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0601

Sabtu, 1 Juni 2019

Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. [Kej 1:5]

Tidakkah pada mulanya memang sudah seperti ini? Bukankah terang dan gelap sudah membagi kerajaan waktu pada hari pertama? Maka tak heran jika kemudian aku pun mengalami perubahan dalam keadaanku, dari terang cahaya kemakmuran menjadi tengah malam kesengsaraan. Hidupku tidak akan selamanya adalah terang yang berkobar, bahkan dalam urusan jiwaku, aku harus tahu pada musim-musim duka akan tiadanya sukacitaku yang dahulu, dan mencari Kekasihku di malam hari. Aku tidak sendiri dalam hal ini, karena semua yang dicintai Tuhan sudah harus menyanyikan lagu campuran penghakiman dan belas kasihan, uji coba dan pelepasan, ratapan dan sukacita. Ini adalah salah satu dalil yang diatur oleh pemeliharaan Ilahi, bahwa pagi dan petang tidak akan berhenti, baik dalam ciptaan rohani maupun jasmani, sampai kita tiba di tempat, yang tentangnya ada tertulis “malam tidak akan ada lagi di sana” [Wahyu 21:25]. Apa yang ditetapkan Bapa Surgawi kita itu bijak dan baik.

Jadi apakah, hai jiwaku, yang terbaik yang bisa engkau lakukan? Belajarlah dulu untuk puas dengan ketetapan ilahi ini, dan bersedia, seperti Ayub, untuk menerima baik kejelekan maupun kebaikan dari tangan Tuhan. Selidikilah, untuk membuat apa yang keluar di kala pagi dan petang bersukacita. Pujilah Tuhan untuk mentari sukacita ketika ia terbit, dan untuk dukacita malam ketika ia tiba. Ada keindahan, baik ketika matahari terbit maupun terbenam, nyanyikanlah, dan muliakan Tuhan. Seperti burung bulbul, bernyanyilah setiap jam. Percayalah bahwa malam sama bergunanya dengan pagi. Embun kasih karunia mengalir deras di kesedihan malam. Bintang perjanjian bersinar penuh megah di tengah kegelapan duka. Lanjutkan pelayananmu di tengah segala perubahan. Apabila ketika pagi semboyanmu adalah bekerja, ketika malam jadikanlah semboyanmu berjaga-jaga. Setiap jam punya tugasnya sendiri, tetaplah lanjutkan panggilanmu sebagai hamba Tuhan sampai Ia tiba-tiba muncul dalam kemuliaan-Nya. Jiwaku, senja usia tua dan kematianmu semakin mendekat, janganlah takut akannya, karena itu merupakan bagian dari satu hari, dan Tuhan telah berfirman, ”Aku akan melindunginya setiap waktu.” [Ul 33:12]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





June 02, 2019, 02:50:25 PM
Reply #675
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0602

Minggu, 2 Juni 2019

Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging. [Gal 5:17]

Di dalam hati setiap orang percaya, ada pergumulan yang terus-menerus antara natur manusia lama dan manusia baru. Manusia lama kita sangat aktif dan tidak pernah membuang kesempatan untuk memainkan semua senjata dari gudang senjatanya yang mematikan, untuk melawan anugerah yang baru lahir; di sisi lain, natur manusia baru selamanya berjaga-jaga untuk bertahan dan menghancurkan musuh. Anugerah di dalam diri kita akan memakai doa, dan iman, dan pengharapan, dan kasih, untuk mengusir si jahat; ini membutuhkan sampai "seluruh perlengkapan senjata Allah" [Ef 6:11] dan pergulatan yang sungguh-sungguh. Dua sifat yang saling berlawanan ini tidak akan pernah berhenti untuk berlawanan selama kita masih di dunia ini. Pertempuran antara “orang Kristen” dan “Apolion” [Why 9:11] berlangsung tiga jam, tetapi pertempuran antara orang Kristen dan dirinya berlangsung sepanjang jalan dari Pintu Gawang [Wicket Gate] sampai sungai Yordan. Sang musuh sangat kokoh berakar dalam diri kita sehingga ia tidak bisa diusir selama kita ada di dalam tubuh ini: tetapi meskipun kita dikepung ketat, dan seringkali dalam masalah yang menyakitkan, kita memiliki penolong yang Maha Kuasa, bahkan Yesus, sang Kapten keselamatan kita, yang selamanya bersama kita, dan yang meyakinkan kita bahwasanya kita pada akhirnya akan keluar lebih dari pemenang melalui Dia. Dengan bantuan seperti itu, natur manusia yang baru lahir itu bukanlah lawan yang sepadan untuk musuh-musuhnya. Apakah engkau berperang dengan musuh hari ini? Apakah Setan, dunia, dan keinginan daging, semua melawanmu? Janganlah takut dan berkecil hati. Lawanlah! Karena Tuhan sendiri bersamamu, Panji-panji Tuhan [Jehovah Nissi] adalah benderamu, Tuhan Yang Menyembuhkan [Jehovah Rophi] adalah penyembuh lukamu. Janganlah takut, engkau akan mengatasinya, karena siapakah yang dapat mengalahkan Yang Maha Kuasa? Lawanlah, "dengan mata yang tertuju kepada Yesus" [Ibr 12:2], dan bagaimanapun panjangnya dan kerasnya masalah, manislah kemenangan itu, dan mulialah pahala yang dijanjikan. "Dari kekuatan kepada kekuatan pergilah, bergumul, dan berjuang, dan berdoa, injaklah segala kuasa kegelapan, dan menangkan hari yang telah diperjuangkan dengan baik ini." [1]
____________________
[1] Soldier of Christ, Arise - Charles Wesley

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



June 03, 2019, 06:03:21 AM
Reply #676
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0106

Minggu, 6 Januari 2019

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. [1 Petrus 5:7]

Salah satu cara menyenangkan untuk meringankan kesedihan adalah ketika kita merasakan—”DIA memelihara aku.” Hai orang Kristen! jangan mempermalukan agamamu dengan menunjukkan alis kuatirmu; marilah, serahkan segala beban kepada Tuhanmu. Engkau terhuyung-huyung mengangkut beban yang kalau Bapamu yang mengangkut Dia tidak akan merasakan apa-apa. Apa yang bagimu seperti beban yang meremukkan, bagi Dia beban itu seperti debu timbangan yang kecil. Tiada hal semanis

        “Berbaring tentram dalam tangan Allah,
        Dan mengetahui hanya kehendak-Nya.”

Oh anak yang menderita, sabarlah; Allah tidak lalai akan engkau dalam pemeliharaan-Nya. Dia yang memberi makan burung pipit, juga akan melengkapimu dengan apa yang kauperlukan. Jangan duduk putus asa; berharaplah, berharap terus. Bawalah tentara iman menghadap lautan masalah, dan perlawananmu akan segera mengakhiri deritamu. Ada Seorang yang memelihara engkau. Mata-Nya terpancang padamu, jantung-Nya berdetak mengasihani dukamu, dan tangan-Nya yang maha kuasa akan membawakan bantuan yang engkau butuhkan. Awan tergelap akan bubar dengan sendirinya oleh hujan belas kasih. Kesuraman terhitam akan mengalah kepada datangnya pagi. Jika engkau adalah salah satu anggota keluarga-Nya, Dia akan membalut luka-lukamu, dan menyembuhkan patah hatimu. Jangan ragukan anugerah-Nya karena engkau sengsara, tetapi percaya bahwa Dia mengasihi engkau di saat-saat sulit sebanyak saat engkau bahagia. Betapa tentram dan tenangnya hidup yang akan engkau jalani jika engkau membiarkan dirimu dipelihara Allah Sang Pemelihara. Dengan sedikit minyak dalam buli-buli, dan segenggam tepung dalam tempayan [1 Raja-raja 17:12], Elia hidup melampaui masa paceklik, dan engkau pun akan melampauinya. Jika Tuhan memeliharamu, kenapa engkau masih pula khawatir? Dapatkah engkau mempercayakan pada-Nya jiwamu, bukan ragamu? Dia tidak pernah menolak menanggung beban-bebanmu, Dia tidak pernah terlengar oleh berat beban-bebanmu. Oleh sebab itu, marilah, hai jiwa! cukup sudah rasa kuatir yang rewel, dan tinggalkan semua kekuatiranmu pada tangan Allah yang murah hati.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





June 04, 2019, 02:47:25 PM
Reply #677
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0604

Selasa, 4 Juni 2019

Kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya. [Tit 3:4]

Betapa manisnya menyaksikan Sang Juruselamat bersekutu dengan umat yang dikasihi-Nya! Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada, oleh Roh Ilahi, dituntun ke lahan kesukaan yang subur ini. Biarkan batin sejenak memikirkan riwayat akan kasih Penebus, maka ribuan tindakan sayang yang memikat akan menunjukkan dirinya, semuanya didesain dengan hati yang tertenun kepada Kristus, dan pikiran dan emosi dari jiwa yang sudah dibarui yang saling berkait dengan pikiran Yesus. Ketika kita merenungkan kasih yang menakjubkan ini, dan memperhatikan Sanak Jemaat yang serba mulia memperkayanya dengan seluruh kekayaan purbakalanya, jiwa kita pun akan rebah karena sukacita. Siapakah bisa menanggung kasih yang berbobot sebesar itu? Sebagian saja dari kasih itu, yang bisa kita rasakan karena ROH KUDUS kadang-kadang berkenan memberikannya, sudah lebih dari apa yang bisa ditampung jiwa; apalagi pemahaman yang lengkap akan kasih itu, betapa membuat bahagianya! Ketika jiwa memiliki pengertian untuk membedakan setiap karunia Juruselamat, kebijaksanaan untuk bisa mengukurnya, dan waktu untuk bisa merenungkannya, seperti yang akan diberikan dunia yang akan datang, kita akan bersekutu dengan Yesus dengan cara yang lebih akrab daripada saat ini. Namun siapakah yang bisa membayangkan manisnya persekutuan sedemikian? Pasti ini salah satu hal yang belum masuk ke dalam hati manusia, tapi sudah dipersiapkan Allah untuk mereka yang mencintai-Nya. Oh, membuka lumbung Yakub dengan sentakan, dan melihat kelimpahan yang Dia simpan untuk kita! Ini akan melanda kita dengan kasih. Dengan iman kita melihat, dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, [1Kor 13:12] pantulan dari harta-Nya yang tidak terbatas, namun ketika kita melihat secara nyata hal-hal surgawi itu, dengan mata kita sendiri, betapa dalamnya sungai persekutuan yang di dalamnya jiwa kita akan mandi! Hingga saat itu soneta terlantang kita akan dikhususkan bagi Penderma yang penuh kasih, Kristus Yesus Tuhan kita, yang cinta-Nya ajaib, melebihi cinta perempuan. [2Sam 1:26]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


June 05, 2019, 04:44:47 PM
Reply #678
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0605

Rabu, 5 Juni 2019

Lalu Tuhan menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh. [Kej 7:16]

Nuh dikunci sehingga terpisah dari seluruh dunia dengan tangan kasih ilahi. Pintu pemilihan bertujuan untuk memisahkan kita dari dunia yang berada di bawah tangan si jahat. Kita bukan dari dunia sama seperti Tuhan Yesus bukan dari dunia. Kita tidak bisa masuk ke dalam dosa, kesenangan, dan apa yang dikejar orang banyak; kita tidak dapat bermain bersama anak-anak gelap di jalanan Pekan Raya Kesia-siaan, karena Bapa surgawi kita telah mengunci kita. Nuh dikunci bersama dengan Allahnya. “Masuklah ke dalam bahtera,” adalah undangan dari Allah, yang dengan jelas Ia tunjukkan bahwa Ia bermaksud untuk tinggal di dalam bahtera bersama dengan pelayan-pelayan dan keluarga-Nya. Demikian mereka yang terpilih tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam mereka. Orang-orang yang berbahagia yang dikunci dalam lingkaran yang juga memuat Allah Tritunggal dalam tiga pribadi-Nya, Bapa, Anak, dan ROH KUDUS. Janganlah kita menjadi lalai atas panggilan anugerah, “Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu.” [Yes 26:20] Nuh sangat terkunci sehingga si jahat tidak dapat mencapainya. Air bah malah mengangkatnya ke arah surga, dan angin malah melayangkan Nuh sesuai jalur yang seharusnya. Di luar bahtera semuanya hancur, tetapi di dalam semuanya tenang dan damai. Tanpa Kristus, kita binasa, tetapi di dalam Yesus Kristus ada keamanan sempurna. Nuh sangat terkunci sehingga ia tidak memiliki keinginan untuk keluar, dan mereka yang di dalam Yesus Kristus berada di dalam-Nya selama-lamanya. Mereka tidak perlu pergi keluar selamanya, oleh karena kesetiaan abadi telah mengunci mereka didalamnya, dan kedengkian neraka tidak dapat menarik mereka keluar. Pemimpin Rumah Daud telah mengunci dan tidak ada seorangpun dapat membukanya; dan ketika pada hari terakhir sebagai Pemimpin Rumah, sekali Ia bangkit dan mengunci pintu, seorang profesor pun sia-sialah mengetuk, dan berteriak Tuhan, Tuhan bukakanlah bagi kami, karena pintu yang mengunci gadis perawan yang bijaksana di dalamnya adalah pintu yang juga mencegah masuk orang bodoh selamanya. Tuhan, dekaplah aku di dalam rahmat-Mu.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




June 06, 2019, 11:35:03 AM
Reply #679
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24063
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0606

Kamis, 6 Juni 2019

Sesungguhnya, aku ini terlalu hina. [Ayub 40:4]

Satu kata penghiburan, orang berdosa yang hilang, bagi-Mu! Engkau berpikir engkau tidak boleh datang kepada Tuhan karena engkau hina. Lihatlah, tiada orang suci yang hidup di dunia kecuali dia yang sudah dibuat untuk merasa bahwa ia hina. Jika Ayub, dan Yesaya, dan Paulus harus berkata “Aku hina,” oh, pendosa malang, malukah engkau untuk bergabung dengan pengakuan yang sama? Jika anugerah ilahi tidak mencabut semua dosa dari orang percaya, bagaimana engkau dapat berharap engkau bisa melakukannya sendiri? Dan jika Tuhan mengasihi umat-Nya ketika mereka masih hina, engkau kira kehinaan dirimu akan menghalangi cinta kasih Tuhan kepadamu? Percaya kepada Yesus, engkau yang terbuang dari masyarakat dunia! Yesus memanggil engkau, dan orang-orang seperti engkau.

        “Bukan orang benar, bukan orang benar;
        Pendosa, Tuhan datang untuk memanggil.” [1]

Sekarang pun berkatalah, “Engkau telah mati untuk orang-orang berdosa; aku orang berdosa, Tuhan Yesus, curahkan darah-Mu padaku;” jika engkau mengakui dosamu maka engkau akan menemukan pengampunan. Jika, sekarang, dengan segenap hatimu, engkau akan berkata, “Aku hina, basuhlah aku,” maka engkau akan disucikan sekarang. Jika ROH KUDUS akan memungkinkan engkau dari hatimu berteriak,

        “Inilah seadanya aku, tanpa satu permohonan
        Hanya darah-Mu tercurah bagiku,
        Dan bahwa Engkau menawarkan aku datang kepadamu,
        O Anak Domba Allah, aku datang!" [2]

engkau akan bangun dari membaca renungan pagi hari ini dengan semua dosa-dosamu telah diampuni; dan meskipun engkau bangun pada pagi hari ini dengan segala dosa manusia yang pernah dilakukan di kepalamu, engkau akan beristirahat pada malam hari ini diterima dalam Kekasih; meski pernah terhina oleh kain dosa, engkau akan dihiasi dengan jubah kebenaran, dan tampak putih seperti malaikat-malaikat. Karena “sekarang,” perhatikan, “Sekarang adalah waktu penerimaan.” Jika engkau “percaya pada-Nya yang membenarkan orang yang tidak bertuhan, engkau diselamatkan.” Oh! Kiranya ROH KUDUS memberi engkau iman yang menyelamatkan di dalam Dia yang menerima orang terhina.
____________________
[1] Come, Ye Sinners, Poor and Wretched
Joseph Hart, 1712-1768
William Letton Viner, 1790-1867
[2] Sebenarnya Ku Tak Layak (Just As I Am, Without One Plea)
Charlotte Elliot, 1836
William B. Bradbury, 1849

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)