Author Topic: Devosi GRII  (Read 19901 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 18, 2019, 05:43:21 AM
Reply #720
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0718

Kamis, 18 Juli 2019

Merekalah yang terkemudian berangkat menurut panji-panji mereka. [Bilangan 2:31]

Perkemahan bani Dan berada di belakang ketika tentara Israel sedang berbaris. Bani Dan menempati tempat paling belakang, tetapi apa pentingnya posisi, karena mereka sungguh-sungguh bagian dari tentara, sama seperti suku-suku yang di depan; mereka mengikuti tiang api dan awan, mereka memakan manna yang sama, meminum dari batu karang rohani yang sama, dan menuju warisan yang sama pula. Datanglah, hatiku, teguhkanlah hatimu, meskipun paling terakhir dan paling sedikit; ini merupakan hak istimewamu untuk menjadi bagian dalam tentara, dan mengikuti sebagaimana mereka mengikuti yang memimpin barisan depan. Seseorang harus berada di tempat paling belakang dalam penghormatan dan penghargaan, seseorang harus melakukan pekerjaan kasar bagi Yesus, dan mengapa bukan saya? Di sebuah desa miskin, di antara warga yang bebal; atau di jalan belakang, di antara orang-orang berdosa yang hina, aku akan bekerja terus, dan “berjalan terkemudian dengan panjiku”. Orang-orang Dan menempati tempat yang sangat berguna. Orang yang tersesat harus dijemput dalam barisan, dan milik yang hilang harus dikumpulkan dari ladang. Roh yang berapi-api mungkin berlari menerjang ke depan melewati jalur setapak untuk belajar kebenaran baru, dan memenangkan lebih banyak jiwa untuk Yesus; tetapi beberapa dari roh yang lebih konservatif mungkin juga terlibat dengan baik dalam mengingatkan gereja terhadap imannya yang mula-mula, dan memulihkan anak-anak yang tersesat. Setiap posisi punya tugasnya masing-masing, dan anak-anak Tuhan yang bergerak perlahan akan menemukan bagian khusus yang di dalamnya dapat membuat mereka mungkin menjadi berkat besar bagi seluruh kaum. Barisan belakang adalah tempat bahaya. Ada musuh-musuh baik di belakang kita maupun yang berada di depan kita. Serangan bisa datang dari segala mata angin. Kita membaca bahwa Kaum Amalek menyerang Israel, dan menewaskan beberapa orang di barisan belakang. Orang Kristen yang berpengalaman akan menemukan banyak yang harus dikerjakan untuk senjatanya dalam membantu jiwa-jiwa yang miskin dan ragu-ragu, putus asa, goyah, yang terbelakang dalam iman, pengetahuan, dan sukacita. Jiwa-jiwa ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, dan oleh karena itu menjadi urusan dari orang-orang kudus yang terajar, untuk menanggung panji-panji mereka di antara yang terbelakang. Jiwaku, dengan lembah lembut berjaga-jagalah untuk membantu yang terbelakang hari ini.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.
July 19, 2019, 05:26:01 AM
Reply #721
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0719

Jumat, 19 Juli 2019

TUHAN, Allah kita telah memperlihatkan kepada kita kemuliaan dan kebesaran-Nya. [Ulangan 5:24]

Rancangan Allah yang besar di dalam setiap pekerjaan-Nya adalah perwujudan dari kemuliaan-Nya sendiri. Segala tujuan yang kurang dari ini adalah tidak layak bagi Allah. Tetapi, bagaimana seharusnya kemuliaan Allah diwujudkan kepada ciptaan yang telah jatuh seperti kita? Mata manusia tidak hanya satu, dia selamanya memiliki pandangan sekilas terhadap kehormatannya sendiri, menilai terlalu tinggi kekuatannya sendiri, sehingga tidak memenuhi syarat untuk melihat kemuliaan Allah. Ini jelas, bahwa, diri harus disingkirkan, sehingga ada ruang bagi Tuhan untuk ditinggikan; dan inilah alasan mengapa Allah seringkali membawa umat-Nya kepada kesulitan-kesulitan dan kesukaran, sehingga, setelah dibuat sadar akan kebodohan dan kelemahannya, mereka pantas melihat keagungan Tuhan ketika Dia datang untuk mengerjakan pembebasan umat-Nya. Dia yang jalan hidupnya rata dan lancar, akan melihat sedikit kemuliaan Allah, karena mereka hanya memiliki sedikit kesempatan untuk pengosongan diri, dan karenanya, sedikitlah kepantasan untuk diisi dengan wahyu Allah. Mereka yang berlayar di anak sungai dan sungai-sungai dangkal, hanya mengetahui sedikit mengenai Allah yang berkuasa atas badai. Tetapi mereka yang “melakukan perdagangan di lautan bebas,” [Mazmur 107:23] mereka akan melihat “perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam.” [Mazmur 107:24] Di antara gelombang Atlantik raksasa perkabungan, kemiskinan, pencobaan, dan celaan; kita mempelajari kekuatan TUHAN, karena kita merasakan betapa kecilnya manusia. Maka berterimakasihlah kepada Tuhan, jika Anda telah dipimpin melalui jalan yang kasar: jalan inilah yang memberimu pengalaman akan kebesaran dan kasih Tuhan. Masalah-masalah Anda telah memperkaya Anda dengan kekayaan pengetahuan yang tidak didapat dengan cara lain: pencobaan Anda telah menjadi lekuk gunung [Keluaran 33:22] yang telah TUHAN tetapkan bagi Anda, seperti Tuhan memperlakukan hamba-Nya Musa, sehingga ketika kemuliaan-Nya lewat, Anda boleh melihatnya. Pujilah Allah jika Anda belum diserahkan kepada kegelapan dan kebebalan, yang mungkin melibatkan kemakmuran yang terus-menerus, tetapi di dalam peperangan penderitaan yang besar, Anda telah diberikan kapasitas untuk memancarkan kemuliaan-Nya dalam urusan-Nya yang indah dengan Anda.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

July 20, 2019, 06:53:10 AM
Reply #722
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0720

Sabtu, 20 Juli 2019

Jaminan bagian kita. [Efesus 1:14]

Oh! Betapa cerahnya, betapa bahagianya, betapa terhiburnya, betapa senangnya hati orang yang telah belajar mendapat makanan dari Yesus, dan hanya Yesus. Namun kenyataan yang kita miliki mengenai berharganya Kristus, dalam hidup ini, sebaik-baiknya tidaklah sempurna. Seperti penulis kuno mengatakan, “Ini hanyalah rasa!” Kita telah mengecap "kebaikan Tuhan," [1 Petrus 2:3] tetapi kita masih belum mengetahui seberapa baik dan murah hatinya Dia, meskipun apa yang kita ketahui dari kebaikan Allah membuat kita rindu untuk memperoleh lebih banyak. Kita telah menikmati karunia sulung dari Roh, dan karunia ini telah menetapkan kita supaya lapar dan haus akan kepenuhan hasil panen anggur Surgawi. Kita mengeluh di dalam diri kita, menunggu adopsi. Di sini kita seperti bangsa Israel di padang belantara, yang hanya memiliki setandan anggur dari Eskol [Bil 13:23], di sana kita akan berada di kebun anggur. Di sini kita melihat manna kecil jatuh, seperti biji ketumbar, namun di sana kita makan roti Surga dan hasil negeri itu [Yos 5:12]. Kita hanya pemula dalam pendidikan rohani; karena meskipun kita telah belajar beberapa huruf pertama dari alfabet, kita masih belum bisa membaca kata-kata, apalagi menyusun kalimat; tetapi seperti kata orang, “Dia yang telah berada di Surga meskipun hanya lima menit, mengetahui melebihi majelis umum para teolog di bumi”. Saat ini kita memiliki banyak keinginan yang tak terpenuhi, tetapi segera setiap keinginan akan dipenuhi; dan segala kekuatan kita akan menemukan manfaatnya yang termanis di dalam dunia sukacita yang kekal. Wahai orang Kristen, datangkan surga beberapa tahun sebelum saatnya. Dalam waktu yang sangat singkat Anda akan menyingkirkan semua pencobaan-pencobaan dan masalah-masalahmu. Matamu sekarang yang diliputi air mata, tidak akan menangis lagi. Anda dalam kegirangan yang tak terkatakan akan menatap kemegahan dari Dia yang duduk di atas takhta. Tidak, bahkan, Anda akan duduk di atas takhta-Nya juga. Anda akan menerima bagian dari kemenangan kemuliaan Tuhan; mahkota-Nya, sukacita-Nya, surga-Nya, semua ini akan menjadi milikmu, dan Anda akan menjadi pewaris bersama Dia yang adalah pewaris segala sesuatu.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


July 21, 2019, 04:39:12 AM
Reply #723
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0721

Minggu, 21 Juli 2019

Puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu. [Yesaya 37:22]

Diyakinkan oleh Firman Tuhan, warga Sion yang miskin menjadi berani, dan menggelengkan kepala mereka pada ancaman Sanherib yang sombong. Iman yang kuat memampukan hamba-hamba Allah melihat dengan hina tetapi tenang kepada musuh yang paling angkuh. Kita tahu bahwa musuh-musuh kita sedang mengusahakan hal-hal yang mustahil. Mereka berusaha menghancurkan kehidupan yang kekal, yang tidak dapat mati selama Yesus hidup; meruntuhkan benteng, melawan yang tak bisa dikuasai gerbang neraka. Mereka menendang ke galah rangsang [tongkat runcing] [Kis 26:14] sehingga terluka sendiri, dan terburu-buru menghantam perisai TUHAN yang berlapis tebal [Ayub 15:26] sehingga mereka sakit sendiri.

Kita tahu kelemahan mereka. Apakah mereka kalau bukan manusia? Apakah manusia kalau bukan ulat? Mereka menderu dan mengembang seperti gelombang laut, berbuih mengeluarkan rasa malunya sendiri. Ketika Tuhan bangkit, mereka akan terbang seperti sekam menurut arah angin, dan ditelan seperti onak berderak. Ketidakberdayaan mereka untuk merusak Allah dan kebenaran-Nya, akan membuat prajurit terlemah Sion tertawa menghina mereka.

Di atas segalanya, kita tahu bahwa Yang Mahatinggi bersama kita, dan ketika Dia memperlengkapi diri-Nya dengan senjata, di manakah musuh-musuh-Nya? Jika Dia datang dari tempat-Nya, beling periuk dunia tidak akan lama berbantah dengan Pembentuknya. Tongkat besi-Nya akan meremukkan mereka hingga hancur seperti bejana tukang periuk, dan ingatan mereka akan binasa dari bumi. Maka pergilah, semua ketakutan, kerajaan aman di dalam tangan Raja. Mari bersorak-sorai, karena Tuhan memerintah, dan musuh-musuh-Nya akan menjadi bagai jerami untuk tumpukan kotoran.

        “Sebenar Firman Allah sendiri yang benar;
        Baik bumi, maupun Neraka, dengan semua pekerjanya,
        Tidak akan menang melawan kita.
        Dengan lelucon dan ejekan, mereka bertumbuh;
        Allah beserta kita, kita adalah milik-Nya,
        Kemenangan kita tak mungkin gagal.”
        [Fear Not, O Little Flock]

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

July 22, 2019, 06:25:19 AM
Reply #724
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0722

Senin, 22 Juli 2019

Aku telah menjadi tuan atas kamu. [Yeremia 3:14]

Kristus Yesus digabungkan bersama umat-Nya di dalam kesatuan pernikahan. Dalam kasih Dia menikahi Jemaat-Nya sebagai perawan suci, jauh sebelum Jemaat jatuh di dalam kuk perhambaan. Dia bekerja keras dengan penuh bara kasih sayang seperti yang dilakukan Yakub demi Rahel, hingga seluruh harga pembeliannya dilunasi, dan sekarang, setelah menemukan Jemaat melalui Roh-Nya, dan membawa Jemaat untuk mengenal dan mencintai-Nya, Dia menunggu saat-saat yang mulia ketika kebahagiaan mereka disempurnakan pada perjamuan kawin Anak Domba. Mempelai laki-laki yang mulia belum mempersembahkan kelengkapan dan kesempurnaan tunangannya di hadapan Keagungan surga; Belum pula mempelai wanita benar-benar memasuki kenikmatan martabat sebagai istri-Nya dan sang ratu: dia masih seperti pengembara di dunia celaka, penghuni kemah-kemah Kedar; tetapi saat ini pun, dia adalah pengantin, mempelai Yesus, dekat dengan hati-Nya, berharga di mata-Nya, tertulis di tangan-Nya, dan bersatu dengan pribadi-Nya. Di atas bumi, Tuhan memberikan semua kasih sayang-Nya kepada mempelai perempuan sebagai Suami. Tuhan memberi rezeki yang melimpah untuk keinginan mempelai tersebut, membayar semua hutangnya, mengizinkannya untuk mengadopsi nama-Nya, dan ambil bagian dalam kekayaan-Nya. Tidak pernah Dia bertindak sebaliknya padanya. Kata cerai tidak pernah Dia sebutkan, sebab “Dia membenci perceraian.” [Maleakhi 2:16] Kematian harus memutuskan ikatan perkawinan antara ciptaan-ciptaan yang paling saling mengasihi sekalipun, tetapi tidak bisa memutus hubungan dalam pernikahan yang kekal ini. Di dalam surga, mereka tidak menikah, melainkan seperti malaikat-malaikat Allah; tetapi ada satu pengecualian menakjubkan terhadap peraturan ini, bahwa di dalam Surga, Kristus dan Jemaat-Nya akan merayakan upacara pernikahan yang penuh sukacita. Kedekatan ini akan bertahan lama, sehingga lebih dekat daripada pernikahan duniawi. Meskipun cinta seorang suami [duniawi] tidak akan pernah menjadi sedemikian murni dan sungguh-sungguh, biarlah ini menjadi gambaran redup api yang membakar di dalam hati Yesus. Melampaui semua pernikahan manusia, terjadi keterikatan mistis terhadap Jemaat, yang mana Kristus meninggalkan Bapa-Nya, dan menjadi satu daging dengan Jemaat.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



July 23, 2019, 05:59:35 AM
Reply #725
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0723

Selasa, 23 Juli 2019

Engkaupun seperti salah seorang dari mereka itu. [Obaja 1:11]

Persaudaraan yang baik dari Edom dan Israel terjadi pada waktu saling membutuhkan, tetapi sebaliknya, orang-orang Esau bekerja sama dengan musuh-musuh Israel. Penekanan khusus pada ayat ini terletak pada kata "engkau"; sama seperti Caesar berteriak kepada Brutus. “dan engkau, Brutus” [Shakespeare]; sebuah tindakan buruk bisa menjadi jauh lebih buruk kalau kita menyimak orang yang melakukannya. Ketika kita, yang adalah pilihan kesukaan Surga, berdosa, kita berdosa dengan sebuah penekanan; dosa kita adalah pelanggaran yang mengerikan, sebab kita membiarkan diri kita menikmati dosa. Jika malaikat harus meletakkan tangannya di atas kita ketika kita sedang melakukan kejahatan, dia tidak perlu menggunakan teguran lain selain bertanya, “apakah engkau ini? Apa yang engkau kerjakan di sini?” [1 Raj 1:13] Setelah banyak diampuni, banyak dibebaskan, banyak diajarkan, banyak diperkaya, banyak diberkati, beranikah kita untuk meletakkan tangan kita pada kejahatan? Amit-amit! Beberapa menit pengakuan kita mungkin akan bermanfaat bagi engkau, pembaca yang baik, pagi ini. Tidak pernahkah engkau berlaku seperti orang fasik? Pada sebuah pesta malam beberapa orang tertawa pada kenajisan, namun lelucon itu sama sekali tidak menyakitkan telingamu, sebab engkaupun seperti salah seorang dari mereka itu [Obaja 1:11]. Ketika hal-hal yang sulit mengenai jalan Allah dibicarakan, engkau malah diam dan malu-malu; dengan demikian, bagi yang melihat, engkau seperti salah satu dari mereka. Ketika orang-orang duniawi berdagang di pasar, dan menggerakkan tawar-menawar yang sengit, apakah engkau tidak seperti salah satu dari mereka? Ketika mereka mengejar kesia-siaan dengan kaki pemburu, apakah engkau tidak rakus akan keuntungan seperti mereka? Bisakah terlihat perbedaan antara engkau dan mereka? Adakah perbedaan? Di sini kita terpojok. Jujurlah terhadap jiwamu sendiri, dan pastikan bahwa engkau adalah ciptaan baru di dalam Kristus Yesus; tetapi ketika hal ini sudah pasti, berjalanlah dengan waspada, jangan sampai ada orang yang dapat mengatakan, “engkaupun seperti salah seorang dari mereka itu” [Obaja 1:11]. Engkau tidak akan ingin ambil bagian dalam kematian kekal mereka, lalu mengapa di sini engkau menjadi seperti mereka? Jangan datang ke dalam rahasia mereka, jangan sampai engkau datang ke dalam kehancuran mereka. Berpihaklah kepada orang-orang yang menderita bagi Allah, bukan kepada dunia.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

July 24, 2019, 04:48:09 AM
Reply #726
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0724

Rabu, 24 Juli 2019

Berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN [Keluaran 14:13]

Kata-kata ini mengandung perintah Allah kepada orang percaya ketika orang percaya direndahkan karena kesukaran-kesukaran besar dan dibawa ke dalam kesulitan-kesulitan luar biasa. Dia tidak dapat mundur; dia tidak dapat maju ke depan; Dia diam di sisi kanan dan kiri; apa yang dia dapat lakukan sekarang? Kata Guru kepadanya, “Berdirilah tetap”. Ini akan baik baginya jika pada saat itu dia hanya mendengarkan perkataan Gurunya, sebab penasihat jahat dan orang lain datang dengan saran-saran mereka. Putus asa berbisik, “Berbaringlah dan matilah; menyerahlah.” Tetapi Allah ingin kita mempunyai keberanian yang berseri-seri, dan bahkan di saat terburuk kita, bersukacita dalam kasih dan kesetiaan-Nya. Pengecut berkata, “Mundur; kembali ke jalan duniawi, Anda tidak bisa memainkan peran orang Kristen, itu terlalu sulit. Lepaskanlah prinsip-prinsipmu.” Tetapi, meskipun setan mendesak hal ini kepada Anda, Anda tidak dapat mengikutinya jika Anda adalah anak Allah. Persetujuan ilahi-Nya telah meminta engkau berjalan makin lama makin kuat [Mazmur 84:7], dan baik maut ataupun neraka tidak akan memalingkan engkau dari jalanmu. Bagaimana jika untuk sementara Anda dipanggil untuk berdiri tetap, tetapi ini hanyalah untuk memperbarui kekuatanmu demi kemajuan yang lebih besar pada waktunya. Tindakan terburu-buru berteriak, “Lakukan sesuatu. Gerakkan dirimu; berdiri tetap dan menunggu adalah kemalasan belaka.” Kita harus melakukan sesuatu sekarang juga – kita harus melakukannya sehingga kita berpikir – alih-alih mencari Allah, yang tidak hanya dapat melakukan sesuatu tetapi akan melakukan segala sesuatu. Praduga berkata dengan angkuh, “Jika laut ada di depanmu, berjalanlah ke dalamnya dan harapkan mujizat.” Namun iman tidak mendengarkan Praduga, tidak juga kepada Putus asa, Pengecut, maupun Tindakan terburu-buru, melainkan mendengarkan Allah berkata, “Berdirilah tetap”, dan jangan tergoyahkan, seperti batu karang. “Berdirilah tetap” – jagalah sikap tubuh sebagai orang yang benar, siap bertindak, mengharapkan perintah selanjutnya, dengan riang dan sabar menunggu suara yang memimpin; dan Allah tidak lama lagi akan berkata kepada Anda, sejelas Musa berkata kepada orang-orang Israel, “Berangkat.” [Keluaran 14:15]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



July 25, 2019, 04:57:49 AM
Reply #727
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0725

Kamis, 25 Juli 2019

Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar. [Kejadian 39:12]

Di dalam menghadapi dosa-dosa tertentu, tidak ada modus kemenangan kecuali dengan melarikan diri. Naturalis kuno menulis banyak tentang ular beludak, yang matanya mempesona korban-korbannya dan menjadikan mereka mudah dimangsa; maka, tatapan kejahatan saja dapat menempatkan kita di dalam bahaya yang serius. Dia yang ingin selamat dari kejahatan harus dengan cepat pergi menjauh ketika kejahatan terjadi. Sebuah perjanjian haruslah dibuat dengan mata kita untuk bahkan tidak melihat penyebab dari godaan, karena dosa-dosa semacam itu hanya membutuhkan percikan api untuk memulainya dan kobaran api segera mengikutinya. Siapakah yang dengan ceroboh masuk ke dalam penjara penyandang penyakit kusta dan tidur di tengah kebusukannya yang mengerikan? Hanya dia yang berkeinginan menjadi kusta saja yang akan menghampiri penularan. Jika seorang pelaut tahu bagaimana cara untuk menghindari badai, dia akan melakukan segalanya daripada harus mengambil resiko untuk menerjangnya. Seorang pengemudi tidak memiliki keinginan untuk mencoba-coba seberapa dekat dengan pasir hisap ia dapat berlayar, atau seberapa sering mereka dapat menyentuh batu tanpa menimbulkan kebocoran; tujuan mereka adalah untuk berada sedekat mungkin di tengah kanal yang aman. Hari ini saya mungkin terancam bahaya besar, biarkan saya memiliki hikmat seperti ular untuk keluar darinya dan menghindarinya. Sayap merpati mungkin lebih berguna bagi saya hari ini daripada rahang singa. Memang benar saya kelihatan menjadi pecundang karena menolak berteman dengan kejahatan, tetapi saya lebih baik meninggalkan jubah saya daripada kehilangan karakter saya; tidaklah perlu saya menjadi kaya, tetapi sangat penting bagi saya untuk menjadi murni. Tidak ada ikatan persahabatan, tidak ada rantai keindahan, tidak ada kedipan talenta, tidak ada poros ejekan yang bisa membuat saya berhenti melaksanakan ketetapan hati yang bijak ini untuk melarikan diri dari dosa. Iblis akan kulawan, maka ia akan lari dari padaku [Yak 4:7], tetapi mengenai hawa nafsu daging, saya harus lari, atau mereka pasti akan menguasai saya. Oh Allah yang kudus topanglah Yusuf-Yusuf-Mu, supaya Madam Bubble [penyihir dalam Pilgrim's Progress] tidak menyihir mereka dengan rayuannya yang busuk. Biarlah trinitas [ketiga hal] dunia, daging, dan setan yang mengerikan ini tidak pernah mengalahkan kita!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



July 26, 2019, 06:46:40 AM
Reply #728
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0726

Jumat, 26 Juli 2019

Dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan. [2 Petrus 1:5,6]

Jika Anda menikmati anugerah yang nyata dari jaminan iman yang penuh, di bawah pengaruh penyertaan Roh yang terpuji dan pertolongan-Nya, maka lakukanlah apa yang Alkitab katakan kepada Anda, “sungguh-sungguh berusaha.” Berhati-hatilah agar iman Anda itu iman yang benar—yang bukan hanya sekedar keyakinan doktrin, tetapi iman yang sederhana, yang bergantung pada Kristus dan hanya pada Kristus saja. Sungguh-sungguhlah berusaha untuk keberanian Anda. Memohonlah kepada Allah agar Dia memberikan Anda wajah singa, supaya Anda, dengan kesadaran yang benar, terus berjalan dengan berani. Pelajarilah Kitab Suci dengan baik, dan dapatkan pengetahuan; sebab pengetahuan akan doktrin sangat cenderung meneguhkan iman. Cobalah pahami Firman Allah; biarlah firman-Nya berdiam di dalam hati Anda dengan segala kekayaannya [Kol 3:16]. Ketika Anda telah menyelesaikan ini, “Tambahkanlah kepada pengetahuan penguasaan diri”. Jagalah tubuh Anda; kuasailah diri di luar. Jagalah jiwa Anda: kuasailah diri di dalam. Perolehlah penguasaan diri pada bibir, hidup, hati, dan pikiran. Tambahkanlah juga padanya, melalui Allah ROH KUDUS, kesabaran; mintalah kepada-Nya agar Dia memberikan Anda kesabaran yang bertahan pada masa penderitaan, yang ketika telah diuji, akan timbul seperti emas [Ayub 23:10]. Aturlah diri Anda dengan kesabaran, supaya Anda tidak menggerutu atau tertekan di dalam penderitaanmu. Ketika anugerah itu dimenangkan, carilah kesalehan. Kesalehan adalah sesuatu yang lebih dari sekedar agama. Jadikanlah kemuliaan Allah tujuan hidup Anda; hiduplah di hadapan-Nya; tinggal diam dekat pada-Nya; carilah persekutuan dengan-Nya; dan Anda akan memperoleh “kesalehan”; dan kepadanya tambahkan kasih akan saudara-saudara. Kasihilah semua orang kudus: dan tambahkan di dalamnya kasih akan semua orang, yang membuka tangannya kepada setiap orang, dan mengasihi jiwa-jiwa mereka. Baru saat Anda dihiasi dengan permata-permata ini, dan sesuai dengan bagiannya Anda mempraktikkan kebajikan surgawi ini, Anda akan memahami dengan bukti yang terjelas “panggilan dan pemilihanmu”. “Sungguh-sungguh berusaha,” jika Anda ingin mendapat jaminan, sebab secara alami kesuam-suaman kuku dan keragu-raguan berjalan beriringan.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.




July 27, 2019, 05:22:21 AM
Reply #729
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22917
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0727

Sabtu, 27 Juli 2019

Janji-janji yang berharga dan yang sangat besar. [2 Petrus 1:4]

Jika Anda ingin tahu dan mengalami betapa berharganya janji-janji, dan menikmatinya di dalam hati Anda sendiri, maka renungkanlah banyak-banyak tentang janji tersebut. Ada janji-janji yang seperti anggur dalam kilangan; jika Anda memeras anggur itu, sari buah akan mengalir. Berpikir tentang kata-kata yang mulia itu, seringkali menjadi awal pemenuhan janji-janji itu. Ketika Anda merenungkannya, anugerah yang Anda cari akan datang secara tidak sadar kepada Anda. Banyak orang Kristen yang haus akan janji-janji itu telah menemukan perkenanan yang diyakinkannya datang kepada jiwa mereka bahkan ketika mereka mengkaji catatan ilahi; dan mereka telah bersukacita bahwa dia pernah dipimpin untuk meletakkan janji tersebut dekat hatinya.

Tetapi disamping merenungkan janji-janji itu, carilah dalam jiwa Anda untuk menerima janji-janji itu sebagai wujud dari setiap perkataan Allah. Berkatalah kepada jiwa Anda demikian, “Jika saya berhadapan dengan sebuah janji dari seorang manusia, saya sebaiknya berhati-hati mempertimbangkan kemampuan dan karakter manusia yang berjanji pada saya. Sehingga, dengan janji Allah; mata saya tidak harus begitu terpaku kepada besarnya anugerah—yang dapat menakjubkan saya; lebih daripada kebesaran dari Sang pemberi janji—yang menyukakan hati saya. Jiwaku, itu Allah, bahkan itu Allahmu, yaitu Allah yang tidak mungkin berdusta, yang berbicara kepadamu. Firman yang Anda pertimbangkan sekarang ini adalah benar seperti keberadaan-Nya sendiri. Dialah Allah yang tidak dapat berubah. Dia tidak mengubah apa yang telah keluar dari mulut-Nya, atau menarik kembali kalimat-Nya yang menghibur. Dia juga tidak kekurangan kuasa apapun; Dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang telah berfirman. Ia juga tidak mungkin gagal dalam kebijaksanaan seperti waktu ketika Dia melimpahkan perkenanan-Nya, sebab Dia tahu kapan waktu terbaik untuk memberi dan kapan waktu yang lebih baik untuk menahan pemberian. Oleh karena itu, melihat Firman Allah adalah sungguh benar, tidak berubah, berkuasa, sangat bijak, saya akan dan harus percaya pada janji-Nya. Jika kita merenungkan janji-janji-Nya, dan mengingat Pemberi Janji, kita akan mengalami manisnya janji tersebut, dan memperoleh pemenuhannya.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)