Author Topic: Devosi GRII  (Read 32634 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 27, 2019, 05:23:56 AM
Reply #700
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0627

Kamis, 27 Juni 2019

Hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh. [Kel 8:28]

Ini adalah kata-kata penuh tipu daya dari bibir raja lalim Firaun. Ketika budak-budak Israel yang malang keluar dari Mesir, Firaun tawar-menawar dengan mereka agar mereka tidak pergi terlalu jauh; tidak terlalu jauh sehingga terlepas dari kengerian kuasanya dan intaian para pengawalnya. Dengan cara yang sama, dunia tidak menyukai non-konformitas [sikap yang tidak benar menurut anggapan umum] maupun perbedaan pendapat dari yang dianggap benar oleh umum; dunia akan menuntut kita untuk lebih lunak dan tidak berurusan dengan berbagai hal terlalu serius. Mati terhadap dunia, maupun dikubur bersama Kristus, adalah pengalaman-pengalaman yang dicemooh pemikiran daging, maka peraturan mengenainya ditolak bahkan dihina, nyaris secara universal. Hikmat dunia menganjurkan kompromi dan berbicara mengenai "moderasi [tidak berlebihan]." Menurut kebijakan duniawi ini, kemurnian diakui sebagai hal yang dikehendaki, tapi kita diingatkan untuk tidak terlalu akurat; kebenaran tentu harus diikuti, namun kesalahan tidak boleh dikecam keras-keras. "Benar," kata dunia, "berpikiranlah rohani senantiasa, tapi janganlah dirimu menghindari masyarakat yang acuh tak acuh, pesta dansa, dan kunjungan ke bioskop pada hari Natal. Apalah gunanya menghindari sebuah hal ketika ngetren, dan semua orang melakukannya? Banyak guru agama yang tunduk pada nasihat licik ini, akhirnya mereka terbawa ke dalam kehancuran abadi. Jika kita mematuhi Tuhan sepenuhnya, kita harus bergegas menuju padang gurun keterpisahan, dan meninggalkan Mesir-nya dunia kedagingan jauh di belakang kita. Kita harus meninggalkan tata caranya, kenikmatannya, dan juga agamanya, dan pergi jauh menuju tempat Tuhan memanggil orang-orang kudus-Nya. Ketika kota dilalap api, rumah kita tidak mungkin terlalu jauh dari kobarannya. Ketika tulah menyebar, seseorang tidak mungkin terlalu jauh dari efeknya. Semakin jauh dari ular beludak semakin baik, dan semakin jauh dari ikut-ikutan dunia semakin baik. Kepada semua orang percaya yang sejati, hendaklah sangkakala berkumandang, "Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka." [2 Kor 6:17]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



June 28, 2019, 05:12:49 AM
Reply #701
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0628

Jumat, 28 Juni 2019

Mata yang tertuju kepada Yesus. [Ibrani 12:2]

Selamanyalah pekerjaan ROH KUDUS yang melalukan mata kita dari melihat diri kepada melihat Yesus; tetapi pekerjaan Iblis semata-mata kebalikan dari ini, karena dia terus menerus mencoba untuk membuat kita memandang diri kita alih-alih Kristus. Dia menyindir, “Dosa-dosamu terlalu besar untuk diampuni; kamu tidak memiliki iman; kamu tidak cukup bertobat; kamu tidak akan pernah bisa bertahan sampai akhir; kamu tidak memiliki sukacita sebagai anak-anak-Nya; kamu memiliki pegangan yang goyah terhadap Yesus.” Semua ini adalah pikiran-pikiran tentang diri, dan kita tidak akan pernah menemukan penghiburan atau jaminan dengan melihat ke dalam. Tetapi ROH KUDUS melalukan mata kita jauh-jauh dari diri: Dia mengatakan kepada kita bahwa kita itu tidak ada apa-apanya, tetapi “Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.” [Kol 3:11]. Ingatlah, oleh sebab itu, bukan peganganmu terhadap Kristus yang menyelamatkan engkau—melainkan Kristus; bukan sukacitamu dalam Kristus yang menyelamatkan engkau—melainkan Kristus; bahkan bukan iman dalam Kristus, meskipun itu menjadi alat—melainkan darah Kristus dan kebaikan-Nya; jadi, jangan terlalu melihat tanganmu yang memegang Kristus sebanyak engkau melihat Kristus; pandanglah, bukan kepada pengharapanmu, tetapi kepada Yesus, sumber pengharapanmu; pandanglah, bukan kepada imanmu, tetapi kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan [Ibr 12:2]. Kita tidak pernah menemukan kebahagiaan dengan memandang doa-doa kita, perbuatan-perbuatan kita, atau perasaan-perasaan kita; Adalah Yesus sendiri, bukan kita, yang memberikan ketenangan pada jiwa. Jika kita pernah menang melawan Iblis dan memperoleh damai dengan Allah, itu pasti melalui “mata yang tertuju kepada Yesus”. Pandanglah terus kepada-Nya; biarlah kematian-Nya, penderitaan-Nya, kebaikan-Nya, kemuliaan-Nya, doa syafaat-Nya, tetap segar dalam pikiranmu; ketika engkau bangun di pagi hari, pandanglah kepada-Nya; ketika engkau berbaring di malam hari pandanglah kepada-Nya. Oh! Jangan biarkan harapanmu dan ketakutanmu datang di antara engkau dan Yesus; ikuti Dia dengan sungguh-sungguh, dan Dia tidak akan pernah mengecewakan engkau.

        “Harapanku dibangun oleh tiada yang lain
        kecuali darah dan kebenaran Yesus:
        Aku tidak berani percaya kepada keadaan [pikiran] yang termanis,
        Tetapi bergantung penuh pada nama Yesus.” [1]

____________________
[1] My Hope is Built on Nothing Less

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



June 29, 2019, 07:31:29 AM
Reply #702
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0629

Sabtu, 29 Juni 2019

Mereka yang telah meninggal [tidur] dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. [1 Tesalonika 4:14]

Janganlah kita membayangkan bahwa jiwa tidur dalam keadaan tidak sadar. “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus,” [Luk 23:43] adalah sebuah bisikan Kristus kepada setiap orang suci yang akan meninggal. Mereka “meninggal dalam Yesus”, tetapi jiwa mereka berdiri di hadapan takhta Allah [Why 7:15], memuji Dia siang dan malam di bait-Nya, menyanyi haleluya kepada Dia yang membersihkan mereka dari dosa dalam darah-Nya. Tubuh tertidur di atas ranjangnya yang sepi di bumi, berselimutkan rumput. Namun apa sebenarnya tidur ini? Pengertian yang berhubungan dengan tidur adalah "istirahat", dan itulah yang ingin Roh Allah sampaikan kepada kita. Tidur membuat setiap malam sebuah Sabat bagi hari itu. Tidur menutup pintu jiwa kita dengan cepat, dan memerintahkan semua penyusup melambat untuk sementara waktu, sehingga kehidupan di dalamnya dapat memasuki taman kelegaan musim panas. Orang percaya yang hidupnya membanting tulang tidur dengan tenang, bagaikan seorang anak yang kelelahan terlelap dalam dekapan ibunya. Oh! Betapa bahagianya mereka yang meninggal dalam Tuhan; mereka beristirahat dari pekerjaan mereka, dan karya-karya mereka mengikutinya. Istirahat mereka yang tenang tidak akan pernah terganggu sampai Allah membangunkan mereka kembali untuk memberikan mereka upah yang penuh. Dijaga malaikat pengawas, bertiraikan misteri abadi, mereka terus tidur, yaitu para pewaris kemuliaan, sampai kegenapan waktu yang menghadirkan kegenapan karya penebusan. Kebangunan itu akan menjadi milik mereka! Mereka dibaringkan dalam tempat peristirahatan yang terakhir, dengan letih dan usang, sedemikian sehingga mereka tidak dapat terbangun. Mereka pergi beristirahat dengan kening berkerut, dengan organ-organ yang terbuang, tetapi mereka bangkit dalam keindahan dan kemuliaan. Benih yang layu, begitu miskin akan bentuk dan kemolekan, berkembang dari antara debu menjadi sekuntum bunga yang cantik. Musim dingin liang kubur memberikan jalan bagi musim semi penebusan dan musim panas kemuliaan. Terpujilah kematian, karena kematian, melalui kekuatan ilahi, menanggalkan pakaian dunia penuh keletihan ini dari kita, dan mengenakan kita sebuah pakaian pernikahan yang tidak akan rusak. Berbahagialah mereka yang "meninggal dalam Yesus."
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


June 30, 2019, 05:04:21 AM
Reply #703
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0630

Minggu, 30 Juni 2019

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku. [Yoh 17:22]

Lihatlah besarnya kemurahan hati Tuhan Yesus, karena Dia telah memberikan segala milik-Nya kepada kita. Meskipun sepersepuluh milik-Nya sudah akan membuat sejagad malaikat menjadi kaya melebihi segala yang dapat kita pikirkan, Dia tidak pernah puas sebelum memberikan kita segala yang Dia punya. Bagi kita, adalah anugrah yang mengejutkan jikalau Dia mengizinkan kita makan remah-remah karunia-Nya di bawah meja rahmatnya; tapi Dia tidak melakukannya setengah-setengah, Dia membuat kita duduk bersama Dia dan berbagian dalam pesta-Nya. Seandainya Dia memberikan kita pembayaran dari peti penyimpanan-Nya, kita sudah punya cukup alasan untuk mencintai Dia selama-lamanya; tapi tidak, Dia akan menjadikan istri-Nya sekaya diri-Nya, dan Dia tidak akan membiarkan diri-Nya memiliki kemuliaan atau anugrah yang tidak dibagikan kepada istri-Nya. Dia tidak pernah puas kalau Dia belum menjadikan kita pewaris bersama-sama dengan Dia, sehingga kita memiliki harta yang sama. Dia sudah menyerahkan seluruh perkebunannya kepada peti penyimpanan Jemaat, dan semua hal-Nya menjadi milik bersama dengan orang tebusan-Nya. Tidak ada satu kamar pun dalam rumah-Nya yang kuncinya tidak diberikan kepada umat-Nya. Dia memberikan mereka kebebasan penuh untuk mengambil apa yang Dia punya sebagai milik mereka; Dia mengharapkan mereka mempergunakan harta-Nya, dan memakai sebanyak yang dapat mereka bawa. Keserbacukupan penuh yang tidak terbatas itu bebas tersedia bagi orang percaya sebebas udara yang dihirupnya. Kristus meletakkan botol kasih dan kemurahan-Nya pada bibir orang percaya, dan memerintahkan mereka meminumnya selamanya; kalau dia bisa menghabiskannya, dia boleh menghabiskannya, tapi karena dia tidak dapat menghabiskannya, dia diperintahkan untuk minum dengan limpah, karena seluruhnya adalah milik dia. Selain ini, persekutuan apa yang lebih terbukti nyata yang bisa bumi maupun langit dapatkan?

        "Ketika aku berdiri di hadapan Takhta
        Berhiaskan keindahan yang bukan milikku;
        Ketika aku melihat Engkau sebagaimana Engkau ada,
        Mencintai Engkau dengan hati yang tidak berbuat dosa;
        Maka, Tuhan, aku akan mengetahui sepenuhnya—
        Baru saat itu— seberapa besar aku berhutang."

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




July 01, 2019, 05:46:47 AM
Reply #704
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0701

Senin, 1 Juli 2019

Terus berlangsung dalam musim panas dan dalam musim dingin. [Zakharia 14:8]

Aliran-aliran air hidup yang mengalir dari Yerusalem tidak dikeringkan oleh terik dan gerahnya cuaca musim panas melebihi dari kebekuan angin musim dingin. Bersukacitalah, hai jiwaku, karena Anda diberikan kesempatan untuk menyaksikan kesetiaan Tuhan. Musim-musim berganti dan Anda berubah, tetapi Tuhanmu tinggal diam, tetap selamanya, dan aliran-aliran cinta-Nya begitu dalam, begitu luas, dan begitu penuh seperti sebelumnya. Panasnya usaha dan teriknya pencobaan membuatku membutuhkan kesejukan sungai anugerah-Nya. Aku dapat saja sesekali pergi dan meminum air mancur yang selalu memancar sampai puas, karena airnya begitu meluap di musim panas dan dingin. Mata air di tempat yang tinggi tidak pernah langka, dan terpujilah nama TUHAN, mata air di tempat yang rendah tidak pernah kering juga. Elia menemukan sungai Kerit mengering, tetapi TUHAN tetaplah Allah Pemelihara. Ayub berkata bahwa saudara-saudaranya seperti aliran sungai yang menipu, tetapi Tuhan adalah sungai penghiburan yang meluap. Sungai Nil adalah kebanggaan besar bagi Mesir, tetapi luapannya berubah-ubah; Tuhan kita selamanya tetap sama. Dengan memutar aliran dari Sungai Efrat, Negeri Tirus merebut kota Babel. Namun tidak ada kekuasaan, manusia atau neraka, yang dapat mengalihkan anugerah ilahi saat ini. Jalur sungai-sungai kuno telah ditemukan menjadi kering dan tandus, tetapi aliran-aliran yang membawa mereka naik ke pegunungan kedaulatan Ilahi dan kasih yang tak terbatas, akan terus meluap. Generasi-generasi akan melumer, tetapi rangkaian anugerah tidaklah berubah. Sungai Allah akan bernyanyi dengan kebenaran yang lebih besar daripada aliran dalam puisi –

        “Manusia boleh datang, manusia boleh pergi,
        Tetapi Aku tetap selama-lamanya.”

Betapa bahagianya Anda, jiwaku, dipimpin di samping aliran air yang tetap! Tidak perlu berkelana ke aliran sungai yang lain, sehingga tidak ditegur Tuhan, “Apa Anda harus melakukan seperti yang Mesir lakukan yaitu meminum air dari sungai berlumpur?”
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



July 03, 2019, 06:32:22 AM
Reply #705
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0703

Rabu, 3 Juli 2019

Lembu-lembu yang buruk bangunnya dan kurus badannya itu memakan ketujuh ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk itu. [Kejadian 41:4]

Mimpi Firaun sudah terlalu sering menjadi pengalaman yang membangunkanku. Hari-hari kemalasanku telah menghancur-leburkan semua yang telah aku capai pada saat keemasanku. Musim dinginku telah membekukan semua sinar cahaya riang dari masa-masa kekuatan dan semangatku; kecocokanku dari keduniawian telah melemparkanku kembali dari kemajuan hidup ilahiku. Aku harus waspada terhadap doa yang lemah, tugas yang lemah, pujian yang lemah, dan pengalaman yang lemah, sebab ini akan banyak memakan lemak kedamaian dan kenyamananku. Jika aku mengabaikan doa karena tidak punya waktu luang, aku kehilangan seluruh kerohanian yang telah aku dapatkan; jika aku tidak menarik pasokan segar dari Surga, jagung tua di dalam lumbungku akan segera dikonsumsi oleh kelaparan yang mengamuk dalam jiwaku. Ketika ulat ketidakpedulian, ulat bulu keduniawian, dan ulat palem pemuasan diri, membaringkanku hingga hatiku sepenuhnya sunyi, dan membuat jiwaku merana, semua kesuburan dan pertumbuhan awal di dalam anugerah menjadi tidak berfaedah apapun padaku. Betapa aku akan menjadi cemas karena tidak memiliki hari duniawi yang buruk, tidak ada waktu-waktu yang buruk! Jika setiap hari aku berangkat menuju tujuan akhir dari keinginanku, aku harus segera menggapainya, tetapi kebiasaan lama yang aku kerjakan membuat aku masih jauh dari hadiah panggilanku yang mulia, dan merampas kemajuan yang telah susah payah kubuat. Satu-satunya cara dimana semua hari-hariku dapat menjadi seperti “lemak”, adalah memberinya makan di padang rumput, menghabiskan waktuku dengan Tuhan, di dalam pekerjaan-Nya, di dalam kerajaan-Nya, di dalam ketakutan-Nya, dan di dalam jalan-Nya. Kenapa tidak jika sebaiknya setiap tahun menjadi lebih kaya dari yang lalu, di dalam kasih, manfaat, dan sukacita? – Aku lebih dekat pada bukit angkasa, aku memiliki lebih banyak pengalaman bersama Tuhanku, dan seharusnya aku lebih serupa denganNya. Oh Tuhan, jauhkanlah terus aku dari kutuk kekurusan jiwa; biarlah aku tidak meratap: “Kurus merana aku, kurus merana aku. Celakalah aku!” [Yesaya 24:16] Namun biarlah makananku cukup dan aku dipelihara dalam rumah-Mu, supaya aku dapat memuji nama-Mu.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



July 04, 2019, 06:07:22 AM
Reply #706
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0704

Kamis, 4 Juli 2019

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran. [Yohanes 17:17]

Pengudusan bermula dalam regenerasi. Roh Tuhan menanamkan prinsip hidup baru ke dalam orang, dimana orang tersebut menjadi “ciptaan baru” di dalam Yesus Kristus. Karya ini, yang dimulai dalam kelahiran baru, dilakukan dengan dua cara – penyiksaan, dimana nafsu daging ditundukkan dan ditekan, dan pengaktifan, di mana kehidupan yang Allah telah tempatkan di dalam kita dibuat menjadi sumur air yang bersemi hingga hidup kekal. Ini dilakukan setiap hari di dalam apa yang disebut “ketekunan”, di mana orang Kristen ditopang dan dilanjutkan di dalam keadaan anugerah, dan dibuat berlimpah-limpah dalam setiap pekerjaan baik untuk pujian dan kemuliaan Allah. Dan ini memuncak atau menjadi sempurna dalam “kemuliaan”, ketika jiwa yang benar-benar dibersihkan, ditangkap untuk berdiam bersama hal-hal suci di tangan kanan yang Mahabesar di tempat yang tinggi. Namun sementara Roh Tuhan merupakan pemrakarsa pengudusan, tetap ada lembaga nyata yang bekerja dan tidak boleh dilupakan. “Kuduskanlah mereka”, kata Yesus, “melalui kebenaran-Mu: FirmanMu adalah kebenaran”. Ayat-ayat Alkitab yang membuktikan bahwa alat dari pengudusan kita adalah Firman Tuhan, sangatlah banyak. Roh Tuhan membawa ke dalam pikiran kita ajaran dan doktrin kebenaran, dan menerapkannya dengan kuasa. Ini semua terdengar di telinga, dan diterima dalam hati, mereka bekerja dalam kita untuk mau dan melakukan hal yang menyenangkan Allah. Kebenaran merupakan alat pengudusan, dan jika kita tidak mendengar atau membaca kebenaran, kita tidak akan bertumbuh dalam pengudusan. Kita hanya maju di dalam suara kehidupan sebagaimana maju di dalam suara pemahaman. “FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku”. Jangan katakan itu salah, “Ini hanyalah masalah pendapat belaka”. Tidak seorangpun yang memanjakan kesalahan dalam penghakiman, tanpa cepat atau lambat menoleransi kesalahan dalam penerapannya. Pegang teguh kebenaran, sebab dengan begitu Anda akan dikuduskan oleh Roh Tuhan.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


July 05, 2019, 07:48:03 AM
Reply #707
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0705

Jumat, 5 Juli 2019

Dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus. [Roma 1:7]

Kita cenderung menganggap orang-orang kudus apostolik (kerasulan) seolah-olah mereka “orang-orang kudus” yang lebih utama dari anak-anak Tuhan lainnya. Semua yang Allah panggil karena anugerah-Nya, dan dikuduskan karena Roh-Nya, merupakan “orang-orang kudus”; tetapi kita cenderung melihat para rasul seperti makhluk yang luar biasa, hampir tidak tunduk pada kelemahan dan pencobaan seperti kita. Namun kita lupa kebenaran ini, bahwa semakin dekat seseorang hidup untuk Allah, semakin intens dia harusnya meratapi hatinya yang jahat. Semakin Tuannya menghormati dia di dalam pelayanannya, semakin banyak juga kejahatan yang menyusahkan dan menggodanya hari demi hari. Kenyataannya apabila kita telah melihat Rasul Paulus, kita sungguh akan berpikir bahwa ia seperti seluruh keluarga pilihan: dan jika kita telah berbicara kepadanya, kita seharusnya berkata “Kami menemukan bahwa pengalaman dia dan kami memiliki banyak kesamaan. Dia lebih setia, lebih suci, dan lebih diajar secara mendalam daripada kami, tetapi dia memiliki pencobaan yang sama yang harus ditahan. Tidak, di dalam beberapa hal dia lebih dicobai daripada kami”. Janganlah, memandang orang-orang kudus zaman seolah-olah bebas, baik dari kelemahan atau dosa-dosa; dan jangan menganggap mereka dengan kehormatan mistis seperti itu yang hampir membuat kita menjadi penyembah berhala. Kekudusan mereka dapat dicapai oleh kita. Kita “dipanggil menjadi orang-orang kudus” oleh suara yang sama yang mengikat mereka pada pekerjaan yang mulia. Ini adalah tugas orang Kristen yaitu untuk memaksa jalannya kepada lingkaran yang lebih dalam dari karakter orang kudus; dan jika orang-orang kudus ini unggul dari kita dalam pencapaian mereka, mari kita meneladani mereka; mari kita meniru semangat dan kekudusan mereka. Kita memiliki cahaya yang sama seperti mereka, anugerah yang sama dapat kita akses, lalu mengapa kita sekarang beristirahat puas, sampai kita menyamai mereka di dalam karakter surgawi? Mereka hidup bersama Yesus, mereka hidup bagi Yesus, oleh karena itu mereka bertumbuh seperti Yesus. Mari kita hidup oleh Roh yang sama seperti mereka, “tertuju kepada Yesus”, dan karakter orang kudus milik kita akan segera nyata.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


July 06, 2019, 05:16:18 AM
Reply #708
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0706
Sabtu, 6 Juli 2019

Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka. [Amsal 1:33]

Cinta ilahi akan menonjol ketika bersinar di tengah-tengah penghakiman. Indahlah bintang tunggal yang tersenyum melalui celah guntur awan; teranglah oasis yang merekah di belantara pasir; Begitu adil dan terangnya cinta di tengah-tengah murka. Ketika bangsa Israel menggusarkan Yang Mahatinggi dengan penyembahan berhala, Tuhan menghukum mereka dengan tidak menurunkan hujan dan embun, sehingga tanah mereka mengalami bencana kelaparan; tetapi sementara Tuhan melakukannya, Tuhan tetap memelihara orang-orang yang dipilih-Nya untuk tetap aman. Meski semua sungai mengering, tetap ada satu yang disediakan untuk Elia; dan ketika itu gagal, Tuhan tetap menyediakan baginya sumber makanan; tidak, tidak hanya itu, Allah tidak memiliki satu “Elia”, tetapi Dia memiliki orang lain menurut pemilihan kasih karunia-Nya, yang disembunyikan oleh sekitar 50 orang di sebuah gua, dan meskipun seluruh tanah mengalami bencana kelaparan, namun 50 orang di dalam gua tetap diberi makan dari meja Ahab oleh karena kesetiaan Obaja, pelayan Tuhan yang takut pada-Nya. Mari dari ini kita tarik kesimpulan bahwa orang pilihan Tuhan akan aman. Biarlah ledakan menggoncangkan bumi, biarlah angkasa terbelah sendiri menjadi dua, namun di tengah-tengah dunia yang rusak, orang percaya tetap aman seperti pada jam istirahat yang paling tenang. Jika di bawah Surga Tuhan tidak menyelamatkan umat-Nya, Dia akan menyelamatkan mereka di dalam Surga. Jika dunia menjadi terlampau panas untuk menahan mereka, maka Surga akan menjadi tempat penyambutan dan keselamatan mereka. Tetaplah percaya diri ketika Anda mendengar deru dan rumor perang. Janganlah hasutan menyusahkan Anda, tapi tetap tenang dari ketakutan akan kejahatan. Apapun yang datang ke atas bumi, Anda akan aman di bawah sayap TUHAN. Tinggallah dirimu di dalam janji-Nya; tinggal dalam kasih setia-Nya, dan minta tantangan pada masa depan paling kelam, sebab tiada yang bisa menakutimu. Satu-satunya yang menjadi perhatian Anda haruslah untuk menunjukkan kepada dunia tentang berkat dari mendengarkan suara kebijaksanaan.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




July 07, 2019, 04:21:46 PM
Reply #709
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26102
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0707

Minggu, 7 Juli 2019

Saudara-saudara, doakanlah kami. [1 Tesalonika 5:25]

Pagi hari dalam tahun ini, kami memakainya untuk menyegarkan ingatan pembaca terhadap persoalan doa bagi para pelayan Tuhan, dan kami paling memohon dengan sunguh-sungguh agar setiap rumah tangga Kristen mengabulkan permintaan ngotot, dari teks pertama yang diucapkan oleh seorang rasul yang sekarang diulang oleh kami. Saudara-saudara, pekerjaan kami sungguh-sungguh penting sebab melibatkan kesejahteraan atau kemalangan ribuan orang; kami menangani jiwa-jiwa untuk Tuhan dalam urusan yang kekal, dan kata-kata kami bisa merupakan aroma dari kehidupan kepada kehidupan, atau dari kematian kepada kematian. Sebuah tanggung jawab yang sangat besar bagi kami, dan tidak ada sedikitpun belas kasihan jika pada akhirnya kami ditemukan jelas dari darah semua orang. Sebagai perwira pasukan Kristus, kami merupakan tanda utama dari permusuhan antara manusia dan setan; mereka menyaksikan perhentian kami, dan bekerja keras untuk menghanyutkan kami dengan diam-diam. Panggilan suci kami melibatkan kami dalam pencobaan-pencobaan yang mana kamu tidak alami, di atas semuanya itu, pencobaan terlalu sering menyeret kami menjauh dari kenikmatan pribadi pada kebenaran, menjadi sekedar pertimbangan pelayanan dan pekerjaan resmi. Kami bertemu banyak kasus rumit, dan kecerdasan kami berada bukan di keadaan yang positif; kami mengamati kemurtadan yang menyedihkan, dan hati kami terluka; kami melihat jutaan orang binasa, roh kami tenggelam. Kami berharap agar Anda memperoleh manfaat lewat kotbah kami, kami sangat menginginkan menjadi berkat bagi anak-anakmu; kami sungguh rindu menjadi berguna baik bagi orang-orang berdosa dan orang-orang kudus; oleh karena itu, teman-teman yang kukasihi, berdoalah bagi kami bersama Allah kita. Manusia malanglah kami jika kami kehilangan bantuan doa-doamu, tetapi bahagianya kami, jika kami hidup di dalam permohonanmu. Anda tidak mencari kami, tetapi kepada Tuan kami untuk berkat rohani. Namun sudah berapa banyak Dia telah memberikan berkat tersebut lewat pelayan-Nya; mintalah, lagi dan lagi, supaya kami menjadi bejana tanah liat dimana Tuhan boleh menaruh harta Injil. Kami, seluruh institusi misionaris, pelayanan, misionaris kota, dan murid-murid, memohon dalam nama Tuhan Yesus “Saudara-saudara, doakanlah kami”.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)