Author Topic: Natur kemanusiaan Allah terhitung sejak inkarnasi melekat selamanya ?  (Read 2301 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 01, 2017, 04:27:47 PM
Reply #50
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9602
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
ah bilang aja ngga bisa jawab ;D

kalo menurutmu jawabanmu itu nyambung sy undur diri (untuk kedua kalinya, smoga ngga ada ketiga kalinya)

;D ;D ;D
August 01, 2017, 04:37:55 PM
Reply #51
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
ah bilang aja ngga bisa jawab ;D

kalo menurutmu jawabanmu itu nyambung sy undur diri (untuk kedua kalinya, smoga ngga ada ketiga kalinya)

;D ;D ;D
Lah.. kan sudah di jawab..
Lagian apa korelasinya juga gk ada..

Coba di cek lagi hen.. ;D

wkwk..

August 01, 2017, 09:58:48 PM
Reply #52
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
-cut-

Yang jadi persoalan buat saya adalah..

Bagaimana dapat dikatakan natur kemanusiaan-Nya dikenakan sejak inkarnasi bukan sejak kekal yang kemudian dikenakan selamanya ?

Sedangkan ada tertulis demikian di Alkitab..

Ibrani 2:7 (TB)  Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Filipi 2:7-8 (TB) 
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Dua ayat di atas itu menurut saya menjelaskan
-Time frame- keadaan Allah saat inkarnasi menjadi manusia yaitu saat hakikat Allah mengenakan hakikat manusia.
dimana ditegaskan Allah telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat dan juga dikatakan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

-cut-

Nah..
bila hakekat manusia itu dikenakan terus selamanya sangat kontradiksi dengan ayat di atas puuss..


copas pertanyaan anda:

"Bagaimana dapat dikatakan:
   natur kemanusiaan-Nya dikenakan sejak inkarnasi bukan sejak kekal
         yang kemudian dikenakan selamanya?"

Saya tidak mengerti apakah anda membaca jawaban saya atau anda selama ini tidak pernah membaca jawaban dan langsung reply dengan copas tulisan anda yang itu-itu saja sejak awal diskusi. Perhatikan penjelasan saya mulai dari http://forumkristen.com/index.php?topic=61958.msg1209896#msg1209896 baca satu-satu sampai pembicaraan kita yang terakhir. Jika anda membaca penjelasan saya, maka pertanyaan anda yang saya beri warna biru sejatinya sudah saya jelaskan dengan sangat jelas bahwa sebelum inkarnasi, Allah tidak memiliki natur kemanusiaan. Jadi bukan sejak kekal Yesus itu memiliki tubuh manusia.

Bagian kedua dari yang anda tanyakan yang saya beri warna merah juga sudah saya jelaskan jika anda benar-benar membaca jawaban saya. Namun bagian kedua ini saya ingin tekankan kembali, khususnya berkaitan dengan dua ayat yang kamu copas, Ibrani 2:7 dan Filipi 2:7-8 (sepertinya ayat itu juga dari saya dalam diskusi dengan anda di topik http://forumkristen.com/index.php?topic=61968.msg1209906#msg1209906 benar ga?)

(1) Untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat

Kita punya urutan berdasarkan kemuliaan yang diberikan Allah, dimulai dari Allah kemudian para malaikat dan baru manusia selanjutnya binatang sesuai urutannya. Lebih rendah dari malaikat adalah manusia dan lebih tinggi dari malaikat adalah Allah. Yesus pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu adalah Allah (Yoh 1:1,14).

Selanjutnya Firman itu menjadi manusia (Yoh 1:14) dimana saat menjadi manusia dalam Filipi 2:6-8 dikatakan, "Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."

Mengosongkan diri-Nya diterjemahkan dari kata Yunani κενοω [kenoo] yang artinya meninggalkan hak atau menjadikan hampa atau tidak ada. Mirip dengan kata καταργέω [katargeó] yang artinya menjadikan tidak muncul seperti volume radio yang dibuat 0 tak bersuara, ada suaranya tetapi tidak terdengar. Demikian saat Yesus mengosongkan diri-Nya inkarnasi menjadi manusia, Ia terlahir sebagai manusia tanpa membawa kemuliaan-Nya sebagai Allah.

Ibrani 10:5 berkata,
Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki  —  tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku  — ."

Yesus lahir dengan tubuh yang sama dengan kita yang memiliki daging dan tulang, Ibrani 4:15 menjelaskan bahwa dalam tubuh daging-Nya itu Yesus juga dicobai sama seperti kita dan merasakan kelemahan-kelemahan daging ini namun Ia tidak berbuat dosa sebagai seorang manusia. Jika anda paham hal ini maka anda dapat memahami kasih Allah kepada manusia yang begitu besar penuh dengan pengorbanan. Ia bukan Allah yang pura-pura menderita, tetapi benar-benar serendah manusia. Itulah mengapa dikatakan dalam kitab Ibrani 2:7 dan 9, lebih rendah dari malaikat.

bersambung dibawahnya
August 01, 2017, 09:58:57 PM
Reply #53
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
sambungan dari atasnya

Dalam waktu yang singkat, kurang lebih 33th. Yesus yang telah mengosongkan diri-Nya dan menginggalkan kemuliaan-Nya sebagai Allah menerimanya kembali dari Allah Bapa (Yoh 17:5).

Bagian terpenting dari Injil selain berita kematian-Nya adalah berita kebangkitan-Nya. Sebab seperti yang diimani oleh para rasul dan gereja, Yesus yang mati sebagai manusia, dibangkitkan Allah dalam keadaan manusia juga. Yesus menyatakan dalam Lukas 24:39 setelah Ia bangkit,

"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

Hantu menterjemahkan kata Yunani πνευμα [pneuma] yang artinya roh, sama seperti dalam Yoh 4:24, saat Yesus menyatakan "Allah itu Roh" memakai kata Yunani yang sama. Yesus menyatakan bahwa Ia bukan Roh, tetapi benar-benar telah bangkit dari kematian, mengenakan tubuh daging. Kata daging disana dipakai kata Yunani σαρξ [sarx] yang artinya benar-benar daging manusia. Ini menunjukan bahwa saat dibangkitkan Allah Bapa, Yesus adalah benar-benar dalam keadaan sebagai manusia.

Selanjutnya setelah 40 hari Yesus menerima kemuliaan-Nya sendiri sebagai Allah setelah Ia naik ke sorga. Ibrani 1:3-4, "Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka."

Saat Ia terangkat ke sorga disaksiakan oleh murid-murid, Ia naik dalam keadaan-Nya sebagai manusia. Untuk menerima kemuliaan-Nya duduk disamping Allah Bapa dan menerima segala kuasa dari Bapa. Pada saat itulah dalam diri Yesus terdapat natur Allah dan natur manusia manunggal.

Pada saat Ia kembali lagi seperti yang dikatakan Kisah 1:11, dengan cara yang sama yang artinya turun sebagai Anak Manusia, Allah yang manunggal dengan manusia dalam diri Yesus. Markus 13:26  berkata, "Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya." Jelas dikatakan Anak Manusia, menunjukan bahwa Yesus akan datang kembali dalam keadaan sebagai manusia manunggal dengan Allah.

Bagaimana dengan kita? Allah menjanjikan hidup kekal kepada kita. Pada saat Ia datang kembali kita dibangkitkan dari kematian (jika mati) atau jika kita hidup saat Ia datang kembali, kita akan diubahkan dan diangkat tanpa kematian (1 Tes 4:14-17) untuk menerima hidup kekal.

1 Korintus 15:20-23
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.

Kebangkitan orang mati digambarkan seperti panen, dimana panen sulung adalah Yesus Kristus, selanjutnya panen raya adalah kita pada saat kedatangan-Nya dan masih ada panen susulan pada akhir jaman Antikristus. Tentang ini sebaiknya dibahas lain topik.

Roma 8:11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Lalu dengan tubuh seperti apa kita dibangkitkan? Kita dibangkitkan dengan tubuh yang sama seperti tubuh Yesus Kristus, memiliki daging dan tulang.

1 Korintus 15:35-40,
"Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?" Hai orang bodoh! Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu. Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain. Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya sendiri. Bukan semua daging sama: daging manusia lain dari pada daging binatang, lain dari pada daging burung, lain dari pada daging ikan. Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi."

Kita mengenakan tubuh sorgawi, tubuh kemuliaan, yang disebut juga tubuh rohani. Sedangkan orang berdosa juga akan diabngkitkan oleh Allah juga namun tidak mengenakan tubuh sorgawi, melainkan mengenakan tubuh yang disebut "bangkai hidup" oleh Kitab Suci untuk menerima penghukuman kekal dalam daging dan tulang mereka.
August 01, 2017, 10:59:02 PM
Reply #54
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
copas pertanyaan anda:

"Bagaimana dapat dikatakan:
   natur kemanusiaan-Nya dikenakan sejak inkarnasi bukan sejak kekal
         yang kemudian dikenakan selamanya?"

Saya tidak mengerti apakah anda membaca jawaban saya atau anda selama ini

Saya sudah bilang saya setujaaaa puuuus...  :D
Kamu cek lagi dah dari awal sudah berulang2 saya post..

Mengingat..

Manusia hakikatnya adalah manusia.

Allah sebelum inkarnasi --> hakikatNya Allah.

Allah saat inkarnasi menjadi manusia ---> hakikat Allah mengenakan hakikat manusia.(saya sependapat)

Bagian kedua dari yang anda tanyakan yang saya beri warna merah juga sudah saya jelaskan jika anda benar-benar membaca jawaban saya. Namun bagian kedua ini saya ingin tekankan kembali, khususnya berkaitan dengan dua ayat yang kamu copas, Ibrani 2:7 dan Filipi 2:7-8 (sepertinya ayat itu juga dari saya dalam diskusi dengan anda di topik http://forumkristen.com/index.php?topic=61968.msg1209906#msg1209906 benar ga?)

(1) Untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat

Kita punya urutan berdasarkan kemuliaan yang diberikan Allah, dimulai dari Allah kemudian para malaikat dan baru manusia selanjutnya binatang sesuai urutannya. Lebih rendah dari malaikat adalah manusia dan lebih tinggi dari malaikat adalah Allah. Yesus pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu adalah Allah (Yoh 1:1,14).

Selanjutnya Firman itu menjadi manusia (Yoh 1:14) dimana saat menjadi manusia dalam Filipi 2:6-8 dikatakan, "Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."

Mengosongkan diri-Nya diterjemahkan dari kata Yunani κενοω [kenoo] yang artinya meninggalkan hak atau menjadikan hampa atau tidak ada. Mirip dengan kata καταργέω [katargeó] yang artinya menjadikan tidak muncul seperti volume radio yang dibuat 0 tak bersuara, ada suaranya tetapi tidak terdengar. Demikian saat Yesus mengosongkan diri-Nya inkarnasi menjadi manusia, Ia terlahir sebagai manusia tanpa membawa kemuliaan-Nya sebagai Allah.

Ibrani 10:5 berkata,
Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki  —  tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku  — ."

Yesus lahir dengan tubuh yang sama dengan kita yang memiliki daging dan tulang, Ibrani 4:15 menjelaskan bahwa dalam tubuh daging-Nya itu Yesus juga dicobai sama seperti kita dan merasakan kelemahan-kelemahan daging ini namun Ia tidak berbuat dosa sebagai seorang manusia. Jika anda paham hal ini maka anda dapat memahami kasih Allah kepada manusia yang begitu besar penuh dengan pengorbanan. Ia bukan Allah yang pura-pura menderita, tetapi benar-benar serendah manusia. Itulah mengapa dikatakan dalam kitab Ibrani 2:7 dan 9, lebih rendah dari malaikat.

bersambung dibawahnya

ingat puuss..

Saat Allah inkarnasi menjadi manusia itu bukan berarti Allah melepas hakikatNya yang adalah Allah kemudian mengenakan hakikat manusia.

Tetapi hakikat Allah mengenakan hakikat manusia (100% Allah mengenakan 100% manusia).

Sehingga dalam keadaanNya sebagai manusia (hakikat Allah mengenakan hakikat manusia)
maka Allah menjadi seperti yang tertulis di

Ibrani 2:7 (TB)  Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Filipi 2:7-8 (TB) 
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Nah bagaimana penjelasannya bisa dibilang kemanusiaan Allah dikenakan terus?

bukankah itu artinya keadaan diatas itu selamanya dikenakan ke Allah jika mengatakan kemanusiaanNya dikenakan selamanya.?
Klo demikian buat apa ada kalimat "waktu yang singkat"?

Bukankah juga akan kontra lagi mengingat bahwa
Yesus adalah yang awal dan akhir..?

Wahyu 2:8 (TB) 
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir,
yang telah mati dan hidup kembali:

silahkan pus.. :D
August 01, 2017, 11:22:07 PM
Reply #55
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
sambungan dari atasnya

Dalam waktu yang singkat, kurang lebih 33th. Yesus yang telah mengosongkan diri-Nya dan menginggalkan kemuliaan-Nya sebagai Allah menerimanya kembali dari Allah Bapa (Yoh 17:5).

Ingat posisinya sebagai manusia (hakikat Allah mengenakan hakikat manusia).

Jika mengenakan terus selamanya maka keadaan itu bukan sesaat.

Bagian terpenting dari Injil selain berita kematian-Nya adalah berita kebangkitan-Nya. Sebab seperti yang diimani oleh para rasul dan gereja, Yesus yang mati sebagai manusia, dibangkitkan Allah dalam keadaan manusia juga. Yesus menyatakan dalam Lukas 24:39 setelah Ia bangkit,

"Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

Hantu menterjemahkan kata Yunani πνευμα [pneuma] yang artinya roh, sama seperti dalam Yoh 4:24, saat Yesus menyatakan "Allah itu Roh" memakai kata Yunani yang sama. Yesus menyatakan bahwa Ia bukan Roh, tetapi benar-benar telah bangkit dari kematian, mengenakan tubuh daging. Kata daging disana dipakai kata Yunani σαρξ [sarx] yang artinya benar-benar daging manusia. Ini menunjukan bahwa saat dibangkitkan Allah Bapa, Yesus adalah benar-benar dalam keadaan sebagai manusia.

betul..
Tapi bukan berarti kemanusiaan dikenakan selamanya..
Sebab Allah adalah Roh..
Natur kemanusiaan adalah ciptaan Allah..
mosok dikenakan terus.. :D

Selanjutnya setelah 40 hari Yesus menerima kemuliaan-Nya sendiri sebagai Allah setelah Ia naik ke sorga. Ibrani 1:3-4, "Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar,
duduk disebelah kanan Bapa itu anda artikan seperti yang ada dilukisan2 itu ya..

Bapa duduk ditengah atasnya burung merpati kanan-Nya Yesus ?  ;D

klo demikian apa artinya FT ini..?

Yesaya 43:10-13 (TB) 
"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah Firman Tuhan, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.
Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.
Akulah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku," demikianlah Firman Tuhan, "dan Akulah Allah.
Juga seterusnya Aku tetap Dia, dan tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku; Aku melakukannya, siapakah yang dapat mencegahnya?"

Dan

Wahyu 2:8 (TB) 
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:

Hati2 puss salah2..
secara gk langsung kamu bilang Allah ada 3 bukan lagi Tri Tunggal :D
« Last Edit: August 02, 2017, 01:03:14 AM by Reformation »
August 02, 2017, 12:02:36 AM
Reply #56
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4732
  • Gender: Male
Saudara @Reformation,

Saya paham betul pengajaran yang saya sampaikan, saya paham betul ayat-ayat yang menjadi dasarnya. Namun saat saya membaca postingan anda dari awal sampai sekarang, saya melihat anda sepertinya tidak punya pengajaran dasar Kekristenan. Mengapa saya beranggapan demikian? Sebab saya melihat anda memakai ayat-ayat yang saya pakai dan pengajaran yang saya sampaikan yang menurut anda bisa anda "pakai" untuk berargumen dan sekeder menambah banyak reply anda. Tulisan anda dan argumen anda selama ini bagi saya terlihat janggal dan tidak memiliki pondasi, bahkan saling bertabarakan dengan pengajaran Kekristenan lain-lainnya diluar topik ini jika kita perluas. Kadang berpendapat A kemudian berganti B, sungguh aneh.

Walau puluhan ribu kata saya sampaikan, percuma kelihatannya...

Kita sudahi saja.



Namun buat yang lainnya, para pembaca yang lain saya sampaikan ayat ini:

1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Berhati-hatilah dengan tulisan dan pendapat orang yang aneh-aneh sebab pada jaman ini banyak penyesatan dan akan makin banyak lagi menjelang kedatangan-Nya.

Tentang Yesus yang akan datang kembali kedua kali menjemput kita, perhatikanlah ayat ini:

2 John 1:7 (KJV)
For many deceivers are entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the flesh. This is a deceiver and an antichrist.
« Last Edit: August 02, 2017, 12:05:18 AM by Krispus »
August 02, 2017, 12:19:07 AM
Reply #57
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 699
Saudara @Reformation,

Saya paham betul pengajaran yang saya sampaikan, saya paham betul ayat-ayat yang menjadi dasarnya. Namun saat saya membaca postingan anda dari awal sampai sekarang, saya melihat anda sepertinya tidak punya pengajaran dasar Kekristenan. Mengapa saya beranggapan demikian? Sebab saya melihat anda memakai ayat-ayat yang saya pakai dan pengajaran yang saya sampaikan yang menurut anda bisa anda "pakai" untuk berargumen dan sekeder menambah banyak reply anda. Tulisan anda dan argumen anda selama ini bagi saya terlihat janggal dan tidak memiliki pondasi, bahkan saling bertabarakan dengan pengajaran Kekristenan lain-lainnya diluar topik ini jika kita perluas. Kadang berpendapat A kemudian berganti B, sungguh aneh.

Walau puluhan ribu kata saya sampaikan, percuma kelihatannya...

Kita sudahi saja.



Namun buat yang lainnya, para pembaca yang lain saya sampaikan ayat ini:

1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Berhati-hatilah dengan tulisan dan pendapat orang yang aneh-aneh sebab pada jaman ini banyak penyesatan dan akan makin banyak lagi menjelang kedatangan-Nya.

Tentang Yesus yang akan datang kembali kedua kali menjemput kita, perhatikanlah ayat ini:

2 John 1:7 (KJV)
For many deceivers are entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the flesh. This is a deceiver and an antichrist.
Puuss.. :D
2 Yohanes 1:7 (TB) 
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

ayat ini tidak ada korelasinya pus.. ;D
Lagi2 kamu ngawur..

Oklah puuss.. it's ok.

Saya masih menunggu yang paham untuk dapat menjelaskan pertanyaan yang mengganjal tersebut..

Maaf
Banyak berkata2 namun tidak berisi..
air beriak tanda tak dalam.

penjelasanmu tidak mengena ke pertanyaan dan juga kotradiksi dengan beberapa ayat FT bila dipaksakan.. :D

Wahyu 2:8 (TB) 
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:

Yesus dahulu-sekarang dan sampai selamanya tak pernah berubah...

Gbu ya puuss.. :D
« Last Edit: August 02, 2017, 12:39:09 AM by Reformation »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)