Author Topic: Yoh 6:50-56, literal makan, literal daging - literal minum, literal darah ?  (Read 2857 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 27, 2017, 01:03:05 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Begini oda, jika anda memahami penjelasan saya, tentang tubuh, jiwa dan roh, dimana dalam penjelasan tersebut, saya mengatakan, bahwa perihal yg kita bahas disana, memiliki implikasi pada topik disini.

Nah, dalam peristiwa perjamuan suci yg dibahas pada topik disini
jesuit, maap saya potong sampe disini aja. Karena thread ini bukan lagi kepengen ngebahas ayat Matius mengenai Perjamuan Suci tsb.

Thread ini lagi kepengen ngebahas ayat Yoh 6:50-56, jes.

However,
mirip dgn post saya yang buat siip.....
pada asumsi oranye dikaitkan dengan ayat Yoh 6:50-56 yg berbunyi sbb :

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

maka pertanyaannya :
Apakah kalimat diatas, Yesus maksudkan jadinya spt sbb ?

NANTI Barangsiapa literally makan daging-Ku dan literally minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Dengan kata lain, APAKAH :
(1). Perintah dan Nubuatan.
(2). Mengandung makna "LITERAL" dan BUKAN  Simbol.
(3).  Janji Keselamatan.


Ketiga point diatas itu sudah Yesus sampaikan di event ayat Yohanes, dimana Yesus "nge-repeat" ketiga point itu lagi di event ayat Matius tsb ?

:)
salam.
« Last Edit: July 27, 2017, 01:26:43 AM by odading »
July 27, 2017, 07:31:25 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2988

Konsep atau doktrin yang benar tentang Perjamuan Kudus yang diajarkan di dalam Alkitab yang harus dimengerti dan dipegang orang-orang Kristen dan gereja adalah sebagai tanda dan meterai yang kelihatan (visible sign and seal) dari iman dan keselamatan dari orang-orang Kristen dan sebagai sarana anugerah (means of grace) yang berguna untuk meneguhkan dan menguatkan iman orang-orang Kristen.

Perjamuan Kudus merupakan sakramen yang mengingatkan orang-orang Kristen akan pengorbanan (kematian) atau karya penebusan yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus, yang merupakan wujud yang nyata dan demonstrasi dari kasih Allah yang terbesar kepada orang-orang yang berdosa.  Makna dan signifikansi ini sangat berguna untuk menguatkan iman orang-orang Kristen yang mulai meragukan akan kasih Allah.

Perjamuan Kudus merupakan sakramen yang menyatakan bahwa orang-orang Kristen adalah orang-orang yang telah percaya dan menerima karya penebusan yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus, yang oleh karena itu telah ditebus, diselamatkan, dan dipersatukan dan memiliki kesatuan secara rohani dengan Yesus Kristus (spiritual union with Christ).  Makna dan signifikansi ini juga sangat berguna untuk meneguhkan iman orang-orang Kristen berkenaan dengan kepastian penebusan dan keselamatannya

Jadi saat kita menerima perjamuan kudus, kita diingatkan, ditegaskan akan apa yang Allah kerjakan bagi kita dan apa dampaknya bagi kita. Dampaknya adalah siapa kita bagi Allah dan status kita di dalam Dia. Apa yang Allah kerjakan bagi kita (God’s doing) menegaskan dan menjelaskan keberadaan kita (our being). Oleh sebab itu, adalah sesuatu yang mutlak bagi orang percaya untuk mengakui karya Tuhan atas diri-Nya ketika mereka melakukan perjamuan kudus. Atau dengan kata lain, tidaklah dibenarkan bagi orang yang tidak mengakui karya Tuhan untuk mengambil perjamuan kudus karena pada saat yang sama dia menyangkal keberadaan dia sebagai milik Allah.
July 27, 2017, 11:37:28 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
jesuit, maap saya potong sampe disini aja. Karena thread ini bukan lagi kepengen ngebahas ayat Matius mengenai Perjamuan Suci tsb.

Thread ini lagi kepengen ngebahas ayat Yoh 6:50-56, jes.

However,
mirip dgn post saya yang buat siip.....
pada asumsi oranye dikaitkan dengan ayat Yoh 6:50-56 yg berbunyi sbb :

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

maka pertanyaannya :
Apakah kalimat diatas, Yesus maksudkan jadinya spt sbb ?

NANTI Barangsiapa literally makan daging-Ku dan literally minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Dengan kata lain, APAKAH :
(1). Perintah dan Nubuatan.
(2). Mengandung makna "LITERAL" dan BUKAN  Simbol.
(3).  Janji Keselamatan.


Ketiga point diatas itu sudah Yesus sampaikan di event ayat Yohanes, dimana Yesus "nge-repeat" ketiga point itu lagi di event ayat Matius tsb ?

:)
salam.
Benar, ke-3 point itu.. sudah yesus sampaikan di event yohanes.

Salam ..
July 27, 2017, 02:55:52 PM
Reply #23
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6468
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Lalu apa donk ?
Apa makna yang mendalam yang dimaksudkan Yesus ketika Dia bilang [makan daging-Ku dan minum darah-Ku] di Yohanes 6 tsb menurut Kekristenan ?

Dan apakah itu literal makan, literal daging - literal minum, literal darah ?

Baca lagi deh apa yg saya utarakan sblmnya.

Yesus Kristus belum wafat, tubuhNya blm dipecahkan, belum dikurbankan, darahNya belum dicurahkan.
Lalu Ia mengambil roti dan anggur lalu mengatakan 'Inilah tubuhKu yang dikurbankan bagi kamu, Inilah darahKu darah perjanjian yang ditumpahkan bagi kamu.'

Apakah roti, anggur yg diangkat pada saat perjamuan itu literally adalah tubuh yang dikurbankan dan darah yg dicurahkan sdgkn kematian Kristus belum terjadi?

Kl Oda jawab 'tidak literal' maka jawaban Oda sangat logis.

--------

Skrg kl Oda mnggunakan model ilustrasi yg sama dg di atas, lalu melihat kejadian saat Kristus berkata:
'DagingKu benar-benar makanan dan darahKu benar-benar minuman' kmudian Oda bertanya:
Apakah kalimat tsb bermakna literal?

Maka jawaban saya:
Pd saat Kristus berkata spt itu apakah Ia sudah wafat?

Jika perkataanNya literal dan saat itu Ia belum wafat, mengapa dari sejak kalimat itu diucapkan hingga saat wafatnya tidak pernah ada seorangpun yg memakan tubuh dan darah Kristus dan mengapa harus menggunakan media roti-anggur saat perjamuan terakhir?

Langsung aja literally cubit dagingNya dan peras darahNya lalu literally langsung aja makan dan minum, dong!

------

Skrg ada orang bertanya, kl gitu sesudah Kristus wafat apakah roti dan anggur bermakna literal sbg tubuh dan darah?

Lihatlah model perjamuan terakhir, ketika tubuh dan darahNya belum literally dicurahkan, namun itu roti dan anggur sudah dikatakan sbg tubuh dan darah Kristus, maka apakah masih perlu terjadi proses 'pengubahan roti dan anggur menjadi tubuh dan darah scr literal' agar roti dan anggur bisa sah disebut tubuh dan darah Kristus?

« Last Edit: July 27, 2017, 03:26:24 PM by Siip »
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
July 27, 2017, 03:09:26 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Oda ini sebenarnya bukan orang yang logis ternyata

selama ini kita tertipuuuuuuu
July 27, 2017, 03:20:15 PM
Reply #25
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6468
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Dulu dia sangat logis, argumennya logis-logis dan dia benar-benar bertanya.
Makin kemari kok saya juga heran.

Seolah-olah dia bukan lagi bertanya membahas ke-logis-an mlainkan punya agenda tsembunyi utk memojokkan pendapat yg tidak ia sepakati namun tetap memakai gaya seolah ingin membahas scr logis.

Asumsi saya, dulu dia ingin bertanya dan memahami, skrg dia udah mengembangkan opini tsendiri dan mencari dukungan utk menyudutkan opini berseberangan.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
July 27, 2017, 03:43:19 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9590
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
iye tuh, kayaknya dia sekarang udah mulai "pandai" bikin2 theologianya sendiri

selangkah lebih dekat ke sizxbn ;D
July 27, 2017, 04:20:16 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1790
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran

Pertanyaan yg aneh :mad0261:

karena

Jika ucapan itu literal, maka Yesus tidak akan mati disalib

melainkan, akan mati dimakan dan darahnya diminum oleh orang2 yg ada pada saat itu

 :mad0261:
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
July 27, 2017, 08:09:35 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12811
    • fossil coral cantik
Baca lagi deh apa yg saya utarakan sblmnya.

Yesus Kristus belum wafat, tubuhNya blm dipecahkan, belum dikurbankan, darahNya belum dicurahkan.
Lalu Ia mengambil roti dan anggur lalu mengatakan 'Inilah tubuhKu yang dikurbankan bagi kamu, Inilah darahKu darah perjanjian yang ditumpahkan bagi kamu.'

Apakah roti, anggur yg diangkat pada saat perjamuan itu literally adalah tubuh yang dikurbankan dan darah yg dicurahkan sdgkn kematian Kristus belum terjadi?

Kl Oda jawab 'tidak literal' maka jawaban Oda sangat logis.
Lah kan jawaban saya sudah ada di awal post, siip. So... jawaban saya tsb "sudah duluan", yakni diketika event di ayat Yohanes yang saya kopas di awal thread tsb.

Maju ke time-frame selanjutnya, yakni event Perjamuan di ayat Matius - tentunya siip sudah akan duluan tau bahwa jawaban saya thdp event Perjamuan tsb TETEP tidak berubah... sama dengan jawaban saya thdp event di ayat Yohanes.

However, jawaban saya itu berangkatnya berdasarkan logika saya.
So.... di event ayat Yohanes diketika Yesus berkata [makan dagingKU - minum darahKU] ... saya bilang : itu tidak literal.

Selanjutnya saya sampaikan dua alesan kenapa saya komentar bold.
1. tidak terbaca kisah selanjutnya dimana ada orang2 yang pada makan daging dan minum darah Yesus.
2. Yesus itu sendiri memang tidak bermaksud bahwa itu literal makan, literal daging Dia, literal minum, literal darah Dia.

Saya bisa menyampaikan satu alesan lagi, yakni :
3. Ya mana mungkin sih bahwa itu bener2 oranye.
Tapi point-3 ini ya emang sengaja nggak saya taroh.

Dan sepertinya pemaparan saya thdp nomor-2 diatas malah dianggap ngaco. Sementara padahal, giliran tak tanyain : Jadi yang Yesus maksudkan itu oranye ato kagak ?, malah nggak ada jawaban dan giliran ada jawaban (dari aleph), jawabannya itu mengenai apa yang ada di pihak pendengar.
Para pendengar waktu itu menangkap perkataan Yesus sebagai Literal

Sementara jawaban siip dan jesuit, adanya di event ayat Matius ---> yakni Perjamuan Kudus. Padahal kan yang saya tanyain di event ayat Yohanes.

Quote
Skrg kl Oda mnggunakan model ilustrasi yg sama dg di atas, lalu melihat kejadian saat Kristus berkata:
'DagingKu benar-benar makanan dan darahKu benar-benar minuman' kmudian Oda bertanya:
Apakah kalimat tsb bermakna literal?

Maka jawaban saya:
Pd saat Kristus berkata spt itu apakah Ia sudah wafat?
siip mungkin belon nangkep maksud saya. Pertanyaan bold siip itu nggak pas diajukan di time-frame ayat Yohanes kan siip.

Mengajukan pertanyaan spt bold, menuntun ke logika :
Kalo begitu, karena Yesus belon wafat - ya itu TIDAK oranye.
Nanti setelah Yesus wafat, barulah itu oranye.

Pertanyaan siip yang ijo itu saya jawab : tidak literal.
TETAPI alesan saya TIDAK berupa : wong Yesus saat dia ngomong tsb belon wafat kooook.
Alesan saya di Nomor-1, itu alesan nggak serius....  :D
Point saya itu ada yang di nomor-2, sehingga saya jawab : tidak literal.

Quote
Skrg ada orang bertanya, kl gitu sesudah Kristus wafat apakah roti dan anggur  bermakna literal sbg tubuh dan darah?
Tapi bold diatas itu udah maju ke time-frame berikutnya kan siip ---> yakni event di ayat Matius.

Maksud saya begini....
siip dan oda ada disitu diketika event ayat Yohanes tsb.
Kita berdua sama sama ngedenger omongan Yesus dari ayat 25 s/d 65.

Nah.... begimana pula siip jadi bisa menghubungkan ke event di future time (yakni event Perjamuan) sebagai jawaban siip diketika ada orang mengajukan pertanyaan spt ijo ke siip saat itu ?



ilustrasi :

Di time frame ayat Yohanes

Q :
siip dan oda...  menurutmu apakah kalimat tsb bermakna literal?

siip :
TIDAK LITERAL.

Q :
alesan-nya siip ?

siip : (? apa jawabannya menurut siip ?)
apakah jawaban siip akan berupa : [wong saat ini Yesus belon wafat koook] ?

oda :
TIDAK LITERAL.

Q :
alesannya oda ?

oda :
ada di awal thread saya mengenai yang nomor-2 dan lebih jauh lagi di reply #6

:)
salam.
« Last Edit: July 27, 2017, 08:16:52 PM by odading »
July 28, 2017, 11:39:00 AM
Reply #29
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 6468
  • Mistery
  • Denominasi: Karismatik
Kl gitu kan brarti mudah saja,
Kl perkataan Kristus di kejadian Yohanes itu tidak literal pada saat itu, maka utk seterusnya konsep 'makan tubuh dan minum darah' tidak akan pernah jadi literal.

Bgitu kan.

Baru saya mbuktikan dg melihat rangkaian event sesudah Yohanes.

Buktinya?
Pd saat perjamuan terakhir, yg diangkat adalah roti dan anggur, padahal pd saat itu literally masih ada daging dan darah Kristus yg belum wafat.

So sampai kapanpun, makan tubuh dan minum darah, roti yg adalah tubuh dan anggur yg adalah darah, tidak pernah dimaksudkan literal.

Perkataan-perkataan itu bermakna simbolik SAMA spt ketika Tuhan Yesus berkata:
Akulah pintu.

Ngga skalian aja dibuat pintu yg transubstansi mjd Kristus lalu jemaat kudu melangkah menembus pintu itu supaya sah masuk Kerajaan.
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati (Pkh 9:4)

https://manusia-biasa-saja.blogspot.com
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)