Author Topic: Devosi GRII  (Read 23665 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 03, 2019, 06:15:05 AM
Reply #850
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1203

Selasa, 3 Desember 2019

Tak ada cacat cela padamu. [Kidung Agung 4:7]

Setelah secara positif Tuhan kita menyatakan Gereja-Nya penuh keindahan, Tuhan kita menegaskan pujian-Nya dengan pernyataan negatif yang berharga, "Tak ada cacat cela padamu." Seolah-olah Sang mempelai pria berpikiran bahwa dunia yang sulit puas ini akan menyindir bahwa Dia hanya menyebutkan bagian yang molek saja, dan sengaja tidak menyebutkan bagian-bagian yang cacat atau najis, maka dari itu Dia memberikan kesimpulan dengan pernyataan bahwa mempelai wanita-Nya seluruhnya dan sepenuhnya indah, dan sungguh-sungguh tanpa noda. Noda merupakan hal yang dapat segera dihapus, dan merupakan hal terkecil yang dapat mengganggu kecantikan, namun seorang percaya diselamatkan bahkan dari noda terkecil ini di hadapan Tuhannya. Seandainya Dia berkata tidak ada bekas luka yang menyeramkan, tidak ada kelainan yang mengerikan, tidak ada borok yang mematikan, begitu saja kita mungkin akan merasa kagum; apalagi ketika Dia menyatakan bahwa mempelai-Nya bebas dari noda terkecil sekalipun, berarti semua bentuk kecemaran yang lain pun termasuk, kekaguman kita pun bertambah besar. Seandainya Dia berjanji menghapus semua noda satu persatu, kita sudah memiliki alasan yang kekal untuk bersukacita; tapi ketika Dia menyatakan semua itu sudah terjadi, siapakah yang dapat menahan rasa puas dan senang yang begitu kuat ini? Oh jiwaku, di sini terdapat lemak dan sumsum bagimu, makanlah sampai kenyang, dan berpuaslah dengan lezatnya santapan kerajaan.

Kristus Yesus tidak pernah bertengkar dengan mempelai perempuan-Nya. Sering kali mempelai perempuan-Nya menjauh dari-Nya, dan mendukakan ROH KUDUS-Nya, tetapi Ia tidak mengizinkan kesalahan mempelai perempuan-Nya mempengaruhi cinta-Nya. Dia kadang-kadang menyindir, tetapi selalu dengan cara yang paling lembut, dengan niat yang paling baik: itu adalah "cinta-Ku" bahkan pada saat tersebut. Dia tidak mengenang kebodohan kita, dia tidak memikir-mikirkan yang buruk bagi kita, tetapi Dia mengampuni dan mengasihi setelah terjadi pelanggaran sama seperti sebelum terjadi. Hal tersebut demikian baik bagi kita, karena jika Yesus selalu mengingat-ingat luka seperti kita suka mengingat-ingatnya, bagaimana mungkin Dia bersekutu dengan kita? Dalam banyak kesempatan seorang percaya akan menempatkan dirinya keluar dari jalan Tuhan karena beberapa belokan kecil pemeliharaan-Nya, tetapi Suami kita yang berharga mengetahui kekonyolan hati kita dengan sangat baik sehingga tidak tersinggung atas perilaku kita yang salah.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



December 04, 2019, 05:20:24 AM
Reply #851
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1204

Rabu, 4 Desember 2019

Sebab banyak umat-Ku di kota ini. [Kisah Para Rasul 18:10]

Ini harusnya sangat mendorong kita untuk berusaha berbuat baik, karena di antara yang paling jahat dari yang jahat, yang paling bajingan, yang paling tidak bermoral dan mabuk, Allah memiliki orang-orang pilihan yang harus diselamatkan. Ketika engkau membawa Firman kepada mereka, engkau melakukannya karena Allah telah menetapkan engkau sebagai utusan kehidupan kepada jiwa mereka, dan mereka harus menerimanya, sebab demikianlah dekrit predestinasi. Mereka ditebus oleh darah sama banyaknya dengan orang-orang kudus di hadapan singgasana yang kekal. Mereka adalah kepunyaan Kristus, walaupun mungkin sekaligus pecinta tempat minum-minum, dan pembenci kekudusan; namun jika Yesus Kristus telah membeli mereka, Ia akan memiliki mereka. Allah bukanlah Allah yang tidak setia hingga melupakan harga yang telah dibayar Anak-Nya. Ia sedikit pun tidak membiarkan tindakan substitusi-Nya menjadi tidak berguna dan mati. Puluhan ribu umat tebusan belum dilahirbarukan, namun mereka akan dilahirbarukan; dan inilah penghiburan bagi kita ketika kita pergi kepada mereka dengan Firman Allah yang menghidupkan.

Bahkan lebih daripada itu, orang-orang fasik ini didoakan Kristus di hadapan singgasana. “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,” [Yohanes 17:20] kata Pendoa Syafaat yang agung, “tetapi juga untuk orang-orang yang akan percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka.” [Yohanes 17:20] Jiwa yang miskin dan bebal, mereka tidak mengetahui apa-apa mengenai doa untuk diri mereka sendiri, namun Yesus berdoa bagi mereka. Nama mereka ada di tutup dada-Nya, dan lutut mereka segera bertelut, menghembuskan desahan penyesalan mereka di hadapan singgasana anugerah itu. “Memang bukan musim buah ara.” [Markus 11:13] Saat yang dipredestinasikan belum tiba; namun ketika tiba, mereka akan taat, karena Allah akan memiliki kepunyaan-Nya; mereka harus, karena Roh tidak dapat ditentang ketika Ia datang dengan kepenuhan kuasa-Nya — mereka harus menjadi hamba yang rela dari Allah yang hidup. "Bangsa-Ku merelakan diri untuk maju pada hari tentara-Ku." [Mazmur 110:3] “Dia akan membenarkan banyak orang.” [Yesaya 53:11] “Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang.” [Yesaya 53:11] “Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan.” [Yesaya 53:12]
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



December 05, 2019, 06:08:40 AM
Reply #852
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1205

Kamis, 5 Desember 2019

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu. [Matius 7:7]

Kami mengetahui masih ada sebuah tempat di Inggris, di mana sekerat roti diberikan kepada pejalan kaki yang memintanya. Siapapun pejalan kaki itu, ia hanya perlu mengetuk pintu Rumah Sakit St. Cross, dan di sana ada sekerat roti untuknya. Yesus Kristus begitu mencintai pendosa sampai ia telah mendirikan sebuah Rumah Sakit St. Cross, agar kapanpun seorang pendosa lapar, ia hanya perlu mengetuk dan kebutuhannya akan diberikan. Tidak cuma itu, Ia telah membuatnya lebih baik. Ia telah membangun sebuah kamar mandi pada Rumah Sakit ini, sehingga kapanpun jiwa yang hitam dan kotor dapat pergi ke sana dan dibasuh. Air mancur itu selalu penuh dan manjur. Tidak ada seorang pendosa yang pernah pergi ke sana dan mendapatkan bahwa noda-nodanya tidak dapat dibasuh bersih. Dosa yang merah seperti kirmizi telah hilang, dan pendosa tersebut menjadi lebih putih dari salju [Yes 1:18]. Seakan-akan ini belum cukup, terdapatlah di Rumah Sakit St. Cross ini sebuah lemari pakaian, dan seorang pendosa yang memohon ala kadarnya sebagai seorang pendosa, akan dikenakan pakaian dari kepala sampai ke ujung kaki; dan jika ia ingin menjadi seorang prajurit, ia tidak hanya dikenakan pakaian biasa, tapi dikenakan baju zirah yang akan menutupinya dari telapak kaki sampai mahkota kepalanya. Jika ia meminta pedang, pedang akan diberikan kepadanya, dan sekaligus perisai. Tidak satu hal baik pun tidak diberikan kepadanya. Ia akan memiliki uang saku selagi ia hidup, dan ia akan memiliki sebuah warisan kekal dari harta kemuliaan ketika ia memasuki sukacita Tuhannya.

Jika hal-hal ini dapat dimiliki hanya dengan mengetuk pintu anugerah, Oh jiwaku, ketuklah keras-keras pagi ini, dan mintalah hal-hal yang besar dari Tuhanmu yang murah hati. Janganlah tinggalkan singgasana anugerah sampai seluruh keperluanmu telah dipaparkan di depan Tuhan, sampai melalui iman engkau memiliki prospek yang meyakinkan bahwa seluruhnya akan disediakan. Rasa malu tidak boleh menghalangi ketika Yesus mengundang. Ketidakpercayaan tidak boleh merintangi ketika Yesus berjanji. Kekerasan hati tidak boleh menahan ketika berkat-berkat sedemikian akan kita peroleh.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



December 06, 2019, 06:50:42 AM
Reply #853
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1206

Jumat, 6 Desember 2019

Makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga. [1 Korintus 15:48]

Kepala dan anggota-anggota tubuh ada dalam satu sifat dasar, dan tidak seperti gambaran mengerikan yang Nebukadnezar lihat dalam mimpinya. Kepalanya terbuat dari emas murni, namun perut dan pinggangnya terbuat dari tembaga, pahanya dari besi, dan kakinya, sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat [Daniel 2:32-33]. Tubuh Kristus yang mistis bukanlah gabungan yang konyol dari hal-hal yang bertentangan; anggota-anggotanya fana, dapat mati, dan maka itu Yesus mati; Kepala yang agung itu tidak dapat mati, maka tubuh itu juga tidak dapat mati, karena tercatat begini, “Sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.” [Yohanes 14:19] Seperti Kepala kita yang pengasih, demikian jugalah tubuh, dan setiap anggota pada khususnya. Kepala yang terpilih dan anggota yang terpilih; Kepala yang diterima dan anggota yang diterima; Kepala yang hidup dan anggota yang hidup. Jika Kepala itu emas murni, seluruh bagian tubuh juga emas murni. Sebab itu ada persatuan kodrat yang ganda sebagai basis dari persekutuan yang paling intim. Berhentilah sejenak disini, pembaca budiman, tidakkah engkau merenungkan dengan kekaguman luar biasa perendahan diri Anak Allah yang tak terhingga yang meninggikan keadaanmu yang menyedihkan ke dalam persatuan penuh bahagia dengan kemuliaan-Nya. Engkau sangat jahat sehingga ketika mengingat-ingat keadaanmu yang fana, engkau berkata kepada liang kubur, “Engkau ayahku,” kepada berenga, “Ibuku dan saudara perempuanku” [Ayub 17:14]; namun dalam Kristus engkau sangat dihargai sehingga engkau dapat berkata kepada yang Mahakuasa, “Abba, Bapa”, dan kepada Allah Inkarnasi, “Engkau Saudaraku dan Suamiku.” Jikalau relasi terhadap keluarga bangsawan dan terhormat membuat orang menilai tinggi dirinya, apalagi kita yang mendapat kemuliaan lebih dari mereka semua. Marilah orang percaya yang termiskin dan terhina memegang erat-erat hak istimewa ini; jangan biarkan kemalasan yang tidak masuk akal membuatnya lalai untuk menelusuri asal usulnya, dan jangan sampai ia begitu bodohnya sehingga terikat dengan kesia-siaan masa kini yang memenuhi pikirannya sehingga menyingkirkan persatuan dengan Kristus yang mulia, dan merupakan kehormatan sorgawi ini.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





December 07, 2019, 05:29:50 AM
Reply #854
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1207

Sabtu, 7 Desember 2019

Apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah. [1 Korintus 1:28]

Berjalan-jalanlah di bawah sinar bulan, jika engkau berani, dan engkau akan melihat para pendosa. Berjaga-jagalah ketika malam gelap, dan angin bertiup, dan pencuri menggergaji pintu, dan saat itu engkau akan melihat para pendosa. Pergilah kepada penjara di sana, dan berjalanlah melewati ruang-ruangnya, dan lihatlah orang-orang dengan alis yang menggantung, orang-orang tidak ingin engkau temui di waktu malam, di sanalah para pendosa berada. Pergilah ke asrama khusus anak-anak nakal, dan perhatikanlah mereka yang telah melakukan kejahatan di bawah umur begitu merajalela, dan engkau akan melihat pendosa-pendosa di sana. Pergilah menyeberangi lautan ke tempat di mana orang menggerogoti tulang yang berbau daging manusia, dan ada seorang pendosa disana. Pergilah ke mana pun engkau mau, engkau tidak perlu menggeledah dunia untuk menemukan pendosa, karena mereka ada di mana-mana; engkau dapat menemukan pendosa dalam setiap gang dan setiap jalan setiap ibu kota, kota, desa, maupun dusun. Untuk yang seperti merekalah Yesus mati. Jika engkau memberikanku sampel terkotor umat manusia, asalkan dia lahir dari seorang wanita, aku memiliki harapan bagi dia, sebab Yesus Kristus datang untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang berdosa. Kasih yang memilih itu telah memilih beberapa dari yang terburuk untuk dijadikan yang terbaik. Kerikil-kerikil dari kali diubah oleh anugerah menjadi perhiasan mahkota. Sampah yang tidak berguna Ia ubah menjadi emas murni. Kasih yang menebus telah memisahkan banyak umat manusia yang terburuk untuk menjadi pahala bagi penderitaan Juruselamat. Kasih karunia yang mujarab telah memanggil banyak orang yang paling jahat di antara yang jahat untuk duduk di kursi anugerah, karena itu janganlah ada yang berputus asa.

Hai pembaca, demi cinta yang keluar dari mata Yesus yang berlinang, demi cinta yang mengalir dari luka-luka yang berdarah itu, demi cinta yang setia itu, cinta yang kuat itu, cinta yang murni, adil, dan tinggal tetap itu; demi hati dan lambung Juruselamat yang berbelas kasihan, kami meminta engkau untuk tidak memalingkan muka dari semua itu seolah-olah tidak ada artinya bagi engkau; melainkan percayalah kepada-Nya dan engkau akan diselamatkan. Percayakanlah jiwamu kepada-Nya dan Ia akan membawa engkau ke sebelah kanan Bapa dalam kemuliaan baka.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



December 08, 2019, 04:34:20 AM
Reply #855
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1208

Minggu, 8 Desember 2019

Di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya, mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu. [Wahyu 3:4]

Kita dapat memahami hal ini mengacu kepada pembenaran. ”Mereka akan berjalan dalam pakaian putih”, yaitu, mereka akan menikmati pengertian yang terus-menerus bahwa mereka sudah dibenarkan melalui iman; mereka akan mengerti bahwa kebenaran Kristus diperhitungkan sehingga mereka semua telah dibasuh dan dijadikan lebih putih daripada salju yang baru jatuh.

Sekali lagi, ini mengacu kepada sukacita dan kegembiraan: karena pakaian putih adalah pakaian hari raya bagi orang Yahudi. Mereka yang belum mencemarkan pakaiannya akan memiliki wajah yang selalu berseri, mereka akan mengerti apa yang Salomo maksudkan lewat perkataannya, “Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang. Biarlah selalu putih pakaianmu, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.” [Pengkhotbah 9:7] Ia yang diterima Allah akan mengenakan pakaian putih sukacita dan kegembiraan, ketika ia berjalan dalam persekutuan yang manis dengan Tuhan Yesus. Mengapa terdapat banyak keraguan, banyak penderitaan, dan ratapan? Karena banyak sekali orang percaya yang mengotori pakaian mereka dengan dosa dan kesalahan, karena itu mereka kehilangan sukacita keselamatan mereka, dan persekutuan yang nyaman dengan Tuhan Yesus, dari bawah sini mereka tidak berjalan dalam pakaian putih.

Janji ini juga mengacu kepada berjalan dalam pakaian putih di hadapan tahkta Tuhan. Mereka yang tidak mencemarkan pakaiannya di sini pasti akan berjalan dalam pakaian putih di sana, di mana sejumlah besar yang berpakaian putih menyanyikan haleluya terus menerus kepada yang Maha Tinggi. Mereka akan beroleh sukacita yang tidak terbayangkan, kegembiraan yang melampaui mimpi, kebahagiaan yang imajinasipun tidak mengetahui, kepenuhan berkat yang bahkan tidak pernah tergapai hasrat. Yang “hidupnya tidak bercela” [Mazmur 119:1] akan memiliki semua ini — bukan oleh jasa, bukan oleh perbuatan, namun oleh kasih karunia. Mereka akan berjalan bersama Yesus dalam pakaian putih, karena Ia telah membuat mereka “layak.” Dalam persekutuan manis dengan-Nya mereka akan minum dari mata air kehidupan.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.


December 09, 2019, 06:30:24 AM
Reply #856
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23991
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/1209

Senin, 9 Desember 2019

Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu. [Yesaya 30:18]

Tuhan seringkali menunda dalam menjawab doa. Kita bisa melihat beberapa contoh dalam Kitab Suci. Yakub tidak mendapat berkat dari sang malaikat sampai menjelang fajar — ia harus bergumul dengannya semalaman. Perempuan yang miskin dari Siro-Fenisia tidak dijawab dengan satu kata pun untuk sekian lama. Paulus memohon kepada Tuhan tiga kali agar “duri di dalam daging” diambil daripadanya, dan ia tidak mendapat jaminan bahwa hal itu akan diambil daripadanya, namun yang ada adalah sebuah janji bahwa anugerah Allah cukup baginya. Jika engkau telah lama mengetuk pintu anugerah, namun tidak mendapat jawaban, haruskah aku memberitahu engkau mengapa Pencipta yang Mahakuasa belum membuka pintu dan membiarkan engkau masuk? Bapa kita memiliki alasan-Nya yang khusus untuk membiarkan kita menanti. Kadangkala alasannya adalah untuk menunjukkan kuasa dan kedaulatan-Nya, agar manusia mengetahui TUHAN memiliki hak untuk memberi atau menahan pemberian. Lebih sering, penundaan itu adalah untuk kebaikan kita. Engkau mungkin dibiarkan terus menunggu agar keinginanmu dapat lebih sungguh-sungguh. Allah mengetahui bahwa penundaan akan memperhidup dan meningkatkan keinginan, dan jika ia membiarkan engkau menunggu engkau akan melihat keinginanmu lebih jelas, dan engkau akan lebih sungguh mencari, dan engkau akan lebih menghargai belas kasihan-Nya karena penantian yang panjang itu. Mungkin juga ada sesuatu yang salah di dalam engkau yang harus disingkirkan sebelum sukacita Tuhan itu diberikan. Mungkin pandanganmu mengenai rencana Injil terbolak-balik, atau engkau mungkin sedikit mengandalkan dirimu sendiri, bukannya mempercayakan dengan sederhana dan sepenuhnya kepada Tuhan Yesus. Atau Allah membuat engkau menanti-nanti sebentar agar Ia pada akhirnya dapat lebih memperlihatkan kekayaan anugerahnya kepada engkau. Seluruh doamu diarsipkan di sorga, ketika tidak dengan cepat dijawab doa-doamu pasti tidak dilupakan, melainkan dalam waktu sebentar saja akan dipenuhi demi sukacitamu dan kepuasanmu. Janganlah putus asa membuat engkau diam, melainkan sekarang juga lanjutkan memohon dengan sungguh-sungguh.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)